Beranda blog Halaman 822

Stok Blangko KTP-El Kosong, Disdukcapil Tunggu Kiriman Pusat

0
Kepala Disdukcapil Kota Bontang, Budiman. (ist)

BONTANG – Bontang alami kekosongan Blangko KTP-El. Hal tersebut dijelaskan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kota Bontang, Budiman.

Kekosongan blangko KTP-El terjadi sejak Desember 2022 lalu. “Memang terjadi kelangkaan blangko KTP-El, tapi ini bukan hanya di Bontang. Daerah lain juga mengalami,” kata Budiman, saat dikonfirmasi Mediakaltim.com (jaringan Radarbontang.com), Jumat (6/1/3023).

Ketersediaan blangko KTP-El masih menunggu dari provinsi maupun pusat. Namun dikabarkan, dalam waktu dekat ini provinsi atau pusat akan mengirimkan blangko KTP-El.

“Kemarin sempat ada dari provinsi namun jumlahnya terbatas juga. Kami bisa pinjam dari kabupaten/kota lainnya, tapi nanti diganti ketika mendapatkan kiriman blangko dengan berkoordinasi Disdukcapil se-Kaltim,” katanya.

Kondisi ini membuat Disdukcapil hanya memberikan surat keterangan (suket) sementara yang memuat identitas diri. Bagi warga yang akan mengurus KTP-El. “Kita berikan suket yang memuat data-data seperti di KTP-El, ada juga fotonya,” urainya.

Nantinya ketika blangko sudah tersedia, lanjut Budimana, masyarakat diminta kembali mendatangi kantor Disdukcapil untuk dibuatkan dan dicetakkan KTP-El.  “Nanti kami hubungi lagi yang bersangkutan. Meminta datang untuk dicetakkan KTP-Elnya,” jelas Budiman. (yah)

Cegah Aksi Kejahatan Malam Hari, Polres Bontang Rutin Patroli KRYD

0
Patroli rutin KRYD dari Samapta Polres Bontang. (ist)

BONTANG – Samapta Polres Bontang terus melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) melalui patroli malam hari, Kamis (05/1/2023). Hal ini dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas di wilayah Bontang, agar tetap aman dan kondusif, serta mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan,

Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasat Samapta, AKP Widodo menjelaskan, sasaran kegiatan patroli tersebut adalah untuk mengantisipasi terjadinya tawuran, kerumunan, curas, curanmor, dan sajam.

”Personil Samapta melaksanakan patroli secara mobile dengan sasaran perbankan, pertokoan, SPBU, perkantoran, dan tempat keramaian,” urai Kasat Samapta.

AKP Widodo juga menegaskan, bahwa patroli KRYD ini sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dari gangguan kamtibmas.

”Sebagai upaya preventif mencegah munculnya aksi begal, serta kejahatan lainnya,” tutup Kasat Samapta. (hms)

Polsek Bonsel Hadiri Yasinan Warga Meninggal di Atas Kapal

0
Suasana yasinan di rumah Almarhum Manna Dasing. (ist)

BONTANG – Polsek Bontang Selatan (Bonsel)menghadiri yasinan dan kirim doa di rumah kediaman Almarhum Manna Dasing (warga yang ditemukan meninggal di atas kapal), Jalan Pelabuhan III Gang Baronang RT 13 Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kamis (05/1/2023) malam.

Dihadiri Kapolsek Bontang Selatan, AKP Abdul Khoiri bersama jajaran Polsek Bontang Selatan, Ketua RT 13, serta keluarga almarhum, dan warga sekitar.

AKP Abdul Khoiri mengatakan, mengikuti yasinan dan kirim doa ini sebagai bentuk kepedulian dan rasa duka cita yang mendalam, atas musibah yang menimpa keluarga Almarhum Bapak Manna Dasing.

”Malam ini kami hadir menyampaikan duka cita yang mendalam. Kita kirimkan doa bersama, semoga Almarhum meninggal dalam keadaan husnul khotimah, diampuni segala dosa-dosanya, diterima segala amal ibadahnya. Serta keluarga yang ditinggalkan senantisa diberikan ketabahan dan kekuatan oleh Allah SWT,” ucap Kapolsek Bontang Selatan.

Sementara itu, perwakilan keluarga Almarhum Manna Dasing Mengucapkan terimakasih kepada kapolsek dan anggotannya yang telah hadir. Keluarga mendoakan semoga apa yang dilakukan kapolsek bersama anggota dicatat oleh Allah SWT sebagai amal ibadah.

