Beranda blog Halaman 929

Pastikan Aman dan Tepat Sasaran, Babinsa Koramil 02/Mura Badak Dampingi Penyaluran BLT DD

0

BONTANG– Untuk memberikan rasa aman dan nyaman, Babinsa Koramil  02/Muara Badak, Kodim 0908/Bontang Serda Ali Mustofa melaksanakan pendampingan kepada warga binaan, dalam rangka menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) periode Bulan Juni 2022.

Penyerahan bantuan berlangsung di aula kantor Desa Badak Baru, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (07/06/2022).

“Babinsa selalu melakukan pendampingan dalam penyerahan BLT Dana Desa, diberikan kepada Kepala Keluarga penerima manfaat dalam bentuk uang tunai sebesar tiga ratus ribu rupiah per kepala keluarga, dengan jumlah penerima BLT-DD, 135 KK,” katanya.

Babinsa Serda Ali Mustofa mengatakan, kegiatan dilakukan  agar pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada masyarakat dapat berjalan dengan lancar dan aman serta dalam rangka mendukung pemerintah.

“Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat, Babinsa  akan selalu hadir dalam mengamankan dan mengawal pembagian dengan harapan kegiatan tersebut dapat berjalan lancar dan aman,” ujar Serda Ali Mustofa. (Pendim-Btg)

Polres Bontang Launching Kampung Tangguh Bebas Narkoba di Loktuan

0

BONTANG – Polres Bontang Jajaran Polda Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Launching Kampung Tangguh Bebas Narkoba di halaman Kantor Lurah Loktuan Kecamatan Bontang Utara Kota Bontang Selasa (07/06/2022)

Hadir Walikota Bontang  Basri Rasse S.IP, Wakil Walikota Bontang Hj. Najirah, S.E., Dandim 0908 Bontang Letkol Arh. Choirul Huda, M.Tr.Han, M.I.Pol, Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi, S.H.,S.I.K.,M.H, Ketua PengadilanNegri Bontang Sofian Parerungan, S.H.,M.H, Kejaksaan Negeri Bontang  diwakili Kepala Subsi Pra Penuntutan Edgar Hubert Reardo SH, Kepala Lapas Bontang Ronny Widiatmoko Bc.IP.,SH, BNN Kota Bontang AKP Winaryo SH, dan Waka Polres Bontang  Kompol Wisnu Dian Ristanto, SIK.

Hadir pula Kabag Ops Polres Bontang Kompol Komank Adhi Andhika, SE, SIK, Kabag Ren Polres Bontang Kompol I. Made Suwardana, SH, Kasat Narkoba Tatuk S.Hariyanto S.H, Kapolsek Bontang Utara AKP Ahmad Said S.Sos., Lurah Loktuan beserta staf, managemen PT Pupuk Kaltim, tokoh masyarakat, Ketua RT  Loktuan dan tamu undangan  sebanyak 100 orang.

Dalam sambutannya, Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi menyampaikan ucapan selamat atas terbentuknya Kampung Tangguh Bebas Narkoba Polres Bontang di Kelurahan Loktuan.

”Kami memilih Kelurahan Loktuan sebagai Kampung Tangguh Bebas Narkoba karena  wilayah Kelurahan Loktuan sangat rentan terhadap pengaruh penyalah gunaan Narkoba,” beber Kapolres.

Dalam kesempatan ini, Kapolres menyampaikan banyak terima kasih dan dukungan dari semua stakeholder. ”Harapan kita ke depan dengan adanya Kampung Tangguh Bebas Narkoba ini diharapkan dapat memutus mata rantai para pelaku narkoba di wilayah Kota Bontang khususnya Kelurahan Loktuan,” sebutnya.

Diakhir kegiatan Lauching Kampung Tangguh Bebas Narkoba, Kapolres Bontang bersama Forkopimda Kota Bontang , managemen PT Pupuk Kaltim, tokoh Masyarakat, serta para Ketua RT  Loktuan melakukan Penandatanganan Deklarasi Anti Narkoba. (hms)

Najirah Ajak Warga Ubah Sampah Jadi Barang Bernilai

0

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang Najirah membuka Pelatihan Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga untuk masyarakat Guntung Selasa (7/6/2022) di Gedung Serbaguna Kelurahan Guntung. Najirah menyambut baik kegiatan tersebut karena bisa mengatasi persoalan sampah di Kota Bontang.

Kegiatan pelatihan yang merupakan bagian dari corporate social responsibility (CSR) PT Kaltim Methanol Industri Bontang ini, bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) dan juga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Taman serta konsultan dari Universitas Gadjah Mada.

Najirah dalam sambutannya mengatakan, persoalan sampah menjadi  masalah yang harus dicari bersama solusinya. Salah satunya melalui program pelatihan yang diselenggarakan oleh PT KMI. Karena itu ia menyambut baik kegiatan yang melibatkan puluhan warga dan ibu rumah tangga di Kelurahan Guntung tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Bontang, saya menyambut gembira pelaksanaan pelatihan ini, terutama karena sampah telah menjadi isu penting di Kota Bontang yang mendesak untuk dicarikan solusinya. Dengan mengolah sampah rumah tangga, akan bermanfaat bagi kesehatan lingkungan maupun bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Bontang,” ucapnya.

Najirah menilai dengan mengolah sampah rumah tangga selain akan berdampak pada kualitas lingkungan, pengolahan sampah yang baik dan benar dapat menghasilkan nilai ekonomi di dalamnya.

“Dengan mengolah sampah rumah tangga, akan bermanfaat bagi kesehatan lingkungan maupun bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Bontang. Dengan daur ulang atau mengolah kembali sampah rumah tangga, kita merubah sesuatu yang semula tidak bermanfaat menjadi sesuatu yang bernilai guna dan bernilai ekonomi,” terangnya.

Kegiatan yang terselenggara merupakan wujud nyata kerjasama antara pemerintah dan perusahaan di Kota Bontang, untuk bersinergi menjaga lingkungan serta upaya dalam meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat. (kmf/rose)

Babinsa Desa Sungai Bawang Semangati Siswa TK Suntik Imunisasi Campak

0

BONTANG– Babinsa Koramil 02/Muara Badak, Kodim 0908/Bontang, Pelda Sunaryo bersama tim kesehatan Puskesmas Pembantu Desa Sungai Bawang,

melaksanakan pendampingan dalam rangka suntik imunisasi campak untuk anak-anak di TK Kristen, Desa Sungai Bawang, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara, Selasa (07/06/2022).

Pelda Sunaryo mengatakan,  imunisasi campak dan rubella diberikan untuk anak TK hingga SD dan sederajat. Pendampingan ini merupakan bagian tugas kewilayahan yang harus dilakukan Babinsa.

Kehadiran Babinsa saat imunisasi, menurut Pelda Sunaryo, membawa pengaruh terhadap moril anak-anak, agar tidak takut terhadap suntikan. Anak-anak akan jadi lebih berani karena didorong semangat oleh Babinsa.

Perlindungan anak dari campak merupakan tindakan penyelamatan aset negara, karena anak-anak adalah masa depan kita sebagai penerus dan tongkat estafet. “Jika mereka sering sakit-sakitan maka bangsa ini menjadi lemah dan memudahkan bangsa lain menjajah,” kata Pelda Sunaryo.

Sejak digulirkannya program imunisasi campak ini telah mampu menjawab sejumlah kekhawatiran masyarakat akan bahaya campak.

“Inilah pentingnya vaksin imunisasi  diberikan. Kalian nggak usah takut bahkan harus senang dengan vaksin imunisasi ini, untuk menciptakan kesehatan dan kesejahteraan kalian,” ujar Babinsa. (Pendim Btg)

100 Orang Nelayan Bontang Terima Pelatihan dari Kemenhub

0

BONTANG – Sebanyak 100 orang nelayan di Kota Bontang mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) Pemberdayaan Masyarakat Selasa (7/6/22) di Hotel Grand Mutiara. Acara diinisiasi oleh Kementerian Perhubungan bekerjasama dengan Politeknik Pelayaran Barombong.

Diklat Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BST KLM) dan Surat Keterangan Kecakapan (SKK) 60 Mil merupakan suatu kegiatan yang ditujukan untuk memberikan pemahaman kepada peserta terkait pentingnya keamanan penggunaan kapal layar motor dan kepemilikan SKK.

Perwakilan Kementerian Perhubungan menyebutkan, diklat ini merupakan angkatan XVI yang pesertanya berasal dari nelayan. “Seluruh peserta hari ini akan mengikuti materi-materi yang sangat berguna untuk bekal  dalam berlayar. Hal ini merupakan tugas kami untuk memberdayakan masyarakat di bidang maritim,” beber Direktur Politeknik Pelayaran Barombong, Kapten Ilham Ashari.

“Masyarakat harus mumpuni dalam bidang SDM (sumber daya manusia) sehingga kita mampu jadi negara yang berdaulat khususnya dibidang maritim,” sambungnya.

Sementara itu, Wali Kota Bontang Basri Rase dalam sambutannya berterima kasih atas kesediaan Politeknik Pelayaran Barombong memberikan ilmu kepada para nelayan di Kota Bontang.

“Kedepan kita akan adakan MoU (Memorandum of Understanding) dengan Politeknik Pelayaran Barombong sehingga anak-anak kita yang lulus SMA di Bontang dapat menimba ilmu di sana,” ucap Basri.

Ia juga berharap para nelayan yang belum lulus SMA dapat menyelesaikan pendidikannya. “Sekolah di Bontang itu gratis, nanti teman-teman bisa ikut paket C,” imbuhnya.

Menutup sambutannya, Basri berpesan agar seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan tersebut dengan baik. (kmf/lusy)

Wapres Serahkan Manfaat Program-Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan Rp 2,2 Miliar

0

BONTANG– Wakil Presiden Ma’ruf Amin kembali menyerahkan manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) senilai 2,2 miliar kepada 10 pekerja di Surabaya. Sebelumnya, hal serupa juga dilakukan Ma’ruf Amin di Kendari Sulawesi Tenggara. Penyerahan santunan kali ini didampingi Menteri Sosial Tri Rismaharini dan turut hadir Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo saat kunjungan kerja Wapres di Alun- alun Kota Surabaya, Kamis (2/6/2022) sore.

Santunan yang diserahkan Ma’ruf Amin terdiri dari santunan kematian akibat kecelakaan kerja (JKK), manfaat Jaminan Kematian (JKM), manfaat Jaminan Pensiun (JP), Jaminan Hari Tua (JHT) dan manfaat beasiswa, hingga manfaat program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) kepada pekerja yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Dalam sambutannya Ma’ruf Amin berharap, usaha dan pemberdayaan yang dilakukan berbagai pihak ini akan mampu meningkatkan dan mempercepat kesejahteraan penerima manfaat.

Menurut data dari BPJAMSOSTEK, total pembayaran manfaat kepada peserta dari seluruh program selama Mei 2021 hingga Mei 2022 di Provinsi Jawa Timur senilai Rp 6,1 triliun dengan jumlah 523 ribu lebih kasus. Sedangkan untuk bantuan beasiswa pendidikan anak dengan periode yang sama sebesar Rp 31,3 miliar untuk 10.514 anak.

Sementara itu, Mensos Risma dalam keterangannya usai penyerahan santunan menyampaikan ada beberapa penyerahan santunan yang dilakukan yang antara lain dari BPJS Ketenagakerjaan.

“BPJS Ketenagakerjaan juga membantu program santunan dan juga beasiswa, ada santunan seperti dulu tukang sapu yang mengalami kecelakaan, diserahkan kepada Pak Wagub senilai 6,1 triliun,” jelas Risma.

Selanjutnya Anggoro Eko Cahyo menyampaikan bahwa penyerahan santunan ini merupakan bentuk hadirnya negara dalam memberikan kepastian akan jaminan sosial kepada seluruh pekerja Indonesia.

“Hari ini diserahkan santunan manfaat program BPJAMSOSTEK secara simbolis kepada 10 peserta kami di Surabaya, manfaat diberikan kepada keluarga dari peserta yang meninggal dunia hingga bagi peserta yang mengalami PHK,” terang Anggoro.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Pusat dan Daerah, serta kesadaran yang tinggi dari perusahaan atau badan usaha dalam mendaftarkan tenaga kerjanya menjadi peserta BPJAMSOSTEK.

“Hadirnya Bapak KH Ma’ruf Amin untuk menyerahkan santunan ini mempertegas apa yang diamanatkan oleh Presiden Joko Widodo. Bapak Presiden melalui instruksinya meminta seluruh pihak untuk mengoptimalisasi perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja di Indonesia, yang artinya seluruh pekerja di Indonesia akan terlindungi dari risiko-risiko sosial yang mungkin terjadi,” jelas Anggoro.

BPJAMSOSTEK merupakan institusi yang diberikan mandat oleh undang-undang untuk menyelenggarakan 5 program demi kesejahteraan pekerja dan keluarganya, yaitu program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan yang terbaru Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Anggoro melanjutkan, jumlah tenaga kerja yang terlindungi BPJAMSOSTEK di Provinsi Jawa Timur per April 2022 masih berada di kisaran 27%.

“Kami mengajak seluruh pekerja dan pemberi kerja untuk memastikan dirinya terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan, karena dengan memiliki perlindungan, pekerja yang sedang bekerja hingga keluarganya yang menanti di rumah dapat menjalaninya dengan tenang, dan tentu saja berujung pada masyarakat Jawa Timur yang lebih produktif dan sejahtera,” tutup Anggoro.

Sementara itu Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bontang Ramdani, menyampaikan, ini adalah salah satu bukti nyata komitmen pemerintah dalam hal mensejahterakan seluruh pekerja Indonesia.

“Ini adalah salah satu contoh pentingnya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan penyerahan santunan oleh Bapak Wapres adalah bentuk nyata dukungan pemerintah akan program jaminan sosial ketenagakerjaan ini. Bukan hanya memberikan kepastian perlindungan, tetapi juga memberikan jaminan manfaat kepada ahli waris peserta,” tutup Ramdani. (adv/rls/ahr)

BPJS Ketenagakerjaan Pasang Protese Tangan Robotik Korban Kecelakaan Kerja

0

BONTANG – Risiko kecelakaan kerja dapat menimpa siapa saja dan kapan saja. Seorang pekerja bernama Eko Suryanto yang bekerja sebagai operator maintenance di PT Sinar Agung Selalu Sukses yang sedang membersihkan mesin conveyor, mengalami kecelakaan yang mengakibatkan tangannya tergilas roda conveyor. Akibat kejadian itu tangan Eko Suryanto harus diamputasi.

Eko Suryanto yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) mendapatkan perawatan kecelakaan kerja sampai dirinya sembuh, sekaligus mendapat bantuan protese tangan robotik, atau biasa disebut filly hand tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) bersama Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo dan Direktur Utama Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) Sutopo Patria Jati, melihat langsung pemasangan protese tangan robotik tersebut di rumah sakit RSND, Jumat (3/6/2022).

Anggoro Eko Cahyo dalam keterangannya mengatakan, kehadirannya di Semarang untuk menyaksikan langsung bagaimana proses pemasangan hingga penggunaan filly hand yang merupakan hasil inovasi dan karya terbaik anak-anak bangsa.

“Kita perlu mengapresiasi Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND), yang telah banyak membuat protese untuk membantu masyarakat yang membutuhkan alat-alat bantu. Ini akan menambah semangat dan motivasi pasien kecelakaan kerja dalam menjalani kehidupannya ke depan,” jelas Anggoro.

Filly hand ialah inovasi yang dikembangan para ahli di Universitas Diponegoro. Tangan palsu jenis ini memiliki sejumlah keunggulan yakni mudah dioperasikan, harganya jauh lebih murah dan 90% suku cadangnya tersedia di dalam negeri. RSND sendiri merupakan salah satu rumah sakit kerja sama BPJS Ketenagakerjaan yang menangani kecelakaan kerja atau biasa dikenal Pusat Pelayanan Kecelakaan Kerja (PLKK).

“Ini merupakan salah satu fokus kami untuk memberikan fasilitas terbaik bagi peserta, sehingga jika risiko terjadi, pekerja akan langsung tertangani dengan optimal,” ungkap Anggoro.

Selanjutnya, Eko Suryanto yang terlihat semangat dan antusias saat mendapatkan filly hand menyampaikan, bahwa dirinya tetap mensyukuri apapun yang terjadi di dalam hidupnya walaupun itu merupakan sebuah cobaan.

“Saya sangat berterima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang sejak awal sangat membantu. Saya berterima kasih dan bersyukur banget walaupun kehilangan tangan satu tapi masih diberi kesempatan untuk hidup,” ucap Eko.

Sementara itu Wagub Gus Yasin kembali mengingatkan akan pentingnya perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi setiap profesi pekerjaan. Dirinya siap bersinergi untuk menyosialisasikan manfaat dari semua program BPJAMSOSTEK.

“Kami berharap masyarakat juga aware terhadap ini, masih banyak loh seperti nelayan, juga ada petani, juga memiliki risiko yang sampai saat ini masih minim mereka ini benar-benar memikirkan bagaimana nanti bila mengalami kecelakaan kerja dan seterusnya. Dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan atas nama pribadi, ayo bareng-bareng kita sosialisasikan ini, yuk kita jaga diri kita masing-masing ikut ke BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Senada dengan Gus Yasin, Kepala BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Bontang Ramdani berharap seluruh kalangan pekerja/mata pencaharian di Wilayah Kota Bontang bisa terlindungi dari risiko pekerjaan.

“Kami di sini selalu menyampaikan pentingnya keikutsertaan dalam program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Tidak hanya tenaga kerja di perusahaan-perusahaan, tetapi pekerja informal seperti nelayan, pedagang hingga penyedia jasa kurir/ojek yang jumlahnya tidak sedikit di Kota Bontang ini. Karena risiko pekerjaan itu bisa terjadi kepada siapa saja,” katanya.(adv/rls/ahr)

Hapus Honorer karena Gaji Jauh di Bawah UMR

0

BONTANG – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo menjelaskan, penataan tenaga non-Aparatur Sipil Negara (ASN) di pemerintah pusat maupun daerah adalah bagian dari langkah strategis untuk membangun SDM yang lebih profesional.

Hal ini juga sekaligus memperjelas aturan dalam rekrutmen. Kebijakan tersebut merupakan amanat Undang-Undang (UU) No. 5/2014 tentang ASN yang disepakati bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Menurut Tjahjo, tidak jelasnya sistem rekrutmen tenaga honorer berdampak pada pengupahan yang kerap kali di bawah upah minimum regional (UMR).

“Tenaga honorer sekarang kesejahteraannya jauh di bawah UMR. Pemerintah dan DPR mencari jalan agar kompensasi tenaga honorer bisa setara dengan UMR,” katanya dikutip melalui laman resmi Kementerian PANRB, Selasa (7/6/2022).

Lebih lanjut kata Tjahjo Kumolo, sejak tahunan lalu, rekrutmen tenaga honorer diangkat secara mandiri oleh masing-masing instansi. Mantan Menteri Dalam Negeri ini bilang, agar ada standarisasi rekrutmen dan upah, kini tenaga non-ASN diharapkan dapat ditata.

Untuk mengatur bahwa honorer harus sesuai kebutuhan dan penghasilan layak sesuai UMR, maka model pengangkatannya melalui outsourcing.

Pemerintah juga mendorong tenaga honorer kategori II (THK II) untuk ikut seleksi calon ASN. Seleksi ini bisa diikuti oleh tenaga honorer melalui jalur Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sesuai dengan pemenuhan syarat masing-masing individu. “Yang saat ini statusnya honorer tidak langsung diberhentikan tahun 2023. Tenaga non-ASN tetap dibutuhkan, hanya saja pola rekrutmennya kedepan harus sesuai kebutuhan mendapat penghasilan layak, setidaknya sesuai UMR,” kata Tjahjo Kumolo.

Sementara itu, Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Alex Denni mengatakan, secara kebijakan kesepakatan penanganan tenaga honorer oleh pemerintah diatur melalui PP No. 48/2005 juncto PP No. 43/2007 dan terakhir diubah dalam PP No. 56/2012 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi CPNS. “Bagi tenaga non-ASN yang memenuhi syarat menjadi CPNS atau PPPK, pemerintah mendorong agar mengikuti seleksi yang dibuka pada tahun ini,” ujarnya.

Sebagai informasi, pemerintah mulai menata reformasi birokrasi termasuk dari sisi tenaga honorer yang akan diminimalisir paling lambat 28 November 2023. Terlebih Menteri PANRB telah menerbitkan surat No. B/185/M.SM.02.03/2022 perihal Status Kepegawaian di Lingkungan Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Instansi pemerintah yang membutuhkan tenaga lain seperti pengemudi, tenaga kebersihan, dan satuan pengamanan dapat dilakukan melalui tenaga alih daya (outsourcing) oleh pihak ketiga.

Menanggapi kebijakan Pemerintah Pusat ini, Walikota Bontang Basri Rase, menegaskan Pemkot bakal membahas bersama dengan OPD Kota Bontang soal nasib tenaga honorer sebanyak 2.368 pegawai. “Saya belum bisa memberikan kepastian terhadap nasib para tenaga kerja honorer,”katanya. “Penghapusan tenaga honorer ini harus banyak pertimbangan, yang jelas ini belum berlaku untuk sekarang,” tambahnya.

Namun demikian, Basri mengatakan, Pemerintah pasti akan mengambil langkah yang tepat agar tenaga honorer bisa tetap bekerja.

“Nasib tenaga honorer setelah penghapusan ini, pastinya berharap agar bisa tetap bekerja. Jadi kita akan bahas dulu ini biar bisa mengambil langkah yang tepat,” sebutnya. (mk)

Babinsa Koramil 0908-02/Muara Badak Laksanakan Pendampingan Pendistribusian BLT- DD

0

BONTANG–  Babinsa Santan Ulu Koramil 02/Muara Badak kodim 0908/Bontang Serda Sani melaksanakan pendampingan pendistribusian Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) bulan ke-6 tahun 2022.

Penyerahan bantuan yang berlangsung di gedung BPU Desa Santan Ulu,  Senin (06/06/2022), ditujukan bagi keluarga miskin atau yang berhak menerimanya.

”Kami bersama dengan Babinsa bersinergi dengan pemerintah setempat, siap mengawal dan mengamankan penyaluran BLT-DD. Agar benar benar tersalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya,” kata Serda Sani.

Penyaluran bantuan dihadiri aparat Kecamatan Marangkayu  dan aparat Desa Santan Ulu, serta  masyarakat penerima sebanyak 157 Kepala Keluarga (KK). Disebutkan, tiap KK menerima bantuan Rp 300 ribu/ bulan.

”Semoga dengan adanya bantuan BLT-DD tahun ini dapat membantu perekonomian warga Desa Santan Ulu,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Serda Sani juga berpesan kepada warga penerima BLT-DD agar menggunakan uang bantuan  sebaik baiknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (Pendim Btg)