Beranda blog Halaman 1012

DPMPTSP Sosialisasi Pengawasan Perizinan

0

BONTANG – DPMPTSP Provinsi Kalimantan Timur bersama dan DPMPTSP Kota Bontang melangsungkan sosialisasi perihal pengawasan perizinan berusaha berbasis risiko yang disesuaikan dengan peraturan BKPM Nomor 5 Tahun 2021.

Sosialisasi ini dilaksanakan, 7 November 2022 di kantor Kecamatan Bontang Utara. Sosilisasi ini dihadiri  perwakilan DPMPTSP Kalimantan Timur, perwakilan DPMPTSP Kota Bontang, serta para pelaku usaha.

Pada kesempatan ini, para pelaku usaha diberikan pembinaan dan arahan mengenai penggunaan sistem OSS. Terutama pada masalah pengawasan perizinan usaha.

M Fachrial Ludfie selaku narasumber dan perwakilan dari DPMPTSP provinsi menyampaikan bahwa sosialisasi dan pembinaan terhadap pelaku usaha mengenai regulasi dan tata cara penggunaan sistem yang ada merupakan hal yang penting untuk terus dilakukan.

“Jadi, kenapa ada bimtek dan sosialisasi seperti ini yah supaya tidak ada kesalahan pada prosesnya. Ini bisa jadi peraturan tahun ini tidak digunakan lagi di tahun depan,” ujarnya.

Pada sosialisasi kali ini ditekankan lagi mengenai pentingnya pembuatan LKPM oleh setiap pelaku usaha. Tujuannya adalah untuk mempermudah pengawasan terhadap kesesuaian izin dan realisasi usaha yang ada.

Adanya LKPM juga ditujukan sebagai perhitungan terhadap target realisasi investasi Provinsi Kalimantan Timur. Dimana, target investasi tahun 2022 adalah Rp 54 triliun dan realisasi investasi Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2022 telah mencapai 41,20 T. Di mana investasi tahun 2022 di Kalimantan Timur masih di dominasi sektor pertambangan. (adv/sc)

Curi Kabel, Dua Warga Muara Badak Terancam 7 Tahun Penjara

0
Pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Muara Badak. (Istimewa/ Media Kaltim)

BONTANG – Anggota Polsek Muara Badak, Polres Bontang menangkap dua tersangka pencurian dengan pemberatan. Ke dua pelaku diamankan Sabtu, (5/11/2022) di Kecamatan Muara Badak.

Kedua terduga pelaku yakni J dan A melakukan pencurian di eks Warehouse Badak 9, PT. PHSS, Desa Gas Alam Badak I, Kecamatan Muara, Badak Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Plt Kasi Humas Polres Bontang, Iptu Mandiyono mengungkapkan pencurian kabel tembaga dilakukan pada Sabtu sekitar pukul 21.30 WITA. Pada saat empat pelaku sedang membawa hasil curian tembaga, saksi melihat dan langsung memeriksa.

“Saksi dalam perjalanan menuju Sumur Badak 44, saat di persimpangan bertemu dengan 4 orang laki-laki yang mencurigakan dengan mengendarai sepeda motor 3 unit dengan membawa 2 karung berwarna putih. Setelah dihampiri ke empat orang tersebut panik dan berusaha kabur,” kata Iptu Mandiyono, Senin (7/11/2022).

Mandiyono mengatakan setelah diperiksa oleh saksi sekuriti, terduga pelaku mengaku bahwa kabel berwarna merah hitam didapatkan dari dalam area PT. PHSS namun saat pemeriksaan dua orang berhasil kabur.

“Setelah dicek isi karung adalah kabel tembaga berwarna merah dan hitam, yang pengakuan tersangka didapat dari dalam area PT. PHSS pada sekira jam 21.30 WITA,” kata Mandiyono.

Pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Muara Badak bersama barang bukti berupa 1 karung tembaga dan dua unit motor yang digunakan saat beraksi. Atas kejadian ini, kerugian PT.PHSS dari aksi pencurian ini sebesar Rp 6.705.000. Terduga pelaku kemudian disangkakan pencurian dengan pemberatan pasal 363 Ayat (1) Ke-4  KUHPidana maksimal 7 tahun penjara. (yah)

Jaga Inflasi di Daerah, Pemkot Bontang Gelar Operasi Pasar

0

BONTANG– Kota Bontang menjadi satu dari 10 kabupaten/kota di Kaltim yang menggelar operasi pasar atau pasar murah yang digelar serempak, Senin (7/11/2022).

Wali Kota Bontang Basri Rase dalam arahannya mengatakan, operasi pasar/pasar murah bertujuan untuk mengendalikan harga pangan atau sembako.

“Jangan sampai ada lonjakan harga di Bontang. Ini juga sebagai antisipasi inflasi daerah,” kata Basri, Senin (11/7/2022).

Basri meminta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk saling bekerja sama, saling menginformasikan mengenai bantuan yang didapatkan dari pemerintah pusat untuk benar-benar disalurkan kepada penerima.

“Jika ada kendala bisa dikomunikasikan,” kata Basri. Dia mengharapkan operasi pasar

mampu mengurangi dampak inflasi di daerah. Walau diakui Basri, saat ini kebutuhan pokok warga Kota Taman mayoritas masih didatangkan dari luar daerah. “Bontang sendiri masih tergantung dengan daerah lain. Hampir semua kebutuhan kita didatangkan dari luar (daerah) seperti beras, daging, telur dan sayur mayur,” ungkap Basri.

Saat membuka operasi pasar secara online, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengatakan, pemerintah di pusat maupun daerah dihadapkan pada masalah mendasar seperti ancaman seperti krisis energi dan pangan, akibat Covid-19 dan  perang Rusia-Ukraina.

“Seluruh dunia saat ini mengalami tekanan ekonomi, terutama negara maju dan Eropa. Ini sinyal bagi negara kita untuk waspada dalam mengelola kondisi ekonomi makro dengan cara menjaga inflasi,” kata Isran Noor. (adv/yah)

Bontang Selatan Laksanakan Apel Rutin

0

BONTANG –  Kecamatan Bontang Selatan tetap mengadakan apel pagi sebelum menjalankan aktivitasnya. Apel pagi gabungan berlangsung di gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang Selatan pada Senin (07/11/2022).

“Meskipun pagi ini cuaca sedang dilanda hujan, tak menjadikan alasan bagi Pegawai Kantor untuk tidak melakukan apel” Ungkap Kamsal, camat Bontang Selatan.

Apel pagi ini dilaksanakan pukul 07.45 yang dihadiri lurah dan staf, serta seluruh pegawai Kecamatan Bontang Selatan. Petugas apel gabungan pagi ini Kelurahan Tanjung Laut.

Apel gabungan ini rutin dilaksanakan setiap 2 kali sebulan dan petugas apel bergantian. Tujuannya, Selain untuk menjaga kebersamaan dan keharmonisan antar kecamatan dan kelurahan, juga untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kedisiplinan, dan etos kerja.

Bertindak sebagai Pembina Apel Lurah Tanjung Laut Mustamin Sail. Ia  mengucapkan terima kasih atas kehadirannya dan semangatnya untuk tetap dapat melaksanakan apel pagi walaupun dalam kondisi hujan.

“Apel pagi adalah suatu kewajiban bagi ASN, tentunya harus kita laksanakan secara konsisten” ungkapnya.

