Komisi A Dorong Penguatan Dukungan Mahasiswa, dari Magang hingga Kampus Unggulan

BONTANG – Komisi A DPRD Kota Bontang mendorong penguatan dukungan pemerintah terhadap mahasiswa Bontang, yang menempuh pendidikan di luar daerah. Selain memperkuat koordinasi mengenai beasiswa dan magang, DPRD juga terus mengupayakan hadirnya perguruan tinggi unggulan di Kota Bontang.

Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto mengatakan Himpunan Mahasiswa Bontang (HMB) diharapkan menjadi penghubung antara mahasiswa dengan pemerintah, khususnya dalam urusan beasiswa, magang, hingga komunikasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ia juga meminta mahasiswa membangun komunikasi secara langsung dengan pemerintah, agar berbagai persoalan dapat diselesaikan melalui diskusi bersama.

“Jangan biasakan hanya menelepon. Datang ke kantor, silaturahmi, komunikasi langsung apa yang dibutuhkan. Kalau duduk bersama, solusi akan lebih mudah ditemukan,” katanya.

Heri juga mengungkapkan, DPRD bersama Pemerintah Kota Bontang telah berupaya membuka peluang hadirnya perguruan tinggi unggulan di daerah. Salah satunya melalui komunikasi dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) serta sejumlah institusi pendidikan lainnya.

Menurutnya, upaya tersebut masih dalam tahap kajian. Kehadiran kampus unggulan diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat Bontang, untuk melanjutkan pendidikan tinggi ke luar daerah.

Baca Juga:  Rustam Sebut Dana Kurang Salur Migas Merupakan Hak Bontang, Bukan Bantuan

Usulan itu muncul setelah mahasiswa menyampaikan bahwa banyak lulusan SMA di Bontang harus merantau, karena belum tersedia perguruan tinggi negeri atau kampus unggulan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Selain itu, mahasiswa juga mengusulkan agar pemerintah membantu koordinasi penempatan magang melalui Disnaker sesuai program studi masing-masing. Mereka juga berharap ada wadah untuk mendukung riset dan inovasi mahasiswa, agar hasil penelitian dapat diterapkan di Kota Bontang.

Dalam forum tersebut, mahasiswa turut mengusulkan penyediaan sekretariat yang lebih representatif bagi organisasi mahasiswa saat berkegiatan di Bontang, serta pembangunan asrama permanen di kota-kota yang memiliki jumlah mahasiswa asal Bontang cukup besar. (Sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.