Beranda blog Halaman 230

Jamaah Haji Balikpapan Terima Bantuan Uang Saku dari Pemkot

0
Pelepasan 360 calon jamaah haji (calhaj) yang tergabung dalam Kloter 2 asal Balikpapan. (Istimewa)

BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan melepas keberangkatan 360 calon jamaah haji (calhaj) yang tergabung dalam Kloter 2 asal Kalimantan Timur di Masjid Islamic Center Balikpapan, Senin (27/4/2026).

Selain pelepasan, para jamaah juga menerima bantuan uang saku sebagai bentuk dukungan dari pemerintah daerah.

Kloter 2 tersebut menjadi bagian dari total 17 kloter jamaah haji asal Kalimantan Timur tahun 2026. Sementara jumlah keseluruhan jamaah asal Balikpapan tercatat sebanyak 675 orang.

Dalam kesempatan itu, masing-masing jamaah menerima bantuan dana sebesar Rp900 ribu, sedangkan petugas haji memperoleh Rp1,35 juta yang disalurkan melalui Bankaltimtara.

Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kaltim, Mukhlis Hasan, mengatakan kloter kedua asal Balikpapan memiliki peran penting dalam rangkaian keberangkatan haji tahun ini.

“Jumlah jemaah kloter dua sebanyak 360 orang, dengan usia termuda 19 tahun dan tertua 88 tahun,” ujarnya.

Ia menegaskan kesehatan menjadi faktor utama dalam kelancaran pelaksanaan ibadah haji.

Seluruh jamaah nantinya akan menjalani pemeriksaan kesehatan ulang setibanya di Asrama Haji Batakan sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

“Kesehatan itu kunci. Walaupun sekarang merasa sehat, nanti tetap ada pemeriksaan ulang. Sebaiknya jemaah datang lebih awal agar punya waktu istirahat,” jelasnya.

Mukhlis juga mengingatkan jamaah agar disiplin terhadap aturan barang bawaan demi menghindari hambatan saat proses keberangkatan.

“Hal-hal kecil seperti barang bawaan bisa berdampak besar. Jadi pastikan semuanya sesuai aturan agar tidak mengganggu jadwal keberangkatan,” tambahnya.

Selain itu, jamaah diimbau menjaga sikap selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, menghindari perdebatan, serta memperbanyak ibadah agar memperoleh haji mabrur.

Pada tahun 2026, terdapat penyesuaian sistem penyelenggaraan haji yang berdampak pada distribusi kuota lebih merata.

Kebijakan tersebut turut memangkas masa tunggu jamaah asal Balikpapan dari sekitar 36 tahun menjadi 26 tahun.

Pelepasan jamaah dilakukan oleh Asisten II Setda Kota Balikpapan, Andi Yusri, mewakili Wali Kota Balikpapan.

Menurutnya, pengurangan masa tunggu menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini harus menunggu sangat lama untuk berangkat haji.

“Pengurangan masa tunggu ini memberi harapan baru. Masyarakat yang selama ini menanti dalam waktu sangat panjang kini memiliki peluang lebih cepat untuk menunaikan rukun Islam kelima,” ujarnya.

Ia menambahkan, ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental dan kebersamaan.

“Para jemaah diharapkan menjaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik Balikpapan selama berada di Tanah Suci,” tutupnya. (MK)

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

Polisi Dalami Dugaan Investasi Emas Digital, Puluhan Korban Dimintai Keterangan

0

Pembaca Setia Radar Bontang!

Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Bontang? Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.radarbontang.com

👉 Versi Mobile
https://digital.radarbontang.com/rb27apr2026/mobile/

Enam Posisi Strategis Pemerintahan Diisi Wajah Baru

0
Prosesi pengambilan sumpah jabatan oleh Presiden Prabowo Subianto saat melantik enam pejabat baru dalam reshuffle kabinet di Istana Negara, Jakarta. (YT: Setpres RI)

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan kabinet dengan melantik enam pejabat baru di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026).

Prosesi pelantikan tersebut turut disaksikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama sejumlah pejabat negara lainnya.

Dalam prosesi itu, para pejabat berdiri berjajar untuk mengikuti pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung Presiden Prabowo.

“Bersediakah saudara-saudara untuk diambil sumpah menurut agama Islam?” tanya Prabowo.

“Bersedia,” jawab para pejabat secara serentak.

