Beranda blog Halaman 1064

Rayakan HUT RI Bersama Masyarakat, Pupuk Kaltim Gelar Pawai Kemerdekaan di Loktuan

0

RIBUAN masyarakat Loktuan Kecamatan Bontang Utara, tumpah ruah mengisi kemeriahan pawai kemerdekaan dalam memperingati HUT ke-77 RI, dengan dukungan penuh PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), Minggu (28/8/2022).

Pawai kemerdekaan ini diikuti 53 grup, terdiri dari para pelajar tingkat PAUD hingga SMP, paguyuban, komunitas serta masyarakat umum perwakilan RT se-Kelurahan Loktuan. Meski sempat didera hujan yang cukup deras, namun tak menyurutkan semangat para peserta yang dari pagi telah berkumpul dengan antusias tinggi.

Rute diawali dari Jl NPK Pelangi, menuju panggung kehormatan di Jl RE Martadinata dan berakhir di Kantor Kelurahan Loktuan. Beragam tema kostum menjadi ajang adu kreativitas para peserta, mulai dari tema seragam sekolah dan ragam profesi, pakaian adat nusantara hingga pejuang kemerdekaan. Begitupun berbagai kendaraan pengiring dihias dengan begitu kreatif, dan menarik perhatian masyarakat yang berjejer menyaksikan kemeriahan pawai di sepanjang jalan.

“Ini kali pertama pawai kembali digelar setelah lama terimbas pandemi. Antusias masyarakat juga sangat tinggi, dilihat dari tingkat partisipasi dari seluruh perwakilan unsur masyarakat,” ujar Lurah Loktuan Hadi Jumianto.

VP TKPMR Pupuk Kaltim Wisnu Wibowo, mengatakan dukungan perusahaan pada rangkaian kegiatan hari kemerdekaan di Kelurahan Loktuan tahun ini, merupakan wujud komitmen Pupuk Kaltim untuk terus hadir di tengah masyarakat. Hal ini juga upaya meningkatkan rasa kebersamaan dan kedekatan Pupuk Kaltim dengan masyarakat Loktuan, sebagai salah satu kawasan terdekat perusahaan.

“Hal ini juga bentuk terima kasih Pupuk Kaltim bagi masyarakat, yang selama ini telah mendukung operasional perusahaan, sehingga kedepan dapat memberi manfaat dan kontribusi yang jauh lebih besar,” ungkap Wisnu.

Wakil Wali Kota Bontang Najirah, mengapresiasi tingginya antusias dan semangat masyarakat Loktuan dalam memeriahkan HUT ke-77 RI pada tahun ini. Dikatakannya, pawai kemerdekaan ini merupakan satu-satunya kegiatan paling meriah dengan antusias dan partisipasi tertinggi dari seluruh Kelurahan di Kota Bontang.

“Kami sangat bangga melihat semangat masyarakat Loktuan memeriahkan Hari kemerdekaan dalam mengenang jasa para pahlawan melalui pawai tahun ini,” kata Najirah.

Dirinya juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Pupuk Kaltim yang terus menjalin kedekatan dan kebersamaan dengan masyarakat Loktuan, sehingga kegiatan hari kemerdekaan di kawasan terdekat perusahaan ini berjalan sangat meriah dengan antusias yang sangat tinggi.

“Atas nama Pemkot Bontang, kami juga sampaikan terima kasih kepada Pupuk Kaltim yang senantiasa mendukung kegiatan masyarakat. Semoga kedepan peran perusahaan semakin ditingkatkan, dan masyarakat pun diharap terus mendukung operasional Pupuk Kaltim,” tambah Najirah.

Chairunnisa, satu peserta pawai kemerdekaan mengaku antusias kembali digelarnya kegiatan ini di Kelurahan Loktuan. Warga RT 14 Loktuan ini menyebut telah menyiapkan berbagai kebutuhan pawai sejak jauh hari, agar dapat tampil maksimal untuk memeriahkan kegiatan.

“Terima kasih Pupuk Kaltim telah mendukung terlaksananya pawai tahun ini, sehingga kami bisa kembali berpartisipasi dalam memperingati hari kemerdekaan. Pawai ini sangat kami tunggu, karena sudah dua tahun lebih tidak terlaksana,” ucap dia.(adv)

Begini Cara Pupuk Kaltim Dorong Milenial Terjun ke Pertanian

0

JAKARTA – PT Pupuk Kalimantan Timur bekerja sama dengan Bisnis Indonesia menggelar program Jelajah Agri Pupuk Kaltim untuk melihat secara langsung proses kerja agroindustri khususnya untuk industri pupuk.

