Beranda blog Halaman 1020

Setelah Wali Kota Bontang, Giliran WA Dirut GMS Dibajak Hacker

0
Setelah Wali Kota Bontang, Giliran WA Dirut GMS Dibajak Hacker
Screenshot file undangan yang disalahgunakan. (ist)

BONTANG – Dalam beberapa pekan terakhir, nomor whatsapp (WA) sejumlah pejabat dan pengusaha di Kota Bontang menjadi korban pembajakan hacker.

Setelah WA Wali Kota Bontang Basri Rase dan Kepala Kesbangpol Bontang, kali ini giliran WA Direktur Utama PT Graha Mandala Sakti (GMS) Kahar Kalam diretas oleh penjahat siber.

Kahar Kalam menceritakan, WA-nya dibajak setelah membuka file undangan berekstensi apk yang dikirimkan nomor WA Wali Kota Bontang Basri Rase.

“Saya ditelepon seseorang yang gunakan nomor WA Pak Basri. Saya berpikiran Pak Basri yang menelepon dan tidak terlalu memperhatikan suaranya. Meminta saya segera membuka file undangan itu, karena ada undangan untuk saya,” bebernya.

Tanpa berpikir panjang, Ia pun langsung membukanya. Tapi saat membuka file undangan, kembali meminta verifikasi. “Saya mulai curiga dan tidak melanjutkannya. Tapi sepertinya, dari file undangan itu, si pengirim sudah berhasil menguasai nomor WA saya,” bebernya.

Setelah kejadian itu, dirinya sudah tidak bisa lagi menggunakan nomor WA. “Saya malah dapat laporan dari beberapa orang, bahwa nomor saya telah mengirimkan file undangan. Malah ada teman-teman saya, datang ke rumah, karena dipikir saya mengundang mereka. Ya jadinya makan kue saja,” ucapnya berkelakar.

Dirinya pun cepat melaporkan ke Telkomsel, untuk memblokir nomor WA yang biasa digunakan, agar tidak dipakai penipu. “Saya sempat khawatir saldo rekening saya berkurang. Tetapi sudah saya cek, alhamdulillah aman saja. Cuma nomor saya ini masih disalahgunakan. Saya minta orang-orang yang saya kenal kalau mendapatkan undangan atau menawarkan sesuatu dari nomor saya, abaikan dan segera dihapus,” pungkasnya. (RB)

5 Pos Pengamanan Operasi Ketupat 2023 Mulai Diaktifkan

0
5 Pos Pengamanan Operasi Ketupat 2023 Mulai Diaktifkan
Pos pengamanan dan pelayanan Operasi Ketupat mulai aktif. (ist)

BONTANG – Personil gabungan terdiri dari TNI, Polri, Dishub, Satpol PP beserta Dinkes Bontang mulai disiagakan di lima pos pengamanan dan pelayanan Operasi Ketupat 2023, Rabu (19/4/2023).

Personil gabungan tersebut menempati lima pos pengamanan dan pelayanan selama 14 hari, terhitung sejak Selasa tanggal 18 April sampai dengan 1 Mei 2023.

Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasi Humas Iptu Mandiono mengatakan, dalam rangka pengamanan Idulfitri 2023, Polri secara serentak menggelar operasi Ketupat 2023. Tujuannya mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang merayakan lebaran tahun 2023 ini.

Menurut Iptu Mandiono, yang terlibat dalam operasi tersebut berjumlah 175 personil Polri dan 150 personil gabungan TNI, Dishub dan Satpol PP.

“Kita maksimalkan operasi ini, agar masyarakat merasa aman saat meninggalkan rumah dan dalam perjalanan mudik,” ucap beliau.

Beliau mengimbau agar masyarakat menjaga keselamatan diri di jalan. “Pastikan kendaraan layak jalan dan jangan lupa identitas pribadi selalu dibawa,” katanya.

