Beranda blog Halaman 1134

Ribuan Warga Hadiri Tablig Akbar dan Bontang Berselawat, Ustaz Das’ad Latif: Bontang Terkenal Damainya

0

BONTANG – Masih dalam rangkaian HUT Ke-23 Kota Bontang, Kamis (13/10) malam tadi, Pemerintah Kota Bontang menggelar Tablig Akbar dan Bontang Berselawat yang dihadiri ribuan warga Kota Taman di Lapangan Bessai Berinta (Langlang).

Sebelumnya, sudah digelar Khotmil Qur’an sebanyak 23 kali sesuai dengan usia Kota Taman. Khotmil Qur’an tersebut dilaksanakan serentak di 15 kelurahan.

Acara tersebut dihadiri oleh Wali Kota Bontang Basri Rase, Wakil Wali Kota Bontang Najirah, jajaran Forkopimda, Kepala OPD serta penceramah kondang Ustaz Das’ad Latief. Dalam sambutannya Wali Kota Basri Rase berpesan agar selalu mendukung program-program kerja di masa pemerintahannya.

Ia juga berterima kasih kepada masyarakat yang tidak hentinya memberi dukungan dan semangat untuk membangun Bontang menjadi Kota yang Hebat dan Beradab. “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua masyarakat yang terus mendukung program kerja kami hingga terlaksana dengan baik,” ucap Basri (13/10)

Basri juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga ketertiban umum dan lingkungan Kota Bontang. Sejalan dengan sambutannya, Ustaz yang terkenal kehumorisannya tersebut menyampaikan ceramah sembari berpesan kepada masyarakat Bontang untuk tetap menjaga keharmonisan dan ketertiban di masyarakat. “Bontang ini terkenal damainya, terkenal tertibnya, terkenal keharmonisannya, mari kita jaga sama-sama” ujar Ulama asal Sulawesi Selatan tersebut.

Ceramah tersebut pun disambut sangat antusias oleh masyarakat yang hadir. Selain ceramah, acara tersebut juga dirangkai dengan penyerahan bantuan dari Baznas untuk renovasi rumah tahfidz.

DOA UNTUK MANTAN WALI KOTA ADI DARMA

Selain mengisi Tablig Akbar dan Bershalawat Berselawat, ustaz Das’ad Latif juga mengisi ceramah dalam Peringatan Haul ke-2 Tahun almarhum mantan Wali Kota Bontang Adi Darma di Aula Gedung Tiga Dimensi Jl Awang Long.

“Hari ini kami segenap keluarga, sahabat, rekan, mendoakan almarhum Ir. H. Adi Darma, M.Si, suami tercinta yang telah dua tahun meninggalkan dunia.  Terima kasih kepada sahabat kami Ustaz Das’ad Latif yang sudah menyempatkan hadir di Haul almarhum, dan berkesempatan pula untuk mengunjungi makam Beliau dan Pak Andi Tawakkal sahabat kita semua,” ungkap Najirah, Wakil Wali Kota Bontang.

“Semoga apa yang kita lakukan mendapat ridho dan berkah dari Allah SWT. Sekaligus sebagai pengingat bahwa kita semua akan mendapatkan giliran dan harus bersiap jika akhirnya waktunya tiba. Terima kasih untuk semua yang hadir dan memberikan doa, insyaAllah doa yang baik akan diijabah dan kembali pula kepada yang mendoakan. Teriring doa Jazakumullahu Khairan Katsira,” tutupnya. (kmf-indra/adv)

Babinsa Desa Santan Ulu Minta Warga Ikut Jaga Hutan Lindung

0

BONTANG – Babinsa Desa Santan Ulu Koramil 0908-02/Muara Badak, Serda Sani menghadiri sosialisasi penyediaan data dan informasi wilayah hutan lindung di kantor BPD Desa Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (13/10/2022).

“Koramil 0908-02/Muara Badak mempunyai wilayah binaan ada yang masih masuk kawasan hutan seperti Desa Santan Ulu, kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara, jadi harus kita jaga dan lestarikan bagi kelangsungan hidup generasi penerus kita,”ujar Serda Sani.

