Beranda blog Halaman 720

Ular Piton 2,5 Meter Sembunyi di Sumur Warga

0
Ular Piton 2,5 Meter Sembunyi di Sumur Warga
Petugas Disdamkartan Bontang melakukan evakuasi ular piton di dalam sumur. (Dok. Disdamkartan).

BONTANG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, berhasil mengevakuasi ular piton sepanjang 2,5 meter, yang berada di Jalan Brigjen Katamso, Sabtu (7/9/2024), sekitar pukul 07.30 Wita.

Komandan Kompi Disdamkartan Kota Bontang, Norman menuturkan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat, ada seekor ular piton yang berada di dalam sumur, sehingga petugas yang sedang melakukan piket langsung bergegas menuju ke lokasi untuk mengevakuasi ular tersebut.

“Kata pelapor ularnya ada di dalam sumur, dilihat pelapor saat ingin beraktivitas. Sebab sumurnya masih sering digunakan oleh masyarakat sekitar,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Saat akan mengevakuasi ular tersebut, petugas sedikit mengalami kendala karena banyaknya tumpukan ban yang terdapat di dalam sumur. Kata masyarakat sekitar, ban tersebut diletakkan dalam sumur supaya nantinya sumur tersebut tidak longsor.

“Kendalanya petugas ya saat memindahkan banyaknya tumpukan ban, jadi harus dipindahkan satu persatu terlebih dahulu, baru bisa mengambil ularnya,” paparnya.

Petugas membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 20-30 menit, saat melakukan evakuasi ular piton, dan ada sebanyak 5 petugas dari Regu Alfa Mako.

“Untuk saat ini ular sudah kami amankan, dan sudah berada di Mako Disdamkartan juga,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pasca Jembatan Beton Rampung, Pemkot Akan Renovasi Pujasera Selambai

0
Pasca Jembatan Beton Rampung, Pemkot Akan Renovasi Pujasera Selambai
Wali Kota Bontang, Basri Rase. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Pasca pembangunan jembatan beton, Pemkot Bontang berencana memperbagus Kampung Selambai. Salahsatunya dengan merenovasi pujasera.

“Jembatan baru sudah selesai, nantinya yang masuk perencanaan dipastikan adalah pujasera di Selambai. Akan kita perbaiki dan buat sebagus mungkin,” ucap Wali Kota Bontang, Basri Rase saat diwawancarai, Kamis (5/9/2024) kemarin.

Basri menyatakan, Kampung Selambai juga termasuk salah satu objek wisata, lantaran banyak masyarakat Bontang yang berdatangan ke Selambai, hanya untuk sekedar jalan-jalan.

“Mengingat proyek pembangunan jembatan beton tidaklah mudah, butuh proses yang sangat panjang. Maka nantinya jika jembatan beton sudah clear, kita memperbagus tempat lainnya, termasuk dengan Pujasera,” paparnya.

Untuk penembusan jembatan beton, sudah masuk dalam perencanaan. Hanya saja untuk jalur tersebut masih belum diketahui. Tembusan jembatan beton Selambai akan dilanjutkan ke jalur PTK, atau akan dijalurkan hingga BSD.

“Nanti kita lihat jalurnya kemana, yang jelas jembatan akan tembus hingga daratan,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Tahun Depan Pemasangan Jargas Gratis di Bontang, 11.240 KK Ajukan Usulan

0
Tahun Depan Pemasangan Jargas Gratis di Bontang, 11.240 KK Ajukan Usulan
Ilustrasi. (ist)

BONTANG – Program pemasangan Jaringan Gas (Jargas) gratis di Kota Bontang, akan dilakukan pada 2025 mendatang. Hal ini dinyatakan oleh Kabag Perekonomian dan SDA Setkot Kota Bontang, Moch Arif Rochman.

Ia menyampaikan, bahwa Wali Kota Bontang telah mengirimkan surat kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 2019 lalu, akan tetapi saat itu tidak ada anggaran untuk program pemasangan.

