Beranda blog Halaman 722

Ketahuan Bawa Sabu 1,32 Gram, Seorang Pemuda Dibekuk Polisi di Penginapan Loktuan

0
Ketahuan Bawa Sabu 1,32 Gram, Seorang Pemuda Dibekuk Polisi di Penginapan Loktuan
Tersangka DBK (31) telah berhasil diamankan Polres Bontang. (Ist).

BONTANG – Polres Bontang berhasil mengamankan seorang pria berinisial DBK (31), salah satu warga Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, Minggu (1/8/2024) kemarin, sekitar pukul 13.00 Wita.

Kapolres Bontang, Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Resnarkoba, AKP Rihard Nixon Lumban Toruan menjelaskan, bahwa warga di Jalan Slamet Riyadi, RT.16, Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara, menginfokan daerahnya sering dijadikan tempat transaksi barang haram jenis sabu.

Menindaklanjuti informasi itu, tim gabungan dari Polres Bontang menyelidiki lokasi tersebut, dan berhasil menggerebek salah satu kamar penginapan.

“Kami langsung amankan satu orang, diduga memiliki sabu seberat 1,32 gram,” ucapnya.

Selain itu, barang bukti lainnya yang berhasil diamankan meliputi enam gross plastik klip, satu sedotan plastik, dan satu handphone Oppo A16.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih dalam, dari mana sabu berasal. Pelaku beserta barang bukti juga telah diamankan, di Mapolres Bontang,” paparnya.

akan dijerat pasal 114 ayat (1) Jo pasal 132 Ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) Jo pasal 132 Ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Besok Anggota DPRD Bontang Akan Mengikuti Orientasi

0
Besok Anggota DPRD Bontang Akan Mengikuti Orientasi
Pelantikan 25 Anggota DPRD Bontang beberapa waktu lalu. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Setelah pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang periode 2024-2029, 15 Agustus 2024 lalu, seluruh DPRD Kalimantan Timur melaksanakan orientasi.

Termasuk 25 anggota DPRD Kota Bontang mengikuti masa orientasi yang dilaksanakan di Swiss-Bell Hotel, Balikpapan selama tiga hari mulai tanggal 3 hingga 5 September 2024.

Kabag Risalah dan Perundang-Undangan DPRD Bontang, Taufiqurrahman mengatakan, isi dari pelatihan atau orientasi ini bersangkutan dengan pendalaman tugas, kegiatan ini juga wajib diikuti oleh seluruh anggota DPRD.

“Pelaksanaannya selama tiga hari, dan besok mereka berangkat untuk anggota dewan yang baru itu wajib untuk ikut,” ujarnya, Selasa (2/9/24).

Disebutkan sebelumnya, tujuan kegiatan tersebut untuk meningkatkan pemahaman anggota DPRD dalam menjalankan tugas, fungsi, hak, dan kewajiban sebagai unsur penyelenggara pemerintah daerah. Dengan tiga fungsi DPRD yakni pertama, fungsi legislasi yang diwujudkan dalam membuat peraturan daerah bersama Kepala Daerah. Serta sepenuhnya diatur oleh BKPSDM Provinsi.

Kedua, fungsi anggaran yang dibuat sesuai rencana dan anggaran belanja dan belanja daerah bersama Kepala Daerah. Terakhir, fungsi pengawasan yang diwujudkan dalam peraturan pelaksanaan peraturan daerah dan APBD.

“Besok mereka akan melaksanakan orientasi, semoga setelah ini keefektifan mereka dalam berkerja dapat dilaksanakan,” terangnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Kontraktor Proyek Jalan Cipto Mangunkusumo Kena Semprit, Dianggarkan Rp 1,7 Miliar tapi Molor dari Target

0
Kontraktor Proyek Jalan Cipto Mangunkusumo Kena Semprit, Dianggarkan Rp 1,7 Miliar tapi Molor dari Target
Kondisi proyek di Jalan Cipto Mangunkusumo. (ist)

BONTANG – Proyek pembangunan box culvert di Jalan Cipto Mangunkusumo, atau tepatnya di tanjakan YPK, mengalami keterlambatan serius.

Proyek yang bertujuan memperbaiki jalanan amblas sejak 15 Mei lalu itu, menelan anggaran sebesar Rp 1,7 miliar dari APBD Bontang. Saat ini pengerjaannya baru mencapai 41,33 persen penyelesaian pada minggu ke-17. Jauh dari target seharusnya yang lebih dari setengah jalan. Deviasi negatif sebesar 12,80 persen ini memicu kekhawatiran akan potensi molornya jadwal penyelesaian secara keseluruhan.

