Imbauan Dinkes: MBG Tidak Boleh Dibawa Pulang

BONTANG – Kepala Dinas Kesehatan Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, mengingatkan agar makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dikonsumsi langsung di sekolah, dan tidak dibawa pulang oleh siswa.

Ketentuan tersebut merupakan bagian dari standar keamanan pangan yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN). Makanan MBG memiliki batas waktu konsumsi, sehingga kualitas dan keamanannya tidak lagi dapat dijamin apabila dibawa pulang dan dimakan beberapa waktu kemudian.

“Kalau dibawa pulang berarti ada penundaan waktu konsumsi. Padahal makanan ini sudah diatur kapan dimasak, kapan didistribusikan, dan kapan harus dikonsumsi. Itu yang menjadi pertimbangan keamanan pangannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama ini di sejumlah sekolah memperbolehkan siswa membawa pulang makanan yang tidak habis dimakan. Kebijakan tersebut umumnya diambil agar makanan tidak terbuang sia-sia. Namun, setelah dilakukan evaluasi bersama BGN, makanan MBG ditegaskan tidak boleh lagi dibawa pulang.

Toetoek menambahkan, apabila terdapat siswa yang sudah kenyang atau tidak menghabiskan makanannya, pihak sekolah diharapkan mengikuti ketentuan yang berlaku, dan tidak menjadikan makanan tersebut sebagai bekal untuk dibawa ke rumah.

Baca Juga:  Launching di BCM, Ace Hardware Serap 92 Persen Tenaga Kerja Lokal

“Ini menjadi perhatian bersama. Tujuannya untuk melindungi siswa dari potensi risiko apabila makanan dikonsumsi di luar batas waktu yang telah ditentukan,” pungkasnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.