Beranda blog Halaman 1148

Tingkatkan Layanan Kesehatan Masyarakat, Pupuk Kaltim Launching Klinik Sehat

0

Tingkatkan dukungan pelayanan kesehatan masyarakat, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) melaunching “Klinik Sehat PKT” sebagai rebranding atau nama baru dari “Klinik Sehat Dhuafa”, yang selama ini dikelola Baitul Maal dan RS PKT, untuk melayani masyarakat kurang mampu di kawasan sekitar Perusahaan.

Klinik Sehat PKT dilaunching oleh SEVP Business Support PKT Meizar Effendi, sekaligus menyerahkan bantuan 1 unit ambulance untuk menunjang kinerja petugas klinik kepada Direktur Utama PT Kaltim Medika Utama (KMU) Nurul Fathoni, pada Selasa (28/12).

Diungkapkan Meizar, rebranding klinik yang beroperasi di Kelurahan Loktuan Bontang Utara ini merupakan bagian dari komitmen PKT untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat, dengan berbagai peningkatan dan pengembangan layanan, mulai dari dokter umum, dokter gigi, bidan, apotek, laboratorium dan sebagainya.

Peningkatan layanan ditujukan agar klinik dapat mengakomodasi lebih banyak bidang kesehatan masyarakat, sehingga manfaat klinik makin dirasakan dengan lebih luas. “Ke depan juga akan ada layanan persalinan dan emergency 24 jam, sehingga masyarakat semakin terlayani dengan baik,” kata Meizar.

Dijelaskannya, kesehatan masyarakat merupakan salah satu fokus perhatian PKT yang selama ini diimplementasikan pada berbagai program, baik melalui CSR Perusahaan maupun Unit Pengumpul Zakat (UPZ) PKT, dengan menyasar masyarakat di sekitar Perusahaan dan Kota Bontang secara umum.

Termasuk selama pandemi Covid-19, PKT terus meningkatkan peran dalam mendukung kesehatan masyarakat, mulai dari penyediaan alat pelindung diri hingga berbagai bantuan lainnya secara bertahap.

Begitu juga dengan keberadaan klinik sehat ini, diharap semakin memaksimalkan peran PKT terhadap pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya masyarakat kurang mampu dan belum memiliki BPJS, Jamkesos maupun yang tidak terakomodasi dalam program kesehatan lainnya dari Pemerintah.

“Semoga kehadiran Klinik Sehat PKT semakin memudahkan masyarakat mendapatkan akses kesehatan, dengan berbagai layanan dan fasilitas yang diberikan,” tambah Meizar.

Direktur Utama KMU Nurul Fathoni, mengungkapkan seiring ditambahnya layanan di Klinik Sehat PKT, pelayanan masyarakat pun akan semakin dimaksimalkan dengan akses yang lebih luas.

Dirinya menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh PKT untuk peningkatan layanan klinik sehat, sehingga ke depan lebih banyak masyarakat yang bisa terakomodasi di fasilitas ini.

“Kami juga terus berupaya memberikan pelayanan maksimal ke masyarakat, apalagi jika layanan persalinan dan emergency 24 jam mulai berjalan, mungkin klinik ini akan menjadi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) satu-satunya di Bontang yang beroperasi 24 jam,” terang Nurul Fathoni.

Mewakili Pemkot Bontang, Camat Bontang Utara Sutrisno, menyampaikan apresiasi atas kesinambungan kontribusi dan dukungan PKT bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

Klinik sehat ini dinilai sangat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan prima, apalagi jika sudah beroperasi 24 jam diyakini akan menjadi salah satu fasilitas kesehatan dengan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat.

