Beranda blog Halaman 904

BME Serahkan Deviden Rp 500 Juta ke Pemkot Bontang

0
BME Serahkan Deviden Rp 500 Juta ke Pemkot Bontang
Proses penyerahan deviden. (Yusva Alam)

BONTANG –  PT Bontang Migas dan Energi (BME) melaksanakan penyetoran deviden ke kas Pemkot Bontang dan Koperasi Praja Sejahtera di Kantor BME, Rabu (24/5/2023). Penyerahan secara seremonial ini dihadiri langsung Wali Kota Bontang, Basri Rase dan Kepala Koperasi Praja Sejahtera, Haidar.

Direktur PT BME, Siti Hamna menyebutkan, nilai deviden yang diserahkan kali ini sebesar Rp 500 juta. Dijelaskannya, berdasarkan hasil KAP terdapat peningkatan usaha dari PT BME tahun ini. Ada kenaikan sebesar 12,5 persen. Lantaran ada kenaikan kurs dolar sehingga mempengaruhi nilai deviden tersebut. Nilai deviden menjadi turun.

Ditambahkannya, ke depannya BME akan berusaha mewujudkan saran dari Wali Kota Bontang agar BME mengembangkan bisnis dengan membuka pertashop dan pertamini.

“Kalau rencana ini berhasil tentu hasilnya akan kembali ke kita juga. Usaha BME akan berkembang dan pembagian deviden pun akan meningkat,” ujarnya.

Dirinya pun mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Bontang dan Koperasi Praja Sejahtera, yang telah mendukung usaha BME selama ini.

Sementara itu, Wali Kota Bontang, Basri Rase bersyukur dengan raihan dari BME yang telah 2 tahun berturut-turut menunjukkan komitmennya kepada Pemkot Bontang, dengan rutin menyerahkan deviden.

“Bukan angkanya yang kita lihat tapi semangatnya untuk berkontribusi pada Pemkot Bontang itu yang paling utama,” ungkap Basri.

Dikatakannya, memimpin perusahaan yang serba keterbatasan itu tidaklah mudah. Namun dirinya meyakini, sinergi Siti Hamna dan para karyawannya membuktikkan keberhasilan itu.

“Saya yakin tekanan-tekanan itu ada tapi itulah dinamika mengelola perusahaan. Saya yakin Bu Hamna bisa,” imbuhnya.

Ia pun kembali mendorong BME agar pasca hasil RUPS tahun ini, BME sudah bisa mulai ekstensifikasi.

“Tingkatkan prestasi dan terus berinovasi dalam rangka mengembangkan usaha. Sandaran kita adalah aturan, jangan sampai melanggar,” tegasnya menyemangati seluruh karyawan BME. (al)

PKK Kota Support Inovator di Posyantek Berprestasi Tingkat Nasional 2023

0
PKK Kota Support Inovator di Posyantek Berprestasi Tingkat Nasional 2023
Anggota Pokja 2 PKK Kota Bontang, Rodliyah. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Dalam seleksi posyantek berprestasi tingkat nasional 2023 yang dilaksanakan di Command Center, Selasa (23/5/23), Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Bontang turut mendukung selama proses seleksi berlangsung.

Dalam PKK sendiri terdapat Kelompok Kerja (Pokja) 2 yang khusus dalam bidang pendidikan dan keterampilan. Teknologi Tepat Guna (TTG) ini termasuk dalam unsur pendidikan dan keterampilan, sehingga PKK harus mensupport para inovator yang ada di Bontang.

“Untuk yang melakukan presentasi produk tersebut, kami melatih mereka bagaimana cara mempresentasikannya, sehingga apa yang disampaikan dapat dipahami dengan mudah,” jelas Anggota Pokja 2 PKK Kota Bontang, Rodliyah.

Peran serta PKK dinilai cukup banyak, kegiatan-kegiatan yang sifatnya kemasyarakatan dan sosial pasti PKK akan ikut mensupport.

Harapannya, Pobalin atau Power Bank All in yang merupakan produk dari Kelurahan Bontang Baru tersebut dapat sungguh-sungguh dipergunakan oleh masyarakat terutama farrah pesisir yang pada siang hari tidak mendapat aliran listrik.