Ia menambahkan, guna mengantisipasi terjadinya pencurian rumah kosong, masyarakat yang melaksanakan mudik diharap melapor kepada Bhabinkamtibmas, atau kepada RT setempat guna di data agar mudah dalam pengawasan. (hms)

Pawang Tebar Kebahagiaan ke Warga Nganjuk Tak Mampu

0
Pawang Tebar Kebahagiaan ke Warga Nganjuk Tak Mampu
Penyerahan paket sembako ke warga Nganjuk. (ist)

BONTANG – Kegiatan berbagi kebahagiaan terus dilakukan oleh warga Bontang di bulan yang penuh berkah ini. Baik individu maupun kelompok berlomba-lomba meraih amalan kebaikan.

Seperti yang dilakukan oleh Paguyuban Warga Nganjuk Kota Bontang (Pawang) selama beberapa hari terakhir ini. Pawang menebar kebahagiaan kepada warga Nganjuk di Bontang yang masuk kategori tidak mampu.

Ketua Pawang, Ahmad Bajuri menjelaskan, bahwa kegiatan berbagi paket sembako ini tak hanya Bulan Ramadan kali ini saja dilakukan, namun sudah rutin dilaksanakan setiap bulan puasa.

Setiap bulan puasa, anggota Pawang sigap mengumpulkan donasi yang berasal dari para anggota Pawang di Bontang. Alhasil terkumpul donasi sejumlah 100 paket sembako.

“Pembagian paket sembako ini kami laksanakan selama 3 hari. Sejak tanggal 16 – 18 April 2023 kemarin,” beber Bajuri.

Anggota Pawang membagikan paket sembako tersebut dengan cara diantar dari rumah ke rumah.

“Tujuan kegiatan ini diadakan untuk berbagi rizki dan membantu meringankan bagi warga Nganjuk yang tergolong belum mampu,” ujar Sumarsono, Ketua Panitia pembagian paket sembako.

“Semoga bisa membantu meringankan beban warga Nganjuk yang membutuhkan perhatian dan semoga kegiatan ini terus berlanjut,” pungkasnya. (al)

Dukung Optimalisasi Layanan Mudik Lebaran, Pupuk Kaltim Serahkan Bantuan 25 Troli ke Bandara APT Pranoto Samarinda

0

SAMARINDA – Dukung peningkatan jasa pelayanan dan kelancaran arus mudik Lebaran tahun 2023, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali serahkan bantuan 25 unit troli ke Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto Samarinda. Bantuan diserahkan SVP Umum Pupuk Kaltim Ardi Harto Mulyo, kepada Kepala UPBU APT Pranoto Agung Pracayanto, di terminal kedatangan bandara APT Pranoto Samarinda, Jumat (14/4/2023).

Diungkapkan Ardi Harto Mulyo, ini merupakan kali ketiga Pupuk Kaltim menyerahkan bantuan troli ke bandara APT Pranoto Samarinda, dan sejak 2020 hingga saat ini total troli yang diserahkan Pupuk Kaltim berjumlah 75 unit.

Menurut Ardi, hal ini merupakan kesinambungan kontribusi Pupuk Kaltim dalam mendukung optimalisasi pelayanan bandara APT Pranoto Samarinda bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi arus mudik pada lebaran 2023. Dimana troli merupakan salah satu fasilitas yang wajib dipenuhi untuk memberi kemudahan bagi pengguna jasa bandara, sehingga aktivitas pelayanan mampu berjalan dengan lebih maksimal.

“Melalui kolaborasi dan saling dukung antara Pupuk Kaltim dengan UPBU APT Pranoto, diharap pelayanan bagi pengguna jasa bandara semakin optimal. Sehingga sinergi yang selama ini terjalin turut memberi manfaat bagi masyarakat di Kalimantan Timur,” jelas Ardi.

Dirinya memastikan Pupuk Kaltim akan terus hadir bagi masyarakat, serta meningkatkan kontribusi di berbagai sektor melalui berbagai program dan inovasi. Hal ini wujud kedekatan Pupuk Kaltim dengan masyarakat Kalimantan Timur, sehingga manfaat perusahaan makin dirasakan melalui berbagai dukungan yang disalurkan. Begitu pula hubungan baik antara Pupuk Kaltim dengan Kementerian Perhubungan, dapat senantiasa terjaga dan semakin baik kedepannya.

