Beranda blog Halaman 1244

Buku Pesona Borneo, Wujud Cinta Literasi Budaya Kita

0

Tidak dapat dimungkiri bahwa derasnya arus informasi mancanegara yang masuk ke Indonesia telah membawa budaya asing yang memengaruhi perubahan budaya masyarakat kita.

Tanpa disadari perlahan tetapi pasti, rasa cinta maupun pemahaman terhadap budaya tradisional mulai luntur terutama di kalangan generasi muda saat ini. Bergeser oleh budaya barat yang tidak seluruhnya sesuai dengan norma etika bangsa Indonesia kita.

Tanpa disadari pula bahwa kemajuan ini mampu mengikis kesadaran masyarakat dalam mencintai seni budaya tradisional. Kita pun tahu, bahwa kesenian tradisional merupakan bagian dari kebudayaan yang menjadi ciri sebuah bangsa dan patut dijaga kelestariannya.

PERAN DUNIA PENDIDIKAN

Sehingga penting untuk membentengi perkembangan budaya luar, pendidikan seni dan budaya sejak usia dini wajib diberikan kepada setiap pelajar melalui kurikulum yang bisa diterapkan di sekolah diberbagai jenjang.

Bahkan sangat perlu diajarkan tentang keunikan budaya sejak usia PAUD maupun sekolah dasar, yakni melalui Literasi Budaya. Alangkah baiknya mulai diperkenalkan seni dan budaya negaranya, keunikan tiap daerahnya sendiri.

Sehingga dengan pembekalan sejak dini, para penerus bangsa ini diharap mampu membentengi diri mereka guna menghidupkan kesenian, kebudayaan tradisional dan keunikan daerahnya.

Dengan Literasi Budaya, maka dapat memperbanyak pelajaran mengenai hal ini di sekolah. Juga kita sadari pula, masih minimnya sosok guru yang mempunyai visi dan misi dalam mempertahankan seni budaya bangsa.

Hal itu menjadi salah satu penyebab anak muda Indonesia tak begitu peduli terhadap budaya tradisional. Di sini juga perlu pembekalan peran pendidik akan pentingnya Literasi Budaya yang mengajar dengan mengangkat keunikan budaya setempat.

Sehingga bila peran guru dan kuatkan pemahaman pelajar sejak dini akan pentingnya mempertahankan dan melestarikan budaya dan keunikan daerah akan membantu mengikisnya budaya kita.

PERAN MEDIA MASSA DAN MEDIA SOSIAL

Masih tidak dapat elakkan bahwa pola pendidikan di Indonesia hingga saat ini memang belum mampu mendorong para penerus bangsa bangga dengan seni budaya mereka sendiri. Dampaknya, kesenian dan budaya tradisional semakin hari semakin menipis.

Tapi di balik itu semua, efek perkembangan teknologi, khususnya media massa elektronik juga media sosial menjadi faktor penunjang para pelajar kehilangan keinginan untuk belajar lebih dalam mengenai seni budaya Indonesia.

Dapat kita saksikan di berbagai stasiun televisi nasional maupun lokal lebih banyak mengusung acara hiburan yang mengacu pada budaya asing. Mulai dari musik, film, hingga program anak kecil tak banyak menyentuh nilai seni dan budaya lokal. Tak mengherankan bila akhirnya pola perkembangan anak saat ini lebih mengacu kepada budaya luar.

Sejatinya, budaya Timur banyak mengajarkan arti gotong royong, keselarasan, hingga toleransi tinggi. Bersinggungan dengan budaya luar yang lebih terbuka dan lebih banyak mengandalkan kerja keras untuk diri sendiri.

Muthi’ Masfu’ah, A.Md, CN NLp

DUKUNGAN WAGUB KALTIM UNTUK BUKU LITERASI BUDAYA “PESONA BORNEO”

Seperti dalam kata sambutan yang tertulis dalam buku Literasi Budaya, “Alhamdulillah, saya atas nama masyarakat Kaltim dan Pemerintah Prov Kaltim mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya atas terbitnya buku yg ditulis oleh para penulis tentang pariwisata di Kaltim dengan judul Pesona Borneo.”

Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa kita semua patut bersyukur atas karunia alam yang indah dan luar biasa di Kaltim. Saya pribadi Alhamdulillah sudah mendatangi sebagian besar tempat wisata eksotik di Kaltim.