Mustamin mengingatkan kepada leluruh ASN,TKD dan THL untuk tetap solid menjaga kebersamaan, kekompakan, dan keharmonisan dengan siapapun. Sebagai penutup Mustamin Sail mengimbau untuk tetap semangat dalam bekerja, diakhiri dengan doa. (adv/sya)

Komisi II Dorong Kerjasama PT MBS dan PT Pelindo dari Sektor Alur Sungai

0
Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiono

SAMARINDA – Komisi II DPRD Kaltim menggelar rapat dengar pendapat dengan PT MBS dan PT Pelindo, Senin (7/11/2022). Rapat membahas peluang kerja sama bisnis dari sektor alur sungai.

Ketua Komisi II Nidya Listiyono mengatakan, kapal pandu untuk melintas di bawah jembatan, menjadi potensi untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Politisi Golkar ini mengatakan, upaya peningkatan PAD melalui kapal pandu itu dapat dilakukan pada dua jembatan di Samarinda yang tak lain aset milik Pemprov Kaltim, yakni Jembatan Mahakam Mahulu dan Jembatan Mahakam IV atau jembatan kembar.

“Maka dari itu Pemprov Kaltim melalui perusda bisa melihat peluang bisnis ke arah sana,” terang pria yang kerap disapa Tio ini, usai memimpin rapat dengar pendapat.

Ia menyatakan, dorongan kerja sama alir sungai ini muncul, karena kontribusi PAD pada sektor kapal pandu tidak masuk kas daerah, melainkan masuk ke Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Sehingga,l perizinannya langsung ditangani oleh pemerintah pusat.

“Sejauh ini untuk Kaltim tidak menghasilkan apa-apa. Jadi mulai sekarang kita harus menyasar hal itu untuk meningkatkan PAD, yang nantinya juga bisa digunakan untuk kesejahteraan rakyat Kaltim,” ucapnya.

Tio mengatakan, beberapa kabupaten/kota telah menerapkan hal itu, dalam upaya peningkatan PAD pada daerahnya masing-masing seperti Samarinda yang berhasil menggali PAD melalui kapal pandu yang melintas di bawah Jembatan Achmad Amin, dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada kapal pandu Jembatan Tenggarong.

“Nah sekarang Pemprov Kaltim seharusnya juga bisa,” jelasnya.

Kendati demikian, pola kerja sama yang ideal harus dikaji secara mendalam oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Hanya saja Tio menilai, salah satu opsi yang dapat dilakukan dalam kerja sama kedepannya yaitu pengadaan kapal pandu oleh PT MBS selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). (adv/dprdkaltim)

 

Komitmen Jaga Lingkungan, Festival Medhayoh Gunakan Bibit Pohon Sebagai Tiket Nonton Konser

0

BOJONEGORO — Komitmen menjaga lingkungan dioptimalkan dalam Festival Medhayoh dengan memanfaatkan bibit tanaman sebagai tiket masuk untuk menonton konser Budi Doremi yang digelar pada Minggu (6/11/2022). Festival Medhayoh merupakan kolaborasi Pupuk Kaltim dan Ademos Indonesia yang digelar di Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro pada 5-6 November 2022.

Pengunjung dapat mengakses donasi pohon di Dolok Cozy Space (The Dozs) di area panggung 4 Festival Medhayoh. Panitia Festival Medhayoh Agisna mengatakan bahwa terdapat dua jenis pohon yang dapat dipilih pengunjung untuk berdonasi sebagai syarat menonton konser Budi Doremi.

“Pohon Gayam donasinya Rp75.000 per bibit dan mendapatkan akses ke Tribun. Sementara Pohon Beringin donasinya Rp125.000 per bibit dan mendapatkan akses menonton ke VIP. Nantinya, donasi pohon ini akan disebar pada 42 titik sumber mata air di Kabupaten Bojonegoro,” ujarnya.

Sebelumnya, saat pembukaan Festival Medhayoh pada Sabtu (5/11), telah dilakukan penanaman pohon beringin di Sumur Kijing. Hadir dalam kegiatan tersebut Komisaris Pupuk Kaltim Sigit Hardwinarto, Komisaris Pupuk Kaltim Gustaaf AC Patty, Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim Qomaruzzaman, SVP Transformasi Bisnis Pupuk Kaltim Wisnu Ramadhani, Kepala Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Bojonegoro Dwijo Saputro, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bojonegoro Hanafi.

Selain untuk lingkungan, Festival Medhayoh menarik kunjungan masyarakat di sekitar Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro. Seperti pada acara hari kedua yang dimulai dengan kegiatan flashmob di sepanjang jalanan Dolokgede. Dengan iringan musik tradisional Jawa, ratusan warga dari beragam usia ikut menari bersama.

“Semua pelajar yang berada di Dolokgede kami ajak menari secara bersama-sama di sepanjang jalan lokasi Festival Medhayoh,” ungkapnya.

Seperti halnya pada hari sebelumnya, berbagai tampilan tersuguh yakni musik dari Jazz, Akustik, yang dipersembahkan kalangan pelajar SMA dan Mahasiswa. Bahkan musik aliran Rock yang ditampilkan oleh anak-anak sekolah SD. “Ada juga musik karawitan yang ditampilkan anak-anak SD bersma Guru di Pendapa Mannah,” terangnya.

Festival ini juga dikampanyekan untuk mengingat kembali kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dari perubahan iklim, sehingga wujud untuk mengkombinasikan nilai tersebut adalah dengan melakukan kegiatan yang nantinya akan diikuti oleh para pejabat, artis, musisi, seniman, dan masyarakat umum, salah satunya dengan menanam pohon dan memuliakan sumber mata air sehingga tidak lagi dianggap sebagai hal mistis, tetapi juga bagian dari ekosistem yang harus dijaga keberlangsungannya untuk sumber penghidupan berkelanjutan. (adv)

Simpan Sabu di Bungkus Rokok, Warga Bontang Baru Ditangkap usai Transaksi

0

BONTANG -Satresnarkoba Polres Bontang  berhasil meringkus seorang pelaku penyalah gunaan dan peredaran gelap narkotika jenis Sabu,  Sabtu  (05/11/2022) pukul 17.35 Wita. Pelaku berinisial EG (25)  warga Jl. MH Thamrin Kel. Bontang Baru Bontang Utara. Pelaku ditangkap di Jl. KS Tubun usai membeli sabu.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya S.H.,S.I.K.M.H. melalui Kasat Narkoba Iptu Muh. Yazid S.H.,M.H.membenarkan bahwa anggota Satresnarkoba Polres Bontang telah menangkap pelaku .

”Awalnya pelaku baru saja membeli narkotika jenis sabu dari seseorang, selesai melakukan transaksi anggota Satresnarkoba membuntuti pelaku. Merasa ada yang mengikuti kemudian  pelaku EG membuang sabu di pekarangan rumah warga,” bebernya.

”Pelaku sempat dikejar oleh anggota sebelum akhirnya ditangkap anggota Satresnarkoba di Jl. KS. Tubun. Pelaku habis melakukan transaksi dan sabunya disimpan didalam bungkus rokok sebelum dibuang,” sebut Kasat Yazid.

Saat dilakukan penangkapan dan peggeledahan anggota Satresnarkoba menemukan 1 bungkus plastik klip yang diduga berisi narkotika jenis sabu seberat 2,72 gram. ”Saat diintrogasi dan ditunjukan barang bukti (BB) tersangka EG mengakui bahwa Sabu tersebut adalah miliknya,’ Yazid

Selain menyita 2,72 gram Sabu anggota Satresnarkoba juga menyita satu sepeda motor HONDA Vario Warna Putih No Pol KT 4765 QA,  1 buah korek Gas, 1buah HP, 1 bungkus Rokok Sampoerna, dan 1 heleai tisu.

Saat ini Pelaku berserta barang bukti (BB) sudah kami amnakan di Polres Bontang. terhadap tersangka kami kenakan dengan pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman minimal 4 tahun penjara maksimal 10 tahun,” pungkasnya. (hms)

Perlunya Mengenal Identitas Bangsa, Kadir Tappa Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan 4 Pilar

0
Kadir Tappa bersama narasumber memberikan wawasan kebangsaan di Kota Bontang. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG –  Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Abdul Kadir Tappa melaksanakan sosialisasi wawasan kebangsaan kepada masyarakat Kota Bontang yang berlangsung Minggu, (6/11/2022) bertempat di Hotel Andika, Kota Bontang.

Sosialisasi wawasan kebangsaan yang diberikan yakni 4 pilar negara yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Abdul Kadir Tappa mengatakan maksud sosialisasi ini bentuk sebagai persatuan empat pilar yang harus dimiliki masyarakat dengan mengaplikasikan di kehidupan sebagai dasar dalam bernegara.

“Ini sebenarnya output ini kental dengan persatuan dan merasa memiliki. Kalau ini terpatri dalam diri kita tidak akan ada masalah, apa pun itu, sepanjang kita yakin sebagai dasar NKRI,” kata Kadir Tappa, Minggu (6/11/2022).

Pelaksanaan wawasan kebangsaan ini memang telah dianggarkan oleh DPRD Provinsi Kalimantan Timur sebagai bagian dalam bentuk bersentuhan langsung ke masyarakat.

“Ini akan berlanjut terus karena sama sosialisasi perda dan wawasan kebangsaan. Kita kan sudah anggarkan karena kita sudah siap. Karena ini penting, mulai dari DPR RI dan DPRD Provinsi kan turun terus,” ujarnya.

Menurut Kadir, memaknai empat pilar yakni dengan terus menerus mengikuti pendiri bangsa dalam bernegara dan dasar negara. “Menginginkan kita terus ber-NKRI, tidak ada alasan kita untuk bubar,” katanya.

Sementara, Akademisi Bilher Hutahaean menjelaskan bahwa sebenarnya masyarakat telah melaksanakan empat pilar yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sebagai dasar bernegara.

“Diberikan sosialisasi empat pilar. Implementasi Pancasila dalam kehidupan masyarakat dengan melaksanakan dalam kehidupan,” kata Bilher.

Sebagai dasar negara, empat pilar merupakan pondasi dalam bernegara. Dirinya menyebut, dalam berdirinya negara berdasarkan Pancasila. “Berdirinya Republik Indonesia ini karena adanya Pancasila sebagai dasar negara,” katanya.

Dalam bernegara, Pancasila harus diimplementasikan dalam kehidupan bernegara dan kehidupan bermasyarakat. “Ini dasar kita dalam bernegara dan bermasyarakat,” ungkap Bilher.

Narasumber lainnya dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Bina Antasariansyah mengatakan dalam paham-paham yang anti Pancasila harus dilawan secara bersama. “Upayanya adalah waspada dalam bentuk pemahaman dan gerakan yang tidak sejalan dengan Pancasila,” ungkapnya.

Dalam memahami Pancasila diperlukan untuk mengenal jati diri bangsa, memiliki pijakan sebagai warga negara dan menjaga eksistensi bangsa. (adv/yah)

Sambut Peringatan HKN ke-58, Dinkes Bontang Adakan Lomba Karaoke

0
Salah satu peserta lomba karaoke Dinkes Bontang. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 tahun 2022, Dinas Kesehatan Kota Bontang mengadakan lomba karaoke di lingkup Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang dan UPT Puskesmas se-Bontang. Lomba dilaksanakan pada Jumat (4/11/2022) di pendopo rumah jabatan wali Kota Bontang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang, dr Toetoek Pribadi Ekowati mengatakan, lomba karaoke dilaksanakan dalam menyambut hari kesehatan nasional ke 58 untuk tahun ini, untuk melihat bakat yang dimiliki tenaga kesehatan. Selain piawai dan andal dalam merawat pasien, sambung Toetoek, tenaga kesehatan juga memiliki bakat.

