Beranda blog Halaman 1063

Lengkapi Vaksin Dapat Hindari Difteri

0
I Wayan Santika, Kepala UPT Puskesmas Bontang Utara I. (ist)

BONTANG – I Wayan Santika, Kepala UPT Puskesmas Bontang Utara I mengimbau warga Bontang untuk melengkapi vaksin. Lantaran menurutnya dengan melengkapi vaksin dapat menghindari terkena penyakit difteri.

Diketahui, Puskemas Bontang Utara I melaporkan 5 anak dari kelurahan Api-api, kisaran umur 3 sampai 10 tahun terjangkit difteri.

Laporan tersebut disampaikan Desember tahun 2022 lalu.

Wayan mengatakan, saat ini pihaknya sedang mengupayakan pemenuhan vaksin.

Menurutnya, melengkapi vaksin kemungkinan terkena difteri bisa dihindari, “Kami berupaya agar anak-anak dan orang dewasa dapat memenuhi vaksin, sama seperti vaksin-vaksin covid kemarin, karena masih ada warga yang vaksinnya belum lengkap,”

Lebih lanjut dijelaskan, difteri merupakan penyakit yang menghambat saluran pernafasan, sehingga dapat menyebabkan kematian.

“Alhamdulillah, 5 anak penderita difteri itu sudah sembuh. Karena kalau difteri yang terjadi pada anak-anak justru lebih berbahaya. Bisa sampai menyebabkan kematian,” lanjutnya. (sya)

Siparis BU I, Inovasi Cegah Meningkatnya Kasus DBD

0
Ilustrasi nyamuk Aedes Aegpyt. (ist)

BONTANG – Puskesmas Bontang Utara (BU) 1 punya inovasi untuk mencegah berkembangnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah BU 1. Inovasi itu dinamakan Sistem Pemetaan Infografis BU I (Siparis BU I).

I Wayan Santika, Kepala UPT Puskesmas BU I menjelaskan, Siparis BU I merupakan suatu grup whatsapp yang bekerjasama sengan seluruh Rumah Sakit (RS) di Bontang. Setiap RS akan melaporkan kasus DBD aktif, kemudian Puskesmas BU I akan memeriksa ke lapangan.

“Setelah dapat laporan, jika DBD terjadi di wilayah kami, tim kami akan melakukan pemeriksaan ke lapangan agar tidak sampai terjadi kematian lagi. Kebetulan wilayah kami adalah Kelurahan Api-api, Gunung Elai, Bontang Baru dan Bontang Kuala,” jelas Wayan.

Pemetaan dilakukan setiap minggu pada kasus DBD aktif. Pemetaan ini dilakukan di masing-masing RT wilayah Puskesmas BU I.

“Semenjak ada inovasi Siparis BU I, warga lebih rajin untuk bergotong royong membersihkan lingkungan,” ujarnya.

Dikatakannya, inovasi Siparis BU 1 itu dibuat untuk mencegah meningkatnya kasus DBD, bahkan dimaksimalkan untuk mencegah nol kasus kematian akibat DBD. (Sya)

Cek Rutin Ruang Tahanan, Pastikan Tak Ada Barang Berbahaya

0
Ilustrasi pengecekan rutin tahanan. (ist)

BONTANG – Ka Spkt Shif A, Aiptu Gunawan Wibisono didampingi Pawas dan Piket Fungsi melakukan pengecekan barang milik tahananan, Kamis,(2/2/2023). Hal itu dilakukan untuk memastikan ruang tahanan dalam keadaan aman.

Pengecekan ruang tahanan rutin dilaksanakan oleh personel yang melaksanakan tugas piket pada hari itu. Agar selalu bebas dari barang berbahaya milik tahanan yang dilarang masuk, serta mengantisipisi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Pengecekan ruang tahanan adalah bentuk tanggung jawab personel yang melaksanakan tugas piket. Pengecekan untuk mengantisipasi barang-barang yang dilarang masuk ke dalam sel tahanan, yang dapat membayakan petugas jaga dan tahanan itu sendiri, atau dapat digunakan untuk sarana melarikan diri,” ucap Aiptu Gunawan Wibisono.