Rasa bangga dan syukur selalu terasa setiap berkunjung ke tempat wisata di Kaltim. Walaupun belum semua tempat wisata bisa dengan mudah dikunjungi karena infrastruktur yg masih terbatas, sarana akomodasi yang belum memadai serta jarak tempuh yang cukup jauh.

Pesan beliau, bagi pembaca yang belum berkesempatan mengunjungi tempat wisata yang luar biasa ini, semoga suatu saat diizinkan Allah untuk dapat berkunjung. Setidak-tidaknya buku ini bisa memberikan wawasan dan pengalaman yang akan menambah rasa syukur kita pada alam Kaltim yang dianugerahkan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa untuk kita semua.

Yap, membaca buku ini serasa melakukan perjalanan wisata dan kekayaan daerah di Kaltim.

Kendati belum semua keelokan tempat wisata dan budaya daerah tergambar dalam buku ini, namun kehadiran buku ini adalah bentuk upaya mengajak masyarakat kita mengenal lebih jauh pesona dan keunikan daerahnya.

Bentuk kepedulian pemerintah Kaltim seperti yang telah dilakukan Wagub Kaltim menjadi poin tersendiri untuk menyemangati penulis-penulis Kaltim untuk lebih mengangkat kekayaan budaya masing-masing.

Akhirnya, selamat menikmati sajian tulisan dalam buku ini. Semoga bermanfaat untuk kemajuan daerah kita. Juga untuk Seluruh penulis dalam buku ini yang tergabung dalam ABI (Arah Baru Indonesia) Kaltim seperti juga pesan Wagub Kaltim, terima kasih dan sukses selalu serta terus berkarya untuk Kaltim dan Indonesia hingga akhir usia kita. (**)

Catatan: Muthi’ Masfu’ah, A.Md, CN NLp
(Direktur Yayasan RK Salsabila, Owner TK IK Salsabila Bontang, Koordinator ABI Literasi Kaltim)

Jalin Silaturahmi dengan Media se-Bontang, Kapolres Ajak Bersinergi

0

BONTANG – Kerjasama antara Polres Bontang dan awak media massa selama ini berjalan dengan baik. Peran media massa baik cetak, elektronik maupun online cukup strategis membantu kepolisian dalam mengedukasi dan menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Sebanyak 23 orang awak media media cetak, elektronik maupun online di Kota Taman mengikuti acara silaturahmi bersama Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi didampingi Kabag SDM Kompol Sekar Wijayanti dan Kasi Humas Kompol Suyono di Rumah Makan Soto Sragen, Jumat (18/2/2022).

Dalam acara bertajuk “Silaturahmi Kapolres Bontang dengan Awak media” itu, Hamam Wahyudi bincang-bincang seputar keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dan perkembangan Covid-19 di Kota Bontang.

Di antaranya, dia meminta insan pers bisa mengedukasi masyarakat berkaitan dengan Covid-19 dan para pedagang yang berjualan di bahu jalan. Dia juga berharap, sinergi antara awak media dengan Polres Bontang dapat terus terjalin dengan baik demi terwujudnya Bontang yang aman dan kondusif.

“Semoga ke depan tetap terjalin hubungan yang baik antara Polres Bontang dengan awak media. Peran serta awak media sangat kita butuhkan guna memberikan berita-berita yang menyejukkan bagi masyarakat,” ujar Hamam Wahyudi. (hms)

Dua Jabatan Danramil Berganti, Dandim Minta Fokus Penanganan Covid dan Bencana

0
Upacara Sertijab dan Korps Rapot di Lamin Makodim 0908/BTG. (pendim btg)

BONTANG – Dua posisi jabatan Komandan Koramil (Danramil) di wilayah Kodim 0908/BTG berganti. Jabatan Danramil 0908-01/Loktuan yang sebelumnya diemban Kapten Inf Rukito, kini dialihkan kepada Kapten Inf Niko Kattani. Sedangkan jabatan Danramil 0908-02/Muara Badak yang sebelumnya dijabat Kapten Inf Norkem, kini dijabat Rukito.

Serah terima jabatan (sertijab) dilaksanakan di Lamin Makodim Jalan Awang Long, Kamis (17/2/2022). Selain sertijab, juga dirangkai dengan korps rapot masuknya Lettu Arh Yohanes Bay di satuan Kodim 0908/BTG. “Selamat betugas para Danramil. Sinergi dengan stakeholder di wilayah untuk penanganan Covid-19,” pesan Dandim 0908/BTG, Letkol Arh Choirul Huda.

Menurut Dandim, sertijab ini sebagai bentuk penyegaran organisasi. Mengingat tuntutan tugas dan tangung jawab saat ini semakin tinggi. Baik soal pandemi Covid-19 maupun potensi bencana. “Semoga kinerja dan target di wilayah teritorial Kodim 0908/BTG bisa semakin baik,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, turut hadir Ketua Persit KCK Cabang XX Kodim 0908/BTG Widalia Choirul Huda, Kepala Kesbangpol Ibnu Gunawan, serta para Kapolsek dan camat se-Bontang. (rls/dim)

Beraksi Hanya 5 Menit, Polisi Bekuk Pelaku Curanmor Antar Kota

0

BONTANG – Polres Bontang menangkap pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) berinisial AN (28) di Desa Tanah Datar, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara, Kamis (17/2/2022). Sebelumnya AN pernah melakukan aksi curanmor di wilayah Samarinda dan Tenggarong.

Aksi pencurian dilakukan, Rabu (16/2/2022) sore. Korbannya warga Bontang Barat, yang saat itu memarkir kendaraannya di sebuah toko elektronik yang berada di pinggir jalan, di Desa Tanah Datar. Motor Honda Scoopy bernomor polisi KT 3596 MZ itu digasak hanya dalam beberapa menit.

“Hanya berselang 5 menit ketika diparkir, motornya langsung hilang. AN melakukan aksi curanmor itu sendirian,” kata Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi.

Tak butuh waktu lama, sehari setelah beraksi, polisi berhasil menangkap pelaku dengan barang buktinya sepeda motor curian. AN saat ini ditahan di Polsek Muara Badak. “Tersangka dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” tandasnya. (ahr)

Rusunawa Guntung Difungsikan Lagi Jadi Isoter Covid-19, Pemkot Siapkan 25 Tenaga Kesehatan

0

BONTANG – Pemkot Bontang kembali menggunakan gedung Rusunawa Guntung sebagai tempat isolasi terpusat (isoter)mulai Kamis (17/2/2022). Di gedung ini tersedia 90 kamar khusus untuk pasien terkonfirmasi Covid-19 yang tidak memiliki gejala berat.

Pemkot juga menyiapkan 25 tenaga kesehatan, mulai seorang dokter, 13 perawat, satu apoteker, dan petugas teknis seperti pelayan pendaftaran, petugas disinfeksi, dan sopir ambulans.

Wali Kota Bontang Basri Rase memastikan, pasien yang mengalami perawatan di Rusunawa akan mendapatkan pelayanan maksimal. “Isoter ini bertujuan mengkontrol pasien agar tidak kontak erat dengan masyarakat lain,” kata Basri, Kamis (17/2/2022).

Antisipasi ini untuk menghadapi lonjakan kasus Covid-19. Apalagi daya tampung setiap rumah sakit yang kian terbatas.

Berdasarkan data Promkes, tambahan kasus per Rabu (16/2) mencapai 123 orang. Dengan begitu kasus aktif ada 609 orang. Sebanyak 38 orang dirawat intensif di RS, dan 571 orang lainnya melakukan isolasi mandiri.

“Sebaran virus ini masih terkendali. Cuma, kita hanya antisipasi terjadinya lonjakan kasus pada hari berikutnya,” pungkasnya. (ahr)

Gelar Indominco Mengajar, IMM Giatkan Budaya K3 Bersama Disdamkartan Bontang

0

BONTANG – Memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), PT Indominco Mandiri (IMM) bekerjasama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, menggelar kegiatan Indominco Mengajar ‘Road Accident Rescue (RAR)’, Selasa (16/2/2022) di Indominco Learning Center.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dalam melakukan penyelamatan ketika terjadi kecelakaan kerja atau bahkan kecelakaan dalam berkendara. Pelatihan diikuti sebanyak 25 orang dari tim rescue dari Disdamkartan Bontang.

