Kejar Target Oktober, Pemkot Bontang Gandeng Perusahaan Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat 2026. Pemkot telah menargetkan pekerjaan fisik, khususnya penyiapan lahan yang dapat mulai dikerjakan Oktober mendatang.

Upaya percepatan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Persiapan Lahan yang digelar, di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Bontang, Kamis (10/9/2026). Rapat dipimpin Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris dan dihadiri Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta perwakilan perusahaan.

Dalam tahap awal pembangunan, Pemkot Bontang fokus menyiapkan lahan seluas 4 hektare. Kondisi lahan tersebut membutuhkan pekerjaan cut and fill, dengan estimasi volume tanah yang harus dipindahkan mencapai sekitar 41 ribu meter kubik.

Besarnya pekerjaan penyiapan lahan, membuat Pemkot Bontang membuka ruang kolaborasi dengan dunia usaha. Perusahaan di Bontang didorong turut berkontribusi, melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

Dukungan yang diharapkan tidak hanya berupa alat berat, tetapi juga mencakup kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM), serta operasional selama proses pengerjaan lahan.

“Kolaborasi tersebut dinilai sangat penting, untuk mempercepat pekerjaan sehingga target dimulainya pembangunan di Oktober 2026 dapat terealisasi,” ucap Agus Haris.

Baca Juga:  Ops Antik 2026: Pria di Muara Badak Dibekuk, Polisi Sita 7 Paket Sabu Seberat 4,33 Gram

Selain mempersiapkan aspek fisik, Pemkot Bontang juga terus melakukan pemutakhiran data calon siswa Sekolah Rakyat. Proses tersebut dilakukan secara teliti bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), guna memastikan data peserta didik benar-benar akurat dan program tepat sasaran.

“Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Bontang,” jelasnya.

Sehingga Pemkot Bontang menilai keberhasilan pembangunan program tersebut membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha hingga lapisan masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, percepatan pembangunan Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya menghasilkan fasilitas pendidikan baru, tetapi juga membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat, untuk memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas dan merata.

“Dengan target pekerjaan lahan dimulai Oktober, Pemkot Bontang kini mendorong seluruh pihak terkait untuk memperkuat koordinasi, agar setiap tahapan persiapan dapat berjalan sesuai rencana,” pungkasnya.

Pewarta: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.