Aksi Bersih-bersih Beras Basah Peringati Hari Pariwisata Sedunia, 150 Kg Sampah Diangkut ke TPA

BONTANG – Upaya menjaga kebersihan destinasi wisata di wilayah Kota Bontang kembali dilakukan, dimana ada sekitar 80 orang turut terlibat langsung dalam aksi serentak bersih-bersih destinasi wisata, di Pulau Beras Basah, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Pariwisata Sedunia. Aksi ini menjadi bagian dari gerakan bersih-bersih destinasi yang dilaksanakan secara serentak, oleh Kementerian Pariwisata bersama dinas pariwisata di berbagai daerah di Indonesia.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispoparekraf) Bontang, Eko Mashudi mengatakan bahwa kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah hingga komunitas dan juga para pelaku pariwisata.

“Ini merupakan peringatan Hari Pariwisata Sedunia. Gerakan ini dilaksanakan secara serentak se-Indonesia,” ujar Eko saat dihubungi.

Untuk Bontang, aksi bersih-bersih destinasi dipusatkan di kawasan wisata Pulau Beras Basah. Peserta yang terlibat di antaranya pegawai Dispoparekraf, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP, Kecamatan Bontang Selatan, Kelurahan Bontang Lestari, serta para penggiat pariwisata.

Selain itu, kegiatan turut melibatkan komunitas open trip dan jasa wisata, Saka Pariwisata, Pramuka, Duta Pariwisata hingga dari kalangan asosiasi kapal.

Baca Juga:  Disdikbud Bontang Tunggu Arahan Pelaksanaan UN 2025

“Dari kegiatan tersebut, ada sekitar 100 kantong sampah berhasil dikumpulkan. Jika ditimbang, total sampah yang diangkut diperkirakan mencapai 120 hingga 150 kilogram,” tambahnya.

Pengangkutan sampah dari Pulau Beras Basah menuju daratan juga mendapat dukungan dari asosiasi kapal. Sampah dibawa menuju Pelabuhan Tanjung Laut Indah, untuk kemudian dipindahkan ke kendaraan pengangkut sampah milik DLH.

“Jadi sesampainya di pelabuhan, sampah dipindahkan ke mobil sampah milik DLH dan kemudian diangkut ke TPA di Sekambing,” jelasnya.

Menurut Eko, aksi tersebut tidak hanya bertujuan membersihkan kawasan wisata saja. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, maupun pelaku wisata mengenai pentingnya menjaga kebersihan destinasi.

Ia berharap kondisi destinasi wisata yang berada di Bontang bisa menjadi bersih dan nyaman, agar dapat memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan saat lagi berkunjung.

“Upaya tadi selain untuk pembersihan destinasi wisata, kita juga menyosialisasikan bagaimana wujud pariwisata yang nyaman, bersih, indah, sehingga memberikan kenangan yang terbaik bagi wisatawan,” katanya.

Baca Juga:  Pasangan Neni-Agus Resmi Ditetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang 2025-2030

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya juga melakukan monitoring terhadap kondisi kawasan wisata. Penertiban dilakukan apabila ditemukan fasilitas atau benda yang dinilai masih mengganggu kerapian kawasan.

“Kami juga melakukan monitoring. Semisal kami masih melihat terpal yang berbentuk kapling-kapling disana, maka kami langsung tertibkan,” pungkasnya.

Pewarta: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.