Beranda blog Halaman 995

Bontang Barat Adakan Penguatan Pokja Sehat Kelurahan

0

BONTANG – Kecamatan Bontang Barat melaksanakan kegiatan penguatan pengurus Kelompok Kerja (pokja) sehat kelurahan. Kegiatan itu dilaksanakan di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) pada Selasa (29/11/22) pagi.

Kegiatan ini mengundang dua narasumber. Yang pertama dari Forum Kota Sehat, Abu Hasyim dan Vidyabsari dari Dinas Kesehatan Kota Bontang.

Peserta kegiatan ini merupakan kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) kelurahan yang ada di Bontang Barat, dan ketua forum RT Kecamatan Bontang Barat. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Camat Bontang Barat Giri Agung.

“Kita sangat mendukung upaya kesehatan yang didukung oleh kota bontang. Diperlukan kerja sama dan kolaborasi untuk seluruh stakeholder yang ada di kecamatan sehingga bisa mewujudkan kesehatan masyarakat yang ideal.” ungkap Giri Agung.

Tujuan dengan adanya pokja sehat ini agar tercapai kota yang bersih, dan sehat untuk dihuni. Juga sebagai tempat berkarya agar terlaksana berbagai program pembangunan berwawasan kesehatan. Sehingga dapat meningkatkan sarana produktivitas dan perekonomian masyarakat. (adv/sya)

Gelar FGD, Dinkes Gali Persepsi Masyarakat Soal Percepatan Penurunan Stunting

0
Diskusi FGD Dinkes bersama masyarakat dengan narsum dari FKM Unmul. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) pembelajaran primer dalam percepatan penurunan stunting, untuk lokasi khusus dengan menyasar kader PKK, Kasi PM Kelurahan dan mitra kelurahan serta staf kelurahan dan ketua RT.

FGD dilaksanakan pada Selasa (29/11/2022) di Rumah Boga, Bontang dengan mengundang fasilitator Dr Annisa Nurrachmawati dan Dr Ike Anggraeni dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Mulawarman (Unmul).

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Dinkes Bontang, Jamila Suyuthi mengungkapkan, fokus grup diskusi dilaksanakan dengan maksud untuk mendiskusikan  pencegahan stunting yang telah ditunjuk di beberapa lokasi khusus (lokus), dengan cara pembelajaran primer yang langsung mendengarkan persepsi masyarakat di wilayah lokus masing-masing.

“Sebelumnya telah melakukan wawancara mendalam kepada target-target keterwakilan percepatan penurunan stunting seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu batita hingga calon pengantin,” kata Jamila, Selasa (29/22/2022).

Selanjutnya, Jamila mengatakan, FGD pertama ini menyasar kader dan relawan di 5 lokasi percepatan penurunan stunting, sementara FGD ke dua menyasar stakeholder terkait.“FGD lainnya juga dilaksanakan bagi OPD yang melaksanakan percepatan penurunan stunting di Bontang,” katanya.

Hal lainnya, Jamila mengatakan, hasil dari FGD ini akan melihat bagaimana penerimaan dan persepsi masyarakat terkait program penurunan stunting di  Bontang. “Nantinya kita akan lakukan diseminasi (penyebarluasan) hasil pembelajaran primer dari FGD untuk diketahui bersama. Ini merupakan penelitian dan pengembangan dari Dinkes mengenai apa-apa saja yang telah dilakukan,” jelas Jamila.

Dia mengharapkan, peserta FGD dapat memberikan kontribusi pemikiran sehingga dapat menggali permasalahan dengan cara persepsi yang sama. “Kita menghadirkan keterwakilan yang dianggap dari lokus yang dapat memberikan pandangan yang dialogis,” urainya.

Sementara, narasumber Dr Annisa Nurrachmawati menjelaskan,  stunting menjadi kepedulian dan tanggung jawab bersama, bukan hanya dari Dinkes tapi juga  masyarakat.

“Stunting ini masalah bersama, masalah besar yang tidak hanya diselesaikan dari dinas terkait, tapi harus ada penggerakan dan pemberdayaan masyarakat,” kata Annisa.

Dia menambahkan, FGD sangat penting untuk melihat bagaimana pandangan pengambil kebijakan dan penyedia pelayanan kesehatan mengenai yang dibutuhkan masyarakat.

“Apa yang menjadi kepedulian masyarakat dan persepsi masyarakat mengenai kebutuhan masyarakat, terkait program stunting yang berjalan sehingga kebijakan ke depannya bisa sesuai masyarakat. Salah satu inti dari pembelajaran primer yakni mencari persepsi dari masyarakat,” papar Annisa. (adv/yah)

Piala Dunia Qatar 2022, Basri Dukung Tim Asia

0
Ilustrasi negara-negara Asia. (Ist)

BONTANG– Wali Kota Bontang Basri Rase memiliki cara sendiri untuk menunjukkan tim andalannya di Piala Dunia Qatar 2022. Tim andalan yang dimiliki Basri memang tidak spesifik, namun dia mendukung tim negara asal benua Asia.

Saat ditemui, Basri Rase mengatakan tim yang dia jagokan berasal dari benua Asia seperti Jepang dan Korea Selatan (Korsel). Namun Basri tetap mempercayakan dengan tim negara andalannya walau di laga akhir Japan takluk dari Kosta Rika.

“Kalau saya jagoannya sebenarnya Jepang sama Korea. Itu jagoan saya. Tapi mau di apa kondisi seperti saat ini,” kata Basri saat ditemui, Selasa (29/11/2022).

Basri masih berharap ke dua tim  andalannya masih bisa lolos ke fase selanjutnya. “Saya masih berharaplah mudah-mudahan kedua negara ini bisa loloslah,” katanya.

Ditanya tanggapannya soal laga Belanda versus Qatar, Basri katakan dirinya tetap mendukung tim asal Asia. “Saya pendukung Asia. Pokoknya Arab Saudi, Qatar, Japan, Korea itu saya dukung,” pungkasnya. (yah)

Ika Pakarti Bontang Gelar Gebyar Budaya Jawa

0

BONTANG – DPD (Dewan Pengurus Daerah) Ika Pakarti (Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi) Bontang di ulang tahun ke-19 menggelar Gebyar Budaya Jawa di Lapangan Detasemen Arhanud Rudal, selama dua hari yaitu Sabtu-Minggu tanggal 26-27 November 2022.

Ketua Panitia Begawan Ciptaning Mintaraga mengatakan Gebyar Budaya Jawa ini merupakan yang pertama kalinya diadakan di Kota Bontang. Seluruh paguyuban di bawah Ika Pakarti sangat mendukung kegiatan ini.

Kesenian yang ditampilkan dalam event ini menambah semarak pagelaran budaya di Kota Bontang yang siap menjadi Kota Pariwisata guna menundung Ibu Kota Nusantara.

“Hari Sabtu tampil dua grup kesenian Kuda Lumping dengan ke khasan masing-masing yaitu Turonggo Galih Saputro dan Rogo Suro Wijoyo. Kemudian di hari Minggu tampil juga dua grup kesenian Kuda Lumping lainnya yakni Putro Birowo dan Joyo Manunggal. Diperkaya pula dengan tampilnya Gamelan Banyumasan, Gandrung Banyuwangi dan Jaranan Buto juga dari Banyuwangi, Pecut Samandiman dari Kediri, serta Seni Oklik dari Bojonegoro,” ungkap Begawan.

Sementara Rekuh Noto selaku Wakil Ketua I mengatakan, bahwa untuk menyemarakkan Gebyar Budaya Jawa ini, disajikan kuliner khas Jawa. Ada Orem-orem, Bakso dan Angsle khas Malang, ada Nasi Tiwul khas Bojonegoro, ada Nasi Gandul khas Pati, ada Nasi Gogek khas Trenggalek, ada Sego Tempong khas Banyuwangi, Lontong Petis khas Jember, Pecel khas Nganjuk dan masih banyak lagi.

“Kegiatan yang baru pertama kali ini semoga dapat dilaksanakan rutin setiap tahun, dan peserta kuliner semakin bertambah guna memperkaya khazanah kuliner khas Jawa di Kota Bontang. Sayangnya beberapa diantaranya tidak berjualan secara normal, artinya hanya jualan dalam event ini saja. Padahal banyak kunsumen yang bertanya, selama ini jualan dimana?”

Sementara itu, Achmad Bajuri sebagai Wakil Ketua II menyampaikan dengan adanya Gebyar Budaya Jawa ini, akan tercipta Program Pariwisata Baru di Kota Bontang. Hampir semua pedagang yang berjualan kuliner khas Jawa meraup untung, karena tidak ada dagangan yang tersisa dan habis disantap masyarakat Kota Bontang.

“Akan memicu paguyuban di bawah Ika Pakarti untuk menampilkan kesenian khas daerahnya, dan ini masih ada waktu mempersiapkan di event tahun depan. Keunikan Kota Bontang yang multi etnis akan semakin bersinar seiring dengan hadirnya Gebyar Budaya Jawa,” sebutnya.

Campur Sari Subur Makmur selama dua hari berturut-turut mewarnai acara Gebyar Budaya Jawa di Lapangan Den Arhanud Rudal ini.

Menurut Sumardi Syawal, kegiatan budaya ini tidak lagi memikirkan besarnya honor. “Diminta tampil oleh panitia di event yang luar biasa ini sudah merupakan kebanggaan tersendiri. Penyanyi andalan Subur Makmur seperti mbak Winda, mbak Suzan dan mbak Sinta sudah terbiasa dengan kondisi apapun,” sebutnya.

Harsono yang baru saja dilantik menjadi Ketua Ika Pakarti periode tahun 2021-2026 sangat antusias dengan kegiatan ini. Selama dua hari H. Harsono ikut joget-joget di panggung, ngopi-ngopi dan mencicipi kuliner khas Jawa ini.

Suksesnya acara ini merupakan Hasil Kerja keras seluruh panitia yang menunjukkan kekompakan, kolaborasi dan saling melengkapi.  “Kami tak lupa mengucapkan terima kasih kepada para sponsor, donatur dan Komandan Rudal yang mensupport acara ini menjadi ajang yang ditunggu-tunggu setiap tahun,” tutur Harsono.

“Orang Jawa wajib guyub rukun sak lawase, Bersatu kita teguh dan kompak kita Tangguh. Kegiatan ini murni untuk pelestarikan budaya dan tradisi Jawa di perantauan, agar generasi muda tidak terputus oleh akar budayanya” sambungnya

Atas inisiatif dari Dasuki yang merupakan Asisten 2 Kota Bontang, Sutrisno yang juga Camat Bontang Utara dan Agus Suhadi yang merupakan anggota DPRD Kota Bontang, di Sabtu Malam Minggu digelar kotak amal guna menghimpun dana dari tamu undangan untuk meringankan beban korban gempa di Cianjur. “Kita tidak hanya berpikir senang-senang, namun juga berempati dengan musibah gempa yang terjadi di Cianjur,” pungkas Dasuki. (bcm/darman)

Rusmadi Lantik Pengurus Ikapakarti Bontang Periode 2021-2026

0

BONTANG – Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ikapakarti) Kota Bontang periode 2021 hingga 2026 digelar di Lapangan Den Arhanud Rudal, Sabtu (26/11/2022).

Pengukukan Ketua DPD Ikapakarti Kota Bontang H Harsono dan 197 pengurus DPD Ikapakarti Kota Bontang ini dilakukan oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Ikaparti Kalimantan Timur (Kaltim) Rusmadi Wongso. Hadir Wali Kota Bontang Basri Rase.

Kegiatan pengukuhan dan pelantikan ini dikemas secara sakral. Selama dua hari, Ketua Pengukuhan Begawan Ciptaning Mintorogo berhasil mengemas acara pengukuhan dengan sukses. Makanan khas dari berbagai daerah dan penampilan sejumlah komunitas kesenian menambah kemeriahan acara pengukuhan dan pelantikan.

Di sela pelantikan, Rusmadi Wongso mengungkapkan bahwa Ikapakarti merupakan sebuah rumah besar bagi warga dari paguyuban-paguyuban kedaerahan khususnya yang berasal dari tanah jawa termasuk seni budayanya di Kota Bontang. Namun dalam sebuah rumah besar tersebut, menurutnya, dibutuhkan pilar dan pondasi yang kuat.

“Kepada seluruh unsur pimpinan paguyuban sebagai pilar dan sekaligus sebagai pondasi untuk terus menguatkan diri. Sehingga Ikapakarti tidak hanya sebagai rumah besar tapi juga berdiri kokoh secara bersamaan,” beber Rusmadi yang juga Wakil Walikota Samarinda ini.

Dikatakannya, sejak berdirinya Ikapakarti pada tanggal 16 Juli tahun 2003 tujuannya adalah untuk menitipkan pesan moral kepada diri kita semua untuk mengedepankan budaya, untuk mengedepankan kepribadian, sifat-sifat yang jujur, santun dan guyub rukun atau gotong royong dalam bermasyarakat dan bernegara.

Sementara itu, Ketua DPD Ikapakarti Kota Bontang Harsono berharap, keberadaan Ikapakarti Bontang bisa terus memberikan kontribusi dan bersinergi dengan Pemkot Bontang untuk bersama-sama membangun Kota Bontang. “Saya berharap tetap terjalin kekompakan dan tetap solid untuk menciptakan kepribadian guyub rukun,” harapnya.

Sementara itu, Wali Kota Bontang Basri Rase berharap keberadaan paguyuban Ikapakarti di Bontang dapat memberikan manfaat untuk masyarakat terutama bagi anggota maupun kepengurusannya. Ia juga berharap Ikapakarti terus mewarnai dan meramaikan Kota Bontang dengan berbagai penampilkan kesenian khas Jawa.

“Semoga dengan kekuatan Ikapakarti, Bontang semakin ramai. Karena saya lihat, hampir setiap minggu ada kegiatan kesenian dan budaya serta kuliner yang ditampilkan. Ini sejalan dengan misi pemeritah untuk menjadikan Kota Bontang sebagi kota wisata,” pungkasnya. (darman)

Amankan Penutupan Gebyar Korsa HUT PKT, Polres Terjunkan Puluhan Personel

0

BONTANG – Polres Bontang melaksanakan kegiatan  pengamanan dalam rangka penutupan Gebyar Korsa HUT PKT Bontang di Gelanggang Olahraga  (GOR) PKT, Minggu (27/11/2022).

Dalam kegitan tersebut Polres menerjunkan puluhan personel gabungan terdiri personel Sat Samapta, Polsek Bontang Barat, Sat Reskrim, Sat Intelkam, dan Sat Lantas Polres Bontang.

”Pengamanan ini kita lakukan secara ketat mengingat kegiatan ini  tentunya dihadiri banyak keluarga dan karyawan dari perusahaann PKT maupun masyarakat umum. Ini untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif sehingga acara dapat berjalan aman dan lancar,” tutur Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya S.H.,S.I.K..M.H.

Dalam kegiatan tersebut Kapolres Bontang tetap mengimbau kepada seluruh penonton untuk tetap menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif dan tetap mematuhi protokol kesehatan guna mencegah dan menekan terjadinya kembali lonjakan Covid-19. (hms)

Jaga Ketersediaan BBM, Kapolres Bontang Monitoring SPBU Tanjung Laut

0

BONTANG – Mengantisipasi kelangkaan BBM jenis solar dan pertalite Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya S.H.,S.I.K.,M.H. melaksanakan monitoring di SPBU Tanjung Laut, Senin (29/11/2022 ).

Dalam Monitoring tersebut Kapolres melakukan pengecekan langsung terhadap SPBU dan petugas terkait ketersediaaan BBM utamanya jenis solar dan pertalite

”Kami akan terus melakukan monitoring, dan pengawasan ke setiap SPBU di wilayah kota Bontang. Ini untuk menjaga ketersediaan  dan penyaluran BBM Jenis solar, pertalite, maupun pertamax sehingga tidak terjadinya antrean dan penumpukan kendaraan,” tuturnya.

Pada kesempatan ini Kapolres berharap kepada seluruh lapisan masyarakat, dapat mengisi bahan bakar seperlunya dan tidak melakukan pengisian bahan bakar yang berkelebihan.

”Apabila mengetahui ada pedagang atau pengusaha yang sengaja menimbun bahan bakar agar diinformasikan sehingga dapat d tindak tegas dan memproses secara hukum,” pungkas Kapolres. (hms)

Banyak Jalan Nasional yang Rusak, Gubernur Tak Berhenti Berjuang, Minta Disegerakan

0

SAMARINDA – Tidak semua jalan di Kaltim berstatus jalan provinsi (kewenangan provinsi). Sebagian merupakan kewenangan pusat atau status jalan nasional. Sebagian jalan yang rusak dan hancur adalah jalan nasional. Lantas apakah Gubernur Isran Noor dan Wagub Hadi Mulyadi berdiam diri dengan kondisi itu?

“Jalan nasional itu murni kewenangan pusat. Tapi Pak Gubernur tidak pernah berhenti berjuang meminta agar usulan Kaltim disegerakan. Apa yang beliau minta disegerakan? Ya, penanganan seluruh jalan nasional. Terutama yang rusak-rusak itu,” ungkap Kepala Dinas PUPR dan Pera Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda, Ahad (27/11/2022).

Beberapa jalan nasional yang kondisinya sedang tidak baik-baik saja dan banyak dikeluhkan antara lain jalur Sangatta – Kaliorang, Tenggarong (Kutai Kartanegara) – Barong Tongkok (Kutai Barat). Jalur Samarinda – Bontang, dan Bontang – Sangatta.

Perjuangan Gubernur Isran Noor agar pusat menyegerakan kemantapan jalan nasional di Kaltim dilakukan dalam banyak kesempatan. Salah satunya dalam forum para gubernur yang juga dihadiri Menteri PPN/Kepala Bappenas Soeharso Monoarfa. Begitu pun saat rapat-rapat bersama Presiden Joko Widodo.

Nanda menyebutkan, tidak sedikit dari permintaan Gubernur Isran Noor yang ditindaklanjuti pusat. Antara lain jalan pendekat Jembatan Pulau Balang dari sisi Balikpapan. Sekarang kelanjutan proyek jalan yang menghubungkan Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kota Balikpapan melalui Jembatan Pulau Balang itu sudah diambil alih pemerintah pusat.

“Alhamdulillah. Itu kalau daerah sendiri yang melanjutkan pasti berat. Pembebasan lahan saja bisa mencapai Rp300 miliar. Belum lagi pembangunan fisik bisa mencapai Rp1 triliun lebih,” ungkap Nanda.

Pemerintah pusat juga terus melakukan perbaikan jalan Samarinda – Bontang dengan beton dan aspal. Sebagian besar kondisinya saat ini sudah lebih baik, meski sebagian masih dalam proses pekerjaan. Demikian pula untuk jalur ke Kutai Barat. Tahun ini APBN juga terus digelontorkan untuk peningkatan kualitas jalan di kawasan itu.

Beberapa waktu lalu sambung Nanda, Kepala Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim Junaidi menyampaikan target 2024 jalan nasional di Kaltim 90 persen mantap. Posisi sekarang masih 82 persen.

“Jadi semua tidak ujug-ujug. Tapi disuarakan oleh Pak Gubernur. Sebab kalau menunggu daerah menyelesaikan sendiri, pasti sulit. Pak Gubernur itu terus berjuang untuk rakyatnya,” tegas Nanda.

Perhatian besar Gubernur Isran Noor dan Wagub Hadi Mulyadi juga diberikan untuk pembangunan jalan di kawasan perbatasan dengan membangun jalan dan puluhan jembatan.

“Untuk ruas jalan Tering (Kutai Barat) – Ujoh Bilang (Mahakan Ulu) total penanganan tahun 2019 – 2021 dalam bentuk perkerasan aspal 24,93 km, cut/fill dan timbunan pilihan 14,36 km. Kita juga bangun 6 jembatan panel,” jelas Nanda.

