Beranda blog Halaman 1028

Tunggu SK, Disnaker Akan Buka Posko Pengaduan THR

0
Tunggu SK, Disnaker Akan Buka Posko Pengaduan THR
Kantor Disnaker Kota Bontang. (Yahya Yabo/Media Kaltim (Grup Radarbontang.com)

BONTANG – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang akan membuka Posko Pengaduan THR. Posko ini terbuka bagi karyawan yang memiliki masalah dengan perusahaan, terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).

Kepala Bidang Hubungan Industrial, Disnaker Kota Bontang, Andi Kurnia menjelaskan, saat ini SK Satuan Tugas (Satgas) posko pengaduan masih berada di bagian hukum Sekretariat Kota Bontang. Nantinya akan ditetapkan Wali Kota Bontang.

“SK-nya saat ini sudah kami ajukan ke bagian hukum untuk penetapan dari wali Kota. SK Satgas harus dari wali Kota,” kata Andi Kurnia, Selasa (4/4/2023) ditemui Mediakaltim.com (grup Radarbontang.com).

“Setelah keluar (SK) baru kami membuat posko pengaduan,” tambahnya.

Dirinya mempertegas bahwa perusahaan wajib membayarkan THR. Paling lambat satu pekan sebelum hari raya berlangsung. Posko juga akan dibuatkan kontak person, yang akan memudahkan bagi karyawan yang ingin mengadu tanpa datang ke posko.

“Tidak harus datang ke kantor. Boleh melalui kontak person yang telah disiapkan,” katanya.

Dalam SK Satgas nantinya, Kepala Disnaker sebagai pengarah satgas dan dibantu oleh koordinator-koordinator hingga anggota. “Kita tidak turun langsung, kita menerima laporan kalau ada perusahaan yang melanggar tidak membayarkan THR,” jelas Andi Kurnia.

Hal lainnya, Andi katakan, ketika ada perusahaan yang diadukan maka akan memanggil dan mencari tahu kenapa perusahaan melakukan pelanggaran.

“Kalau ada yang melanggar, kami akan panggil dan menanyakan alasannya kenapa tidak membayarkan, kalau tidak diindahkan, maka kami akan keluarkan surat tertulis hingga menyampaikan ke pengawas ketenagakerjaan di provinsi,” urainya.

Ia menginfokan, dari data Disnaker, ada sebanyak 760 perusahaan terdata yang juga menggunakan data dari BPJS Ketenagakerjaan. (yah)

Kakek 56 Tahun Ditangkap Gegara Togel Online

0
Kakek 56 Tahun Ditangkap Gegara Togel Online
Ilustrasi togel online. (ist)

BONTANG – Tim Rajawali Polres Bontang menangkap seorang warga Gunung Elai, Senin, 3 April 2023 pukul 23.00 wita.

NS 56 tahun kedapatan menjual togel secara online. Dia ditangkap di Jalan Parikesit, Bontang Utara.

“Penangkapan dilakukan atas adanya laporan dari masyarakat sekitar,” ucap Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasat Reskrim, Iptu Yohanes Bonar Adiguna.

Tersangka ditangkap bersama bukti tiga lembar bukti transfer, satu lembar bukti pembelian togel, uang tunai Rp 116 ribu, ponsel, dan tiga lembar paito atau data pengeluaran angka togel.

Kini dia ditahan di Polres Bontang dan dikenakan pasal 303 KUHPidana tentang perjudian dengan ancaman 4 tahun penjara. (hms)

Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Dipimpin Dandim 0908/Bontang

0
Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Dipimpin Dandim 0908/Bontang
Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat di Lamin Kodim. (ist)

BONTANG – Komandan Kodim 0908/Bontang, Letkol Inf Priyo Handoyo memimpin upacara korps raport kenaikan pangkat periode 1 April 2023 anggota Kodim 0909/Bontang.

Upacara digelar di Lamin Kodim, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Senin (3/4/2023).

“Sembilan prajurit Kodim 0908/BTG naik pangkat satu tingkat. Rinciannya Delapan orang Bintara, dan satu Tamtama. Sembilan resmi naik pangkat saat mengikuti upacara korps raport periode 1 April 2023.