“Ternyata memang ada bakat-bakat terpendam dari tenaga kesehatan. Ada yang ahli olahraga, ada yang bernyanyi,” kata Toetoek, Jumat (4/11/2022).

Dia mengharapkan, lomba ini dapat menjalin silaturahmi dan kebersamaan di lingkungan dinas kesehatan. “Tujuannya yakni menggalang persaudaraan dan kekompakan yang dilaksanakan melalui beberapa event yang sengaja dilaksanakan dalam rangka hari kesehatan nasional,” jelasnya.

Dalam lomba karaoke ini, untuk kategori putra  juara 1 diraih Syarif Hidayah dari Puskesmas Bontang Utara 1, juara 2 drg Erwin Wahyudiono Puskesmas Bontang Barat, dan juara 3 diraih oleh Muh. Islam Nasir dari Dinas Kesehatan (Dinkes).

Sementara untuk kategori putri juara 1 diraih Indah Mayasari dari Puskesmas Bontang Barat, juara 2 diraih dr Nurinda Iffatus Sa’idah dari Puskesmas Bontang Utara 2, dan juara ketiga diraih oleh Rini Marthen Rando dari Dinas Kesehatan. (adv/yah)

SDN 010 BU Tampilkan Karya dan Seni, Najirah: Peserta Didik Harus Difasilitasi

0
Siswa SDN 010 menampilkan karya dan seni pertunjukan dalam implementasi kurikulum merdeka belajar. (Yahya Yabo/Media Kaltim)

BONTANG – Implementasi Kurikulum Merdeka dengan gelar karya dan seni diadakan SD Negeri 010 Bontang Utara, Sabtu (5/11/2022) bertempat di halaman sekolah. Gelar karya dan seni ini diikuti seluruh siswa-siswi dari kelas 1 hingga kelas 6.

Kepala Sekolah SDN 010 Bontang Utara, Nurully Kesuma Ningrum mengatakan bahwa pelaksanaan gelar karya dan seni sebagai pelaksanaan kurikulum merdeka sebagai hasil akhir dari pembelajaran siswa-siswi yang melibatkan semua siswa dalam 17 rombongan belajar (rombel). Ia mengatakan, pentas karya dan seni ini dapat mengasah minat dan bakat siswa yang telah menerima Kurikulum Merdeka.

“Kalau hasil karyanya untuk kelas 1 dan kelas 4 dulu. Tapi untuk pementasan seni semua siswa dilibatkan dari kelas 1 sampai kelas 6,” kata Nurully, Sabtu (5/11/2022).

Ia mengatakan, implementasi Kurikulum Merdeka sudah diterapkan di SDN 010 Bontang Utara dengan harapan minat dan bakat siswa dapat terlihat sejak awal. “Kreativitas, bakat mereka sudah terlihat di awal, ke depannya akan sudah diketahui yang memiliki bakat seperti puisi atau tari yang dapat diikutkan lomba di Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bontang, Najirah mengatakan pentas seni SDN 010 Bontang utara telah memfasilitasi bakat dan potensi anak-anak Bontang dalam berkesenian. Selain itu, gelaran karya ini sebagai bagian dari tidak terpisahkan dalam memberikan kesempatan berkreasi kepada generasi muda.

“Agar dapat menjadi insan yang lebih baik, mandiri, kreatif, serta dapat melakukan berbagai kegiatan positif,” kata Najirah.

Ia berharap pembinaan terus dilakukan kepada anak-anak dengan penuh kasih sayang serta memberikan rangsangan pendidikan dalam tumbuh kembang siswa-siswi.

“Pemerintah Kota Bontang akan terus mendukung, khususnya terkait kegiatan minat dan bakat serta kreativitas peserta didik dalam mengembangkannya,” kata Najirah. (adv/yah)