BONTANG – Kelurahan Tanjung Laut memastikan diri sebagai juara dalam Turnamen PKT Cup 2026. Gelar tersebut diraih setelah mengalahkan Kelurahan Bontang Baru dengan skor 2-0 pada laga final di Stadion Mulawarman, Senin (12/10/2026) malam.
Kemenangan Tanjung Laut ditentukan oleh dua gol yang tercipta pada masing-masing babak. Alif membuka keunggulan pada babak pertama, sebelum Rizaldi menggandakan skor pada paruh kedua pertandingan.
Sejak pertandingan dimulai, kedua kesebelasan berusaha mengambil inisiatif serangan. Jual beli serangan terjadi, tetapi peluang yang tercipta belum mampu mengubah kedudukan pada menit-menit awal.
Tanjung Laut akhirnya memecah gol pertama pada menit ke-29.41, yang dicetak oleh nomor punggung 3, Alif, memanfaatkan bola yang sempat disangkal penjaga gawang Bontang Baru. Dengan sigap, ia menyambar bola untuk membawa timnya unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Bontang Baru berupaya meningkatkan tekanan demi menyamakan kedudukan. Namun, hingga turun minum, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Tanjung Laut tetap memimpin dengan skor 1-0.
Selepas jeda, Tanjung Laut kembali menunjukkan permainan agresif. Penguasaan bola dan koordinasi antarpemain membuat mereka mampu menjaga tekanan ke area pertahanan Bontang Baru pada babak kedua.
Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke-54.22. Rizaldi, pemain bernomor punggung 9, mencatatkan namanya di papan skor setelah menuntaskan serangan yang dirancang melalui rangkaian umpan dari lini tengah.
Gol tersebut memperlebar jarak menjadi 2-0 sekaligus membuat posisi Tanjung Laut semakin di atas angin. Di sisi lain, Bontang Baru harus bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan.
Meski terus mencoba mencari celah hingga pertandingan berakhir, Bontang Baru tak mampu mencetak gol balasan. Pertahanan Tanjung Laut tetap solid sampai wasit meniup peluit panjang.
Skor akhir 2-0 pun mengunci kemenangan Tanjung Laut atas Bontang Baru. Hasil ini mengantarkan Tanjung Laut meraih gelar juara PKT Cup 2026, dan menahbiskan diri sebagai juara bertahan di turnamen antarkelurahan ini.
Pewarta: Syakurah
Editor: Yusva Alam