Dandim 0908/Bontang Letkol Inf Priyo Handoyo dalam sambutannya mengatakan, bahwa kenaikan pangkat adalah hak dan kewajiban setiap prajurit. Harapannya, dapat meningkatkan semangat dan motivasi dalam menjalankan tugas-tugas, mengabdikan diri kepada bangsa dan negara, serta meneguhkan tekad untuk kemajuan satuan.

“Ini merupakan penghargaan atas prestasi kerja dan dedikasi serta loyalitas yang telah diberikan selama berdinas di lingkungan TNI, khususnya Kodim Bontang. Kenaikan pangkat ini harus disyukuri,” ujarnya.

Kenaikan pangkat, sambung Dandim, diberikan kepada setiap prajurit berdasarkan pada penilaian terhadap personel yang berprestasi, berkualitas, dan berdedikasi untuk kemajuan dan kejayaan satuannya.

Di samping itu, juga dituntut memiliki kemampuan fisik dan nonfisik sesuai dengan ketentuan, serta memiliki dasar pendidikan dan kemampuan perorangan dalam pembinaan karier sebagai prajurit TNI AD.

“Semoga amanah serta dapat menambah dedikasi kinerja dalam melanjutkan pengabdian kepada negara dan bangsa,” pesan Dandim. (Pendim Btg)

Selama Ramadan Puskesmas BU II Buka Pelayanan Sore

0
Selama Ramadan Puskesmas BU II Buka Pelayanan Sore
Puskesmas Bontang Utara II. (ist)

BONTANG – Puskesmas Bontang Utara II kembali membuka layanan sore hari selama Bulan Ramadan. Jadwal tersebut dimulai sejak awal Bulan April.  Pelayanan sore dibuka pukul 14.00 Wita-16.00 Wita.

Kepala Puskesmas Bontang Utara II, dr Dwiyanti mengungkapkan, pelayanan sore di Puskesmas BU II sebelumnya memang telah dilaksanakan. Hanya saja pelayanannya kembali dihentikan, dikarenakan ada kegiatan Drop Out Follow Up (Dofu) untuk melengkapi imunisasi bagi sasaran yang belum lengkap.

Sebelumnya, Dofu dilaksanakan untuk memperbesar cakupan. Dilakukan pula sweeping dengan mendatangi dan memobilisasi sasaran yang belum pernah mendapatkan imunisasi dasar.

“Pelayanan sore di Puskesmas BU II sudah lama dilaksanakan, namun kami sempat tutup karena beberapa kegiatan dan petugas tidak cukup,” kata dr Dwiyanti saat dikonfirmasi Mediakaltim.com (grup Radarbontang.com), Senin (3/4/2023).

Selain itu kata dr. Dwiyanti, pembukaan layanan sore ini atas dasar arahan Dinas Kesehatan, yang mengarahkan agar membuka jam pelayanan sore.

“Sekarang dibuka kembali karena amanah dari Dinkes. Pertimbangan belum banyak kegiatan ke lapangan. Tapi tetap layanan lengkapnya ada di pagi hari,” urainya.

Diinformasikan bahwa untuk layanan sore Puskesmas Bontang Utara II dibuka mulai Senin-Kamis pukul 14.00 Wita hingga 16.00 Wita, dengan unit pelayanan yakni Poli Umum Rawat Jalan, UGD, Poli KIA, dan Apotek. (yah)

Bontang Berpotensi Konflik Sosial, Kodim 0908/Bontang Gelar Binkom

0
Bontang Berpotensi Konflik Sosial, Kodim 0908/Bontang Gelar Binkom
Brigjen TNI Antoninho Rangel Da Silva saat memaparkan materi cegah konflik. (Yahya Yabo/Media Kaltim)

BONTANG – Kodim 0908/ Bontang mengadakan Pembinaan Komunikasi (Binkom) cegah konflik sosial bagi forkopimda, paguyuban, dan masyarakat di Kota Bontang,  Selasa (4/4/2023) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Kegiatan ini dalam rangka peran serta seluruh komponen masyarakat, dalam mencegah konflik sosial.