”Kami ucapkan terima kasih kepada Polres Bontang Selatan dan warga sekitar, yang telah membantu mengevakuasi dan membantu pemakaman keluarga kami, sehingga dapat dimakamkan dengan Layak,” ujarnya. (Hms)

Gotong Royong Bersihkan Rumput, Bina Kedekatan dengan Warga

0
Babinsa 0908-03/Anggana bersama warga gotong royong membersihkan rumput. (ist)

BONTANG – Babinsa 0908-03/Anggana Kodim 0908/Bontang, Kopka Muhammad Yunus bersama warga melaksanakan gotong royong membersihkan rumput di  Jalan Poros, RT 09, Desa Anggana, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Jum’at (6/1/2023).

Kegiatan itu untuk membina hubungan kedekatan antara babinsa dan masyarakat di wilayah teritorial. Sangat dibutuhkan guna memaksimalkan tugas.

Kopka Yunus memaparkan, babinsa harus dapat membina, mengajak, dan mengarahkan warga. Serta menjadi panutan masyarakat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Seperti halnya bergotong royong membersihkan rumput yang panjang dan semak semak yang terlihat kotor dan kumuh di pinggir kanan kiri jalan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memupuk semangat gotong-royong dan kepedulian warga dalam pelaksanaan karya bakti di desa,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini gotong royong masih menjadi budaya di masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

“Seharusnya budaya positif ini terus dibina. Bentuk kebersamaan dalam pembangunan di desa, maupun saling bantu sesama warga,” ungkapnya.

Selain itu, kegiatan semacam ini sebagai bagian dari tugas wilayah dalam memotivasi, menyemangati, serta memelihara kegotong-royongan masyarakat. Sekaligus memantapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Pendim Btg)

Tak Ada Kenaikan di Tahun 2023, Ini Update Terbaru Tarif Travel

0
Tarif travel Bontang naik drastis imbas kenaikkan BBM. (Syakura/Radarbontang.com)

BONTANG – Di tahun 2023 ini, Asosiasi Travel Bontang (ATB) belum ada rencana menaikkan tarif, baik menuju Balikpapan atau ke Samarinda. Hal itu disampaikan anggota ATB, Guntur saat dihubungi Radarbontang.com, Jumat (06/01/2023).

“Masih lama lagi itu tarif berubah. Cuma harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang bisa berpengaruh langsung,” ujar Guntur, salahsatu pemilik usah travel di Bontang itu.

Tidak adanya kenaikan di tahun 2023 ini, lantaran tahun 2022 lalu tarif travel di Kota Taman, sebutan Kota Bontang sudah naik lebih dulu. Kenaikkan tarif imbas naiknya harga BBM, terutama solar yang paling banyak digunakan mobil travel.

Perlu diketahui, saat ini update terbaru tarif carter travel menuju Balikpapan naik menjadi Rp 900 ribu dan ke Samarinda antara Rp 600 – 700 ribu.

Sementara untuk tarif reguler menuju Balikpapan, penumpang di kursi depan antara Rp 300 – 350 ribu, kursi tengah Rp 250 – 300 ribu, di kursi belakang Rp 200 ribu. Tarif reguler menuju Samarinda, tiap kursi hanya berkurang Rp 50 – 100 ribu.

Terdapat sedikit perbedaan kondisi travel di saat sebelum pandemi dengan pasca pandemi. Saat ini para pemilik travel lebih memilih mengurangi jumlah penumpang. Apabila dulu dalam satu mobil dapat diisi 6 – 7 penumpang. Sekarang hanya berisi 4 penumpang saja.

“Cara ini agar penumpang bisa lebih nyaman di perjalanan. Juga dapat berangkat kapanpun tanpa menunggu mobil penuh,” ungkap Guntur.

Kondisi yang dijelaskan di atas adalah untuk para pemilik travel yang tergabung di Asosiasi Travel Bontang (ATB). Sedangkan para pemilik travel yang tidak tergabung di ATB kemungkinan memiliki kondisi dan strategi yang berbeda dalam meraih penumpang. (al)

Vaksinasi Covid-19 Pindah ke Puskesmas

0
Vaksin covid-19 pindah tempat dari vaksin center pindah ke puskesmas. (ist)

BONTANG – Di awal tahun 2023 ini, vaksinasi covid-19 berpindah tempat. Tidak lagi di vaksin center atau di Gedung Eks Arena MTQ, Stadion Bessai Berinta, namun pindah ke puskesmas. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati saat dihubungi Radarbontang.com beberapa waktu lalu.