Serda Sani juga meminta masyarakat sekitar hutan lindung untuk mentaati aturan yang telah ditetapkan oleh pihak terkait dalam pengelolaan ataupun pemanfaatan lahan yang masih masuk dalam kawasan hutan lindung.

Masyarakat juga diminta selalu berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Babinsa, Babinkamtibmas dan pihak kehutanan bila ada hal yang perlu untuk disampaikan. “Semua itu demi meningkatkan jalinan kekeluargaan dan perkuat silahturahmi dengan semua pihak agar semua berjalan dengan lancar,” jelas Serda Sani. (Pendim Btg)

Polsek Marang Kayu Rutin Laksanakan Patroli Dialogis

0

BONTANG – Polsek Marang Kayu rutin melaksanakan patroli dialogis untuk mengantisipasi kriminalitas di wilayah Marang Kayu. Kamis (13/10/2022) kemarin, Bripka Mashudi bersama anggota Jaga Briptu Aji Nugroho dan Briptu Nurahman melaksanakan patroli di kawasan pertokoan, pusat perbelanjaan, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), ATM perbankan, dan permukiman.

Kapolres Bontang  AKBP Yusep Dwi Prastiya SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Marang Kayu AKP Slamet Riyadi mengatakan, patroli itu untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, di antaranya C3 (curat, curas, dan curanmor). Patroli dilakukan mulai pusat pertokoan, perbelanjaan hingga permukiman rumah penduduk.

“Petugas melaksanakan patroli dialogis untuk mengantisipasi gangguan tindak kriminalitas konvensional C3. Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman serta terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” kata AKP Slamet Riyadi.

Ia menambahkan, selama patroli, anggota juga mengimbau masyarakat selalu menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif serta selalu waspada terhadap aksi kejahatan. Selain itu anggota mengajak masyarakat untuk selalu menjalankan protokol kesehatan terutama penggunaan masker agar terhindar dari virus corona.

“Di dalam ruangan maupun tempat kerumunan, warga harus tetap memakai masker agar terhindari dari paparan virus corona. Karena ini masa transisi dari pandemi menuju endemi. Masyarakat harus menjaga pola hidup bersih sehat, protokol kesehatan 5M menjadi upaya agar tidak terpapar Covid-19,” pungkasnya. (hms)

Polres Bontang dan Jajaran Polsek Salurkan Bantuan Sosial kepada Masyarakat

0

BONTANG – Polres Bontang bersama jajaran Polsek menyalurkan bantuan sosial (bansos) serentak kepada masyarakat yang terdampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Kamis (13/10/2022).

Kegiatan itu dipimpin Kasat Lantas Polres Bontang AKP Edy Haruna didampingi Kasi Humas Iptu Mandiyono, KBO Sat Lantas Imam Jayadi dan diikuti anggota Sat Lantas Polres Bontang.

Pemberian bansos ini sebagai upaya mendukung program pemerintah dan Kapolri untuk membantu masyarakat kurang mampu yang terdampak kenaikan harga BBM awal September lalu. Bantuan sosial diberikan kepada sopir truk, sopir angkot, ojek online, tenaga kuli angkut, nelayan, dan petugas kebersihan.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasi Humas Iptu Mandiyono mengatakan, pemberian bansos ini untuk mendukung program pemerintah dan Kapolri dalam membantu masyarakat yang kurang mampu yang terdampak akibat kenaikan harga BBM.

”Untuk hari ini Polres Bontang dan Polsek jajaran menyalurkan bantuan sosial sebanyak 350 paket sembako yang disalurkan serentak di wilayah Kota Bontang dan Polsek jajaran,” kata Iptu Mandiyono.

Lebih Lanjut Kasi Humas menjelaskan, untuk Polsek jajaran seperti Polsek Bontang Selatan, Bontang Utara, Bontang Barat, Polsek Marang Kayu, dan Polsek Muara Badak masing masing menyalurkan bansos sebanyak 50 paket  sembako.

Sedangkan untuk Polres Bontang menyalurkan  sebanyak 100 paket sembako yang dibagikan kepada sopir angkut, tukang ojol, buruh harian lepas, dan petugas kebersihan.

”Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat membutuhkan dan tepat sasaran. Dengan kehadiran Polri di tengah masyarakat dapat memberikan rasa aman dan nyaman serta, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ujarnya.

Sementara itu salah seorang petugas kebersihan mengaku sangat senang atas pemberian paket sembako dari Polres Bontang. ”Saya mengucapkan terima kasih kepada Polres Bontang yang telah memberikan bantuan sembako. Tentunya ini sangat bermanfaat buat saya dan keluarga di tengah naiknya harga bahan pokok akibat kenaikan BBM,” ucapnya.  (hms)

KPU Bontang Lakukan Verifikasi Faktual Parpol Selama 21 Hari

0
Ketua KPU Bontang, Erwin dan Komisioner KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan, Musdalifah saat menjelaskan verfak. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang akan melaksanakan verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan partai politik (parpol) calon peserta Pemilu, mulai Sabtu (15/10/2022) hingga Jumat (4/11/2022).

Ketua KPU Kota Bontang, Erwin menjelaskan, KPU Bontang menerima data dari KPU pusat mengenai data partai politik yang telah mendaftar secara administrasi di KPU pusat. Proses perbaikan administrasi telah dilakukan hingga 14 Oktober 2022.

“Dari tanggal 3 Oktober sampai 14 Oktober merupakan perbaikan administrasi,” kata Erwin saat rapat koordinasi (rakor) bersama media di Hotel Bintang Sintuk, Kamis (13/10/2022) malam.

Erwin mengatakan, tahapan verifikasi faktual parpol akan dilaksanakan 15 Oktober hingga 4 November 2022. “Modelnya nanti verifikasi faktual seperti sensus (melihat langsung),” kata Erwin.

Selain itu, Erwin mengatakan, daftar pemilih berkelanjutan setiap bulan dilakukan pembaruan. “Untuk memastikan tetap akan ada proses pemutakhiran data sesuai dengan proses tahapan yang ada,” katanya.

Sementara, Komisioner KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan, Musdalifah mengatakan, akan melaksanakan verifikasi faktual bagi kepengurusan dan keanggotaan partai politik calon peserta pemilu. Terkait dengan kepengurusan parpol, KPU menggunakan 3 hari untuk melakukan verifikasi faktual dari 21 hari pelaksanaan verifikasi.

“Dari 21 hari waktu KPU Kabupaten/kota melakukan verifikasi faktual sesuai dengan SK 384,” kata Musdalifah.  Regulasi mengenai verifikasi faktual ini katanya, telah diatur di PKPU Nomor 4 tahun 2022.

Musdalifah menjelaskan, dari 22 partai politik yang terdata hingga akhir verifikasi administrasi perbaikan hanya ada 20 parpol yang ada di Kota Bontang.  “Kemudian untuk syarat keanggotaan minimal partai harus ada 186 orang anggota,” urai Musdalifah.

Verifikasi faktual tidak dilakukan bagi parpol yang telah memenuhi parliamentary threshold (PT). “Dari 20 parpol yang ada, hanya 10 parpol yang akan dilakukan verifikasi faktual,” pungkasnya.

Selanjutnya, kata Musdalifah mengenai apa yang akan dilakukan verifikasi faktual yakni dengan melakukan verifikasi terhadap kepengurusan adanya ketua, sekretaris dan bendahara partai, memperhatikan keterwakilan perempuan sebesar 30 persen.  “Kemudian domisili kantor tetap partai politik. Ini yang berbeda dari sebelumnya,” kata Musdalifah. (yah)

BNN Bontang Ajak Media Wujudkan Kota Tanggap Ancaman Narkoba

0

BONTANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Bontang mengadakan workshop penguatan kapasitas insan media. Acara ini diadakan pada Kamis, 13 Oktober 2022 di Hotel Bintang Sintuk mulai pukul 8.00 Wita.

BNN mengajak 20 wartawan dari berbagai media untuk ikut berpartisipasi dengan tema mewujudkan Bontang bersih dari nakoba. Sebanyak empat narasumber dihadirkan dalam workshop ini.

Narasumber pertama yaitu, Lutfi Susanto dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bontang. Kemudian I Wayan Santika sebagai Kepala Puskesmas Bontang Utara I, Iptu Muhammad Yazid sebagai Kasat Resnarkoba Polres Bontang, dan Muhammad Nurfan Tandayu sebagai Penyidik Pratama Seksi Pemberantasan yang juga merangkap Plt Kasi rehabilitasi BNN Bontang.

Dipengujung acara, Cokorda Istri Sinta sebagai Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Bontang mengatakan, media memiliki peran dalam ruang publik. Sehingga dengan adanya media, masyarakat bisa lebih menerima edukasi.

Seperti diketahui, narkoba harus diberantas karena penggunaannya yang ilegal di masyarakat. Narkoba dapat mempengaruhi, dan memperburuk kondisi penggunanya. Mulai dari fisik, psikologi, dan perilaku. Bahkan menyebabkan kematian. Zat-zat yang terkandung dalam narkotika menyebabkan ketergantungan dan dapat merugikan orang sekitarnya. (sya)

53 Calon Anggota Panwascam Bontang Lolos Seleksi Administrasi

0
Komisioner Bawaslu Bontang, Nasrullah. (Yahya/Media Kaltim)

BONTANG– Sebanyak 53 orang lolos seleksi administrasi calon anggota pengawas pemilu kecamatan (Panwascam) Kota Bontang. Selanjutnya, mereka akan mengikuti tes tertulis berbasis Computer Assisten Test (CAT).

Komisioner Bawaslu Bontang, Nasrullah mengatakan, tes tertulis akan dilakukan pada 15 Oktober 2022. “Masyarakat bisa menanggapi 53 nama yang lolos administrasi. Apakah ada yang terafiliasi, terlibat, atau pernah menjadi tim kampanye partai politik dalam lima tahun terakhir,” kata Nasrullah, saat dihubungi, Kamis (13/10/2022).

Jika ada yang terafiliasi parpol, Nasrullah meminta masyarakat  untuk melapor ke kantor Bawaslu mulai  12 hingga 18 Oktober 2022. Bila tak ada keberatan atau laporan dari masyarakat, seleksi Panwascam akan dilanjutkan dengan tes tertulis hingga wawancara. “Tes tertulis selanjutnya. Kemudian diambil 6 peserta masing-masing kecamatan untuk seleksi wawancara. Sesi terakhir wawancara,” jelasnya.

Nasrullah mengimbau kepada semua peserta yang lolos administrasi untuk mengikuti seleksi sesuai dengan tahapan. “Setidaknya wajib belajar agar setiap peserta dapat mendapatkan sesuai dengan ekspektasi peserta sesuai dengan personalitinya,” kata Nasrullah.

Nama calon Panwascam yang lolos seleksi administrasi bisa dilihat di website Bontang.Bawaslu.go.id. (yah)

Pemkot Bontang Adakan Focus Grup Discussion Soal Penanganan Banjir

0

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang hari ini melaksanakan diskusi mengenai penyusunan rencana induk sistem drainase perkotaan dan penyusanan masterplan penanggulangan banjir di Kota Bontang.

Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan di Auditorium Tiga Dimensi ini dihadiri Wali Kota Bontang Basri Rase, Dinas PUPR, Konsultan perencana, gerakan masyarakat peduli banjir, perwakilan RT maupun perwakilan kelurahan di Kota Bontang.

Dalam FGD kali ini Suprapto selaku konsultan perencana menyampaikan bahwa dalam mengatasi banjir, pihak konsultan sudah memiliki beberapa cara penyelesaian. Salah satunya adalah penanganan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.

“Konsep penangannya ini ada dari jangka pendek jangka menengah dan jangka panjang. Untuk jangka pendek akan dilakukan perbesaran dimensi saluran. Lokasi-lokasi yang rawan nanti kita buatkan tanggul. Untuk jangka pendek mungkin bisa segera dilaksanakan untuk pengerukan dan juga pembuatan tanggul” ujarnya.

Selanjutnya, dalam diskusi kali ini masyarakat Kota Bontang mengeluhkan kerugian akibat banjir yang disebabkan oleh curah hujan, banjir rob maupun banjir-banjir kiriman.

Masyarakat berharap bahwa akan adanya penyelesaian masalah debit air kiriman di bagian hulu Sungai Bontang, pengaktifan kembali sungai dahlia maupun masalah pengaliran air atau sudetan melalui air panas PT Badak.

Basri Rase selaku Wali Kota Bontang menyampaikan bahwa masalah penanganan banjir adalah masalah yang akan diatasi pemerintah secara serius.

“Saya serius dalam masalah banjir ini, bahkan sudah masuk sebagai masalah prioritas pada visi misi saya,” ujarnya.

Basri berharap dengan diskusi kali ini akan ditentukan mengenai hal-hal prioritas yang akan dilakukan dalam penanganan banjir Kota Bontang.

Untuk penyempurnaan perencanaan, pihak konsultan akan menampung dan kembali melakukan pengkajian ulang mengenai saran-saran yang diberikan oleh masyarakat Bontang. (sc)

Pemkot Audit Kasus Stunting di Bontang, Fokus Penurunan di 5 Kelurahan

0
Audit kasus stunting di Kota Bontang bersama wakil wali Kota Bontang, Najirah dan DPPKB. (Yahya Yabo/Media Kaltim)

BONTANG – Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB), Pemerintah Kota Bontang melaksanakan diseminasi mengenai audit kasus stunting di Kota Bontang, Kamis (13/10/2022) di pendopo rumah jabatan wali kota Bontang.

Wakil Wali Kota Bontang, Najirah menjelaskan, ada beberapa daerah yang menjadi fokus penurunan stunting tahun 2022 yakni Kelurahan Loktuan, Kelurahan Berbas Pantai, Berebas Tengah, Kelurahan Api-api dan Kelurahan Gunung Elai.

Sedangkan untuk fokus lokasi khusus tahun 2023 akan dilaksanakan di Kelurahan Bontang Baru, Kelurahan Guntung, Kelurahan Tanjung laut, Kelurahan Bontang Kuala dan Kelurahan Tanjung Laut Indah.

“Pada tahun 2022 telah dilaksanakan penurunan kasus stunting di lima kelurahan, yang di awal tahap di Kelurahan Berbas Pantai dan juga sebagai kampung percontohan penurunan stunting,” kata Najirah, Kamis (13/10/2022).

Lanjut Najirah, audit kasus stunting dilakukan untuk melihat identifikasi risiko dan penyebab risiko pada kelompok berbasis surveilans yang dilakukan oleh tim pendamping kelurahan dan sumber data lainnya.

“Sasaran audit kasus stunting dilakukan pada ibu hamil, ibu nifas (baru melahirkan), bayi di bawah dua tahun dan bayi di bawah lima tahun. Tujuannya yakni mengidentifikasi risiko kasus stunting yang ada pada kelompok sasaran,” jelas Najirah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Bahauddin mengatakan audit yang dilaksanakan merupakan hasil dari kasus stunting yang telah diaudit pada 5 kelompok sasaran yakni ibu hamil, ibu habis melahirkan, calon pengantin, bayi di bawah dua tahun dan bayi di bawah lima tahun (balita).

Bahauddin menambahkan dari lima sasaran yang diaudit, ada risiko kasus stunting pada ibu hamil. “Hasilnya memang ada ibu hamil itu karena lingkaran lengan atasnya di bawah standar. Anaknya kecil, berat badan anaknya di bawah 2,5 kg. Kemudian tinggi badanya di bawah 47 cm,” katanya.

Dari itu, Bahauddin mengatakan ada beberapa risiko terhadap kelompok sasaran yang dilakukan audit kasus stunting. Bahauddin mengatakan risiko itu terjadi di Kelurahan Berbas Pantai.

“Ini ‘kan ada 6 lokasi khusus tahun ini, kita kejar di 5 lokus lagi tahun ini. Ya selanjutnya kita akan melakukan pemantauan kalau ini masalah gizi atau asupan makanan, akan kita lakukan pendekatan dengan sasaran.  Termasuk dalam edukasinya untuk kelompok sasaran,” tambahnya.

Diinformasikan saat ini angka stunting Kota Bontang sebesar 19,65 persen, dan ditargetkan turun 14 persen pada tahun 2024 yang juga sebagai target nasional. (yah)

Dorong Sinergi UMKM Bontang, JNE Gelar Webinar Goll..Aborasi Bisnis Online

0

BONTANG – Jumlah UMKM Bontang meningkat drastis di tengah masa pandemi Covid-19. Melansir data dari Dinas Koperasi Usaha Kecil Mikro dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Bontang, UMKM Bontang yang pada tahun 2019 hanya berjumlah 1.262 menembus angka 8.710 di tahun 2020. Hal ini menjadi motivasi sekaligus tantangan bagi  UMKM untuk mampu meningkatkan daya saing di tengah kompetitifnya pasar.

Andrigatri Listyanfheno, selaku Branch Manager JNE Bontang mengatakan, pada era digital UMKM sendiri bersaingnya tidak hanya dengan UMKM lokal saja, melainkan dengan UMKM di seluruh Indonesia.

“Saat ini kebanyakan UMKM mampu memproduksi barang tapi tidak mampu memasarkan, oleh karenanya JNE mengadakan webinar JNE Ngajak Online, Goll..Aborasi Bisnis Online 2022”., ujarnya, Rabu (12/11/2022).

Dalam acara ini, hadir dua narasumber dari pegiat UMKM yaitu Nienik Rahmawati Zauharoh selaku Owner Rumah Bawis Pak Ucil Bontang dan Sayid Abdul Kadir Assegaf selaku Owner Batik Kuntul Perak. Melalui webinar roadshow ini, JNE berkomitmen mendukung UMKM untuk mampu berinovasi dan meningkatkan daya saingnya. Menggeluti bisnis Keripik Ikan Bawis sejak 2012, Nienik telah melirik potensi olahan Ikan Bawis yang saat itu tidak bernilai jual.

Sukses bekerja sama dengan nelayan setempat, tak disangka potensi bisnis yang dilihat Nienik tidak hanya mendatangkan pelanggan, namun dijadikan oleh-oleh khas Bontang untuk pertama kalinya oleh pemerintah daerah. Meski sukses mendapat konsumen yang berkelanjutan, Nienik tidak luput dari beragam tantangan.

“Bagi kami, tantangannya adalah pemasaran digitalnya, selain itu ongkos kirim lumayan tinggi bagi konsumen di Pulau Jawa, ini jadi sebuah keluhan,” ujar Nienik. Menanggapi masalah ini, Andri selaku Branch Manager JNE Bontang menyampaikan “Untuk UMKM khususnya Kota Bontang kami akan beri dukungan, seperti layanan gratis jemput paket tanpa minimal berat, dan kami bisa mempromosikan produk-produk UMKM di akun instagram @jne_bontang. Selain itu, JNE juga mendukung untuk penekanan biaya kirim antar pulau,” kata Andri.

Di sisi lain, Sayid Abdul Kadir Assegaf selaku Owner Batik Kuntul Perak tak kalah inovatif. Meniti bisnis busana batik sejak 2010, pihaknya sukses mendapatkan predikat 10 nominasi terbaik cinderamata Indonesia oleh Pesona Indonesia. Bagaimanapun Sayid menyadari bahwa persaingan usaha batik di Indonesia cukup ketat “Hal ini mendorong kami untuk terus memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran. Dalam pemanfaatannya, kami sering membuat program diskon seperti saat HUT Kota Bontang dan Hari Batik hingga 50 persen”, kata Sayid.

Menutup webinar JNE Ngajak Online 2022, Andri mengatakan UMKM perlu bermitra dengan perusahaan pengiriman seperti JNE. “Tentunya agar UMKM mendapat fasilitas premium yaitu gratis jemput paket. Selain itu, UMKM bisa mendaftarkan JLC (JNE Loyalty Card) karena banyak manfaat dan hadiah, bagi UMKM dengan nilai transaksi besar bisa jadi customer corporate kami. Selain mendapatkan layanan prioritas, juga bisa mendapatkan diskon pengiriman,” tutup Andri. Keseluruhan manfaat tersebut dapat diakses oleh UMKM dengan menghubungi instagram @jne_bontang. Sebagai informasi, Bontang merupakan kota ke-49 dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2022 – Goll…Aborasi Bisnis Online yang pada tahun 2021 telah dilakukan di 60 kota di seluruh Indonesia. Setelah Bontang,  roadshow berpindah ke Yogyakarta pada 14 Oktober 2022. (rls)