Beranda blog Halaman 231

Pertamina Jamin Stok BBM Aman Jelang Lebaran 2026

0
Ilustrasi. (AI)

SANGATTA – PT Pertamina (Persero) memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) menjelang perayaan Idulfitri 2026 dalam kondisi aman. Masyarakat pun diimbau tidak terpancing isu kelangkaan yang berpotensi memicu aksi panic buying.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul fenomena pembelian BBM secara berlebihan yang sempat terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Padahal, Pertamina menegaskan cadangan energi nasional saat ini berada di atas ambang batas minimum yang ditetapkan pemerintah.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk memastikan ketahanan energi tetap terjaga selama Ramadan hingga arus mudik Lebaran.

“Acuan cadangan dari pemerintah selalu menjadi ambang batas pengamanan yang harus kami pertahankan,” ujar Baron di Jakarta.

Ia menjelaskan, fluktuasi ketersediaan BBM di SPBU merupakan hal yang wajar karena adanya pergerakan suplai dan distribusi. Selama proses distribusi berjalan normal, stok BBM dipastikan tetap terjaga di level aman.

“Ini menjadi langkah mitigasi risiko sekaligus bentuk nyata komitmen Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi energi selama Ramadan dan periode mudik Lebaran 2026, Pertamina juga telah melakukan penguatan pasokan atau build-up stok, baik untuk BBM maupun LPG.

Seluruh proses distribusi tersebut dipantau secara ketat melalui fasilitas Pertamina Digital Hub. Teknologi ini mengintegrasikan pengawasan seluruh lini bisnis Pertamina, mulai dari hulu hingga hilir, sehingga kondisi pasokan energi dapat dipantau secara real-time.

“Dengan Pertamina Digital Hub, seluruh aktivitas dan proses bisnis energi dapat kami awasi secara langsung. Jika ada potensi kendala di lapangan, bisa segera diantisipasi,” jelas Baron.

Sementara itu, jaminan ketersediaan BBM juga dipastikan di berbagai daerah, termasuk wilayah Kalimantan Timur. Sales Branch Manager (SBM) Kaltimut III Fuel, Hermawan Bagus Prabowo, memastikan distribusi BBM di wilayah Kutai Timur (Kutim) tetap berjalan lancar.

Menurutnya, hingga saat ini pasokan BBM di SPBU wilayah Kutim masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Kami terus memastikan pasokan energi tersedia di lapangan, termasuk di Kutai Timur. Masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya, Minggu (8/3/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat agar membeli BBM secara bijak dan sesuai kebutuhan, sehingga distribusi dapat berjalan merata.

“Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan. Dengan membeli secara bijak, kita bersama-sama bisa menjaga kelancaran distribusi BBM bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Kisruh Data Pedagang Pasar Sepaku, Nama Pedagang Lawas Terhapus

0
Sadikan dalam momen tahun 1980 saat berdagang di Pasar Sepaku yang lama. (Dok keluarga)

NUSANTARA — Polemik pembagian kios dan los di Pasar Segar Sepaku kembali memunculkan persoalan baru. Data calon pedagang yang sebelumnya menjadi acuan penataan pasar diduga tidak lagi menggunakan satu versi, melainkan telah muncul data baru yang membuat sejumlah nama pedagang lama justru hilang dari daftar.

Sumber yang mengetahui proses pendataan menyebutkan, data awal yang digunakan adalah daftar calon pedagang tertanggal 22 Januari 2026. Data tersebut memuat 117 nama pedagang lengkap dengan jenis dagangan serta rencana penempatan kios atau los.

Namun belakangan, setelah muncul protes dari salah satu pihak, daftar tersebut diduga mengalami perubahan.

Menurut sumber tersebut, nama-nama pedagang yang sebelumnya telah dihimpun sejak awal justru dibatalkan dan digantikan dengan nama-nama versi lain yang diajukan pihak yang melakukan protes.

“Begitu final, hilang lah nama diantaranya,” ujarnya.