“Sudah meminta untuk pemasangan jargas gratis di 2019, akan tetapi bertepatan dengan recovery Covid jadi tidak ada anggaran,” ucapnya saat dikonfirmasi, Jumat (6/9/2024).

Sehingga akhirnya, Kementerian ESDM telah meminta pemerintah kota (pemkot) untuk mengirimkan usulan detail pemasangan jargas. Data yang telah tercatat, ada sebanyak 11.240 Kepala Keluarga (KK) di Bontang, yang telah mengusulkan untuk pemasangan jargas gratis.

“Untuk pemasangan jargas gratis, akan dilakukan pada 2025 mendatang, informasi dari Kementerian ESDM,” paparnya.

Maka dari itu, pihaknya telah diminta untuk bisa melengkapi data tersebut secara detail, agar nantinya bisa dilakukan penyambungan nantinya.

Anggaran yang dibutuhkan saat pemasangan jargas sebesar Rp 70 miliar, dimana anggaran sebesar ini menjadi salah satu alasan pemkot untuk melobi ke provinsi dan ESDM.

“Kami sudah menyampaikan permohonan penambahan jargas, sesuai dengan data dari masyarakat. Semoga nantinya di 2025 dapat terealisasikan,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Penyidik Panggil Neni dan Saksi, Dalami Dugaan Pencemaran Nama Baik

0
Penyidik Panggil Neni dan Saksi, Dalami Dugaan Pencemaran Nama Baik
Kasat Reskrim IPTU Hari Supranoto. (ist)

BONTANG – Penyidik Polres Bontang memanggil Neni Moerniaeni untuk dimintai keterangan. Pemanggilan ini terkait pelaporan yang ia layangkan Selasa (3/9/24) lalu kepada Udin Mulyono terkait dugaan pencemaran nama baik.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Reskrim IPTU Hari Supranoto menjelaskan, saat ini penyidik sedang mendalami apa saja yang menjadi perkara dugaan pencemaran nama baik tersebut.

“Kami sudah memeriksa Neni dan satu saksi, Kamis (5/9/24) kemarin,” jelasnya saat dihubungi, Jumat (6/9/24).

Disinggung adanya penambahan saksi, beliau mengatakan hingga saat ini dari keterangan pelapor dan saksi masih belum menyebutkan nama lain yang bisa dimintai keterangan.

“Kita lihat proses selanjutnya, saat ini masih didalami,” tambahnya.

Saat ini saksi yang dimaksud adalah pihak yang menyampaikan video berdurasi 2 menit 47 detik tersebut kepada Neni Moerniaeni.

Sebelumnya diberitakan, dalam video tersebut berisikan dialog Udin Mulyono dengan masyarakat di RT 27 Kelurahan Loktuan pada hari Minggu (1/9/24). Diduga Udin memeberikan pernyataan yang menjelek-jelekkan Neni sekeluarga di video itu. Sehingga Neni menjadikan video tersebut sebagai salah satu bukti saat Neni melapor.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pengobatan Alternatif Raden Arya Pradana Hadir di Bontang

0
Pengobatan Alternatif Raden Arya Pradana Hadir di Bontang
Raden Arya Pradana dan pengobatannya di Jogja. (Ist)

BONTANG – Raden Arya Pradana merupakan salah satu keturunan dari trah Sultan HB II Kraton Yogyakarta. Raden Arya Pradana membuka praktik ikhtiar pengobatan alternatif di Rejowinangun, Kotagede, yang berada di Jalan Retno Inten, No.409, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Indonesia.

Diketahui, bakat yang telah dimilikinya untuk pengobatan alternatif ada sejak lahir, yang dimana Raden Arya mempunyai indera keenam yang dapat dimanfaatkan untuk membantu sesama.

Sudah banyak sekali pasien yang datang mengunjungi rumahnya untuk melakukan konsultasi bahkan pengobatan, pasien yang ditangani pun berasal dari dalam kota, luar pulau, hingga luar negeri.

