Beranda blog Halaman 920

Cegah Aksi Premanisme, Polres Bontang Gencar Lakukan Patroli

0

BONTANG – Satuan Samapta Polres Bontang melaksanakan patroli malam sebagai upaya mencegah tindak kriminalitas yang meresahkan masyarakat, Rabu (22/6/2022). Patroli cegah aksi premanisme ini dilaksanakan setiap hari, baik pagi, siang maupun malam dengan sasaran tempat-tempat keramaian, objek vital dan tempat-tempat rawan aksi kejahatan.

Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi SH, SIK, MH melalui Kasat Samapta AKP Widodo SH  menuturkan, patroli ini sebagai bentuk memerangi kriminalitas dan premanisme, pungli serta penyakit masyarakat lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Bontang.

”Kita terus lakukan patroli ini setiap hari, baik pagi, siang, maupun malam untuk mencegah aksi kriminalitas dan preman beraksi. Sehingga dapat terwujudnya kondusifitas kamtibmas wilayah kota Bontang,” kata AKP Widodo

Kasat Samapta meminta kepada personelnya untuk melaksanakan tugas patroli dengan sungguh-sungguh dan dilakukan secara humanis. Selama melakukan patroli personel Samapta juga memberikan himbauan kamtibmas dan protokol kesehatan kesehatan kepada masyarakat.

“Masyarakat dapat menggunakan aplikasi Dumas Presisi dan layanan Hotline Polisi 110, yang dapat mempermudah melakukan pelaporan jika terjadi aksi kriminal yang meresahkan. Jangan takut lapor ke kami, jika ada tindak kejahatan di tempat Anda. Mari bersama-sama jaga Kota Bontang agar  tetap aman dan kondusif,” pungkas AKP Widodo. (hms)

Diskominfo Bontang Koordinasi Pembentukan CISRT Ke Diskominfo Kaltim

0

BONTANG – Untuk optimalisasi langkah pencegahan dan penanganan insiden siber terhadap server website atau aplikasi yang dikelola, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bontang berkunjung sekaligus bersilaturahmi ke Diskominfo Kaltim di Ruang Kerja Kepala Diskominfo, Kamis (23/6/2022).

Kunjungan terkait koordinasi rencana pembentukan Computer Security Incident Response Team (CSIRT). Hal itu dilakukan untuk membangun kemampuan dalam merespons insiden keamanan siber yang efektif dan melakukan identifikasi kebutuhan dalam proses penanganan serangan keamanan siber.

Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Kota Bontang Ilham Wahyudi mengatakan, tujuan kunjungan ini selain silaturahmi juga ingin berkoordinasi pembentukan tim tanggap darurat komupter Diskominfo Bontang.

“Alhamdulillah kami disambut sangat luar biasa oleh kepala dinas. Tentunya ini sebagai pertemuan awal, banyak masukan yang kami dapatkan untuk mengelola Diskominfo dengan baik,” ujar Ilham.

Dia berharap dari pertemuan awal ini, ke depan Diskominfo Bontang bisa terus bersinergi dan sinkronisasi dalam pembentukan CISRT ke Diskominfo Kaltim sebagai acuan di kabupaten/kota.

Sementara, Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal mengatakan, penanganan atau respons terhadap insiden keamanan siber memiliki tantangan tersendiri, mengingat teknik serangan siber semakin berkembang.

“Pembentukan CSIRT harus betul-betul di pahami, apakah CSIRT ini dibentuk fokus pada kerentanan, keamanan untuk memberikan peringatan dini, kesadaran, kewaspadaan dan perlindungan serta untuk memastikan kepatuhan terhadap kebijakan keamanan,” ucapnya. (kmf)

Wali Kota Basri Ngopi Bareng Wartawan di Kopi Inspirasi

0

BONTANG – Wali Kota Bontang Basri Rase memiliki cara tersendiri untuk membangun sinergi dengan insan pers di Kota Taman. Basri Rase menggelar acara ‘Ngopi Bareng’ bersama lebih dari 35 wartawan berbagai media di Kota Bontang, bertempat di Kedai Kopi Inspirasi Kompleks Mahakam Square Jalan Ahmad Yani, Selasa (21/6) malam.

Tidak ada hal khusus yang dibahas dalam kegiatan Ngopi Bareng ini. Wali Kota Bontang hanya ingin kongkow-kongkow dan silaturahmi dengan wartawan sambil menikmati kopi dan makanan yang disediakan Kopi Inspirasi.

“Ini sebenarnya agenda yang sudah lama dijadwalkan Pak Wali. Nah, baru bisa kita mulai bulan ini dan InsyaAllah rutin kita laksanakan setiap bulan. Tempatnya pun nanti bisa pindah-pindah,” beber Sekretaris Diskominfo Bontang Jayadi Pulung, didampingi Iskandar, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik.

Konsep acaranya juga dibuat sederhana untuk menghilangkan sekat sehingga suasana guyup rukun bisa terbangun dan komunikasi menjadi lebih cair. Wali Kota Basri Rase pun terlihat sangat menikmati suasananya.

“Kalau berkaitan dengan pekerjaan kita bahasnya di kantor saja. Di sini saya cuma ingin ngopi bareng dan diskusi hal-hal yang lain,” ucap Basri yang juga Ketua PKB Kota Bontang.

Diskusinya semakin menarik hadirnya, Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris. Kehadiran Agus Haris, juga tidak direncanakan. Kebetulan Ketua DPD Gerindra Bontang ini sedang berada di Kantor DPD Gerindra yang berseberangan dengan Kedai Kopi Inspirasi.

“Kalau di sini (Kopi Inspirasi, Red.) Pak Wali, selalu ramai terus. Saya sering, di sini untuk makan siang dan ngopi malam,” ucap Agus Haris.

Sementara itu, Ketua PWI Bontang Suriadi Said, menyambut positif kegiatan Ngopi Bbareng jurnalis ini. “Ke depan kita harapkan, acara kemas dengan diskusi ringan dengan tema-tema khusus,” pungkasnya. (mk)

Hadiri Mecaq Undat, Ketua DPRD Kaltim: Tradisi yang Harus Terus Diwariskan

0
Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK bersama Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah serta Forkopimda Kutai Kartanegara dan tokoh masyarakat dan Ormas Daerah menghadiri upacara dan pesta panen di Desa Budaya Sungai Bawang, Muara Badak.

KUKAR – Dianugrahi sumber daya alam yang melimpah dan keanekaragaman tradisi dan budaya yang lahir dari berbagai macam etnis di Kalimantan Timur menjadi salah satu indentitas bangsa Indonesia.

Mecaq Undat misalnya, tradisi yang telah ada sejak jaman dahulu yang diwariskan secara turun temurun oleh masyarakat etnis dayak di Desa Budaya Sungai Bawang, Muara Badak, Kutai Kartanegara.

Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK menjelaskan tradisi Mencaq Undat merupakan wujud rasa syukur masyarakat dalam mengambut musim panen padi yang diungkapkan dalam bentuk upacara dan pegelaran seni budaya.

Syarat akan nilai-nilai luhur dan semangat gotong royong yang terkandung didalamnya maka sudah seharusnya Mecaq Undat harus terus diwariskan dan dilestarikan serta dikembangkan dari generasi ke generasi.

“Saya berharap pelaksanaan upacara Mecaq Undat bisa berjalan lancar tanpa kekurangan satu apapun, sekaligus semangat bagi masyarakat untuk terus menjaga tradisi sehingga Usngai Bawang sebagai desa budaya bisa mengundang banyak pengunjung yang ingin mengenal salah satu tradisi etnis dayak Kenyah tersebut,” jelas Makmur saat menghadiri Mecaq Undat dan pagelaran seni dan budaya daerah Desa Budaya Sungai Bawang Tahun 2022, Kamis (23/6).

Bupati Kukar Edi Damansyah menyampaikan tradisi orang tua dan leluhur terjaga dengan baik salah satunya Mecaq Undat yang dilaksanakan dengan baik melalui desa-desa. Dukungan pemerintah daerah melalui anggaran desa dan pelaksanaannya diselenggarakan secara gotong royong.

“Pesta panen sebagai bentuk rasa syukur kepada sang Pencipta dan kegembiraan yang berbalut nilai spiritual”katanya Ia menjelaskan terdapat seratus festival yang dirancang yang ada di setiap desa dan kecamatan.

Salah satunya di Tabang hampir setiap desa memiliki agenda pesta Adat tahunan dan rencana akan disatukan dalam agenda festival Kecamatan Tabang.

Demikian pula desa dan kecamatan lain akan disatukan dalam wadah festival yang lebih besar sehingga akan masuk pulan nantinya dalam kalender pariwisata Kukar yang diharapkan banyak mengundang wisatawan sehingga geliat perekonomian rakyat dapat berkembang.

Posisi yang dekat dengan Bandara APT Pranoto Samarinda, menjadikan Sungai Bawang cukup strategis.

“Kami sudah pernah menyampaikan ke pihak Otoritas bandara agar antara Sungai Bawang dengan Bandara APT Pranoto bisa terkoneksi, jadi apabila menunggu pesawat bisa singgah dan melihat tradisi budaya” imbuhnya.(adv)

Babinsa Kelurahan Tanjung Laut Pantau Pelaksanaan Posyandu Warga Lansia

0

BONTANG – Babinsa Kelurahan Tanjung Laut Koramil 01/Loktuan Kodim 0908/Bontang Serka Dwi Siswanto, memantau pelaksanaan Posyandu Lansia, di kantor Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, Rabu (22/06/2022).

Serka Dwi Siswanto mengatakan, monitoring sekaligus pendampingan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman serta nyaman bagi lansia yang sedang memeriksa kesehatannya.

“Di posyandu, para lansia melakukan pengecekan gula darah, kolesterol dan tensi darah,” ujar Serka Dwi Siswanto, saat ditemui disela-sela monitoring.

Serka Dwi Siswanto menambahkan, pihaknya juga memberikan imbauan kepada lansia yang datang untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes). “Meskipun saat ini penyebaran maupun penularan virus Covid-19 menurun, kita tidak boleh lengah dan tetap waspada,” pungkas Serka Dwi Siswanto. (Pendim Btg)

Gelar Apresiasi ‘Setapak Perubahan Polri’, Kapolri: Bentuk Dukungan Masyarakat agar Polri Lebih Baik Lagi

0

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri malam apresiasi kreasi ‘Setapak Perubahan Polri’ di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (22/6/2022) malam. Kegiatan ini masih dalam rangkaian memperingati Hari Bhayangkara ke-76 pada 1 Juli mendatang.

“Malam ini saya tentunya sangat mengapresiasi kepada seluruh masyarakat, khususnya teman-teman dan adik-adik, yang dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-76, mau berpartisipasi untuk ikut di dalam berbagai kegiatan. Salah satunya komitmen kami melakukan perubahan, dengan tema setapak perubahan Polri,” kata Sigit.

Dalam hal ini, Sigit menekankan, Polri selalu berkomitmen membuka dan memberikan ruang kepada seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan ekspresinya baik itu kritik maupun saran.

Menurut Sigit, masukan, kritik dan saran dari masyarakat sangat bermanfaat untuk dijadikan bahan evaluasi demi mewujudkan Polri yang semakin dicintai dan diharapkan oleh seluruh masyarakat.

“Komitmen kami untuk membuka ruang, mendapatkan masukan dan kritik, mendengar aspirasi masyarakat. Supaya kita memiliki masukan untuk memperbaiki dan mengevaluasi institusi Polri. Kami yakin tidak bisa memperbaiki dan berbenah tanpa masukan dari masyarakat,” ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Adanya kritik dan saran hingga pujian dari masyarakat, dikatakan Sigit, hal itu akan diserap dan dijadikan energi positif untuk institusi Bhayangkara terus melakukan pembenahan serta perubahan untuk menjadi lebih baik lagi. Sehingga, semangat Polri Presisi dapat terwujud dengan sempurna.

Bahkan, Sigit menekankan, hasil karya dari peserta kreasi Setapak Perubahan Polri, agar dipasang dan dibaca. Sehingga seluruh personel Kepolisian dapat terus menyerap aspirasi dari apa yang diharapkan oleh masyarakat terhadap Polri.

“Hasil karya semua peserta tentunya dihimpun kita perbanyak, ditempel dan dibaca seluruh anggota Polri. Bahwa itu menjadi harapan, kritik, dan apresiasi masyarakat dan saya minta terhadap hal itu kita selalu komitmen untuk berubah menjadi lebih baik,” ucap mantan Kapolda Banten ini.

Diakhir pernyataannya, Sigit menekankan, seluruh jajaran Kepolisian saat ini harus mendengar dan memperhatikan harapan masyarakat demi kemajuan dan kebaikan dari institusi Polri.

“Komitmen kita bersama adalah membenahi institusi dan insan Polri. Terima kasih, atas kerja sama dari dewan juri yang mau meluangkan waktunya, karena pesertanya ribuan, lumayan capek dan lelah. Bagi kami, ini merupakan apresiasi untuk mendukung Polri. Kami komitmen terus berbenah dan memperbaiki diri,” tutup Sigit. (hms)

Polisi Tangkap Suami Istri Pengedar Sabu

0

BONTANG – Karena mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu, pasangan suami istri ditangkap Satuan Reskoba Polres Bontang di rumahnya, Jalan Pelabuhan Kelurahan Loktuan Kecamatan Bontang Utara, Selasa (21/6/2022) pukul 23.15 Wita. Pasangan itu berinisial E dan S.

Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi melalui Kasat Narkoba AKP Tatok Tri Hariyanto menjelaskan, pengungkapan diawali laporan masyarakat bahwa di depan Pelabuhan Kampung Selambai sering dijadikan tempat transaksi narkotika golongan 1 jenis sabu-sabu. Anggota Reskoba Polres langsung menindaklanjuti informasi tersebut.

”Anggota Reskoba melakukan proses penyelidikan dan penyamaran di sekitar lokasi, dimana berdasarkan informasi di depan Pelabuhan Kampung Selambai sering dijadikan transaksi narkoba,” jelas Kasat Narkoba AKP Tatok Tri Hariyanto kepada media ini Rabu (22/6/2022).

Selanjutnya anggota Reskoba melakukan penggeledahan di rumah  tersangka. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan 2 poket sabu dalam genggaman tangan tersangka E dan 26 poket yang diduga berisi sabu disimpan dalam dompet wanita warna orange. Juga ditemukan dua buah pipet dan satu timbangan digital warna hitam.

Selain itu polisi juga menyita dua handphone merek Vivo warna biru muda dan biru tua, satu CCTV warna hitam, satu korek gas, dan uang tunai  sebesar Rp 1.350.000. “Pasangan suami istri tersebut beserta barang bukti sudah kami amankan di Polres Bontang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan pengembangan kasus,” jelasnya.

Dia mengatakan, pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (2) Subs 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun maksimal 12 tahun dengan denda Rp 800 juta dan maksimal Rp 8 miliar. (hms)

Rujuk Ditolak, Pria di Bontang Hajar dan Curi Barang Mantan Istri 

0

BONTANG – Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bontang meringkus seorang pria berinisial R (42), lantaran telah melakukan pencurian dengan kekerasan, pada Selasa (21/6/2022).

R diciduk polisi saat sedang berada di Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Gunung Telihan Kecamatan Bontang Barat, Kota Bontang. Dia ditangkap setelah korban yang tak lain dari mantan istri sirinya, Lufian Mayruqi (40), melapor ke Polres Bontang.

Menurut Kapolres Bontang, AKBP Hamam Wahyudi melalui Kasi Humas Iptu Mandiyono, kasus ini  berawal ketika R mendatangi mantan istri sirinya untuk meminta rujuk, pada Jumat (17/6/2022) dini hari.

“Awalnya pelaku mengikuti korban di jalan sampai rumah mengambil koper dan memasukkan pakaian keadalam koper. Sekira setengah jam kemudian korban tidur dan dibanguni oleh pelaku untuk meminta rujuk kembali,” jelas Iptu Mandiyono saat dihubungi wartawan, Rabu (22/6/2022) sore.

Ajakan ini ternyata ditolak oleh sang mantan istri, akibatnya R  emosi dan nekat memukul korban di bagian kepala hingga tak sadarkan diri

“Korban tidak mau karena sudah tahu perbuatan pelaku selama menikah siri. Pelaku ini temperamen, dia memukul kepala, muka korban hingga pingsan. Atas kejadian tersebut korban mengalami sakit di bagian kepala dan muka lebam,” ungkap  Mandiyono.

Melihat korbannya tak sadarkan diri, R kemudian mengambil kesempatan untuk menggasak barang pribadi milik korban kemudian melarikan diri.

“Pelaku mengambil 1 unit sepeda motor jenis Yamaha Mio Soul warna merah hitam bernopol KT 3814 DU beserta BPKB-nya. Pelaku juga mengambil 1 unit Handphone merk Samsung M20 dan uang sejumlah Rp 450 ribu tanpa seijin korban,” jelasnya.

Begitu sadar dari pingsannya, korban menyadari barang berharga miliknya raib dibawa lari  pelaku. Ia lantas melaporkan perbuatan R ke Mapolres Bontang. “Korban mengalami kerugian sekitar Rp 6,4 juta,” imbuhnya.

Setelah melakukan rangkaian penyelidikan, Satreskrim Polres Bontang akhirnya menciduk pelaku. Saat diinterogasi, R mengaku motor korban sudah dijual seharga Rp 1,5 juta.

“Pengakuannya sudah dijual namun sampai sekarang dia (R) belum mengaku dijual kemana. Pelaku ini kerjanya tidak jelas, sebab itu ia nekat. Uang hasil menjual motor sudah habis digunakan untuk biaya sehari-hari,” ungkapnya lagi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, R ditahan di Mapolres Bontang dan dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan. “Ancamannya 9 tahun kurungan penjara,” pungkasnya. (vic)

Komisi IV DPRD Sampaikan Persoalan Dunia Pendidikan di Kaltim ke Kemendikbud

0
Komisi IV DPRD Kaltim melakukan konsultasi ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, Rabu (22/6).

JAKARTA – Memasuki masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) seperti sekarang selalu menimbulkan sejumlah persoalan di tengah-tengah masyarakat. Terlebih di Kalimantan Timur sarana dan prasarana pendidikan masih jauh dari ideal.

Pemerintah pusat sendiri selalu melakukan evaluasi kebijakan dalam proses PPDP mulai dari sistem zonasi guna menciptakan pemerataan kualitas pendidikan hingga berbagai kebijakan baru lainnya, sayangnya di beberapa daerah kebijakan tersebut justru menimbulkan persoalan baru karena belum meratanya sarana dan prasarana.

Banyaknya keluhan dari orang tua siswa terkait PPDB dan minimnya sarana prasarana yang ada maka Komisi IV DPRD Kaltim membawa persoalan tersebut ke Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Jakarta, Rabu (22/6).

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Akhmed Reza Fahlevi menjelaskan keterbatasan anggaran daerah khususnya dalam beberapa tahun terakhir akibat pandemi covid-19 memberikan dampak terhadap laju pembangunan dunia pendidikan.

“Kaltim harus terus mengejar ketertinggalan khususnya bidang pendidikan karena jumlah sekolah belum merata, tidak semua kecamatan memiliki sekolah untuk tingkat SMP dan SMA," ujar Reza di sela-sela pertemuan yang dihadiri Puji Setyawati, Eddy Sunardi Darmawan, dan Abdul Kadir Tappa.

Oleh sebab itu diperlukan dukungan anggaran yang maksimal. Keterbatasan anggaran daerah ditengah mulai bangkitnya perekonomian daerah membuat Komisi IV meminta dukungan pemerintah pusat dalam hal ini Kemendikbud.

“Dengan menjelaskan persoalan yang dialami oleh Kaltim kami berharap bantuan pemerintah pusat baik melalui Dana Operasional Sekolah maupun yang lainnya bisa diberikan secara proporsional” katanya.

Politikus Gerindra itu berharap agar pemerintah pusat termasuk Kemendikbud bisa melakukan monitoring ke daerah-daerah di Kaltim untuk melihat kondisi rill di lapangan agar mengetahui langsung permasalahan yang dihadapi.

Perencana Ahli Muda Biro Perencanaan Kemendikbud RI Irnu Kertapak menjelaskan bahwa sejak 2020 terkait sarana prasarana infrastruktur segala sesuatu anggaran dialokasikan ke PUPR mengacu ke putusan presiden.

“Untuk sekolah yang bisa menerima Rehab ialah yang sudah mengisi Form dari PUPR. Yang memang membidanginya. Tidak perlu payung hukum tambahan untuk kurikulum di seluruh sekolah. Semua merata nasional” sebutnya.

“Sejak tiga tahun terakhir sscara anggaran infrastuktur termasuk pendidikan diarahkan melalui data fisik melalui aplikasi krisna bapenas.Rincian dana DAK ada di perpres rincian APBD dan DPRD harus mengetahui tentang rincian tsbt.” tambahnya. (adv)