“Faskes itu sejatinya harus mendekatkan pelayanan ke masyarakat dan Klinik Sehat PKT bisa menjawab hal itu. Kalau sudah beroperasi 24 jam, tentunya masyarakat akan sangat dimudahkan,” ujar Sutrisno. (*/rez/adv)

Pelaku Pengeroyokan Salah Sasaran, Tusuk Perut dan Dada Korban

0

Dalam reka ulang berujung maut itu, polisi menghadirkan tiga tersangka bersama para saksi kunci. Sebanyak 25 adegan diperagakan oleh ketiga tersangka. “Rekonstruksi ini untuk memperjelas gerak dan peran dari masing-masing pelaku,” ujar Kasatreskrim Polres Bontang, Iptu Asriadi.

Awal kejadian, ketiga pelaku datang bersama dua rekannya ke sebuah bengkel motor yang merupakan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dalam keadaan mabuk. Ketiga pelaku yakni Muhammad Yusuf, Agus Hariyanto, dan Muhammad Zainuri, sedangkan dua lainnya yakni AS dan I.

Para tersangka saat menjalani reka ulang kasus pengeroyokan berujung penikaman di Bontang Kuala beberapa waktu lalu. (ist)

Mereka mencari seseorang yang pernah terlibat cekcok dengan mereka. Namun di bengkel tersebut, kelimanya justru bertemu dengan Rayhan, anak korban Safrijal. Singkat cerita, terjadilah aksi pengeroyokan kepada orang yang salah, sebelum akhirnya dilerai oleh warga.

Tak terima anaknya dipukul, orang tua Rayhan kemudian membalas. Sang ayah, Safrijal, memukul Yusuf dari belakang. Tak terima, Yusuf kemudian meninggalkan lokasi kejadian untuk mengambil badik di rumahnya.

Tak lama berselang, dia kembali ke lokasi dan mengejar Safrijal hingga jatuh tersungkur. Di saat itulah, Yusuf menusuk perut korban pada bagian kanan dan kiri, dilanjutkan bagian dada kanan dan kiri. Kondisi itu membuat nyawa Safrijal tak tertolong setelah tak lama dibawa ke RS Amalia.

Melihat suaminya diperlakukan seperti itu, istrinya pun langsung memukulkan balok ke kepala Yusuf. Namun aksinya itu dibalas Yusuf dengan menikamnya sebanyak dua kali. Beruntung nyawa sang istri, Indah, masih bisa tertolong meski harus menjalani perawatan intensif di RS Amalia.

Usai kejadian itu, ketiga tersangka kabur. Ada yang ditangkap di Bontang, ada yang di Samarinda, dan pelaku utama Yusuf akhirnya menyerahkan diri setelah beberapa waktu berstatus buronan. “Sikap kooperatif pelaku untuk mau menyerahkan diri ini akan menjadi pertimbangan jaksa dan hakim di pengadilan,” beber Iptu Asriadi.

Atas kejadian itu, Agus dan Zainuri terancam pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman 7 tahun penjara. Adapun Yusuf dikenakan pasal berlapis, yakni 170 dan 338 KUHP dengan ancaman 20 tahun penjara. (bms)

Curanmor di Tanjung Laut Dibekuk, Polisi Hanya Butuh Waktu 45 Menit

0
Pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolres Bontang. (ist)

Sepeda motor korban hilang saat diparkir di kantor ekspedisi Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Tanjung Laut, Rabu (29/12/2021) pukul 22.15 Wita. Motor tersebut yakni Honda Beat Street berwarna silver dengan nomor polisi (nopol) KT 5289 JC.

Tak butuh waktu lama, pelaku segera ditangkap anggota Polres Bontang. “Dia ditangkap pukul 23.00 Wita. Hanya butuh waktu 45 menit,” kata Kasi Humas Polres Bontang, AKP Suyono.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian pemberatan dengan ancaman 7 tahun penjara. (bms)

Kilas Balik Tahun 2021, Om Bram: Keluar Dari Zona Nyaman Itu Perlu

0

Om Bram dan Om Fidra, kru Praja Tv yang tahu betul kemajuan PrajaTv. Tahun ini, banyak hal yang telah mereka pelajari dan lakukan, sehingga kemajuan PrajaTv sangat mereka rasakan. Mulai mempelajari dunia digital dan mendalaminya, perlu waktu beberapa bulan hingga akhirnya PrajaTv bisa seperti saat ini.

“Jadi saya itu belajar gimana sih caranya pegang kamera, setting audio, caranya live streaming dan hal lainnya untuk bisa merambah ke dunia digital, sampai akhirnya di bulan april, Praja sudah punya studio dan program podcast,” ucap Om Bram saat menjadi bintang tamu dalam program Podcast “Meja Tamu” alias Media Kaltim-Praja Tatap Muka dengan tema “Sekilas 2021 Spesial Akhir Tahun”. Program tersebut tayang di kanal Youtube Praja TV Bontang, Rabu (29/12/2021), kerjasama antara mediakaltim.com bersama Radio Praja TV, serta didukung Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bontang.

Om Bram dan Om Fidra saat Podcast MejaTamu, Spesial Akhir Tahun, Rabu (29/12/2021).

Begitupun yang dilakukan Om Fidra. Berangkat dari rasa keingintahuannya tentang digital, dia mempelajari apa saja yang bisa mendukung digitalisasi PrajaTv agar lebih baik.

“Kemarin itu modal nekat. Sama sekali gak tau pegang kamera, dan setelah itu belajar nanya nanya ke teman yang paham, dan kamera pada saat itu masih pinjam, dengan satu catatan kita belajar tapi tetap harus berhati-hati jangan sampai merusak barang yang kita pinjam,” kata Om Fidra.

Pada usia yang sudah tidak lagi muda, bagi Om Bram, mencoba suatu hal yang baru adalah hal yang perlu dilakukan, dan hal ini sudah banyak membuktikan bahwa kita bisa melakukan apa yang kita belum tau sebelumnya.

“Usiaku sekarang sudah 52, tapi aku tetap mau mencoba hal baru, belajar kamera, editing, live streaming, sampai aku punya akun Youtube sendiri untuk buat konten, jadi kita perlu coba hal baru dan kita yakin kalau kita bisa ngelakuin itu,” jelasnya.

Dia selalu berpesan kepada kru PrajaTv bahwa pekerjaan apapun, yang penting dicoba dulu, apapun hasilnya itu nanti menjadi evaluasi bersama.  “Aku selalu pesan sama Fidra dan temen-temen lainnya, kalau mau lakukan atau buat sesuatu ya dimulai dulu, dicoba, nanti bagaimana hasilnya di belakang, itu yang jadi PR kita untuk bisa dievaluasi, “lanjutnya.

Bisa berada di titik ini, tentu bukan hal yang mudah bagi PrajaTv. PrajaTv yang ada saat ini berkat adanya orang-orang dibalik layar yang terus belajar dan punya kemauan untuk mencoba hal baru.

Mengakhiri podcast, Om Bram berharap PrajaTv akan terus bisa berjalan dan mandiri nantinya dengan setiap perubahannya menjadi lebih baik.  “Aku berharap Praja ini bisa mandiri, artinya ada ataupun tidak ada aku, Praja akan terus ada dan eksis, dan bisa menghasilkan karya dan konten yang lebih berkualitas,” pungkasnya. (ahr)

PT KNI Beri Bantuan Jaminan Sosial bagi Pedagang Kaki Lima

0
Pemberian Jaminan Perlindungan Ketenagakerjaan secara simbolis oleh PT KNI kepada perwakilan PL2KB.

Perwakilan Manajemen PT KNI Yessy Toding, mengatakan selama ini para pedagang kaki lima tidak memiliki cukup akses akan jaminan kecelakaan kerja. “Awalnya mendapat tawaran dari BPJS. Mereka punya program untuk memberikan perlindungan kepada pekerja non-perusaahan yang selama ini kurang mendapat akses atau kesulitan. Kami sebagai GA dan CSR tim tentu menyambut baik hal ini, ” katanya.

