Beranda blog Halaman 1068

Kapolres Bontang Tanggapi Ringan Gugatan Pengacara

0
Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastya (ist)

BONTANG – Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastya menanggapi ringan terkait gugatan yang dilayangkan terhadap dirinya oleh seorang pengacara bernama Ngabidin.

“Iya benar, kami telah menerima surat pra peradilan itu,” ujarnya membalas pesan whatsApp dari Radarbontang.com (jaringan Mediakaltim.com), Rabu (25/1/2023).

Saat ditanya bagaimana tanggapan kapolres terhadap gugatan tersebut, dirinya hanya menjawab “Terkait dengan surat tersebut, silahkan saja karena praperadilan diatur dalam undang undang,” singkatnya membalas pesan.

Diinformasikan sebelumnya, seorang pengacara bernama Ngabidin Nurcahyo, Anggota Advokasi Peradi Suara Advokat Indonesia Kalimantan Timur bersama kuasa hukumnya, Abd Rahman mengajukan permohonan pra peradilan terhadap Kapolri, Kapolda Kaltim, Kapolres Bontang, dan Aipda Herman Aidil selaku penyidik, Jumat (21/1/2023) di PN Bontang.

Permohonan pra peradilan ini didasarkan pada penetapan tersangka kepada Ngabidin Nurcahyo oleh Polres Bontang.

Menurut penafsiran pihak Ngabidin, dirinya ditetapkan tersangka lantaran dianggap “memaksa” pihak perbankan untuk membuka rahasia nasabah. Padahal menurutnya, pihaknya dalam mengajukan permohonan ke pihak perbankan tersebut sudah sesuai prosedur yang  berlaku. Ditambah lagi, menurutnya profesi advokat memiliki imunitas dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Ngabidin menegaskan, sebagai advokat dirinya dilindungi UU No 18 tahun 2003 . “Ini namanya kriminalisasi terhadap profesi. Kalau kami menjalankan tugas sebagai advokat dan dikriminalisasi seperti ini, maka tidak akan ada lagi orang yang mau menjadi Advokat,” ungkapnya. (al)

Berikan Kontribusi Bagi Hasil Pajak Terbesar Tahun 2022, Badak LNG Dapat Apresiasi

0

BONTANG – Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kota Bontang kembali menggelar Tax Gathering 2023 pada Selasa (24/1) malam di Hotel Grand Mutiara.

Acara ini merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan Direktorat Jendral Pajak baik oleh Kantor Wilayah (Kanwil) atau Kantor Pelayanan Pajak (KPP) daerah setempat.

Tujuan diselenggarakannya Tax Gathering ini adalah mendorong dan membina para Wajib Pajak atau pembayar pajak, petugas pajak, dan konsultan pajak menjadi lebih dekat dan bersinergi dalam dunia perpajakan. Selain itu, Tax Gathering juga bertujuan sebagai bentuk apresiasi Direktorat Jendral Pajak kepada para Wajib Pajak.

Dalam sambutannya, Basri Rase selaku Wali Kota Bontang, dirinya menyampaikan betapa pentingnya pajak untuk negara karena APBN bergantung dari pajak. “Pemerintah Kota Bontang mendukung penuh adanya Tax Gathering, sebagai wujud apresiasi kepada warga Bontang yang telah berkontribusi kepada negara,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala KPP Pratama Kota Bontang Hanis Purwanto menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para wajib pajak karena wajib pajak inilah yang membantu pembangunan negara.

Pada gelaran kali ini, KPP Kota Bontang memberikan apresiasi kepada Badak LNG sebagai Wajib Pajak PBB dengan Kontribusi Bagi Hasil Pajak Terbesar Tahun 2022.

Piagam apresiasi ini diberikan langsung oleh Basri Rase kepada Nugroho selaku Manager Accounting Badak LNG. Hal ini menunjukkan bahwa Badak LNG berkomitmen untuk patuh dan taat dalam pembayaran pajak sebagai bentuk kontribusi pembangunan daerah maupun nasional.

“Alhamdulillah Badak LNG mendapatkan apresiasi sebagai Wajib Pajak dengan Kontribusi Hasil Pajak Terbesar tahun 2022. Hal ini membuktikan komitmen yang tinggi dari Badak LNG selaku wajib pajak dalam pembayaran pajak. Semoga hal ini dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar, pemerintah daerah, dan negara tentunya.” ujar Nugroho. (adv)

Basri Tekankan ASN dan Penyelenggara Jangan Ikut Politik Praktis

0
Basri Rase memberikan arahan kepada penyelenggara Pemilu. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Wali Kota Bontang Basri Rase menekankan kepada penyelenggara Pemilu dan Aparatur Sipil Negara (ASN) menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 untuk tidak mengikuti politik praktis yang memberikan keuntungan kepada pihak tertentu.

Ia juga minta, penyelenggara pemilu, dapat menyampaikan secara berjenjang hingga tingkat kota apabila menemukan adanya penyelenggara atau aparatur pemerintahan yang melakukan politik praktis.

“Aturan sudah jelas mengatur, PNS dan penyelenggara tidak boleh ikut serta membantu calon-calon, melakukan politik praktis, termasuk di sarana media sosial,” kata Basri Rase. “Apalagi kita (penyelenggara) membantu atau bahkan menjadi tim sukses suatu calon. Kalau ada ikut dan terbukti maka akan dikenakan sanksi,” tambah Basri.

Ia juga mengatakan ketika ada oknum melakukan pelanggaran, maka itu akan menjadi cikal bakal rusaknya citra dalam pelaksanaan Pemilu. (yah)

14 Personel Lapangan Polres Bontang Tes Urine Dadakan

0

BONTANG – Polres Bontang mengadakan pemeriksaan urine dadakan bagi personel lapangan dan jajaran Polsek Kota, Rabu (25/1/2023) Pukul 08.10 Wita di Aula Parama Satwika Polres Bontang.

Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya menjelaskan, pemeriksaan urine ini dilaksanakan oleh Sipropam Polres Bontang.

Kegiatan ini dikhususkan kepada Personel Polres Bontang dan Jajaran Polsek Kota yang melaksanakan tugas lapangan. Adapun Personel Opsnal Polres Bontang dan Jajaran Polsek Kota yang mengikuti pemeriksaan urine sebanyak 14 orang.

“Syukur Alhamdulillah hasilnya semua negatif,” ucapnya bersyukur.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Kapolres Bontang untuk mengontrol anggota. Lantaran pekerjaan anggota di lapangkan sangat rentan bersentuhan dengan narkoba.

“Saya harap agar anggota dapat memilah hal-hal yang dapat membahayakan diri dan keluarga,” harapnya.

Dirinya pun mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh personel lapangan. “Kegiatan berjalan lancar, aman, dan terkendali,” katanya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya, Kasi Propam Polres Bontang, Iptu I Gede Eka Wardana beserta anggota, Iptu Yazid, Kasat Res Narkoba Polres Bontang beserta anggota, dan PS. Kasi Dokkes Polres Bontang, Ester Sampe beserta anggota. (hms)

Kenaikan Biaya Haji 2023, Kemenag Bontang Tunggu Keputusan Pusat

0
Keberangkatan haji. (Yahya/Mediakaltim.com/Jaringan Radarbontang.com)

BONTANG – Kementerian Agama (Kemenag) Bontang hingga kini masih menunggu keputusan sah dari pemerintah pusat, mengenai kenaikan biaya haji pada tahun 2023 ini. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Kemenag Bontang, Izzat Solihin.

Diketahui kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang telah diusulkan pemerintah sebesar Rp 69,1 juta untuk tahun 2023. Hal ini menjadi polemik di tengah-tengah masyarakat.

Kemenag Bontang hingga kini masih menunggu hasil dari biaya haji secara resmi, setelah pemerintah melalui Kemenag RI melakukan rapat bersama DPR RI, hingga pengesahannya oleh Presiden Indonesia.

“Usulan itu masih akan dirapatkan di DPR RI. Kami (kantor Kemenag) masih menunggu,” kata Izzat Solihin saat dikonfirmasi Mediakaltim.com (jaringan Radarbontang.com), Rabu (25/1/2023).

Dirinya menyebutkan, tiap embarkasi juga akan memiliki biaya berbeda terkait jaraknya untuk keberangkatan haji.

“Ada 13 embarkasi se-Indonesia, maka bisa juga ada perbedaan biayanya. Kami tetap menunggu dari pusat,” kata Izzat.

Untuk masyarakat yang telah terdaftar, Izzat mengimbau agar mempersiapkan perjalanan ibadah haji pada tahun 2023.

“Persiapkan kondisi fisik. Persiapkan biaya ongkos haji apabila benar-benar alami kenaikan. Persiapkan manasik haji secara mendetail dan menjaga kesehatan, karena ibadah haji bukan hanya fisik tapi juga ibadah amaliah,” jelas Izzat. (yah)

Tak Ada Solusi Jalan Rusak Menuju Bonles, Nursalam: Segera Buat Perda Industri!

0
Anggota Komisi II DPRD Bontang, Nursalam saat menyampaikan keluhannya di agenda Rapat Paripurna ke-5 masa sidang II DPRD Bontang. (Syakura/Radarbontang.com)

BONTANG – Problem jalan rusak di sepanjang jalan menuju wilayah Kelurahan Bontang Lestari (Bonles) belum terselesaikan sampai saat ini. Hal itu kembali dikeluhkan Anggota DPRD Bontang, Rusli dan Nursalam di sela-sela agenda Rapat Paripurna ke-5 masa sidang II DPRD Bontang, dalam rangka pengambilan keputusan terhadap 5 (lima) raperda kota Bontang, Rabu (25/1/2023).

Anggota Komisi I DPRD Bontang, Rusli mengeluhkan, di minggu-minggu ini di sepanjang jalan menuju Bonles, ada beberapa kejadian mobil terbalik. Bahkan dirinya mengaku, mobil yang dikendarainya pernah hampir terbalik. Kondisi jalan dianggap Rusli sangat tidak laik.

Menurutnya, sejak Bonles ditetapkan menjadi kawasan industri, fasilitas jalan tak pernah diperbaiki. Kejadian-kejadian yang disebutkannya tadi, menurutnya tidak pernah digubris sejak awal ditetapkannya Bontang Lestari sebagai wilayah industri.

“Jalanan itu kapasitasnya hanya 8 ton ke bawah, jadi percuma kalau bolak-balik di tambal. Bahaya juga, sering kejadian mobil terbalik, minggu ini saja sudah ada 3 mobil,” tegas Rusli.

Ia berharap perbaikan jalan serta penambahan kapasitas jalan bisa segera di tingkatkan. Tidak hanya menampung aspirasi namun segera ada solusi nyata.

Sementara itu Nursalam, Anggota Komisi II DPRD Bontang menambahkan, bahwa PT Energi Unggul Persada (EUP), pengirimannya 25 persen lewat darat, namun perusahaan lain yang terletak di Bontang Lestari 100 persen menggunakan darat.

“Ini harus kita kaji kembali permasalahan jalan, karena jalanan kita tidak memungkinkan untuk kendaraan yang sampai 10 ton ke atas, dan dari perusahaan tersebut juga kita tidak dapat apa-apa,” keluhnya.

Lebih lanjut, Nursalam mengatakan harus ada perda yang membahas tentang penggunaan jalan yang digunakan oleh industri tersebut.

“Kita sudah bolak-balik perbaiki jalanan, tapi dari  industri tersebut tidak ada kontribusi. Jadi saran saya perda yang membahas Industri di Bontang ini segera dibuat,” lanjutnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Wali Kota Bontang, Basri Rase mengatakan, bahwa biaya untuk perbaikan jalan sudah ada dan akan segera dilaksanakan perbaikan.

“Sebanyak Rp 30 Miliar dana yang disediakan untuk pengecoran jalan sudah disiapkan. Untuk pembuatan perda industri akan dibicarakan lagi dengan Sekretaris Daerah,” ungkap Basri. (sya/al)

Kebakaran PT EUP Sebabkan Tumpahan Minyak di Laut, Bakhtiar: Ini Masalah Serius!

0
Bakhtiar Wakkang (ist)

BONTANG – Bakhtiar Wakkang, Wakil Ketua Komisi II DPRD Bontang mengeluhkan temuan pencemaran lingkungan yang terjadi di wilayah Bontang Lestari. Hal itu disampaikannya di sela-sela agenda Rapat Paripurna ke-5 masa sidang II DPRD Bontang, dalam rangka pengambilan keputusan terhadap 5 (lima) raperda kota Bontang, Rabu (25/1/2023).

Dikatakan Bakhtiar, pencemaran lingkungan yang terjadi akibat adanya kebakaran di PT Energi Unggul Persada (EUP) pada Sabtu (21/01/23) lalu, dan mengakibatkan tumpahan minyak di pinggiran laut.

“Akibat tumpahan minyak ini kemungkinan ada perubahan ekosistem di laut. Kebetulan mendapat laporan bahwa banyak Ikan Bawis yang mati karena itu,” ungkap Bakhtiar di tengah-tengah rapat sembari memutarkan video matinya ikan-ikan bawis di kawasan Bontang Lestari.

Menurutnya, hal ini merupakan permasalahan yang serius. Tidak bisa dianggap biasa. Lantaran itu ia meminta keseriusan Pemkot Bontang mengatasi persoalan tersebut.

Sementara itu, Basri Rase, Wali Kota Bontang menjelaskan, bahwa dirinya beserta Dinas Lingkungan Hidup (DLH), BPBD, Satpol PP, dan pihak-pihak terkait sudah mengunjungi lokasi pencemaran tersebut beberapa waktu lalu. Sudah mengambil sampel air maupun lumpur yang tercemar untuk diteliti di laboratorium.

“Kami sudah kirim sampelnya keluar, tapi belum dapat laporan hasil. Kami juga sudah pasang semacam jaring, agar tumpahan itu tidak sampai ke laut lepas,” beber Basri menjelaskan langkah-langkah pemkot mengatasi persoalan tersebut.

Pihaknya terus melakukan pemantauan sampai saat ini. Dinas Perikanan pun sudah melakukan pemantauan kepada petani ataupun nelayan yang terimbas pencemaran itu.

Ke depannya, Basri meminta Bakhtiar atau komisi II untuk berbicara langsung dengan DLH, untuk membahas langkah selanjutnya dalam mengatasi pencemaran lingkungan tersebut.

“Saran saya panggil saja Kepala DLH ke DPRD untuk dimintai penjelasan. Panggil juga pihak PT EUP untuk meminta penjelasan secara detil,” tegasnya.

Bakhtiar berharap pemerintah bisa cepat dan tanggap untuk mengatasi pencemaran ini. Karena kondisi ini juga dampaknya akan dirasakan oleh warga Bontang. (sya/al)

Kampung Pintar Bontang Baru Hadirkan Ruang Literasi Digital

0
Ruang literasi digital di wilayah Kampung Jawa. (Syakura/Radarbontang.com)

BONTANG – Kampung Pintar Bontang Baru menghadirkan ruang literasi digital. Ruang literasi ini sudah launching sejak Oktober 2022 dan dioperasikan Karang Taruna Satya Taru.

“Ruang Literasi berlokasi di Kampung Jawa. Sebagai mitra Kelurahan Baru kami dipercaya mengelola Kampung Pintar,” jelas Pika Mandasari, Ketua Karang Taruna Satya Taru.

Ruang Literasi berkolaborasi dengan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PKT. Terdapat dua komputer yang disediakan untuk mengakses literasi digital, yang telah diinstal software edukasi Balai Pustaka (Edu BP) milik BUMN.

“Kerjasama Edu BP dengan BUMN dan PKT ini baru satu-satunya di Bontang. Berisi 1000 sampai 3000 literasi. Komputer hanya bisa digunakan untuk literasi dengan aplikasi Edu BP tersebut, tidak ada internet, youtube, bahkan ngetik juga tidak bisa,” lanjut Pika.

Pika mengatakan, butuh proses untuk bisa diterima masyarakat. Pihaknya turun ke masyarakat untuk bertanya apa saja kebutuhan warga sekitar Kampung Jawa.

“Budaya di sana kental, begitu juga religiusnya. Kami mendekatkan diri saat Bulan Ramadhan, dan ternyata warga sangat antusias dengan kegiatan ini. Awalnya kami buat kegiatan pesantren kilat, kemudian Kampung Jawa Cup dan masih banyak lagi.” Ungkapnya.

Untuk saat ini, Rumah Literasi aktif saat akhir pekan. Karang Taruna mengadakan pengajaran kepada anak SD kelas satu hingga enam.

“Tiap minggu kami mengajar 30 sampai 70 anak. Kalau kami cuma ngajar di ruang literasi hanya 30 sampai 40 anak. Kami belajar misalnya ke pura atau di luar bisa sampai 70 anak. Bosan juga kalau monoton di ruangan,” lanjutnya.

Tenaga pengajar ruang literasi dari para anggota karang taruna sendiri, mereka berkonsultasi kepada teman-teman guru agar bisa mempelajari materi untuk anak SD. Kadang mereka juga mengirim surat untuk sekolah-sekolah agar bisa mengajar sukarela.

“Kami berharap semakin tahun Ruang Literasi ini bisa berkembang, karena para pengurus juga kerja semua, jadi kami tidak bisa buka terus-terusan saat weekday, untuk anak-anak SD yang mau datang bisa langsung aja ikut belajar,” pungkasnya. (sya)

Sat Samapta Polres Bontang Patroli Sasar Tempat Keramaian

0
Personel Sat Samapta Polres Bontang saat patroli di tempat keramaian. (ist)

BONTANG – Guna mencegah gangguan kamtibmas serta aksi kejahatan, Personel Sat Samapta Polres Bontang melaksanakan patroli menyasar sejumlah titik pusat keramaian masyarakat, dan obyek vital di wilayah hukum Polres Bontang, Selasa (24/1/202)

Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya, melalui Kasat Samapta, AKP Widodo mengatakan, patroli dialogis ini bersifat prevetif atau sebagai upaya pencegahan terhadap gangguan kamtibmas.

”Personel Sat Samapta rutin patroli dan memantau situasi dan kondisi di lokasi publik area (tempat tempat keramaian), untuk memastikan situasi kamtibmas di area tersebut aman dan terkendali,” ujarnya.

Dalam patroli tersebut Personel Sat Samapta mengajak masyarakat supaya mendukung pihak kepolisian, untuk menjaga keamanan di lingkungannya masing- masing.

”Masyarakat kita harapkan berperan aktif dan ikut mendukung pihak kepolisian, dalam menjaga kamtibmas, seperti menjaga keamanan dan pengawasan lingkungan masing masing, serta melaporkan ke petugas patroli ataupun ke Polres Bontang  jika melihat hal-hal yang mencurigakan,” tutur Kasat Samapta.

Diharapkan dengan kehadiran polisi yang melakukan patroli, masyarakat merasa aman dan nyaman dalam melakukan aktifitas. Tentunya dapat meminimalisir terjadinya aksi tindak kriminalitas di wilayah hukum Polres Bontang. (hms)

KPP Pratama Bontang Peringkat 2 Nasional, Lebihi Target Penerimaan Pajak

0
Suasana Event Tax Gathering 2023 di Ballroom Hotel Grand Mutiara, Selasa (24/1/2023) malam. (Yusva Alam/Radarbontang.com)

BONTANG – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bontang menggelar event Tax Gathering 2023 bertema “Pulih Lebih Cepat, Pajak Bangkit Lebih Kuat,” Selasa (24/1/2023) malam tadi. Berlokasi di Ballroom Hotel Grand Mutiara, di kegiatan ini KPP Pratama Bontang menyampaikan prestasi terbaiknya selama tahun 2022 serta mengapresiasi para wajib pajak terbaik.

Hanis Purwanto, Kepala KPP Pratama Bontang mengatakan, di tahun 2022 kemarin KPP Pratama Bontang berhasil meraih peringkat 2 nasional dan peringkat 1 untuk wilayah Kalimantan Timur dan Utara.

Prestasi tersebut diraih lantaran KPP Pratama Bontang berhasil melebihi target dalam penerimaan pajak di Kota Bontang tahun 2022. Diketahui, target penerimaan pajak KPP Pratama Bontang selama tahun 2022 adalah Rp 650,7 M. Sementara KPP Pratama Bontang berhasil mengumpulkan pajak Rp 968,0 M.

“Kami berhasil jauh melampaui target penerimaan pajak tahun 2022 sebesar 148,76 persen,” ujar Hanis Purwanto dalam sambutannya.

Pihaknya pun mengucapkan terima kasih kepada para wajib pajak, dan OPD yang telah membantu memudahkan dalam pengumpulan pajak dari sektor pemerintahan.  Di tahun 2022 lalu total jumlah wajib pajak di Bontang sebanyak 74.622. Jumlah tersebut terdiri dari jumlah wajib pajak perorangan (OP) sebanyak 69.743, Badan 4.781, dan Instansi pemerintah 98.

“Dengan semakin besarnya penerimaan pajak ini akan semakin membantu pendanaan di Kota Bontang,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah DJP Kaltimtara, Max Darmawan dalam sambutannya, juga mengucapkan terima kasih kepada para wajib pajak dan stakeholder terkait yang telah membantu mensukseskan target penerimaan pajak ini.

“Terima kasih untuk KPP Pratama Bontang yang sudah melebihi target di tahun 2022 ini,” ucap Max.

Menurutnya, bertambahnya target penerimaan pajak dibutuhkan untuk merealisasikan pembangunan. Untuk mempercepat pembangunan. Pihaknya optimistis dan yakin bisa mengulang kembali kesuksesan tahun 2022 ke depannya.

“Semoga prestasi tahun kemarin terulang di tahun 2023 ini,” harapnya.

Wali Kota Bontang, Basri Rase yang hadir di acara tersebut mengaku kaget kalau di Bontang dan Kaltim ini, termasuk yang terbaik dalam penerimaan pajak di Indonesia.

“Saya baru tahu kalau Bontang dan Kaltim ini termasuk yang terbaik di tingkat nasional,” kata Basri Rase.

Menurutnya, Bontang sebagai kota industri memiliki potensi pajak yang besar. Mampu memberikan kontribusinya untuk pemerintah pusat. Angka penerimaan pajak ini sebenarnya masih bisa lebih besar lagi, namun sayang masih banyak yang belum paham pentingnya membayar pajak.

Dirinya pun sudah memprogramkan 1 motor 1 RT untuk mendukung program KPP Pratama Bontang dalam penerimaan pajak. Nantinya setiap Ketua RT juga akan menjadi agen pajak di masing-masing RTnya.

“Kami harap dari program ini dapat semakin meningkatkan penerimaan pajak,” bebernya.

Di akhir acara Tax Gathering 2023 ini, KPP Pratama Bontang menggelar sesi penghargaan bagi wajib pajak terbaik tahun 2022 di Bontang untuk 5 kategori. Berikut 5 kategori dan wajib pajak terbaiknya:

  • Wajib Pajak Badan Pembayar Pajak Terbesar Tahun 2022: PT Pupuk Kalimantan Timur
  • Wajib Pajak Orang Pribadi Pembayar Pajak Terbesar Tahun 2022: Indrayati
  • Wajib Pajak dengan Kontribusi Bagi Hasil Pajak Terbesar Tahun 2022: PT Badak LNG
  • Wajib Pajak Instansi Pemerintah Satuan Kerja Terbaik dalam Pelaporan SPT Tahunan Pegawai Tahun 2022: DPPKB

Wajib Pajak Instansi Pemerintah/Satuan Kerja Patuh Tahun 2022: Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Bontang. (al/adv)