Para pasien yang berdatangan pun dengan berbagai persoalan sakit yang diderita, mulai dari medis maupun yang non medis. Seperti terkena guna-guna, santet maupun pelet.

Tidak hanya itu, pasien yang datang juga cukup beragam mulai dari masyarakat biasa, hingga para pejabat yang berkedudukan tinggi. Untuk usia dari balita hingga berusia lanjut.

Saat pengobatan dilakukan secara langsung, Raden Arya melakukannya dengan diiringi canda dan tawa untuk menghibur pasien yang sedang berobat. Insyaallah atas izin Allah SWT, Raden Arya dapat mengobati berbagai penyakit mulai dari medis maupun non medis.

Saat ini, Raden Arya Pradana sedang berada di Kota Bontang, yang dimana untuk menghadiri permintaan dari Ketua Paguyuban Sukowati Sragen Bontang (PSSB), Suparno Jenggot.

“Kehadiran Raden Arya Pradana selaku guru serta penasehat spiritual PSSB, diharapkan bisa mempererat silaturahmi antar anggota PSSB, dan juga bersama masyarakat di Kota Bontang,” ucap Parno Jenggot.

Parno Jenggot juga berharap bahwa kehadiran serta pandangan Raden Arya Pradana, bisa meredam semua tensi yg terjadi dalam kondisi politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang.

Adapun, untuk masyarakat di wilayah Kota Bontang dan sekitarnya, yang ingin bersilaturahmi dan juga berikhtiar bersama dengan Raden Arya, bisa langsung menghubungi pengurus ataupun Ketua PSSB, yang beralamat di Jalan Gunung Dieng, No.18, Perumahan Umum Bukit Sekatup Damai (BSD), Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Wali Kota Berencana Bakal Teruskan Jembatan Selambai Sampai ke Daratan

0
Wali Kota Berencana Bakal Teruskan Jembatan Selambai Sampai ke Daratan
Wali Kota Bontang, Basri Rase saat menandatangani serah terima pengelola sementara. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase menghadiri kegiatan Serah Terima Pengelola Kegiatan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Selambai, yang berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Selambai, Loktuan, Kota Bontang, Kamis (5/9/2024).

Serah terima pengelola kegiatan peningkatan kualitas permukiman kumuh Selambai, Loktuan, Kota Bontang, TA 2024 ini antara Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalimantan Timur, dengan Pemerintah Kota Bontang.

Saat sambutan, Basri Rase menyampaikan bahwa, untuk mewujudkan peningkatan kualitas permukiman seperti ini sangat membutuhkan perjuangan, serta waktu yang cukup panjang.

Sehingga dirinya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Direktorat Ciptakarya, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kaltim, yang sudah memberikan bantuan kepada Kota Bontang, terkhususnya di Kampung Selambai, Loktuan.

“Pastinya semua daerah yang ada di provinsi, di Indonesia ini akan meminta hal yang sama. Untuk diberikan prioritas pembangunan seperti ini. Apalagi dengan proses yang luar biasa, termasuk dengan dinamikanya,” ucapnya.

Sebelumnya saat meminta anggaran untuk pembangunan pun, nyatanya telah bersamaan dengan adanya pembangunan di Ibu Kota Negara (IKN). Bahkan sampai melakukan pertemuan dengan Komisi V, untuk melakukan reses di Kota Bontang.

“Alhamdulillah, kami sangat puas. Semoga nantinya jembatan ini bisa berlanjut dan akan tembus sampai ke daratan kembali,” paparnya.

Rencana ke depan, Basri ingin melanjutkan perencanaan pembangunan jembatan hingga sampai di daratan. Entah nantinya jembatan akan ditembus ke jalur PKT, atau akan ditembuskan hingga sampai di BSD, masih belum bisa dipastikan.

