Beranda blog Halaman 908

Perusda AUJ Diminta Berbenah, DPRD Akan Pantau Perkembangan 7 Unit Perusda

0
Ketua Komisi II DPRD Bontang, Rustam

BONTANG – Dengan dilantiknya Direktur Utama Perusda AUJ Bontang, Komisi II DPRD Bontang memastikan untuk turut memantau perkembangan perusahaan milik pemerintah ini.

Ketua Komisi II DPRD Bontang, Rustam meminta perusahaan yang dibuat sejak tahun 2001 itu melalui Perda No.20 memberikan kesempatan Abdu Rahman dan manajemen barunya untuk berbenah.

Pembenahan Perusda AUJ dirasa cukup selama satu tahun. Fokusnya adalah menata ulang 7 unit perusahaan grup Perusda selama ini, sebelum menatap kedepan. “Kita pantau terus per 3 bulan. Jangan sampai tidak ada progres,” kata politisi Golkar ini.

Dalam waktu setahun itu, per 3 bulan sekali Perusda AUJ wajib melaporkan perkembangan atau progres kinerja kepada Komisi II DPRD Bontang.

Hal ini sebagai upaya kontrol Komisi II, nantinya rapat evaluasi bakal rutin dilakukan bersama Perusda AUJ setiap tiga bulan sekali. Harapannya, dewan bisa tahu progres yang dilakukan. “Kita pantau terus per 3 bulan. Jangan sampai justru tidak ada progres,” ucapnya.

Lebih jauh dikatakan Rustam, ia melihat perampingan unit usaha yang dianggap tidak produktif lagi nampaknya salah satu titik awal perbaikan bisnis di Perusda AUJ. Jika dipertahankan, maka biaya yang dikeluarkan setiap tahunya akan membengkak. “Kalau bisa dari 7 unit usaha itu ada yang di stopkan saja dari pada jadi beban cost,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Rustam yang juga mantan pengusaha ini menekankan kepada manajemen baru mesti cerdas dalam menangkap peluang bisnis. Tentu yang belum tergarap maksimal. “Pemimpin perusahaan juga mesti visioner, jadi gampang melihat peluang bisnis di kota Bontang,”harapnya.

Terpisah, Direktur Perusda AUJ, Abdu Rahman setuju dengan masukan Komisi II. Pihaknya sedang lakukan pembenahan internal perusda AUJ hingga anak perusahaan. “Sebab untuk sementara ini bebankan untuk menarik dividen, belum bisa. Karena kita butuh perbaikan,” tutupnya.

Diketahui, 7 unit usaha Perusda AUJ antara lain, PT LBB, BPR, Bontang Berkah Jaya, Bontang Transport, Jasa Amanah Bontang, Bontang Karya, Bontang Utaminda dan Bontang Investindo Karya Mandiri. (adv)

Resmi Luncurkan Community Forest, Pupuk Kaltim Gandeng KOSTRAD untuk Tanam Ribuan Pohon

0

Sebagai bentuk nyata penerapan Environment, Social and Governance (ESG), PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT), pelopor transformasi hijau industri petrokimia Tanah Air, kembali meluncurkan inovasi terbaru. Kali ini, PKT meluncurkan program yang bertujuan mengurangi emisi karbon bertajuk Community Forest, dengan menggandeng TNI untuk melakukan penanaman 10 juta pohon hingga 2030.

“PKT akan terus konsisten melakukan inovasi berkelanjutan untuk mencapai target pengurangan emisi karbon lewat beragam program yang mendukung. Berbagai inisiatif dalam koridor ESG kami luncurkan, semua bertujuan untuk mewujudkan komitmen perusahaan dalam transformasi hijau. Setelah sebelumnya kami memperbesar bauran energi listrik operasional dari energi baru terbarukan lewat PLTS Atap dan sepeda motor listrik, sekarang yang terbaru adalah lewat program Community Forest ini. Nantinya, program ini diharapkan dapat berkontribusi pada potensi penyerapan emisi karbon sebesar 5.379 ton CO2 per tahun,” ujar Rahmad Pribadi, Direktur Utama PKT.

Lebih lanjut Rahmad menjelaskan, program Community Forest ini adalah bentuk inovasi berkelanjutan demi mencapai target pengurangan emisi karbon (dekarbonisasi) yang sebelumnya sudah dicanangkan PKT. Dengan harapan, pada tahun 2030 mendatang, PKT bisa mencapai target pengurangan emisi karbon hingga 32,50 persen.

Salah satu mitra yang turut mendukung pelaksanaan program Community Forest ini adalah Tentara Nasional Indonesia (TNI). Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa secara langsung memberikan dukungannya dengan menyediakan lahan untuk penanaman pohon. Untuk tahapan awal, PKT menggandeng KOSTRAD untuk melakukan penanaman sebanyak 3 ribu pohon di lahan area Latihan KOSTRAD Cibenda, Sukabumi seluas 10 hektar di tahun 2022 dan akan dilanjutkan hingga 200 hektar dengan total tanaman lebih dari 60 ribu. Berbagai jenis tanaman seperti mangga, nangka, durian, alpukat, sirsak dan beberapa tanaman buah langka seperti matoa, bisbul, menteng dan gandaria akan ditanam di area yang telah disediakan oleh KOSTRAD.

Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut bahwa pihaknya sangat mendukung pelaksanaan program Community Forest yang digagas PKT. “Ini adalah salah satu bentuk nyata bahwa kami dari TNI bersama PKT bisa berkontribusi langsung untuk mengurangi emisi karbon yang menjadi salah satu penyebab utama perubahan iklim sekarang ini. Kami dari TNI nantinya akan terus bersinergi bersama PKT untuk menyediakan lahan sebanyak mungkin untuk bisa ditanami pohon. Diawali dari Lapangan Latihan KOSTRAD ini, semoga nantinya bisa bermanfaat tidak hanya untuk TNI tapi juga untuk masyarakat sekitar.”

Selain bertujuan untuk penyerapan emisi karbon, Program Community Forest ini juga ditargetkan untuk perlindungan keanekaragaman hayati, meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar lokasi penanaman dan memberi nilai tambah ekonomi pada lahan yang kurang produktif. Karena tidak cuma berhenti di tahap penanaman pohon saja, ke depannya PKT tetap akan mendampingi masyarakat sekitar lahan penanaman untuk bisa mengolah, memelihara hingga mendistribusikan hasil panen nantinya. Upaya ini akan difasilitasi oleh program PKT lainnya yakni AgroSol dengan melakukan tumpangsari tanaman pangan di sekitar lahan Community Forest.

“Nantinya masyarakat juga akan diberikan pengetahuan tentang bagaimana memelihara hingga mendistribusikan hasil panen tanaman. Selain untuk melestarikan lingkungan hidup, kami berharap program Community Forest ini dapat berkontribusi langsung untuk mensejahterakan masyarakat sekitar lokasi penanaman. Diawali dari kerjasama yang baik antara PKT dengan KOSTRAD ini, semoga kedepan bisa menjadi tolak ukur yang baik bagi kedua belah pihak untuk melestarikan lingkungan,” tambah Rahmad Pribadi. (adv)

Rumah Makan di Kelurahan Bontang Baru Terbakar

0
RM Putri Minang yang terbakar. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Kebakaran terjadi di Rumah Makan Putri Minang Jalan DI Panjaitan RT 01 Kelurahan Bontang Baru, Jumat (2/9/2022) sekitar pukul 11.00 Wita.

Pemilik rumah makan, Martinis mengatakan awalnya dia mengetahui api berkobar dari dapur, namun dia tidak mengetahui asal api. “Tidak tahu awal api dari mana,” kata Martinis, kepada Mediakaltim.com, Jumat (2/8/2022).

Martinis mengatakan, dirinya sedang berada di depan rumah makan untuk melayani pelanggan. “Saya tengok (lihat) sudah gelap. Ada kebakaran, kemudian saya langsung matikan lampu. Sudah tidak bisa masuk ke dalam lagi,” katanya.

Setelah itu, dirinya melaporkan kejadian kepada tetangga yang kemudian menghubungi pemadam kebakaran. “Saya kurang tahu juga kalau dari kompor, karena saya matikan semua kompor sebelumnya,” paparnya.

Saksi, Atik yang juga tetangga korban mengatakan saat kejadian, langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. “Otomatis saya langsung menghubungi pemadam,” kata Atik.

Untuk memadamkan api, Disdamkartan menurunkan 2 mobil pemadam, satu mobil pick up, 2 mobil suplay. Kebakaran dapat ditangani oleh Disdamkartan pada pukul 11.30 Wita. (yah)

Mobil Pick Up Terbakar di Jalan Pupuk Raya

0
Disdamkartan Bontang saat penanganan kebakaran mobil. (Disdamkartan/Media Kaltim)

BONTANG – Sebuah mobil jenis pick up terbakar Kamis (1/9/2022) sekitar pukul 23.59 Wita di Jalan Pupuk Raya, Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara. Pemilik mobil bernama Eni. Saat terbakar, pengemudi tak ada di dalam mobil.

Komandan Kompi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, Norman menyebutkan anggota Pos Kebakaran Loktuan mendapat laporan kebakaran mobil pukul 23.59 Wita dan menerjunkan 1 unit armada dengan 10 anggota.

“Kebakaran terjadi di Jalan Pupuk Raya. Penanganan dilakukan oleh Pos Pemadam Loktuan,” jelas Norman saat dikonfirmasi Mediakaltim.com, Jumat (2/8/2022).

Norman menjelaskan, mobil itu biasa digunakan untuk mengangkut sayur. Api katanya, diduga muncul dari bawah jok bagian depan mobil. Petugas berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar 30 menit dengan dibantu Bhabinkamtibmas Loktuan dan petugas keamanan rumah sakit. (yah)

Kepergok Curi Motor, Satu Pelaku Ditangkap Polisi

0
Barang bukti yang diamankan Polres Bontang. (Istimewa/ Media Kaltim)

BONTANG – Tim Rajawali Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bontang menangkap pelaku terduga pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Jumat (2/9/2022) sekira pukul 02.00 Wita. Pelaku berinisial LS berusia 17 tahun, ditangkap di Jalan Damai Kelurahan Gunung Telihan Kecamatan Bontang Barat.

Satreskrim menangkap LS atas laporan dari Ngabidin Nurcahyo, warga Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang atas dugaan pencurian kendaraan bermotor.

Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya, melalui Plt Kasi Humas Polres Bontang Iptu Mandiyono mengatakan dari keterangan saksi ada dua orang berusaha mengambil motor yang sedang disimpan di garasi rumah korban.

“Saksi mendengar suara standar motor kemudian saksi melihat ke jendela dan menemukan kendaraan sepeda motor dengan merek Yamaha sudah tidak ada di tempat,” kata Iptu Mandiyono.

Selanjutnya saksi keluar rumah dan menemukan terduga sedang ingin menyalakan motor di pinggir jalan. “Saat saksi mendekat pelaku yang berjumlah 2 orang melarikan diri. Pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor, masuk ke dalam hutan. Tim Rajawali kemudian menangkap salah satu terduga curanmor,” jelas Mandiyono, Jumat (2/8/2022).

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp7 juta. Polres saat ini mengamankan barang bukti berupa satu motor merek Yamaha Mio Soul, satu motor merek Suzuki Nex warna hitam yang digunakan untuk mencuri. Terduga pelaku saat ini telah diamankan di Polres Bontang. (yah)

Dispopar Bontang Deklarasikan Wilayah Bebas Korupsi

0
Wali Kota Bontang bersama pegawai tanda tangani ikrar zona integritas. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Melaksanakan birokrasi yang berintegritas, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) deklarasikan Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. Deklarasi ini langsung disaksikan Wali Kota Bontang dan Sekretaris Daerah Bontang, Kamis (1/9/2022) di aula Dispopar Bontang.

Kepala Dispopar Kota Bontang Ahmad Asnem mengatakan zona integritas memang seharusnya dilaksanakan baik terhadap individu maupun instansi bagi setiap aparatur sipil negara. Dalam ikrar zona integritas berlaku baik dari tingkat atas sampai tingkat bawah. “Komitmen di sini saling mengawasi dan saling mengingatkan. Bagaimana mengingatkan dan melakukan pembinaan. Begitu pun dengan pelaksanaan pelayanan, mempersiapkan diri,” ujar Ahmad Asnem kepada Mediakaltim.com, Kamis (1/9/2022).

Dari deklarasi zona integritas, pihaknya akan melakukan langkah konsisten seperti melakukan pembinaan, mengingatkan mengenai apa yang telah dideklarasikan bersama. “Fokus dan konsisten terhadap apa yang telah kita deklarasikan. Apa itu? Transparan, melayani masyarakat secara bersih seperti arahan wali kota,” kata Asnem.

Wali Kota Bontang Basri Rase mengatakan dalam hal penilaian kinerja dan disiplin pegawai kota Bontang, wali kota memberikan kewenangan kepada kepala dinas untuk melakukan penilaian kinerja termasuk dalam hal sikap. “Untuk peningkatan kerja dan disiplin pegawai, perlu penilaian attitude (sikap),” kata Basri.

Selain itu dengan melakukan zona integritas kata Basri, WBK dan WBBM akan meningkatkan pelayanan semakin membaik dan pelayanan akuntabilitas kinerja pemerintah diakui oleh masyarakat. “Seluruh OPD harus melayani dengan baik. Harus berintegritas tanpa membedakan suku, agama, ras dan golongan,” kata Basri. (yah)

Jaga Ketahanan Pangan, Babinsa Bontang Kuala Bersama Warga Bercocok Tanam

0

BONTANG – Koramil 0908-01/Loktuan Kodim 0908/Bontang melalui Babinsa Serka Purnomo bersama warga serta anggota Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) melakukan kerja bakti pembersihan dan persiapan lahan rumah ketahanan pangan, Kamis (1/9/2022).

Bertempat di RT 14 Kelurahan Bontang Kuala Kecamatan Bontang Utara, Babinsa bersama warga serta anggota PKK saling bahu-membahu menyiapkan lahan rumah ketahanan pangan. Koramil 0908-01/Loktuan melalui Babinsa Serka Purnomo menuturkan persiapan lahan merupakan langkah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Serka Purnomo mengatakan dengan membuat lahan tersebut masyarakat bersama anggota PKK bisa terpenuhi kebutuhan sayur mayurnya.

“Harapannya dengan adanya lahan rumah ketahanan pangan sayur mayur ini bisa membantu memenuhi kebutuhan masyarakat serta bisa bermanfaat dengan mengkonsumsi pangan sehat sayur akan membuat stamina dan imunitas tubuh kuat,” terangnya. (Pendim Btg)

Jaga Kondusivitas Kamtibmas, Sat Samapta Polres Bontang Giatkan Patroli KRYD

0

BONTANG – Untuk mencegah gangguan kamtibmas dan aksi kriminalitas, Unit Patroli Satuan Samapta Polres Bontang melakukan patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Rabu (31/8/2022) malam.

Patroli KRYD dipimpin Brigpol Charisma Gunawan bersama anggota Samapta menyasar pertokoan, perbankan, SPBU dan tempat yang rawan gangguan kamtibmas.

Dalam kegiatan ini personel Samapta memberikan himbauan dan mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kamtibmas serta meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah aksi kejahatan.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasat Samapta AKP Widodo mengatakan, patroli KRYD bertujuan untuk mencegah gangguan kamtibmas serta mengantisipasi aksi kejahatan pada malam hari.

