Evakuasi KMP Mutiara Sentosa 2 Berlanjut, Data Korban Masih Dicocokkan

SURABAYA – Proses evakuasi penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mulai menunjukkan perkembangan. Berdasarkan data sementara Basarnas hingga Minggu (2/8/2026) sore, sebanyak 218 orang dilaporkan selamat, sementara empat orang meninggal dunia.

Data tersebut masih bersifat sementara karena proses evakuasi dan pencocokan manifes penumpang masih berlangsung.

KMP Mutiara Sentosa 2 milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar. Kapal tersebut membawa sekitar 250 orang yang terdiri atas penumpang dan awak kapal.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit PH, mengatakan berdasarkan informasi dari operator kapal, nakhoda sempat melaporkan kebakaran sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB saat kapal berada di perairan utara Madura. Setelah laporan tersebut disampaikan, komunikasi dengan nakhoda terputus.

Kantor SAR Surabaya kemudian menerima laporan resmi dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB. Satu menit kemudian, PT Atosim Lampung Pelayaran turut melaporkan kapal yang sedang berlayar menuju Makassar tersebut mengalami kebakaran.

Baca Juga:  Korban Penyiraman Air Keras Minta Pengusutan Tuntas

Basarnas segera berkoordinasi dengan KSOP, KPLP, Pos SAR Sumenep, Stasiun Radio Pantai Kalianget, TNI AL, Polairud, serta instansi terkait lainnya untuk mempercepat operasi penyelamatan.

Hasil koordinasi menunjukkan kapal berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Burung, Sapudi, Kabupaten Sumenep. Saat itu sebagian badan kapal telah dilalap api, sementara para penumpang bertahan di anjungan dan haluan kapal dengan mengenakan jaket pelampung.

Sejumlah rekaman yang beredar memperlihatkan asap hitam pekat membumbung dari kapal. Sebagian penumpang juga terlihat melompat ke laut untuk menyelamatkan diri sebelum dievakuasi oleh kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi.

Kapal Meratus Project 3 yang berada paling dekat dengan lokasi sempat berupaya memberikan bantuan. Namun kapal tersebut tidak dapat merapat karena sedang mengangkut muatan yang mudah terbakar.

Evakuasi pertama dilakukan kapal tunda TB Hasnur 26 yang mulai mengangkut penumpang sekitar pukul 09.59 WIB. Pos SAR Sumenep juga mengerahkan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 menuju lokasi.

Sekitar pukul 10.20 WIB, sejumlah penumpang yang melompat ke laut berhasil diselamatkan oleh awak TB Hasnur 26 bersama kapal British Mentor.

Baca Juga:  Demonstran Sebut MBG Membantu Masyarakat dan Lansia

Operasi penyelamatan melibatkan sedikitnya sembilan kapal, yakni KN SAR 249 Permadi, kapal Kantor SAR Surabaya, kapal Pos SAR Sumenep, kapal Syahbandar Surabaya, kapal Vessel Traffic Service Surabaya, kapal Stasiun Radio Pantai Kalianget, kapal KSOP Kalianget, Kapal Meratus Project 3, dan kapal tunda TB Hasnur 26.

Personel Satpolairud Polres Sumenep bersama jajaran kepolisian di wilayah pesisir juga turut membantu proses evakuasi.

KN SAR 249 Permadi diberangkatkan menuju lokasi sekitar pukul 09.55 WIB dengan estimasi waktu tempuh sekitar enam jam. Selama kapal tersebut dalam perjalanan, proses penyelamatan mengandalkan kapal-kapal yang berada paling dekat dengan lokasi kebakaran.

Hingga Minggu sore, operasi evakuasi masih berlangsung. Basarnas juga terus mencocokkan data korban dengan manifes penumpang sehingga jumlah korban maupun penumpang yang telah dievakuasi masih dapat berubah.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan menyatakan penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 masih dalam penyelidikan. Investigasi akan dilakukan setelah seluruh proses penyelamatan penumpang selesai dilaksanakan.

Sumber: ANTARA
Editor: Agus S.

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.