Beranda blog Halaman 909

Pemkot Diminta Utamakan Semua Rekomendasi, Ketua DPRD: Jangan Pilih-Pilih!

0
Pemkot Diminta Utamakan Semua Rekomendasi, Ketua DPRD: Jangan Pilih-Pilih!
Ical ingin pemkot berbenah dengan rekomendasi yang diserahkan. (ist)

BONTANG – Ketua DPRD Bontang, Andi Faisal Sofyan Hasdam meminta Pemkot Bontang untuk memperhatikan setiap rekomendasi yang diserahkan oleh DPRD Bontang. Agar dapat diperbaiki di tahun penganggaran berikutnya.

Hal itu diungkapkannya usai memimpin Rapat Paripurna ke-3 Masa Sidang III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) beberapa waktu lalu.

Ical sapaan akrabnya mengatakan, bahwa semua rekomendasi yang telah diserahkan oleh DPRD itu sama pentingnya. Tidak ada yang lebih menonjol di antara satu rekomendasi dengan rekomendasi yang lainnya.

“Kami telah merumuskan rekomendasi-rekomendasi hasil dari evaluasi DPRD Bontang, terhadap pelaksanaan penganggaran pemkot di tahun 2022 lalu. Rekomendasi itu menjadi bahan bagi pemkot untuk memperbaiki pelaksanaan penganggaran di tahun berikutnya,” ujarnya.

Banyak poin-poin penting rekomendasi, di antaranya terkait pengelolaan keuangan, masalah peningkatan SDM di dunia pendidikan, kemudian pembangunan sekolah-sekolah di pesisir, hingga mendorong pemerintah agar segera memanfaatkan Rumah Sakit Tipe D yang sudah mendapat rekomendasi dari BPK, dan masih banyak lainnya.

“Semua rekomendasi itu harus diutamakan. Jangan pilih-pilih,” pungkasnya. (adv/al)

Majelis Pembimbing dan Pimpinan Satuan Karya Pramuka Bontang Resmi Dilantik

0
Majelis Pembimbing dan Pimpinan Satuan Karya Pramuka Bontang Resmi Dilantik
Pelantikan majelis pembimbing satuan karya (ist)

BONTANG –  Pelantikan majelis pembimbing satuan karya dan pelantikan pimpinan satuan karya Bontang dilaksanakan di Pendopo Rujab Wali Kota pada Jumat (12/5/23).

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bontang, Budi Supriyanto melantik langsung 70 perwakilan dari total 200 majelis pembimbing satuan karya di Bontang.

Ia berharap seluruh kakak-kakak yang merupakan kepengurusan baru tersebut, dapat mengabdikan dirinya untuk satuan karya dan menjadi peluang untuk adik-adik pramuka dalam mengikuti berbagai macam satuan karya. Diketahui terdapat 9 satuan karya yang dapat dipilih.

“Jadi adik-adik dapat memilih jenis satuan karya yang mereka sukai,  karena kegiatan seperti ini diharapkan dapat mengurangi kenakalan remaja,” ungkapnya.

Contohnya, jika ingin ke kesehatan bisa masuk ke satuan karya bakti husada, kemudian jika ingin ke kepolisian bisa ke satuan karya bhayangkara untuk kehutanan bisa ke satuan karya wanabakti, dan masih banyak lagi.

Wali Kota Bontang, Basri Rase turut mengucapkan selamat kepada pembimbing satuan karya yang telah dilantik. Ia berharap gerakan pramuka dapat meningkatkan kualitas serta kuantitas generasi, serta diharapkan dapat terus berkreasi serta berkarya dengan kegiatan positif dan produktif. (sya)

Wali Kota Ingin Tahun 2024 Generasi Emas Terwujud

0
Wali Kota Ingin Tahun 2024 Generasi Emas Terwujud
Walikota Bontang, Basri Rase saat melantik majelis pembimbing satuan karya dan pimpinan satuan karya Bontang. (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Pelantikan majelis pembimbing satuan karya dan pelantikan pimpinan satuan karya Bontang dilaksanakan Jumat (12/5/23) di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang.

Pelantikan ini dilaksanakan untuk kepengurusan tahun 2022 hingga 2027 mendatang. Peserta dilantik langsung oleh Wali kota Bontang Basri Rase.

Wali Kota berharap para pemimpin kepengurusan yang baru dapat memberikan manfaat yang lebih.

“Saya berharap dengan kepengurusan pimpinan baru ini, kualitas serta kuantitas Pramuka di Kota Bontang makin maju,” ungkapnya.

Basri juga mengharapkan, agar seluruh pimpinan kakak-kakak pramuka dapat amanah, bertanggung jawab dalam memberikan inovasi serta peningkatan kualitas SDM melalui satuan karya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan anak muda sekarang masih kurang dalam nilai budaya, sehingga nilai-nilai tersebut harus dikembalikan. Baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam media sosial.

“Nilai-nilai Indonesia harus kita jaga dalam keseharian. Sehingga saat Indonesia emas 2024 mendatang, generasi tersebut dapat menjadi emas sepenuhnya,” tambahnya.

5 tahun masa jabatan bukanlah waktu yang singkat, tapi bukan waktu yang lama juga, sehingga pemanfaatan efisiensi waktu harus diperhatikan agar terdapat kemajuan yang signifikan. (adv/sya)

PDIP Bontang Daftarkan 25 Bacaleg ke KPU

0
PDIP Bontang Daftarkan 25 Bacaleg ke KPU
Ketua DPC PDIP Bontang, Maming saat mendaftarkan Bacaleg PDIP. (ist)

BONTANG – Partai Politik (Parpol) DPC PDI Perjuangan Bontang mendaftarkan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg), Kamis (11/5/2023). Sebanyak 25 bacaleg yang terdiri dari tiga daerah pemilih (dapil) tingkat Bontang didaftarkan.

Ketua DPC PDI-Perjuangan Bontang Maming mengatakan, pendaftaran Bacaleg PDI-Perjuangan di Bontang juga dilaksanakan secara serentak seluruh Indonesia. Sesuai instruksi PDI-Perjuangan pusat pada pukul 10.00 WIB.

“Iya PDIP mendaftarkan secara serentak. Kalau di sini tepatnya jam 11.00 Wita. Setelah diverifikasi dan dinyatakan lengkap dokumen dan diterima KPU,” jelas Maming saat dikonfirmasi Mediakaltim.com (grup Radarbontang.com), Kamis (11/5/2023).

Dari rincian yang didaftarkan yakni di Dapil Selatan sebanyak 9 bacaleg, dapil barat sebanyak 4 bacaleg, dan dapil utara sebanyak 12 bacaleg.

“Semua dapil terpenuhi Bacaleg dengan memenuhi 30 persen keterwakilan perempuan,” tambah Maming.

Sementara Komisioner KPU divisi teknis penyelenggara, Musdalifah mengungkapkan, PDI-Perjuangan telah mendaftarkan Bacalegnya di Kantor KPU pada siang ini.

“Tadi PDIP sudah melakukan pengajuan pendaftaran dokumen Bacalegnya. Kami nyatakan lengkap dan diterima,” kata Musdalifah singkat saat dikonfirmasi. (yah)

20 Hari Lagi Pagelaran 1001 Pusaka Nusantara Terlaksana

0
20 Hari Lagi Pagelaran 1001 Pusaka Nusantara Terlaksana
Rapat pembahasan event Pagelaran 1001 Pusaka Nusantara. (ist)

BONTANG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Bontang, Bambang Cipto Mulyono mengundang panitia dari Paguyuban Pelestari Tosan Aji Bessai Berinta (Panji Beber) untuk membahas event Pameran 1001 Pusaka Nusantara di Kota Bontang, yang rencananya akan berlangsung 20 hari ke depan.

Kadisdik mendiskusikan dan mempertanyakan apa saja kendala di lapangan kepada panitia. Rapat diadakan pasca Panji Beber mendapatkan amanah dari Wali Kota Bontang Basri Rase untuk menggelar event tersebut.

Pagelaran 1001 Pusaka Nusantara telah dimasukkan dalam kalender event Kota Bontang Tahun 2023, sehingga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang melakukan ceklist atas beberapa tahapan yang belum terlaksana.

“Pagelaran 1001 Pusaka Nusantara ini harus sukses dan menjadi tanggungjawab kita bersama, untuk bahu membahu, saling support dan tidak ada yang saling menyalahkan satu sama lain. Apalagi acara ini juga akan dihadiri oleh ayahanda Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Beliau juga siap memamerkan jubah kebesaran keraton untuk masyarakat Kota Bontang dan masyarakat umum,” ujar Kadisdikbud.

Hardi, Ketua Panitia Pagelaran 1001 Pusaka Nusantara Tahun 2023 menyampaikan, bahwa acara ini juga akan dihadiri oleh Hasto Kristijanto selaku Sekjen Senapati Nusantara, yang menaungi paguyuban pelestari pusaka seluruh Indonesia.

“Apabila Menteri Sandiaga Uno juga merapat ke Bontang, maka acara kita ini sangat istimewa. Surat-surat sudah beredar semua, tinggal kita monitor progresnya agar tidak ada yang terlewat,” ungkap Hardi.

Sementara itu Tommy Johan  Agusta yang akrab disapa Mas Begawan Ciptaning Mintaraga, Ketua Dewan Pembina Panji Beber mengatakan, bahwa narasumber untuk talkshow seperti Mayjen Nisan Setiadi, MM Hidayat, Andi Tenri Polojiwa dan Ni Ika Arista sudah menyatakan untuk hadir ke Bontang.

“Narasumber akan tiba di Bontang sekitar tanggal 1 Juni 2023, dan akan berada di Kota Bontang sampai acara selesai. Sehingga jumlah wisatawan lokal akan meningkat pesat. Terjadi pertumbuhan yang positif untuk UMKM dan toko oleh-oleh khas Bontang,” bebernya.

Sedangkan Teguh Suharjono, Ketua Bidang Acara Pagelaran 1001 Pusaka Nusantara ini mengungkapkan, Panji Beber yang baru akan berumur 2 tahun ini sungguh terhormat, karena diberi tanggungjawab untuk menggelar acara level Nasional.

“Acara ini harus kita pikul bersama dan menjadi tanggungjawab bersama. Hal-hal yang kurang sana sini sudah pasti ada, itu menjadi tugas kita untuk menutupinya. Nantikan acaranya! Catat tanggalnya 2-4 Juni 2023 di Gedung Koperasi Karyawan PT Pupuk Kaltim,” tegasnya.

Hadir dalam pertemuan itu, Hardi, Ketua Panitia dan Arizal, Sekretaris Panitia. Bambang Cipto Mulyono, Kadisdikbud didampingi Nur Irwansyah selaku PPTK.  Pendiri Panji Beber Tommy Johan Agusta dan beberapa ketua bidang tampak hadir dengan serius mengikuti arahan dari awal sampai akhir. (rls)

BW Tanyakan Perlindungan Kerja Nelayan, Basri: Sudah Dapat Asuransi dari Kementerian KKP

0
BW Tanyakan Perlindungan Kerja Nelayan, Basri: Sudah Dapat Asuransi dari Kementerian KKP
BW saat interupsi di Rapat Paripurna ke-3 Masa Sidang III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). (Yusva Alam)

BONTANG – Anggota Komisi II DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang mempertanyakan terkait perlindungan kerja bagi para nelayan kepada Pemkot Bontang. Lantaran menurutnya, perlindungan kerja diperlukan bagi warga Bontang yang berprofesi pencari ikan saat melaut.

Hal itu diungkapkan BW sapaan akrabnya saat interupsi di Rapat Paripurna ke-3 Masa Sidang III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) beberapa waktu lalu.

BW mengatakan, jumlah nelayan di Bontang kurang lebih 3 ribuan dan semuanya belum mendapatkan perlindungan kerja. Padahal pekerjaan nelayan di laut cukup beresiko.

“Ketika nelayan diberikan proteksi dari BPJS Ketenagakerjaan, nelayan akan bisa tenang saat bekerja. Utamanya keluarga nelayan itu. Minimal ada perlindungan saat mereka bekerja,” ungkapnya.

Wali Kota Bontang, Basri Rase membantah pertanyaan tersebut dengan menyatakan, bahwa nelayan di Bontang sudah mendapatkan perlindungan asuransi dari program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) beberapa tahun lalu.

Pemkot pun sudah mengadakan Mou dengan BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga setelah nelayan sudah mendapat asuransi dari Kementerian KKP, pemkot tinggal berfokus pada sektor non formal yang lain.

“Mou sudah lama, bahkan pemkot dapat penghargaan sebagai kota yang bermitra terbaik dengan BPJS Ketenagakerjaan,” beber Basri.

Diberitakan sebelumnya, di tahun 2017  sebanyak 2.377 atau 75 persen dari 3.174 nelayan di Kota Bontang, sudah mendapatkan asuransi nelayan sebagai bentuk perlindungan atas kecelakaan yang dialami.

Asuransi nelayan ini merupakan program Kementerian KKP yang ditujukan kepada nelayan di Indonesia, salah satunya di Kota Bontang.

Bahkan di tahun-tahun berikutnya, nelayan yang belum mendapatkan perlindungan berpeluang mendapatkan asuransi. Karena Kementerian KKP masih membuka kuota bagi nelayan yang belum mendapatkan asuransi. (adv/al)

DLH Siapkan Truk Pengganti Bak Sampah di Jalan A Yani

0
DLH Siapkan Truk Pengganti Bak Sampah di Jalan A Yani
Truk pembuangan sampah DLH di depan Toko Keluarga Rahmat (Dok. DLH)

BONTANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang menempatkan beberapa truk pengangkut sampah, di beberapa lokasi yang tidak memiliki bak sampah.

Kabid Pengelolaan Sampah DLH, Syakhruddin mengungkapkan bahwa beberapa wilayah terlihat tidak pas jika harus diberikan bak sampah.

“Lokasi tersebut tidak memungkinkan untuk tempat bak atau tong sampah. Sehingga untuk memudahkan warga buang sampah, maka di stand by kan mobil,” jelasnya saat dihubungi redaksi, Kamis (11/5/23).

Truk pengangkut sampah disiapkan mulai dari pukul 06.00 hingga 08.00 wita di Jalan A. Yani dekat Toko Keluarga Rahmat.

“Kalau pagi kan bisa saja buang sampah sekalian berangkat kerja atau antar anak sekolah,” imbuhnya.

Pemberitahuan akan hal tersebut telah disebar melalui kelurahan untuk disampaikan ke RT setempat, selain itu DLH juga memberitahu melalui sosial media.

“Kami harap warga tidak membuang lagi sampah-sampah di pinggir trotoar. Ada baiknya mengikuti peraturan, jadi kalau Bontang bersih kan warga senang juga,” tutupnya. (sya)

Kadiskes Ingatkan Tetap Vaksin dan Taat Prokes Walaupun Status Covid-19 Dicabut

0
Kadiskes Ingatkan Tetap Vaksin dan Taat Prokes Walaupun Status Covid-19 Dicabut
Kadiskes Bontang harap warga tetap menjaga diri. (ist)

BONTANG – Kadiskes Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati mengingatkan masyarakat Bontang agar tetap vaksin dan taat prokes, walaupun WHO sudah mencabut status darurat kesehatan global untuk covid-19.

Menurut Toetoek, vaksin tetap diperlukan masyarakat, lantaran status darurat walaupun sudah dicabut namun virus covid-19 akan tetap ada. Status covid-19 berubah dari pandemi menjadi endemi, artinya virus tetap ada namun sudah tidak lagi mewabah.

“Minimal masyarakat tetap vaksin 1 dan 2. Walaupun sekarang stok vaksin sedang kosong, namun masyarakat harus tetap berupaya vaksin apabila stok sudah ada lagi,” ujarnya.

Selain vaksin ditambahkannya, masyarakat harus tetap taat pada prokes, utamanya di tempat-tempat keramaian. Seperti yang dikatakan sebelumnya, bahwa virus covid-19 ini tidak hilang tapi tetap ada. Sehingga masyarakat diharapkan tetap menjaga diri dengan baik.

“Apalagi kalau berada di kerumunan atau kendaraan umum, prokes harus tetap dipakai,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, WHO secara resmi mengakhiri status darurat kesehatan global untuk Covid-19 pada 5 Mei 2023.

Meski demikian, WHO tetap mengingatkan bahwa pencabutan status darurat Covid-19 bukan berarti dunia ini bebas dari virus corona sepenuhnya. Virus corona tetap dapat menginfeksi kapan saja, seperti halnya HIV yang tetap ada hingga saat ini. (al)

PNS dan PPPK Disumpah, Basri: Jangan Turut Andil Berpolitik!

0
PNS dan PPPK Disumpah, Basri: Jangan Turut Andil Berpolitik!
Wali Kota Bontang Basri Rase memberikan selamat kepada PNS dan P3K yang dilantik. (Yahya Yabo/Media Kaltim/Grup Radarbontang.com)

BONTANG – Pemkot Bontang melantik dan mengambil sumpah/janji PNS dan pejabat fungsional dan PPPK (P3K), Rabu (10/5/2023). Pelantikan dipimpin Wali Kota Bontang Basri Rase bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Sebanyak 159 PNS mengikuti pengambilan sumpah ini. Pelantikan jabatan fungsional PNS dan PPPK dilaksanakan kepada 80 PNS dan 125 PPPK.

“Saya wali kota secara resmi melantik pejabat fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang,” tambah Basri.

Basri Rase mengatakan dalam sambutannya, sesuai peraturan perundang-undangan, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dapat diambil sumpahnya dan diangkat menjadi PNS dalam kurung waktu satu tahun setelah dinyatakan menjadi PNS.

“Dari pelantikan merupakan awal dalam menjalankan tugas. Ada tiga poin dalam menjadi PNS, integritas, pelayan publik, dan profesionalisme,” jelas Basri memberikan arahan.

Ia menegaskan, PNS/P3K bisa diberhentikan secara hormat dan tidak hormat saat melanggar pelanggaran berat.

Selain itu, Basri mengingatkan agar pegawai jangan turut andil dalam  berpolitik, serta dukung-mendukung pasangan calon pada Pemilu 2024.

“Pegawai tidak boleh ikut-ikutan dalam mendukung, apalagi sampai tercatat dalam jejak digital,” tegas Basri. (yah)

PKK Bontang Meriahkan Event TTG se-Kaltim

0
PKK Bontang Meriahkan Event TTG se-Kaltim
Hapidah, Ketua PKK Kota Bontang saat memamerkan salahsatu produk dari dana stimulan. (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Bontang turut memeriahkan Kegiatan Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-IX yang dilaksanakan di Halaman Parkir Stadion Bessai Berinta, Rabu (10/5/23). Hal itu dilakukan PKK sebagai upaya mendukung keberhasilan event se-Kaltim ini, dimana Bontang sebagai tuan rumah.

PKK Bontang serta kelurahan meramaikan acara tersebut, dengan membangun stan yang berisikan produk dari dana stimulan masing-masing kelurahan.

Ketua PKK Kota Bontang, Hapidah Basri Rase mengatakan, PKK mensupport penuh TTG yang berlangsung di Bontang dengan saling memberikan informasi antar kelurahan itu sendiri.

“TTG sendiri ikut berperan dalam suksesnya produk-produk dana stimulan,” ungkapnya.

TTG merupakan alat atau teknologi yang dapat membantu memudahkan kegiatan produksi, sehingga memudahkan dalam hal usaha.

Contoh di Kelurahan Belimbing itu ada penyiraman otomatis yang dapat diatur waktunya, jadi penyiraman tumbuhan tidak perlu dipantau tapi tidak khawatir tumbuhan layu akibat kekurangan air.

“Harapannya terhadap TTG ini tentu makin banyak inovasi-inovasi yang kita dapat, dan saling bertukar pikiran terkait kebutuhan teknologi terbaru,” harapnya. (adv/sya)