Beranda blog Halaman 1149

Irfan Minta Bantuan BLT BBM Tepat Sasaran

0
Anggota Komisi I, Irfan saat ditemui awak media. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Anggota Komisi I DPRD Bontang, Muhammad Irfan menyarankan kepada pemerintah untuk mendata dengan baik  penerima bantuan langsung tunai (BLT) BBM yang telah dianggarkan Pemkot Bontang sebesar Rp 13 miliar.

Muhammad Irfan meminta, saat pendataan atau penyalurannya bantuan harus tepat sasaran . Dimana menurutnya ini memang program dari pusat yang dijalankan daerah. Agar tepat sasaran, Irfan menyarankan Pemkot  melibatkan ketua RT setempat yang mengetahui kondisi wilayahnya.

“lArtinya ada kelurahan, ada RT yang paham terkait kondisi yang ada di lapangan,” jelas Muhammad Irfan saat ditemui Mediakaltim.com, Senin (26/9/2022).

Saran lain terkait update atau validasi ulang data penerima BLT. Mungkin saja ada penerima yang sudah tidak dapat masuk dalam daftar penerima bantuan yang harus difokuskan pada pembaruan data.

“Data-data yang lama harus diupgrade lagi. Verifikasi ulang. Misalnya ada penerima yang sudah tidak miskin lagi. Atau ada data warga yang sudah meninggal masih masuk dalam daftar penerima, sehingga BLT tidak dapat direalisasikan,” papar Irfan. Kondisi lain yang harus diperhatikan terkait kurangnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan ulang statusnya. “Pemerintah (dinas terkait) harus jeli dalam mendata penerima bantuan. Dinas terkait jangan sampai asal menerima laporan. Paling tidak ada verifikasi,” sebutnya.

Masalah lainnya yakni penerima bantuan yang masih sering berKTP tidak sesuai dengan domisili. “Banyak beberapa yang tidak sesuai dengan domisili yang seharusnya dapat (bantuan) menjadi tidak dapat (bantuan),” ungkapnya.

Sementara untuk besaran anggaran sebesar Rp 13 miliar, Irfan mengatakan agar bantuan dapat disalurkan secara merata kepada masyarakat. “Sesuai dengan porsinya dan pemerintah lebih paham kebutuhan masyarakat,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya bahwa Pemerintah Kota Bontang telah menganggarkan Bantuan Langsung Tunai BBM sebesar Rp 13 miliar atau sebesar 2 persen dari APBD-Perubahan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Bontang Aji Erlynawati mengatakan, sesuai peraturan Menteri Keuangan nomor 134/PMK.07/2022, daerah harus melakukan refocusing. Aji menambahkan, dana refocusing akan diambil dari APBD perubahan.

“Nilainya lebih kurang Rp 13 miliar. Diambil dari APBD Perubahan dari dana transfer umum,” kata Aji saat dikonfirmasi Mediakaltim.com. Rabu (14/9/2022) lalu. (yah/adv)

Babinsa Kelurahan Bontang Baru Jadi Inspektur Upacara Sekolah, Sampaikan Wawasan Kebangsaan

0

BONTANG – Babinsa Kelurahan Bontang Baru Koramil 0908-01/ Loktuan, Pelda Humam menjadi inspektur upacara pada upacara pengibaran bendera Merah Putih di halaman SDN 006 RT 23, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Senin (26/09/2022)

Komandan Koramil 01/Loktuan Kapten Inf Rukito membenarkan, kegiatan Babinsa menjadi inspektur upacara bendera di sekolah di wilayah binaannya. “Selain itu, Babinsa juga menjalin silaturahmi dengan tenaga pengajar sekaligus memberikan semangat, edukasi, dan pesan moril kepada murid SDN sebagai generasi penerus bangsa,” kata perwira berpangkat kapten tersebut.

Sementara Pelda Humam mengatakan dalam upacara meyampaikan pesan kepada murid-murid agar taat kepada Tuhan yang Maha Esa sesuai agama masing-masing dan tetap menjaga kebersihan diri, lingkungan di sekolah, patuh terhadap nasihat guru dan orang tua serta selalu rajin belajar.

“Upacara yang kita laksanakan ini banyak sekali makna dan manfaat yang  dapat dipetik, salah satunya penerapan proses pembelajaran kepada adik-adik. Disamping itu dapat membentuk karakter yang berjiwa kebangsaan dan disiplin, serta membentuk jiwa patriotisme,” jelasnya.