”Sasaran kita adalah tempat-tempat atau lokasi yang rawan gangguan kamtibmas seperti tempat sepi, perbankan, SPBU serta tempat-tempat tongkrongan anak-anak muda,” terang AKP Widodo.

AKP Widodo menambahkan kegiatan patroli ini juga sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat dalam menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

”Masyarakat juga dihimbau agar menginformasikan kepada  personel Samapta Polres Bontang jika ada hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar. Untuk itu kami berharap kerjasama dari masyarakat untuk memelihara kamtibmas,” pungkasnya. (hms)

BPBD Canangkan Zona Integritas, Wali Kota: Intinya Lakukan Benar dan Jangan Lakukan yang Salah

0

BONTANG – Wali Kota Bontang Basri Rase menghadiri pencanangan zona integritas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kamis (1/9/22) di Kantor BPBD. BPBD merupakan OPD terakhir atau penutup dalam pencanangan zona integritas di Kota Bontang

Menanggapi pembacaan fakta integritas yang telah diucapkan oleh seluruh pegawai BPBD, Basri Rase mengungkapkan inti dari sebuah fakta integritas ialah bukan sekadar didengar, tetapi melakukan yang benar dan tidak melakukan yang salah.

Basri menambahkan, pembangunan zona integritas merupakan salah satu bentuk implementasi reformasi birokrasi yang bertujuan untuk menguatkan pengawasan, melaksanakan penataan terhadap sistem penyelenggaraan sistem pemerintahan yang baik serta serta efektif, efisien dan akuntabel.

“Saya sangat mengapresiasi adanya pelaksanaan kegiatan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) hari ini,” ujarnya saat memberi sambutan pada acara tersebut.

“Saya harap dengan adanya penandatangan ini, pelayanan publik dapat meningkat dan akhlak serta integritas dalam bekerja dapat diwujudkan,” tutup Basri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Kota Bontang Aji Erlynawati, perwakilan Inspektorat, Kabag Organisasi Ajizah, Plt. Asisten 2 Lukman, Asisten 3 Nurul Hidayati, serta seluruh pegawai BPBD. (kmf-lusy)

Tinjau Bontang City Mall, Komisi II DPRD Berharap Rampung November

0
Komisi II saat tinjauan lapangan ke pembangunan BCM, Kamis (1/9/2022). (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Komisi II DPRD Bontang meninjau pembangunan Bontang City Mall (BCM), Kamis (1/9/2022). Ketua Komisi II DPRD, Rustam mengharapkan pembangunan BCM rampung pada November 2022, sehingga masyarakat sudah dapat menikmati BCM pada awal 2023.

“Nilai investasi sudah mencapai 70-80 persen. Kalau tidak ada halangan akan diselesaikan pada bulan November,” kata Rustam, Kamis (1/9/2022) saat tinjauan lapangan ke pembangunan BCM.

Selani itu, Rustam mengatakan, ketika BCM rampung, jangan sampai menekan atau membuat mati usaha-usaha kecil di Bontang. Dirinya meminta untuk tetap merangkul UMKM. Jangan melupakan pelaku UMKM.

“Semangat kami memberikan masukan dan suport. Kita tahu kota Bontang sebagai kota kecil, setiap hari kafe menjamur. Jangan sampai ketika ini jadi (BCM selesai), masyarakat (UMKM) yang di bawah tertindis,” kata Rustam.

“Saya ingin nanti produk lokal bisa masuk (mendapatkan tempat) di BCM sehingga Bontang lebih dikenal,” terang Rustam.

Sementara, Kepala Dinas Penamanan Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Asdar Ibrahim mengatakan akan berkomunikasi dengan pemilik BCM mengenai komitmen dalam memberikan kesempatan kepada produk UMKM lokal untuk ikut andil.

“Akan berkoordinasi dengan pemilik untuk berkomitmen yang harus dijalankan dalam menyiapkan tempat bagi pelaku usaha lokal,” kata Asdar. (adv)