Kepala UPBU APT Pranoto Agung Pracayanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesinambungan dukungan Pupuk Kaltim melalui sarana troli yang diberikan. Dirinya mengaku dukungan fasilitas troli Pupuk Kaltim sangat membantu pihaknya untuk optimalisasi pelayanan bandara. Apalagi pada arus mudik lebaran, tingkat pengguna dan aktivitas pelayanan bandara jauh lebih meningkat dari biasanya.

“Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan atas kepedulian Pupuk Kaltim, yang terus mendukung optimalisasi pelayanan bandara di APT Pranoto Samarinda melalui fasilitas troli yang diberikan,” kata Agung.

Menurut Agung, adanya bantuan tambahan 25 troli yang diberikan Pupuk Kaltim akan semakin memudahkan masyarakat pengguna jasa bandara, disamping peningkatan fasilitas layanan secara maksimal. Dirinya pun berharap kolaborasi dan sinergi yang selama ini terjalin dapat terus ditingkatkan, sehingga dukungan perusahaan makin berdampak positif terhadap optimalisasi pelayanan bandara APT Pranoto Samarinda.

“Sekali lagi kami sampaikan apresiasi bagi Pupuk Kaltim, yang terus mendukung langkah UPBU APT Pranoto dalam memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat. Semoga hubungan dan sinergi yang selama ini terjalin semakin harmonis kedepannya,” pungkas Agung.(adv)

Arus Mudik Belum Terjadi di Terminal Bus Bontang dan Samarinda Lestari

0
Arus Mudik Belum Terjadi di Terminal Bus Bontang dan Samarinda Lestari
Terminal Bus Bontang (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Mendekati 3 hari jelang lebaran, arus mudik belum terlihat di Terminal Bus Bontang dan Terminal Samarinda Lestari. Lonjakan penumpang pun masih belum terjadi.

Ketua Serikat Pekerja Transportasi Bontang, Judinur mengatakan, tidak ada lonjakan spesifik mulai dari awal bulan puasa. Hal itu dikarekan banyak warga yang masih harus bekerja selama puasa.

“Kadang bus penuh, kadang tidak juga, paling sering orang biasanya titip barang,” ucapnya saat ditemui redaksi, Selasa (18/4/23).

Sementara itu, harga tiket bisa juga tidak mengalami kenaikan. Untuk bus yang menggunakan AC dikenakan harga Rp 50 ribu dan non AC seharga Rp 40 ribu.

“Menurut kami harga segitu sudah pas, tapi kadang masih ada orang yang agak keberatan,” keluhnya.

Diperkirakan lonjakan penumpang akan meningkat dua hari sebelum lebaran. “Dari tahun kemarin dua hari sebelum lebaran baru ramai, karena orang libur mepet lebaran,” lanjutnya.

Sementara itu, Petugas tiket bus Samarinda Lestari, Sukmawati mengatakan hal serupa. Bahkan 2 armada bus Samarinda Lestari harus dialihkan ke rute Balikpapan – Banjarmasin, karena terjadi banyak lonjakan untuk rute tersebut.

“2 bus kami dialihkan ke sana, dari 8 bis jadi hanya 6 bis,” ungkapnya.

Tidak ada kenaikan harga tiket maupun penambahan jadwal keberangkatan. “Biasanya mepet-mepet lebaran pasti ramai. Harga tiket, jumlah bis, dan jam keberangkatan tidak ada penambahan,” tutupnya (sya)

Ibu Tabrak Trotoar di Jalan Tembus, Anak Tak Sadarkan Diri

0
Ibu Tabrak Trotoar di Jalan Tembus, Anak Tak Sadarkan Diri
Para pengendara yang melintas menolong korban laka lantas. (Yusva Alam)

BONTANG – Terjadi kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di sekitar area simpang tiga Jalan Cipto Mangunkusumo atau jalan tembus, Selasa (18/4/2023) sore.

