BONTANG – Kebakaran yang diduga dipicu kebocoran gas, terjadi di sebuah rumah di Jalan Gamelan, Kampung Jawa, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Jumat (19/6/2026) malam.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, Amiluddin, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika penghuni rumah hendak memasak mi instan di dapur. Saat akan menyalakan kompor, korban mencium aroma gas yang sangat menyengat dan menduga telah terjadi kebocoran pada tabung maupun instalasi gas.
Korban sempat menyampaikan kekhawatirannya kepada seorang rekannya. Namun, rekannya meyakinkan bahwa kondisi tersebut tidak menjadi masalah, bahkan kompor pun masih dapat digunakan. Saat kompor dinyalakan, terjadi ledakan yang tak diduga akibat akumulasi gas yang telah memenuhi ruangan dapur.
“Pada saat kompor dinyalakan, terjadi ledakan yang diduga akibat akumulasi gas, sehingga api dengan cepat membesar dan membakar seluruh bagian dapur,” kata Amiluddin.
Ledakan tersebut langsung memicu kobaran api yang menyambar bagian dapur, dan merembet ke sebagian atap rumah. Situasi sempat membuat panik penghuni dan warga sekitar, karena api membesar dalam waktu singkat.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, bagian dapur dan sebagian atap rumah, mengalami kerusakan akibat terbakar,” tambahnya.
Amiluddin mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, apabila mencium bau gas yang menyengat di dalam rumah. Menurutnya, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mematikan sumber api, membuka ventilasi agar gas keluar, serta tidak menyalakan peralatan yang dapat memicu percikan api sebelum sumber kebocoran dipastikan aman.
“Jika tercium bau gas yang kuat, jangan pernah menyalakan kompor atau sumber api lainnya. Segera lakukan pengecekan dan pastikan kebocoran, ditangani terlebih dahulu untuk mencegah kejadian serupa,” pungkasnya.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




