BONTANG – Turnamen sepak bola PKT Cup 2026 memasuki puncak yang mempertemukan Kelurahan Bontang Baru dan Kelurahan Tanjung Laut di Stadion Mulawarman, Senin (12/10/2026) malam. Laga final tersebut menjadi penutup rangkaian turnamen yang diikuti 15 kelurahan se-Bontang.
Penutupan turnamen berlangsung meriah, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Bontang. Acara diawali penampilan Marching Band Pupuk Kaltim, kemudian dilanjutkan flashmob oleh perwakilan Kelurahan Tanjung Laut dan Tanjung Laut Indah.
Direktur Operasi PT Pupuk Kaltim, Teguh Ismantono, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan final. Ia menilai PKT Cup bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat.
“Saya terharu malam ini melihat antusiasme masyarakat Bontang,” ujarnya.
Teguh menjelaskan, turnamen berlangsung selama kurang lebih 10 hari dan diikuti 15 tim perwakilan kelurahan. Seluruh peserta harus melewati babak penyisihan hingga semifinal, untuk mencapai pertandingan puncak.
Penyelenggaraan PKT Cup, merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun kebersamaan dan memperkuat silaturahmi dengan masyarakat Kota Bontang.
“Turnamen ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wujud nyata kehadiran perusahaan dalam mengedepankan nilai-nilai persaudaraan dan kerja sama,” katanya.
Ia berharap PKT Cup dapat terus digelar sebagai agenda tahunan. Selain menjaga hubungan baik dengan masyarakat, turnamen ini diharapkan membuka peluang bagi munculnya bibit-bibit pesepak bola potensial dari Kota Bontang.
Ia juga mengingatkan, bahwa hasil pertandingan bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Kerja keras, kedisiplinan, dan kekompakan tim menjadi bagian penting dalam kompetisi.
“Bagi tim yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Kalah menang adalah hal biasa, yang terpenting adalah kebersamaan yang terjalin di antara kita,” tuturnya.
Ia menambahkan, PKT Cup 2026 merupakan penyelenggaraan ketiga dengan nama tersebut. Sebelumnya, turnamen ini digelar pada 2022 dan 2023 menggunakan nama Piala Direksi, sebelum berganti nama menjadi Pupuk Kaltim Cup pada 2024.
Sementara itu, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyampaikan terima kasih kepada PT Pupuk Kaltim yang kembali menyelenggarakan turnamen sepak bola antarkelurahan tersebut. Ia berharap kompetisi serupa dapat kembali digelar pada tahun mendatang.
“Bunda ucapkan terima kasih kepada Pupuk Kalimantan Timur yang sudah melaksanakan untuk ketiga kalinya PKT Cup. Mudah-mudahan tahun depan kita melaksanakan lagi yang keempat,” ujarnya.
Neni turut memberikan apresiasi kepada seluruh kesebelasan dari 15 kelurahan yang telah berpartisipasi. Ia mengingatkan para peserta, agar menjadikan kompetisi sebagai sarana memperkuat persaudaraan, terlepas dari hasil akhir pertandingan.
Dalam momentum HUT ke-27 Kota Bontang, Neni juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun dan menjaga kota.
“Mari kita berbenah, bertumbuh, dan berdampak. Sukses selalu Kota Bontang, sukses selalu Pupuk Kalimantan Timur,” pungkasnya.
Pewarta: Syakurah
Editor: Yusva Alam