“Saya berharap kepada adik adik untuk mematuhi aturan selama jam sekolah, selalu menjaga kesehatan diri dan tetap menggunakan masker di masa pandemi ini dan harus saling kompak sesama teman sekolah biar terjalin hubungan yang baik, ” tandas Pelda Humam. (Pendim Btg)

Kunjungan ke Bontang, Salurkan Bantuan untuk Buruh dan Nelayan di Loktuan

0

BONTANG – Kapolda Kalimantan Timur  Irjen Pol Drs. Imam Sugianto, M.Si bersama Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Timur Fibri Utari Istandiah Sugiarto  melakukan Kunjungan Kerja ke Polres Bontang, Senin (26/09/2022). Dalam kunjungan Kerja tersebut Kapolda Kaltim didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Kaltim.

Setibanya di Bandara Badak LNG, Kapolda Kaltim beserta Ketua Bhayangkari Daerah Kaltim dan rombongan langsung disambut Forkopimda Kota Bontang dan Pimpinan Badak LNG. Pengalungan bunga dilakukan Walikota Bontang Basri Rase dan Wakil Walikota Bontang Najirah.

Tiba di Mapolres Bontang, rombongan disambut Kapolres Bontang  AKBP Yusep Dwi Prastiya S.H.,S.I.K.,M.H. dan Ketua Bhayangkari Cabang Bontang Arum Yusep Dwi Prastiya.

Penyambutan ditandai dengan pengalungan selendang dan pemberian buket bunga oleh Murid TK Kemala Bhayangkari Polres Bontang. Selanjutnya digelar upacara adat Pemberian Tepung Tawar dengan Tarian Jepen, dilanjutkan jajar kehormatan.

Kegiatan Kunjungan Kerja Kapolda Kaltim bersama rombongan di Polres Bontang diawali dengan  paparan dari Kapolres Bontang mengenai situasi wilayah hukum Polres Bontang, situasi kesatuan, situasi personel, serta beberapa permasalahan yang telah berhasil diselesaikan oleh Polres Bontang dan jajaran.

Usai kegiatan, Kapolda Kaltim dan Ketua Bhayangkari melakukan tatap muka bersama Forkopimda, Tokoh Agama dan tokoh Masyarakat Kota Bontang di Hotel Equator.

Dalam Sambutannya Kapolda Kaltim mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam Harkamtibmas. Antara lain menjaga Kota Bontang agar tetap aman dan nyaman.

Kapolda Kaltim juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bontang dan masyarakat yang selama ini telah membantu Polres Bontang khususnya dalam memelihara keamanan dan ketertiban sehingga situasi tetap aman dan nyaman.

Usai melaksanakan tatap muka bersama Forkopimda, tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Bontang, Kapolda Kaltim bersama rombongan melanjutkan kegiatan bakti sosial pemberian bansos kepada buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan Nelayan di Pelabuhan umum Loktuan.  Sebanyak 1.000 paket sembako disalurkan untuk masyarakat Kota Bontang.

“Semoga dengan pembagian sembako ini bisa bermanfaat bagi masyarakat khususnya nelayan, TKBM, dan masyarakat pesisir Kota Bontang,” kata Kapolda.

Salam penyaluran bantuan ini didampingi Wali Kota Bontang Basri Rase, Wakil Wali Kota Bontang Najirah, Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prasetiya, Dandim 0908 Bontang Letkol Inf Priyo Handoyo, dan Direktur Utama PT PKT Rahmad Pribadi.

Kegiatan juga dilaksanakan di seluruh kabupaten kota di Kalimantan Timur. Sebanyak 22 ribu paket sembako telah disalurkan.

Kapolda berharap Pemkot Bontang dan stakeholder terkait bisa juga turut membantu dan memperhatikan masyarakat terdampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM). Pihak ketiga juga diminta berpartisipasi.

“Saya dengar bulan Oktober, Pemkot juga menyalurkan BLT bagi masyarakat terdampak. Semoga bisa meringankan beban masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prasetiya mengatakan, pemberian sembako ini juga akan menyasar wilayah pesisir lainnya.  Sebelumnya pemberian sembako telah disalurkan kepada pedagang pentol keliling dan ojek online di Kota Bontang.

“Kami terus rutin memberikan bantuan sosial sembako kepada masyarakat Bontang. Baik itu kelompok Ojol, pedagang keliling, nelayan, TKBM, pemulung, dan masyarakat lainnya,” ucapnya.