Selain itu, informasi penutupan pelayanan vaksin covid-19 di Gedung Eks Arena MTQ tersebut disampaikan juga di akun instagram Promkes Diskes Bontang sejak 30 Desember 2022 lalu.

Toetoek menjelaskan, ke depannya walaupun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) resmi dihentikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di seluruh Indonesia, namun vaksinasi covid-19 tetap berjalan.

Vaksinasi akan tetap berjalan untuk masyarakat. Namun bedanya, sebelumnya vaksinasi dipusatkan di vaksin center, sekarang dipindahkan ke puskesmas.

“Masyarakat bisa ikut vaksinasi covid-19 di semua puskesmas di Bontang. Semuanya gratis,” beber mantan Wakil Direktur Pelayanan RSUD Taman Husada itu.

Ia menambahkan, vaksinasi covid-19 harus menjadi kebutuhan pribadi, karena orang yang sudah vaksin apabila terinveksi covid, gejala yang timbul akan lebih ringan.

“Banyak kasus meninggal covid, karena usia lanjut dengan penyakit penyerta dan orang yang belum vaksin,” tegasnya.

Sekedar informasi, di Bontang terdapat 6 puskesmas. Di antaranya Puskesmas Bontang Selatan 1, Bontang Selatan 2, Bontang Utara 1, Bontang Utara 2, Bontang Barat, dan Bontang Lestari. (al)

Pencurian Kendaraan Bermotor oleh Anak di Bawah Umur Terbanyak di Bontang Barat

0
Suasana silaturahmi Kapolsek Bontang Barat, Iptu Lukito dan jajarannya bersama jamaah Masjid At Taubah dan warga RT 41 Kelurahan Belimbing. (Polsek Bontang Barat)

BONTANG – Angka kriminalitas terbanyak di Kecamatan Bontang Barat adalah pencurian kendaraan bermotor oleh anak di bawah umur. Hal itu disampaikan Kapolsek Bontang Barat, Iptu Lukito saat silaturahmi bersama jamaah Masjid At Taubah, RT 41, Kelurahan Belimbing usai Sholat Jumat, Jumat (06/01/2023).

Kepada para jamaah Masjid At Taubah, Iptu Lukito memaparkan, bahwa di wilayah hukum Polsek Bontang Barat, tingkat kriminalitas terbanyak yaitu pencurian kendaraan bermotor yang dilakukan oleh anak-anak di bawah umur. Ia menambahkan lagi, kejadian pencurian terbanyak oleh anak-anak di bawah umur ini terjadi di Kelurahan Kanaan dan Telihan.

“Pencurian kendaraan oleh anak di bawah umur ini, banyak terjadi di Bontang Barat setahun belakangan ini,” ujar Kapolsek Bontang Barat kepada para jamaah yang ditemuinya.

Saat ditanya apa rata-rata motif dari pelaku melakukan pencurian tersebut, Lukito menjelaskan, kalau para pelaku yang tertangkap itu tidak pernah mau mengungkapkan alasannya mencuri. Namun mereka melakukan itu di saat ada kesempatan saja.

“Paling banyak alasannya karena ada kesempatan. Seperti saat lihat sepeda motor lubang kuncinya longgar, mereka gunakan kunci yang berbeda untuk membawa kabur kendaraan itu,” bebernya.

Dijelaskannya, di Kelurahan Belimbing pun juga kerap terjadi, namun kejadian terbanyak di jalan umum atau jalan rayanya. Bukan di dalam perumahan atau perkampungan.

Karena itu dia meminta kepada jamaah dan warga RT 41, apabila melihat gelagat atau tindak-tanduk mencurigakan dari anaknya sendiri maupun anak-anak di lingkungan sekitarnya, dapat melaporkan ke Polsek Bontang Barat atau bisa langsung ke Bhabinkamtibmas Kelurahan Belimbing, Aipda Hendra AF yang saat itu hadir menemani Kapolsek Bontang Barat.