“Di sana kan ada sekolah, setidaknya saat siang hari mereka bisa menggunakan listrik, mungkin untuk persentasi, mengajar, dan juga untuk pengeras suara,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika sebuah inovasi tidak mendapat dukungan dari berbagai pihak maka inovasi tersebut tidak dapat terwujud. Oleh sebab itu, PKK selalu mendukung kegiatan yang inovatif dan sosial agar dapat membantu sesama. (adv/sya)

Tanah Longsor di Jalan Sawi, Faisal Segera Bahas di Komisi III

0
Tanah Longsor di Jalan Sawi, Faisal Segera Bahas di Komisi III
Anggota Komisi III Faisal saat diwawancara awak media ketika tinjauan lapangan. (Yusva Alam)

BONTANG –  Selain meminta Pemkot Bontang segera bertindak mencegah tanah longsor di Jalan Sawi, RT 12, Kelurahan Gunung Elai lebih parah lagi, Anggota Komisi III, Faisal juga akan segera membahas masalah ini bersama seluruh anggota Komisi III lainnya.

Hal itu dikatakannya saat saat meninjau kondisi tanah longsor bersama Anggota Komisi III, Agus Suhadi, Senin (22/5/2023) kemarin.

Dikatakannya, dalam waktu dekat ini dirinya akan melaporkan informasi yang didapatkannya selama peninjauan lapangan, ke Ketua Komisi III DPRD Bontang. Lantaran, kondisi tanah longsor itu dianggapnya urgent sehingga butuh segera ada pembahasan.

“Kami akan segera rapatkan dalam waktu dekat ini,” ungkapnya kepada awak media.

Selain itu dirinya juga meminta kepada Lurah Gunung Elai, Sulistyo agar tetap melakukan pencegahan selama belum ada tindakan dari Pemkot Bontang. Seperti misalnya tetap membersihkan sedimen penyebab kebuntuan di parit yang dianggap sebagai penyebab tanah longsor.

“Walaupun 2 bulan lalu sudah dibersihkan ya tetap dibersihkan lagi. Kalau perlu lurah laporkan ke Dinas PU agar juga bisa ikut bersihkan,” tegasnya.

Diketahui, empat bangunan di Jalan Sawi, RT 12, Kelurahan Gunung Elai terancam ambruk karena adanya pergeseran tanah.

Empat bangunan itu di antaranya Traning Center, Indomart, Halal Bank, dan Aik Gym. Keempat bangunan itu mengalami kerusakan fisik di bagian belakang akibat pergeseran tanah sejauh 5 meter. Dikhawatirkan makin parah hingga membahayakan orang-orang yang tinggal di sekitarnya. (adv/al)

Longsor di Jalan Sawi Dikhawatirkan Makin Parah, Faisal Minta Pemkot Segera Bertindak

0
Longsor di Jalan Sawi Dikhawatirkan Makin Parah, Faisal Minta Pemkot Segera Bertindak
Anggota Komisi III DPRD Bontang, Faisal (tengah baju biru dongker) dan Agus Suhadi (tengah topi merah) saat tinjau lapangan. Kondisi longsor di Jalan Sawi. (Yusva Alam)

BONTANG –  Anggota Komisi III DPRD Bontang, Faisal meminta agar pemerintah segera mengambil tindakan pencegahan pada tanah longsor di Jalan Sawi, RT 12, Kelurahan Gunung Elai. Apabila tidak segera ada tindakan dikhawatirkan akan berdampak lebih parah lagi.

Hal itu diungkapkannya saat meninjau kondisi tanah longsor bersama Anggota Komisi III, Agus Suhadi, Senin (22/5/2023) kemarin.

Dikatakannya, kondisi tanah longsor ini sangat berbahaya apabila dibiarkan terus menerus. Karenanya pihaknya meminta agar hal ini menjadi prioritas Pemkot Bontang.

“Ini urgent tidak perlu menunggu anggaran perubahan. Paling tidak ada anggaran darurat untuk mengatasinya,” tegasnya.

Apalagi setelah mendapatkan penjelasan dari Lurah Gunung Elai, Sulistyo bahwa Wali Kota Bontang, bersama instansi terkait seperti BPBD dan Dinas PUPR sudah datang memantau kondisi di lapangan.

Dimana langkah yang diambil sementara ini adalah, membersihkan sedimen penyebab parit buntu dan mengimbau warga beraktivitas di belakang rumah.

“Setelah ini tidak perlu lagi ada sidak-sidak. Kita tinggal tunggu anggaran saja dan tindakan pencegahan dari Pemkot Bontang,” beber Faisal.

Pejabat Fungsional Ahli Utama Sumber Daya Air, Bambang Permadi menanggapi hal itu, bahwa pemerintah saat ini belum menganggarkan untuk masalah tersebut. Namun, kata Bambang akan berusaha mengusulkan anggaran di perubahan ini, dengan skema swakelola.

“Kalau anggaran perubahan ini memungkinkan kami akan usulkan dengan skema swakelola,” bebernya.

Diketahui, empat bangunan di Jalan Sawi, RT 12, Kelurahan Gunung Elai terancam ambruk karena adanya pergeseran tanah.

Empat bangunan itu di antaranya Traning Center, Indomart, Halal Bank, dan Aik Gym. Keempat bangunan itu mengalami kerusakan fisik di bagian belakang akibat pergeseran tanah sejauh 5 meter. Dikhawatirkan makin parah hingga membahayakan orang-orang yang tinggal di sekitarnya. (adv/al)

Bontang Food Festival, Lomba Masak Antar Café se-Bontang

0
Bontang Food Festival, Lomba Masak Antar Café se-Bontang
Salahsatu peserta sedang memasak dan suasana Bontang Food Festival. (Yusva Alam)

BONTANG – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Bontang menggelar event Bontang Food Festival, Senin (22/5/2023) di halaman parkir ruko Jalan Bhayangkara, Kelurahan Gunung Elai. Kegiatan ini merupakan salahsatu dari 77 event yang telah diprogramkan Pemkot Bontang, guna mendukung Bontang menjadi kota wisata.

Ketua Panitia Bontang Food Festival, Zulkarnain menjelaskan, kegiatan ini diadakan memang bertujuan untuk mendukung visi misi Pemkot Bontang dalam rangka mengembangkan pariwisata ekonomi kreatif (ekraf).

“Bontang Food Festival diadakan sebagai salahsatu dari 77 event yang telah diprogramkan,” ungkap Zulkarnain dalam pembacaan laporannya.

Event ini merupakan lomba memasak antar seluruh café maupun kedai di Bontang. Diikuti oleh 20 peserta seperti Café Hitam Putih, Liter Coffee, Sugar Rush, dan lain sebagainya.

Setiap peserta diberikan waktu 90 menit untuk memasak 2 porsi yang dilombakan. 1 porsi andalan dari café atau kedai masing-masing dan 1 porsi lainnya masakan berbahan dasar rumput laut.

“Kenapa kami ingin angkat tema lomba masak kali ini rumput laut, karena 70 persen SDA Bontang itu dari laut. Kami ingin tonjolkan makanan khas Bontang yaitu rumput laut,” ujarnya.

“Ke depan kami ingin event ini meningkat ke skala provinsi. Sehingga bisa diikuti seluruh kabupaten/kota di Kaltim. Semacam event master chef lombanya,” imbuhnya.

Sementara itu Wawali Bontang, Najirah yang hadir di event tersebut sangat mengapresiasi event Bontang Food Festival ini. Lantaran mengangkat tema rumput laut.

“Semoga kita bisa kenalkan rumput laut sebagai makanan khas Bontang,” katanya dalam sambutan yang disampaikan.

Dirinya pun mengucapkan terima kasih kepada Dispopar yang sudah giat melaksanakan kegiatan-kegiatan yang mendukung program Bontang menjadi kota wisata.

“Ke depan kita akan jadikan Bontang sebagai kota wisata,” tegasnya. (adv/al)

Dua Warga Muara Badak Pencuri Motor Ditangkap di Samarinda

0
Dua Warga Muara Badak Pencuri Motor Ditangkap di Samarinda
2 pelaku pencurian motor. (ist)

BONTANG – Unit Reskrim Marangkayu bersama Tim Rajawali Polres Bontang dibantu Jatanras Polresta Samarinda meringkus dua pria yang terlibat dalam pencurian sepeda motor.

RE (28) dan SR (30) ditangkap di Samarinda, Minggu (21/5/2023) pukul 01.10 wita.

“Keduanya merupakan warga Muara Badak” ungkap Kapolsek Marangkayu AKP Slamet Riyadi.

Awalnya mereka melakukan pencurian pada Sabtu (20/5/2023) pukul 00.30 wita, di Jalan Poros Bontang-Samarinda.

Korban sebelumnya memarkir kendaraan sepeda motor jenis CRF di samping rumah, sekira pukul 19.30 wita. Diketahui raib saat korban bangun berniat buang air kecil sekira pukul 03.00 wita

“Atas kejadian itu dia melapor ke Polsek Marangkayu,” sebutnya.

Keduanya diringkus bersama barang bukti sepeda motor milik korban dan motor vario yang mereka gunakan saat beraksi.

Adapun tersangka kini telah ditahan di Mapolsek Marangkayu. Mereka dijerat pasal 363 KUHPidana tentang pencurian. “Ancaman lima tahun penjara,” pungkasnya. (hms)

Kakek Asal Tanjung Laut Indah Meninggal di Pinggir Empang Santan Ilir

0
Kakek Asal Tanjung Laut Indah Meninggal di Pinggir Empang Santan Ilir
Jenazah saat dievakuasi oleh warga sekitar. (ist)

BONTANG – Polsek Marangkayu kini tengah mendalami penemuan mayat kakek 73 tahun berinisial Ya, di sebuah empang di Santan Ilir, Marangkayu, Kukar, Senin (22/5/2023) pukul 12.30 wita.

Korban ditemukan dalam kondisi terbaring di pinggir empang.

Dikatakan Kapolsek Marangkayu, AKP Slamet Riyadi, rekan korban rencananya ingin mengajak korban ke empang tersebut, namun ternyata warga Tanjung Laut Indah itu sudah lebih dulu berada di lokasi.

“Pas dicari sudah dalam kondisi terbaring di pinggir empang,” katanya.

Karena khawatir dia pun memanggil rekan lain untuk bersama-sama melakukan pengecekan.

“Pas dicek sudah meninggal,” ujarnya.

Jenazah telah dibawa ke RSUD Taman Husada Bontang, untuk dilakukan autopsi. Namun dari pihak keluarga menolak. Karena menyebut korban memiliki riwayat penyakit.

“Keluarga bilang ada riwayat muntaber, jadi mereka tidak mau diautopsi karena tidak mempermasalahkan kematian yang bersangkutan,” ujarnya. (hms)

4 PNS Disdamkartan Tersandung Narkoba Masih Bekerja, Amiluddin: Tunggu Putusan Sanksi

0
4 PNS Disdamkartan Tersandung Narkoba Masih Bekerja, Amiluddin: Tunggu Putusan Sanksi
Amiluddin, Kepala Disdamkartan (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Empat Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang yang sempat tersandung kasus narkoba beberapa waktu lalu, masih bekerja seperti biasa.

Hal itu dibenarkan Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin. Ia mengatakan bahwa sanksi kepada mereka belum diputuskan.

“Kami sudah koordinasi ke Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) dan melalukan administratif yang nantinya akan menjadi pertimbangan,” jelasnya saat ditemui di halaman PTSP, Senin (22/5/23).

Lebih lanjut ia menegaskan, bahwa kesadaran bahaya narkoba ini disadari langsung dengan deteksi dini. Jika ia mencurigai pegawainya menggunakan narkoba, maka akan segera dipanggilkan BNNK untuk segera dilakukan tes urin.

“Isu pegawai damkar menggunakan narkoba karena jam kerjanya itu tidak benar, mereka menggunakan karena keinginan sendiri,” tegasnya.

Dikatakannya, tidak semua instansi berani melakukan hal ini. Amiluddin merasa bahwa ini harus ia lakukan agar instansinya bersih dari narkoba.

“Kami akan terus lakukan itu sebagai kontrol di wilayah damkar,” ucapnya.

Pada Rabu mendatang rapat akan segera dilaksanakan, untuk mengetahui keputusan sanksi disiplin, kemungkinan akan diberikan sanksi disiplin berat dan harus menjalani rehabilitasi. (sya)

Simpan Sabu di Bungkus Popok Bayi, Pasangan Kekasih Ditangkap di Gang Duyung

0
Simpan Sabu di Bungkus Popok Bayi, Pasangan Kekasih Ditangkap di Gang Duyung
Terduga dan barang bukti yang diamankan. (ist)

BONTANG – Unit 2 Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bontang menangkap tersangka penyalahgunaan narkotika jenis sabu, Senin (22/5/2023) pukul 00.15 dini hari.

Penangkapan atas kepemilikan sabu oleh sepasang kekasih AAR dan JFV, dengan barang bukti 1 bal narkotika berat 54,67 gram.

Kapolres Bontang melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Muhammad Yazid menjelaskan, terduga ditangkap atas laporan sering terjadi tindak transaksi dan penyalahgunaan narkotika, di lokasi Jalan Pelabuhan Gang Duyung, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan.

“Saat itu terlihat seseorang yang mencurigakan masuk ke dalam Gang duyung yang saat itu suasananya gelap. Saat didatangi yang bersangkutan melemparkan sebuah tas tangan warna biru. Sesaat setelah dilakukan penangkapan, tas tangan warna biru tersebut diperiksa. Dalamnya ditemukan barang bukti berupa 1 bungkus plastik besar diduga berisi narkotika jenis sabu,” beber Iptu Muhammad Yazid, Senin (22/5/2023).

Selain itu kata Yazid, modus  pelaku dengan menyimpan sabu di dalam plastik bungkus popok bayi dan satu plastik klip. Pada saat itu, satu rekan terduga sempat melarikan diri, dan kemudian kembali ditangkap di rumah kos-kosan.

Barang bukti berupa sabu seberat 54, 67 gram bersama barang bukti berupa 1 unit HP merek Samsung warna hitam, 1 buah tas tangan warna biru, 1 lembar bungkus popok bayi dan 1 bungkus plastik klip diamankan ke Polres Bontang.

Yazid menambahkan, penangkapan kali ini merupakan terbesar ke dua setelah sebelumnya juga telah melakukan penangkapan besar.

“Informasinya pemain lama dan residivis. Saat ini kita juga masih menyelidiki dan pengembangan apakah ada satu jaringan pada penangkapan sebelumnya,” jelas Yazid kepada awak media. (yah)

PKK Satimpo Bantu Wujudkan Kelurahan Hijau dan Bersih

0
PKK Satimpo Bantu Wujudkan Kelurahan Hijau dan Bersih
Anggota PKK Kelurahan Satimpo saat ikut gotong royong. (Syakura)

BONTANG – Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Satimpo turut serta dalam gotong royong yang dilaksanakan Kelurahan Satimpo, Minggu (21/5/23).

PKK selalu hadir dalam kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh kelurahan, ataupun kegiatan PKK itu sendiri.

“Kami pasti mendukung seluruh kegiatan yang ada di kelurahan, jadi PKK cukup berperan,” ungkap Juarni, Sekretaris PKK Kelurahan Satimpo.

Kerja bakti hari ini dijadikan tambahan, karena akan ada penilaian kelurahan bersih dan sehat dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), sehingga cakupan kerja bakti dilakukan oleh beberapa RT.

Lebih lanjut Juarni mengatakan, agar kerja bakti ini terus berjalan sebagai rutinitas. Jangan hanya ketika ada lomba saja, serta mandiri tanpa harus ada ajakan dari kelurahan

Selain kerja bakti PKK juga memperhatikan penanamam Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Untuk dipergunakan dengan baik, selain itu Toga nantinya akan dilombakan juga.

“Selain kebersihannya kita juga menanam beberapa tanaman obat, itu juga akan ada penilaian,” jelasnya.

Dengan melibatkan banyak pihak, program PKK serta kelurahan diharapkan dapat berjalan dengan baik, “Karena memang fokus kami ke masyarakat, jadi kami harus melibatkan banyak elemen untuk gotong royong,” tutupnya. (adv/sya)