NUSANTARA – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, bersama jajaran Otorita IKN memberikan penghormatan terakhir kepada Staf Khusus Kepala OIKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Harrold Yohanes Pantouw, yang wafat pada Sabtu (25/7/2026).
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Basuki mengungkapkan rasa kehilangan atas kepergian sosok yang dinilainya memiliki peran besar dalam membangun komunikasi publik mengenai Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia hadir bersama keluarga besar Otorita IKN dalam prosesi pemakaman Troy di Jakarta, Senin (27/7/2026).
Dalam pesannya, Basuki menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan sekaligus mengenang dedikasi Troy selama mengabdi di Otorita IKN sejak 2023.

“Pak Troy adalah salah satu pionir Nusantara. Sejak tahun 2023 beliau mengabdi mengawal komunikasi publik dan menjadi suara yang menjelaskan Nusantara kepada publik dengan jernih dan penuh dedikasi,” tulis Basuki.
Menurut Basuki, Troy merupakan salah satu figur penting yang berperan dalam menyampaikan perkembangan pembangunan IKN kepada masyarakat dan media. Melalui kapasitasnya sebagai Juru Bicara Otorita IKN, almarhum dinilai mampu membangun komunikasi publik yang terbuka, informatif, dan mudah dipahami.
Basuki juga menyampaikan apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan Troy selama menjadi bagian dari Otorita IKN.
“Selamat jalan, Pak Troy. Terima kasih atas pengabdian yang tulus. Doa kami menemani keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi ketabahan dan kekuatan,” tulisnya.
Kepergian Troy meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Otorita IKN. Selama bertugas, ia menjadi salah satu wajah komunikasi publik pembangunan ibu kota baru Indonesia dan aktif menjembatani penyampaian berbagai kebijakan serta perkembangan pembangunan kepada masyarakat.
Troy Harrold Yohanes Pantouw meninggal dunia pada Sabtu (25/7/2026) di Tower 6 Rumah Susun ASN 3 IKN. Ia wafat pada usia 58 tahun dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Kepergian Troy menjadi kehilangan besar bagi Otorita IKN mengingat perannya selama ini berada di garis depan dalam membangun kepercayaan publik terhadap proses pembangunan Ibu Kota Nusantara. (MK)
Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S.