“Bukan bermaksud apa-apa, namun laporan dari warga ini akan dapat mencegah lebih banyak kejadian kriminalitas,” pungkas Iptu Lukito. (al)

130 Peserta di Bontang Berebut 45 Calon Anggota PPS

0
Komisioner KPU Bontang, Azis Maidy Muspa. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang saat ini sedang melakukan seleksi Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Dari data KPU Kota Bontang, tercatat 130 peserta dari 15 kelurahan akan mengikuti tes Computer Assisted Test (CAT) pada Sabtu (7/1/2023). Mereka ini telah dinyatakan lulus administrasi melalui Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Adhoc (Siakba).

Anggota PPS nantinya diseleksi mulai dari tes tertulis, wawancara hingga menetapkan 3 anggota PPS di setiap kelurahan dengan jumlah 45 anggota PPS.

Anggota KPU Kota Bontang, Azis Maidy Muspa mengatakan saat ini pelaksanaan seleksi anggota PPS telah dilaksanakan dengan 130 peserta yang akan mengikuti tes tertulis.

“Sudah diumumkan yang akan ikut tes tertulis. Tahapannya mulai 6-11 Januari. Nanti pelaksanaan tes tertulis akan dilaksanakan pada tanggal 7 Januari 2023,” kata Azis saat ditemui Mediakaltim.com, Kamis (5/1/2023).

Dalam proses tes tertulis menggunakan CAT,  Azis menambahkan bahwa akan mengambil 2 kali dari kebutuhan yang akan masuk dalam tes wawancara.

“Kebutuhan per kelurahan itu 3 orang. Jadi akan ada dua kali jumlah peserta yang akan masuk tes selanjutnya hingga terpilih 3 orang anggota PPS,” jelas Azis.

Selain itu, dirinya mengatakan semua kebutuhan anggota PPS ada sebanyak 45 anggota. “3 kali 15 kelurahan di kota Bontang. Setelah tes tertulis akan dirangking yang akan lulus dan masuk tes selanjutnya,” terangnya.

Untuk masa jabatanya sendiri, Azis mengungkapkan anggota PPS akan bertugas selama 10 bulan setelah anggota PPS dilantik hingga proses Pemilihan Umum selesai.

“Selama lebih kurang 10 bulan. Berdasarkan PKPU, minimal dilantik paling lambat 6 bulan sebelum tahapan Pemilu dan dibubarkan dua bulan setelah Pemilu,” pungkas Azis. (yah)

Jika Hasil Tes Ada TKD Positif Konsumsi Narkoba, Ini Langkah yang Akan Diambil Pemkot Bontang

0

BONTANG – Pemeriksaan/tes narkoba bagi seluruh Tenaga Kontrak Daerah (TKD) di lingkungan Pemerintah Kota Bontang merupakan bagian dari syarat dilanjutkannya kontrak kerja di tahun 2023 ini telah berjalan tertib dan lancar.

Pemeriksaan yang dilaksanakan selama 3 hari tersebut menargetkan sebanyak 2.233 TKD dan dijadwalkan berakhir Kamis, 5 Januari 2023 hari ini.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang Sudi Priyanto menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu tembusan rekapitulasi hasil pemeriksaan narkoba tersebut.

Sebagai pelaksana pemeriksaan narkoba nantinya BNNK dan Polres Kota Bontang akan menyampaikan  hasil pemeriksaan tersebut kepada masing-masing perangkat daerah, dan memberikan tembusan data atau berkasnya kepada Sekretaris Daerah melalui BKPSDM Kota Bontang.

Syarat bebas narkoba ini merupakan standar baku yang telah dijalankan sejak beberapa tahun yang lalu. “Jadi ini bukanlah hal yang baru di lingkungan Pemkot Bontang. Apabila terdapat TKD yang dinyatakan positif menggunakan narkoba secara tidak legal atau masuk dalam kategori penyalahgunaan narkoba, maka tentu BNNK dan Polres Kota Bontang tidak akan menerbitkan Surat Keterangan (yang menyatakan bahwa TKD yang bersangkutan Tidak Menggunakan Narkoba, Red.). Sehingga secara otomatis tidak dapat memenuhi syarat dilanjutkannya kontrak kerja bagi TKD yang bersangkutan,” ungkap Sudi.

Dikatakannya, kepala perangkat daerah yang bersangkutan pasti akan melaksanakan kebijakan Pemerintah Kota Bontang bahwa hanya TKD yang berkinerja baik dan tidak menyalahgunakan narkoba saja yang dapat dilanjutkan kontrak kerjanya di tahun 2023 ini.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bontang Hj. Aji Erlynawati, MT kembali mengingatkan bahwa tujuan utama pemeriksaan/Tes Narkoba bagi calon TKD Kota Bontang adalah sebagai upaya pencegahan secara dini penyalahgunaan narkoba di kalangan pegawai.

Hasil yang didapat sangat dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya, karena pemeriksaan dilakukan secara ilmiah serta melalui proses dan prosedur yang ketat.

“Kita tidak menginginkan bibit-bibit penyalahgunaan narkoba tumbuh di lingkungan pegawai Pemkot Bontang, karena itulah upaya preventif semacam tes narkoba bagi calon TKD ini sangat diperlukan untuk mencapai tujuan mulia dimaksud,” tutur Sekda.

“Kami tentu sangat menyesalkan bila ditemukan oknum pegawai yang beberapa waktu terlibat penyalahgunaan narkoba. Terlebih pegawai pemerintah harusnya menjadi teladan kebaikan, dan terdepan dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Akibat penyalahgunaan narkoba tersebut, banyak pihak yang dirugikan yakni diri pegawai yang bersangkutan, keluarga, lingkungan tempat bersangkutan tinggal dan termasuk juga citra pemerintah Kota Bontang,” bebernya.

Ke depannya, Sekda menegaskan, pihaknya akan lebih concern pada upaya pencegahan secara dini. Disamping pemeriksaan/tes narkoba dalam proses evaluasi kontrak TKD yang telah berjalan pada awal Januari 2023, dirinya juga tengah menyiapkan imbauan yang secara tegas meminta kepada seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkot Bontang untuk intens melakukan langkah-langkah pemantauan terhadap pegawai di lingkungan kerja masing-masing dari tindakan ilegal penyalahgunaan narkoba.

Sedangkan untuk rehabilitasi bagi pengguna/pencandu narkoba pihaknya akan koordinasikan dan serahkan lebih lanjut kepada pihak Polres dan BNNK Kota Bontang.

“Kita harus selalu saling mengingatkan bahwa narkoba ini menyebabkan kemampuan dan kemauan manusiawi seseorang untuk berbuat kebaikan menjadi terus menurun. Narkoba inilah sumber munculnya beragam keburukan dalam masyarakat. Jadi jangan ragu, Ayo Kita perangi Bersama!,” pungkasnya. (adv)

Dapat Surat Teguran Ketiga, Pedagang KS Tubun Ikuti Instruksi Mundur

0
Aktivitas pedagang di Jalan KS Tubun. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Para pedagang di Jalan KS Tubun akan mengikuti instruksi dinas terkait, yang meminta agar memundurkan lapaknya sesuai batas yang telah ditentukan. Lantaran pedagang yang masih berjualan di atas trotoar itu, sudah menerima surat teguran ke-3.

Yunus, pemilik toko sembako di Jalan KS Tubun mengatakan, akan mengikuti aturan sesuai yang diinstruksikan. Asal, semua pedagang juga mengikuti aturan tersebut.“Surat teguran terakhir Desember lalu. Surat teguran ke-3,” kata Yunus, Kamis (5/1/2023).

Selain itu, Yunus mengatakan, pengunduran pedagang juga terkendala dengan bangunan yang telah permanen. “Kalau kami ini kan semi permanen, jadi mengikut saja. Ada yang permanen jadi terkendala,” ungkap Yunus.

Dirinya berharap agar petugas tidak membeda-bedakan dalam pelaksanaannya.

Sementara pedagang lainnya, Henik mengatakan hal yang sama. Ia menerima arahan pengunduran pedagang ke batas yang telah ditentukan petugas, agar tidak di atas trotoar. “Kalau aku nerima saja, namanya juga pedagang,” ucapnya singkat.

Wanita yang telah berjualan lebih kurang 5 tahun itu akan tetap menerima aturan yang telah ditentukan.Tariman, pedagang sembako lainnya juga memilih menerima aturan yang telah diberikan. “Disuruh mundur ya mundur, tidak ada yang membangkang kok,” ujar Tariman.

Tariman masih tidak mengetahui kapan ada instruksi lanjutan, untuk menata ulang lapak-lapak pedagang. “Tidak tahu kapan akan ditata ulang. Tapi petugas sebelumnya sudah datang memberikan imbauan dan surat teguran,” papar Tariman. (yah)