Kasat Tahti, Iptu Heri Purwanto saat dikonfirmasi mengatakan, pengecekan ini dilaksanakan untuk memastikan kondisi kesehatan para tahanan, jumlah tahanan, serta mengantisipasi kemungkinan adanya barang-barang terlarang yang di ruang tahanan. (hms)

Polres Laksanakan Sispam Mako, Tingkatkan Keamanan Markas

0
Keamanan Mako Polres Bontang ditingkatkan. (ist)

BONTANG – Sat Samapta Polres Bontang melaksanakan Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako), Rabu (1/2/2023). Hal itu guna meningkatkan kesiapsiagaan dalam pengamanan Mako Polres.

Selain itu, meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menerima pelayanan kepolisian.

Anggota yang melaksanakan piket penjagaan mako wajib dilengkapi bodygest, menggunakan senjata api laras panjang. Serta melaksanakan buddy sistem minimal dua orang, yang artinya saling menjaga dan mengawasi satu sama lain.

Sebelum memasuki Mako Polres Bontang, seluruh tamu baik masyarakat maupun anggota polri dilakukan pemeriksaan oleh petugas.

Kegiatan sispam mako tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengamanan terhadap Mako, sebagai antisipasi terjadinya kejahatan terhadap Mako Polres Gianyar.

Kasat Samapta Polres Bontang, AKP Widodo, AF menjelaskan, sebenarnya sudah ada protap penjagaan mako. Tinggal dipastikan lagi protap itu betul-betul dilaksanakan dengan baik.

“Tingkatkan kewaspadaan tanpa harus membuat takut masyarakat dan anggota tentunya,” ujar Kasat Samapta Polres Bontang.

Selain memperketat penjagaan mako, Kasat Samapta juga memerintahkan agar setiap personel polri meningkatkan kewaspadaan saat bertugas dan tetap humanis terhadap masyarakat. (hms)

Masjid Terapung Dijaga Satpam 24 jam

0
Pos keamanan disiapkan di halaman depan masjid. (Syakura/Radarbontang.com)

BONTANG – Pos keamanan didirikan di halaman depan Masjid Terapung Darul Irsyad Al Mujahirin, Loktuan. Tujuannya, demi menjaga keamanan masjid dari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Sebelumnya sebenarnya yang jaga Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM). Dijaga satpam baru dilakukan 2 hari terakhir,” jelas Maulana, Satpam Masjid Terapung yang sedang bertugas.

Maulana mengatakan, bahwa penjagaan sudah dilakukan sejak awal diresmikan, “Kalau FKPM jaganya cuma malam hari, tapi karena satpam jadi sudah 24 jam,” tambahnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, selain untuk beribadah, masjid ini sering dipakai untuk orang-orang yang ingin berkunjung. Makanya pengamanan harus terus dilakukan.

“Karena penjagaan 24 jam kami bisa pantau-pantau sekitar. Kalau malam ada orang yang ke sini selain untuk salat, kami bisa tegur untuk datang lagi besok,” beber Maulana.

Keberadaan satpam diharapkan bisa membuat keadaan sekitar masjid lebih aman, “Sejauh ini kami memang tidak pernah mendapatkan laporan. Tapi untuk antisipasi kami menjaga dari orang-orang yang mungkin mau minum-minum miras daerah sini kalau malam, kemudian perbuatan asusila, perusakan fasilitas dan sebagainya,” pungkas Maulana. (sya)

Info Buat Emak-Emak, Harga Cabai Naik Lagi Mak!

0
Harga cabai alami kenaikan sejak beberapa hari. (Yahya Yabo/Media Kaltim/jaringan Radarbontang.com)

BONTANG – Harga cabai kembali mengalami kenaikan beberapa waktu terakhir ini.  Hal itu berdasarkan pantauan Mediakaltim.com (jaringan radarbontang.com), Kamis (2/2/2023) di Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin).

