BONTANG – Sebanyak 41 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Bontang resmi dilantik untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Senin (17/8/2026).
Puluhan pelajar tersebut telah menjalani rangkaian seleksi hingga pelatihan, sebelum akhirnya dikukuhkan sebagai Paskibraka Kota Bontang. Mereka kini diminta menjaga kondisi fisik dan konsentrasi menjelang pelaksanaan upacara.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni berpesan agar para anggota Paskibraka tidak menguras tenaga menjelang hari pelaksanaan.
“Semoga terlaksana dengan lancar dan sempurna. Simpan tenaga untuk hari H. Buktikan di hari H kalian dapat melakukan pengibaran yang sempurna,” pesan Neni.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bontang, Deddy Haryanto, mengatakan tugas anggota Paskibraka tidak berhenti setelah upacara 17 Agustus. Mereka juga dapat kembali dilibatkan dalam sejumlah upacara kenegaraan maupun agenda pemerintahan lainnya, hingga masa tugas berakhir pada tahun berikutnya.
“Mereka itu mengemban amanat bukan hanya di kegiatan 17 Agustus saja, tetapi sampai dengan nanti 17 Agustus berikutnya,” kata Deddy.
Selain 41 anggota yang bertugas di tingkat Kota Bontang, terdapat tiga putra-putri Bontang yang berhasil lolos dalam seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Deddy menyebut, capaian tersebut menjadi bagian dari konsistensi Bontang mengirimkan wakil ke jenjang yang lebih tinggi. Pada tahun ini, Bontang kembali memiliki wakil yang bertugas di tingkat nasional.
“Mulai 2023, 2025, dan 2026 Bontang selalu mengirimkan ke nasional,” ujarnya.
Menurut Deddy, pada tingkat nasional Bontang mengirimkan satu putra melalui mekanisme seleksi Paskibraka nasional. Pada tahun sebelumnya, perwakilan Bontang yang terpilih ke tingkat nasional merupakan putri, sedangkan tahun ini Bontang kembali mengirimkan wakil putra.
Setelah masa tugas selesai, para anggota nantinya akan berstatus sebagai Purna Paskibraka. Kesbangpol memiliki tugas untuk melakukan pembinaan terhadap Purna Paskibraka, termasuk mendorong mereka menjadi duta Pancasila dan membimbing generasi Paskibraka berikutnya.
Pewarta: Syakurah
Editor: Yusva Alam