Salah satu nama yang disebut ikut hilang dari daftar terbaru adalah Sadikan, pedagang lama yang telah lama berjualan di Pasar Sepaku.

Sadikan, pedagang lawas Pasar Sepaku dengan jualannya saat ini di rumahnya. (Dok keluarga)

Padahal dalam data calon pedagang tertanggal 22 Januari 2026, nama Sadikan tercatat dengan nomor urut 63. Dalam daftar tersebut ia tercantum sebagai pedagang alat-alat pertanian dengan keterangan penempatan kios kering.

Keberadaan nama Sadikan dalam data awal tersebut menunjukkan bahwa ia sebelumnya telah masuk dalam daftar calon pedagang yang akan mendapatkan lapak di Pasar Segar Sepaku.

Ketua RT 7 Sepaku, Ghani, yang turut membantu menghimpun data pedagang di wilayahnya, mengaku sejak awal telah memasukkan nama Sadikan dalam daftar yang disampaikan kepada tim pendataan.

“Dari awal nama Pak Sadikan sudah saya masukkan memang. Tapi sejak ramai ada yang protes, kacaulah semua nama-nama,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Perubahan data tersebut menambah panjang polemik pembagian kios dan los di Pasar Segar Sepaku yang belakangan ramai disorot publik. Sejumlah pedagang lama berharap persoalan pendataan ini dapat dibuka secara transparan agar tidak menimbulkan kesan adanya ketidakadilan dalam proses penataan pasar.

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Izin Tambang Pasir di Paser Terkendala Penolakan Perusahaan Batubara

0
Peta wilayah izin usaha pertambangan PT Seven Ant Corp. (Dok. Perusahaan)

PASER — Rencana pengembangan usaha penggalian pasir oleh PT Seven Ant Corp di Sungai Kendilo, Kabupaten Paser, menghadapi hambatan baru setelah mendapat penolakan dari perusahaan pemegang konsesi batubara di wilayah tersebut, PT Batubara Selaras Sapta (BSS).

Persoalan ini bermula ketika PT Seven Ant Corp mengajukan permohonan penggunaan sebagian wilayah Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP) milik PT BSS untuk kegiatan pertambangan dengan komoditas berbeda.

PT BSS sendiri merupakan perusahaan energi berbasis batubara yang menjalankan kegiatan eksplorasi di wilayah Kabupaten Paser. Dalam surat resmi yang dikirimkan pada Februari 2026, manajemen PT BSS menyatakan menolak permohonan tersebut dengan alasan rencana pengembangan infrastruktur pertambangan di wilayah konsesinya.

“Sehingga manajemen PT BSS akan memanfaatkan seluruh potensi produk di seluruh wilayah konsesi PT BSS sesuai asas konversi pertambangan,” kata Direktur Utama PT BSS, Kartono Susanto dalam surat penolakannya.

Perusahaan tersebut juga menyebutkan bahwa mereka secara konsisten menjalankan kewajiban pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) kepada negara setiap tahun.

Namun, pihak PT Seven Ant Corp menilai alasan penolakan tersebut tidak sepenuhnya tepat. Berdasarkan kajian spasial dan peta overlay Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP), lokasi yang diajukan untuk kegiatan penggalian pasir disebut tidak tumpang tindih secara operasional dengan aktivitas utama pertambangan batubara milik PT BSS.

Direktur PT Seven Ant Corp, Suhariyanto, mengaku kecewa atas penolakan tersebut. Ia menilai rencana pengembangan usaha penggalian pasir di Sungai Kendilo justru berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi daerah.

“Dasar permohonan kami jelas dan tidak mengganggu kegiatan utama batubara yang dikelola PT BSS,” katanya.

Suhariyanto menjelaskan bahwa pihaknya memahami wilayah konsesi batubara PT BSS memiliki dasar perizinan yang sah. Karena itu, PT Seven Ant Corp tidak bermaksud menciptakan tumpang tindih izin sebagaimana dilarang dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Mineral dan Batubara (Minerba).