“Nantinya kita akan buat perencanaan di 2025,” tambahnya.

Basri juga berharap, untuk pembangunan ini tidak sampai berhenti di sini. Dukungan masyarakat juga sangat membantu pemerintah, agar bisa merealisasikan apa yang telah direncanakan ke depan.

Sedikit informasi, untuk jembatan yang telah selesai dibangun di Selambai, Loktuan, Kota Bontang memiliki panjang 486 meter.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Rapat Koordinasi Kota Sehat 2024, Najirah Dorong Pola Hidup Sehat dalam Kehidupan Sehari-hari

0
Rapat Koordinasi Kota Sehat 2024, Najirah Dorong Pola Hidup Sehat dalam Kehidupan Sehari-hari
Wakil Wali Kota Bontang, Najirah saat menghadiri rapat koordinasi kota sehat. (Ist).

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Najirah secara resmi telah membuka Rapat Koordinasi Kota Sehat 2024, yang berlangsung di Pendopo, Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Bontang, Kamis (5/9/2024).

Kegiatan yang mengusung tema ‘Menuju Penilaian Kota Sehat 2025’ ini juga dirangkai dengan Advokasi dan Bimbingan Teknis Penyelenggara Kabupaten/Kota Sehat.

Najirah menyampaikan, jika program kota sehat tidak hanya berfokus pada kebersihan fisik saja, akan tetapi adanya peningkatan kualitas pada lingkungan sekitar, pelayanan kesehatan, serta dorongan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

“Seiring dengan perkembangan kota, peningkatan dengan jumlah penduduk pastinya kian bertambah. Maka dari itu, tantangan untuk kita adalah dengan menjaga lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat,” ucapnya saat sambutan.

Adanya kegiatan rapat koordinasi kota sehat 2024, kolaborasi semua pihak sangat diperlukan. Mulai dari pemerintah, sektor swasta, masyarakat, hingga lembaga non pemerintah.

“Sangatlah penting dalam menciptakan sinergi, menuju Kota Bontang yang lebih sehat. Mengingat tantangan perkotaan yang semakin kompleks, program ini sangat penting,” paparnya.

Sehingga Najirah berharap melalui kegiatan rapat koordinasi dan bimbingan teknis, dirinya ingin adanya langkah-langkah strategis yang lebih konkret.

“Mari kita memperkuat komitmen bersama, dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan masyarakat di Kota Bontang,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Jadwal Penutupan Pendaftaran Seleksi CPNS Diundur, Ini Penyebabnya

0
Jadwal Penutupan Pendaftaran Seleksi CPNS Diundur, Ini Penyebabnya
Ilustrasi. (ist)

BONTANG – Penutupan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi diundur sampai tanggal 10 September 2024. Hal ini berdasarkan surat yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kamis (5/9/24) nomor 5900/B-KS.04.0/SD/K/2024.

Dikatakan, berdasarkan surat Plt. Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor: 5419/B- KS.04.01/SD/K/2024 tanggal 13 Agustus 2024 lalu perihal Jadwal Seleksi Pengadaan CPNS T.A. 2024, waktu pendaftaran untuk pelamar berlangsung pada tanggal 20 Agustus s.d. 6 September 2024 pukul 23:59 WIB.

Sehubungan dengan terjadinya kendala teknis pada sistem e-meterai Peruri, sehingga banyak pelamar yang belum dapat melakukan pembelian dan pembubuhan meterai serta melakukan upload pada dokumen persyaratan lamaran sesuai dengan ketentuan.

Untuk itu diberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat, agar dapat menyelesaikan prosesnya pendaftaran dengan adanya penambahan waktu tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang, Sudi Priyanto menyebutkan, poin ke 5 dalam surat tersebut ialah mendorong Bapak/Ibu Pejabat Pembina Kepegawaian agar menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan pendaftaran di akhir-akhir waktu pendaftaran, sehingga meminimalisir potensi kegagalan daftar.

“Karena pada beberapa hari terakhir baru banyak yang akses pendaftar, sistem jadi down,” terangnya.

Berikut Penyesuaian Jadwal Seleksi Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Τ.Α. 2024 terbaru

1. Pengumuman Seleksi: Jadwal lama 19 Agustus s.d 2 September 2024, jadwal baru 19 Agustus s.d 10 September 2024.

2. Pendaftaran Seleksi: Jadwal lama 20 Agustus s.d. 6 September 2024, jadwal baru 20 Agustus s.d 10 September 2024.

3. Seleksi Administrasi: Jadwal lama 20 Agustus s.d. 13. September 2024, jadwal baru 20 Agustus s.d 17 September 2024.

4. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: Jadwal lama14 s.d. 17 September 2024, jadwal baru 14 s.d 19 September 2024.

5. Konfirmasi Penggunaan Nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Tahun Anggaran 2023 oleh Peserta Seleksi: Jadwal Lama 18 s.d 28 September 2024, Jadwal Baru 18 s.d 28 September 2024.

6. Masa Sanggah: Jadwal lama 18 s.d. 20 September 2024, jadwal baru 20 s.d 22 September 2024.

7. Jawab Sanggah: Jadwal Lama 18 s.d. 22 September 2024, jadwal baru 20 s.d 24 September 2024.

8. Pengumuman Pasca Masa Sanggah: Jadwal lama 21 s.d. 27 September 2024, jadwal baru 23 s.d 29 September 2024.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pendaftar CPNS Bontang Terkendala E-Materai

0
Pendaftar CPNS Bontang Terkendala E-Materai
Ilustrasi. (ist)

BONTANG – Menuju hari penutupan pendaftaran CPNS di Bontang, seluruh pendaftar juga mengalami kendala terkait E-materai.

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang, Sudi Priyanto mengungkapkan, pihaknya telah melaporkan ke Panselnas melalui Kanreg VIII BKN.

Ia juga menjelaskan, bahwa Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) sedang berupaya untuk memulihkan layanan E-materai.

Disitu disebutkan bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi dalam beberapa hari terakhir menjelang penutupan pendaftaran CASN, website layanan e-meterai mengalami lonjakan penggunaan yang mengakibatkan adanya antrian yang cukup panjang bagi pengguna yang ingin mengakses layanan e-meterai. Hal ini mengakibatkan perlambatan pelayanan e-materai melalui website dimaksud.

“Semoga segera dapat dipulihkan layanan e-materai dimaksud. Belum ada info resmi dari Panselnas. Kami masih menunggu arahan Panselnas,” tutupnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pendaftar CPNS Bontang Capai 2.387 Orang, Masih Ada Formasi Kosong

0
Pendaftar CPNS Bontang Capai 2.387 Orang, Masih Ada Formasi Kosong
Ilustrasi CPNS. (ist)

BONTANG – Perhari Kamis (5/9/24) pukul 09.38 WITA, pelamar CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Bontang mencapai 2.387 pendaftar dan yang sudah submit sebanyak 938.

Kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang, Sudi Priyanto mengatakan, terdapat beberapa formasi yang masih kosong pendaftar yakni:
– Dokter ahli pertama (dokter spesialis THT, bedah kepala dan leher).
– Dokter ahli pertama (dokter spesialis urologi).
– Penata perizinan pertama (penyandang disabilitas).
– ⁠Pengembang teknologi pembelajaran ahli pertama (penyandang disabilitas).
– ⁠Terapis wicara terampil.

Sudi mengungkapkan, kalau untuk seleksi CPNS seluruh warga Indonesia yang memenuhi syarat diperkenankan mendaftar, sehingga jika ada kekosongan jurusan yang dimaksud, warga luar daerah dapat mendaftarkan diri di Kota Bontang selama sesuai dengan ketentuan.

“Sangat dipersilahkan masyarakat seluruh Indonesia mendaftar di Bontang juga,” jelasnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam