Beranda blog Halaman 842

Pembangunan McDonald’s Masih Tahap Pencarian Lokasi

0

BONTANG – Awal tahun ini McDonald’s dikabarkan akan melakukan pembangunan gerai di Kota Bontang. Di mana sebelumnya perencanaan lokasi pembangunan gerai ini diperkirakan akan dibangun berdekatan dengan Resto Kenari.

Tetapi sampai saat ini, lokasi pasti di mana kemungkinan pembangunan gerai McDonald’s akan dilakukan masih belum pasti.

“Kalau untuk perkembangan McDonald’s itu masih dalam tahapan pencarian lokasi, jadi sampai sekarang masih mencari lokasi,” ujar Koordinator Perizinan, DPMPTSP Bontang Febtri Manik pada 23 November 2022

McDonald’s sendiri adalah perusahaan yang membuat makanan cepat saji yang mana merupakan jenis makanan yang memiliki banyak  penggemar di seluruh dunia. Termasuk di Indonesia. Dengan banyaknya konsumen dari makanan ini menyebabkan adanya investasi pembangunan gerai makanan ini akan sangat menjanjikan.

Gerai McDonald’s sendiri belum ada satupun di Kota ini, sehingga adanya pembangunan gerai ini menjadi hal yang dinanti-nanti oleh masyarakat Kota Bontang sendiri. Apalagi memang mulai banyak cafe-cafe dan restoran makanan yang mulai melakukan pembangunan di Kota Bontang. (adv/sc)

Area Playground Anak Bantu Kelancaran Urusan Perizinan Orangtua

0

BONTANG – Adanya penyediaan area bermain anak yang aman dan nyaman merupakan salah satu bentuk pelayanan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang kepada masyarakat yang berkunjung.

Adanya playground guna membuat anak menjadi tidak bosan dan tidak rewel, sehingga pelayanan yang dilakukan di DPMPTSP tidak terganggu. Selain itu, adanya playground juga merupakan salah satu persyaratan yang memang sudah diatur oleh pemerintah

“Jadi itu memang merupakan salah satu persyaratan oleh pemerintah yang memang wajib kita buat,” ujar Koordinator Perizinan Febtri Manik pada 23 November 2022

Dalam rangka meningkatkan segala bentuk pelayanan terhadap masyarakat, DPMPTSP Kota Bontang selalu melakukan inovasi dan upayanya terhadap masyarakat salah satunya adalah dengan peningkatan fasilitas dan sarana prasarana yang ada. Apalagi adanya fasilitas anak ini memang sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Ini memang sangat bermanfaat, pasti sangat bermanfaatlah,” ujarnya.

Hal ini dapat sangat membantu orangtua yang memiliki keperluan pengurusan perizinan maupun hal-hal yang berkaitan dengan izin usaha. Dikarenakan, adanya playground atau taman bermain anak dapat membantu masyarakat yang berkunjung dan membawa anaknya dapat menyelesaikan urusannya dengan lancar. (adv/sc)

Kadinkes Apresiasi PT KDM, Ikut Tangani Stunting di  Bontang

0
Kadinkes drg Toetoek Pribadi Ekowati saat pencegahan stunting oleh PT KDM. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Kepala Dinas Kesehatan Bontang drg Toetoek Pribadi Ekowati, mengapresiasi, kepedulian PT Kaltim Daya Mandiri (KDM) yang melaksanakan program peduli stunting selama dua hari. Toetoek menyebutkan, sinergi antara perusahaan melalui bidang Corporate Social Resposibility (CSR) dan Dinkes Bontang diperlukan dalam penanganan stunting.

“Sering kita mendengar stunting. Di mana-mana programnya CSR perusahaan untuk bersinergi dengan Dinkes Bontang, Pemerintah Kota dalam penanganan stunting,” kata Toetoek, Kamis (24/11/2022).

Dijelaskannya, stunting masih menjadi isu penting dalam pembangunan dibidang kesehatan. Sebab hal ini akan mempengaruhi kualitas sumber daya manusia di suatu wilayah, bila angka prevalensi stunting-nya tinggi.