Tim Jelajah Agri Pupuk Kaltim akan melihat lebih dekat bagaimana proses pembuatan pupuk di pabrik, proses distribusi hingga pemanfaatannya oleh petani di lapangan di Kalimantan Timur serta Sulawesi Selatan sejak Selasa (23/8) hingga Kamis (25/8).

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi mengatakan industri pupuk memiliki peran vital dalam agroindustri. Sebagai produsen urea terbesar di Asia Tenggara, Pupuk Kaltim menjadi salah satu pionir dalam industri pupuk nasional.

“Karena itu, Program Jelajah Agri Pupuk Kaltim ini dapat melihat secara langsung peran kami di lapangan untuk ikut menguatkan petani. Kami berharap Tim Jelajah Agri yang ada di Kalimantan Timur serta Sulawesi Selatan dapat ikut menyebarluaskan keberhasilan yang sudah dilakukan Pupuk Kaltim,” ujarnya.

Pupuk Kaltim bersama dengan Pupuk Indonesia juga menjalankan Program Makmur sebagai bentuk pengawalan dan pendampingan intensif kepada petani dan budi daya pertanian yang didukung teknologi mutakhir. Program ini merupakan perluasan dari Program Agrosolusi yang sudah dijalankan Pupuk Kaltim pada 2020.

Program Makmur ini juga merupakan langkah aktif PKT mengajak generasi muda kembali bertani dan melihat pertanian sebagai sektor potensial sekaligus mendorong peningkatan penggunaan produk nonsubsidi. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, proporsi pemuda yang bekerja di sektor pertanian hanya sebesar 19,18% atau turun 10% apabila dibandingkan dengan posisi pada 2011.

“Kami berharap generasi muda dapat melirik sektor pertanian sebagai sektor yang potensial. Kami ingin memuliakan petani,” terang Rahmad.

Tahun ini, Pupuk Kaltim mendapatkan penugasan untuk dapat menjalankan Program Makmur pada 60.000 hektare di seluruh Indonesia. Untuk wilayah Kalimantan Timur, Pupuk Kaltim mendapatkan penugasan seluas 7.622 hektare sedangkan untuk wilayah Sulawesi Selatan seluas 1.252 hektare.

SVP SBU JPP Pupuk Kaltim Muhammad Erriza mengatakan PKT mendukung terlaksananya program ini dimana Bisnis Indonesia akan merekam proses pembuatan pupuk mulai dari produksi di Bontang sampai dengan penyaluran ke seluruh indonesia.

“Tim Jelajah Agri Pupuk Kaltim akan melihat lebih dekat bagaimana proses pembuatan pupuk di pabrik, proses distribusi hingga pemanfaatannya oleh petani di lapangan,” katanya sesaat sebelum melepas Tim Jelajah Agri Pupuk Kaltim, Selasa (22/8).

Pelepasan dilakukan oleh SBU JPP Pupuk Kaltim Muhammad Erriza, SVP Teknologi Heri Subagio dan Kepala Perwakilan Bisnis Indonesia Balikpapan Wilayah Kalimantan Rachmad Subiyanto di Halaman Kantor Pusat Pupuk Kaltim.

Erriza mengatakan peningkatan kesejahteraan petani sangat dibutuhkan untuk memberikan manfaat secara luas. Karena itu, PKT bersama Pupuk Indonesia menggagas program agrisolution yang saat ini berubah namanya menjadi Program Makmur adalah program ekosistem pendampingan petani dan budi daya pertanian berkelanjutan. Misi eksplorasi Jelajah Agri akan dimulai hari ini dengan mengunjungi pabrik untuk melihat dari dekat proses pembuatan pupuk hingga pupuk siap untuk didistribusikan.

Kepala Perwakilan Bisnis Indonesia Balikpapan Rachmad Subiyanto mengapresiasi dukungan Pupuk Kaltim sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik. “Tentunya kami juga mengapresiasi seluruh pihak karena ketahanan pangan ini menjadi hasil dari agroindustri yang perlu mendapat perhatian kita semua,” katanya. (rls)

Meriahkan HUT Ke-77 RI, Polres Bontang Gelar Lomba Tradisional

0

BONTANG – Untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Bontang menggelar berbagai  perlombaan tradisonal di lapangan apel Mako Polres Bontang Minggu (28/8/2022).

