Beranda blog Halaman 996

Satpol PP Bersama OPD Terkait Menertibkan PKL di Rawa Indah

0

BONTANG – Kecamatan Bontang Selatan bersama Satpol PP, Kelurahan Tanjung Laut Indah, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya menertibkan Pedagang Kali Lima (PKL) di sekitar Pasar Rawa Indah, Senin (28/11/22) pagi.

Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Bontang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Perlindungan Masalah, Perda Kota Bontang Nomor 7 Tahun 2012  tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kreatif Lapangan,  sera hasil rapat dari tim penertiban dan penataan pedagang pada Jalan KS Tubun dan Jalan Ir Juanda pada Senin (7/10/22) lalu.

Penertiban ini dilaksanakan agar para PKL bersedia tidak berjualan di sepanjang trotoar Jalan KS Tubun, Jalan Ir Juanda, dan Jalan Kakap Putih 10. Mereka diharapkan menempati lapak yang ada di Gedung Pasar Rawa Indah.

“Dulu awal gedung pasar dibuka sudah diberitahu, terus ini diperingati lagi dan diberi waktu satu minggu untuk mengosongkan area trotoar. Pengennya sekitaran pasar itu tidak ada penjual, jadi kelihatan rapi,” jelas Kamsal, Camat Bontang Selatan.  (adv/sya)

Maming: Guru Mesti Mengikuti Perkembangan Teknologi

0
Anggota Komisi I DPRD Kota Bontang Maming

BONTANG – Dalam rangka peringatan hari guru yang jatuh pada 25 November,  Anggota Komisi I DPRD Kota Bontang Maming memberikan apresiasi kepada seluruh guru di Indonesia yang telah membantu membangun negara dengan memberikan ilmu dan pendidikan kepada para calon penerus bangsa.

“Saya mengucapkan selamat kepada guru-guru yang selama ini sudah mengabdikan diri membangun anak-anak bangsa menjadi cerdas-cerdas dan semoga diberikan Kesehatan dan kemudaha rezeki sehingga dapat membimbing anak-anak kita semua,” ujarnya saat ditemui di kantor DPRD Kota Bontang pada 28 November 2022.

Perbedaan tingkah laku dan sikap para generasi muda belakangan ini yang mengikuti perkembangan era digitalisasi, menjadikan hal tersebut sebagai tantangan bagi para pengajar. Sehingga para pengajar ditunutut untuk turut ikut dalam perkembangan teknologi dan sistem yang ada sekarang ini.

“Guru-guru sekarang harus juga mengikuti perkembangan teknologi sekarang, apalagi sekarang semuanya ada di Google,” ujarnya.

Diharapkan sistem pendidikan dan para pendidik yang ada akan semakin mampu membantu meningkatkan potensi anak-anak dengan secara baik membimbing dan mengarahkan setiap anak sesuai dengan minat dan potensi yang dimiliki.

Pada hari ini, tepatnya pada senin 28 November 2022, telah dilaksanakan upacara oleh pemerintah dan seluruh jajaran guru di Kota Bontang sebagai bentuk apresiasi terhadap seluruh guru yang ada. (sc)

Camat Bontang Barat Hadiri Bimtek Projek WMP

0

BONTANG – Camat Bontang Barat Anwar Sadat menghadiri pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Pengembangan Kapasitas Daerah Dalam Mempelajari Teknologi Ae Aegypti ber-Wolbachia di  Jogjakarta pada 15-18 November 2022

Camat Bontang bersama Dinas Kesehatan Kota Bontang melaksanaan bimbingan teknis tersebut dipandu langsung Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta melalui Projek World Mosquito Program (WMP).

Pelaksanaan hari pertama bertempat di Laboratorium WMP dan Laboratorium Entamologi UGM sementara hari kedua dilaksanakan langsung di lokasi penerapan yaitu di Desa/Kalurahan Trirenggo Kabupatel Bantul.

Penerapan teknologi Ae Aegypti ber-Wolbachia menunjukan hasil yang signifikan setelah pelaksanaan selama 6 bulan yang di tandai dengan data kasus DBD yang 0 kasus di bandingkan sebelum penerapan yang mencapai 25 – 40 kasus dalam seminggu.

“Diharapkan teknologi ini segera dapat di terapkan di Kota Bontang. Bontang Barat sendiri siap sebagai penerapan program awal dari dinas kesehatan bontang, kita sudah menghimbau teman teman kelurahan, ketua RT dan juga kader untuk membantu penerapannya yang akan dimulai pada tahun depan,” jelas Anwar. (adv/sya)

Optimalkan Pelayanan, DPMPTSP Buat Platform Pengaduan

0

BONTANG – Pentingnya pengelolaan sistem pengaduan bagi instantsi pemerintah adalah untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan dalam hal membuat pelayanan masyarakat menjadi optimal. Selain itu, adanya kanal pengaduan juga menjadi kesempatan bagi sebuah instansi untuk melakukan evaluasi serta perbaikan jika adanya sebuah pengaduan.

Hal inilah yang dilakukan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang dalam mempermudah penyampaian pengaduan masyarakat dalam membantu meningkatkan pelayanan dan perizinan usaha.

“Dengan adanya kanal pengaduan ini, diharapkan akan memudahkan masyarakat untuk menyampaikan aduan maupun keluhan pada pemerintah. Seperti jika ada pelayanan yang tidak sesuai standar pelayanan yang ada,” ujar Natalia Santi selaku Analis Kebijakan Ahli Muda DPMPTSP yang ditemui pada Oktober lalu

Dengan berkembangnya era modern dan digitalisasi, maka DPMPTSP Kota Bontang mengembangkan sistem pengaduan melalui berbagai macam platform digital seperti WhatsApp (08114345757), telephone, website (dpmptsp.bontangkota.go.id), kotak pengaduan dan aplikasi perizinan (pd.bontangkota.go.id).

Jadi masyarakat tidak lagi harus datang secara langsung apabila mengalami kendala, seperti adanya pengabaian kewajiban dalam pelayanan yang ada. Sistem pengaduan ini bisa diakses oleh seluruh elemen masyarakat termasuk badan hukum maupun perseorangan.

Proses penanganan pengaduan masyarakat akan dimulai ketika ada penerimaan aduan, dilanjutkan dengan pencatatan, penelaahan, tindak lanjut, pengarsipan, pemantauan dan pelaporan. DPMPTSP Kota Bontang akan selalu berupaya untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan masyarakat untuk memudahkan segala bentuk perizinan yang ada. (adv/sc)

Potensi Industri Karet di Kota Bontang

0

BONTANG – Karet alam atau polimer merupakan hasil dari getah pohon karet. Bahan ini dapat diolah menjadi barang industri yang memiliki nilai ekonomis. Apalagi di era sekarang, mulai banyak perusahaan yang membuat barang-barang anti pecah dengan menggunakan bahan karet agar lebih awet dan aman.

Industri barang berbahan karet terbagi dalam banyak jenis diantaranya adalah industri otomotif seperti ban, peralatan kendaraan, pembungkus kawat listrik, sepatu, sandal, alat kedokteran, alat-alat rumah tangga mauapun alat-alat olahraga.

Hal ini menjadikan industri pengolahan dan pengepakan karet memiliki pengaruh besar dalam kehidupan manusia seperti dalam bidang transportasi maupun rumah tangga.

“Karet itu memiliki sifat yang tahan akan suhu yang relatif rendah, dapat menempel dengan beberapa struktur logam, tahan terhada[ suhu tinggi, mudah untuk dirpoduksi, mampu meredam panas dan suara, mudah dibentuk dan praktis, serta dapat didaur ulang,” ujar Emelia Darmawati bagian Penanaman Modal Kota Bontang pada 28 November 2022

Sumatra dan Kalimantan merupakan daerah yang memiliki perkebunan karet yang lumayan luas, sehingga memang kedua daerah ini menghasilkan produksi karet yang lumayan besar. Dengan adanya sumber daya atau bahan baku serta banyaknya kegunaan yang dapat dihasilkan oleh karet. Hal tersebut membuka peluang kepada investor untuk menanamkan modalnya pada pabrik pengepakan karet di Kota Bontang.

Apalagi Kota Bontang yang sudah menetapkan daerah Bontang Lestari menjadi Kawasan industri strategis membuat Kota Bontang memiliki lahan khusus pabrik pengepakan karet di kluster A Bontang Lestari. (adv/sc)

Babinsa Koramil 0908-01/Loktuan Beri Pelatihan Baris-berbaris kepada Siswa Siswi SMK Nusantara Mandiri

0

BONTANG – Koramil 0908-01/Loktuan Kodim 0908/Bontang mempunyai tanggung jawab di wilayah binaannya, salah satunya siswa siswi  SMK Nusantara Mandiri Bontang yaitu membentuk sikap, kedisiplinan, loyalitas, kepedulian, dan rasa tanggung jawab sejak dini.

Untuk itu Babinsa Koramil 01/Loktuan Peltu Humam  memberikan pelatihan dasar Peraturan Baris Berbaris (PBB) pada sekolah tersebut di lapangan Mangrove Salebba, Jl. Cut Nyak Dien, RT 09 Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Sabtu (26/11/2022)

Peltu Humam sebagai Babinsa sekaligus pembina latihan tersebut menyampaikan, pelatihan PBB kepada siswa siswi ini sebagai wujud latihan fisik guna menanamkan kebiasaan dalam tata cara kehidupan yang diarahkan kepada terbentuknya sikap dan perilaku seseorang agar memiliki disiplin yang tinggi.

“Di sinilah langkah awal bagi anak-anak sekolah untuk mengenalkan kedisiplinan dan suatu latihan awal untuk ikut membela Negara”, tegasnya.

“Dengan diberikan pelatihan PBB kepada siswa-siswi diharapkan dapat mengerti maksud dan tujuan dari pelatihan PBB tersebut sehingga nantinya mampu menerapkannya di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” ujar Humam.

“PBB juga memiliki manfaat yang sangat berguna bagi anak-anak sekolah yaitu melatih daya konsentrasi, mendorong belajar tentang solidaritas tim, belajar mendengar dan patuh, dengan begitu banyak hal positif yang bisa diambil dari pembelajaran Peraturan Baris Berbaris (PBB) ini,“ tutupnya. (Pendim Btg)

Perkuat Kesatuan dan Persatuan, Kadir Tappa Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

0
Kadir Tappa dan narasumber saat sosialisasi empat pilar  kebangsaan (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Anggota DPRD  Kalimantan Timur, Abdul Kadir Tappa melaksanakan Sosialisasi 4 pilar Kebangsaan (Sosbang) yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Sosialisasi digelar pada Senin (28/11/2022)  di Hotel Andika, Bontang.

Sosialisasi wawasan kebangsaan menghadirkan narasumber dari Badan Kesatuan, Bangsa dan Politik, Bina Antasariansyah dan akademisi dan dosen, Bilher Hutahaen.

Abdul Kadir Tappa mengatakan, sosialisasi wawasan kebangsaan dimaksudkan sebagai bagian dari tugas anggota DPRD Kaltim yang telah direncanakan sebelumnya. Melalui sosialisasi empat pilar kebangsaan, masyarakat dapat lebih memperkuat wawasan kebangsaannya.

“Karena tanpa ini (wawasan kebangsaan), sepertinya agak rapuh dalam persatuan dan kesatuan. Ini bagian dari upaya memperkuat kebersamaan, untuk tetap berada di NKRI,” jelas Kadir Tappa, Senin (28/11/2022).

Dia melanjutkan, masyarakat  Bontang sangat mendukung adanya kegiatan-kegiatan yang dilakukan. Langkah lain juga akan dilakukan dalam upaya menambah  wawasan kebangsaan.

“Tidak akan berhenti di sini. Ada upaya-upaya lain yang akan dilakukan untuk menambah semangat dalam berbangsa dan bernegara,” katanya.

Sementara Bilher Hutahaean menjelaskan, makna Pancasila sebagai dasar negara, artinya Pancasila harus dijadikan landasan dalam bernegara dan ideologi. Pancasila juga sebagai sumber hukum dalam kehidupan bernegara. “Dalam bernegara maupun berorganisasi atau politik berdasarkan Pancasila,” kata Bilher.

Kabid Ideologi wawasan kebangsaan, Kesbangpol Kota Bontang, Bina Antasariansyah mengatakan, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) melaksanakan pembinaan Pancasila dalam rangka menciptakan ketenteraman dalam berbagai perbedaan dan menghindari perpecahan.

Dalam pemaparannya, Antasariansyah lebih banyak menjelaskan mengenai persatuan dan kesatuan melalui empat pilar. “Banyak cara yang dapat memecah belah, baik dari media sosial maupun secara langsung,” kata Bina.

Selain itu, Ia mengatakan, para pendiri bangsa telah menetapkan dasar negara dan menjadikan landasan negara. Dalam melaksanakan kehidupan bernegara, harus berlandaskan 4 pilar dalam membangun persatuan dan kesatuan.

“Bhinneka Tunggal Ika dapat dijadikan sebagai bagian dari 4 pilar. Berbeda tapi tetap bersama,” kata Bina. (adv/yah)

Cegah Kasus Karies di Masyarakat, Dinkes Bontang Gelar Workshop Kesehatan Gigi-Mulut

0
Narasumber menjelaskan pentingnya kesehatan gigi dan mulut. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang menggelar workshop kesehatan gigi dan mulut bagi dokter gigi dan perawat gigi. Workshop dilaksanakan di Hotel Tiara Surya, Senin hingga Selasa (28-29/11/2022) dengan menghadirkan narasumber dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, dr Adang Bachtiar dan dokter gigi dari Universitas Maranatha, Dr drg Irine Adyatmaka.

Workshop bertujuan meningkatkan kapasitas dokter dan perawat gigi dalam melaksanakan tugas di masing-masing unit kerja.

Kepala Dinkes Bontang, drg Toetoek Pribadi Ekowati mengatakan, workshop memberikan pengetahuan mengenai preventif promotif di bidang dokter gigi dan pelayanan gigi. Fakta di lapangan, jelas Toetoek, masyarakat datang ke pelayanan dokter gigi saat gigi sudah dalam kondisi berlubang.

“Ini yang menjadi keluhan di masyarakat, pada saat gigi berlubang baru datang ke dokter, kondisinya sudah tidak bisa dilakukan perawatan,” kata Toetoek, Senin (28/11/2022).

Toetoek mengatakan, workshop  akan memberikan metode yang bisa diterapkan dokter gigi dan perawat dalam melaksanakan upaya preventif dan promotif.

“Sebelum gigi mengalami karies (berlubang) maka akan ada tindakan yang dilakukan. Nanti akan dijelaskan narasumber,” katanya.

Toetoek mengatakan, selama ini kesehatan jaringan pulpa gigi merupakan 10 penyakit terbesar hingga masuk dalam 3 besar.

“Melalui ilmu yang kita dapatkan hari ini, semoga bisa diterapkan sesuai dengan kebutuhan di masyarakat. Maka akan ada kesempatan untuk merawat gigi, bukan hanya dicabut,” paparnya.

Analis kesehatan Dinkes Bontang, Zennidar Aulia Nashira mengatakan, workshop dilaksanakan dalam meningkatkan kemampuan dan kapasitas dokter dan perawat gigi di klinik dan puskesmas dalam pencegahan penyakit terutama karies.

“Agar fokus dalam pencegahan karies. Karena angka karies sangat tinggi. Kalau sudah karies, bisa menjalar atau memengaruhi organ lain,” jelasnya.

Dengan berfokus pada preventif dan promotif, maka Dinkes menghadirkan dokter yang memfokuskan pada  pencegahan karies.

“Karies itu ditandai dengan adanya tanda-tanda gigi mau berlubang. Seperti bintik putih dan bintik coklat. Kalau sudah berlubang makin susah dirawat,” katanya.

Kedepannya akan menyasar anak sekolah lewat program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) dengan cara melakukan survei langsung.

“Akan fokus pada pencegahan di usia dini. Nanti petugas akan turun ke sekolah di wilayah kerja masing-masing. Ada edukasi, terapi dan pemberian remineralisasi. Hasilnya menurunkan karies di wilayah kerja,” tandasnya. (adv/yah)

Gubernur Tetapkan UMK Kaltim 2023 Sebesar Rp 3,2 Juta

0
Gubernur Kaltim Isran Noor

SAMARINDA – Gubernur Kaltim H Isran Noor menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2023 sebesar Rp3.201.396. Ketetapan itu dituangkan dalam Keputusan Gubernur Nomor: 561/K.832/2022 Tanggal 25 November 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2023.

“Upah Minimum Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2023 sebesar Rp3.201.396,04 atau naik 6,20 persen,” tulis Gubernur Isran Noor dalam surat keputusan yang dikeluarkan pada Senin, 28 November 2022.

Upah minimum berlaku bagi pekerja/buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun. “Pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari upah minimum yang telah ditetapkan,” sambung Gubernur.

Upah Minimum Provinsi Kalimantan Timur ini berlaku terhitung mulai 1 Januari hingga 31 Desember 2023. Sementara upah bagi pekerja/buruh dengan masa kerja satu tahun atau lebih berpedoman pada struktur dan skala upah yang wajib disusun dan diterapkan.

Penetapan ini berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan jo Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja; Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023;

Pertimbangan lainnya adalah Surat Menteri Ketenagakerjaan Nomor : B-M/360/HI.01.00/XI/2022 Tanggal 11 November 2022 terkait Penyampaian Data Kondisi Ekonomi dan Ketenagakerjaan Untuk Penetapan Upah Minimum 2023. (adv/diskominfokaltim)

Camat Bontang Selatan Buka Lomba Pramuka Tingkat SD dan SMP

0

BONTANG – Camat Bontang Selatan Kamsal selaku Kak (Majelis Pembimbing Ranting) Mabiran didampingi Sekcam Bontang Selatan Chahyo Hadi Wichakso membuka lomba pramuka penggalang tingkat 11. Acara itu bertempat di halaman Kantor Kecamatan Bontang Selatan pada Jumat (25/11/2022) sore.

Kegiatan yang digelar Kwartir Ranting (Kwarran) Bontang Selatan ini dihadiri Anggota DPRD Kota Bontang Bakhtiar Wakkang, Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab Kota Bontang), Kapolsek Bontang Selatan Iptu Abdul Khoiri, Kak Kwarcab Kota Bontang dan pembina masing-masing sekolah.

“Ini bisa untuk melatih kekompakan adik-adik sekalian dan menjadi ajang silaturahmi untuk sekolah-sekolah,” jelas Kamsal

Dengan mengusung tema “Berprestasi Melalui Gerakan Pramuka Menuju Generasi Yang Hebat dan Beradab”, kegiatan dilaksanakan 25-27 November 2022 yang diikuti 17 regu. (adv/sya)