Total alokasi anggaran untuk penanganan 2019 – 2021 sisi Kutai Barat, pembangunan jalan sebesar Rp119,3 miliar dan pembangunan jembatan Rp23,2 miliar. Total Rp142,5 miliar.

Alokasi juga dikucurkan untuk pembangunan jalan dari Mahulu untuk ruas jalan Ujoh Bilang – Long Bagun – Long Pahangai. Total penanganan jalan tahun 2015 – 2021 berupa cut/fill dan timbunan pilihan sepanjang 89,50 km. Total penanganan jembatan tahun 2015 – 2021 terdapat 20 titik (bailey) jembatan panel. (adpim/adv/diskominfokaltim)

Sekda Sri Launching Aksi Mapan, Maheza Jenar Terpilih ‘Employee off The Month’

0

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kaltim membuat terobosan baru dengan dilaksanakannya launching Akselerasi Nilai-nilai Inti melalui Agen Perubahan (Aksi Mapan) yang dilakukan Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni di Hotel Gran Senyiur, Senin (28/11/2022).

Acara dirangkai penganugerahan Employee of the Month Setdaprov Kaltim, dan kegiatan penguatan perencanaan menghadirkan Sekdaprov Sri Wahyuni dan Plt Kepala Bappeda Yusliando sebagai narasumber, dimoderatori Dr Moh Jauhar Effendi Widyaiswara BPSDM Kaltim.

“Saya memberi apresiasi dan mengucapkan terima kasih,” kata Sekda Sri Wahyuni yang mengharapkan Aksi Mapan agar terus ditindaklanjuti dengan langkah-langkah kongkret dan berkelanjutan.

Pada acara yang juga dihadiri Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Hj Syarifah Alawiyah itu Employee of the Month diberikan kepada Maheza Jenar. PNS Golongan III-c pada Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah yang dalam tugas pekerjaannya dinilai terbaik di bulan ini. Tupoksinya selama ini adalah menangani Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah dan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LPPD dan LKPJ). “Saya tidak menyangka terpilih,” katanya singkat namun berjanji akan terus bekerja dengan baik.

Kepala Bagian Perencanaan dan Kepegawaian Setdaptov Kaltim Inni Indarpuri di kesempatan itu menjelaskan, pemilihan Employee of the Month adalah salah satu output dari aksi perubahan yang dimulai dari terpetakannya permasalahan kepegawaian Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim yang dihimpun sebagai sumbatan yang harus dicarikan solusinya.

“Pedoman dan Pembentukan Tim Penetapan Employee of the Month pada Ekosistem Agen Perubahan Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim, berupa Surat Keputusan Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim Nomor 893/11258/Adpim-I tanggal 11 November 2022,” jelasnya.

Persyaratan meliputi persyaratan umum dan persyaratan khusus yakni memiliki gagasan atau ide kreatif sebagai solusi masalah dalam pekerjaan sehari-hari.

Persyaratan lainnya, senantiasa menggali potensi diri dengan mengikuti bimbingan teknis/pelatihan, sharing session dan membagi pengalaman serta ide kreatif kepada lingkungan sekitarnya, bahkan di luar organisasinya.

Menurut Inni Indarpuri, Employee of the Month sebagai anggota Ekosistem Agen Perubahan Sektretariat Daerah Provinsi Kaltim merupakan katalis, pemberi solusi, penggerak perubahan, mediator, penghubung dan motivator, pendorong perubahan pola pikir dan budaya kerja yang akan menjadi role model, contoh keteladanan dan menularkannya kepada pegawai lainnya di lingkungannya.

“Semoga dengan aksi perubahan Aksi Mapan ini terjadi perubahan pola pikir dan budaya kerja dalam mewujudkan reformasi birokrasi menuju ASN yang berkinerja tinggi,” harapnya. (adpim/adv/dikominfokaltim)

Peresmian Gedung Denpom Samarinda, Gubernur: Pemeritah Daerah Selalu Bantu Instansi Vertikal

0

SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur Dr H Isran Noor menghadiri sekaligus meresmikan Gedung Detasemen Polisi Militer (Denpom) VI/1 Samarinda Jalan Slamet Riyadi, Senin (28/11/2022).

Peresmian dihadiri juga dilakukan oleh Komandan Pusat POM Angkatan Darat (Danpuspomad) Letjen TNI Tjandra Warsenanto Sukotjo bersama Gubernur Isran Noor dan Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo ditandai dengan pemotongan pita, diawali penandatanganan prasasti.

“Semoga ini pasti bermanfaat,” ucap Gubernur Isran Noor mengawali sambutannya, seraya mengapresiasi atas diresmikannya gedung bantuan Pemerintah Provinsi Kaltim ini.

Pemerintah Provinsi Kaltim, tegas orang nomor satu Benua Etam ini, telah dan terus berkomitmen serta bekerja sama dengan pihak mana pun, termasuk instansi vertikal di daerah.

Walaupun diakuinya, dari segi peraturan perundang-undangan ada pembatasan dalam hal pemerintah daerah membantu instansi vertikal.

“Tapi kalau itu (membantu) tidak dilakukan pemerintah daerah, maka banyak fungsi-fungsi instansi vertikal yang kepentingannya untuk masyarakat di daerah, tidak berjalan secara optimal,” ungkapnya.

Karena itu, lanjutnya, Pemerintah Provinsi Kaltim juga kabupaten dan kota terus berkomitmen, bekerja sama dan membantu instansi vertikal di daerah.

“Baik dalam hal pembangunan fisik maupun infrastruktur, sehingga instansi vertikal mampu melaksanakan tugas dan fungsinya secara maksimal di daerah untuk mendukung kegiatan pemerintah dan masyarakat,” tegas mantan Bupati Kutai Timur ini.

Danpuspomad Letjen TNI Tjandra Warsenanto Sukotjo mengungkapkan rasa syukur dan terimakasihnya kepada Pemerintah Provinsi Kaltim, khususnya Gubernur Isran Noor atas dibangunnya Gedung Denpom VI/1 Samarinda.

“Kami menyampaikan salam hormat Bapak Gubernur dari Bapak Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman. Kami sudah lapor Sabtu kemarin ke Beliau, kalau kita akan berangkat ke Samarinda untuk peresmian Gedung Denpom ini,” ujarnya.

Menurut Jenderal Bintang Tiga ini, kehadiran jajaran Pomdam VI Mulawarman harus dirasakan positif oleh seluruh masyarakat Kaltim.

“Dibangunkannya markas Denpom Samarinda melalui anggaran Pemprov Kaltim ini menandakan masyarakat Kalimantan Timur menerima kehadiran Pomdam VI Mulawarman ditengah-tengah mereka,” ucapnya, seraya memerintahkan seluruh jajaran dan prajurit Pomad untuk mengabdikan diri bagi kesejahteraan, keamanan dan kenyamanan masyarakat Kaltim.

Gedung Denpom VI/1 Samarinda dibangun menggunakan dana APBD Kaltim selama 2 tahun anggaran sebesar Rp16,68 miliar berdiri dilahan 4.157 m2 dengan luas bangunan 1.044 m2 berlantai 3, terdiri basement, kantor, ruang tahanan dan pos jaga serta fasilitas pendukung lainnya.

Peresmian Gedung Denpom VI/1 Samarinda dirangkai penganugerahan dan pengukuhan Warga Kehormatan Keluarga Polisi Militer kepada Gubernur Isran Noor oleh Danpuspomad Letjen TNI Tjandra Wibowo Sukotjo dengan menyerahkan piagam serta pin.

Hadir jajaran Forkopimda Kaltim, Wali Kota Samarinda H Andi Harun, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Dendi Suryadi, Kabinda Kaltim Brigjen TNI Hardani Lukitanta Adi, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, Sekkot Samarinda Hero Mardanus, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda serta tokoh masyarakat dan swasta. (adpim/adv/diskominfokaltim)