Tabrakan Motor dan Bus Karyawan di Jalan Sultan Syahril, Satu Korban Tewas dan Satu Kritis

BONTANG – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan bus karyawan terjadi di Jalan Sultan Syahril, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, Jumat (24/7) malam, sekitar pukul 21.08 WITA.

Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu korban lainnya mengalami luka berat, yang dimana kondisinya dalam keadaan kritis.

Berdasarkan informasi awal yang diterima di lapangan, kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha MX King yang ditumpangi dua orang dengan sebuah bus karyawan. Kedua pengendara motor tersebut, dilaporkan tidak menggunakan helm saat kejadian.

Kronologi sementara menyebutkan bahwa bus karyawan dan sepeda motor sama-sama melaju dari arah Masjid Agung Al-Hijrah. Saat tiba di kawasan Kapsulan, tepat sebelum Hotel Musyafir, bus diduga hendak melakukan putar balik.

Akan tetapi, pada saat bersamaan sepeda motor yang berada tepat di belakangnya tidak sempat menghindar sehingga menabrak bagian bus.

“Korbannya dari anak Panti Asuhan Daarul Aitam, panti yang berada di depan Rusunawa Rawa Indah,” ucap Henda, salah satu relawan IEA Bontang.

Baca Juga:  Warga RT.26 Gunung Telihan Keluhkan Air PDAM Mati Hingga 4 Hari

Usai kejadian, kedua korban dievakuasi oleh tim PSC 119 Bontang menuju Rumah Sakit (RS) Amalia. Karena kondisi korban yang cukup serius, keduanya kemudian dirujuk ke RSUD Taman Husada Bontang, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Akibat benturan keras, kedua korban mengalami luka berat di bagian kepala serta sejumlah luka di tubuh. Satu korban dinyatakan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya hingga kini masih menjalani perawatan intensif dalam kondisi koma.

“Berdasarkan informasinya, jenazah korban yang meninggal dunia rencananya akan dipulangkan ke kampung halamannya di Kota Palu, Sulawesi Tengah,” tambahnya.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI saat berkendara, serta meningkatkan kewaspadaan, terutama di titik-titik yang rawan terjadi kecelakaan.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.