Namun, menurutnya, permohonan tersebut diajukan dalam konteks pemanfaatan komoditas yang berbeda, yakni pasir dan sirtu yang secara geologis maupun operasional tidak berkaitan langsung dengan kegiatan pertambangan batubara.

“Permohonan PT Seven Ant Corp berada dalam konteks beda komoditas yaitu pasir dan sirtu yang secara geologis dan operasional berbeda dari kegiatan utama pertambangan batubara,” ujarnya.

Selain itu, berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Permen PUPR) Nomor 4 Tahun 2015 tentang Kriteria dan Penetapan Wilayah Sungai, Sungai Kendilo dikategorikan sebagai wilayah sungai yang kewenangan pengelolaannya berada pada pemerintah kabupaten.

Dengan demikian, secara administratif pengelolaan wilayah sungai tersebut berada di bawah tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Paser karena alirannya hanya melintasi satu wilayah kabupaten.

“Jadi, untuk Sungai Kendilo, kewenangan administratif menurut Permen PUPR tersebut memang berada di tangan Kabupaten Paser,” paparnya.

Atas situasi tersebut, PT Seven Ant Corp meminta Komisi XII DPR RI untuk memfasilitasi dialog dan mediasi dengan PT Batubara Selaras Sapta agar persoalan ini dapat diselesaikan secara terbuka dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Ini langkah konstitusional kami untuk memperoleh kepastian hukum dan ruang dialog yang adil dalam kerangka tata kelola pertambangan nasional,” kata Suhariyanto.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya tetap membuka ruang kerja sama maupun skema teknis lain yang memungkinkan kedua perusahaan dapat menjalankan kegiatan usaha tanpa saling mengganggu.

“Perusahaan berharap proses ini dapat menghasilkan solusi yang berkeadilan, proporsional dan memberi manfaat bagi negara, daerah, serta dunia usaha,” pungkasnya.

Pewarta: TB Sihombing
Editor: Agus S

Kisruh Lapak Pasar Segar Sepaku, Pedagang Diundang Buka Puasa Bersama

0
Lokasi Pasar Segar Sepaku yang kini berdiri di kawasan yang sebelumnya menjadi lapak pedagang lama. (Atmaja Riski)
NUSANTARA — Polemik pembagian kios dan los di Pasar Segar Sepaku yang belakangan ramai disorot publik mulai memicu respons dari pihak terkait. Sejumlah pedagang yang sebelumnya dilaporkan tidak mendapatkan lapak kini diundang untuk menghadiri pertemuan guna membahas persoalan tersebut.
Informasi mengenai pertemuan itu beredar melalui pesan WhatsApp yang diterima sejumlah pedagang pada Sabtu (7/3/2026) sore. Dalam undangan tersebut, para pedagang diminta hadir pada pukul 18.00 WITA di Masjid Negara untuk mengikuti buka puasa bersama sekaligus membahas persoalan lapak pasar.
Berikut isi undangan yang beredar di kalangan pedagang:
“Yth Bapak dan Ibu berkenan untuk hadir pada undangan kami di Masjid Negara Jam 18.00 WITA untuk:
1.Buka puasa bersama
2.Membahas tentang lapak pasar
Demikian undangan ini kami sampaikan.
Wassalamualaikum Wr. Wb.”
Muslikah, salah satu pedagang yang sebelumnya mengaku tidak mendapatkan kios di Pasar Segar Sepaku, mengaku menerima undangan digital tersebut. Awalnya ia sempat meragukan keabsahan informasi itu sebelum akhirnya mencoba memastikan kebenarannya.
Menurut Muslikah, undangan tersebut dikirim oleh salah satu pihak yang terlibat dalam pengurusan pembangunan pasar.
“Saya akan hadir pak. Semoga ada solusi di pertemuan nanti,” tegas pemilik kios “Warung Mba Mus” itu.
Pertemuan ini menjadi perhatian karena sebelumnya sejumlah pedagang lama mengeluhkan tidak mendapatkan kios atau los di pasar baru meskipun mereka telah terdaftar dalam data calon pedagang.
Terpisah, Deputi Sosial, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, membenarkan adanya undangan pertemuan tersebut.
“Iya, beberapa orang kan,” jelas Alimuddin saat dikonfirmasi Media Kaltim pada Sabtu sore (7/3/2026).
Para pedagang berharap pertemuan tersebut dapat menjadi ruang dialog yang menghasilkan solusi atas persoalan pembagian lapak yang selama ini menjadi polemik.
Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Aksi di Monas, BEM SI Minta Indonesia Keluar dari Board of Peace

