Wawali Minta SPPG Jangan Gunakan Ayam dan Ikan Frozen untuk MBG

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris menyoroti penggunaan bahan makanan beku atau frozen dalam penyediaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia meminta seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), kepala dapur, maupun pemilik dapur agar tidak menggunakan ayam dan ikan frozen untuk menu MBG.

Menurut Agus Haris, penggunaan bahan makanan beku menjadi salah satu catatan penting dalam hasil inspeksi mendadak (sidak), yang dilakukan pemerintah daerah ke sejumlah dapur MBG di wilayah Bontang.

“Kami sangat tidak merekomendasikan daging frozen dikelola di SPPG. Jadi bagi kepala dapur maupun pemilik jangan lagi menggunakan ayam atau ikan frozen. Ini catatan penting,” tegas Agus saat sidak berlangsung, Rabu (23/9/2026).

Ia menjelaskan, penggunaan bahan frozen yang dikirim dalam bentuk paket membuat pemerintah kesulitan memastikan, bagaimana proses pemotongan maupun penanganan bahan tersebut sebelum diolah menjadi makanan.

“Kalau dikirim per paket, kami tidak tahu bagaimana proses saat pemotongannya. Jadi jangan lagi menggunakan daging frozen. Kalau nantinya masih menggunakan, akan kami tegur secara langsung,” ujarnya.

Baca Juga:  Jalin Silaturahmi, Pupuk Kaltim Gelar Buka Puasa Bersama Awak Media Bontang

Penegasan tersebut disampaikan Agus sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperketat pengawasan terhadap kualitas makanan MBG. Terlebih lagi, sebelumnya sempat terjadi kasus anak mengalami gangguan kesehatan, setelah mengkonsumsi makanan MBG yang diduga berkaitan dengan menu ayam suwir.

“Bulan lalu ada kasus anak keracunan dari makanan MBG, dari ayam suwirnya. Maka kami pastikan secara langsung datang ke dapurnya. Jangan sampai kejadian keracunan terulang kembali,” ungkapnya.

Menurutnya, pengawasan tidak cukup hanya dilakukan ketika makanan sudah tiba di sekolah. Pemerintah perlu memastikan bahan baku yang digunakan dalam kondisi layak, proses pengolahan memenuhi standar, hingga makanan siap didistribusikan kepada siswa.

Sehingga dalam kegiatan sidak terhadap tiga dapur MBG di wilayah Bontang, Agus menyebutkan secara umum kondisi bahan baku yang ditemukan cukup baik. Seluruh bahan yang diperiksa disebut dalam kondisi segar.

“Alhamdulillah, kami sidak tiga dapur ini dan bahan-bahannya semuanya segar. Jangan sampai ada bahan yang tidak layak digunakan,” bebernya.

Untuk dapur MBG di wilayah Bontang, yang menjadi sasaran pemerintah kota (pemkot) dalam sidak kali ini, meliputi dapur Bontang Selatan 1, Bontang Selatan 6, serta Bontang Selatan 4.

Baca Juga:  Dapat Laporan Kabel Listrik Turun di Tanjung Laut, PLN Lakukan Perbaikan

Selain bahan baku, pemerintah juga akan memperhatikan aspek kebersihan dapur dan fasilitas pendukung, termasuk sistem pendinginan makanan. Hal itu dinilai penting untuk menjaga kualitas makanan, sejak selesai dimasak hingga dikonsumsi oleh siswa.

Agus berharap seluruh pengelola SPPG dapat menjalankan proses penyediaan makanan MBG, sesuai standar dan meningkatkan pengawasan di setiap tahapan.

“Saya yakin semua pengelola SPPG bisa menjalankan dengan baik,” pungkasnya.

Pewarta: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.