“Kalau angka prevalensinya tinggi maka akan mempengaruhi kualitas sumber daya manusia. Lebih besar lagi kualitas suatu bangsa dan akan mempengaruhi generasi tidak produktif dan berpengaruh pada ekonomi suatu negara,” katanya.

Untuk menurunkan prevalensi angka stunting di Bontang, maka diperlukan sinergi dan kolaborasi antara instansi pemerintah dan perusahaan. “Dinas dan perusahaan menunjukkan sinergisitas dan kolaborasi bagaimana angka stunting di Bontang dapat ditekan dan ditanggulangi,” jelasnya.

Toetoek mengungkapkan angka stunting di Bontang saat ini mencapai 19,6 persen, di mana target penurunan tahun 2024 sebesar 14 persen. “Bisa kita bayangkan di 2024, akhir dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) kesehatan, kita ditarget 14 persen yang tersisa 2 tahun lagi,” katanya.

Untuk itu, butuh kerja keras bersama antara dinas dan perusahaan atau sektor swasta. “Kami ucapkan terima kasih atas kontribusi dan sinergi dalam penurunan kasus stunting khususnya di wilayah Puskesmas Bontang Utara II,” paparnya. (adv/yah)

Rekrutmen Badan Adhoc, KPU Bontang Gelar Sosialisasi PKPU 8 Tahun 2022 di Bontang Barat

0

BONTANG – Komisi Pengawas Pemilu (KPU) Bontang menggelar sosialisasi mengenai Peraturan KPU (PKPU) di Balai Pertemuan Umum (BPU) Bontang Barat,  Rabu (23/11/22).  Adapun peraturan yang disosialisaikan adalah PKPU Nomor 8 Tahun 2022 dan PKPU Nomor 7 Tahun 2022.

PKPU Nomor 8 mengatur tentang Pembentukan dan Tata Kerja Badan Adhoc Penyelenggara Pemilihan Umum dan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan Walikota dan Wakil Walikota.

Sedangkan PKPU Nomor 7 Tahun 2022 mengatur tentang Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Sistem Informasi Data Pemilih.

Kadiv SDM dan Parmas KPU Bontang Acis Maidy Muspa menjelaskan ada sejumlah isu strategis yang terdapat dalam PKPU Nomor 8 Tahun 2022 sebagai dasar aturan dalam proses rekrutmen badan adhoc.

Menurutnya, penggabungan antara pembentukan dan tata kerja badan adhoc pemilu dan pemilihan bertujuan untuk penyesuaian visi keserentakan dengan efektivitas dan efisiensi dalam tata kelola badan adhoc Pemilu dan Pemilihan.

Dalam regulasi pembentukan dan tata kerja badan adhoc, juga memasukan unsur pembaharuan terkait digitalisasi data dan informasi pembentukan badan adhoc.

Hal ini diatur dalam Pasal 84 pada PKPU 8/2022, yang menyebutkan bahwa KPU menggunakan sarana teknologi informasi untuk pendaftaran dan pendataan dalam pembentukan Badan Adhoc. KPU saat ini menggunakan SIAKBA (sistem informasi anggota KPU dan badan adhoc) sebagai alat bantu dalam proses pendaftaran badan adhoc.

“SIAKBA ini digunakan untuk pendaftaran  mandiri calon Anggota KPU  dan Badan Ad Hoc dengan  mengisi data pendaftaran dan  mengunggah persyaratan  secara digital anggota KPU  Provinsi, anggota KPU  Kabupaten/Kota , PPK, PPS,  dan PPLN, “  jelasnya. “Saat ini kami terus melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat terkait PKPU Nomor 8 tahun 2022 dan penggunaan SIAKBA,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Hukum dan Pengawasan KPU Bontang Saparuddin mengungkapkan, proses rekrutmen badan adhoc harus dilakukan secara tepat sesuai aturan. Ia juga memastikan tahapan proses rekrutmen badan adhoc dilaksanakan sesuai ketentuan.

Dalam proses penyeleksian PPK dan PPK, KPU juga akan memastikan berkas persyaratan pelamar diteliti secara cermat. Hasil dari setiap tahapan juga akan diumumkan kepada publik untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat menyampaikan tanggapan.

Pada sesi tanya jawab, peserta cukup aktif untuk bertanya. Seperti yang disampaikan Warsono, Ketua RT 9, Kanaan. Ia meminta KPU untuk memberikan pedoman teknis agar bisa disosialisasikan di lingkungan RT.

“Sebaiknya kita diberi pedoman yang bisa dibawa pulang agar mudah disosialisasikan ke warga. Kalau kita hanya mendengarkannya, masih bisa lupa,” tuturnya.  (adv/sya)

Bontang Utara Bersama PKT Bantu Korban Kebakaran Loktuan

0

BONTANG – Pemerintah Kecamatan Bontang Utara bersama PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT), serta Kelurahan Loktuan memberikan bantuan untuk korban kebakaran, Jumat (18/11/22) lalu.

Pemberian bantuan ini diserahkan langsung di lokasi kebakaran pada Selasa (22/11/22). Ini menunjukkan bahwa kecamatan bersama PKT hadir dalam bentuk kepedulian terhadap warga Loktuan yang terkena kebakaran.

“Saya datang ke sana bersama lurah Loktuan dan sekretaris manajemen PKT,” jelas Sutrisno, Camat Bontang Utara.

Bentuk bantuannya berupa dana Rp 10.000.000 per KK dengan total 7 KK. Kecamatan dan kelurahan juga membantu melalui Kecamatan Bontang Utara peduli dan berbagi. “Kami kuga bekerjasama dengan kelurahan Bontang Baru untuk memberikan tas sekolah yang berjumlah 18 tas Boba,” jelas Sutrisno.

Kecamatan Bontang Utara Peduli dan Berbagi (Ketan Ori) dan kelurahan juga memberikan sembako. (adv/sya)

Bontang Barat Adakan Family Gathering

0

BONTANG – Kecamatan Bontang Barat mengadakan family gathering pada Minggu (20/11/22) di Balai Pertemuan Umum (BPU) Bontang Barat.

Family gathering ini diadakan sesuai arahan dari wali kota untuk memeriahkan ulang tahun Kota Bontang ke-23. Seluruh pegawai Kecamatan Bontang Barat turut hadir dan membawa keluarganya.

Kegiatan tersebut dimeriahkan dengan berbagai lomba. “Ada lomba makan kerupuk, lomba kelereng, lomba memasukkan pake ke dalam botol, seperti lomba 27-an, Jadi kan semua umur bisa ikut. Dan menjadi ajang silaturahmi juga untuk sesama pegawai dan keluarga,” jelas Anwar, camat Bontang Barat.

Acara ini ditutup dengan bagi-bagi hadiah door prize, makan bersama, serta pemberian bingkisan. (adv/sya)

DPMPTSP Berikan Bimbingan Pembuatan NIB di MPP

0
Natalia Santi, Analis Kebijakan Ahli Muda

BONTANG – Salah satu pelayanan yang diberikan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di Mall Pelayanan Publik Pasar Rawa Indah adalah dengan memberikan bantuan dan pendampingan dalam pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB),

NIB sendiri dapat menjadi tanda pengenal bagi pelaku usaha. Di mana, NIB berfungsi untuk membuat izin usaha komersial atau oprasional.

“Ini jadi salah satu bentuk pendampingan dalam membantu memfasilitasi masyarakat Kota Bontang dalam mendapatkan izin usaha secara mudah, aman, dan cepat. Kami juga akan selalu memberikan pelayanan dengan menyalurkan informasi selengkap-lengkapnya untuk mempermudahkan masyarakat mengurus NIB,” ujar Natalia Santi, Analis Kebijakan Ahli Muda yang ditemui pada 3 November 2022

Dalam pembuatan NIB, sebenarnya dapat dilakukan sendiri pada laman web OSS dengan melengkapi beberapa persyaratan seperti Nomor Induk Kependudukan. Tetapi, memang dikarenakan sistem ini masih baru menyebabkan masih adanya masyarakat yang memang kurang mengerti dalam pengurusan pembuatan NIB

Sehingga, DPMPTSP Kota Bontang membuka pelayanan bantuan dan bimbingan dalam pembuatan NIB di kantor DPMPTSP maupun di Mall Pelayanan Publik.

Dengan dibukanya pelayanan di Mall Pelayanan Publik sendiri, diharapkan dapat membantu masyarakat membuat NIB dengan menyesuaikan jarak dari lokasi pelayanan NIB DPMPTSP yang terdekat dengan rumah masing-masing.

“Pengurusan izin usaha sebenarnya bisa diurus semuanya di oss.go.id, tetapi karena inikan masih sistem baru yang dikeluarkan oleh lembaga OSS jadi masyarakat mungkin masih ada yang belum paham. Jadi kita bantu bagi yang mengurus izin berusaha buat memperoleh NIB,” ujarnya.

Selain dalam bantuan bimbingan dan pembuatan NIB, DPMPTSP Kota Bontang juga beberapa kali mengadakan sosialisasi dan BIMTEK dalam upaya memberikan pemahaman kepada pelaku usaha untuk cara pembuatan NIB secara mandiri. (adv/sc)

Tingkatkan Kemampuan Komunikasi, Dinkes Latih Nakes Pelatihan KAP

0
Pelatihan KAP di Dinkes yang dilatih oleh pemateri dari Kementerian Kesehatan. (Yahya Yabo/Media Kaltim)

BONTANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang melaksanakan pelatihan komunikasi antar pribadi (KAP) pada 21-23 November 2022  di Grand Equator Hotel. Pelatihan bertujuan untuk melatih staf dan pegawai puskesmas dalam menjalankan tugas di wilayah kerjanya. Pelatihan diikuti 26 peserta dari staf dan pegawai puskesmas di Bontang.

Fungsional penyuluh kesehatan ahli muda, Dinkes Bontang, Dian Arie Sushanty mengatakan, pelatihan KAP sebagai bagian dari intervensi pencegahan stunting dalam pilar ke dua, di mana stunting terjadi di masyarakat terkait pola pengasuhan. Dian melanjutkan, pelatihan KAP akan meningkatkan kapasitas nakes dengan memberikan pelatihan komunikasi yang baik.

“Bagaimana melakukan komunikasi perilaku yang baik yang disampaikan ke masyarakat. Peningkatan kapasitas petugas kesehatan yang diteruskan kepada kader atau masyarakat,” kata Dian, Rabu (23/11/2022).

Menurut Dian, komunikasi merupakan salah satu cara untuk menurunkan kasus stunting. “Perilaku yang tidak baik diubah menjadi baik. Salah satu faktor stunting yaitu perilaku. Mengubah perilaku orang tua ini tidak mudah, perlu cara, perlu strategi dan waktu. Dari petugas untuk masyarakat,” kata Dian.

Baharuddin sebagai peserta pelatihan mengatakan, pelatihan yang diikuti dapat menambah ilmu  komunikasi dalam melaksanakan tugas di lapangan. “Dengan adanya teknik komunikasi membuat kami yakin dalam melaksanakan tugas,” kata Baharuddin. Dalam pelatihan KAP, peserta diberikan cara-cara menghadapi masyarakat yang heterogen.

Sementara menurut Astasari, fungsional promosi kesehatan dan ilmu perilaku, Direktorat promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, Kemenkes menyebutkan, dalam memberikan atau mengomunikasi informasi, tenaga kesehatan dapat menggunakan cara-cara yang tepat.

“Untuk menyampaikan pesan ke masyarakat, kita harus membuat nyaman terlebih dahulu sehingga apa yang diinformasikan dapat diterima masyarakat,” kata Astasari.

Selain itu, tenaga kesehatan harus dapat memberikan komitmen kepada masyarakat terkait pencegahan stunting, seperti pemberian makanan gizi seimbang kepada keluarga. “Misalnya apa, masyarakat harus menyiapkan makan pagi (sarapan) dengan meminta komitmen kepada masyarakat. Komitmen itu penting,” katanya.

Astasari menambahkan dalam melaksanakan tugas, tenaga kesehatan harus mengubah cara penyampaian dalam menjalankan tugas agar bisa mengubah perilaku masyarakat.

“’Output-nya sendiri nakes dapat menjalankan cara-cara dalam pencegahan stunting di masyarakat. Karena ini pelatihan bagi nakes, mitra terdekat yakni kader yang nantinya dapat menyampaikan kepada kader,” jelasnya. (adv/yah)

Nilai 90 Jadi Bukti Pelayanan DPMPTSP Makin Baik

0
Andi Hasanuddin Akmal

BONTANG – Sesuai dengan Perpres Nomor 42 Tahun 2020 tentang keuangan sebagai pertimbangan dalam pemberian insentif/sanksi kepada Kementerian/lembaga dan Pemerintah Daerah maka Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melakukan penilaian kinerja, salah satunya dilakukan terhadap DPMPTSP Kota Bontang.

Penilaian kinerja dilakukan dengan melihat beberapa poin-poin yang menjadi kriteria penilain. Yang pertama adalah yakni kota tersebut memperoleh Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), ketepatan pengesahan APBD sebelum tahun anggaran berjalan, penerapan elektronik government dalam hal ini SPBE dan ketersediaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP)

Dengan melihat poin-poin di atas, Kementrian BKPM memberikan nilai yang hampir sempurna kepada DPMPTSP Kota Bontang yaitu nilai 90.

“Alhamdulillah untun penilaian kinerja tahun ini kita bisa mendapatkan nilai 90. Nilai tersebut pasti tidak lepas dari usaha dan kinerja yang dilakukan oleh seluruh pegawai dan bagian dari DPMPTSP,” ujar Andi Hasanuddin Akmal yang ditemui di kantornya pada Oktober 2022

Penilaian ini dilakukan setiap tiga bulan sekali, dimana DPMPTSP Kota Bontang memberikan dokumen penilain secara lengkap kepada Kementrian BKPM. Hal inilah yang menjadi salah satu poin penting dalam pemberian nilai kepada DPMPTSP Kota Bontang

Hal ini diharapkan menjadi motivasi terhadap seluruh instansi yang ada untuk semakin meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. (adv/sc)

Cari Bibit Atlet Badminton, Turnamen Badminton DPRD Bontang Cup 1 Digelar

0
ketua panitia dan anggota panitia saat menjelaskan Turnamen Badminton DPRD Cup 1. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang akan menggelar Turnamen Badminton DPRD Bontang Cup 1 Open dan Lokal Bontang. Turnamen akan dilaksanakan pada 28 November – 2 Desember 2022  di Gedung olahraga BSG.

Ketua panitia turnamen, Frans Micha saat konperensi pers mengatakan, turnamen akan diadakan dengan membuka 7 kategori lomba.

Pelaksanaan turnamen ini juga dimaksudkan sebagai ajang mencari bibit atlet bulu tangkis, yang nantinya dapat didorong untuk masuk dalam pelatnas. Terlebih, Bontang tercatat sebagai penyumbang tiga besar atlet bulu tangkis di Kaltim.

Turnamen juga diharapkan bisa memunculkan atlet baru. “Karena itulah DPRD menyelenggarakan turnamen yang sifatnya terbuka akan dilaksanakan DPRD Cup 1 dengan beberapa kelas,” kata Frans Micha.

Dirinya juga menyebut akan ada beberapa pemain dari Kaltim dan luar Kaltim serta mantan Pelatnas, yang akan bertanding di DPRD Cup 1. Nantinya akan ada 7 kelas pertandingan yakni kelas usia dini, kelas anak-anak SD-SMP, Pemula, Remaja, Prestasi Open yang sudah menjuarai turnamen, kelas B dan kelas C untuk veteran. “Akan ada 7 kelas yang dipertandingkan. Mulai dari usia dini hingga ada kelas open prestasi,” katanya.

Frans menyebut akan menggunakan wasit nasional yang tersertifikasi dan akan menjadi ajang kalender tetap PBSI dalam pelaksanaan turnamen dan DPRD Cup 1 ini menjadi agenda resmi PBSI. “Hasil turnamen ini akan menjadi ajang seleksi ketika menentukan wakil Kota Bontang dalam event olahraga,” katanya.

Total hadiah Turnamen Badminton DPRD Bontang Cup 1 disediakan  Rp 100 juta untuk 7 kelas yang diperlombakan. Untuk pendaftaran kelas open prestasi, dapat dilakukan di website PBSI sementara untuk kelas lainnya, panitia akan mengundang melalui klub-klub yang ada di Bontang. (yah/adv)