Sektor Wisata dan Ekraf Mulai Diperhatikan Serius, Kekuatan Baru Penggerak Ekonomi

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai menaruh perhatian serius pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sebagai kekuatan baru penggerak ekonomi daerah. Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menilai potensi wisata yang dimiliki Kutim sangat besar, dan perlu dihubungkan langsung dengan pengembangan usaha kreatif masyarakat.

Menurut Ardiansyah, Dinas Pariwisata memiliki peran strategis dalam membuka peluang ekonomi baru bagi warga melalui pengembangan destinasi wisata yang terintegrasi dengan sektor ekonomi kreatif.

“Dinas Pariwisata merupakan bagian dari pengembangan usaha kreatif yang dimiliki masyarakat. Kita harus memberikan ruang terbaik kepada masyarakat melalui pengembangan potensi wisata yang selalu terhubung dengan dunia kreatif,” ujarnya kepada awak media, Selasa (19/5/2026).

Ia mengatakan, wisata di Kutim tidak cukup hanya menawarkan panorama alam. Kehadiran wisatawan juga harus mampu mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga produk kreatif lokal lainnya.

“Tidak mungkin orang datang menikmati wisata di Kutim hanya sekadar melihat pemandangan. Oleh karena itu, Kutai Timur punya peluang yang besar,” katanya.

Baca Juga:  Dapur MBG Samarinda Jadi Percontohan Nasional Program Makanan Bergizi Gratis

Ardiansyah menilai Kutim memiliki kekayaan alam yang dapat bersaing dengan daerah lain di Indonesia. Salah satu potensi besar yang kini terus didorong yakni kawasan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat yang berada di wilayah Kutim dan Berau.

Kawasan geopark tersebut saat ini tengah dipersiapkan untuk memperoleh pengakuan di tingkat nasional hingga internasional melalui UNESCO.

“Sekarang kita dalam proses untuk bersiap-siap mendapatkan pengakuan, baik di tingkat nasional maupun UNESCO,” jelasnya.

Pengembangan kawasan itu dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur karena wilayah geopark mencakup dua kabupaten dengan karakteristik alam yang saling terhubung.

Menurut Ardiansyah, potensi besar tersebut harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar melalui pembukaan lapangan usaha dan peningkatan ekonomi lokal.

“Bagaimana mungkin potensi sebesar itu hanya kita lihat tanpa menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, dunia pariwisata merupakan sektor yang sangat strategis,” pungkasnya.

Pemkab Kutim berharap pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di tengah tantangan sektor tambang yang mulai melambat.

Baca Juga:  Badai PHK, Gelombang Pengangguran Mengintai Kutim

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.