”Kami beserta staf dan jajaran Polres Bontang  Kaltim juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda dan Ketua Bhayangkari Kaltim beserta Pejabat Utama Polda Kaltim yang berkenan mengunjungi Polres Bontang,” pungkas Kapolres. (mk)

Kantor Pos Bontang Buka Pengambilan BLT BBM hingga Akhir September

0

BONTANG – Penyaluran BLT BBM telah dilaksanakan di seluruh kelurahan di Kota Bontang. Tetapi masih ada beberapa masyarakat yang tidak datang ke lokasi pembagian dengan berbagai kendala.

Setelah kegiatan pembagian BLT BBM di seluruh kelurahan berakhir pada 21 September 2022, Kantor Pos Cabang Bontang akan terus membuka pengambilan dana bagi keluarga penerima manfaat (KPM) yang sebelumnya tidak dapat hadir pada saat pembagian di kelurahan masing-masing.

Masyarakat yang terdaftar sebagai penerima BLT BBM tetapi merasa belum mendapat dana bantuan, bisa langsung menghubungi kelurahan masing-masing atau bisa langsung datang ke Kantor Pos Cabang Bontang yang ada di Jl MT Haryono dengan membawa KTP dan surat pemberitahuan penerima.

Hamid Wahidin selaku Kepala Kantor Pos Cabang Bontang menyatakan, masih ada perpanjangan waktu sampai dengan akhir bulan ini. Nanti otomatis akan di hold cek tidak aktif.

“Warga penerima KPM masih ada waktu, kami biasanya memberikan info ke grup kelurahan” ujarnya.

Total alokasi dan BLT BBM seharusnya mencapai 5.978 penerima. Realisasinya sudah mencapai 5.721 KPM. Berarti  tersisa 258 KPM yang belum mendapatkan BLT tersebut. (sc)

Terkait Pelayanan RS Yabis, DPRD Bontang Gelar Rapat Dengar Pendapat

0

BONTANG – Komisi gabungan DPRD Bontang menggelar rapat terkait adanya keluhan masyarakat soal pelayanan di Rumah Sakit Islam Bontang (RSIB), Senin (26/9/2022).

Rapat tersebut dihadiri oleh Direktur RS Yabis, Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia Kota Bontang, Ikatan Dokter Indonesia Kota Bontang, Manajemen RSUD Taman Husada Bontang, dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang.

Anggota Komisi I DPRD Bontang Abdul Haris mengatakan, Rapat dengar pendapat (RDP) ini dilakukan untuk mempertanyakan kejelasan seperti apa kronologi tindakan medis yang dilakukan pihak RS Yabis, terhadap salah satu pasien yang dinyatakan meninggal dunia lantaran di diagnosa Covid-19.

“Berita ini ramai di media sosial, yang katanya ada salah satu pasien meninggal karena di Covidkan. Sehingga, pihak keluarga merasa keberatan karena tidak ada rincian riwayat penyakit (komorbit) pasien,” ujarnya Abdul Haris saat rapat.

Anggota Komisi I DPRD Bontang Abdul Haris mengatakan, Rapat dengar pendapat (RDP) ini dilakukan untuk mempertanyakan kejelasan seperti apa kronologi tindakan medis yang dilakukan pihak RS Yabis

Ia pun meminta pihak rumah sakit memberi penjelasan terkait masalah ini, agar berita yang beredar tidak semakin simpang siur dan menimbulkan citra negatif terhadap RS Yabis.

“Kita tau RS Yabis ini salah satu rumah sakit kebanggaan masyarakat Bontang, maka perlu penjelasan seperti apa sebenarnya yang terjadi, bagaimana mekanisme pelayanan di RS Yabis ini agar berita yang beredar tidak semakin kemana-mana,” sambungnya.

Menanggapi itu, Direktur Utama RS Yabis Hari Prasetyo mengungkapkan seperti apa kronologis pasien saat tiba di rumah sakit. Dimana pada hari Selasa (13/9) sekitar pukul 09.40 WITA, pasien datang dengan keluhan sesak batuk dan pilek.

Dia (pasien) mengeluh sakit sesak sejak 5 hari, kata dia sesaknya sangat berat dan sudah berobat sebelumnya ke Puskesmas. Namun, tak kunjung sembuh dan sesaknya tambah berat.

“Pasien kemudian kami cek kesehatan dan ternyata ada riwayat sakit asma dan belum pernah vaksin,” ungkapnya.

Karena kondisi pasien terus menurun dengan saturasi hanya 82 persen, pihak rumah sakit pun membawa pasien ke ruang Instalasi Gawat Darurat atau IGD dan dipasangi selang oksigen untuk membantu memperlancar pernafasan.

“Biasanya dalam kondisi normal saturasi harusnya 92-100 persen. Karena sangat sesak kita masukan ruang isolasi UGD. Itu adalah ruang untuk kasus-kasus yang menular, dalam hal ini penyakit sesak kami kategorikan dalam ruang isolasi,” bebernya.

Lanjut hari menjelaskan, selama pasien di ruang UGD pihaknya telah melakukan penanganan medis dan sebagainya. Diantaranya melakukan pemeriksaan Rapid test, dan hasilnya, pasien positif Covid-19.

“Setelah pemeriksaan Rapid dan ternyata pasien positif Covid, kondisi pasien makin sesak saturasinya semakin turun jadi 72 persen,” terangnya.

Karena kondisi pasien semakin memburuk, pihak RS kemudian berinisiatif memindahkan pasien ke ruang ICU Isolasi. Namun, karena ruang ICU penuh pihak rumah sakit kemudian berinisiatif memindahkan pasien ke RSUD untuk mendapatkan perawatan insentif dengan peralatan yang lebih lengkap, sesuai persetujuan pihak keluarga. Namun lagi-lagi ruang isolasi RSUD juga penuh.

“Kami kemudian menghubungi Rumah Sakit PKT sekitar jam 11.00 WITA untuk dipindahkan ke sana, tapi belum ada konfirmasi dari RS PKT dan kondisi pasien terus menurun, sampe saturasi turun 31 persen. maka kami panggil keluarga terdekat dalam hal ini suaminya kami beri tahu kondisinya,” bebernya.

Kemudian di jam 12.55 WITA, pasien mengalami kejang-kejang dan urat nadi sudah tidak terasa. Pasien pun meninggal sekira pukul 13.10 WITA.

“Kami beri tahu keluarganya bahwa pasien sudah tidak tertolong. Dan Kami kemudian lapor Dinkes Bontang terkait pemulasaraan jenazah. Pukul 16.00 WITA dilakukan pemakaman jenazah,” tukasnya.

Hari pun merasa pelayanan yang dia lakukan sudah maksimal. Bahkan, sebelumnya tidak ada keluhan dari pihak keluarga.

“Pada saat itu keluarga tidak ada masalah dan berjalan tanpa konflik dan perselisihan. Dan kami merasa penanganan medis yang kami lakukan sudah sesuai standar rumah sakit pada umumnya,” tandasnya. (adv)

Hari Agraria dan Tata Ruang Ke-62, Pesan Menteri BPN : Berantas Mafia Tanah

0

SAMARINDA – Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim H Hadi Mulyadi menjadi pembina upacara pada peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Ke-62 di halaman Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional/Agraria Tata Ruang (BPN/ATR) Kaltim, Senin (26/9/2022).

Pada upacara peringatan hari ulang tahun ke-62 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA) Tahun 2022 itu, Wagub Hadi Mulyadi membacakan sambutan Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto.

Pesan utama Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto agar dilakukan percepatan pendaftaran tanah melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Kemudian penyelesaian sengketa dan konflik pertanahan dengan reforma agraria serta pemberantasan mafia tanah. Pesan ketiganya adalah dukung percepatan pembangunan IKN.

Dijelaskan, dengan program PTSL, pemerintah sudah melakukan loncatan sangat signifikan dalam kurun waktu 5 tahun. Capaian jumlah tanah terdaftar sebanding dengan 70 tahun sebelum program PTSL.

“Hingga saat ini capaian pendaftaran tanah sudah mencapai 81,6 juta bidang atau setara dengan 64,7 persen. Target 100 persen akan dicapai pada tahun 2025. Namun diingatkan, bukan hanya soal kecepatan pelayanan, tetapi terpenting juga menjaga kualitas produk yang dihasilkan sehingga tidak menimbulkan residu dan masalah di kemudian hari,” sebut Wagub Hadi membacakan sambutan Menteri Hadi Tjahjanto.

Selain itu, Menteri Hadi Tjahjanto juga memberi tekanan penting untuk permasalahan mafia tanah.

