Anggaran Manutung Jukut Dialihkan, Warga Sembilan Kecamatan Dapat Ikan Murah

BERAU – Pembatalan kegiatan massal Manutung Jukut di tengah kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat Pemkab Berau mengalihkan anggarannya untuk program yang langsung menyentuh masyarakat. Salah satunya Pasar Ikan Murah yang akan menyasar sembilan kecamatan.

Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyongsong HUT Kabupaten Berau ke-73. Dinas Perikanan (Diskan) Berau memprioritaskan sembilan kecamatan yang sebelumnya belum pernah mendapatkan kegiatan serupa.

Sekretaris Diskan Berau Yunda Zuliarsih mengatakan Pasar Ikan Murah awalnya dirancang menjangkau seluruh 13 kecamatan. Namun, empat kecamatan telah lebih dulu mendapatkan program tersebut.

“Pasar Ikan Murah sebelumnya sudah berjalan di empat wilayah, yaitu Kecamatan Tanjung Redeb, Sambaliung, Gunung Tabur, dan Pulau Derawan,” kata Yunda.

Dengan demikian, sembilan kecamatan lainnya akan menjadi sasaran pelaksanaan berikutnya.

“Jadi, sisa sembilan kecamatan lagi yang menjadi prioritas pelaksanaan berikutnya,” ujarnya.

Anggaran Pasar Ikan Murah berasal dari pengalihan kegiatan Manutung Jukut yang dibatalkan Pemkab Berau di tengah kondisi karhutla. Anggaran tersebut kemudian diarahkan untuk kegiatan yang dinilai dapat memberikan manfaat lebih langsung kepada masyarakat.

Baca Juga:  IKM Berau Dibekali Strategi Kemasan agar Tembus Pasar Nasional

Pasar Ikan Murah dipilih untuk membantu masyarakat memperoleh ikan dengan harga lebih terjangkau sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan pangan.

Namun, program tersebut belum dapat dilaksanakan dalam waktu dekat. Diskan masih menunggu pengesahan APBD Perubahan karena anggarannya berasal dari pengalihan kegiatan sebelumnya.

“Mengingat anggarannya dialihkan dari kegiatan Manutung Jukut, program baru bisa dilaksanakan setelah APBD Perubahan, sekitar bulan Oktober,” jelas Yunda.

Dengan perkiraan pelaksanaan mulai Oktober, waktu yang tersedia hingga berakhirnya tahun anggaran relatif terbatas. Karena itu, Diskan memilih tidak mengulang kegiatan di empat kecamatan yang sebelumnya telah mendapat Pasar Ikan Murah.

“Dengan sisa waktu tahun anggaran yang hanya sekitar dua bulan, kami fokuskan penuh ke sembilan kecamatan yang belum tersentuh saja,” katanya.

Yunda berharap pola tersebut membuat manfaat program lebih merata hingga kecamatan yang sebelumnya belum terjangkau.

“Hal ini dilakukan agar masyarakat di kecamatan yang sebelumnya belum pernah merasakan dapat merasakan ikan yang jauh lebih murah dan terjangkau,” ujarnya. (MK)

Pewarta: Aril Syahrulsyah
Editor: Agus S.

Baca Juga:  Kebakaran Landa Tanjung Redeb, Tiga Bangunan Hangus
Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.