Setelah itu, para pejabat mengucapkan sumpah jabatan yang berisi komitmen untuk setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, menaati seluruh peraturan perundang-undangan, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi etika jabatan.

Enam pejabat yang dilantik menempati sejumlah posisi strategis di pemerintahan.

Jumhur Hidayat dipercaya menjabat Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

Sementara Hanif Faisol Nurofiq dilantik sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Presiden juga menunjuk Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Kemudian Hasan Nasbi dipercaya mengisi jabatan Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Untuk posisi kepala lembaga, Abdul Kadir Karding resmi menjabat Kepala Badan Karantina Indonesia.

Sedangkan Muhammad Qodari ditunjuk sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.

Reshuffle kabinet ini menjadi langkah terbaru Presiden Prabowo dalam melakukan penyegaran pemerintahan sekaligus memperkuat kinerja kabinet di berbagai sektor strategis.

Perombakan tersebut juga dinilai sebagai bagian dari upaya mempercepat efektivitas program-program prioritas pemerintah ke depan. (MK)

Penulis: Fajri
Editor: Agus S

Titan Villians Team 1 Keluar Sebagai Juara MSC Season 2

0
Sejumlah tim berlomba dalam ajang MSC Season 2 di IKN. (Atmaja Riski/Media Kaltim)

NUSANTARA — Turnamen Mobile Legend Sepaku Championship (MSC) Season 2 tahun 2026 sukses digelar di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 24–26 April 2026 di Multi Function Hall Kemenko 4.

Ajang esports besutan komunitas Bara Sepaku tersebut diikuti sedikitnya 34 tim dari berbagai daerah, tidak hanya dari Kecamatan Sepaku tetapi juga peserta dari luar wilayah.

Persaingan berlangsung ketat hingga akhirnya Titan Villians Team 1 berhasil keluar sebagai juara pertama turnamen.

Sementara posisi runner-up diraih TXC Warrior. Sedangkan juara tiga dan empat masing-masing ditempati Titan Villians Team 3 serta GG Gokong E-Sport.

Ketua panitia turnamen, Ahmad Saiful Bahri, mengaku bangga karena kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses hingga akhir kompetisi.

“Senang, berjalan sukses. Turnamen ini juga memperebutkan Piala Bergilir Camat Sepaku sebagai simbol prestise bagi para peserta,” ujarnya, Minggu (27/4/2026).

Ia menambahkan, dukungan dari Otorita IKN khususnya Deputi Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat turut menjadi faktor penting dalam kelancaran kegiatan.

Sementara itu, Direktur Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN, Muhsin Palinrungi, memberikan apresiasi kepada komunitas Bara Sepaku yang dinilai berhasil menghadirkan kegiatan positif bagi generasi muda.

“Terima kasih kepada komunitas Bara Sepaku sebagai penyelenggara. Diharapkan event ini jadi agenda tahunan di Ibu Kota Nusantara,” katanya.

MSC Season 2 sendiri merupakan kegiatan rutin tahunan yang digagas komunitas pemuda Bara Sepaku sebagai wadah pengembangan potensi generasi muda di bidang esports.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem esports di wilayah Sepaku dan IKN, sekaligus memberi ruang bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Dengan antusiasme peserta yang terus meningkat, turnamen ini dinilai berpotensi menjadi salah satu event esports tahunan bergengsi di kawasan IKN. (MK)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Gerobak UMKM Jadi Bentuk Kepedulian Rutan kepada Warga Binaan

0
Serah terima bantuan gerobak UMKM dari Rutan Tanah Grogot kepada keluarga warga binaan. (Nash/Radar Paser)

PASER — Rutan Kelas IIB Tanah Grogot menyalurkan bantuan gerobak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kepada keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam momentum peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 tahun 2026 yang diperingati pada Senin (27/4/2026).

Kepala Rutan Kelas IIB Tanah Grogot, Aris Triyanto, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada warga binaan dan keluarganya di luar rutan sekaligus implementasi nyata moto pemasyarakatan.

“Ini merupakan wujud nyata implementasi dari moto pemasyarakatan yakni pemasyarakatan pasti bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

Aris menjelaskan, meski saat ini bantuan yang diberikan baru satu unit gerobak UMKM, program tersebut akan terus dikembangkan ke depannya.

“Kedepan mungkin akan ada banyak lagi bantuan yang diberikan rutan kepada keluarga narapidana yang membutuhkan bantuan gerobak,” katanya.