Dandim 0908/ Bontang, Letkol Inf Priyo Handoyo mengatakan, Bontang yang merupakan tempat perpaduan budaya dan suku, sehingga memiliki potensi konflik sosial. Dengan beberapa potensi itu, pihaknya berusaha mengelola potensi konflik yang ada di Kota Bontang.

“Ada beberapa paguyuban dan komunitas yang tercatat. Kami dapat mengelola keadaan kondusif yang baik di Kota Bontang, dengan cara memberikan wawasan nusantara, yakni mengenai cara pandang bangsa Indonesia dan lingkungan,” kata Letkol Inf Priyo Handoyo, dalam pemaparannya.

Selanjutnya dikatakan, Indonesia memiliki posisi strategis dalam geopolitik dan pengembangan ekonomi dan bangsa. Ia menjelaskan ada konflik sosial seperti konflik rasial, konflik agama, konflik politik dan konflik kepentingan.

Priyo menambahkan, Kalimantan Timur masuk dalam 10 daerah rawan gangguan konflik pada Pemilu 2024 dengan nilai kerawanan 77,04.

“Peringkat ke-5 daerah rawan konflik pada Pemilu 2024. Harus bisa memitigasi dalam kondisi aman,” kata Priyo.

Sementara, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bontang, Sigit Alfian mengatakan, beberapa konflik yang bisa terjadi yakni bentrokan antar warga, tawuran pelajar, konflik agraria, bentrok antar ormas, masalah agama dan kepercayaan.

“Ada beberapa konflik sosial yang bisa terjadi di Kota Bontang, namun semua bisa diredam melalui beberapa forum kemitraan FKDM, FKUB, FPK. kemitraan dengan ormas,” jelasnya.

Selanjutnya, Waas Intel Kasad Bidang Jemen Intel, Brigjen TNI Antoninho Rangel Da Silva menjelaskan, dengan adanya komunikasi sosial antara TNI, Polri, masyarakat dan seluruh elemen dapat diharapkan menciptakan kondusifitas suatu wilayah bahkan di Bontang.

“Dengan komunikasi sosial maka diharapkan dapat mencegah sedini mungkin konflik sosial, sehingga ketika terjadi sesuatu bisa diatasi,” ungkapnya. (yah)

Pasar Murah Hari Pertama, Seribu Paket Ludes Diserbu Warga

0
Pasar Murah Hari Pertama, Seribu Paket Ludes Diserbu Warga
GPM DKP3 di TPI Tanjung Limau. (Syakurah)

BONTANG – Gelar Pasar Murah (GPM) Dinas Ketahan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Bontang dibuka, Selasa (4/4/23) di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Limau. Di hari pertama ini menyediakan seribu paket untuk lima kelurahan.

Jadwal lima kelurahan hari ini adalah Kelurahan Gunung Elai, Bontang Baru, Api-Api, Bontang Kuala, dan Berbas Tengah.

Di hari berikutnya akan dijatah seribu paket per hari. Adapun harga satu paket sembako yakni Rp 195 ribu. Harga ini lebih tinggi dari yang diperkirakan di awal yaitu Rp 188 ribu, dikarenakan harga beras dan telur yang sedang melonjak.

“Jadi kami berusaha menekan harga komoditas ini dengan cara memutus jalur distribusi. Dari Rp 260 ribuan kami hanya bisa tekan menjadi Rp 195 ribu,” ungkap Idhamsyah, Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Bontang.

Diungkapkan Idham, GPM diadakan dalam rangka menyambut hari besar nasional seperti lebaran Idulfitri serta Natal dan tahun baru. Sehingga dalam setahun akan dilaksanakan dua kali.

Ia berharap, pasar murah ini tidak hanya dilaksanakan dalam dua momen besar itu, tapi untuk selanjutnya dapat berbagi dengan masyarakat dalam menghadapi kenaikan harga komoditas di pasaran.

“Rencananya, kami ingin mengadakan setahun sampai 6 kali, yang artinya dua bulan sekali dan langsung pada lokasi-lokasi kelurahan yang dituju,” lanjutnya.

Pemberian bantuan ini murni dipinjam dari Bulog, dengan harga yang sudah ditentukan kemudian akan dikembalikan harga jual dari Bulog. “Seluruh sembako tersebut kami memang minta ke Bulog untuk menyediakan semua, jadi tidak terbagi-bagi lagi,” jelas Idham.

Sementara itu, Ningsih, warga Kelurahan Bontang Baru mengaku terbantu dengan adanya GPM tersebut.

“Tentu sangat senang dengan adanya Pasar Murah ini, lebih murah dari harga pasaran dan barang-barang yang disediakan juga masih fresh.” ungkapnya.

Selain penyediaan komoditas pasar. GPM juga menggelar beberapa gerai untuk penjualan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang diolah oleh Dinas Pertanian. Mereka menjual beberapa sayur segar dari hasil pertanian tersebut.

“Selain sembako murah, saya tadi beli selada juga. Masih segar-segar, untuk harga Rp 10 ribu saya dapat banyak,” tutupnya. (sya)

PAMA Gelar Penilaian Stratifikasi di 18 Posyandu

0
PAMA Gelar Penilaian Stratifikasi di 18 Posyandu
PAMA dan PT IMM saat melaksanakan penilaian stratifikasi di 18 posyandu. (ist)

BONTANG – Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat, dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan.

Berguna untuk memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat, dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi.

Berdasarkan Permenkes Nomor 4 Tahun 2019 tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar Pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan, terdapat 12 indikator yang wajib dipenuhi daerah kabupaten/kota.

Kegiatan UKBM melalui posyandu merupakan salah satu upaya peningkatan SPK, karena terdapat banyak kegiatan pelayanan kesehatan yang dapat dilakukan di tempat tersebut.

Dalam rangka meningkatkan kualitas UKBM di wilayah Kecamatan Teluk Pandan, PT Pamapersada Nusantara distrik Indo (PAMA Indo) dan PT Indominco Mandiri (IMM) melaksanakan penilaian stratifikasi terhadap 18 posyandu yang berada di Desa Kandolo, Desa Teluk Pandan, Desa Martadinata, Desa Suka Rahmat, Desa Suka Damai dan Desa Danau Redan.

Menurut data Profil Puskesmas Teluk Pandan tahun 2021, di wilayah Kecamatan Teluk Pandan terdapat 2 posyandu stratifikasi Madya, 11 posyandu stratifikasi Purnama dan 5 posyandu stratifikasi Mandiri.

Hasil penilaian stratifikasi akhir tahun 2022 hingga awal tahun 2023 yang dilakukan oleh tim juri yang berasal dari Puskesmas Kecamatan Teluk Pandan, PKK Kecamatan Teluk Pandan, PAMA Indo dan IMM, menghasilkan 2 posyandu Pratama, 5 posyandu Madya, 9 posyandu Purnama dan 2 posyandu Mandiri.

Sekaligus menempatkan Posyandu Permata Bunda Desa Danau Redan sebagai Juara 1, Posyandu Qurrota’ Ayyun Desa Suka Damai sebagai Juara 2, dan Posyandu Kasih Bunda Desa Danau Redan sebagai Juara 3.

Posyandu terbaik 1, 2 dan 3 memperoleh hadiah piala, piagam penghargaan, perlengkapan posyandu (timbangan badan digital, alat ukur tinggi badan, alat pel spin dan kipas angin).  Sedangkan posyandu yang belum masuk terbaik memperoleh hadiah piagam, perlengkapan posyandu (timbangan badan digital, alat ukur tinggi badan, dan kipas angin).

Hasil penilaian posyandu tersebut akan menjadi database untuk menentukan pelaksanaan program selanjutnya, sehingga diharapkan program yang dilaksanakan PAMA Indo dan IMM bisa tepat sasaran, tepat kebutuhan dan menjadi solusi bagi permasalahan yang ada di setiap posyandu, termasuk peningkatan kualitas kader posyandu dan upaya mengurangi angka stunting yang menjadi fokus program kesehatan tahun 2023. (rls)

Pembatas Kaca BCM Dinilai Tidak Aman untuk Anak-Anak

0
Pembatas Kaca BCM Dinilai Tidak Aman untuk Anak-Anak
DPRD Bontang melaksanakan sidak di BCM (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – DPRD Bontang melaksanakan sidak ke Bontang Citimall (BCM) Senin (3/4/23), dan mendapati kaca pembatas yang dinilai tidak aman untuk anak-anak.

Kaca pembatas tersebut terletak di lantai paling atas dan berdekatan dengan wahana bermain anak, sehingga dinilai cukup berbahaya. Selain itu tidak semua pembatas terbuat dari kaca, ada yang terbuat dari mika sehingga dipertanyakan ketahanannya.

“Ini kalau anak-anak lari bisa saja kakinya terselip masuk, takutnya jatuh,” ungkap Andi Faizal Sofyan Hasdam, Ketua DPRD Bontang.

Dari pantauan Radarbontang, terdapat celah dari lantai ke kaca pembatas, yang lebarnya sekitar 10 centimeter. Andi Faizal mengatakan, pemasangan kaca pembatas baiknya tidak terlalu di ujung agar lebih aman.

Ia juga mendapati kabel yang melintang di lantai dekat dengan pembatas kaca tersebut, “Ini kabel harusnya disembunyikan, jadi keliatan berantakan, dan bisa juga ditarik oleh anak-anak,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia meminta pihak BCM segera memperbaikinya, walaupun tidak terlalu terlihat tapi cukup berbahaya. Apalagi menuju libur lebaran Mal akan mulai ramai pengunjung, terutama anak-anak. (sya)

Miring, Tembok Penahan Tanah Citimall Nyaris Ambruk

0
Miring, Tembok Penahan Tanah Citimall Nyaris Ambruk
Kondisi terkini tembok penahan tanah BCM (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Pasca 4 bulan beroperasinya Bontang Citimall (BCM), dinding penahan tanah atau retaining wall di BCM kondisinya miris nyaris ambruk. Tak ayal, kejadian ini pun disorot pimpinan DPRD Bontang saat melaksanakan sidak, Senin (3/4/2023) sore.

Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam mengatakan, kondisi infrastruktur itu sangat berbahaya dari segi keamanan pengunjung, hingga struktur bangunan itu sendiri.

“Ini harus segera ditindaklanjuti, kalau tidak cepat bisa-bisa ambruk. Jadi kalau bisa mulai hari ini sudah harus ada pembahasan bagaimana untuk mengatasinya,” ujarnya.

Dari pantauan redaksi, terdapat beberapa tiang yang menyangga tembok bagian bawah yang sudah mulai retak. Terdapat juga tiang yang terhubung langsung dengan mall, untuk menyanggah bagian atas tembok tersebut.

Selain itu, dinding penahan tersebut merupakan wilayah di mana kendaraan sering lalu lalang untuk parkir, sehingga keberadaannya berbahaya jika tidak segera ditangani.

Diperkirakan kemiringan dinding penahan tersebut sudah mencapai 25 derajat, bila dilihat dari penanda yang dipasang. Herdito, Manager Operasional BCM mengatakan, pemasangan itu sudah dilakukan sejak 3 minggu terakhir.

“3 minggu lalu kita liat kalau tembok itu mulai miring, jadi segera kita pasang penahan,” ungkapnya.

Herdito menambahkan, perbaikan tembok tersebut akan dilaksanakan setelah lebaran Idulfitri 1444 Hijriah. Karena kondisi mal yang mulai ramai pengunjung pengerjaan akan dilakukan bertahap.

“Nanti tidak bisa langsung dirobohkan, kemungkinan akan dipasang rangka dulu, tapi belum tahu pastinya, karena kita akan konsultasi lagi, ” lanjutnya.

Ia mengatakan, kelayakan BCM masih dalam proses dan menunggu beberapa berkas saja. Kejadian ini juga diluar ekspektasi saat pembangun BCM berlangsung.

“Ini kejadian yang tidak kami harapkan tentunya, karena dari perencanaan sendiri kami sudah cukup matang,” tutupnya. (sya)

Masuk 75 Desa Wisata ADWI 2023, Ragam Keunggulan Kampung Malahing Bikin Penasaran

0
Masuk 75 Desa Wisata ADWI 2023, Ragam Keunggulan Kampung Malahing Bikin Penasaran
Kampung Malahing. (ist)

BONTANG – Mungkin masih banyak masyarakat Bontang yang penasaran, mengapa Kampung Malahing mampu masuk dalam 75 besar desa wisata di ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2023?

Merangkum dari berbagai sumber, Mediakaltim.com berusaha menyajikan beragam keunggulan Kampung Malahing yang dimiliki, sehingga mampu bersaing dengan ribuan desa wisata lain di Indonesia.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Kadispopar) Bontang, Ahmad Aznem menjelaskan, berbagai keunggulan yang dimiliki Kampung Malahing rupanya tidak hanya terdapat di dalam area kampung itu saja, namun juga area di sekitarnya.

“Area sekitar Kampung Malahing juga memiliki spot-spot wisata yang menarik,” ujar Aznem.

Disebutkannya, salahsatu spot menarik di sekitar area Kampung malahing seperti spot snorkling dan diving. Pengunjung dapat menikmati alam bawah laut di sekitar kampung binaan CSR PT Pupuk Kaltim ini.

Selain itu adapula pulau di sekitarnya yang menjadi tempat habitat burung kuntul perak.

Di dalam area Kampung Malahing pun, sangat banyak terdapat spot-spot wisata yang mampu menjadi nilai lebih kampung ini, hingga masuk ADWI 2023.

Mengutip dari laman Kemenparekraf.go.id banyak disebutkan keunggulan Kampung Malahing. Mulai dari kuliner, penginapan, hingga budidaya rumput laut.

Berikut kami rangkum sebagian keunggulan tersebut:

  1. Budidaya rumput laut

Masyarakat dapat berinteraksi langsung dengan menanam ataupun memanem rumput laut, bahkan belajar cara mengelola rumput laut menjadi sabung, amplang, dan lainnya.

  1. Pembuatan Kerajinan kerang, Manik- Manik, dan Membatik

Wisatawan dapat langsung berinteraksi dengan pengrajin setempat dalam membuat kriya baik dalam bentuk bahan baku kerang. Mencanting batik malolo yang merupakan corak khas masyarakat Malahing

  1. Kuliner

Wisatawan dapt menikmati kuliner masyarakat setempat dengan bahan olahan Laut.

  1. Homestay dan Cottage Rumah Nipah

Ada 3 (Tiga) Homestay dan 2 (Dua) yang aktif di Kampung Wisata Malahing, yaitu:

  1. Homestay Urea  (Satu kamar)
  2. Homestay Biotara (Dua Kamar)
  3. Homestay Amoniak (Satu Kamar)
  4. Cottage Pelangi Jos “Rumah Nipah” (Dua Kamar) Nipah adalah jenis palem yang tumbuh di lingkungan hutan bakau atau daerah pasang surut dekat tepi laut.tumbuhan ini juga dikenal dengan banyak nama lain.Rumah nipah yang atap nya asli dari tumbuhan nipah yang dapat menarik perhatian ini di bangun  untuk menginformasikan kepada wisatawan lokal maupun asing untuk mengetahui awal di bentuk nya rumah di malahing adalah rumah nipah.
  5. Cottage NPK Pelangi “(Dua Kamar)
  6. Taman Sayur

Taman sayur di atas laut, baik hidroponik maupun sayuran berupa Terong, Sawi, Pokcoy, Tomat, Lombok, Kemangi, Labu dan Buah Markisa serta Buah Kelengkeng juga Jambu Kristal

  1. Sunset dan Sunrise

Wisata alam yang indah untuk dinikmati baik terbit maupun tenggelamnya matahari di Tengah laut. (al)