Beranda blog Halaman 904

Kantor Pos Bontang Salurkan Bantuan 5.414 Penerima BLT

0
Kepala Kantor Pos Kota Bontang, Hamid Wahidin. (Yahya Yabo/Media Kaltim)

BONTANG – Kantor Pos Cabang Bontang mulai menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) BBM kepada 5.414 keluarga penerima manfaat (KPM), Jumat (9/9/2022). Penyaluran dilaksanakan dengan mendatangi ke setiap kelurahan sesuai dengan jadwal yang telah dibuat. Penyaluran dimulai pada tanggal 9 hingga 16 September.

Kepala Kantor Pos Cabang Bontang, Hamid Wahidin mengatakan penyaluran bantuan dimulai di Kelurahan Bontang Kuala dengan menyalurkan kepada 150 penerima.

Total penerima bantuan BLT BBM sebanyak 5.414 penerima yang akan dibayarkan dua kali untuk dua bulan pertama dengan total pemberian bantuan Rp 500 ribu per penerima manfaat.

“Khusus saat ini dua kali pembayaran. Bulan September dan Oktober. BLT nya sebesar Rp 300 ribu dan bantuan sembako Rp 200 ribu,” jelas Hamid, Jumat (9/9/2022).

Hamid mengatakan, penyalurannya kepada 15 Kelurahan di Kota Bontang dengan tetap berkoordinasi dengan Pemkot Bontang yakni Dinas Sosial dan kelurahan setempat. “Penyaluran langsung dilakukan di komunitas atau lokasi-lokasi kelurahan agar memudahkan warga penerima KPM,” sebut Hamid.

Hingga kini, tambahnya Kantor Pos menyalurkan langsung secara tunai kepada warga penerima. “Dari bantuan ini dapat digunakan sebaik-baiknya sesuai dengan kebutuhan penerima,” ucapnya.

Sebelum penyaluran dan pengambilan, Hamid mengatakan setiap warga penerima mendapatkan surat undangan dari Kantor Pos yang kemudian diverifikasi oleh pihak kelurahan. “Misalkan pada satu kelurahan harus di-kroscek kembali apakah penerima masih ada dan juga harus divalidasi,” katanya.

Dengan penyaluran melalui kelurahan-kelurahan, kata Hamid, Kantor Pos merasa terbantukan dengan sebelumnya melakukan konfirmasi surat pemberitahuan pengambilan.

“Sistem kami akan melakukan switch off (dimatikan melalui sistem) apabila ada warga gagal bayar namun tetap disertakan karena alasan apa setelah keseluruhan proses penyaluran selesai,” pungkasnya. (yah)

Razia Miras, Polres Bontang Amankan 10 Botol Miras

0
Personel Polres Bontang mengamankan 10 botol miras. (Istimewa/ Media Kaltim)

BONTANG – Polres Bontang melaksanakan razia minuman keras (miras), Kamis (8/8/2022) sekitar pukul 19.00 Wita di Jalan Gajah Mada Kelurahan  Berebas Tengah Kecamatan Bontang Selatan Kota Bontang. Dalam razia miras ini, Polres mengamankan 5 botol bir Bintang dan 5 botol bir Guinness.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Plt Kasi Humas Polres Bontang Iptu Mandiyono mengatakan, razia dilaksanakan Satuan Samapta yang dipimpin Kanit Turjawali Sat Samapta Ipda, Yudi Susanto bersama 4 personel Satuan Samapta.

“Dari razia ini, petugas mengamankan total 10 botol minuman keras,” terang Mandiyono, Jumat (9/9/2022). Satu orang sudah ditetapkan tersangka tindak pidana ringan (tipiring) berinisial N. “Razia dilaksanakan untuk menciptakan situasi aman dan kondusif,” paparnya. (yah)

Mudahkan Warga, BIN Bontang Lakukan Vaksinasi Door to Door di Kampung Selambai Loktuan

0
Tenaga kesehatan saat pemeriksaan skrining warga sebelum pemberian vaksin. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Badan Intelijen Negara (BIN) Kota Bontang melakukan vaksinasi door to door di RT 1 Kampung Selambai Kelurahan Loktuan Kota Bontang, Jumat (9/9/2022). BIN menyiapkan vaksin jenis Pfizer dan Cocovax untuk dosis 1, 2 dan 3.

PJ Imunisasi Dinkes Bontang, Fatimah mengatakan BIN menyiapkan vaksin jenis Pfizer sebanyak 10 vial dan Covovax sebanyak 5 vial dengan target sasaran vaksin 100 orang. “Menyasar target lebih kurang 100 orang,” kata Fatimah saat vaksinasi, Jumat (9/9/2022).

Fatimah mengatakan, tempat vaksinasi disiapkan BIN Bontang dan Dinkes Bontang menyiapkan tenaga kesehatan dan vaksin. “Alokasinya biasanya ada dari BIN, namun  vaksin tetap disimpan di Dinkes Bontang,” katanya.

Fatimah menambahkan, dalam vaksinasi door to door ini memang melaksanakan perpindahan tempat. Ini dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat dalam hal menjangkau tempat vaksinasi. “Untuk masyarakat dapat menjangkau pelayanan vaksin,” tambahnya. Meski demikian vaksinasi di Sentra Vaksinasi gedung MTQ tetap berlangsung setiap hari.

Salah satu warga RT 02 Kampung Selambai, Musafir mengatakan vaksinasi door to door ini membantu masyarakat yang tidak dapat mendatangi sentra vaksinasi. Dirinya merasa terbantu karena tidak dapat menjangkau tempat vaksinasi.

“Kalau begini dekat dapat dijangkau, kalau jauh malas orang pergi karena susah dijangkau. Jadi sering orang abaikan kalau mau vaksin selanjutnya,” sebut Musafir.

Sementara, Koordinator wilayah BIN Kota Bontang, Nikolaus mengatakan sasaran yang diberikan vaksin mencapai 107 orang hingga kegiatan selesai. BIN akan terus melakukan vaksinasi door to door hingga Oktober 2022.

“Ke depan kita akan terus menerapkan pola vaksinasi door to door di Bontang sampai Oktober bisa lebih,” terang Nikolaus. (yah)

Cegah Paham Radikalisme, Sat Binmas Polres Bontang Kunjungi Ponpes Hidayatullah

0

BONTANG – Satuan Binmas Polres Bontang yang dipimpin KBO Sat Binmas Iptu Bejo Hariyanto bersama Tim Bina Waspada melaksanakan  kegiatan Operasi Bina Waspada 2022 dengan melakukan sambang kunjung ke Pengurus Pondok Pesantren Hidayatullah, Kamis (8/9/2022).

Iptu Bejo Hariyanto mengatakan, tujuan sambang yang dilakukan Sat Binmas Polres untuk memberikan imbauan terkait pencegahan paham radikalisme, intoleransi, dan anti Pancasila di dalam lingkungan pesantren.

“Dalam kegiatan ini juga diberikan himbauan dan penyuluhan kepada pengurus Pondok Pesantren Hidayatullah untuk  bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Iptu Bejo Hariyanto.

Pelaksanaan Operasi Bina Waspada 2022 kali ini dilaksanakan dengan cara preemtif  atau mengajak masyarakat khususnya para pengasuh dan pengajar di dalam Pondok Pesantren agar mengantisipasi paham radikalisme, terorisme, dan anti Pancasila.

Dalam kesempatan ini Sat Binmas Polres juga mengajak dan menyampaikan agar para santri dan pengasuh di lingkungan pondok pesantren tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah sebagai upaya melindungi diri dari penyebaran Covid-19. (hms)

Ringankan Beban Masyarakat, Polres Bontang Bagikan Paket Sembako

0

BONTANG – Untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Polres Bontang membagikan 350 bantuan sosial (bansos), Jumat (9/9/2022) di Jalan Bhayangkara, depan Mako Polres Bontang.

Pembagian bantuan dilakukan Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya, Wakapolres Bontang Kompol Wisnu Dian Ristanto, Pejabat Utama (PJU), kasat, ketua Bhayangkari dan pengurus Cabang Bontang serta anggota Polres Bontang. Bansos diberikan kepada para driver ojek online (ojol), penjual pentol sopir angkutan umum dan lain-lain.

Kapolres AKBP Yusep Dwi Prastiya mengatakan kegiatan ini salah satu upaya Polri dalam hal ini Polres Bontang, untuk meringankan beban ekonomi masyarakat  pasca kenaikan harga BBM yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

“Polres  Bontang memberikan sembako berupa 5 kilogram beras dan 1 liter minyak goreng dengan sasaran tukang ojek online, penjual pentol, dan sopir angkutan dengan total 350 paket,” kata Kapolres.

Kapolres berharap pemberian paket sembako ini dapat meringankan ekonomi masyarakat Kota Bontang, khususnya yang terdampak kenaikan harga BBM.

”Mudah-mudahan bantuan ini ada manfaatnya bagi penerima. Jangan dilihat dari nilainya dan ini adalah bentuk perhatian dari Polres Bontang,” pungkasnya.

Seorang pengemudi ojol, Andreas Adityo Broto Santoso  menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Polres Bontang yang telah memberikan bantuan paket sembako.

”Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami masyarakat kecil, apalagi dengan situasi dan kondisi seluruh bahan kebutuhan pokok naik. “Semoga kegiatan seperti ini bisa berlanjut untuk kedepannya,” ucapnya. (hms)

Polres Bontang Gelar Syukuran HUT Ke-74 Polwan

0

BONTANG – Polres Bontang memperingati Hari Ulang Tahun Polisi Wanita (Polwan) yang ke-74, dengan menggelar syukuran di aula Mapolres Bontang, Kamis (8/9/2022).

Syukuran dihadiri Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya SH, SIK, MH, Ketua Bhayangkari Cabang Bontang Arum Yusep, Wakapolres Bontang Kompol Wisnu Dian Ristanto, Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Bontang Fira Wisnu, Pejabat Utama (PJU), kasat, kapolsek, kasie, perwira, dan anggota polwan Polres Bontang sebanyak 18 orang.

Dalam sambutannya, Kapolres AKBP Yusep Dwi Prastiya mengucapkan selamat ulang tahun ke-74 kepada para polwan yang bertugas di lingkungan Polres Bontang. ”Tujuan pembentukan polwan sendiri ialah agar dapat menangani kasus yang berkaitan dengan wanita,” kata Kapolres.

Kapolres menambahkan karier polwan sendiri tak kalah dengan polisi laki-laki. Tingkat Polres pernah dipimpin oleh polwan dan setingkat Polda pun juga pernah dipimpin oleh polwan.

”Polwan juga menjadi garda terdepan jika terjadi aksi unjuk rasa sebagai faktor cooling down terhadap massa aksi dengan lemah lembutnya diharapkan dapat meredamkan suasana saat terjadi demonstrasi,” ujarnya.

Diakhir sambutannya, Kapolres menyampaikan harapan kedepannya dengan bertambahnya umur polwan diharapkan dapat membuat bangga dan memajukan institusi Polri dikemudian hari.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, foto bersama dengan Kapolres, PJU, Bhayangkari Cabang Bontang, dan anggota polwan serta acara ramah tamah. (hms)

Cegah PMK, Babinsa Koramil 0908-02/Muara Badak Dampingi Penyuntikan Vaksin Ternak di Desa Binaan

0

BONTANG – Sebagai upaya mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap ternak sapi di wilayah desa binaannya, Babinsa Koramil 0908-02/Muara Badak Serma Didy Patimura mendampingi pelaksanaan vaksinasi PMK yang dilakukan Dinas Peternakan Kabupaten Kutai Kartanegara di Desa Sukadamai Kecamatan Muara Badak, Rabu (7/9/2022).

Serma Didy Patimura menjelaskan, saat ini PMK tengah melanda beberapa wilayah, terutama terhadap ternak sapi. “Untuk itu saya berharap kepada masyarakat yang memiliki hewan ternak sapi agar selalu memerhatikan kebersihan hewan dan kandangnya,” ujarnya.

Danramil  0908-02/Muara Badak Kapten Inf Rukito berpesan kepada peternak sapi agar senantiasa menjaga kesehatan hewan ternak miliknya. Di antaranya dengan selalu memerhatikan sekeliling kandang. “Baik lingkungan kandang serta saluran pembuangan kotoran dan sisa makanan, sebagai upaya mengantisipasi penyebaran PMK,” tuturnya.

Kapten Inf Rukito menambahkan, bila ada hewan ternak yang terlihat sakit agar segera dipisahkan dari ternak yang lain atau dikarantina dulu, agar tidak menular ke ternak yang lainnya. “Juga bisa dilaporkan ke dinas terkait dengan harapan dapat segera ditangani dan tidak berakibat fatal,” tegasnya. (Pendim Btg)

Stok Kurang, Baru 452 Nakes Jalani Vaksin Booster Kedua

0
Centra vaksinasi Kota Bontang, Gedung MTQ. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Booster kedua atau vaksin keempat masih dilakukan untuk kalangan tenaga kesehatan (Nakes) yang bekerja di garda terdepan. Hingga saat masih ada Nakes yang belum mendapatkan vaksin booster kedua. Ini disampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Bontang, Adi Permana.

Ia mengatakan target awal Nakes yang harus berikan vaksin booster yakni sebanyak 1.895. Sementara dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) tertanggal (6/9/2022), Nakes yang mendapatkan booster kedua sebanyak 452 Nakes atau baru mencapai 23,9 persen.

“Kendala kita memang kondisi stok vaksin. Di awal diinstruksikan vaksin Moderna kemudian direvisi diganti Pfizer. Masalahnya distribusi vaksin tidak seperti dulu, kami (Dinkes) hanya menunggu jatah alokasi dari Provinsi,” kata Adi Permana saat ditemui Mediakaltim.com, Kamis (8/9/2022).

Ia menambahkan, bahwa Nakes yang telah menerima vaksin booster 1 ada sebanyak 2.514 Nakes yang sampai saat ini masih kurang dalam stok vaksin booster kedua.

“Masih kurang banyak, sampai saat ini kalau mau dikerjakan juga tidak cukup. Vaksin yang tersedia saat ini hanya lebih kurang 1.000 dosis vaksin Pfizer, itu pun untuk masyarakat juga,” katanya.

Saat ini dari data Dinkes untuk booster pertama masyarakat telah mencapai 52 persen.  “Peningkatannya sudah lumayan bagi masyarakat,” ujarnya.

Adi mengatakan bagi Nakes yang belum mendapatkan booster kedua untuk segera mendapatkan vaksin booster kedua di pusat vaksinasi (sentra vaksin) gedung MTQ.  “Terakhir kiriman vaksin sebanyak 1.002 dosis. Itu sudah kita pakai ke Nakes RSUD dan RS PKT,” jelasnya.

Terkait keterbatasan vaksin booster, pihaknya telah meminta. Namun kebijakan terletak pada Kementerian Kesehatan. “Jadi droping vaksin bukan dari request (permintaan) tapi sesuai dengan alokasi daerah sesuai dengan alokasi yang sudah ditentukan. Bontang akhirnya sudah tidak pernah dapat banyak lagi,” katanya. (yah)

Polres Bontang Terima Kunjungan Tim Penelitian STIK Lemdiklat Polri

0

BONTANG – Polres Bontang menerima kunjungan tim penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri tentang peningkatan deteksi aksi berbasis data, informasi dan kejadian aktual dalam pemetaan situasi kamtibnas untuk harkamtibnas dengan pemolisian prediktif, Kamis (8/9/2022)

Tim penelitian STIK Lemdikat Polri dipimpin Brigjen Pol Drs Chairul Farizal, SH dengan anggota tim terdiri dari Kombes Pol Drs Dedy Dhia Dharma, Dr Supardi Hamid, Dr Syafruddin, SSos, MSi, Sri Badri Kustiah, SAP.

Kunjungan disambut Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya SH, SIK, MH dia ruang Rupatama Sanika Satyawada dan dihadiri Pejabat Utama (PJU), kapolsek, perwakilan tokoh agama, tokoh adat, ormas, dan personel Polres Bontang yang menerima sprin.

Dalam sambutan Kapolres Yusep Dwi Prastiya menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim yang telah datang ke Polres Bontang serta ucapan selamat datang di Kota Bontang. Anggota Polres Bontang beserta masyarakat katanya, merasa bangga kedatangan tim STIK Lemdiklat Polri beserta rombongan di Polres Bontang.

”Kami beserta jajaran berharap pada penelitian ini dapat meningkatkan kualitas dalam peningkatan deteksi aksi berbasis data, informasi, dan kejadian aktual dalam pemetaan sitkamtibmas yang berada di Kota Bontang,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Tim Penelitian STIK Lemdiklat Polri Brigjen Pol Chairul Farizal, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres beserta jajaran yang telah menyambut mereka.

Chairul Farizal mengatakan STIK adalah lembaga pendidikan kedinasan dan lembaga pendidikan akademik Polri yang berada di bawah kendali Lembaga Pendidikan Polri dengan peran sebagai lembaga pendidikan kedinasan dan lembaga pendidikan akademik yang mempunyai jati diri sebagai Perguruan Tinggi Kedinasan Kepolisian Republik Indonesia yang bertujuan mengembangkan Ilmu Kepolisian di Indonesia.

Kegiatan ini katanya, dilaksanakan setiap tahun untuk mengetahui kondisi di lapangan dan kegiatan ini sebagai modal bagi para dosen untuk melakukan penelitian dan menganalisis sitkamtibmas di wilayah Kota Bontang guna meningkatkan harkamtibmas dengan pendekatan pemolisian prediktif.

”Maksud dan tujuan kami di sini yaitu untuk mengumpulkan data dan informasi sebanyak-banyaknya, kita ingin melihat deteksi aksi berbasis data, informasi, dan kejadian aktual dalam pemetaan sitkamtibmas guna harkamtibmas dengan pendekatan pemolisian prediktif sejauh mana sudah dilakukan, judul ini merupakan salah satu pengimplentasian program Kapolri,” kata Chairul Farizal.

“Inilah yang menjadi sasaran kami untuk melihat apakah program ini sudah dilakukan di kewilayahan atau belum, sehingga kami harapkan melalui kegiatan ini kami dapat melihat sejauh mana program ini berjalan di wilayah Polres Bontang,” pungkasnya. (hms)

Optimalkan Pendapatan PBB, Bapenda Akan Bentuk Juru Sita

0
Bapenda bersama perwakilan RT saat sosialisasi optimalisasi peningkatan wajib pajak. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melakukan sosialisasi mengenai peningkatan kepatuhan wajib pajak untuk meningkatkan pembayaran pajak. Dari kegiatan ini, Bapenda diharapkan mampu melakukan ekstensifikasi dan intensifikasi perpajakan dalam pendataan wajib pajak yang dapat didata sebagai pendataan sumber-sumber wajib pajak baru atau masih ada aset yang belum dilaporkan oleh wajib pajak.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemerintahan Kota Bontang, Sarifah Nurul Hidayati mengatakan, Pemerintah Kota Bontang dalam hal ini Bapenda harus kembali mendata ulang wajib pajak guna mengetahui jumlah wajib pajak. Sebelumnya, data yang digunakan memungkinkan ada perubahan.

“Sementara di lapangan ada perubahan-perubahan seperti sebelumnya lahan kosong sudah berubah menjadi rumah, rumah sederhana sudah jadi permanen. Ini akan mengubah nilai pajak,” kata Sarifah, Kamis (8/9/2022) di Auditorium 3 dimensi.

Dalam upaya lainnya, tambah Sarifah upaya ekstensifikasi yang dilakukan yakni dengan meningkatkan target jumlah wajib pajak dan dapat mengoptimalkan penerimaan pajak terhadap subjek dan objek pajak yang sudah tercatat dan terdata di Bapenda.

“Ini penting dilakukan untuk mengoptimalkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) dalam mendorong kemandirian fiskal kota Bontang,” ucap Sarifah.

Sarifah mengharapkan dengan adanya agen pajak dan juru sita yang dibentuk dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak dengan begitu akan meningkatkan pajak yang diterima Kota Bontang.

Sementara itu, Kepala Bidang PBB dan BPHTB Lukmanul Hakim mengatakan, dengan melakukan optimalisasi peningkatan kepatuhan pajak, dimana agen pajak telah masuk ditingkat RT. Hal lain dikatakannya yakni capaian wajib pajak yang masih kurang dari segi kuantitas.

“Dengan adanya peran serta agen pajak di seluruh kelurahan dengan jumlah 449 orang akan mengoptimalkan penerimaan pembayaran pajak bisa semakin maksimal,” kata Lukman.

Disisi lain, dirinya menilai sanksi bagi wajib pajak masih kurang dalam mendapatkan sanksi saat menunggak pajak. “Sanksinya hanya 2 persen setiap bulan dalam waktu dua tahun, dan ketika tidak membayar denda tidak mendapatkan sanksi apa-apa, karena kita tidak ada juru sita,” sebut Lukman.

Lukman menambahkan, Bapenda akan membentuk juru sita untuk membantu dalam optimalisasi. Nantinya juru sita akan bisa melakukan penagihan secara tegas bagi wajib pajak yang melakukan pengingkaran pembayaran pajak. “Khususnya bagi wajib pajak yang besar, karena ada wajib pajak besar yang tidak melakukan pembayaran PBB,” katanya. (yah)