Rumah Kontrakan di Sambutan Kembali Jadi Korban Longsor

SAMARINDA – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Samarinda pada Senin (15/6/2026) siang memicu terjadinya tanah longsor di Jalan Sultan Alimuddin, Gang Durian, RT 27, Kelurahan Sambutan, Kecamatan Sambutan. Akibat kejadian tersebut, satu rumah warga mengalami kerusakan setelah diterjang material lumpur dan bebatuan.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.30 WITA saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak pukul 13.00 WITA. Material longsor dari lereng di belakang rumah menerobos bangunan hingga menyebabkan kerusakan pada bagian belakang rumah.

Penghuni rumah, Fajar (33), mengatakan saat kejadian dirinya bersama istri dan anak sedang beristirahat di dalam kamar.

“Saya sama keluarga berada di dalam kamar tiduran. Tiba-tiba dengar suara keras dari belakang, ternyata pintunya jebol. Jadi lumpur sama batu-batu itu masuk semua ke dalam rumah,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Fajar mengungkapkan rumah yang ditempatinya merupakan rumah kontrakan milik keluarganya sendiri. Ia baru tinggal sekitar dua bulan di lokasi tersebut dan baru pertama kali mengalami kejadian longsor.

Baca Juga:  Bupati Kubar Mutasi dan Lantik Pejabat Baru untuk Percepat Pembangunan

“Memang rumah ini sudah tiga kali dihantam longsor. Tapi karena saya baru tinggal dua bulan, bagi saya ini baru pertama kali merasakannya,” katanya.

Untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan, Fajar memutuskan mengungsikan keluarganya sementara waktu ke rumah kerabat.

Mendapat laporan warga, Pemerintah Kelurahan Sambutan bersama Bhabinkamtibmas dan warga sekitar langsung turun ke lokasi melakukan penanganan awal dengan membersihkan material tanah dan batu yang masuk ke rumah korban.

Lurah Sambutan, Muhammad Masuki, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi dari warga.

“Begitu dapat laporan, saya bersama Bhabinkamtibmas langsung ke lokasi untuk membantu korban terdampak. Kami melakukan penanganan awal saja, membantu membersihkan material lumpur dan batuan dibantu oleh warga sekitar,” ujarnya.

Masuki menambahkan, pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda untuk melakukan kajian teknis terhadap kondisi lereng dan lokasi longsor.

“Kami sudah koordinasi ke BPBD. Nanti tim mereka akan ke sini untuk melakukan pengecekan seperti apa langkah penanganan selanjutnya. Yang jelas saat ini kondisi rumah tinggal pembersihan akhir saja,” pungkasnya. (MK)

Baca Juga:  Penyinggahan Raih Penghargaan, Siapkan Inovasi Layanan Posyandu Tiga Hari

Penulis: Dimas
Editor: Agus S.

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.