Seorang ibu paruh baya bersama anaknya menabrak trotoar di sebelah kiri jalan. Kondisi sepeda motor Honda Beat warna hitam kuning yang dikendarainya rusak di bagian stang stir dan bodi depan kiri.

Dari pantauan wartawan Radarbontang.com di lapangan, anak perempuannya yang duduk di kursi tambahan di depan, jadi korban kecelakaan tersebut. Tidak diketahui bagaimana kondisinya. Namun saat media ini tiba, anak itu dalam kondisi tak sadarkan diri digendong seorang pria.

Ibu itu berteriak-teriak mengetahui kondisi anaknya yang tak sadarkan diri. Ibu dan anak itu ditolong oleh seorang pengendara mobil yang melintas, untuk dibawa ke rumah sakit.

Warga sekitar maupun pengendara lain yang berhenti menyaksikan, tak ada yang mengetahui persis kejadian kecelakaan itu.

Seorang pengendara wanita yang tak diketahui namanya menyebutkan, ibu itu tiba-tiba oleng sendiri saat mengendarai sepeda motornya.

“Oleng sendiri terus nabrak trotoar,” katanya.

Namun ada pula pengendara lain yang mengatakan ibu itu ditabrak pengendara lain dari belakang. Lantaran ada sepeda motor Honda Beat warna merah di belakangnya.

Hingga berita ini dinaikkan, belum diketahui persis bagaimana kejadian kecelakaan itu. Sepeda motor ibu itu masih terparkir di trotoar jalan dan belum ada anggota kepolisian yang tiba di tempat. (al)

Kendaraan Long Chasis Dilarang Isi Solar Subsidi di SPBU Tanjung Laut

0
Kendaraan Long Chasis Dilarang Isi Solar Subsidi di SPBU Tanjung Laut
Rapat lanjutan koordinasi penyaluran BBM subsidi jenis Bio Solar di SPBU Tanjung Laut Kota Bontang di Ruang Rapat Dinas Penanaman Modal & PTSP. (ist)

BONTANG – Kendaraan long chasis (Red Fuel Card) dilarang melakukan pengisian BBM bersubsidi jenis solar di SPBU Tanjung Laut.

Keputusan tersebut didasarkan pada hasil rapat lanjutan koordinasi penyaluran BBM subsidi jenis Bio Solar di SPBU Tanjung Laut Kota Bontang di Ruang Rapat Dinas Penanaman Modal & PTSP, Jalan Awang Long, Senin (17/4/2023).

Rapat ini dihadiri oleh Instansi terkait, Polres Bontang, dan Pengawas SPBU Tanjung Laut.

Perwakilan Polres Bontang, Kasat Samapta. Iptu Widodo AF menyampaikan, bahwa rapat tersebut diadakan lantaran adanya permintaan dari pemilik kendaraan long Chasis ( Red Fuel Card), untuk dapat melakukan pengisian BBM bersubsidi jenis solar di SPBU Tanjung Laut sebanyak 15 unit.

Iptu Widodo menyebutkan, dalam kegiatan rapat tersebut menghasilkan beberapa poin penting yang menjadi pertimbangan di antaranya:

  1. Mempertimbangkan faktor keamanan, ketertiban & kelancaran lalu lintas jalan.
  2. Terbatasnya Kouta BBM Bersubsidi Jenis Bio Solar di BBM di SPBU Tanjung Laut.
  3. Terganggunya aktifitas perekonomian masyarakat umum di sekitar SPBU Tanjung Laut.
  4. Berpotensi terjadinya kerusakan sarana dan prasarana jalan dan trotoar sekitar SPBU Tanjung Laut.
  5. Menghindari terjadinya gesekan antara pemilik kendaraan Dump Truk (Green Fuel Card) dan kendaraan Long Chasis (Red Fuel Card).

Lebih lanjut beliau menjelaskan, berdasarkan poin-poin di atas maka peserta rapat sepakat untuk tidak merekomendasikan pengisian BBM Bersubsidi jenis Bio Solar untuk kendaraan Long Chasis (Red Fuel Card) di SPBU Tanjung Laut.

“Kesepakatan tersebut dibuat Berita Acara Rapat, dan diajukan kepada Wali Kota Bontang sebagai bahan masukan,” tutupnya. (hms)

Kasus Covid-19 Varian Arcturus Tak Terdeteksi di Bontang

0
Kasus Covid-19 Varian Arcturus Tak Terdeteksi di Bontang
Vaksinasi Dinkes yang dilakukan beberapa waktu lalu. (Yahya Yabo/ Media Kaltim (Grup Radarbontang.com))

BONTANG – Varian Virus Covid-19 Arcturus atau XBB 1.16 kembali mengalami peningkatan di Indonesia beberapa hari terakhir, tepatnya di akhir Maret 2023. Namun di Bontang, varian Arcturus masih belum terdeteksi. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Bontang, drg. Toetoek Pribadi Ekowati.

“Covid-19 varian baru dalam bulan ini mulai ada temuan kasus di Indonesia. Tapi belum ada di Bontang,” kata drg Toetoek saat dikonfirmasi Mediakaltim.com, Selasa (18/4/2023).

Toetoek menjelaskan, pihaknya akan mengirimkan  1 sample ke Laboratorium Kesehatan Provinsi Kaltim, guna meneliti varian jenis covid-19 dengan metode Whole-genome sequencing (Wgs).

“Sample yang diteliti pun didapatkan dari masyarakat yang kembali dari perjalanan umrah,” imbuhnya.

Dirinya mengimbau kepada masyarakat agar tetap menghindari kerumunan, melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta selalu menerapkan protokol kesehatan pada saat sedang berada di kerumunan baik di dalam ruangan.

“Dengan tetap penggunaan masker pada kerumunan terutama di dalam ruangan atau di dalam gedung,” ungkapnya. (yah)

Ika Pakarti Bagikan 120 Paket Sembako ke Warga Kurang Mampu

0
Ika Pakarti Bagikan 120 Paket Sembako ke Warga Kurang Mampu
Baksos Ika Pakarti (Dok. Ika Pakarti)

BONTANG – DPD Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ika Pakarti) Bontang melaksanakan kegiatan bakti sosial (baksos), Sabtu (15/4/23), dengan membagikan 120 paket sembako.

“Kami baru bisa mewujudkan 120 paket sembako, mudahan ke depannya bisa semakin meningkat,” harap Harsono, Ketua DPD Ika Pakarti.

Ia menjelaskan baksos Ika Pakarti  merupakan salah satu bentuk program kerja dari bidang sosial. Adapun tujuannya karena Ika Pakarti ingin hadir di tengah masyarakat Bontang, untuk sekedar membantu bagi sebagian warga yang ekonominya kurang beruntung.

Selain itu, tiap-tiap paguyuban di bawah naungan Ika Pakarti juga diimbau untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial di lingkungan masing juga. Bahkan jumlah dan isi paket sembako mereka lebih banyak dan lebih baik.

“Penerimanya dari sekitar lingkungan warga Ika Pakarti. Baik suku Jawa maupun suku yang lainnya, kami tidak membedakan karena kami pernah sama-sama merasakan yang namanya kekurangan,” tambahnya.

Selain bakti sosial, yang masuk dalam program kerja DPD Ika Pakarti antara lain pentas seni dan budaya, gebyar UMKM, pelatihan, seminar, family gathering, serta fun game (olah raga).

Wakil Ketua Bidang Sosial, Parno juga memberikan harapan, agar baksos ini bisa bermafaat untuk sesama. Dirinya mengajak seluruh anggota bisa guyup rukun serta kompak sesama warga serta dengan Pemerintah.

“Itulah partisipasi kami dalam turut serta membangun Kota Bontang tercinta ini,” harapnya. (sya)

Musnahkan Minol sampai ke Akarnya, Selamatkan Generasi dari Keburukannya!

