Beranda blog Halaman 820

Najirah Harap Mini Expo BK Ditiru Kelurahan Lain

0
Najirah harap Mini Expo Kelurahan BK ditiru kelurahan lain. (Yahya Yabo/ Media Kaltim/jaringan Radarbontang.com)

BONTANG – Upaya kelompok usaha bersama (kube) Kelurahan Bontang Kuala (BK) dalam menggerakkan ekonomi patut dicontoh oleh kelurahan lainnya. Hal itu disampaikan Wawali Bontang, Najirah saat meresmikan pembukaan Mini Expo Stimulan RT Kelurahan BK, Senin (16/1/2023).

Najirah mengungkapkan, usai Kelurahan BK melaksanakan mini expo, kelurahan lain juga dapat melaksanakan usaha serupa dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan kelurahan lainnya juga dapat mencontoh pelaksanaanya, dalam menggunakan stimulan RT untuk menggerakkan ekonomi di masyarakat.

“Harus dicontoh kelurahan lain, karena ini pertama dilakukan. Memang dalam peningkatan perekonomian kita, dana stimulan dapat dimanfaatkan dalam pelatihan-pelatihan masyarakat yang diberikan dari kelurahan,” kata Najirah.

Dirinya melanjutkan, semua kelurahan telah diberikan dana stimulan, namun untuk penggunaannya akan diserahkan kepada masing-masing kelurahan atau RT dalam pengembangan ekonomi di masyarakat.

“Pemanfaatannya silahkan masing-masing, tapi yang kami utamakan menggeliatkan ekonomi,” kata Najirah.

Najirah menambahkan, dalam pelaksanaannya, dana stimulan dapat digunakan berinovasi. Di mana tujuan dari stimulan sendiri dimaksudkan untuk pengembangan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat yang ada di RT-RT.

“Hampir semua kelurahan sama ya, dalam pemberdayaan masyarakat. Tapi ada juga yang berbeda. Kita pasca masa pandemi Covid-19 hampir tiga tahun ekonomi kita anjlok. Nah ini juga sebagai persiapan sebagai kota wisata, dengan pengembangan peningkatan ekonomi untuk memajukan kelompok usaha masyarakat atau UMKM dan melaksanakan pelatihan-pelatihan di setiap kelurahan,” jelas Najirah. (yah)

Bank Jelantah, Inovasi RT 20 Kelurahan Gunung Elai

0
Kegiatan pengumpulan dan penjualan bank jelantah RT 20 Kelurahan Gunung Elai. (Yusva Alam/Radarbontang.com)

BONTANG – Pria berkaos hitam itu bolak balik mengangkat jerigen kuning dan hitam. Rambut panjangnya terikat, keringat mengucur deras di wajahnya. Satu demi satu dipindahkannya. Dari pelataran sebuah bangunan yang hanya berjarak 2 langkah kaki pria dewasa. Menuju bak mobil pick up berwarna putih. Barisan jerigen-jerigen itu tersusun rapi di atas bak mobil.

Pria berkaos kuning tampak mengawasi di sebelahnya. Mengenakan kaos tangan putih, ia sesekali membantu menjinjing jerigen. Di belakang keduanya berdiri bangunan mirip pendopo. Kecil, sekira 3×3 meter luasnya. Temboknya setinggi pinggang orang dewasa. Gunungan botol-botol plastik menumpuk di dalam bangunan itu. Papan bertuliskan “Bank Sampah Saber” menggantung di bawah atap bagian depan bangunan.

“Ini minyak jelantah mas. Limbah minyak goreng yang kami kumpulkan,” ucap Syahril, pria berkaos kuning itu menjawab pertanyaan wartawan Radarbontang.com yang datang mewawancarai.

“Setelah dikumpulkan minyak jelantah ini kami jual ke Samarinda untuk didaur ulang,” katanya menambahkan.

Syahril adalah Ketua RT 20, Kelurahan Gunung Elai. Ia yang menginisiasi lahirnya bank jelantah, yang merupakan unit link dari bank sampah saber. Dimana kegiatan bank jelantah ini adalah pengumpulan dan penjualan minyak jelantah.

Awalnya bank sampah saber ini mengumpulkan sampah plastik semacam botol-botol plastik air mineral. Berjalannya waktu melebar ke minyak jelantah.

“Ini inovasi kami di bank sampah saber. Hasil dari pengamatan di lingkungan sekitar,” imbuhnya sembari sesekali membantu pria berkaos hitam itu mengangkat jerigen ke atas bak mobil.

Dijelaskan Syahril, di Bontang, pengumpulan minyak jelantah yang terkoordinir oleh bank sampah hanya di RT 20 Kelurahan Gunung Elai yang melakukannya. Selebihnya hanya individu-individu saja.

Minyak jelantah merupakan minyak limbah yang berasal dari jenis-jenis minyak goreng seperti minyak sayur, minyak sawit, minyak jagung dan lain sebagainya.

Minyak ini merupakan bekas pemakaian kebutuhan rumah tangga. Umumnya sering digunakan kembali untuk kebutuhan kuliner. Namun bila ditinjau dari komposisi kimianya, minyak jelantah ini berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia.

Selain berbahaya bagi kesehatan tubuh, limbah minyak jelantah juga dapat merusak lingkungan. Merusak tanah karena menutup pori-pori tanah dan juga mencemari air.

“Minyak jelantah dapat didaur ulang menjadi bahan bakar biodiesel,” katanya.

Dari hasil pengamatannya itu, sejak Agustus 2021 pihaknya memutuskan membuka unit baru dari bank sampah saber, yaitu bank jelantah.

“Kami beli minyak jelantah per liternya sekira Rp 3 ribu. Harga bisa berubah tergantung kondisi,” bebernya menjelaskan.

Syahril menegaskan, tujuan utama bank jelantah ialah kebersihan dan kesehatan lingkungan. Karenanya, dirinya terus mensosialisasikan bank jelantah di media sosial. Berharap semakin banyak masyarakat yang sadar akan berbahayanya limbah minyak jelantah.

“Lebih baik didaur ulang jadi bermanfaat daripada merusak lingkungan,” pungkasnya. (al)

Kelurahan Belimbing Buka Layanan Malam Hari

0
Para pegawai Kelurahan Belimbing saat bertugas malam untuk melayani warga. (Ist)

BONTANG – Kelurahan Belimbing punya solusi bagi warganya yang tidak sempat mengurus berkas-berkas kependudukan di siang hari. Apa itu? Membuka layanan malam hari. Kelurahan Belimbing terus meningkatkan kualitas pelayanannya terhadap masyarakat. Tak ayal beragam inovasi pun ditelurkan.

“Inovasi kami buat ini untuk mencari solusi dari permasalahan yang dihadapi warga,” ujar Lurah Belimbing, Dwi Andriyani.

Permasalahan yang kerap dihadapi warga adalah mengurus berkas di siang hari. Lantaran banyak warga yang bekerja, sehingga terbentur dengan waktu kerjanya.

Menurut Dwi, salahsatu solusinya dari permasalahan itu adalah dengan membuka layanan malam hari. Pihak kelurahan pun membuka layanan malam khusus untuk pengurusan administrasi kependudukan. Dibuka 2 kali seminggu, Hari Senin dan Rabu malam. Setiap pukul 19.30 hingga 21.00 wita.

“Kami harap warga yang kesulitan mengurus berkas kependudukan di siang hari berkesempatan mengurusnya di malam hari,” harapnya.

Dikatakannya, selain layanan malam hari kelurahan yang berlokasi di Perumahan BTN PKT itu  juga membuat inovasi pelayanan lainnya. Dengan memanfaatkan teknologi berupa pengantar RT online (e-kelurahan). Warga tak perlu datang saat membutuhkan surat pengantar RT, namun bisa mengurusnya via online. “Lebih cepat dan mudah,” tegas Dwi. (al)

Peringati Hari Dharma Samudera ke-61, Dandim Nobar Wayang Orang

0
Suasana nobar pagelaran wayang orang "Pandowo Boyong" di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. (ist)

BONTANG – Komandan Kodim 0908/Bontang, Letkol Inf Priyo Handoyo bersama Wali Kota Bontang, Basri Rase, kapolres dan forkopimda menggelar nonton bareng (nobar) pagelaran wayang orang “Pandowo Boyong” di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Minggu (15/1/2023).

Dandim 0908/Bontang Letkol Inf Priyo Handoyo  mengatakan, pagelaran wayang orang ini dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera TNI Angkatan Laut yang ke-61.

“Seni budaya wayang orang kali ini menampilkan Panglima TNI, Laksamana TNI Yudo Margono yang berperan sebagai tokoh Bima Sena, Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Prabu Puntadewa dan Ketua Umum Dharma Pertiwi, Vero Yudo Margono sebagai Dewi Nagagini,“ jelasnya.

Tidak itu saja, dalam pementasan wayang orang ini juga menghadirkan para kepala staf (Kasal, Kasad dan Kasau) serta ratusan prajurit TNI Al,“ imbuhnya.

Lebih lanjut, Dandim menambahkan, disamping nobar di Pendopo Rumah Jabatan, pihaknya juga menggelar nobar di Makodim 0908/Bontang dan di koramil jajaran.

“Kegiatan ini sebagai wahana melestarikan salah satu budaya nusantara, pegelaran wayang orang dengan lakon Pandowo Boyong ini menjadi pesan moral kepada kita semua, untuk lebih memahami, menghayati, dan mengamalkan semangat dan nilai-nilai Pancasila, “ pungkas Dandim. (Pendim Btg)

Bhabinkamtibmas Loktuan Hadiri Musrenbang

0
Suasana musrenbang di Kelurahan Loktuan. (ist)

BONTANG – Bhabinkamtibmas Kelurahan Loktuan, Aipda Ahmad Baijuri menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Loktuan di Balai Pertemuan Umum (BPU), Senin (16/1/2023).

Kegiatan tersebut bertujuan, agar pengajuan pembangunan di Kelurahan Loktuan dapat terealisasi dan terawasi pada saat pelaksanaan pembangunan.

Musrenbang dihadiri Camat Bontang Utara, H. Sutrisno, Lurah Loktuan, Hadi Junianto, Ketua Forum RT dan 52 RT, Ketua LPM, Ketua PKK, perwakilan pelajar dan Ketua Karang Taruna.

Aipda Baijuri mengatakan, musrenbang merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Kota Bontang kepada kelurahan dalam upaya percepatan dan pembangunan.

”Dalam kegiatan ini juga dibahas tentang peningkatan pelayanan kesehatan, kesejahteraan masyarakat, memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut Aipda Baijuri juga menyampaikan iimbuan kamtibmas terkait cuaca ekstrim.

”Kami imbau masyarakat untuk bersama– sama menjaga lingkungan dan mewaspadai kejahatan 3 C (curian, curat dan curanmor ) dan narkoba,” pungkas Aipda Baijuri. (hms)

Monitoring Penyerahan Bansos ke Warga Lanjut Usia

0
Situasi monitoring penyerahan bansos ke warga lanjut usia di wilayah Berbas Pantai. (ist)

BONTANG – Babinsa Kelurahan Berbas Pantai, Koramil 0908-01/Loktuan, Serma Firman melakukan monitoring dan penyerahan bantuan sosial (bansos) kebutuhan dasar program home care dari Provinsi Kalimantan timur melalui Yayasan Pandu Qolby Kota Bontang untuk warga lanjut usia di wilayah Kelurahan Berbas Pantai, Minggu (15/1/2023).

Bansos ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat dalam perekonomian. Babinsa pun melakukan pengawasan dalam pengendalian bansos kepada warga lanjut usia.

“Semoga masyarakat yang mendapatkan bansos ini bisa memanfaatkannya dengan sebaik mungkin. Bisa dijadikan ladang pahala juga bagi yang memberikannya,” jelas Serma Firman.

Ia pun mengatakan, bansos ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab pemerintah untuk menjamin kebutuhan dasar, agar meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Bansos dari pemerintah ini sudah terdistribusikan dengan baik. Kami dari babinsa turut mengawasi dan melakukan pengawalan, agar kegiatan berjalan dengan lancar,” ucapnya.

“Alhamdulillah, warga yang menerima bansos juga terlihat senang karena telah mendapatkan bantuan,” sambungnya. (Pendim Btg)

Bontang Tuan Rumah Soeratin Cup U-13 Zona Kaltim

0
Dua klub bertanding di Piala Soeratin Cup di Stadion Bessai Berinta. (Yahya Yabo/Media Kaltim/jaringan Radarbontang.com)

BONTANG – Kota Bontang dipercaya menggelar Turnamen Soeratin Cup yang diikuti 7 klub sepakbola U-13 se-Kalimantan Timur. Turnamen berlangsung 11-17 Januari 2023 di Stadion Bessai Berinta. PSSI Asosiasi Provinsi (Asprov) Kalimantan Timur menggelar laga U-13, sebagai pembinaan bibit dari usia dini dan mencari bakat sepakbola muda.

Perwakilan PSSI Asprov Kaltim Komisi Wasit, Nurdin mengatakan, 7 klub U-13 yang akan bertarung berasal dari Samarinda, Balikpapan, Kutim (Sangatta), Kubar, Tenggarong, dan Bontang.

Ketujuh klub itu yakni Persikutim, Sega FC, Persimen, Harbi Putra, Sepuhun FC, Balikpapan All Star dan Bontang City.

Soeratin Cup rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Laga ini menggunakan sistem setengah kompetisi, yang akan mempertemukan 7 klub yang berlaga dengan menghitung poin.

“Ajang ini merupakan pembinaan bakat usia dini, pada sepakbola yang dilakukan PSSI,” kata Nurdin ditemui Mediakaltim.com (jaringan Radarbontang.com), Senin (16/1/2023).

Nurdin menambahkan, selain Soeratin Cup U-13, Asprov Kaltim juga menggelar kompetisi U-15 yang telah dilaksanakan di Balikpapan, serta U-17 yang akan dilaksanakan pekan depan di Kota Bontang.

Juara di Soeratin Cup zona Kaltim ini akan mewakili Kaltim pada kompetisi berjenjang selanjutnya. “Tetap ranahnya di PSSI pusat. Kami hanya melaksanakan di Kalimantan Timur, menyiapkan,” bebernya.

Diharapkan dengan pelaksanaan Soeratin Cup ini, akan memotivasi anak-anak pencinta sepakbola, untuk menyalurkan hobinya di bidang sepak bola. “Karena ini merupakan bibit-bibit dalam mendapatkan talenta yang berpotensi,” tandasnya. (yah)

Mini Expo Stimulan RT, Ajang Pamerkan Hasil Pelatihan Warga BK

0
Produk hasil pelatihan warga BK dipamerkan di Mini Expo Stimulan RT. (Syakura/Radarbontang.com)

BONTANG – Kelurahan Bontang Kuala menyelenggarakan Mini Expo Stimulan RT yang diadakan di Halaman Kantor Kelurahan Bontang Kuala sejak Senin (16/01/23) hingga seminggu ke depan. Mini expo dibuka langsung Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang, Najirah dan dihadiri seluruh camat serta lurah.

“Kegiatan ini akan disamakan di kelurahan lain. Tujuan stimulan ini memang untuk peningkatan ekonomi warga, dan akan dilaksanakan sampai seterusnya, agar perekonomian jadi stabil,” tegas Najirah.

Suiza Ixan, Lurah Bontang Kuala mengatakan, di mini expo ini memamerkan hasil dari pelatihan-pelatihan yang sering dilaksanakan pada tahun 2022 lalu.

“100% dana stimulan RT dapat digunakan dengan baik. Khususnya ya untuk pelatihan sehingga UMKM bisa berkembang,” jelas Suiza.

Mini Expo Stimulan RT memamerkan 20 Kelompok Usaha Bersama (Kube), mulai dari produksi pakaian, makanan, hiasan, tas, aksesoris dan masih banyak lagi. Produk tersebut merupakan produksi rumahan di sekitar Bontang Kuala.

Amel, salah satu warga Bontang kuala mengatakan, event ini ia ketahui dari grup RT.

“Kebetulan rumah saya depan SMPN 1, jadi saya langsung ke Kelurahan Bontang Kuala sama anak saya. Jajan sekalian lihat-lihat. Alhamdulillah kegiatan ini sudah banyak yang tahu, terutama warga Bontang Kuala, ” jelas Amel.

Sementara itu, salah satu peserta Kube merasa senang dengan adanya kegiatan mini expo ini, “Saya senang akhirnya bisa memamerkan sekaligus menjual hasil tangan saya. Dengan dana stimulan saya dapat mesin jahit. Saya bikin banyak, kayak tas, keset, dan ikat rambut. Kemudian gak makan banyak biaya, karena produk saya kebanyakan pakai kain perca yang digunakan dengan maksimal,” beber Hernawari. (sya)

Pemkot Resmi Hibahkan Lahan MAN dan MTS Al Ikhlas

0
Gedung Sekolah MAN Bontang, salahsatu lahan yang dihibahkan Pemkot Bontang. (ist)

BONTANG –  Pemkot Bontang secara resmi menghibahkan 2 lahan tanah ke Kementerian Agama (Kemenag) Bontang, yaitu lahan di Gedung Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dan lahan di Gedung MTS Al Ikhlas. Penyerahan secara resmi berlangsung saat upacara Hari Amal Bakti (HAB) ke-77, 3 Januari 2023 lalu.

Kepala Kemenang Bontang, M Izzat Solihin menjelaskan sejarah kepemilikan lahan yang saat ini dibangun Gedung MAN Bontang dan MTS Al Ikhlas itu. Lahan tersebut selama ini merupakan milik Pemkot Bontang yang berstatus pinjam pakai oleh Kemenag Bontang.

Sudah beberapa tahun terakhir ini Pemkot Bontang mengurus proses hibah tanah tersebut. Upacara HAB ke-77 menjadi momen Kemenag Bontang menerima hibah kedua tanah itu dari Pemkot Bontang.

“Setelah penandatanganan serah terima berkas, kemenang baru bisa urus sertifikatnya atas nama kemenang,” ujar Izzat saat diwawancarai Radarbontang.com di tengah acara jalan sehat puncak perayaan HAB ke-77 beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, manfaat tanah itu akan lebih besar apabila telah dihibahkan. Lantaran Pemkot Bontang maupun pemerintah pusat dapat berkontribusi dalam pembangunan khususnya di bidang keagamaan.

Dijelaskannya, karena proses pengajuan bantuan anggaran pembangunan di atas tanah itu, hanya bisa dilakukan apabila status tanah sudah sertfikat atas nama Kemenag Bontang. Tanpa adanya sertifikat hak milik itu, pengajuan bantuan tak akan bisa dilakukan.

“Kalau tidak ada hibah ini kami tidak bisa mengembangkan pembangunan di atas tanah tersebut. Karena terhambat proposal bantuan,” ungkapnya.

Sekedar informasi, luas lahan MAN Bontang mencapai 6.871 meter persegi. Sementara itu MTS Al Ikhlas mencapai luas 4.102 meter persegi. (al)

Potensi ZIS Bontang Rp 605 Miliar, Dianggap Mampu Entaskan Kemiskinan

0
ilustrasi

BONTANG – Potensi Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) di Kota Bontang mencapai Rp 605 Miliar. Jumlah tersebut dianggap sangat mampu menyelesaikan masalah kemiskinan di Kota Taman, sebutan Kota Bontang. Hal ini disampaikan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bontang, Kuba Siga.

Kuba Siga menjelaskan, menilik kondisi Bontang yang wilayahnya jauh lebih kecil dibandingkan Kukar dan Kutim, wajar bila Bontang tak memiliki potensi dari hasil pertanian dan perkebunan, atau bahkan pertambangan.

Namun begitu potensi uang di Kota Taman tak bisa disepelekan. Lantaran Bontang termasuk kota industri, dimana terdapat perusahaan-perusahaan besar. Selain ZIS yang berasal dari karyawannya, CSR perusahaan juga termasuk dalam potensi ZIS yang bisa diberdayakan.

“CSR perusahaan termasuk dalam ZIS, sehingga potensi ini yang menjadi kelebihan Bontang dari daerah lain di Kaltim,” ujarnya.

Kuba menegaskan, kalo semua dana ZIS tersebut bisa dimaksimalkan, menurutnya sangat mampu mengentaskan kemiskinan di Bontang. Bahkan tak perlu lagi memakai dana APBD.

“Kalo semua rela mau serahkan dana-dana itu dan bekerjasama sangat bisa. Silahkan buat branding masing-masing. Kita sinergi selesaikan semua masalah. Dalam beberapa tahun masyarakat Bontang akan bebas kemiskinan,” beber Kuba meyakini pendapatnya.

Ia mencoba mendetailkan pendapatnya. Apabila potensi Rp 605 miliar itu dipakai mengentaskan 8 ribuan warga miskin sesuai data BPS tahun 2022 sangat bisa. Angka 8 ribuan warga miskin itu didapat dari standar garis kemiskinan yang ditetapkan BPS untuk Bontang, yaitu sekira Rp 600 – 700 ribuan.

Artinya, jika pengeluaran seseorang dalam sebulan di bawah garis kemiskinan, maka orang tersebut dikategorikan sebagai penduduk miskin.

Sementara walaupun gunakan standar kemiskinan baznas, yaitu Rp 6,5 juta bisa juga. Bahkan jumlah warga miskin bisa meningkat lagi seribu persen. lantaran

menurut Baznas, seseorang dikatakan keluar dari kemiskinan apabila memiliki penghasilan Rp 6,5 juta per bulannya.

Dirinya pun mengajak semua pihak yang terkait pengelolaan ZIS ini, agar mau bersinergi guna mengentaskan kemiskinan. “Kami berharap bisa sinergi dengan semua pihak. Memikirkan cara mengentaskan kemiskinan di Bontang,” harapnya. (al)