Bantuan jaminan sosial ini juga diberikan karena masih banyak para pedagang di sekeliling yang belum mendapatkan jaminan terhadap kecelakaan kerja. “Harapannya para pedagang kaki lima bisa bekerja dengan nyaman. Beban pikiran mereka bisa sedikit berkurang, karena sudah ada jaminan ketika mereka mengalami kecelakaan kerja. Jaminan bisa digunakan untuk membantu biaya pengobatan,” jelasnya.

 

Tentu dukungan seperti ini akan terus diberikan oleh PT KNI dalam kegiatan-kegiatan sosial yang dapat mensejahterakan masyarakat.  “Semoga BPJS Ketengakerjaan bisa terus memiliki program baik seperti ini, dan perusahaan kami terus support kegiatan sosial apapun, khususnya untuk masyarakat Bontang,” ungkapnya.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bontang Ramdani, mengucapkan terima kasih atas dukungan PT KNI terhadap program ini, dan berharap perusahaan dapat membantu lebih banyak masyarakat lainnya.

“Kami ucapkan terima kasih untuk PT KNI yang telah berpartisipasi dalam program ini, dan harapannya mudah-mudahan tidak putus di sini, artinya di luar sana masih banyak pekerja yang masuk kategori pekerja rentan, sehingga lebih banyak lagi masyarakat di sekitar perusahaan yang perlu mendapatkan perlindungan,” jelasnya.

Mewakili Persatuan Lelek Lelek Kota Bontang (PL2KB) Suharso, sangat mengapresiasi bantuan yang telah diberikan PT KNI. Ia berharap bantuan ini bermanfaat bagi 500 anggotanya yang menerima bantuan.

“Kami ucapkan terima kasih atas fasilitas yang diberikan. Kami sangat mengapresiasi bantuan perlindungan ketenagakerjaan ini terhadap anggota kami. Mudah-mudahan bermanfaat, dan memberikan kami rasa aman saat melakukan pekerjaan,” pungkasnya.  (ahr/adv)

Polisi Bongkar Arena Sabung Ayam di Jalan Soekarno-Hatta

0

BONTANG – Usai mendapatkan laporan dari masyarakat, Polres Bontang bergerak cepat menindaklanjuti praktik sabung ayam di Jalan Soekarno Hatta (eks Jalan Flores), tak jauh dari Mapolsek Bontang Barat.

Selasa (28/12/2021), polisi membongkar lokasi arena sabung ayam yang tak jauh dari pemakaman non-muslim tersebut. “Ini bertujuan memutus aktivitas melawan hukum,” kata Kasi Humas Polres Bontang, AKP Suyono.

Jika kedapatan melakukan aktivitas itu lagi, sambung Suyono, maka pihaknya tak segan-segan memproses secara hukum. Menurutnya, perbuatan melanggar hukum itu harus dibasmi. Apalagi pihaknya sejauh ini belum menangkap pelaku praktik mengadu unggas tersebut.

Sebelumnya, informasi praktik sabung ayam tersebut disuarakan Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam. Dia meminta aparat kepolisian menertibkan aktivitas itu.

“Bontang di dalamnya ada motto agamis. Sedih melihat sekarang begitu marak sabung ayam di Jalan Flores. Akan menjadi budaya jelek kalau dibiarkan hal-hal seperti ini. Kasihan generasi muda Kota Bontang. Tolong aparat yang ada (ditindak, Red.),” tuturnya. (bms)

Dandim Tinjau Vaksinasi Anak di SDN 003 Bontang Utara

0
Dandim 0908/BTG di SDN 003 Bontang Utara meninjau vaksinasi anak di SDN 003 Bontang Utara. (pendim btg)

BONTANG – Dandim 0908/BTG, Letkol Arh Choirul Huda meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun di Gedung SDN 003 Bontang Utara, Senin (27/12/2021).

Dandim mengatakan, vaksinasi kali ini menyasar ratusan siswa dengan jenis vaksin Sinovac. Hal ini untuk mendukung peningkatan cakupan vaksinasi anak yang belum lama ini telah mendapatkan izin dari pemerintah.

“Harapannya semoga segera terwujud herd immunity (kekebalan kelompok, Red.) di Bontang.  Vaksinasi ini upaya dan langkah strategis membantu menyukseskan vaksinasi Covid-19 di Bontang,” tambahnya.

Vaksinasi anak ini, sambung Dandim, wujud sinergi TNI dengan Pemkot Bontang yang pelaksanaanya dilakukan di sejumlah Sekolah Dasar (SD) sesuai jadwal yang telah ditentukan. Dia mengimbau kepada anak-anak atau orang tua yang anaknya belum divaksin, agar segera mendatangi lokasi-lokasi vaksin yang telah disediakan Pemkot Bontang atau instansi lainnnya yang menyelenggarakan. Bagi yang sudah divaksin, diminta untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Dalam kegiatan itu, Dandim meninjau proses penyuntikan vaksinasi anak mulai dari tahapan pengambilan formulir, pendaftaran, skrining kesehatan, tahap penyuntikan, hingga observasi pasca-divaksin. Vaksinasi itu melibatkan tenaga vaksinator dari Polkes Kodim 0908/BTG. “Alhamdulillah vaksinasi berjalan dengan tertib, aman, lancar, dan mematuhi prokes,” tandasnya. (pendim btg)

Bantu Pemulihan Kondisi Pasca Erupsi Semeru, UPZ Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp248 Juta

0

Peduli korban erupsi Semeru, Unit Pengumpul Zakat PT Pupuk Kalimantan Timur (UPZ PKT) menyalurkan bantuan senilai Rp248 Juta ke Baznas RI, untuk diteruskan kepada korban bencana.

Bantuan diserahkan oleh Ketua UPZ PKT Nur Sahid, kepada Wakil Ketua Baznas Moh Mahdum, disaksikan Ketua Baznas Noor Ahmad di gedung Baznas RI Jakarta, pada Rabu (22/12).

Diungkapkan Nur Sahid, bantuan ini sebagai bentuk kepedulian karyawan PKT bagi korban erupsi Semeru, melalui zakat yang setiap bulan dikumpulkan UPZ PKT.

Hal ini juga sebagai wujud dukungan UPZ PKT terhadap program Baznas RI, untuk membantu proses pemulihan para korban yang terdampak bencana secara maksimal.

“Bencana Semeru menjadi keprihatinan bersama, termasuk seluruh karyawan dan keluarga besar PKT. Selain realisasi program kemanusiaan oleh UPZ PKT, bantuan ini juga bentuk dukungan bagi para korban untuk dapat kembali bangkit dan pulih pasca bencana,” terang Nur Sahid.

Dirinya berharap bantuan ini bisa meringankan beban para korban, sekaligus mendorong pemulihan kondisi pasca bencana melalui berbagai program yang dilaksanakan Baznas RI. Nur Sahid menegaskan UPZ PKT akan terus berperan aktif dalam membantu seluruh sektor kehidupan masyarakat, dengan penyaluran zakat yang tepat sasaran sesuai acuan 5 pedoman Baznas RI, meliputi bidang ekonomi, kesehatan, dakwah dan advokasi, serta pendidikan dan kemanusiaan.

“Kami harap donasi ini bisa memberikan manfaat, utamanya dalam membantu meringankan warga terdampak erupsi Gunung Semeru,” tambah Nur Sahid.

Ketua Baznas RI Noor Achmad, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian sekaligus dukungan UPZ PKT terhadap korban erupsi Semeru di Lumajang Jawa Timur. UPZ PKT adalah satu dari 14 unit pengumpul zakat perusahaan di Indonesia, yang berkontribusi dalam membantu korban erupsi dengan total zakat yang terkumpul mencapai Rp726,7 Juta.