“Sampai saat ini mafia tanah sangat meresahkan masyarakat, masih banyak pengadaan terkait hal tersebut. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama memberantas mafia tanah sampai tidak ada lagi mafia tanah di Bumi Indonesia. Kalau masih berani muncul mafia tanah mari kita gebuk bersama-sama,” tandas Hadi Mulyadi meneruskan pesan Menteri ATR/BPN yang juga mantan Panglima TNI itu.

Untuk membereskan mafia tanah itu, Menteri Hadi Tjahjanto mengingatkan agar terbangun sinergi 4 pilar dalam pemberantasan mafia tanah yakni Kementerian ATR/BPN, pemerintah daerah, aparat penegak hukum dan badan peradilan.

Diuraikan pula beberapa permasalahan yang dapat diatasi melalui skema Reforma Agraria dengan meredistribusikan tanah-tanah kepada masyarakat. Target redistribusi tanah tahun 2022 sebanyak 424.510 bidang. “Ini harus menjadi perhatian khusus dan segera diselesaikan,” tegasnya.

Isu terkini tentang pembangunan IKN juga menjadi perhatian. Untuk mendukung percepatan pembangunan IKN mereka diminta bersinergi dengan stakeholder terkait, Badan Otorita dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). “Saat ini telah diselesaikan 4 materi teknis RDTR IKN dan 5 lainnya ditargetkan selesai pada akhir tahun 2022,” sambungnya.

Acara juga dirangkai dengan penyerahan Satya Lancana Karya Satya 30, 20 dan 10 tahun oleh Wagub Hadi Mulyadi dan penyerahan Surat Hak Atas Tanah. Usai upacara, Wagub Hadi Mulyadi didaulat untuk meresmikan Pojok Inovasi dan melakukan IKN Podcast BPN Kaltim dan menjadi episode pertama.

Tampak hadir Kepala ATR/BPN Kaltim Asnaedi, Kepala Kanwil Kemenkumham Kaltim Sofyan, Kapolres Samarinda Kombes Pol Ary Fadli dan undangan lainnya. (adv/diskominfokaltim)

Jaga Kamtibmas, Babinsa Kelurahan Tanjung Laut Patroli di Wilayah Binaan

0

BONTANG – Untuk menciptakan situasi kondusif serta menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Tanjung Laut Koramil 0908-01/Loktuan, Serka Dwi Siswanto melaksanakan patroli malam bersama Bhabinkamtibmas dan staf Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, Sabtu (24/9/2022).

Saat patroli, Babinsa Kelurahan Tanjung Laut Serka Dwi Siswanto bersama Babinkamtibmas dan staf kelurahan selalu memberikan himbauan kepada warga dan seluruh komponen masyarakat untuk ikut bersama-sama peduli dan aktif menjaga kondisi kamtibmas dan mencegah tindakan kriminal di lingkungannya masing-masing.

“Kami bersama Bhabinkamtibmas dan staf kelurahan akan rutin melaksanakan patroli guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif agar masyarakat di wilayah binaan merasa aman, nyaman dan terlindungi,” ucapnya.

Tujuan pelaksanaan patroli bersama ini katanya, untuk melakukan pengawasan dan pemantauan wilayah dan memberikan rasa aman kepada warga masyarakat. “Semoga dengan adanya patroli ini dapat mencegah rencana kejahatan yang mungkin bisa timbul di masyarakat dan sekitar wilayah,” ungkap Serka Dwi Siswanto. (Pendim Btg)

Babinsa Koramil 0908-01/Loktuan Pantau Banjir di Wilayah Binaan

0

BONTANG  – Serma Sumargo, Babinsa Kelurahan Api-api Koramil 0908-01/Loktuan memantau banjir di wilayah binaannya, Sabtu (24/9/2022). Banjir terjadi di Jalan Ahmad Yani, Jalan Imam Bonjol, dan Jalan Pattimura, serta sebagian besar pemukiman warga di Kelurahan Api-api, Kecamatan Bontang Utara.

Intensitas curah hujan yang tinggi di Kota Bontang mengakibatkan kenaikan debit air pada sungai sehingga mengakibatkan banjir di pemukiman warga dengan ketinggian 10 cm sampai 50 cm.

Dari hasil pemantauan yang dilakukan dengan aparat kepolisian, Serma Sumargo mengatakan, rumah warga yang tergenang banjir sebagian besar rumah berada di wilayah Kelurahan Api-api. Namun sampai saat ini kegiatan warga masih berjalan normal.

Serma Sumargo menghimbau kepada masyarakat binaannya untuk selalu waspada, terutama kepada para orangtua untuk selalu mengawasi anak-anaknya saat bermain air. “Banjir ini tidak dapat kita hindarkan, tapi warga harus mengantisipasi keadaan ini. Jangan lengah,” himbau Serma Sumargo.

Sedangkan Danramil 0908-01/Loktuan, Kapten Inf Niko Katani mengatakan untuk mengantisipasi bencana di wilayahnya, dia memerintahkan seluruh Babinsa memonitor wilayah masing-masing dan melaporkan perkembangan situasi kepada Komando Atas.

“Bantu masyarakat yang membutuhkan tenaga Babinsa. Apabila ada masalah laporkan kepada saya selaku Danramil 01/Loktuan,” ujar Kapten Inf Niko Katani kepada para Babinsa. (Pendim Btg)

Cegah Aksi Kejahatan, Polsek Muara Badak Laksanakan Patroli Dialogis

0

BONTANG – Polsek Muara Badak melaksanakan patroli dialogis untuk pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah hukum Polsek Muara Badak, Minggu (25/9/2022).

Patroli yang dilaksanakan oleh anggota jaga Polsek Muara Badak Briptu Vino dan Bripda Iqbal menyambangi tempat-tempat keramaian, pusat perbelanjaan, toko perhiasan, pertokoan , dan perumahan warga di wilayah Kecamatan Muara Badak.

Saat melaksanakan patroli, personel Polsek Muara Badak juga menyampaikan pesan kamtibmas dan himbauan protokol kesehatan (prokes) 5M, di antaranya menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah maupun di tengah kerumunan.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya SH, SIK, MH melalui Kapolsek Muara Badak Iptu Yoshimata JS Manggala STK, SIK menjelaskan, pelaksanaan patroli dialogis dilakukan secara konsisten untuk mendeteksi dini potensi kerawanan gangguan kamtibmas.

“Peningkatan patroli dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya pencurian dengan pemberatan (curat ), pencurian dengan kekerasan (curat ) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) maupun gangguan kamtibmas dan aksi kejahatan lainnya,” pungkas Iptu Yoshimata. (hms)

Polres Bontang Intensifkan Patroli Kawasan Terdampak Banjir

0

BONTANG – Curah hujan yang tinggi di Kota Bontang menimbulkan kerawanan banjir. Menyikapi hal tersebut Polres Bontang mengintensifkan patroli daerah yang terdampak banjir, Minggu (25/9/2022 )

Unit Patroli Regu A Sat Samapta Polres Bontang yang dipimpin Danru Regu A Bripka Arema Sikumbang, Minggu pagi melaksanakan patroli dan pemantauan di daerah yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Bontang Utara dan Bontang Selatan.

Mulai Jalan Brokoli Kecamatan Gunung Elai, Jalan Imam Bonjol Kelurahan Gunung Elai, Jalan Tomat Kelurahan Gunung Elai, Jalan A Yani Kelurahan Api-Api, Jalan HM Ardans Kelurahan Satimpo, dan Jalan Pattimura Kelurahan Api-Api.

Kapolres Bontang Yusep Dwi Prastiya SH, SIK, MH melalui Kasat Samapta AKP Widodo mengatakan, patroli pemantuan daerah rawan banjir dilakukan untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Juga mengingatkan warga agar waspada dengan banjir susulan (kiriman) mengingat curah hujan yang tinggi.

”Kita langsung melaksanakan patroli dengan turun mengecek kondisi lokasi yang masih tergenang banjir serta berdialog dengan memberikan himbauan kamtibmas kepada warga untuk waspada bencana alam khususnya banjir,” kata AKP Widodo.

Dengan meningkatkan patroli pemantauan daerah rawan banjir diharapkan masyarakat menjadi lebih waspada dan segera tanggap bila terjadi banjir, maupun pohon tumbang di tepi jalan raya yang berpotensi menghambat arus lalu lintas dan bisa menimbulkan korban jiwa maupun materi.

”Kami meminta masyarakat segera melaporkan kepada Pemerintah Kota Bontang dalam hal ini TNI-Polri dan BPBD kota Bontang agar segera dilakukan penanggulangan,” ucap AKP Widodo. Dari hasil  patroli pemantauan tambahnya, genangan air yang merendam perumahan warga dan Jalan raya sudah mulai surut. (hms)