Pedagang sayuran di Pasar Tamrin, Marsunah mengatakan, harga semua jenis cabai mengalami kenaikan sejak dua hari terakhir.

Disebutkan, harga cabai keriting mengalami kenaikan dari semula harga Rp 15 ribu menjadi Rp 25 ribu per kilogram. Harga cabai kecil dari harga Rp 40 ribuan menjadi Rp 50 ribu per kilogram. Sementara harga cabai besar Rp 30 ribu per kilogram.

“Ini naik semua. Baru, baru dalam dua hari terakhir,” kata Marsunah, Kamis (2/2/2023).

Sedangkan untuk tingkat penjualan masih normal, dan tidak mengalami kenaikan atau penurunan jumlah pembeli.

“Saat ini biasa-biasa saja. Tidak ada juga yang mencari berlebihan,” katanya.

Pedagang lainnya, Irawati mengatakan hal yang sama. Harga cabai keriting bisa mencapai Rp 30 ribu per kilogram dan untuk harga cabai kecil sebesar Rp 50 ribu per kilogram.

“Sudah seminggu naiknya kalau saya,” katanya.

Irawati mengatakan, penjualan juga tidak mengalami peningkatan dikarenakan saat ini sedang musim hujan.

“Permintaan orang saat ini malah turun. Efek hujan juga kali,” katanya. (yah)

McDonald’s Sudah Proses Perizinan, Rencana Juli Mulai Dibangun

0
Lokasi pembangunan Gerai McDonald’s. (Syakura/Radarbontang.com)

BONTANG – Rencana pembangunan gerai McDonald’s (McD) saat ini memasuki proses pengurusan perizinan. Hal itu disampaikan Pengelola RM Kenari, Asryad.

Dikatakan Arsyad, saat ini dari pihak McD sedang melakukan proses perizinan, “Targetnya tahun ini sudah ada progres. Mereka lagi lakukan proses pemberkasan ijin pembangunannya,” jelas Arsyad.

Arsyad menjelaskan, usai memastikan akan membuka gerai di Kota Taman, sebutan Kota Bontang, pihak McD langsung melakukan proses perizinan dan berkonsultasi dengan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP).

McD juga sudah melakukan komunikasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Tata Ruang Kota (PUPRK) Bontang, agar pembangunan nantinya tidak ada kendala.

Dilanjutkan, pembangunan gerai yang lokasinya diketahui di depan Kenari Water Park atau RM Kenari itu, rencananya akan dilakukan pada Bulan Juli 2023 ini, dengan luas lahan sebesar 1800m persegi.

Sementara itu, Hamzah Junaidi selaku pemilik lahan mengatakan, pembangunan McD akan segera dilakukan setelah semua proses perizinan selesai dilakukan, “Tunggu perizinan pembangunan selesai, setelah itu akan langsung dibangun,” jelasnya. (sya)

Orang Utan Melintas di Sebelah Site PT BBG, Diduga Cari Makan

0
Orang utan saat melintas di sebelah PT BBG. (Screenshoot video)

BONTANG – Beredar video pendek yang memperlihatkan seekor orang utan melintas di sekitaran Jalan Arif Rahman Hakim, Kilometer 3, Kamis (2/2/2023) pagi tadi. Syukurnya, kehadiran hewan yang terkategori langka itu tidak mengganggu penduduk sekitar.

Dari keterangan Icang, pembuat video tersebut, orang utan sudah kedua kalinya melintas di sekitaran Site PT Bayu Bumi Gemilang (BBG) tempatnya bekerja. Kali ini melintas untuk yang kedua kalinya di sebelah site yang berlokasi di Jalan Arif Rahman Hakim, Kilometer 3, tepatnya di dekat perempatan Jalan Pipa.

“Jarang-jarang muncul. Dulu pernah beberapa tahun yang lalu di seberang site pernah muncul juga,” ujarnya kepada Radarbontang.com.

Orang utan itu keluar dari hutan saat hujan lebat mengguyur Bontang pagi tadi. Kera besar itu berjalan di samping site PT BBG hingga masuk ke dalam hutan yang berlokasi di belakang site.

Beruntungnya orang utan itu tidak menganggu karyawan maupun penduduk sekitar. Hanya sekedar lewat saja.

Para karyawan PT BBG yang menyaksikan menduga orang utan itu keluar untuk mencari makan.

Selain orang utan dikatakannya, di sekitaran site memang sering kedapatan hewan-hewan liar. Paling sering ular cobra, sampai masuk ke dalam site.

“Pernah juga sejenis monyet bulunya orange melintas, tapi saya lupa namanya,” ungkapnya berusaha mengingat-ingat. (al)

Gelar Strong Point Pagi, Polisi Bantu Anak Sekolah Nyebrang Jalan

0
Ilustrasi polisi bantu nyebrang jalan anak sekolah. (ist)

BONTANG – Polres Bontang melaksanakan strong point pagi, pengaturan lalu lintas pada jam rawan anak-anak masuk sekolah dan kegiatan masyarakat, Rabu (1/2/2023).

Kegiatan strong point ini dilaksanakan setiap pagi oleh jajaran Polres Bontang di seluruh titik lokasi pusat keramaian masyarakat, dalam bentuk pengaturan arus lalu lintas, dan penyeberangan masyarakat, yang akan beraktivitas di jalan raya.

Selain itu, strong point rawan pagi juga sebagai aksi nyata segenap jajaran Polres Bontang. Dalam rangka memaksimalkan dan mengoptimalkan kegiatan pelayanan kepolisian, terhadap seluruh lapisan warga masyarakat di wilayah hukum Polres Bontang.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastya mengatakan, adanya kegiatan strong point ini dapat mengoptimalkan pelayanan kepolisian terhadap seluruh lapisan masyarakat. Baik pengemudi, pengendara, pedagang, karyawan, pegawai kantoran, anak sekolah dan sebagainya.

“Dengan demikian stabilitas kamtibmas dapat terus terjaga dengan baik,” jelas Kapolres.

Kapolres juga mengimbau para pengendara agar selalu mematuhi peraturan dalam berlalu lintas. (hms)

Ancaman Kapitalisme Dibalik Gencarnya Agenda Pariwisata

0
Emirza, M.Pd (Pemerhati Sosial)

Pemkot Bontang bakal menggelar 77 event pariwisata sepanjang tahun 2023 ini. Hal itu dalam rangka meningkatkan kembali potensi wisata di Kota Taman. Dibahas dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakernis) Pariwisata, Kamis (26/01/2023) kemarin di Auditorium 3 Dimensi.

Agenda 77 event ini membuktikan bahwa Pemkot Bontang selalu hadir dan menjadi bagian dari solusi, serta menjadi mitra strategis pelaku/pegiat pariwisata, ekonomi kreatif dan UMKM, khususnya dalam mendorong geliat perekonomian rakyat. (radarbontang.com, 27/1/2023)

Selain pertambangan dan ekspor, sektor pariwisata adalah sektor riil yang menjadi sumber devisa negara. Sasarannya adalah wisatawan dalam negeri atau wisatawan asing. Adanya kemajuan di sektor pariwisata ada sisi positif dan sisi negatifnya.

Sisi positifnya sektor pariwisata memberi pemasukan pada pemerintah. Mengutip data BPS, jumlah devisa sektor pariwisata pada tahun 2022 mencapai US$4,26 miliar. Sisi negatifnya, dilihat dari segi lingkungan dan budaya, memberikan dampak negatif yaitu akan membuka peluang terjadinya liberalisasi sosial budaya.

Strategi Penjajahan

Gagasan pengarusutama pariwisata bukan untuk mengakhiri kemiskinan. Gagasan ini berasal dari lembaga-lembaga internasional di bawah hegemoni negara-negara kapitalis. Secara ringkas strategi penjajahan di bidang pariwisata mengikuti pola sebagai berikut.

Pertama, klaim pariwisata sebagai kunci pertumbuhan ekonomi. Dipaparkan data penunjang seperti pendorong ekonomi paling cepat, mudah, dan berkelanjutan, devisa rangking 3 setelah fuels and chemicals, pendorong dan penggerak ekonomi sektor lain, penggerak globalisasi, konektivitas, integritas, dan pengembangan sosio-ekonomi.

Kedua, membuat regulasi pengembangan sustainable tourism. “Permen No. 14/2016 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan diselaraskan ke dalam RPJMN untuk mendukung pencapaian tujuan Suistainable Development Goals (SDGs). Menggunakan prinsip 3P (People, Planet, Prosperity), termasuk di dalamnya mempermudah prosedur pembuatan visa dan izin masuk negara lain (permit entry), dan kerjasama bilateral antar negara bidang pariwisata.

Ketiga, jerat hutang lembaga dunia melalui investasi infrastruktur pariwisata. Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia menyepakati pinjaman senilai 300 juta dollar AS atau sekitar Rp 4,1 triliun. Pinjaman ini digunakan untuk pengembangan infrastruktur sektor pariwisata demi menambah sumber daya domestik besar yang sudah diinvestasikan dalam pariwisata.

Keempat, kapitalisasi ekonomi melalui penyediaan arus modal dan investasi pada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), termasuk KEK pariwisata.

Kelima, liberalisasi sosial budaya menjadi ruh penjajahan pariwisata. Contohnya, untuk orang luar negeri tidak mengapa mereka mengenakan pakaian terbuka ketika di pantai, karena sudah biasa bagi mereka. Tetapi bagi kita hal tersebut tabu di masyarakat. Dengan dalih pemakluman akhirnya membiarkan mereka dan budayanya masuk ke kehidupan masyarakat kita.

Maka terjadilah pemikiran dan budaya kita terwarnai dengan liberalisme dan mengalami pergeseran. Jadi, tidak heran jika dalam industri pariwisata terjadi peniruan budaya dan muncul kemaksiatan, seperti: miras, seks bebas, khalwat (campur baur antara laki-laki dan perempuan), narkoba dan umbar aurat. Budaya hidup liberal yang dibawa sangat membahayakan akidah umat.

Apalagi pariwisata juga untuk menghidupkan budaya lokal daerah yang mengandung kesyirikan. Tanpa sadar mereka telah merusak aqidah ummat. Padahal hal tersebut bertentangan dengan Islam dan bisa mendatangkan murka Allah.

Kesadaran Ideologis

Untuk lepas dari penjajahan pariwisata dibutuhkan kesadaran, kemauan, dan kekuatan yang bersifat ideologis. Dimana ideologi negara yang condong kepada kapitalisme-demokrasi harus ditinggalkan.

Caranya, dengan mengembalikan penerapan ideologi yang berasal dari Allah. Maka cara ini adalah cara satu-satunya untuk menghadapi penjajahan global kapitalisme. Prinsip-prinsip ekonomi Islam juga dijalankan melalui politik ekonomi.

Bidang pariwisata meskipun bisa menjadi salah satu sumber devisa, tetapi tidak akan dijadikan sebagai sumber perekonomian Negara Islam. Karena tujuan utama adalah sebagai sarana dakwah dan propaganda.

Negara Islam  mempunyai sumber perekonomian yang bersifat tetap. Maka Negara tidak akan mengeksploitasi bidang ini untuk kepentingan ekonomi dan bisnis. Sehingga Negara Islam tetap bisa menjaga kemurniaan ideologi dan peradabannya dari berbagai invasi budaya yang datang dari luar.

Wallahu ‘alam bi ash showab.