Selain itu, pihak rutan juga berencana memproduksi gerobak secara mandiri melalui program pembinaan keterampilan warga binaan.

Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pembinaan kemandirian narapidana, tetapi juga dapat memberikan manfaat langsung kepada keluarga warga binaan.

“Kalau kita bisa produksi sendiri kan kenapa tidak. Jadi sekalian kita produksi dengan keahlian narapidana di sini dan hasilnya juga bisa dimanfaatkan oleh keluarga warga binaan,” jelasnya.

Sementara itu, Saprudin selaku keluarga WBP penerima bantuan mengaku bersyukur atas bantuan gerobak yang diberikan Rutan Tanah Grogot.

Ia berencana memanfaatkan gerobak tersebut untuk membuka usaha jual sayur demi membantu perekonomian keluarga.

“Rencananya mau dipakai jual sayur. Semoga ini bisa membantu menambah ekonomi supaya lebih baik,” ujarnya. (MK)

Penulis: Nash
Editor: Agus S

Personal Branding dan Self Value Jadi Sorotan Afternoon Tea & Talk

0
Sharing Session Afternoon Tea & Talk di FUGO Hotel Samarinda. (Nuzul Saputra/Media Kaltim)

SAMARINDA — Di tengah masih terbatasnya ruang ekspresi perempuan di Samarinda, konsep kelas kecil dan intimate mulai menjadi alternatif untuk membangun kepercayaan diri serta koneksi sosial.

Hal itu terlihat dalam kegiatan Afternoon Tea & Talk yang digelar komunitas Grow Girls Gang di FUGO Hotel Samarinda, Sabtu (24/4/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 15 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari ibu rumah tangga, pekerja kantoran, mahasiswi, hingga konten kreator. Seluruh peserta tampil mengenakan kebaya yang menambah suasana hangat dan elegan selama acara berlangsung.

PIC Grow Girls Gang Samarinda, Meisya, mengatakan konsep kegiatan memang sengaja dibuat lebih intimate agar peserta bisa lebih terbuka dan saling mengenal.

“Grow Girls Gang ini memang fokus ke kegiatan perempuan. Konsepnya dibuat lebih intimate agar peserta bisa saling mengenal dan lebih terbuka,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi perempuan untuk berbagi pengalaman, membangun rasa percaya diri, serta menciptakan koneksi tanpa rasa canggung.

Acara diawali dengan sesi diskusi bersama Awlia, public speaker sekaligus konten kreator yang membahas personal branding dan penguatan nilai diri perempuan.

Diskusi berlangsung interaktif sambil menikmati sajian teh dari FUGO Hotel Samarinda.

Dalam pemaparannya, Awlia menekankan pentingnya mengenali nilai diri sebagai dasar membangun rasa percaya diri.

“Kita semua punya value. Jadi tunjukkan value itu, hadir, dan jangan terlalu mendengarkan kata-kata orang, karena pada akhirnya kita sudah cukup dengan diri kita sendiri,” ujarnya.

Suasana yang santai membuat para peserta lebih nyaman berbagi pengalaman pribadi, mulai dari rasa insecure hingga proses menemukan jati diri.

Salah satu peserta, Prilnita, mengaku mendapatkan pengalaman baru selama mengikuti kegiatan tersebut.

’“Bukan cuma materinya, tapi suasananya juga bikin nyaman buat sharing. Jadi lebih berani ngobrol dan menyampaikan apa yang dirasakan,” katanya.

Ia juga merasa lebih tenang setelah mengetahui banyak perempuan lain mengalami pengalaman serupa.

“Aku jadi tidak merasa sendiri. Ternyata banyak yang mengalami hal yang sama,” lanjutnya.

Usai sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan flower arranging yang dipandu Better Store. Peserta diajak merangkai bunga dalam suasana santai namun tetap interaktif.

Selama kegiatan berlangsung, peserta juga menikmati finger food dari FUGO Hotel. Di akhir acara, booth kecantikan dari Y.O.U dan Klinik 88 turut hadir memberikan pengalaman tambahan berupa konsultasi produk hingga pengecekan kulit gratis.

Awlia menilai ruang ekspresi perempuan di Samarinda mulai berkembang, meski masih belum merata.

“Ruangnya sudah mulai ada, tetapi memang masih terbatas. Karena itu kegiatan seperti ini penting untuk mendorong perempuan lebih berani mengekspresikan diri,” ujarnya. (MK)

Penulis: Nuzul Saputra
Editor: Agus S

Kecelakaan Tunggal di Simpang Tiga McDonald’s, Pengendara Vario Alami Luka Serius di Wajah

0
Petugas kepolisian saat menyelidiki kecelakaan di Gunung Sari. (Dwi S).

BONTANG – Diduga mengalami kecelakaan tunggal, seorang pria paruh baya pengendara sepeda motor jenis Honda Vario mengalami luka serius, setelah terjatuh di kawasan Simpang Tiga Lampu Merah McDonald’s Gunung Sari, Kota Bontang, Senin (27/4/2026) sore.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, korban diduga kehilangan kendali hingga akhirnya terjatuh. Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka cukup serius, terutama pada bagian wajah.

Warga yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian menyebutkan bahwa, wajah korban dipenuhi darah saat ditemukan tepat usai insiden tersebut.

“Korban langsung ditolong warga sekitar, kondisinya cukup parah di bagian wajah, banyak darahnya. Saat ini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit, untuk penanganan medis,” ujar Hadi, salah seorang saksi mata di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan. Namun, kejadian ini diduga merupakan kecelakaan tunggal tanpa melibatkan kendaraan lain.

“Kami belum mengetahui dengan pasti apa penyebab terjadinya kecelakaan tersebut, saat ini kami pun masih mengumpulkan sejumlah informasi dari para saksi mata yang melihat kejadiannya. Jadi kami belum bisa mengatakan dengan pasti,” ucap Aris, salah satu petugas Polantas Polres Bontang.

Mengenai adanya insiden tersebut, masyarakat sangat diimbau untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama di persimpangan jalan yang rawan kecelakaan.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Perumdam TTB Kutim Genjot Produksi Air, Antisipasi Kemarau Panjang

0
Direktur Utama Perumdam Kutim, Suparjan, memastikan seluruh kekuatan produksi agar suplai air tetap lancar. (Ist)

SANGATTA – Ancaman fenomena El Nino ekstrem mulai disikapi serius Perumda Air Minum Tirta Tuah Benua Kutai Timur (Perumdam TTB Kutim). Status siaga resmi ditetapkan menyusul prediksi kemarau panjang yang berlangsung sejak April hingga Oktober 2026.

Langkah cepat langsung digas. Direktur Utama Perumdam Kutim, Suparjan, memastikan seluruh kekuatan produksi dikerahkan demi menjaga suplai air bersih tetap mengalir ke pelanggan.

Tiga pompa di intake baru kini full beroperasi. Masing-masing berkekuatan 56 kW, difungsikan untuk menggenjot pengambilan air baku. Tak hanya itu, perbaikan stang valve juga dilakukan agar aliran menuju intake makin maksimal.

“Kami maksimalkan semua potensi yang ada. Targetnya, suplai tetap aman meski debit air baku menurun,” tegas Suparjan, Senin (27/4/2026).

Hasilnya mulai terasa. Di intake lama, elevasi air sempat naik pada siang hari. Kondisi itu langsung dimanfaatkan dengan mengaktifkan kembali pompa 56 kW. Dampaknya signifikan: debit air melonjak dari 185 liter per detik menjadi 339 liter per detik.

Namun, tantangan belum selesai. Suparjan menyebut, peningkatan debit sangat bergantung pada siklus pasang surut air. Jika pola ini bertahan 4–5 jam, peluang menambah produksi terbuka lebar.

“Sekarang kuncinya di pola. Kalau sudah terbaca, kita tahu kapan harus tancap gas, kapan harus ngerem,” ujarnya usai meninjau IPA Kabo.

Di sisi teknis, Direktur Teknik Perumdam Kutim, Galuh Boyo Munanto, menyebut pihaknya tengah mengonsolidasikan seluruh lini operasional. Fokusnya satu: menjaga distribusi tetap stabil di tengah ancaman kekeringan.

Data terbaru menunjukkan penurunan curah hujan mulai berdampak. Kaliorang dan Sangkulirang jadi wilayah pertama yang merasakan penurunan debit. Bengalon dan kecamatan lain diprediksi segera menyusul.

“Kami terus pantau level air di setiap intake. Begitu ada penurunan, langsung kami antisipasi agar tidak meluas,” ujar Galuh.

Menghadapi El Nino yang dijuluki “Godzilla”, Perumdam mengusung tiga strategi utama. Yakni optimalisasi produksi, percepatan penanganan kebocoran untuk menekan kehilangan air, serta penguatan koordinasi antar unit.