“Baznas akan terus bergerak dalam tanggap bencana erupsi Semeru dengan mengerahkan tim BTB (Baznas Tanggap Bencana), tim RSB (Rumah Sehat Baznas), relawan serta Baznas Provinsi Jawa Timur yang telah banyak berpartisipasi membantu penanganan bencana,” ujar Noor Achmad. (*/rez/adv)

Dandim Tinjau Vaksinasi Anak di SDN 003 Bontang Utara

0
Dandim 0908/BTG di SDN 003 Bontang Utara meninjau vaksinasi anak di SDN 003 Bontang Utara. (pendim btg)

BONTANG – Dandim 0908/BTG, Letkol Arh Choirul Huda meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun di Gedung SDN 003 Bontang Utara, Senin (27/12/2021).

Dandim mengatakan, vaksinasi kali ini menyasar ratusan siswa dengan jenis vaksin Sinovac. Hal ini untuk mendukung peningkatan cakupan vaksinasi anak yang belum lama ini telah mendapatkan izin dari pemerintah.

“Harapannya semoga segera terwujud herd immunity (kekebalan kelompok, Red.) di Bontang. Vaksinasi ini upaya dan langkah strategis membantu menyukseskan vaksinasi Covid-19 di Bontang,” tambahnya.

Vaksinasi anak ini, sambung Dandim, wujud sinergi TNI dengan Pemkot Bontang yang pelaksanaanya dilakukan di sejumlah Sekolah Dasar (SD) sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Dia mengimbau kepada anak-anak atau orang tua yang anaknya belum divaksin, agar segera mendatangi lokasi-lokasi vaksin yang telah disediakan Pemkot Bontang atau instansi lainnnya yang menyelenggarakan. Bagi yang sudah divaksin, diminta untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Dalam kegiatan itu, Dandim meninjau proses penyuntikan vaksinasi anak mulai dari tahapan pengambilan formulir, pendaftaran, skrining kesehatan, tahap penyuntikan, hingga observasi pasca-divaksin.

Vaksinasi itu melibatkan tenaga vaksinator dari Polkes Kodim 0908/BTG. “Alhamdulillah vaksinasi berjalan dengan tertib, aman, lancar, dan mematuhi prokes,” tandasnya. (rls)

Terendus Praktik Sabung Ayam Dekat Mapolsek Bontang Barat, Ketua DPRD Minta Polisi Menindak 

0
Praktik sabung ayam di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Bontang Barat. (ist)

BONTANG – Adanya praktik sabung ayam di kawasan Jalan Soekarno-Hatta (Eks Jalan Flores) tak jauh dari Mapolsek Bontang Barat akhir-akhir ini, mulai terendus masyarakat umum. Mereka mulai resah atas adanya perbuatan melanggar hukum tersebut. Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam pun tak tinggal diam.

Dirinya meminta aparat kepolisian untuk menertibkannya. “Bontang di dalamnya ada motto agamis. Sedih melihat sekarang begitu marak sabung ayam di daerah jalan flores. Akan menjadi budaya jelek kalau dibiarkan hal-hal seperti ini.Kasian generasi muda Kota Bontang. Tolong aparat yang ada (ditindak),” ujarnya melalui pesan di grup whatsapp.

Menanggapi hal itu, Kasi Humas Polres Bontang AKP Suyono mengaku akan menindaklanjuti informasi tersebut. Sementara Kapolsek Bontang Barat Iptu Khoiri saat dikonfirmasi, mengaku telah memberikan peringatan kepada oknum yang melakukan praktik sabung ayam itu. Pihaknya pun tidak akan tinggal diam. “Kami sudah pantau, Kalau masih ada lagi langsung kami amankan,” tegasnya. (bms)