0
Ketua BEM SI Muzammil Ihsan saat menyampaikan orasi dalam Aksi Solidaritas Palestina di Patung Kuda Jakarta Pusat. (Fajri/Media Kaltim) Koranusantara: BEM SI Desak Pemerintah Keluar dari Board of Peace dalam Aksi

JAKARTA — Aksi solidaritas untuk Palestina kembali digelar di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2026). Dalam aksi tersebut, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), Muzammil Ihsan, secara terbuka mendesak pemerintah Indonesia untuk keluar dari Board of Peace (BoP).

Aksi yang diikuti oleh sejumlah organisasi mahasiswa serta koalisi masyarakat sipil itu menjadi forum penyampaian aspirasi terkait dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus kritik terhadap keterlibatan Indonesia dalam lembaga internasional tersebut.

Dalam orasinya di hadapan massa aksi, Muzammil Ihsan menilai langkah pemerintah yang bergabung dalam BoP tidak sejalan dengan sikap Indonesia yang selama ini dikenal konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina.

“Saudaraku-saudaraku semua sebangsa dan setanah air, kita melihat hari ini pemerintahan Republik Indonesia yang tadinya menyiapkan niat baik untuk perdamaian dunia, tetapi yang kita lihat adalah mereka masuk ke dalam lubang-lubang kemunafikan,” kata Muzammil Ihsan dalam orasinya.

Ia menegaskan bahwa lembaga yang diklaim sebagai forum perdamaian dunia tersebut justru dinilai tidak memberikan kontribusi nyata dalam menghentikan konflik yang terus terjadi di Palestina.

“Ketika lembaga perdamaian dunia katanya yang tidak mendamaikan dunia, maka kita tuntut pemerintah Republik Indonesia untuk keluar dari BoP,” ujarnya.

Selain menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah, Muzammil juga mengajak generasi muda Indonesia untuk tidak bersikap pasif terhadap dinamika geopolitik global yang dinilainya semakin memengaruhi kehidupan masyarakat dunia.

“Hari ini pemuda Indonesia tidak lagi boleh diam terhadap apa yang kita lihat sekarang. Kita melihat Zionis-Zionis Israel dan Amerika telah membalikkan dunia untuk kepentingan politiknya,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung potensi dampak konflik global terhadap kondisi ekonomi dan energi nasional. Menurutnya, pemerintah harus memastikan stabilitas pasokan energi dan ekonomi nasional tetap terjaga di tengah situasi geopolitik yang tidak menentu.

“Maka kita menuntut Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan bahwa pasokan energi dan ekonomi kita tetap berjalan dan tidak merugikan masyarakat,” tutur Muzammil.

Sepanjang aksi berlangsung, massa membawa berbagai poster serta spanduk yang berisi tuntutan agar pemerintah Indonesia keluar dari Board of Peace dan mempertegas dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Aparat kepolisian terlihat melakukan pengawalan selama aksi berlangsung. Arus lalu lintas di sekitar kawasan Silang Monas tetap berjalan meskipun sempat melambat akibat konsentrasi massa di sekitar lokasi demonstrasi.

