Beranda blog Halaman 1147

Expo Bulbak Penternakan Keswan 2022, Pesan Wagub: Optimalkan Peran ‘ABG’

0

SAMARINDA – Ditandai penekanan tombol sirine, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Riza Indra Riadi mewakili Wakil Gubernur Kaltim, resmi membuka Expo Bulan Bhakti Peternakan dan Kesehatan Hewan 2022, Rabu 28 September 2022.

Expose dan promosi (Expo) Pembangunan Peternakan dan Kesehatan Hewan di Kaltim digelar selama tiga hari(28-30 September) dipusatkan Lapangan Parkir GOR Segiŕi Samarinda mengangkat tema Dengan Semangat Sinergitas Kita Tingkatkan Daya Saing Produk Peternakan Lokal Untuk Kalimantan Timur Berdaulat.

Dalam sambutan tertulisnya, Wagub Hadi Mulyadi menegaskan pembangunan dan pengembangan subsektor peternakan dan kesehatan hewan harus melibatkan seluruh stakeholders (pemangku kepentingan).

“Optimalkan peran seluruh pemangku kepentingan dan ABG atau Academician (akademisi), Businessman (swasta) dan Government (pemerintah). Potensi ini sangatlah strategis untuk diwujudkan,” katanya.

Berbagai program dan kegiatan telah dan akan dilakukan untuk membangun Kaltim dengan melibatkan semua stakeholder peternakan seperti ABG, diakuinya memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan usaha peternakan.

Terutama dalam menumbuhkan dunia usaha peternakan agribisnis dan agroindustri menuju peternakan yang maju mandiri dan modern.

Peningkatan populasi ternak sapi di Kaltim menurut dia ,dilakukan dengan pola pengembangan kawasan usaha peternakan.

Keterlibatan swasta sangat diperlukan disamping fasilitasi dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten/kota, hingga saat ini populasi sapi potong tahun 2021 mencapai 120.446 ekor.

Namun jumlah ini ujarnya, masih jauh dari populasi dasar minimal yang dibutuhkan untuk mencapai kebutuhan daging sapi secara berdaulat, yaitu sebesar 519.794 ekor pada tahun 2022.

“Kerja sama dan sinergi lintas sektor dalam pengembangan peternakan di lahan-lahan perkebunan sawit (integrasi sapi-sawit), lahan-lahan eks tambang dan perhutanan sosial sangat strategis, guna mendukung pembangunan peternakan dan kesehatan hewan di Kaltim,” pungkasnya.

Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim Munawwar mengemukakan Expo bertujuan untuk menginformasikan dan menyampaikan pembangunan peternakan dan kesehatan hewan Kaltim melalui kegiatan-kegiatan mendukung visi gubernur Kalimantan Timur Berdaulat.

Juga, mendorong kerja sama dan sinergi antar Disnak Keswan dengan pelaku usaha dan OPD terkait provinsi maupun kabupaten dan kota.

Terutama mempromosikan produk olahan lokal dan industri peternakan UKM sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan potensi produk hasil peternakan.

Khususnya mendukung program peternakan dan keswan dalam pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat

“Tidak kalah pentingnya, kami berupaya ikut berperan dalam menjaga ketahanan pangan dan pengendalian inflasi di Kaltim,” ujarnya.

Expo diikuti 28 stand dan pembukaan dirangkai penyerahan produk olahan peternakan, gerakan minum susu, makan daging dan telor, lomba mewarnai, gerakan vaksinasi rabies dan diakhiri peninjauan stan expo.

Hadir jajaran Forkopimda Kaltim, Ketua Komisi II DPRD Kaltim, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltìm, Kepala BPTP Kaltim, Kepala Stasiun Karantina Hewan Kelas II Samarinda, Ketua TGUP3 Kaltim Dr Adi Buhari, kepala dinas peternakan kabupaten dan kota se Kaltim, pimpinan lembaga perbankan, direktur/pimpinan perusahaan, BUMD, akademisi, ketua organisasi/asosiasi, perkumpulan pelaku UMKM dan kelompok tani ternak di Kaltim. (adv/diskominfokaltim)

Kebocoran dan Kebakaran Gas di Kilang Badak LNG Dapat Dikendalikan dalam Waktu Singkat

0

BONTANG – Telah terjadi kebakaran di kilang Badak LNG tepatnya pada Knock Out Drum (KOD), Rabu (28/9). Kebakaran tersebut disebabkan adanya kebocoran gas dari gas umpan (feed gas). Sirine tanda bahaya dibunyikan pada pukul 08.10 WITA. Semua pekerja keluar ruangan dan berkumpul di Emergency Evacuation Assembly Area (EEAA) terdekat untuk menunggu sampai situasi dinyatakan aman.

Akibat dari kebakaran ini, dilaporkan 4 (empat) pekerja kontraktor menjadi korban. Korban pun langsung dilarikan dan mendapat perawatan di RS LNG Badak. Kebakaran di KOD tersebut langsung ditangani dengan oleh Fire Rescue Team (FRT) Badak LNG. Api berhasil dipadamkan dan situasi baru dinyatakan aman kembali pada pukul 08.51 WITA. Kejadian ini tidak berdampak luas pada masyarakat sekitar area Badak LNG, sehingga masyarakat serta para pekerja dapat kembali beraktivitas seperti semula.

Situasi di atas merupakan rangkaian dari kegiatan 2nd Major Emergency Exercise 2022 yang dilaksanakan Badak LNG.  Kegiatan emergency exercise ini merupakan agenda rutin perusahaan yang bertujuan menguji kesiapan seluruh personil dalam menghadapi situasi darurat. Dengan latihan rutin ini, para pekerja Badak LNG dapat lebih sigap bila sewaktu-waktu terjadi ancaman bahaya yang tidak diduga.

Badak LNG sebagai salah satu objek vital nasional yang harus dijaga, agar terciptanya situasi aman. Maka melalui simulasi emergency exercise ini semua pihak diharapkan dapat membantu terlaksananya keamanan kilang Badak LNG. (adv)

Dianggarkan Rp 1,5 Miliar, Beasiswa Kota Bontang Dibuka Awal Oktober

0
Kabag Kesra Kota Bontang, Aguswati. (Yahya/Media Kaltim)

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang akan membuka beasiswa stimulan Kota Bontang yang direncanakan dibuka pada awal Oktober 2022. Anggaran beasiswa ini dianggarkan dari APBD-Perubahan senilai Rp 1,5 miliar.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Bontang, Aguswati saat ditemui Selasa (27/9/2022), mengatakan, dibanding tahun sebelumnya, nilai beasiswa kali ini lebih menurun karena disesuaikan dengan kemampuan anggaran Pemkot Bontang.

Dikatakannya, pada tahun lalu ada sisa anggaran murni dari bagian Kesra yang bisa dialihkan ke beasiswa stimulan. “Nah, tahun ini tidak ada. Jadi kemampuan selalu dapat segitu,” kata Aguswati.

Dia menjelaskan, pendaftaran  beasiswa akan dilaksanakan pada  Oktober dengan kuota 400 penerima lewat metode perangkingan, atau prosesnya sama dengan dengan tahun sebelumnya.

Melihat animo pendaftar sebelumnya, diperkirakan pendaftar dua kali lipat dari kuota atau sekitar 800 orang. “Nanti seperti biasa, kami rangking sesuai dengan IP atau IPK yang ada,” jelasnya.

Adapun kategori penerima yakni D3/D4, sarjana muda (S1), magister (S2), Tugas Akhir (TA) dan koas. “Kita umumkan di Oktober. Target saya sih di awal Oktober,” pungkasnya. (yah)

Enam Orang Dijerat Tipiring, Anggota Samapta Sita Puluhan Miras

0
Personel Polres Bontang  merazia miras di salah satu toko. (Istimewa/Yahya/Media Kaltim)

BONTANG– Satuan Samapta Polres Bontang kembali merazia penjual ilegal minuman keras (miras). Razia dilaksanakan di Kelurahan Bontang Lestari, Kelurahan Api-api, Kelurahan Gunung Telihan dan Kelurahan Tanjung Laut pada Selasa (27/9/2022) sore hingga jelang tengah malam.

Hasilnya, dari 6 lokasi yang didatangi didapatkan puluhan miras. “Melaksanakan razia Tindak Pidana Ringan di beberapa Kelurahan dengan mengamankan barang bukti dari 6 lokasi,” jelas Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Plt Kasi Humas Polres Bontang Iptu Mandiyono, Rabu (28/9/2022).

Mandiyono menjelaskan, razia dilaksanakan untuk menciptakan situasi kondusif dan aman di Kota Bontang.

Disebutkannya, dari pelaku TRA di Kelurahan Bontang Lestari, polisi  menyita 2 botol bir Bintang, 1 botol bir hitam merek Guinnes. sedangkan dari pelaku R, disita  barang bukti 3 botol  bir Bintang.

Selanjutnya, dari pelaku MY disita  9 kaleng bir Bintang, sementara dari DS di Kelurahan Api-api, didapat barang bukti 4 kaleng bir Bintang.

Di Kelurahan Tanjung Laut, lanjut Mandiyono, dengan pelaku RY disita 4 kaleng bir Bintang. Adapun di Kelurahan Gunung Telihan, polisi  menyita 1 jeriken tuak dari tangan  pelaku berinisial FS.

Mandiyono menjelaskan, keenam pelaku akan dikenakan sangkaan pelanggaran tindak pidana ringan (tipiring), yakni melanggar Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 7 ayat 1 Perda nomor 27 tahun 2002 Perda Kota Bontang tentang larangan, pengawasan, penertiban, peredaran dan penjualan minuman beralkohol dengan ancaman denda Rp 1,5 juta. (yah)

Redkar Dibentuk di 15 Kelurahan, Tingkatkan Peran Masyarakat dalam Pencegahan Kebakaran

0
Wakil wali Kota Bontang, Najirah saat memberikan baju kepada relawan pemadam kebakaran. (Yahya Yabo/Media Kaltim)

BONTANG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang membentuk Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) dalam upaya pencegahan dan penanganan kebakaran yang berbasis masyarakat. Ada 70 relawan yang disebar di 15 kelurahan di Kota Bontang.

Pembentukan relawan di Kota Bontang merupakan kelompok relawan kedua yang telah dibentuk di Kaltim setelah Balikpapan. Kepala Disdamkartan Kota Bontang, Amiluddin menyampaikan relawan pemadam kebakaran dibentuk dan dikukuhkan untuk ditugaskan di 15 kelurahan.

Pembentukan relawan ini katanya, sesuai dengan peraturan menteri dalam negeri mengenai standar pelayanan minimal.  “Ini merupakan standar pelayanan minimal kita. Jadi kalau mau dikatakan standar pelayanan maka harus membentuk relawan,” kata Amiluddin, Rabu (28/9/2022).

Selain itu, dirinya menyebut relawan yang telah dibentuk di Bontang ini merupakan relawan kedua di Kaltim. “Alhamdulillah, Kota Bontang tidak pernah tertinggal dalam urusan pelayanan masyarakat,” sebutnya.

Setelah terbentuknya relawan pemadam, tambah Amiluddin, pihaknya akan melakukan pelatihan dalam pencegahan dan penanganan kebakaran bagi relawan. “Saya meminta kesediaan pada relawan untuk mengikuti pelatihan yang akan diadakan di pos-pos Damkar atau di markas pemadam kebakaran,” katanya.

Wakil Wali Kota Bontang, Najirah menyebutkan pembentukan relawan pemadam kebakaran di Kota Bontang ini merupakan salah satu pelayanan dasar yang harus diberikan dari pemadam kebakaran.

“Selain pelayanan dasar penanggulangan kebakaran, juga pelayanan penyelamatan dan evakuasi korban kebakaran yang wajib diterima setiap warga negara,” kata Najirah.

Najirah mengatakan, di berbagai daerah telah terbentuk relawan pemadam kebakaran atas inisiatif masyarakat, dunia usaha dan pemerintah melalui Disdamkartan.

“Dengan membentuk relawan pemadam di setiap kelurahan sebagai implementasi Permendagri. Kalau terjadi permasalahan di tingkat kelurahan, maka relawanlah yang pertama dan cepat menangani,” ujar Najirah.

Najirah juga mengharapkan penanganan dan pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama dengan terbentuknya relawan yang dapat menjadikan peran serta masyarakat dalam pencegahan, penanganan, dan penyelamatan dari kebakaran. (yah)

Cegah Aksi Penculikan dan Kenakalan Siswa, Polsek Marang Kayu Pantau Sekolah

0

BONTANG – Untuk mengantisipasi aksi penculikan siswa sekolah, Polsek Marang Kayu melaksanakan patroli dengan menyambangi SDN 005 Sebuntal Kecamatan Marang Kayu, Selasa (27/9/2022). Patroli dipimpin oleh KSPK Norton Tobing bersama anggota jaga Briptu Slamet Ariyanto.

Saat melaksanakan patroli, personel Polsek Marang Kayu juga memberikan himbauan kamtibmas dan protokol kesehatan kepada para siswa. Selain itu juga memberikan motivasi kepada siswa-siswi SDN 005 Sebuntal untuk giat belajar.

Kapolsek Marang Kayu AKP Slamet Riyadi mengatakan, kegiatan patroli ini untuk mencegah terjadinya aksi penculikan siswa maupun mencegah terjadinya aksi kenakalan yang dilakukan siswa sekolah.

”Kita melaksanakan patroli ini untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di lingkungan sekitar sekolah,” kata AKP Slamet Riyadi. Selain itu tambahnya, patroli di sekolah juga untuk meningkatkan kecintaan dan kepercayaan anak-anak terhadap Polri.

“Kami menghimbau murid-murid SDN 005 Sebuntal  agar selalu rajin belajar, menghormati dan patuh pada para guru. Ketika sudah pulang sekolah kami minta untuk langsung pulang ke rumah masing-masing,” ujar AKP Slamet Riyadi. (hms)

Polres Bontang Tetap Tingkatkan Patroli di SPBU

0

BONTANG – Polres Bontang meningkatkan patroli Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mencegah gangguan kamtibmas serta mengantisipasi penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, Selasa (26/9/2022).

Kegiatan patroli yang dipimpin Danru Regu B Sat Samapta Polres Bontang Briptu Ilham Khalid, menyambangi SPBU Km 6, SPBU Akawi,  dan SPBU Km 3.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya SH, SIK, MH melalui Kasat Samapta AKP Widodo mengatakan, patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) akan terus dimasifkan di seluruh SPBU Kota Bontang, untuk mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi .

“Dari awal kenaikan harga BBM hingga sekarang personel Samapta masih melakukan patrol di SPBU, baik pagi maupun malam untuk memantau ketersedian BBM,” kata Kasat Samapta AKP Widodo.

Kasat Samapta menambahkan, Polres Bontang akan tetap melakukan KRYD sampai melihat bahwa tidak ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan BBM. (hms)

Basri Rase: Jaga Amanah dan Keamanan Tanah Wakaf

0

BONTANG – Perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Bontang mengadakan kegiatan pembinaan Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW) dan Nazhir Wakaf Se-Kota Bontang, Selasa (27/9/2022) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Kegiatan dihadiri Wali Kota Bontang Basri Rase.

Ketua Perwakilan BWI Bontang M Bahri dalam kesempatan tersebut menyampaikan sejumlah hal yang telah dikerjakan. “Hingga saat ini BWI Bontang telah mengukur 47 lokasi, harapan kami pada tahun ini 50% dari lokasi yang kami ukur bisa terbit sertifikatnya,” ungkap Bahri.

Ikrar wakaf sendiri adalah pernyataan kehendak wakif yang diucapkan secara lisan dan/atau tulisan kepada nazhir untuk mewakafkan harta benda miliknya.

Sementara Basri Rase menyambut baik kegiatan pembinaan bertajuk “PPAIW dan Nazhir yang Amanah dan Profesional Menuju Bontang Hebat dan Beradab” tersebut.

“Pembinaan pejabat pembuat akta ikrar wakaf ini sangat penting, karena sering terjadi permasalahan pada tanah wakaf,” ucapnya saat memberi sambutan.

Selain itu, untuk tertatanya administrasi data wakaf di Kota Bontang. Basri menghimbau agar dijalin kerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bontang. “Nanti kerja sama dengan (Dinas) Perpustakaan dan Kearsipan. Supaya data yang ada disusun rapi dan tertata,” ujarnya.

Ia juga berharap, dengan terselenggaranya pembinaan tersebut dapat menjaga amanah dan keamanan tanah wakaf yang ada di Kota Taman. (kmf)

Babinsa Koramil 0908-02/Muara Badak Dampingi Penyaluran BLT-DD

0

BONTANG – Babinsa Desa Santan Ulu Koramil 02/Muara Badak, Serda Sani melaksanakan pendampingan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) bulan ke-9 tahun 2022 kepada keluarga miskin atau yang berhak menerima, di BPU Desa Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (27/9/2022).

”Babinsa bersinergi dengan pemerintah setempat siap mengawal dan mengamankan kegiatan penyaluran BLT-DD ini agar benar benar tersalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima,” ujar Serda Sani.

Acara penyaluran BLT-DD bulan ke-9 tahun 2022 tersebut dihadiri aparat Pemerintahan Desa Santan Ulu serta masyarakat penerima bantuan yang masing-masing mendapatkan Rp 300.000 per bulan. ”Semoga dengan adanya bantuan BLT-DD tahun ini dapat membantu perekonomian warga Desa Santan Ulu,” ucap Serda Sani.

Serda Sani juga berpesan kepada warga penerima BLT-DD agar menggunakan uang bantuan tersebut dengan sebaik baiknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (Pendim Btg)

242 Guru PAUD Ikuti Pendampingan Perencanaan Berbasis Data

0

BONTANG – Sebanyak 242 kepala dan bendahara Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kota Bontang mengikuti pendampingan Perencanaan Berbasis Data (PBD) PAUD di Auditorium Taman 3 Dimensi, Selasa (27/9/2022). Wakil Wali Kota Bontang Najirah bersama Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Bambang Cipto Mulyo menghadiri acara tersebut.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kepala sekolah dan bendahara PAUD untuk mengimplementasikan perencanaan berbasis data di PAUD masing-masing,” ucap Bambang Cipto dalam laporannya, Selasa (27/9/22) pagi.

Ia juga mengatakan pendampingan tersebut untuk membangun sinergi antar guru dan organisasi PAUD serta membangun pendidikan PAUD yang berkualitas dan hebat di Kota Bontang.

Sementara, Najirah dalam sambutannya membeberkan pentingnya mensinergikan seluruh PAUD dan terus membaharui keterampilan untuk mengantarkan anak-anak Bontang menjadi anak yang hebat.

“Tiga hal yang digaungkan oleh pemerintah pusat adalah sekolah penggerak, guru penggerak dan Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka ialah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam, dimana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi,” jelas Najirah.

Diketahui, Program Sekolah Penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru).

Sedangkan, Guru Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang menerapkan merdeka belajar dan menggerakkan seluruh ekosistem pendidikan untuk mewujudkan pendidikan yang berpusat pada murid. Guru Penggerak menggerakkan organisasi belajar bagi guru di sekolah dan di wilayahnya serta mengembangkan program kepemimpinan murid untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila. Untuk menjadi Guru Penggerak, Guru harus mengikuti proses seleksi dan pendidikan Guru Penggerak selama 9 bulan.

Mengakhiri sambutannya Najirah berpesan agar para guru dapat mengikuti pelatihan tersebut dengan baik. “Saya harap setiap ilmu yang didapatkan dapat diimplementasikan di sekolah para guru masing-masing,” pungkasnya. (kmf/lusy)