BONTANG – Badan Anggaran DPRD Bontang menemukan potensi kelebihan pembayaran proyek pemerintah daerah hampir Rp1 miliar akibat lemahnya pengawasan di lapangan.
Juru Bicara Banggar, Rustam, menyebut dua temuan utama. Pertama, pada belanja modal gedung dan bangunan di sembilan perangkat daerah. Ada kekurangan volume pekerjaan ditambah pembayaran yang sudah melebihi progres fisik. Potensi kerugiannya Rp457,66 juta.
Kedua, pada 52 paket pekerjaan jalan, irigasi, dan jaringan di enam perangkat daerah. Kekurangan volume di paket-paket itu berpotensi menimbulkan kelebihan bayar Rp513,57 juta.
“Ini harus segera ditindaklanjuti agar tidak jadi kerugian daerah. Perangkat terkait perlu cek ulang pekerjaan dan pastikan kontraktor memenuhi kontrak,” kata Rustam.
Banggar mendorong Pemkot memperkuat pengawasan sejak perencanaan hingga pembayaran. Menurutnya, evaluasi menyeluruh penting agar anggaran digunakan efektif dan persoalan serupa tidak terulang di tahun anggaran berikutnya. (Sya/adv)
Editor: Yusva Alam