Pewarta: Fajri
Editor: Agus S

Aksi Solidaritas di Patung Kuda, Mahasiswa Serukan Lanjutkan Boikot Produk Israel

0
Massa aksi solidaritas Iran dan Palestina dari berbagai kalangan serta daerah menggelar aksi damai di Patung Kuda Jakarta Pusat. (Fajri/Media Kaltim)

JAKARTA — Solidaritas Mahasiswa Untuk Rakyat Palestina (SMURP) menggelar aksi solidaritas di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2026). Aksi tersebut menjadi bentuk protes terhadap serangan militer yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran.

Koordinator SMURP, Andrian, menyebut serangan tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa gerakan boikot terhadap produk yang terafiliasi dengan Israel dan Amerika Serikat tidak boleh berhenti.

“Serangan militer Israel-Amerika yang dilancarkan terhadap Iran ini jadi pengingat kita bahwa agenda boikot produk terafiliasi Israel dan Amerika, tidak boleh dan tidak pernah akan berakhir,” ujar Andrian kepada awak media di lokasi aksi.

Menurutnya, gerakan boikot yang selama ini digaungkan di Indonesia sebenarnya telah memberikan dampak terhadap pola konsumsi masyarakat. Salah satu indikatornya adalah meningkatnya penggunaan produk-produk dalam negeri.

Namun ia menilai dalam beberapa waktu terakhir semangat boikot mulai terlihat menurun. Karena itu, situasi geopolitik terbaru di Timur Tengah dinilai perlu menjadi momentum untuk kembali menguatkan kampanye tersebut.

“Kita sesungguhnya sudah dapat melihat hasil kampanye boikot selama ini. Ada peralihan penggunaan masyarakat Indonesia kepada produk-produk nasional. Tetapi belakangan kayaknya spirit boikot mulai agak berkurang. Serangan terhadap Iran ini harus menjadi momentum aksi boikot produk Israel dan Amerika,” katanya.

SMURP juga menyebut daftar produk yang menjadi sasaran boikot masih merujuk pada daftar yang pernah dirilis Yayasan Konsumen Muslim Indonesia (YKMI) pada 2024.

“Belum ada perubahan. Kami masih merujuk pada daftar produk boikot yang dirilis YKMI beberapa tahun lalu. Buat kami, daftar tersebut masih sangat relevan,” ujar Andrian.

Beberapa produk yang tercantum dalam daftar tersebut antara lain Starbucks, Danone Aqua, Nestle, Zara, Kraft Heinz, Unilever, Coca Cola Group, McDonalds, Mondelez, Burger King, serta sejumlah produk kurma asal Israel.

Selain menyerukan boikot produk, SMURP juga menyampaikan tuntutan politik kepada pemerintah Indonesia. Mereka meminta Presiden Prabowo Subianto keluar dari Board of Peace (BoP) yang disebut sebagai inisiatif mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

“Kami mendesak Presiden Prabowo untuk keluar dari BoP karena lembaga tersebut hanya akan menjadi alat legitimasi Amerika dan Israel untuk berbuat semaunya menyerang Palestina, negara Muslim dan negara lainnya. Ini tidak sejalan dengan amanat konstitusi yang mendukung kemerdekaan semua bangsa dan menolak segala bentuk penjajahan,” tutup Andrian.

Pewarta: Fajri
Editor: Agus S

Kaltim Beri Insentif Guru Honorer Rp500 Ribu, Lampaui Standar Nasional

0
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Armin. (Foto: Hanafi)

SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menilai kebijakan pemerintah pusat yang menaikkan insentif guru honorer menjadi Rp400 ribu per bulan masih berada di bawah besaran bantuan yang telah lebih dulu diberikan pemerintah daerah.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Armin, mengatakan Pemprov Kaltim telah menyalurkan tambahan penghasilan bagi guru non-ASN sebesar Rp500 ribu per bulan.

“Kalau secara nasional insentifnya Rp400 ribu, di Kaltim kita sudah memberikan Rp500 ribu. Artinya, nilainya sudah melampaui standar nasional,” kata Armin, Sabtu (7/3/2026).

Menurutnya, program insentif yang dijalankan pemerintah provinsi tidak hanya menyasar guru SMA yang menjadi kewenangan provinsi, tetapi juga menjangkau tenaga pendidik di berbagai jenjang pendidikan lainnya.

Bantuan tersebut diberikan kepada guru TK, SD, MI, SMP, hingga MTs. Selain itu, program insentif juga menyasar para ustaz dan ustazah yang mengajar di pondok pesantren di berbagai wilayah Kalimantan Timur.

Armin memastikan program bantuan tersebut tetap dilanjutkan pada tahun 2026. Berdasarkan data Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Kaltim, tercatat sebanyak 26.975 tenaga pendidik menjadi penerima insentif tersebut.

Tidak hanya tenaga pendidik, pemerintah provinsi juga menyalurkan bantuan kepada penjaga rumah ibadah di berbagai daerah di Kalimantan Timur. Tercatat sebanyak 5.710 penjaga rumah ibadah menerima insentif dari program tersebut.

Skema penyaluran bantuan masih menggunakan mekanisme yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Setiap penerima mendapatkan Rp500 ribu per bulan yang dicairkan setiap tiga bulan sekali.

Dengan skema tersebut, setiap penerima akan menerima Rp1,5 juta dalam setiap periode pencairan.

Armin menegaskan penyaluran insentif dilakukan melalui proses pendataan dan verifikasi agar bantuan benar-benar tepat sasaran. Guru yang menerima bantuan dipastikan telah terdaftar, aktif mengajar, serta memenuhi ketentuan administratif yang telah ditetapkan.

Sementara itu, terkait kebijakan insentif guru honorer dari pemerintah pusat, Armin mengaku belum mengetahui secara pasti jumlah guru di Kalimantan Timur yang akan menerima bantuan tersebut.

Hal itu karena mekanisme penyaluran dilakukan langsung oleh pemerintah pusat kepada para penerima melalui transfer ke rekening masing-masing.

“Karena pemerintah pusat nanti langsung mentransfer ke rekening penerima,” tutupnya.

Pewarta: Hanafi
Editor: Agus S

Momen Ramadan, Dansatgas TMMD Berbagi Pentol dengan Anak-anak

0
Dansatgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar, Letkol Inf Doni Fransisco, membagikan pentol kepada anak-anak di Kampung Tering Lama menjelang berbuka puasa. (Ist)

SENDAWAR — Menjelang waktu berbuka puasa, Dansatgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912 Kutai Barat, Letkol Inf Doni Fransisco, membelikan pentol untuk anak-anak di Kampung Tering Lama, Kecamatan Tering, yang sedang berada di sekitar lokasi sasaran pembangunan Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) serta program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB), Sabtu (7/3/2026).

Momen tersebut berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Anak-anak yang sedang bermain di sekitar lokasi kegiatan TMMD tampak senang saat Dansatgas memborong pentol dari pedagang keliling yang melintas di kampung tersebut.

Pentol yang dibeli kemudian dibagikan kepada anak-anak sebagai hidangan sederhana untuk menunggu waktu berbuka puasa. Keceriaan pun terlihat dari wajah anak-anak yang antusias menerima makanan tersebut.

Letkol Inf Doni Fransisco mengatakan kegiatan sederhana tersebut merupakan bentuk kepedulian serta kebersamaan dengan masyarakat, khususnya anak-anak yang berada di lokasi pelaksanaan TMMD.

“Momentum bulan Ramadan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Walaupun hanya sederhana dengan membelikan pentol untuk anak-anak, namun kebersamaan seperti ini sangat berarti,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa selain melaksanakan pembangunan sasaran fisik seperti pembangunan MCK dan program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB), anggota Satgas TMMD juga terus berupaya menjalin kedekatan dengan masyarakat.

Melalui momen kebersamaan menjelang berbuka puasa tersebut, diharapkan hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Kampung Tering Lama.

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Aksi Nyata Satgas TMMD Kodim 0912/Kubar Bantu Warga Dorong Kapal

0
Anggota Satgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar bersama warga mendorong kapal penyeberangan di Kampung Tering, Kutai Barat. (Ist)

SENDAWAR — Aksi nyata kepedulian anggota Satgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912 Kutai Barat kembali terlihat di lapangan. Salah satunya ditunjukkan oleh Serka Joko Santoso yang membantu warga mendorong kapal penyeberangan di Kampung Tering, Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat, Sabtu (7/3/2026).

Kapal penyeberangan tersebut menjadi sarana transportasi penting bagi masyarakat serta anggota Satgas TMMD untuk menyeberangi Sungai Mahakam menuju lokasi sasaran program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) dan pembangunan fasilitas MCK yang berada di Kampung Tering Lama.

Dalam kegiatan tersebut, Serka Joko Santoso bersama warga tampak bahu-membahu mendorong kapal penyeberangan agar dapat segera digunakan untuk aktivitas penyeberangan menuju lokasi sasaran TMMD.

Menurut Serka Joko Santoso, keberadaan kapal penyeberangan tersebut sangat vital karena menjadi akses utama bagi masyarakat maupun anggota Satgas dalam menjalankan aktivitas menuju lokasi pembangunan.

“Kami bersama warga saling membantu agar kapal penyeberangan ini dapat digunakan dengan lancar, sehingga aktivitas menuju lokasi sasaran TMMD seperti pembangunan TMAB dan MCK dapat berjalan tanpa hambatan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kebersamaan antara anggota Satgas TMMD dan masyarakat merupakan salah satu wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini terus terjalin dengan baik.

Selain melaksanakan berbagai sasaran pembangunan dalam program TMMD, anggota Satgas juga berupaya hadir membantu masyarakat dalam berbagai aktivitas sehari-hari di kampung.

Melalui semangat gotong royong tersebut, diharapkan seluruh program TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kampung Tering.

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Letda Inf Sadliq Ikut Cat Kusen Rumah Warga dalam Program TMMD

0
Dan SSK Satgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar, Letda Inf Sadliq, membantu pengecatan kusen pintu RTLH di Kampung Linggang Amer, Kutai Barat. (Ist)

SENDAWAR — Komandan SSK Satgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912 Kutai Barat, Letda Inf Sadliq, turut membantu proses pengecatan kusen pintu pada sasaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kampung Linggang Amer, Kecamatan Linggang Bigung, Kabupaten Kutai Barat, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan bersama anggota Satgas TMMD sebagai bagian dari percepatan pengerjaan program RTLH yang menjadi salah satu sasaran fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar.

Dalam kegiatan itu, Letda Inf Sadliq terlihat turun langsung membantu proses pengecatan kusen pintu rumah milik warga yang sedang direnovasi oleh Satgas TMMD. Bersama para anggota, ia turut mengerjakan bagian demi bagian rumah agar proses pembangunan dapat segera selesai dan dimanfaatkan oleh pemilik rumah.

Menurutnya, keterlibatan langsung Dan SSK dalam setiap tahapan pekerjaan merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus kepedulian TNI terhadap masyarakat.

“Kami ingin memastikan setiap pekerjaan berjalan dengan baik dan selesai sesuai target. Dengan turun langsung membantu pengerjaan, kami berharap proses pembangunan RTLH ini dapat segera selesai dan bisa segera ditempati oleh warga,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa program RTLH melalui kegiatan TMMD bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk dihuni.

Di lokasi kegiatan, semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat terlihat jelas dalam setiap tahapan pekerjaan. Warga setempat turut membantu proses pembangunan sebagai wujud kebersamaan dalam menyelesaikan program tersebut.

Melalui kerja sama tersebut, diharapkan seluruh sasaran fisik dalam program TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar dapat selesai tepat waktu serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Kampung Linggang Amer.

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S