Di saat bersamaan, pelanggan juga diminta ikut berperan. Masyarakat diimbau menggunakan air secara bijak, menyiapkan cadangan, serta aktif melaporkan kebocoran.

“Kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Tapi kami juga butuh dukungan masyarakat agar krisis ini bisa kita lewati bersama,” pungkas Galuh.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Warga Harap Penampungan Sampah Melahing yang Roboh Dapat Segera Dibangun Kembali

0
Lokasi rumah sampah di Kampung Malahing yang roboh. (Ist).

BONTANG– Robohnya bangunan penampungan sampah di wilayah RT 30, Kampung Melahing, menjadi perhatian warga setempat.

Berdasarkan keterangan dari Ketua RT dan pengelola Bank Sampah Pesisir Unit Melahing, bangunan tersebut diketahui telah berdiri sekitar tahun 2018 lalu yang berusia kurang lebih 7 sampai 8 tahun.

Struktur bangunan yang didominasi material beton, diduga menjadi salah satu penyebab robohnya rumah penampungan. Selain faktor usia, beban berat dari material, dan tumpukan sampah yang tertampung juga disebut berpotensi mempercepat kerusakan hingga akhirnya bangunan tersebut ambruk.

“Jadi bangunan ini goyang sebelum roboh, pada saat hujan deras disertai angin kencang. Sebagian material seperti kayu dan peralatan penunjang lainnya, masih bisa diselamatkan serta berpotensi dapat digunakan kembali,” ucap Ketua RT.30, Kampung Malahing, Nasir Lakada, Senin (27/4/2026).

Selama ini, keberadaan bank sampah tersebut dinilai cukup efektif dalam mendukung pengelolaan sampah di kawasan tersebut. Aktivitas pengangkutan sampah rutin dilakukan sebanyak dua kali dalam sebulan, sehingga membantu menjaga kebersihan lingkungan pesisir.

Pasca robohnya bangunan, warga untuk sementara mengelola sampah secara mandiri dari rumah masing-masing. Kondisi ini dinilai kurang optimal, mengingat sebelumnya masyarakat sangat bergantung pada fasilitas penampungan tersebut.

“Sehingga saya disini, mewakili warga setempat menyampaikan harapannya, agar fasilitas penampungan sampah dapat segera dibangun kembali,” tambahnya.

Warga juga menyatakan kesiapan untuk bergotong royong melalui swadaya tenaga, namun mereka membutuhkan dukungan material bangunan, agar proses pembangunan dapat segera terealisasi.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Lurah Tanjung Laut Indah Gerak Cepat Tindaklanjuti Robohnya Penampungan Sampah Roboh di Melahing

0
Lurah Tanjung Laut Indah, Elis Biantoro saat meninjau rumah sampah di Malahing yang roboh. (Ist).

BONTANG – Kelurahan Tanjung Laut Indah bergerak cepat menindaklanjuti robohnya bangunan penampungan sampah di RT.30, Kampung Melahing, Bontang Selatan.

Lurah Tanjung Laut Indah, Elis Biantoro bersama sekretaris kelurahan berkomunikasi secara langsung dengan Ketua RT disana, dimana Ketua RT membenarkan peristiwa robohnya bangunan penampungan sampah tersebut.

“Sempat Ketua RT-nya menyampaikan bahwa, fasilitas tersebut sebelumnya merupakan bantuan dari pihak perusahaan,” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (27/4/2026).

Sebagai bentuk respons cepat, lurah bersama para jajaran pejabat struktural dari Kelurahan Tanjung Laut Indah, turun langsung meninjau lokasi kejadian di Kampung Melahing.

Elis menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Ia mengingatkan warga agar tidak membuang sampah non-organik, terutama plastik ke laut.

Imbauan tersebut sejalan dengan arahan Wali Kota Bontang, serta komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Sebagai langkah lanjutan, pihak kelurahan mengarahkan Ketua RT untuk segera menyusun perhitungan kebutuhan anggaran pembangunan kembali penampungan sampah. Proposal tersebut nantinya akan diajukan kepada pihak perusahaan.

“Kami sudah coba konfirmasikan ke Ketua RT, dimana bakal direncanakan untuk pengantaran langsung proposal. Guna mempercepat proses realisasi bantuan pembangunan kembali, fasilitas yang dibutuhkan warga,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam