Beranda blog Halaman 964

Kilas Balik Tahun 2021, Om Bram: Keluar Dari Zona Nyaman Itu Perlu

0

Om Bram dan Om Fidra, kru Praja Tv yang tahu betul kemajuan PrajaTv. Tahun ini, banyak hal yang telah mereka pelajari dan lakukan, sehingga kemajuan PrajaTv sangat mereka rasakan. Mulai mempelajari dunia digital dan mendalaminya, perlu waktu beberapa bulan hingga akhirnya PrajaTv bisa seperti saat ini.

“Jadi saya itu belajar gimana sih caranya pegang kamera, setting audio, caranya live streaming dan hal lainnya untuk bisa merambah ke dunia digital, sampai akhirnya di bulan april, Praja sudah punya studio dan program podcast,” ucap Om Bram saat menjadi bintang tamu dalam program Podcast “Meja Tamu” alias Media Kaltim-Praja Tatap Muka dengan tema “Sekilas 2021 Spesial Akhir Tahun”. Program tersebut tayang di kanal Youtube Praja TV Bontang, Rabu (29/12/2021), kerjasama antara mediakaltim.com bersama Radio Praja TV, serta didukung Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bontang.

Om Bram dan Om Fidra saat Podcast MejaTamu, Spesial Akhir Tahun, Rabu (29/12/2021).

Begitupun yang dilakukan Om Fidra. Berangkat dari rasa keingintahuannya tentang digital, dia mempelajari apa saja yang bisa mendukung digitalisasi PrajaTv agar lebih baik.

“Kemarin itu modal nekat. Sama sekali gak tau pegang kamera, dan setelah itu belajar nanya nanya ke teman yang paham, dan kamera pada saat itu masih pinjam, dengan satu catatan kita belajar tapi tetap harus berhati-hati jangan sampai merusak barang yang kita pinjam,” kata Om Fidra.

Pada usia yang sudah tidak lagi muda, bagi Om Bram, mencoba suatu hal yang baru adalah hal yang perlu dilakukan, dan hal ini sudah banyak membuktikan bahwa kita bisa melakukan apa yang kita belum tau sebelumnya.

“Usiaku sekarang sudah 52, tapi aku tetap mau mencoba hal baru, belajar kamera, editing, live streaming, sampai aku punya akun Youtube sendiri untuk buat konten, jadi kita perlu coba hal baru dan kita yakin kalau kita bisa ngelakuin itu,” jelasnya.

Dia selalu berpesan kepada kru PrajaTv bahwa pekerjaan apapun, yang penting dicoba dulu, apapun hasilnya itu nanti menjadi evaluasi bersama.  “Aku selalu pesan sama Fidra dan temen-temen lainnya, kalau mau lakukan atau buat sesuatu ya dimulai dulu, dicoba, nanti bagaimana hasilnya di belakang, itu yang jadi PR kita untuk bisa dievaluasi, “lanjutnya.

Bisa berada di titik ini, tentu bukan hal yang mudah bagi PrajaTv. PrajaTv yang ada saat ini berkat adanya orang-orang dibalik layar yang terus belajar dan punya kemauan untuk mencoba hal baru.

Mengakhiri podcast, Om Bram berharap PrajaTv akan terus bisa berjalan dan mandiri nantinya dengan setiap perubahannya menjadi lebih baik.  “Aku berharap Praja ini bisa mandiri, artinya ada ataupun tidak ada aku, Praja akan terus ada dan eksis, dan bisa menghasilkan karya dan konten yang lebih berkualitas,” pungkasnya. (ahr)

PT KNI Beri Bantuan Jaminan Sosial bagi Pedagang Kaki Lima

0
Pemberian Jaminan Perlindungan Ketenagakerjaan secara simbolis oleh PT KNI kepada perwakilan PL2KB.

Perwakilan Manajemen PT KNI Yessy Toding, mengatakan selama ini para pedagang kaki lima tidak memiliki cukup akses akan jaminan kecelakaan kerja. “Awalnya mendapat tawaran dari BPJS. Mereka punya program untuk memberikan perlindungan kepada pekerja non-perusaahan yang selama ini kurang mendapat akses atau kesulitan. Kami sebagai GA dan CSR tim tentu menyambut baik hal ini, ” katanya.

Bantuan jaminan sosial ini juga diberikan karena masih banyak para pedagang di sekeliling yang belum mendapatkan jaminan terhadap kecelakaan kerja. “Harapannya para pedagang kaki lima bisa bekerja dengan nyaman. Beban pikiran mereka bisa sedikit berkurang, karena sudah ada jaminan ketika mereka mengalami kecelakaan kerja. Jaminan bisa digunakan untuk membantu biaya pengobatan,” jelasnya.

 

Tentu dukungan seperti ini akan terus diberikan oleh PT KNI dalam kegiatan-kegiatan sosial yang dapat mensejahterakan masyarakat.  “Semoga BPJS Ketengakerjaan bisa terus memiliki program baik seperti ini, dan perusahaan kami terus support kegiatan sosial apapun, khususnya untuk masyarakat Bontang,” ungkapnya.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bontang Ramdani, mengucapkan terima kasih atas dukungan PT KNI terhadap program ini, dan berharap perusahaan dapat membantu lebih banyak masyarakat lainnya.

“Kami ucapkan terima kasih untuk PT KNI yang telah berpartisipasi dalam program ini, dan harapannya mudah-mudahan tidak putus di sini, artinya di luar sana masih banyak pekerja yang masuk kategori pekerja rentan, sehingga lebih banyak lagi masyarakat di sekitar perusahaan yang perlu mendapatkan perlindungan,” jelasnya.

Mewakili Persatuan Lelek Lelek Kota Bontang (PL2KB) Suharso, sangat mengapresiasi bantuan yang telah diberikan PT KNI. Ia berharap bantuan ini bermanfaat bagi 500 anggotanya yang menerima bantuan.

“Kami ucapkan terima kasih atas fasilitas yang diberikan. Kami sangat mengapresiasi bantuan perlindungan ketenagakerjaan ini terhadap anggota kami. Mudah-mudahan bermanfaat, dan memberikan kami rasa aman saat melakukan pekerjaan,” pungkasnya.  (ahr/adv)

Polisi Bongkar Arena Sabung Ayam di Jalan Soekarno-Hatta

0

BONTANG – Usai mendapatkan laporan dari masyarakat, Polres Bontang bergerak cepat menindaklanjuti praktik sabung ayam di Jalan Soekarno Hatta (eks Jalan Flores), tak jauh dari Mapolsek Bontang Barat.

Selasa (28/12/2021), polisi membongkar lokasi arena sabung ayam yang tak jauh dari pemakaman non-muslim tersebut. “Ini bertujuan memutus aktivitas melawan hukum,” kata Kasi Humas Polres Bontang, AKP Suyono.

Jika kedapatan melakukan aktivitas itu lagi, sambung Suyono, maka pihaknya tak segan-segan memproses secara hukum. Menurutnya, perbuatan melanggar hukum itu harus dibasmi. Apalagi pihaknya sejauh ini belum menangkap pelaku praktik mengadu unggas tersebut.

Sebelumnya, informasi praktik sabung ayam tersebut disuarakan Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam. Dia meminta aparat kepolisian menertibkan aktivitas itu.

“Bontang di dalamnya ada motto agamis. Sedih melihat sekarang begitu marak sabung ayam di Jalan Flores. Akan menjadi budaya jelek kalau dibiarkan hal-hal seperti ini. Kasihan generasi muda Kota Bontang. Tolong aparat yang ada (ditindak, Red.),” tuturnya. (bms)

Dandim Tinjau Vaksinasi Anak di SDN 003 Bontang Utara

0
Dandim 0908/BTG di SDN 003 Bontang Utara meninjau vaksinasi anak di SDN 003 Bontang Utara. (pendim btg)

BONTANG – Dandim 0908/BTG, Letkol Arh Choirul Huda meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun di Gedung SDN 003 Bontang Utara, Senin (27/12/2021).

Dandim mengatakan, vaksinasi kali ini menyasar ratusan siswa dengan jenis vaksin Sinovac. Hal ini untuk mendukung peningkatan cakupan vaksinasi anak yang belum lama ini telah mendapatkan izin dari pemerintah.

“Harapannya semoga segera terwujud herd immunity (kekebalan kelompok, Red.) di Bontang.  Vaksinasi ini upaya dan langkah strategis membantu menyukseskan vaksinasi Covid-19 di Bontang,” tambahnya.

Vaksinasi anak ini, sambung Dandim, wujud sinergi TNI dengan Pemkot Bontang yang pelaksanaanya dilakukan di sejumlah Sekolah Dasar (SD) sesuai jadwal yang telah ditentukan. Dia mengimbau kepada anak-anak atau orang tua yang anaknya belum divaksin, agar segera mendatangi lokasi-lokasi vaksin yang telah disediakan Pemkot Bontang atau instansi lainnnya yang menyelenggarakan. Bagi yang sudah divaksin, diminta untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Dalam kegiatan itu, Dandim meninjau proses penyuntikan vaksinasi anak mulai dari tahapan pengambilan formulir, pendaftaran, skrining kesehatan, tahap penyuntikan, hingga observasi pasca-divaksin. Vaksinasi itu melibatkan tenaga vaksinator dari Polkes Kodim 0908/BTG. “Alhamdulillah vaksinasi berjalan dengan tertib, aman, lancar, dan mematuhi prokes,” tandasnya. (pendim btg)

Bantu Pemulihan Kondisi Pasca Erupsi Semeru, UPZ Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp248 Juta

0

Peduli korban erupsi Semeru, Unit Pengumpul Zakat PT Pupuk Kalimantan Timur (UPZ PKT) menyalurkan bantuan senilai Rp248 Juta ke Baznas RI, untuk diteruskan kepada korban bencana.

Bantuan diserahkan oleh Ketua UPZ PKT Nur Sahid, kepada Wakil Ketua Baznas Moh Mahdum, disaksikan Ketua Baznas Noor Ahmad di gedung Baznas RI Jakarta, pada Rabu (22/12).

Diungkapkan Nur Sahid, bantuan ini sebagai bentuk kepedulian karyawan PKT bagi korban erupsi Semeru, melalui zakat yang setiap bulan dikumpulkan UPZ PKT.

Hal ini juga sebagai wujud dukungan UPZ PKT terhadap program Baznas RI, untuk membantu proses pemulihan para korban yang terdampak bencana secara maksimal.

“Bencana Semeru menjadi keprihatinan bersama, termasuk seluruh karyawan dan keluarga besar PKT. Selain realisasi program kemanusiaan oleh UPZ PKT, bantuan ini juga bentuk dukungan bagi para korban untuk dapat kembali bangkit dan pulih pasca bencana,” terang Nur Sahid.

Dirinya berharap bantuan ini bisa meringankan beban para korban, sekaligus mendorong pemulihan kondisi pasca bencana melalui berbagai program yang dilaksanakan Baznas RI. Nur Sahid menegaskan UPZ PKT akan terus berperan aktif dalam membantu seluruh sektor kehidupan masyarakat, dengan penyaluran zakat yang tepat sasaran sesuai acuan 5 pedoman Baznas RI, meliputi bidang ekonomi, kesehatan, dakwah dan advokasi, serta pendidikan dan kemanusiaan.

“Kami harap donasi ini bisa memberikan manfaat, utamanya dalam membantu meringankan warga terdampak erupsi Gunung Semeru,” tambah Nur Sahid.

Ketua Baznas RI Noor Achmad, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian sekaligus dukungan UPZ PKT terhadap korban erupsi Semeru di Lumajang Jawa Timur. UPZ PKT adalah satu dari 14 unit pengumpul zakat perusahaan di Indonesia, yang berkontribusi dalam membantu korban erupsi dengan total zakat yang terkumpul mencapai Rp726,7 Juta.

“Baznas akan terus bergerak dalam tanggap bencana erupsi Semeru dengan mengerahkan tim BTB (Baznas Tanggap Bencana), tim RSB (Rumah Sehat Baznas), relawan serta Baznas Provinsi Jawa Timur yang telah banyak berpartisipasi membantu penanganan bencana,” ujar Noor Achmad. (*/rez/adv)

Dandim Tinjau Vaksinasi Anak di SDN 003 Bontang Utara

0
Dandim 0908/BTG di SDN 003 Bontang Utara meninjau vaksinasi anak di SDN 003 Bontang Utara. (pendim btg)

BONTANG – Dandim 0908/BTG, Letkol Arh Choirul Huda meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun di Gedung SDN 003 Bontang Utara, Senin (27/12/2021).

Dandim mengatakan, vaksinasi kali ini menyasar ratusan siswa dengan jenis vaksin Sinovac. Hal ini untuk mendukung peningkatan cakupan vaksinasi anak yang belum lama ini telah mendapatkan izin dari pemerintah.

“Harapannya semoga segera terwujud herd immunity (kekebalan kelompok, Red.) di Bontang. Vaksinasi ini upaya dan langkah strategis membantu menyukseskan vaksinasi Covid-19 di Bontang,” tambahnya.

Vaksinasi anak ini, sambung Dandim, wujud sinergi TNI dengan Pemkot Bontang yang pelaksanaanya dilakukan di sejumlah Sekolah Dasar (SD) sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Dia mengimbau kepada anak-anak atau orang tua yang anaknya belum divaksin, agar segera mendatangi lokasi-lokasi vaksin yang telah disediakan Pemkot Bontang atau instansi lainnnya yang menyelenggarakan. Bagi yang sudah divaksin, diminta untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Dalam kegiatan itu, Dandim meninjau proses penyuntikan vaksinasi anak mulai dari tahapan pengambilan formulir, pendaftaran, skrining kesehatan, tahap penyuntikan, hingga observasi pasca-divaksin.

Vaksinasi itu melibatkan tenaga vaksinator dari Polkes Kodim 0908/BTG. “Alhamdulillah vaksinasi berjalan dengan tertib, aman, lancar, dan mematuhi prokes,” tandasnya. (rls)

Terendus Praktik Sabung Ayam Dekat Mapolsek Bontang Barat, Ketua DPRD Minta Polisi Menindak 

0
Praktik sabung ayam di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Bontang Barat. (ist)

BONTANG – Adanya praktik sabung ayam di kawasan Jalan Soekarno-Hatta (Eks Jalan Flores) tak jauh dari Mapolsek Bontang Barat akhir-akhir ini, mulai terendus masyarakat umum. Mereka mulai resah atas adanya perbuatan melanggar hukum tersebut. Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam pun tak tinggal diam.

Dirinya meminta aparat kepolisian untuk menertibkannya. “Bontang di dalamnya ada motto agamis. Sedih melihat sekarang begitu marak sabung ayam di daerah jalan flores. Akan menjadi budaya jelek kalau dibiarkan hal-hal seperti ini.Kasian generasi muda Kota Bontang. Tolong aparat yang ada (ditindak),” ujarnya melalui pesan di grup whatsapp.

Menanggapi hal itu, Kasi Humas Polres Bontang AKP Suyono mengaku akan menindaklanjuti informasi tersebut. Sementara Kapolsek Bontang Barat Iptu Khoiri saat dikonfirmasi, mengaku telah memberikan peringatan kepada oknum yang melakukan praktik sabung ayam itu. Pihaknya pun tidak akan tinggal diam. “Kami sudah pantau, Kalau masih ada lagi langsung kami amankan,” tegasnya. (bms)

Tes Urin Massal, Sudah 12 Pegawai di Pemkot Bontang Terjaring Konsumsi Narkoba

0
Tes urine di Kantor Dispopar Bontang. (ist)

BONTANG – Memasuki akhir tahun, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bontang gencar melaksanakan tes urine massal di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Teranyar, BNNK melaksanakan di Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar), Senin (27/12/2021) pagi.

Hasilnya, satu Tenaga Kontrak Daerah (TKD) atau honorer dinyatakan positif mengonsumsi amfetamin. Kasi Pemberantasan BNNK Bontang AKP Winaryo mengatakan, berdasarkan keterangan oknum honorer tersebut, dia sudah memakai barang haram itu selama 11 tahun.

“Sempat berhenti, namun setahun belakangan ini kembali aktif memakai,” terangnya. Selanjutnya, sambung Winarno, akan dilakukan asesmen dan diserahkan ke wali Kkota.
Seperti diketahui, dalam Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, amfetamin atau amfetamina masuk ke dalam psikotropika golongan II. Hanya digunakan terbatas untuk tujuan medis, dan untuk tujuan ilmu pengetahuan.

Terpisah, Kepala Dispopar, Ahmad Aznem mengaku sebelumnya tak mengetahui akan ada jadwal tes urine di OPD yang dia pimpin. Sebagai dukungan terhadap pelaksanaan tes urine, semua pintu ruangan dikunci agar tidak ada yang mencoba kabur.

“Kalau ada yang positif silahkan diproses sesuai dengan ketentuan,” pintanya. Bagi pegawai yang belum sempat mengikuti tes urine, akan diminta tes susulan di Kantor BNNK Bontang.

JARING 12 PEGAWAI
Hingga saat ini, sudah ada 12 pegawai yang dinyatakan positif menggunakan narkotika. Rinciannya, sepuluh tenaga honorer, dan dua oPNS. Mereka berasal dari Disdamkartan sebanyak sembilan orang, Dishub satu orang, Satpol PP satu orang, dan Dispopar satu orang.

Wali Kota Bontang Basri Rase menyebut, mereka yang positif narkoba akan menjalani rehabilitasi dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Untuk ASN, kata dia, akan dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Sedangkan bagi honorer, terancam kontraknya tidak dilanjutkan tahun depan. (bms)

Penetapan IKN di Kaltim, Bontang Terbuka Bagi Investor

0
Kepala Dinas PMPTSP Kota Bontang, Asdar Ibrahim

BONTANG – Penetapan sebagian wilayah Penajam Paser Utara (PPU) sebagai Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia sejak 2019, berimbas pada naik turunnya investasi di beberapa wilayah sekitar. Salah satunya Kota Bontang, yang tentu harus bersiap dengan kedatangan para investor dari luar maupun dari dalam negeri.

Kepala Dinas PMPTSP Bontang Asdar Ibrahim, mengatakan imbas dari penetapan IKN ini harus menjadi tren yang positif bagi Bontang. “Sebenarnya kita berharap tren ini akan lebih besar dari yang sudah kita perkirakan, jika dikaitkan dengan IKN idealnya kita harus punya grand desain tentang investasi, dan Bontang bisa mendapatkan hal yang sama tentu dengan fasilitas dan sarana prasarana guna mendukung investor yang besar, “ungkapnya.

Menurutnya, Bontang siap menerima investor yang datang, salah satunya sebagai misi wali kota Bontang yaitu menjadi kota yang ramah investasi, dan saat ini ada beberapa investor yang sedang diproses untuk bisa berinvestasi di wilayah Bontang.

“Sampai saat ini kami berjalan sesuai arahan wali kota, salah satu misi beliau ramah investasi. Contoh calon investor yang baru saja masuk pengelolaan air bersih dari Malaysia. Kemudian di sektor industri, ada Soda As yang insya allah akan dibangun di area perusahaan dan kami akan jembatani semua itu untuk memenuhi target yang kita harus capai dan laksanakan,” jelasnya.

Soal ketertarikan investor terhadap Kota Bontang sebagai target dalam berinvestasi, dikarenakan ketersediaan lahan yang masih ada. “Kalo di Bontang mereka mungkin melihat Bontang ini available dari sisi lahan tersedia, dan jenis sektornya variatif, mulai pengolahan minyak sawit, sampai bahan baku peledak, ” ujarnya.

Dengan berkembangnya investasi di Bontang, akibat imbas dari penetapan IKN, justru akan membuka peluang baru dalam pengembangannya, yaitu dengan mencoba sektor-sektor lain. “Pasti berpengaruh, khusus kami di Bontang kami berharap itu bisa jadi barometer karena ada beberapa sektor yang kami jembatani. Tinggal pengembangan sektor yang lain, mungkin seperti pergudangan, dan pelabuhan masih bisa kita tawarkan, kemudian pasar di Bontang Lestari karena belum ada pasar yang resmi disana,” kata Asdar.

Kehadirannya IKN tentu akan sangat memiliki dampak, cepat ataupun lambat hal ini akan dirasakan seluruh wilayah di sekitar IKN, dan ini menjadi dorongan agar tiap wilayah bisa berinovasi terkait pengembangan kemudahan investasi.

“Ada beberapa hal yang saat ini kami lakukan yang sifatnya digitalisasi yaitu kami punya sistem aplikasi Pola Bintang (Potensi dan Peluang Berinvestasi di Kota Bontang, Red.), di situ tersedia informasi tentang ketersediaan lahan, dimana saja, ditawarkan untuk apa saja, 2022 kami akan coba ekspose itu dengan aplikasi tersebut, ” ujarnya.

Inovasi itu dilakukan untuk menghandel seluruh kegiatan yang tidak bisa berjalan setahun ini. Tahun depan, sistem ini sudah bisa berjalan dengan baik dan menjadikan Bontang yang ramah investasi.

“Kita sudah punya perda terkait kemudahan investasi nomor 1 tahun 2017, artinya silahkan investor siapapun mau dari luar ataupun dalam, kami di Bontang sangat terbuka dan siap untuk melayani para investor,” pungkasnya. (ahr)

Heboh, Warga Sidrap Tewas di Bukit Sunodo

0

BONTANG – Warga sekitar Jalan Arif Rahman Hakim area Bukit Kusnodo dibuat heboh, Sabtu (25/12/2021) pagi.

Musababnya, seorang pemotor pria ditemukan tewas. Kejadian ini langsung viral, lantaran video insiden itu beredar luas di jagad maya (medsos).

Warga sempat kesulitan mengenali korban lantaran tak menemukan identitas, serta motor yang digunakan tidak memiliki nomor polisi (nopol).

Dalam video tersebut, korban tampak tergeletak di rumput tak jauh dengan motor yang dikendarainya. Korban yang mengenakan pakaian hitam dengan atasan jaket jin itu, ditemukan warga sekitar pukul 07.00 Wita.

Diduga kuat, korban mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tunggal sekitar pukul 01.00 Wita akibat terpengaruh minuman keras. Sehingga keberadaannya baru diketahui pagi harinya.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Loktuan, Aipda Ahmad Bajuri mengatakan, korban bernama Erwin (28), warga Kampung Sidrap, Kutai Timur.

Identitas korban diketahui setelah istri korban mengenalinya. “Istrinya sudah kami antarkan ke RSUD (Taman Husada) untuk pengurusan jenazah,” kata Bajuri.

Kini kasus tersebut telah ditangani Polsek Teluk Pandan dan dilimpahkan ke Polres Kutim. (bms)