Ketua Panitia Bulan K3 IMM, Sumali, menyampaikan, Pelatihan RAR adalah bagian dari rangkaian program Indominco Mengajar berkolaborasi dengan program CSR IMM, yang telah dimulai pada bulan Januari 2022 termasuk didalamnya Lomba-lomba K3, Kampanye HIV-Aids, Kampanye kesehatan di masa pandemi di lingkungan masyarakat, pelajar, serta mahasiswa.

Administration Head IMM Achmad Mamduh, mengungkapkan, hal ini menjadi salah satu komitmen IMM dalam menegakkan budaya K3 di lingkungan perusahaan. Momen sharing seperti ini akan terus dilakukan agar bisa mengedukasi masyarakat.

“Ini sudah menjadi komitmen kami dan terima kasih kepada Disdamkartan yang telah berkenan hadir dalam acara ini. Kedepan, kami mau agenda seperti ini terus berjalan sebagai edukasi ke masyarakat terhadap budaya K3,” jelasnya.

Achmad mengatakan, kegiatan seperti ini tidak dikhususkan bagi tim rescue saja, tetapi juga para kaum milenial seperti mahasiswa dan pelajar. “Pelatihan seperti ini biasanya kami lakukan tidak hanya dengan tim penyelamat, tapi juga kepada masyarakat awam terhadap budaya K3, seperti para pelajar dan mahasiswa, ” ucapnya.

Kepala Disdamkartan Bontang Amiluddin, merespons baik kegiatan yang digelar PT IMM ini. Kegiatan seperti ini katanya, akan menambah wawasan tim penyelamat di instansinya dalam melakukan penyelamatan kecelakaan kerja maupun kecelakaan dalam berkendara.

“Saya ucapkan terima kasih kepada PT IMM atas undangannya untuk kegiatan ini. Ini merupakan kegiatan positif yang dapat menambah wawasan teman-teman tim rescue dalam melakukan tugasnya,” ungkapnya.

Amiluddin berharap, 25 anggotanya yang mengikuti kegiatan ini, mendapatkan tambahan ilmu dan bisa diterapkan saat melaksanakan tugas. “Dengan bekal ilmu yang sudah diberikan hari ini, teman-teman rescue harus lebih bersemangat lagi turun ke lapangan dan bisa menerapkan apa yang sudah dipelajari, ” katanya.

Seluruh peserta kegiatan, dibekali ilmu teori oleh Chief Emergency Respons Team, Ilham. Mulai dari pengertian rescue, contoh-contoh kecelakaan dalam bekerja dan berkendara, apa saja alat yang digunakan dalam melakukan rescue, dan bagaimana cara penanganannya.

“Saya menjelaskan tentang apa itu rescue sampai bagaimana cara penanganan ketika terjadi kecelakaan dan dengan bekal teori ini, mereka langsung lanjut praktik di lapangan untuk penggunaan alat-alat rescue, ” kata Ilham.

Setelah dibekali teori selama dua setengah jam, peserta dipersilahkan mencoba dan mempraktikkan cara kerja alat-alat rescue sesuai dengan kegunaannya masing-masing. Peserta selanjutnya dibagi ke dalam dua tim.

Mewakili peserta, Ahmad mengatakan ini kali pertamanya dirinya mengikuti kegiatan seperti ini. Kegiatan ini katanya, memberikan pengetahuan baru tentang penggunaan alat-alat rescue dalam kecelakaan.

“Saya berterima kasih kepada PT IMM. Saya pribadi jadi tahu penggunaan alat-alat rescue lainnya, karena selama ini hanya familiar dengan alat rescue untuk menangkap ular dan sarang tawon. Semoga kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara rutin, ” tandasnya. (ahr/adv)

Kasus Covid Naik, Wali Kota Larang Perjalanan Dinas yang Tidak Penting

0

BONTANG – Wali Kota Bontang Basri Rase meminta perusahaan untuk tidak melakukan perjalanan dinas jika tidak terlalu penting. Termasuk pelaksanaan shutdown atau TA, kalau bisa ditunda dulu. Walaupun disadari Bontang ini adalah daerah industri dan banyak industri besar, maka Bontang ditetapkan PPKM Level 3, supaya covid-19 bisa mereda seperti sedia kala. Namun dengan pembatasan-pembatasan yang diperketat.

“Mohon perhatiannya, dan kerjasamanya, karyawan dikurangi perjalanan dinas. Selain itu, pastikan bahwa seluruh karyawan sudah divaksin hingga booster ketiga,” ujar Basri Rase saat memimpin Rapat Evaluasi/Koordinasi Penerapan PPKM di Bontang pada Rabu (16/2/2022) di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang. Rakor ini dihadiri Dandim 0908 Bontang, Kapolres Bontang, perusahaan, BUMN/BUMD, perbankan, serta kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bontang.

Menurut Basri, jika ada karyawan dari luar daerah, lanjut Basri, benar-benar lakukan karantina sebelum kembali beraktivitas. Dan lakukan pemeriksaan antigen atau PCR untuk memastikan tidak terkonfirmasi sebelum masuk area pabrik. Karena penyumbang tertinggi pasien covid-19 di Bontang ini adalah perusahaan.

“Tapi yang harus dilakukan saat ini adalah bagaimana kita bekerja sama dan sama-sama bekerja, agar virus ini benar-benar bisa ditangani secara baik,” ungkapnya.

Sesuai arahan Presiden RI, dikatakan Basri hanya ada dua yang dapat menghambat penyebaran virus corona yaitu perketat protokol kesehatan dan percepat vaksinasi. Perusahaan juga diminta untuk off selama 5 hari jika terdapat karyawan yang positif serta kluster karyawan.

“Kami harap seluruh perusahaan tetap memberikan bantuan kepada petugas dan masyarakat yang melakukan isolasi mandiri,” pungkasnya. (hms/mk)

Simpan Sabu-Sabu, Yadi Gondrong Diringkus di Depan Rumahnya

0
Pelaku dan barang bukti diamankan polisi.

BONTANG – Tim Opsnal Subdit III Ditresnarkoba Polda Kaltim bersama Unit Satreskrim Polsek Marangkayu mengamankan Yadi alias Adi (40) karena menyimpan sabu-sabu seberat 1,39 gram brutto Rabu (16/2/2022). Pria gondrong ini diringkus di rumahnya Jalan PLN RT 17 Desa Sebuntal Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Kapolsek Marangkayu AKP Slamet Riyadi mengatakan, penangkapan bermula saat kepolisian mendapat informasi di sekitar depan SPBU Marangkayu, tepatnya di gang setapak Desa Sebuntal Marangkayu, sering dijadikan tempat transaksi sabu-sabu.

Tim katanya, kemudian mendatangi sebuah rumah yang dicurigai di Jalan PLN Desa Sebuntal dan mendapati laki-laki bernama Yadi di teras rumah sekitar pukul 17.00 Wita.

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan satu poket sabu seberat 1,39 gram brutto yang didisimpan dalam kotak alumunium warna silver dan dompet orange. “Narkoba itu disembunyikan di dinding rumah beserta dengan timbangan digital dan sendok takar terbuat dari sedotan,” ujar Kapolsek.

Saat diinterogasi, Yadi mengaku sabu-sabu itu didapat dari laki-laki bernama samaran Naruto yang berada di daerah Muara Badak. Atas perbuatannya, Yadi disangakan dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (mk)

Reformasi Belajar Melalui Literasi Usia Dini Berkualitas

0

Workshop di Beberapa TK di Bontang dan Temu Orangtua di Kukar

Tahukah kita bahwa bermain merupakan intisari kurikulum dan pembelajaran di PAUD, yaitu “Merdeka Belajar, Merdeka Bermain”. Bermain adalah belajar, dan bermain-belajar merupakan kegiatan yang esensial untuk perkembangan yang optimal. Bahwa sejatinya anak belajar melalui bermain di saat ia menjelajahi lingkungan untuk mengenali dunia di sekelilingnya.

Anak di usia emas perkembangan otaknya, anak perlu diberi kesempatan untuk mendapatkan pengalaman yang bermakna. Bermain sesuai dengan minat dan rasa ingin tahu anak membuat anak memiliki pembelajarannya. Inilah merdeka bermain bagi anak usia dini.

Menyoal karakteristik kurikulum baru tahun 2022 ini tentu saja memiliki beberapa perbedaan dengan kurikulum sebelumnya yakni kurikulum 2013. Dilansir kanal Youtube Guru Abad 21 yang diakses pada 17 Desember 2021, kurikulum tahun 2022 akan berfokus pada karakteristik merdeka belajar yang digagas Mendikbud.

Pada jenjang PAUD, kegiatan bermain merupakan proses belajar utama yang akan diberikan pada para siswa.

LITERASI USIA DINI DAN PEMBENTUKAN KARAKTER

Pada jenjang ini, penguatan literasi dini dan pendidikan karakter merupakan target yang harus dicapai dalam proses belajar sambil bermain. Basis dari penguatan literasi dini dan pendidikan karakter adalah buku bacaan anak yang sesuai dengan semangat merdeka belajar.

Selain itu, kita ketahui bahwa fase pendidikan PAUD juga merupakan fase fondasi untuk meningkatkan kesiapan anak dalam sekolah di jenjang selanjutnya.

Di jenjang PAUD juga akan dikenalkan pembelajaran berbasis proyek dengan goal penguatan profil pelajar pancasila melalui hari besar nasional dan perayaan tradisi lokal.

Kegiatan yang juga dikuatkan dalam pembelajaran di PAUD merupakan kegiatan bermain-belajar berbasis buku bacaan anak. Kegiatan ini ditujukan untuk menguatkan literasi secara dini melalui kegiatan-kegiatan yang membangun minat baca anak.

Kegiatan berbasis buku bacaan anak bukanlah kegiatan yang menuntut anak untuk dapat membaca secara mandiri, melainkan kegiatan yang melibatkan buku bacaan anak. Sebagai contoh, kegiatan di PAUD diawali dengan guru membacakan buku cerita kepada anak-anak, kemudian mendiskusikan isi buku tersebut, dan melakukan aktivitas yang berkaitan dengan isi buku yang telah dibaca bersama.

Sehingga berbagai pendekatan kegiatan bermain-belajar dapat digunakan di satuan PAUD seiring dengan kegiatan berbasis buku bacaan anak, misalnya kegiatan kelompok, kegiatan berbasis area, kegiatan berbasis sentra, dan kegiatan proyek.

Keragaman pendekatan dan metode diharapkan dapat memberikan stimulasi yang dapat mendorong tumbuh kembang yang optimal serta siap untuk bersekolah di jenjang berikutnya. Selain itu dukungan berupa area bermain yang terbuka, guru atau pendidik PAUD yang membangun komunikasi stimulatif akan memberikan kebebasan pada anak dan dapat mengoptimalkan potensi perkembangannya.

Nah, capaian pembelajaran pada jenjang PAUD pada kurikulum 2022 terdiri atas 3 (tiga) elemen, yaitu:

Nilai agama dan budi pekerti,
Jati diri dan
Dasar-dasar literasi, sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika (STEAM).

LITERASI UNTUK PARA GURU DAN ORANGTUA

Mengingat betapa pentingnya keberhasilan penerapan pendidikan literasi anak usia dini, maka penting pula mengasah kemampuan para pendidik/guru sekaligus literasi orangtua. Karena dengan pemahaman arti penting literasi bagi para guru dan orang tua akan berbanding lurus dengan perkembangan literasi usia dini.

Untuk itu sebagai bentuk upaya kepedulian, bulan Februari ini saya berkesempatan untuk mengajarkan beberapa worshop literasi guru dan temu orangtua agar pembentukan karakter usia dini dapat tercapai salah satunya melalui penguatan literasi.

Bersama temu wali murid di Jaringan Sekolah Islam Cendikia Kukar dibawah binaan ustadz Bimansyah, SPd, Workshop Kepenulisan di Lingkungan KB dan TK Yayasan Pupuk Kaltim (YPK) dengan kepsek Wiwik, SPd.AUD, Workshop Belajar Menulis di PAUD Terpadu Al Ihsan di bawah Kepsek Parti Suprapti, SPd.AUD serta di TK Islam Kreatif Salsabila sendiri diacara Salsabila Talk baru-baru ini, adalah upaya mengajak guru dan orangtua super untuk andil dalam pendidikan literasi usia dini. Karena bagaimanapun peran pendidikan/guru serta orangtua dimasa pandemi ini sangat menentukan keberhasilan pendidikan literasi usia dini. (**)

Catatan : Muthi’ Masfu’ah, A.Md, CN CLp
(Direktur Yayasan RK Salsabila, Penulis, Trainer dan Koordinator ABI Literasi Kaltim)

 

PKT Luncurkan Berneos.co, Bantu UMKM Tingkatkan Promosi dan Penjualan

0

BONTANG – PT Pupuk Kaltim meluncurkan Borneo Online Store (Borneos.co). Soft launching ‘Borneos’ dihadiri langsung Wali Kota Bontang Basri Rase, di Ruang Rapat Pirus Grand Equator, Selasa (15/2). “Saya harapkan kehadiran aplikasi Borneos.co ini bisa membantu UMKM di Kota Bontang dan dapat meningkatkan promosi dan penjualan secara daring, terutama di masa pandemi,” ucap Basri Rase.

Ia berharap ke depan seluruh UMKM di Bontang dapat bergabung di Borneos.co, dan dalam pelaksanaannya Borneos tidak hanya berfokus pada penjualan produk, namun juga dalam pembinaan UMKM. “Dengan digitalisasi UMKM, saya yakin kita semua memiliki semangat yang sama dalam membantu dan mengembangkan UMKM pada masa pandemi dan era digital ini,” bebernya.

Aplikasi Borneos.co ini berbasis website sebagai suatu ekosistem digital guna membantu para pelaku usaha di Kota Bontang melakukan promosi dan penjualan secara daring.

Sebelumnya Pupuk Kaltim sudah melakukan sosialisasi Berneos.co dan diikuti 177 peserta yang terdiri dari mitra binaan perusahaan maupun pelaku UMKM lainnya di Kota Bontang.

VP CSR PKT Anggono Wijaya, mengatakan Borneos.co sebagai bentuk komitmen Pupuk Kaltim untuk membantu pelaku usaha tetap tumbuh dan berkembang di tengah pandemi, dengan meningkatkan peluang penjualan secara digital.

“Ini merupakan komitmen PKT terhadap pelaku UMKM di Bontang, agar usaha tetap berjalan dan terus berkembang dengan menghadirkan peluang penjualan melalui digital. Apalagi pandemi sangat berdampak ke usaha masyarakat, sehingga perlu upaya untuk mendorong UMKM Bontang tetap tumbuh dan berkembang,” terang Anggono.

Melalui Borneos.co, Pupuk Kaltim mengajak pelaku UMKM Bontang untuk Go Digital dengan menjangkau pasar yang lebih luas melalui adopsi teknologi secara berkelanjutan, sekaligus memudahkan masyarakat untuk mengenal berbagai produk UMKM yang dihadirkan di marketplace tersebut.

Hal ini juga sebagai bentuk kesinambungan langkah PKT dalam memberikan pembinaan terhadap pelaku UMKM dengan membekali peluang usaha secara berkelanjutan, termasuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui ekosistem digital.

“Melalui upaya ini, PKT berharap UMKM Bontang dapat tetap eksis dan omset semakin meningkat. PKT berkomitmen tinggi untuk selalu mendukung UMKM agar mampu mengembangkan usaha dengan lebih luas,” tambah Anggono.

Sementara pengelola Borneos.co, Kahar Muzakkir mengungkapkan, melalui marketplace ini para pelaku UMKM Bontang bisa menampilkan berbagai produk dan memberikan kemudahan bagi pembeli maupun penjual. Untuk mengakses Borneos.co, pelanggan juga tak perlu ribet menginstal aplikasi di smartphone, karena marketplace yang dihadirkan berbasis website.

“Borneos.co juga menyediakan kurir untuk mengantarkan seluruh pesanan, sebagai bentuk pelayanan maksimal bagi para pelanggan,” kata Kahar.

Kehadiran Borneos.co sebagai suatu ekosistem digital bagi UMKM tak hanya mewadahi penjualan dan promosi saja. Tetapi juga membekali pelaku usaha untuk meningkatkan kemampuan berbisnis online melalui berbagai pembinaan untuk penguatan kapasitas SDM.

Para pelaku UMKM yang bergabung di Borneos.co akan dibekali berbagai kemampuan untuk pengembangan bisnis, mulai dari cara foto produk yang menarik, cara memasarkan melalui media sosial, hingga dasar-dasar bisnis seperti menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP), membuat laporan keuangan, serta cara memisahkan keuangan pribadi dan bisnis.

“Borneos.co tak hanya sebagai wadah marketplace untuk penjualan semata, tapi juga membekali pelaku UMKM itu sendiri mengembangkan kemampuan dalam berbisnis secara online. Ekosistem itu yang akan kita bentuk agar pelaku UMKM Bontang makin berdaya saing,” tambah Kahar. (rls/mk)