CV Bonanza Indonesia Teknik, selaku kontraktor pelaksana, dan CV Geometric Konsumen Teknik sebagai konsultan pengawas, kini mendapat perhatian serius dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang.

Dinas PUPRK Bontang pum telah mengeluarkan surat teguran resmi kepada kontraktor untuk merespon keterlambatan ini. Pihak PUPRK segera mengadakan pertemuan darurat untuk menyusun langkah-langkah percepatan pengerjaan proyek.

“Kami akan segera memfokuskan pekerjaan pada pemancangan mini pile, dilanjutkan dengan pengecoran lantai box dan box culvert. Kami menargetkan penyelesaian sisi kiri proyek pada 27 September 2024,” jelas Kepala PUPRK Bontang, Mucholis Edy Prabowo, dalam keterangannya.

Namun, meskipun langkah percepatan sudah direncanakan, Mucholis menegaskan bahwa pekerjaan tidak akan dilakukan secara paralel untuk memastikan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga.

Jika keterlambatan ini terus berlanjut, dampaknya tidak hanya akan mengganggu aktivitas warga sekitar lokasi konstruksi, tetapi juga dapat memperpanjang durasi proyek hingga melampaui jadwal awal yang ditetapkan pada minggu ke-26.

Dinas PUPRK Bontang juga menegaskan komitmen mereka untuk terus memantau perkembangan proyek ini dengan ketat. Mereka akan memastikan bahwa setiap langkah percepatan yang direncanakan dapat dijalankan dengan efektif.

Selain itu, mereka mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap waspada dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada selama pengerjaan berlangsung.

Proyek box culvert di Jalan Cipto Mangunkusumo ini sangat penting karena bertujuan untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang amblas, yang telah lama menjadi keluhan masyarakat.

Jalan ini merupakan salah satu jalur utama yang sering dilalui kendaraan menuju Kelurahan Lok Tuan, Guntung, dan kantor pusat dan kompleks pabrik PT Pupuk Kaltim. Sehingga kondisi jalan yang buruk sangat berdampak pada kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan. (*)

Penulis/Editor: Yusva Alam

Zainuddin Resmi Purna Tugas, Posisi Camat Bontang Utara Beralih ke Muhammad Nur

0
Zainuddin Resmi Purna Tugas, Posisi Camat Bontang Utara Beralih ke Muhammad Nur
Muhammad Nur (Kiri), gantikan Zainuddin (kanan) sebagai camat Bontang Utara. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Camat Bontang Utara, Zainuddin telah resmi purna tugas. Posisinya saat ini digantikan oleh Muhammad Nur, Senin (2/9/24).

Serah terima jabatan ini dilakukan di BPU Kecamatan Bontang Utara. Zainuddin berterima kasih kepada seluruh rekan-rekan yang telah membersamai selama masa tugasnya. Ia juga menceritakan awal karirnya sebagai PNS sebagai bentuk rasa syukurnya.

“Dulu awal saya jadi penghulu di Sulsel, saya juga berapa kali jadi lurah, saya saksikan sekali momen pembangunan di Kota Bontang ini,” ujarnya dalam sambutan.

Zainuddin telah mengisi jabatannya sebagai Camat Bontang Utara selama 16 bulan, ia berharap selama itu banyak hal yang dapat membekas.

Muhammad Nur, Camat Bontang Utara yang baru berharap akan mendapatkan pendampingan dari para lurah dan camat lain, agar dapat optimal dalam melaksanakan kepemimpinannya di Kecamatan Bontang Utara.

“Saya berharap bimbingan dari rekan-rekan sekalian, dapat membantu saya menjalani tugas,” harapnya.

Mewakili Wali Kota Bontang, Sekretaris Daerah, Aji Erlynawati mengatakan, agar Muhammad Nur dapat melaksanakan efektifitas kepemimpinannya. Dan untuk Zainuddin ia berharap agar tetap menjaga silaturahmi kepada teman-teman.

“Semoga kita semua sehat sehingga dapat mengemban tugas hingga masa purna,” ucapnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

67 Koperasi Aktif Meriahkan HUT Koperasi ke-77 dan Hari UMKM

0
67 Koperasi Aktif Meriahkan HUT Koperasi ke-77 dan Hari UMKM
Kegiatan Jalan Sehat dan Gelar UMKM dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-77 dan Hari UMKM Kota Bontang. (ist)

BONTANG – Memperingati Hari Koperasi ke-77 dan Hari UMKM Kota Bontang, Gerakan Koperasi Kota Bontang (GKKM) melaksanakan jalan sehat dan gelar UMKM, Minggu (1/9/2024).

Kegiatan yang juga didukung Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMKPP) ini digelar  di UMKM Center. Diawali dengan senam bersama, dilanjutkan dengan jalan sehat serta pembagian kupon doorprize.

Ketua Penyelenggara, Rekuh Noto mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberitahukan masyarakat Bontang bahwa Kota Bontang memiliki banyak koperasi yang hidup dan UMKM kita juga berjalan dengan baik.

“Ini salah satu ajang silaturahmi antar koperasi dan masyarakat umum yang hadir,” terangnya.

Rekuh mengatakan sebanyak 67 koperasi yang aktif di Kota Bontang diundang untuk memeriahkan acara ini. Padahal menurut daftar yang mereka miliki lebih dari 130 koperasi terdaftar di Kota Bontang. Dan total masyarakat umum yang hadir sebanyak 3.000 orang.

“Itu semua kita undang karena mereka ingin berpartisipasi dalam acara ini,” lanjutnya.

Adapun doorprize hadiah utama yang disediakan adalah mesin cuci, sepeda gunung, kulkas dan masih banyak lagi, pihaknya sengaja memperbanyak hadiah berupa sembako agar hadiah tersebut lebih terpakai dan pastinya bermanfaat.

Adapun pedagang kaki lima yang berjualan didepan UMKM Center rata-rata dagangannya terjual banyak bahkan sampai ada yang ludes.

“70 pedagang tadi saya lihat dagangannya laku semua,” katanya.

Ia berharap dengan adanya kegiatan ini seluruh masyarakat dapat mengetahui koperasi yang hadir di Kota Bontang. Dengan harapan koperasi-koperasi ini dapat membantu masyarakat Kota Bontang.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Penutupan Semarak HUT RI ke-79 Kelurahan Loktuan, Najirah: Momen Eratkan Silaturahmi dan Libatkan UMKM

0
Penutupan Semarak HUT RI ke-79 Kelurahan Loktuan, Najirah: Momen Eratkan Silaturahmi dan Libatkan UMKM
Wakil Wali Kota Bontang, Najirah saat menghadiri penutupan semarak Kemerdekaan HUT RI ke-79, di Kelurahan Loktuan. (Ist).

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Najirah menghadiri kegiatan penutupan semarak Kemerdekaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79, di Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara, Sabtu (31/8/2024) malam.

Saat sambutan, Najirah menyampaikan dengan adanya kegiatan seperti ini menjadi salah satu momen terpenting, dalam menjalin dan mempererat silaturahmi antara pihak kelurahan dengan masyarakat sekitar.

“Semoga kegiatan seperti ini tetap berjalan setiap tahunnya, agar silaturahmi antara kelurahan dengan masyarakat tidak terputus,” ucapnya.

Selain itu, Najirah juga mengapresiasi pihak yang terlibat dalam kegiatan semarak Kemerdekaan HUT RI ke-79 yang telah diselenggarakan oleh Kelurahan Loktuan.

“Untuk semua sponsor yang terlibat di kegiatan ini, terima kasih banyak. Semoga pihak perusahaan beserta donatur yang telah membatu mendapatkan keberkahan yang berlipat ganda,” paparnya.

Kegiatan ini tidak hanya semata-mata untuk memeriahkan Kemerdekaan HUT RI ke-79 saja, akan tetapi kegiatan ini juga melibatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Bontang, agar perekonomian di kalangan masyarakat bisa lebih meningkat.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Penjelasan Detil Penyebab Proyek Jalan Cipto Mangunkusumo Sebabkan Macet hingga Truk Terperosok

0
Penjelasan Detil Penyebab Proyek Jalan Cipto Mangunkusumo Sebabkan Macet hingga Truk Terperosok
Kondisi proyek perbaikan di Jalan Cipto Mangunkusumo. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pengawas proyek perbaikan di Jalan Cipto Mangunkusumo atau tepatnya di tanjakan YPK, Isnan menjelaskan detil penyebab proyek itu menimbulkan kemacetan lalu lintas hingga memakan korban truk terperosok di jalan.

Dikatakannya, proyek tersebut tengah mengerjakan penambahan box culvert beberapa bulan terakhir. Untuk memperbaiki kondisi amblasnya jalanan sebelum proyek ini dimulai.

Terdapat 2 sisi jalan yang harus dipasangi box culvert. Pasca peletakan box culvert di salah satu sisi jalan, saat ini sedang pemasangan di sisi jalan sebelahnya.

Namun begitu, salahsatu sisi jalan yang telah dipasangi box culvert sudah dapat dilewati kendaraan kembali, walaupun baru dilakukan penimbunan.

Kondisi jalan yang belum sempurna itu, lantaran baru berupa timbunan belum pengerasan, menyebabkan truk yang membawa beban berat terperosok.

Akses jalan yang menyempit, juga menyebabkan macetnya arus lalu lintas, lantaran harus pelan-pelan saat melintasi jalan itu.

“Jalan tersebut tidak bisa disempurnakan terlebih dahulu, karena akan memakan waktu,” ujarnya.

“Kalau kita cor jalanan itu, otomatis kita akan nganggur sekitar 21 hari sambil menunggu kering jalan baru bisa dilewati, habis duluan waktu hampir sebulan. Padahal November kita harus rampung kanan-kiri jalan ini,” imbuhnya saat ditemui, Sabtu (31/8/24).

Oleh sebab itu, demi mempersingkat waktu, pihaknya baru melakukan penimbunan dahulu, setelah semuanya selesai barulah dilakukan pengecoran secara keseluruhan.

Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan polisi untuk memberikan arahan kepada truk dengan muatan 5 ton ke atas, agar tidak melewati jalur tersebut, namun karena belum ada tindak lanjut, jalanan yang masih timbunan tersebut bergeser dan menyebabkan truk tersangkut.

“Hari ini langsung kita akan pasang plat besi, jadi kendaraan muatan berat masih aman untuk lewat,” tambahnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Dapat Info PJ Gubernur Kaltim Datang, Warga Sidrap Gelar Aksi

0
Dapat Info PJ Gubernur Kaltim Datang, Warga Sidrap Gelar Aksi
Warga Sidrap demo terkait lahan sidrap. (ist)

BONTANG – Ratusan warga Kampung Sidrap memenuhi jalan masuk menuju Jalan Pipa, Dusun Sidrap, Desa Martadinata, Sabtu (31/8/24).

Adapun ratusan warga sidrap melakukan aksi karena informasi kedatangan Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik ke wilayah tersebut.

Menurut informasi, PJ Gubernur datang untuk menghadiri acara penanaman pohon atau bibit buah buahan dan penyebaran benih ikan di wilayah Kutai Timur. Acara tersebut diselenggarakan oleh pendopo kelompok tani cinta damai.

Mengetahui hal itu, warga Kampung Sidrap memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan aspirasinya, terkait Kampung Sidrap yang hingga kini statusnya masih merupakan bagian dari Kutai Timur.

Koordinator Aksi, Wahyu Salam mengatakan, aksi ini memiliki point utama, yakni meminta Pj Gubernur Kaltim mendukung agar Kampung Sidrap masuk wilayah administrasi Kota Bontang.

“Kami meminta Pj Gubernur atau pemerintah kaltim mendukung penuh Kampung Sidrap tetap di wilayah Kota Bontang,” katanya.

Selain itu, infrastruktur dasar seperti air, listrik, kesehatan, dan perbaikan jalan, semua bersumber dari Bontang. Apakah itu bantuan perusahaan atau pemkot Bontang. Sumber daya alam, serta status kependudukan mereka juga ber-KTP Bontang.

“Jadi untuk apa Kutim masih paksa warga untuk ikut wilayah Kutim. Biarkan kami ikut Bontang,” tambahnya

Wahyu menegaskan, bahwa wilayah Kampung Sidrap saat ini sedang dalam kondisi steril, dari intervensi Pemerintahan Kota Bontang maupun Pemkab Kutai Timur.

“Untuk menghormati proses di MK ini, Pemkab Kutai Timur maupun Pemkot Bontang tidak ada yang boleh masuk ke wilayah sidrap ini,” tegasnya.

Ditambahkan, selama 12 tahun lamanya warga Kampung Sidrap selalu kurang mendapatkan perhatian dari Pemkab Kutim.

“Untuk apa kita masuk Kutim yang sudah jelas jarak tempuh pemerintahannya saja cukup jauh, biarkan kami ikut wilayah Bontang,” tutupnya.

Selama aksi berjalan, semuanya terkendali dengan aman dan tertib, massa aksi mulai berkumpul sejak pukul 10.00 Wita. Walaupun cuaca cukup terik, namun massa tetap bertahan hingga pukul 12.00 Wita.

Sayangnya aspirasi tersebut tidak jadi tersampaikan, lantaran Pj Gubernur batal datang ke Bontang.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Kriminalitas Naik Lapas Membludak, Dampak Hukum Sekuler

0
Kriminalitas Naik Lapas Membludak, Dampak Hukum Sekuler
Lisa Agustin. (ist)

Oleh:
Lisa Agustin
Pengamat Kebijakan Publik

Mengkhawatirkan, itulah gambaran untuk kondisi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA di Kota Bontang saat ini. Bagaimana tidak, Lapas tersebut mengalami kelebihan penghuni alias over kapasitas dengan tingkat hunian mencapai 400 persen.

Lapas Kelas IIA Kota Bontang sebenarnya hanya mampu menampung sekitar 360 orang saja. Namun jumlah warga binaan terus meningkat dari 1.600 orang pada Agustus 2023 menjadi lebih dari 1.700 orang pada 2024.

Kepala Lapas IIA Bontang, Suranto menjelaskan bahwa sekitar 70 persen dari 1.700 warga binaan di Lapas Kelas IIA Bontang berasal dari Kutai Timur (Kutim) dan Samarinda. (kitamudamedia.com, 19/08/2024)

Kepala Seksi Binadik Lapas Bontang, Riza Mardani menjelaskan, untuk mengatasi masalah over kapasitas di Lapas Kelas IIA Bontang diantaranya percepatan warga binaan dan program mutasi ke Lapas di wilayah Kaltim. (korankaltim[dot]com, 24/06/2024)

Di hari kemerdekaan tahun ini, dari 1.311 narapidana 41 di antaranya dinyatakan langsung bebas. Namun yang bebas di tanggal 17 hanya 25 orang, sisanya masih menjalani subsider denda. (radarbontang.com, 16/08/2024)

Namun demikian, tetap saja Lapas kelas IIA Bontang masih mengalami over kapasitas. Sebab akar masalah meningkatnya pelaku kriminal belum mampu diselesaikan secara tuntas.

Kapitalisme Menyuburkan Kriminalitas

Fenomena buruknya kondisi lapas dan over kapasitas bukan hal yang menjadi rahasia lagi. Pemerintah mengklaim akan memperbaiki sistem lapas dan membangun tempat agar tidak over kapasitas.

Namun, menjadi sebuah pertanyaan besar. Mengapa lapas sampai over kapasitas? Bukankah hal tersebut menunjukkan makin banyak pelanggaran dan kriminalitas di negeri ini?

Fakta ini seharusnya menyadarkan kita, bahwa sistem hukum di negeri ini bermasalah. Sistem persanksian yang diterapkan justru tidak membuat jera pelaku kriminal. Seolah-olah tidak menjadi solusi untuk menghapus kriminalitas. Bahkan di lapas pun terjadi tindak kejahatan.

Inilah dampak penerapan sistem kapitalisme sekuler yang diadopsi di negeri ini. Ciri khasnya, sistem hukum berbasis prinsip Hak Asasi Manusia (HAM). Di satu sisi, masyarakat dijauhkan dari aturan agama. Di sisi lain masyarakat diberikan kebebasan berperilaku (HAM) asalkan bertanggung jawab. Akibatnya perilaku masyarakat mengalami degradasi moral.

Inilah bukti lemahnya hukum buatan akal manusia yang diterapkan hari ini. Wajar karena manusia adalah makhluk yang lemah, terbatas, dan sering terjebak pada konflik kepentingan. Sehingga tidak akan mampu menyelesaikan masalah secara mendasar, karena terjerat kepentingan sesamanya.

Islam Menghapus Kriminalitas

Sungguh berbeda dengan sistem Islam. Islam memiliki sistem persanksian yang khas dalam memberikan hukuman kepada pelaku kriminal. Sebab dalam Islam sistem persanksian berpedoman pada aturan Allah, Dzat yang Maha Mengetahui dan Maha Adil. Sehingga tidak akan terjebak kepada konflik kepentingan siapapun.

Islam memiliki sistem sanksi hukum yang bersifat jawabir dan jawazir. Secara adil setiap pelanggar akan mendapatkan hukuman secara tegas dan menjerakan.

Fungsi jawabir artinya sanksi Islam akan membuat pelaku kriminal diampuni dosanya itu. Sehingga di akhirat kelak Allah tidak akan menghukum maksiat yang sudah diterimanya di dunia.

Sedangkan fungsi jawazir artinya sanksi Islam memiliki efek jera terhadap pelaku kriminal dan pencegah masyarakat. Sebagaimana dalam Al Qur’an Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“….. Hendaklah (pelaksanaan) hukuman atas mereka disaksikan oleh sebagian orang-orang mukmin.”
(QS. An-Nur[24]: 2)

Islam juga memiliki definisi kejahatan (kriminal) dengan standar yang jelas. Kriminal diartikan sebagai suatu perbuatan yang melanggar aturan Allah. Yaitu seseorang yang melakukan hal-hal yang diharamkan dan meninggalkan hal-hal yang diperintahkan Allah SWT.

Standar sistem sanksi dalam Islam juga jelas. Ada sanksi berupa hudud, jinayah, uqubat dan takzir. Misalnya pengedar narkoba akan dihukum takzir yang merupakan hukumannya khusus diputuskan oleh Khalifah umat Islam. Tidak selalu dihukum penjara selama bertahun tahun.

Atau misalkan pelaku kriminal penganiayaan terhadap orang lain, maka ada sanksi jinayat. Sanksi jinayah merupakan hukum qishas berdasarkan efek penganiayaan yang menyebabkan hilangnya fungsi anggota tubuh korbannya.

Sehingga dalam sistem Islam tidak perlu perluasan lapas atau bahkan pembangunan lapas baru untuk menampung pelaku kriminal.

Itulah solusi Islam dalam mengatasi tingginya pelaku kriminal. Bukti sejarah mencatat, dalam sistem Islam pelaku kriminal sangat minim sekali. Sebab sistem Islam pun mencegah masyarakat untuk berperilaku kriminal dengan menyuburkan dakwah di masyarakat.

Sudah saatnya umat Islam kembali memahami hukum Islam yang sempurna dan menerapkan sistem Islam secara Kaffah.

Wallahu ‘alam

Empat Bapaslon Selesai Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan, Hasil Menunggu Keputusan KPU

0
Empat Bapaslon Selesai Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan, Hasil Menunggu Keputusan KPU
Empat Bapaslon telah melakukan pemeriksaan kesehatan. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pemeriksaan kesehatan para Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang telah rampung pada Sabtu (31/8/24). Pemeriksaan tersebut dilaksanakan di RSUD Taman Husada Bontang.

Tes kesehatan tersebut telah dilakukan sejak Jum’at (30/8/24) kemarin. KPU Bontang mengungkapkan, bahwa pemeriksaan kesehatan ini lebih cepat, yang awalnya di targetkan akan selesai pada pukul 16.30 Wita telah rampung pada pukul 11.00 Wita.

Adapun tes kesehatan tersebut meliputi tes fisik, rohani, serta tes narkoba. Tes fisik meliputi pemeriksaan fisik secara menyeluruh, seperti pemeriksaan penyakit dalam, mata, THT, dan lainnya. Sementara tes rohani mencakup psikotes dan uji daya ingat.

“Alhamdulillah hari ini tes kesehatan para Bapaslon dapat selesai, dan semua sudah mengikuti rangkaian pemeriksaan,” ujar Ketua KPU Bontang, Muzzaroby Renfly.

Sementara itu, Direktur RSUD Taman Husada Bontang, Suhardi mengatakan, bahwa pihaknya akan melakukan pleno terkait hasil dari pemeriksaan kesehatan para Bapaslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang.

“Kami akan secepatnya melaksanakan rapat terkait hasil kesehatan ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, pihak rumah sakit nantinya akan menyerahkan hasilnya pemeriksaan langsung ke KPU. Ia mengatakan bahwa total hari pemeriksaan yang diberikan yakni hingga tanggal 2 September mendatang. Untuk itu, pihaknya akan memaksimalkanya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam