Beranda blog Halaman 823

Hanya 12 Kamar Terisi, Rusunawa Guntung Sepi Peminat

0
Rusunawa di Kelurahan Guntung paling sepi peminat. (Syakura/Radarbontang.com)

BONTANG – Dari ketiga rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang ada di Bontang, Rusunawa Guntung paling sepi peminat. Hal itu diungkapkan Kepala UPT Rusunawa, Fadriansyah saat dihubungi wartawan Radarbontang.com, Kamis (5/1/2023).

Sejak diresmikan hingga saat ini, rusunawa yang berposisi di Kelurahan Guntung tersebut masih memiliki banyak kamar kosong. Saat ini, dari total 90 kamar yang tersedia, baru terisi 12 kamar.

Menurut Fadriansyah, salahsatu faktor penyebab sepinya peminat Rusunawa Guntung ialah karena jauhnya jarak dari pusat kota.

“Paling jadi pertimbangan bagi penyewa adalah lokasi yang cukup jauh dari perkotaan. Sekarang harga sewa paling mahalnya Rp 400 ribu,” ungkap Fadriansyah.

Pihaknya sudah berupaya beragam cara menarik penyewa. Seperti menawarkan  pekerja-pekerja di perusahaan sekitar rusunawa. Juga penawaran ke kelurahan.

Pihaknya bahkan menawarkan kepada perusahaan, agar rusunawa tersebut bisa dijadikan mes untuk para pekerjanya.

“Daripada sewa di sekitar wilayah perumahan, jarak Rusunawa Guntung cukup dekat dengan lokasi perusahaan. Dapat memudahkan akses pekerja menuju perusahaannya,” Jelas Fadriansyah.

Rusunawa Guntung memiliki satu model kamar, dan satu-satunya yang menggunakan dapur umum. (sya)

Rusunawa Rawa Indah Paling Diminati, Kamar Tak Pernah Kosong, Daftar Tunggu 30 Lebih

0
Rusunawa di Kelurahan Rawa Indah di Kelurahan Api-Api selalu terisi penuh. (Syakura/Radarbontang.com)

BONTANG – Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Rawa Indah yang berlokasi di Kelurahan Api-Api, menjadi salah satu rusunawa paling diminati. Lantaran posisinya yang strategis dan harga sewa yang terjangkau kantong.

Saat ini seluruh kamar di Rusunawa Rawa Indah sudah terisi penuh. Bahkan terdapat sekira 30 lebih daftar tunggu. Pendaftar yang masih menunggu giliran kamar kosong.

Rusunawa Rawa Indah menjadi favorit lantaran posisinya yang strategis di tengah kota. Ditambah lagi harga sewanya yang terbilang murah.

“Kamar di Rusunawa Rawa Indah hampir tidak pernah kosong,” ujar Fadriansyah, Kepala UPT Rusunawa, saat ditemui Radarbontang.com, Kamis (05/01/2023).

Dijelaskannya, rusunawa yang posisinya dekat dengan Pasar Taman Rawa Indah ini  memiliki jumlah kamar paling banyak, yaitu 196 ruang. Setiap kamar terdapat satu kamar tidur, kamar mandi dalam, dan dapur pribadi.

“Harga sewa perbulannya mulai dari Rp 190 ribu sampai Rp 250 ribu, sesuai dengan posisi lantai yang ditempati. Semakin atas akan semakin murah,” beber Fadriansyah.

Di posisi kedua ada Rusunawa Loktuan. Walaupun posisinya jauh dari pusat kota, namun saat ini kondisi rusunawa juga terisi penuh.

“Aksesnya boleh jauh, tapi dengan fasilitas yang tersedia, rusunawa itu sudah terisi penuh. Sudah ada pula daftar tunggunya,” tegasnya.

Rusunawa Loktuan terdapat 70 ruang dengan 2 kategori kamar. Harga sewa mulai dari Rp 400 ribu sampai Rp 600 ribu.

“Fasilitas di Rusunawa Loktuan paling bagus. Modelnya semi apartment, karena terdapat dua kamar yang lengkap fasilitasnya, seperti kasur dan lemari, sisanya ya sama saja, kamar mandi dan dapur pribadi,” bebernya.

Ditambahkannya, masing-masing rusunawa memiliki fasilitas keamanan yang sangat terjamin. Mulai dari penjagaan 24 jam dan CCTV, sehingga tidak ada keributan atau laporan kehilangan dari penghuninya. Rata-rata rusunawa dihuni oleh orang yang sudah berkeluarga dan pekerja.

“Selama rusunawa beroperasi kami tidak pernah mendapatkan keluhan yang gimana-gimana, paling masalah keran air,” pungkasnya. (sya)

Kumpulkan Dana ZIS Rp 6,5 Miliar, Tertinggi 5 Tahun Terakhir

0
Ketua Baznas Bontang, Kuba Siga. (ist)

BONTANG – Hingga tahun 2022, pengumpulan dana Zakat, Infaq, Sedekah (ZIS) tertinggi yang berhasil diperoleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bontang senilai Rp 6,5 miliar. Total nilai itu tertinggi selama 5 tahun terakhir ini.

Pengumpulan dana ZIS Baznas Bontang terus mengalami peningkatan sejak 5 tahun terakhir. Bahkan tidak pernah sekalipun menurun, walaupun dalam kondisi pandemi beberapa tahun terakhir.

“Ini prestasi terbaik kami. Hasil analisa Baznas Provinsi Kaltim dan pusat,” ungkap Kuba Siga, Ketua Baznas Bontang saat dihubungi Radarbontang.com beberapa waktu lalu.

Di tahun 2017 dana ZIS yang dikumpulkan hanya Rp 1,2 miliar per tahun. Kemudian di tahun 2019 meningkat jadi Rp 3,4 miliar. Di tahun 2020 kembali naik menjadi Rp 5,7 miliar.

“Kami dapat apresiasi dari Baznas Provinsi Kaltim sebagai yang mampu pertahankan pengumpulan dana ZIS di berbagai keadaan. Baik normal maupun pandemi,” bebernya.

Padahal menurutnya, Baznas Bontang termasuk Baznas termuda dibanding yang ada di seluruh wilayah di Kaltim. Namun sanggup bersaing dengan yang sudah lama berdiri.

Sementara untuk pengumpulan di tingkat provinsi ada dana Rp 8 miliar. Namun merupakan dana penyeberangan dari tahun sebelumnya. “Daerah lain belum sanggup seperti Bontang yang mampu kumpulkan Rp 6,5 miliar,” pungkasnya. (al)

Terima Kunjungan KSOP, Kapolres: Kami Maksimalkan Pencarian Kapten Kapal Hilang

0
Suasana silaturahmi antara Kapolres Bontang dan KSOP, Rabu (04/01/2023) di Ruang Tamu Wicaksana Laghawa Polres Bontang. (ist)

BONTANG – Polres Bontang bakal berusaha maksmimal dalam pencarian kapten kapal yang dikabarkan hilang beberapa waktu terakhir ini. Hal itu disampaikan Kapolres Bontang, AKBP, Yusaep Dwi Prastiya saat menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kota Bontang, Rabu (04/1/2023).

Polres Bontang akan berusaha semaksimal mungkin. Lantaran kejadian tersebut terjadi di wilayah hukum Polres Bontang, serta menjadi atensi oleh pimpinan Polri.

”Polres Bontang sudah mengerahkan tim gabungan dari TNI/Polri dan instansi terkait. Polres Bontang juga mendatangkan tim K9 dari Direktorat Samapta Polda Kaltim,” kata Kapolres Bontang.

Ditambahkan, apabila di pencarian harus menyelam, maka dibutuhkan penyelam yang profesional. Karena kedalaman laut sekitar lokasi kejadian sekira 20 meter.

Selain itu, terkait rencana Tol Laut, Polres Bontang pun sangat mendukung segera terealisasi. Menurutnya, akan terbuka Lapangan pekerjaan yang berdampak positif bagi masyarakat Kota Bontang, sehingga dapat meminimalisir tingkat kriminalitas di kota Bontang.

Kedatangan Kepala KSOP Kota Bontang yang didampingi Staf KSOP, diterima langsung Kapolres Bontang bersama Kasat Polair di Ruang Tamu Wicaksana Laghawa Polres Bontang.

Disamping Silaturahmi kunjungan ini juga dalam rangka menjalin sinergitas antara Polres Bontang dan KSOP kota Bontang.

Kapolres Bontang AKBP, Yusaep Dwi Prastiya menyampaikan ucapan terima kasih kepada KSOP, yang telah bersedia dan menyempatkan diri untuk bersilaturahmi ke Polres Bontang,

“Semoga ke depannya sinergitas antara Polres Bontang dengan KSOP akan terus terjalin,” ujar AKBP Yusep.

Sementara itu, KSOP Bontang Kelas II, Rushan Muhammad menyampaikan, dirinya merasa terhormat disambut langsung Kapolres Bontang.

”Kedatangan kami di sini yang pertama tama adalah silahturahmi. Kami berharap akan tetap terjalin komunikasi dan koordinasi yang baik,” ujar Rushan. (hms)

Ciptakan Rasa Rasa Aman, Polsek Muara Badak Patroli KRYD

0
Polsek Muara Badak saat patroli di salahsatu pertokoan di wilayah hukum Polsek Muara Badak. (ist)

BONTANG – Polsek Muara Badak kembali melaksanakan patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Rabu (04/01/2024). Kegiatan ini guna menciptakan rasa aman dan nyaman, serta mengantisipasi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Muara Badak.

Kapolsek Muara Badak, Iptu Gatot Siswanto membenarkan kegiatan tersebut.

”Polsek Muara Badak memang rutin patroli KRYD di wilayah hukum Polsek Muara Badak. Kami ingin ciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat saat beraktifitas,” kata Kapolsek Muara Badak.

Adapun sasaran patroli KRYD di antaranya Pasar Desa Badak Ulu, Pertokoan Desa Badak Ulu, Masyarakat Desa Gas alam, dan tempat-tempat rawan terjadinya aksi kejahatan maupun gangguan kamtibmas.

Iptu Gatot juga menerangkan, pihaknya terus berupaya dalam mengantisipasi tindak kejahatan di wilayah hukum Polsek Muara Badak.

”Upaya-upaya preventif terus kita lakukan, guna mencegah terjadinya aksi kejahatan. Patroli terus kami tingkatkan. Begitupun peran aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban, dengan meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian,” terang Iptu Gatot.

Kapolsek Muara Badak mengimbau kepada masyarakat, agar tetap menjaga kamtibmas tetap aman dan kondusif. (hms)

Temuan Mayat di Atas Kapal, Didapatkan Nelayan Sudah Kondisi Meninggal

0
Mayat yang telah ditemukan dibawa ke rumah duka. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Ditemukan sesosok mayat pria di atas kapal di Pulau Kerindingan, Kamis (5/1/2023). Hingga saat ini polisi masih mencari tahu penyebab kematian pria berinisial M (60) itu.

Saat ini mayat sudah tiba di Pelabuhan Tanjung Laut. Sudah dibawa ke rumah duka.

Hamza, seorang saksi penemu mayat tersebut mengatakan, saat itu sudah menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia di atas kapal.

“Saya temukan ketika ada belet (jaring) kapal nyangkut di Sungai Sangkubur. Saya temukan tadi pagi jam 8,” kata Hamzah.

Dikatakan Hamzah, saat itu dirinya sedang ingin pergi melaut. Dirinya menemukan korban sudah meninggal di atas kapal. Korban sendirian di kapal. Kondisi mesin kapal mati.

Penemuan mayat di atas kapal di Pulau Kerindingan. Penemuan mayat berinisial M (60) itu dilaporkan sekira pukul 10.00 WITA, Kamis (5/1/2022).

“Laporan diterima pagi ini, tapi belum tahu kapan waktu meninggalnya,”kata salahsatu petugas di lapangan.

Sementara keluarga korban, Mustarim mengatakan, mendapat informasi bahwa M meninggal dunia dari kerabat yang lain dan teman di kapal. “M ada riwayat jantung,” kata Mustarim singkat.

Hingga kini petugas masih mencari tahu penyebab meninggalnya korban. (yah)

Penemuan Mayat di Atas Kapal, Polisi Cari Tahu Penyebabnya

0
Situasi saat petugas kepolisian menunggu kedatangan mayat di Pelabuhan Tanjung laut. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Penemuan mayat di atas Kapal Pulau Kerindingan. Penemuan mayat berinisial M (60) itu dilaporkan sekira pukul 10.00 WITA, Kamis (5/1/2022).

“Laporan diterima pagi ini, tapi belum tahu kapan waktu meninggalnya,”kata salahsatu petugas di lapangan.

Sementara keluarga korban, Mustarim mengatakan, mendapat informasi bahwa M meninggal dunia dari kerabat yang lain dan teman di kapal. “M ada riwayat jantung,” kata Mustarim singkat. Hingga kini petugas masih mencari tahu penyebab meninggalnya korban. (yah)

Hindari Penyakit Tidak Menular, Kodim 0908/Bontang Cek Kesehatan Berkala

0
Suasana cek kesehatan di kegiatan Posbindu PTM. (ist)

BONTANG – Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XX Kodim 0908/Bontang melalui Kader Posbindu, menyelenggarakan kegiatan Pos Binaan Terpadu (Posbindu) Penyakit Tidak Menular (PTM).

Kegiatan dipusatkan di Kantor Posbindu PTM Makodim 0908/Bontang, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Rabu (4/1/2023).

Ketua Persit KCK Cabang XX Kodim 0908/Bontang Rem 091 PD VI/Mlw, Dian Priyo Handoyo mengatakan, tujuan dari kegiatan Posbindu PTM adalah meningkatkan peran serta masyarakat, dalam pencegahan dan penemuan dini faktor risiko penyakit tidak menular.

“Melalui kegiatan ini kami memonitoring dan deteksi dini penyakit tidak menular kepada para prajurit TNI, PNS, dan keluarga besar Kodim 0908/Bontang. Serta purnawirawan dan istri, warakawuri,’’ bebernya.

Dian menambahkan, Posbindu PTM merupakan program rutin dari komando atas. Melalui program ini akan diketahui perkembangan kesehatan personel TNI, PNS, dan anggota Persit KCK serta keluarga besar TNI.

Dengan program ini pula diharapkan kesehatan TNI, PNS, dan Persit KCK akan terjaga. TNI khususnya, sebagai abdi negara dituntut memiliki kesehatan yang prima.

Penyakit tidak menular adalah penyakit yang bukan disebabkan oleh infeksi kuman. Termasuk kategori PTM ini di antaranya adalah stroke, penyakit jantung koroner, kanker, diabetes melitus, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) dan gangguan akibat kecelakaan dan tindak kekerasan.

‘’Kegiatan posbindu rutin digelar Kodim 0908/Bontang. Saya berharap seluruh Prajurit TNI, PNS, maupun anggota Persit KCK Cabang XX dan Keluarga dapat mengikutinya dengan baik. Sehingga pelaksanaan pengecekan perkembangan kesehatan dapat berjalan dengan lancar,’’ tukasnya.

Adapun pengecekan yang dilaksanakan pada kegiatan Posbindu meliputi cek tekanan darah, cek gula darah, tinggi badan, timbang berat badan, dan lingkar perut (wanita maksimal 80 centimeter dan pria maksimal 90 centimeter).

‘Saya dan Pak Dandim berharap, kegiatan posbindu ini mampu memberikan manfaat positif untuk mencapai tujuan hidup sehat, sekaligus meningkatkan kesejahteraan, khususnya keluarga besar Kodim 0908/Bontang,’’ pungkas Dian. (Pendim btg)

Warga Kanaan Diringkus saat Tiduran di Rumah

0
Terduga pelaku pencurian gawai dan uang. (Istimewa)

BONTANG – Tim Rajawali Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bontang bersama gabungan Opsnal Resnarkoba dan Polsek Bontang Selatan menangkap tersangka dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan, Selasa (3/1/2023) pukul 11.00 WITA.

Tersangka inisial JP warga Kelurahan Kanaan melakukan aksi pencuriannya pada Sabtu (24/12/ 2022) lalu sekira jam 04.00 WITA di Jalan Semarang,   Kelurahan Gunung Telihan.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasi Humas Polres Bontang, Iptu Mandiyono mengungkapkan kronologis kejadian. Tersangka JP melakukan pencurian barang berupa 2 buah gawai dan dompet berisi uang senilai Rp 1,8 juta. Pencurian terjadi pada pukul 04.00 WITA dini hari saat korban terbangun dari tidurnya, dan menyadari dua gawai miliknya telah hilang.

Saat itu saksi ingin mencharge HP miliknya di depan televisi. Sang istri melihat HP korban dan HP anak sudah tidak ada. Saksi pun melapor kalau HP korban sudah tidak ada. Saksi juga mengatakan kalau jendela dalam ruang tamu sudah terbuka.

Pelaku ditangkap di rumahnya di Jalan Perintis, Kelurahan Kanaan, saat pelaku sedang tertidur. “Tanpa ada perlawanan kepada petugas. Pada saat diamankan pelaku sedang tiduran di dalam kamarnya,” kata Iptu Mandiyono, Rabu (4/1/2023).

Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian sebesar Rp 8 juta dan sudah melaporkan kejadian ke Mapolres Bontang.(yah)

Masa Tugas PPK 14 Bulan, Bisa Diperpanjang

0
Ketua KPU Kota Bontang, Erwin saat ditemui di Pendopo Rujab Wali Kota. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Masa tugas Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) adalah 14 bulan, namun bisa juga bertambah. Hal itu disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang, Erwin saat pelantikan 15 Anggota PPK

Erwin menerangkan, walaupun masa kerja Anggota PPK adalah 14 bulan ke depan sejak dilantik, namun masa tugas itu bisa bertambah usai pelaksanaan pemilu serentak hingga pelaksanaan pilkada pada Oktober 2024.

“Masa kerja bisa bertambah sesuai dengan arahan dari KPU Pusat,” kata Erwin, saat dihubungi media ini usai pelantikan Anggota PPK, Rabu (4/1/2023).

KPU RI bisa saja mengeluarkan surat keputusan atau surat edaran, untuk menambah masa jabatan PPK. Selain itu, Erwin menyebutkan penambahan adhoc pada pelaksanaan pemilu dan pilkada ke depannya sesuai dengan arahan KPU Pusat.  “Anggota PPK ini bisa saja difungsikan dalam pelaksanaan pilkada ke depannya,” sebutnya.

Dalam evaluasi pelaksanaan pemilu sebelumnya, terjadi banyak korban di tingkat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sebab tugas berlebihan atau keletihan. Untuk itu, antisipasi yang dilakukan KPU RI dengan cara evaluasi tugas yang ada di tingkat KPPS. “Akan melakukan pengurangan jumlah c1 yang harus disalin KPPS,” tandasnya. (yah)