Kegiatan itu dihadiri Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya SH, SIK, MH, Wakapolres Bontang Kompol Wisnu Dian Ristanto, SIK, Pejabat Utama (PJU), kasat, kapolsek, ketua dan pengurus Bhayangkari Cabang Bontang serta seluruh keluarga besar Polres Bontang.

Kegiatan diawali dengan olahraga senam aerobik bersama yang diikuti Kapolres, Wakapolres, PJU, Kapolsek Kota, perwira, bintara serta pengurus Bhayangkari Cabang Bontang.

Kapolres AKBP Yusep Dwi Prastiya mengatakan, lomba yang dilaksanakan pada hari ini salah satu rangkaian memperingati sekaligus merayakan HUT ke-77 RI.

”Berbagai lomba disiapkan panitia di antaranya lomba bakiak, lomba makan kerupuk, lomba memasukkan pensil ke dalam botol, lomba lari kelereng, lomba memasukkan tepung dalam baskom, joget berpasangan menggunakan bola tenis yang diikuti keluarga besar Polres Bontang, mulai kapolres sampai bintara remaja,” tutur Kapolres.

Selain itu Polres juga menggelar kebersihan dan menghias pernak-pernik tingkat asrama. AKBP Yusep Dwi Prastiya menjelaskan berbagai perlombaan merupakan sarana relaksasi dan refresing karena rutinitas pekerjaan, sekaligus diharapkan dapat meningkatkan jalinan silaturahmi, kekompakan, dan kebersamaan sesama keluarga besar personel Polres.

“Alhamdulillah perlombaan berlangsung meriah dan tadi terlihat antara kapolres, wakapolres, PJU, kapolsek, perwira, bintara membaur menjadi satu tanpa ada batasan pangkat, jabatan maupun umur,” lanjut Kapolres.

Seperti perlombaan-perlombaan lainnya, peserta yang memenangkan lomba mendapatkan hadiah dari Kapolres. (hms)

Peringatan HUT Ke-77 RI, Gunung Elai Berdayakan UMKM melalui Bazar

0
Pelaku UMKM yang mengikuti bazar di Kelurahan Gunung Elai. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Kelurahan Gunung Elai mengadakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI, Minggu (28/8/2022). Kegiatan diisi dengan senam jantung sehat, jalan sehat hingga bazar UMKM kelurahan Gunung Elai.

Rangkaian kegiatan ini sudah dilaksanakan sejak akhir Juli lalu. Diisi dengan perlombaan rakyat seperti lomba masak, lomba domino, lomba lingkungan bersih dan lomba kreator konten.

Lurah Gunung Elai Sulistyo mengatakan, perayaan puncak peringatan HUT ke-77 RI diselenggarakan dengan melaksanakan jalan sehat, senam sehat jantung, dan bazar UMKM bagi warga kelurahan Gunung Elai. “Puncak peringatan hari ini (28/8/2022). Dirangkai juga dengan pelaksanaan vaksin 1, 2 dan booster,” kata Sulistyo.

Peringatan HUT ke-77 RI ini, lanjut Sulistyo, juga diadakan bazar UMKM yang diikuti masyarakat di kelurahan Gunung Elai. Produk yang ditawarkan buatan dari warga kelurahan Gunung Elai.

“Bazarnya banyak, khususnya produk-produk dan ada juga produk PKK seperti pentol goreng hingga kripik olahan rumah,” sebutnya.

Sasaran kegiatan ini yakni memberdayakan UMKM yang ada di kelurahan Gunung Elai. “Harapannya, ini sesuai dengan program wali kota dalam pemberdayaan UMKM dan menuju wilayah Sapta Pesona,” papar Sulistyo. (yah)

Babinsa Koramil 0908-03/Anggana Bersama Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Rumput Liar di Jalan

0

BONTANG – Anggota Babinsa Koramil 03/Anggana Sertu Heri Krisdianto  melaksanakan gotong-royong bersama pemerintah desa dan masyarakat membersihkan rumput liar yang menutupi jalan di RT 25, Desa Sungai Mariam, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara,  Sabtu (27/8/2022).

Babinsa Desa Sungai Mariam Sertu Heri Krisdianto mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk menciptakan gotong-royong dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sekitarnya. Kondisi ruas jalan yang ditumbuhi rumput liar membuat pemandangan sekitar jalan menjadi kelihatan kurang bersih.

Kondisi itu mendorong Sertu Heri Krisdianto dan pemerintah Desa Sungai Mariam mengajak masyarakat bergotong royong membersihkan rumput liar. “Kegiatan gotong-royong ini merupakan sarana kebersamaan antara anggota Babinsa dan warga wilayah binaan demi membantu tercapainya kenyamanan desa serta kebersihan bagi desa yang bersangkutan,” ujarnya. (Pendim Btg)

Membeko Fest, Destinasi Wisata Unggalan Baru Bontang

0

BONTANG– Dalam rangka  mengenalkan budaya dan kearifan lokal Bontang, Kelurahan Bontang Kuala mengadakan Membeko Fest atau festival kuliner Bontang Kuala pada Sabtu (27/8/2022).

Wali Kota Bontang, Basri Rase mengharapkan Festival Membeko  dapat dijadikan ajang  memperkenalkan budaya lokal Bontang. Kegiatan ini menjadi kegiatan bersama masyarakat  Bontang yang juga dihadiri stakeholder terkait.

“Pemerintah Bontang telah menandatangi MoU pariwisata dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dalam pengembangan pariwisata,” jelas Basri Rase.

Dia menyebutkan salah satu program unggulan Pemkot Bontang yakni destinasi wisata dan UMKM yang telah dilakukan MoU dengan Kemenparekraf. “Saya sudah perintahkan seluruh OPD wajib menyiapkan satu kegiatan yang nantinya akan menjadi event pariwisata di  Bontang,” jelas Basri.

Dalam hal pengembangan pariwisata, Basri mengatakan, ini sebagai bagian dari perencanaan dalam menyambut Ibu Kota Negara (IKN) dan dalam menghadapi pasca-industri.

“Program ini bukan program ‘kacang-kacangan’, tapi program  untuk membantu bapak-ibu ketika Ibu kota negara benar-benar terjadi di Kalimantan Timur, dan Bontang menjadi bagian dari destinasi wisata di Ibu Kota Negara,” paparnya.

Basri memastikan, dirinya akan terus menggali potensi wisata yang ada di Bontang. Oleh karenanya, dia meminta semua OPD  bersinergi dan kolaborasi untuk mengembangkan wisata di Bontang. “Semakin banyak kegiatan, semakin banyak event maka perekonomian di Bontang semakin meningkat, semakin berkembang,” sebut Basri.

Yang sudah pasti, Basri mengaku telah menginstruksikan agar  Membeko Fest digelar setiap tahun. “Ini dijadikan agenda tahunan, dan segera laporkan ke Dinas Pariwisata. Karena seluruh kegiatan akan diluncurkan setiap tahunnya. Karena kita ingin menuju kota pariwisata. Tahun depan harus di ‘gasfull’ yang namanya pariwisata dan UMKM,” paparnya.

Sementara Lurah Bontang Kuala, Suiza Ixan Saputro mengatakan, Membeko akan menjadi program unggulan Pemkot Bontang dalam sektor pariwisata, dengan fokus  mengangkat tradisi lokal yang tidak ada di tempat lain.

“Iya, ini sudah masuk dalam kalender rutin Dinas Pariwisata dan kami berkolaborasi dengan Masyarakat sadar wisata (Masata) hingga tingkat kementerian. Respons dari Kemenparekraf Membeko ini tidak ada di daerah lain,” kata Suiza.

Dikatakannya, Membeko akan diagendakan rutin setiap tahun pada minggu keempat  Agustus. “Jadi kami sudah diskusikan dengan lembaga adat. Jadi event ini akan terus dilaksanakan setiap minggu ke empat di bulan Agustus untuk melaksanakan Membeko Fest ini,” pungkas Suiza. (yah)

Sosialisasi Perda Nomor 2 Tahun 2022, Kadir Tappa: Tanpa Ketahanan Keluarga Negara Tidak Kuat

0
Anggota DPRD Kaltim Abdul Kadir Tappa saat sosialisasi Perda Nomor 2 Tahun 2022 di Hotel Tiara Surya, Minggu (28/8). (darman/radarbontang).

BONTANG – Anggota DPRD Provinsi Kaltim Abdul Kadir Tappa kembali bertemu konstituennya di Kota Taman. Kali ini dalam hajatan sosialisasi Perda Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga wilayah VI Bontang.
Sosialisasi tersebut berlangsung di Hotel Tiara Surya, Minggu (28/8/2022).

Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber analis kesejahteraan keluarga dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana. Politikus berlatar belakang pengusaha itu mengatakan, tujuan dari sosialisasi perda agar nantinya dapat diterapkan masyarakat dengan baik. Karena dari ketahanan keluargalah, nantinya dapat memperkuat keutuhan negara.

Menurut Kadir Tappa, ketahanan keluarga itu merupakan inti dari ketahanan negara yang kuat. Tanpa ketahanan keluarga negara tidak kuat. Karena itu, ketahanan suatu negara harus dimulai dari jenjang bawah. Yaitu, ketahanan keluarga.

“Melalui Perda ini, saya ingin semua keluarga dapat mengaplikasikan ketahanan keluarga itu dengan baik. Regulasinya, dalam hal ini Perda Nomor 2 Tahun 2022 baru disahkan. Saya termasuk inisiator dari perda provinsi ini,” kata Kadir Tappa, Minggu (28/8/2022).

Ia mendukung dengan cara menganggarkan bagi masyarakat yang membutuhkan pendanaan untuk ketahanan keluarga, seperti usaha, industri kecil, atau UMKM dan industri rumahan.

“Apapun yang akan dibuat kalau memang ada usaha. Ini kan dasarnya penganggaran. Adanya perda ini berarti tidak ada yang kita langgar kalau kita anggarkan,” sebut Kadir. Kadir mengharapkan setiap tahun angka pengangguran menurun dan angka kemiskinan juga menurun dengan ketahanan keluarga.

Sementara itu, Narasumber Rakyan Rachim Bratasena mengatakan, melalui sosialisasi Perda Ketahanan Keluarga, dirinya lebih menekankan terkait bagaimana satu keluarga dapat bertahan dengan ketahanan keluarga.
Di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana memiliki kelompok dalam membentuk ketahanan keluarga. Seperti BKR, Genre, BKL, UPPKA, BKB.
Mengenai ketahanan keluarga dari Perda Nomor 2 Tahun 2022, dirinya mengharapkan ke depannya program yang ada di DPPKB akan sejalan dan sesuai perda yang telah disosialisasikan.
“Kalau kami, berharap perda ini bisa sejalan dengan program penanganan stunting yang saat ini masuk program nasional dalam hal ketahanan keluarga,” tandasnya. (adv/dar/yah)

Membeko Fest 2022 di Bontang Kuala, Rustam Beri Apresiasi, Dorong UMKM Terus Berinovasi 

0
Ketua Komisi II DPRD Bontang Rustam. foto: Istimewa

BONTANG –  Ketua Komisi II DPRD Kota Bontang Rustam memberikan apresiasi atas kegiatan festival kuliner bertajuk Membeko Fest 2022. Festival kuliner tersebut dilaksanakan, Sabtu (27/8/2022) di Anjungan Futsal Bontang Kuala.  Kegiatan ini juga untuk memeriahkan HUT ke-77 RI. Karena itu, dresscode kegiatan bernuansa merah putih.

Festival Bontang Kuala ini dimulai dengan tradisi sarapan bersama secara lesehan, atau rutinitas dengan ciri khas berbagai menu sarapan khas Bontang Kuala yang disajikan di atas baki/nampan bundar. Baki bermakna kebersamaan, dan lesehan atau melantai bermakna membumi.

“Kami menyambut baik kegiatan tersebut, dan sangat mengapresiasi. Bagi pecinta kuliner, dimanjakan dengan sajian-sajian yang istimewa,” ujar Rustam. Kegiatan ini, kata politisi Partai Golkar, juga sebagai bentuk kreativitas para pelaku UMKM yang terus berinovasi dengan situasi yang masih pandemi.

Ia juga berpesan, para pelaku UMKM tetap semangat dan terus berinovasi diera digital. “Semangat untuk pelaku UMKM, dan tetapberinovasi dan berkreatifitas, gunakan sistem promosi digital karena sekarang merupakan era pemasaran melalui digital,” terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Bontang, Basri Rase mengharapkan Festival Membeko dapat dijadikan ajang memperkenalkan budaya lokal Bontang. Kegiatan ini menjadi kegiatan bersama masyarakat Bontang yang juga dihadiri stakeholder terkait. “Pemerintah Bontang telah menandatangi MoU pariwisata dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dalam pengembangan pariwisata,” jelas Basri Rase.

Dia menyebutkan salah satu program unggulan Pemkot Bontang yakni destinasi wisata dan UMKM yang telah dilakukan MoU dengan Kemenparekraf. “Saya sudah perintahkan seluruh OPD wajib menyiapkan satu kegiatan yang nantinya akan menjadi event pariwisata di Bontang,” jelas Basri.

Dalam hal pengembangan pariwisata, Basri mengatakan, ini sebagai bagian dari perencanaan dalam menyambut Ibu Kota Negara (IKN) dan dalam menghadapi pasca-industri. “Program ini bukan program ‘kacang-kacangan’, tapi program untuk membantu bapak-ibu ketika Ibu kota negara benar-benar terjadi di Kalimantan Timur, dan Bontang menjadi bagian dari destinasi wisata di Ibu Kota Negara,” paparnya.

Basri memastikan, dirinya akan terus menggali potensi wisata yang ada di Bontang. Oleh karenanya, dia meminta semua OPD bersinergi dan kolaborasi untuk mengembangkan wisata di Bontang. “Semakin banyak kegiatan, semakin banyak event maka perekonomian di Bontang semakin meningkat, semakin berkembang,” sebut Basri.

Yang sudah pasti, Basri mengaku telah menginstruksikan agar Membeko Fest digelar setiap tahun. “Ini dijadikan agenda tahunan, dan segera laporkan ke Dinas Pariwisata. Karena seluruh kegiatan akan diluncurkan setiap tahunnya. Karena kita ingin menuju kota pariwisata. Tahun depan harus di ‘gasfull’ yang namanya pariwisata dan UMKM,” paparnya.

Sementara Lurah Bontang Kuala, Suiza Ixan Saputro mengatakan, Membeko akan menjadi program unggulan Pemkot Bontang dalam sektor pariwisata, dengan fokus mengangkat tradisi lokal yang tidak ada di tempat lain.

“Iya, ini sudah masuk dalam kalender rutin Dinas Pariwisata dan kami berkolaborasi dengan Masyarakat sadar wisata (Masata) hingga tingkat kementerian. Respons dari Kemenparekraf Membeko ini tidak ada di daerah lain,” kata Suiza.

Dikatakannya, Membeko akan diagendakan rutin setiap tahun pada minggu keempat Agustus. “Jadi kami sudah diskusikan dengan lembaga adat. Jadi event ini akan terus dilaksanakan setiap minggu ke empat di bulan Agustus untuk melaksanakan Membeko Fest ini,” pungkas Suiza. (adv)

Pawai Karnaval Sukses Digelar di Loktuan, DPRD Dukung Jadikan Event Wisata

0
Wakil Ketua DPRD Bontang, Agus Haris larut dalam suasana Pawai Karnaval Hut RI Ke 77 Kelurahan Loktuan. Foto: Istimewa

BONTANG – Event Pawai Karnaval yang digelar di Kelurahan Loktuan, yang digelar Minggu (27/8/2022), dinilai Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris paling meriah dari berbagai kegiatan yang digelar di kelurahan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.  “Wah ini paling meriah setahu saya, kami juga menikmati sampai lupa sudah hampir sore,” tutur Agus Haris.

Karena itulah, Agus Haris sangat mendukung jika event tersebut menjadi pemantik untuk membangkitkan kunjungan wisata. Khusus di Loktuan diketahui telah memiliki beberapa spot wisata yang dapat diandalkan jadi daya tarik pariwisata.

Sebut saja, kampung Selambai yang terkenal dengan wisata kuliner, Ma’rifah Herbal Wisata Toga, Mangrove Teluk Bangko dan yang teranyar Masjid Terapung. “Kita punya banyak tempat wisata di Loktuan, event ini harus didukung supaya kunjungan wisata kita meningkat,” tutur politisi Gerindra ini

Agus Haris pun terlihat menikmati setiap sesi penampilan peserta yang melewati panggung utama dalam event. Pawai untuk memeriahkan HUT RI Ke 77 itu, tak henti hentinya menampilkan atraksi dan yel-yel yang mengajak tamu di panggung utama ikut larut dalam setiap gerak dan nada. Tujuannya tak lain untuk menjadikan event tahunan itu menghibur masyarakat.

Hal senada disampaikan, anggota DPRD Bontang, Faisal. Ia menilai event tersebut potensial jadi momentum destinasi wisata. “Tadi saya merasakan animo yang tinggi dari masyarakat, kalau dilaksanakan tiap tahun bisa jadi agenda rutin Pariwisata juga,” kata Faisal.

Meski hal ini gayung bersambut adanya aktivitas masyarakat akibat pandemi covid-19. Ia tetap meyakini mesti ada event yang menjadi cara agar loktuan tetap ramai jadi magnet kunjungan orang. “Sudah ada beberapa titik lokasi wisata, termasuk kampung selambai. Mudahan dengan banyaknya event serupa akan banyak pula orang datang,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Loktuan, Hadi Jumianto mengatakan, kegiatan pawai ini sebagai pemicu semangat pengembangan potensi pariwisata di kelurahan loktuan. Menurut Hadi kreativitas masyarakat adalah bagian dari modal untuk menarik minat masyarakat luar untuk datang.

Ia mengatakan jika agenda ini dijadwalkan khusus dalam agenda kegiatan promosi wisata kota Bontang, Hadi meyakini misi wisata akan berjalan maksimal. “Kita akan usulkan jadi agenda rutin pemerintah melalui Dinas Pariwisata nanti, jadwal dan waktunya kita masukan agenda disana,” jelasnya. (adv)

Soroti Truk Antre di SPBU Sebelum Jam 2, Nursalam: Harus Tindak Tegas! 

0
Anggota DPRD Bontang Nursalam. Foto Istimewa

BONTANG – Anggota DPRD Bontang Nursalam menyoroti kendaraan yang antre di SPBU di luar jam yang telah ditentukan. Menurutnya, keberadaan truk angkutan atau kendaraan lain yang sedang antre BBM itu sudah pasti mengganggu tempat usaha warga di sekitar SPBU. Imbasnya pendapatan dan penghasilan pedagang ikut terdampak.

“Makanya solusi yang sudah sangat bagus diberi waktu jam 14.00 untuk antre. Tapi lagi-lagi dilanggar. Lagipula mereka antre mulai jam sembilan atau jam sepuluh, kan nggak bakal dilayani oleh SPBU karena SPBU baru buka pelayanan solar pada pukul 14.00,” beber Salam sapaan akrabnya.

Menurut Salam, menerapkan jam antre pukul 14.00 adalah kebijakan tepat. Jika persoalan pedagang sekitar yang terganggu akibat adanya truk, maka penerapan jam 2 siang ini sebuah kebijakan yang win-win.

“Ini jalan terbaik karena tidak ada pilihan lain selama kuota atau suplai solar belum bertambah. Jadi seharusnya saling memahami, sopir jangan egois merampas jam orang lain yang sudah dibagi secara merata. Saya juga kasihan lihat sopir itu, tapi bukan berarti harus melanggar aturan main,” bebernya.

Ia meminta aparat untuk menindak tegas. Kondisi ini menurutnya jangan dibiarkan brrlarut. Selama suplai BBM belum nomral bisa dipastikan hal ini masih akan terjadi. “Begitu pula dengan aparat, lakukan tugas sesuai aturan yang ditetapkan, jangan dibiarkan terjadi pelanggaran, “kata Salam.

Sementara, Kasi Angkutan Umum Dishub Bontang, Welly Sakius menuturkan, dengan penerapan fuel card ini, batasan jam antre tidak perlu jadi soal lagi. Welly menilai penggunaan fuel card sebagai solusi memangkas rantai antrean BBM setiap hari. Mobil bisa antre kapanpun selama suplai BBM masih tersedia.

“Jika semua SPBU sudah menggunakan fuel card, harusnya kebijakan jam antre untuk truk bisa ditiadakan, artinya sopir bisa mengantre di jam berapapun, tergantung jumlah ketersediaan solar di setiap SPBU.

Lanjut Welly mengatakan, dalam fuel card juga sudah jelas mengatur pembatasan jumlah pembelian dengan jenis masing-masing kendaraan, sehingga setiap kendaraan hanya bisa membeli sesuai dengan yang ada dalam kartu. (adv)