0
Musnahkan Minol sampai ke Akarnya, Selamatkan Generasi dari Keburukannya!
Emirza, M.Pd.

Emirza, M.Pd

(Pemerhati Sosial)

Polisi berhasil menyita ratusan miras ilegal di Pelabuhan Loktuan, Kamis (30/3/2023) siang kemarin tepatnya pukul 13.00 Wita. Ratusan miras ilegal jenis sopi tersebut dibungkus wadah kemasan botol dan jerigen.

Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastya melalui Humas Polres Bontang, Iptu Mandiyono menyebutkan, bahwa ratusan miras ilegal itu didapati oleh Bhabinkamtibmas Loktuan, Aipda Ahmad Bajuri saat melaksanakan pengamanan kedatangan Kapal KM Binaiya di Pelabuhan Loktuan. (radarbontang.co, 31/3/2023)

Minol Bawa Untung

Minol masih dapat dijumpai dan diperjualbelikan di negeri mayoritas Muslim ini. Dalam Laporan APBN Kita, realisasi penerimaan cukai minuman beralkohol pada akhir Januari 2023 tercatat mencapai Rp 0,43 triliun. Angka ini setara 5,02% dari target yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 sebesar Rp 8,67 triliun. Penerimaan cukai MME ini tumbuh 0,47% secara tahunan. (kontak.co.id)

Setiap rupiah yang dihasilkan dari peredaran MMEA menjadi pemasukan Negara yang menguntungkan. Para pengusaha minol tentu tidak tinggal diam, akan meminta pemerintah agar tidak melarang minol secara total.

Cukup awasi dan mengatur peredarannya saja, karena investasi minol yang saat ini masih berjalan tidak mungkin disudahi. Sebenarnya banyak pihak yang berkepentingan atas bisnis minol.

Walaupun korban jiwa banyak, tetapi karena keuntungan yang sangat menggiurkan, melarang total peredarannya hanya pepesan kosong. Karena dalam kapitalisme yang diukur adalah kebahagiaan hidup dari materi dan kebebasan.

Apalagi Indonesia memang diarahkan pada pasar global, Indonesia berkepentingan memastikan ketersediaan minol demi menunjang pariwisata yang terus dipromosikan ke dunia.

Untung Rugi

Jangan berharap pada sistem ini untuk menyelesaikan setiap masalah. Karena penetapan aturan masih pada kapitalisme, tidak mungkin menghilangkan kepentingan bisnis. Walaupun korban nyawa akibat minol terus berjatuhan, tidak akan menghentikan keserakahan para kapitalis untuk mendapatkan untung dari bisnis minol.

Mustahil pemberi kebijakan akan memperjuangkan dan mengamankan nasib rakyat, bisnislah yang menyetir mereka. Realitas ini nyata, apalagi masyarakat yang telah terbiasa hidup dengan minol. Selalu terbentuk faktor permintaan dan penawaran, walaupun ada aturannya. Tetap akan ada permintaan secara ilegal, inilah realitas masyarakat kapitalistik.

Sistem ini tentu melihat untung ruginya jika memutuskan berbagai kebijakan. Asas manfaat menjadi hal yang diutamakan, jika ada yang memiliki harapan syariat bisa diterapkan dalam sistem demokrasi adalah hal yang mustahil.

Bahwa 87 persen penduduk Indonesia adalah umat Islam. Dalam ajaran Islam minuman yang memambukkan (beralkohol) baik sedikit maupun banyak adalah haram. Maka, sebaiknya UU yang ada melarang memproduksi,mengedarkan dan mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol di seluruh Indonesia.

Minol Induk Keburukan

Pelegalan produksi, distribusi, penjualan dan konsumi minol jelas menyalahi syariat. Banyak fakta yang membuktikan bahwa minol menjadi sumber berbagai kejahatan dan kerusakan seperti pembunuhan, pemerkosaan, perampokan, kecelakaan dan kejahatan lain yang terjadi karena pelakunya mengkonsumsi minol.

WHO pernah melaporkan sebanyak 3 juta orang di dunia meninggal akibat konsumsi alkohol pada tahun 2020. Angka itu setara dengan 1 dari 20 kematian di dunia disebabkan mengonsumsinya. Lebih dari 75 persen kematian akibat alkohol terjadi pada pria. (cnnindonesia.com, 24/9/2022)

Kerusakan karena minol bukan untuk diperdebatkan lagi, tapi kenapa masih ragu melarang total peredarannya? Tidak perlu manfaat dari minol sampai mempertaruhkan jiwa manusia dan generasi apalagi jelas diharamkan dalam Islam. Dalam Islam tidak dibutuhkan persetujuan siapapun untuk menerapkan larangan minol.

Karena syariat Islam diciptakan Allah SWT jelas demi kemaslahatan makhluk-Nya. Jadi untuk orang yang melakukannya mustahil mendapatkan keberuntungan juga kebahagiaan. Allah SWT berfirman,

“Hai orang-orang yang beriman, sungguh (meminum) khamar, berjudi, berkorban untuk berhala dan mengundi nasib dengan panah adalah termasuk perbuatan setan. Karena itu jauhilah semua itu agar kalian beruntung. (QS. Al-Maidah [5]: 90)

Islam Tegas

Islam begitu tegas membabat habis minol sampai ke akar-akarnya. Industri minol tidak diberi kesempatan untuk  beredar bebas. Karena Rasulullah Saw melaknat dalam hal minol sepuluh pihak, pemerasnya, yang meminta diperaskan, peminumnya, pembawanya, yang minta dibawakan,penuangnya, penjualnya, pemakan harganya, pembelinya dan yang minta dibelikan.(HR at-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Hadis di atas menunjukkan bahwa kesepuluh pihak tersebut telah melakukan tindak kriminal dan layak dijatuhi sanksi sesuai ketentuan syariah. Peminum khamr, sedikit atau banyak, jika terbukti di pengadilan, akan dihukum cambuk sebanyak 40 atau 80 kali. Anas ra menuturkan,

“Nabi Muhammad Saw pernah mencambuk peminum khamar dengan pelepah kurma dan terompah sebanyak empat puluh kali.” (HR al-Bukhari, Muslim, at-Tirmidzi dan Abu Dawud)

Masyarakat harus memahami hadis Rasul SAW,

“Khamr itu merupakan induk segala keburukan. Siapa saja yang meminum khamar, Allah tidak menerima shalatnya selam 40 hari. Jika peminum khamr mati dan khamr itu ada di dalam perutnya maka ia mati dengan kematian jahiliah.” (HR ath-Thabrani, ad-Daraquthni dan al-Qudha’i)

Para Sahabat Nabi sekaligus pemimpin Islam telah mencontohkan sanksi yang diberikan pada peminum khamr, sebagaimana sabda Rasul SAW,

“Rasulullah Saw pernah mencambuk (peminum khamr) 40 kali, Abu Bakar mencambuk 40 kali, Umar mencambuk 80 kali. Masing-masing adalah sunnah. Ini adalah yang lebih aku sukai.” (HR Muslim)

Sanksi dalam Islam memberikan efek jera, sementara produsen dan pengedar khamr dijatuhi sanksi yang lebih keras dari peminumnya karena keberadaan mereka lebih besar bahayanya bagi masyarakat.

Tentu kita akan berharap besar pada syariah untuk menyelamatkan manusia dari kerusakkan yang disebabkan minol. Apalagi terbukti para pemimpin Islam tegas tanpa ampun memberi sanksi bagi semua yang terlibat dengannya.

Menjadikan syariat Allah sebagai sebaik-baik aturan. Berbeda dengan aturan sistem hari ini, yaitu dengan kepentingan tertentu yang tidak manusiawi. Apalagi di dalam aturannya membawa manusia pada kesengsaraan dan menjauhkan dari syariat-Nya.

Wallahualam.