Beranda blog Halaman 232

Satu Rumah di Soeta Dilalap Si Jago Merah, Penghuni Rugi Ratusan Juta

0
Petugas Pemadam saat berjibaku memadamkan api. (Dok. Disdamkartan)

SANGATTA – Kebakaran hebat kembali melanda kawasan Jalan Soekarno Hatta (Soeta), RT 43, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Sabtu malam (25/4/2026). Satu unit rumah warga dilaporkan ludes dilalap si jago merah.

Peristiwa itu pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 23.15 Wita. Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutai Timur langsung bergerak cepat menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 23.22 Wita.

Kasi Pemadaman, Pengendali Operasi, dan Komunikasi Disdamkartan Kutim, Eko Purnomo, mengatakan api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar satu jam.

“Setelah api dapat dikuasai, kami lanjutkan proses pendinginan hingga pukul 01.00 Wita untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” ujarnya kepada Media Kaltim, Minggu (26/4/2026).

Rumah yang terbakar diketahui milik Asnawi (52) dengan ukuran kurang lebih 8 x 18 meter. Kebakaran tersebut berdampak pada satu kepala keluarga yang terdiri dari empat jiwa.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Namun, kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Selain melakukan pemadaman, petugas juga berhasil menyelamatkan satu unit mobil dari lokasi kejadian.

Eko menambahkan, hingga saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. “Asal api masih kami dalami,” singkatnya.

Dalam penanganan kebakaran, Damkar Kutim mengerahkan satu unit fire pos stadion, dua unit fire pendidikan (unit 317 dan 321), serta satu unit operasional Hilux. Sejumlah instansi seperti kepolisian, PMI, dan Tagana turut membantu pengamanan di lokasi.

Situasi di lokasi kini telah dinyatakan aman dan terkendali.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Program INKLUSI Perkuat Hak Penyandang Disabilitas

0
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, saat berinteraksi dengan penyandang disabilitas di Balikpapan. (Istimewa)

BALIKPAPAN — Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, melakukan kunjungan kerja ke Balikpapan, Jumat (24/4/2026), dalam rangka memperkuat kerja sama bilateral antara Australia dan Indonesia, khususnya di bidang pemenuhan hak penyandang disabilitas.

Kegiatan dipusatkan di Kelurahan Telagasari, Balikpapan Kota, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan mulai dari pemerintah daerah hingga organisasi masyarakat sipil.

Agenda tersebut merupakan bagian dari implementasi Program INKLUSI yang bertujuan mendorong penguatan inklusi sosial bagi kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas.

Program tersebut dijalankan oleh Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) Indonesia bersama mitra lokal, Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kalimantan Timur.

Dalam kunjungannya, Rod Brazier meninjau langsung pelaksanaan program di lapangan sekaligus berdialog dengan penyandang disabilitas dan komunitas setempat.

Menurutnya, pendekatan berbasis komunitas menjadi langkah penting agar kebijakan yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan inklusif bukan hanya soal kebijakan, tetapi bagaimana memastikan setiap individu memiliki akses dan kesempatan yang setara,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

Menurut Rod Brazier, keterlibatan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, hingga komunitas lokal menjadi bukti adanya komitmen bersama dalam membangun ekosistem inklusif.

“Balikpapan memiliki potensi besar untuk menjadi percontohan kota inklusif di Kalimantan Timur. Sejumlah inisiatif yang telah berjalan menunjukkan perkembangan positif, meski tantangan implementasi masih perlu diatasi secara kolektif,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Kota Balikpapan, Murni, berharap kunjungan tersebut dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat sipil, dan mitra internasional.

Menurutnya, upaya tersebut penting untuk meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam pembangunan daerah.

“Inklusi bukan sekadar program, tetapi komitmen bersama agar tidak ada yang tertinggal dalam proses pembangunan,” ujarnya. (MK)

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

DPRD Kukar Siap Perkuat Anggaran Program Strategis Nasional

0
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani. (Ady/MKN)

TENGGARONG — DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh berbagai program prioritas pemerintah pusat usai mengikuti retret kepemimpinan di Magelang.

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, menyampaikan bahwa lembaga legislatif daerah siap mengawal pelaksanaan program strategis Presiden agar dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Semua program andalan pemerintah harus kita dukung,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Menurut Ahmad Yani, dukungan tersebut tidak hanya bersifat simbolis, tetapi diwujudkan melalui fungsi penganggaran dan pengawasan yang dimiliki DPRD.

Ia menjelaskan, penguatan program akan dilakukan melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta kolaborasi dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Di legislatif, tentu melalui fungsi penganggaran, baik lewat APBD maupun kolaborasi dengan APBN,” katanya.

Sejumlah program prioritas Presiden yang menjadi perhatian utama di Kukar di antaranya Koperasi Merah Putih (KMP), Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, hingga pengembangan ekonomi hijau dan ekonomi biru.

Menurutnya, program-program tersebut memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat jika dijalankan secara tepat sasaran dan berkelanjutan.

Ahmad Yani menilai pemerintah daerah memiliki peran penting dalam memastikan kebijakan pusat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di daerah.

Karena itu, ia menekankan pentingnya kesamaan visi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan agenda pembangunan nasional.

Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan program strategis tidak dibawa ke ranah kepentingan politik praktis.

“Jadi tidak lagi bicara partai atau asal-usul partai,” ujarnya.

Menurutnya, yang paling utama adalah membangun sinergi bersama demi kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.

“Yang utama adalah semangat bersama untuk bersinergi membangun Indonesia,” tutupnya. (MK)

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Agus S

Konflik Puncak Papua Disebut Sudah Jadi Duka Kemanusiaan

0
Komnas HAM menggelar konferensi pers penyampaian hasil pemantauan enam kasus pelanggaran HAM di Papua. (Dok. Komnas HAM)

JAKARTA — Komnas HAM menyoroti penanganan pemerintah terhadap konflik bersenjata di Puncak, Papua Tengah, yang menewaskan belasan warga sipil. Lembaga tersebut menilai respons pemerintah, khususnya dari Menteri HAM Natalius Pigai, masih belum optimal di tengah situasi kemanusiaan yang memburuk.

Hal itu disampaikan Komisioner Komnas HAM, Saurlin P. Siagian, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (24/4/2026). Ia menilai posisi Natalius Pigai sebagai pejabat negara sekaligus putra daerah seharusnya dapat menjadi kekuatan dalam mempercepat penanganan konflik di Papua.

“Kita hormat dengan Pak Menteri, dan Pak Menteri saya kira bisa melakukan lebih. Dia punya banyak privilege ya, dia orang sana dan dia Menteri,” ujarnya.

Menurut Saurlin, tragedi yang terjadi di Puncak Papua bukan lagi semata persoalan keamanan, melainkan sudah menjadi persoalan kemanusiaan yang membutuhkan penanganan cepat dan serius.

“Kita berharap beliau bisa melakukan hal yang jauh lebih cepat, pesat untuk mengobati peristiwa ini yang sedang terjadi. Bagi kita ini duka yang luar biasa,” tuturnya.

Komnas HAM mencatat situasi di lapangan masih memanas sejak pertengahan April 2026. Kontak bersenjata dilaporkan terjadi pada 14 hingga 15 April dan berdampak langsung terhadap masyarakat sipil.

Sejumlah laporan menyebut adanya pembakaran kampung serta lumpuhnya aktivitas masyarakat akibat eskalasi konflik tersebut.

Akibat kondisi itu, ratusan warga disebut terpaksa mengungsi ke kawasan hutan dengan keterbatasan logistik dan akses bantuan.

“Kalau ini tidak segera diakhiri, bantuan tidak bisa masuk. Petugas kemanusiaan masih kesulitan,” tegas Saurlin.

Komnas HAM mendorong pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menghentikan kekerasan, membuka akses kemanusiaan, serta memastikan perlindungan terhadap warga sipil di wilayah terdampak konflik.

Lembaga tersebut juga meminta seluruh pihak mengedepankan pendekatan kemanusiaan agar situasi tidak semakin memburuk. (MK)

Penulis: Fajri
Editor: Agus S

Pesut Etam Tak Mau Kehilangan Momentum di Akhir Musim

0
Press conference Borneo FC Samarinda di Media Center Stadion Segiri. (Humas Borneo FC)

SAMARINDA — Borneo FC Samarinda menegaskan ambisinya untuk meraih kemenangan penuh di Stadion Segiri dalam laga penting akhir musim. Pelatih kepala Fabio Lefundes bersama pemain andalan Obi Rivera memastikan Pesut Etam siap tampil maksimal demi menjaga posisi di papan atas klasemen.

Dalam sesi konferensi pers di Media Center Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes menekankan bahwa setiap pertandingan saat ini memiliki arti sangat penting bagi timnya.

“Kita harus sampai final. Saya selalu bilang kepada tim, jika ingin konsisten dan bersaing di papan atas, kita harus berusaha sampai habis,” tegasnya.

Obi Rivera juga memastikan seluruh pemain siap tampil habis-habisan demi meraih kemenangan di hadapan pendukung sendiri.

“Besok adalah pertandingan yang sangat penting. Kita tampil di depan suporter sendiri, kami akan mencoba sekuat tenaga mendapatkan poin penuh,” ujarnya.

Di tengah persaingan liga yang semakin ketat, Fabio turut menyoroti kepemimpinan wasit yang menurutnya cukup mengundang perhatian. Ia mengaku heran dengan penunjukan wasit yang dinilai berulang dalam waktu berdekatan.

“Menurut saya pribadi, memilih satu wasit yang baru memimpin pertandingan Persija lalu besok memimpin lagi pertandingan Borneo itu sedikit aneh. Tapi tidak apa-apa,” ungkap pelatih asal Brasil tersebut.

Meski demikian, Fabio berharap seluruh perangkat pertandingan tetap menjaga profesionalisme hingga akhir musim kompetisi.

Ia juga mengingatkan para pemain untuk tetap menjaga disiplin dan tidak terpancing bermain kasar di lapangan.

“Saya selalu bilang ke pemain, saya tidak suka permainan kotor. Kita harus konsisten bermain bagus dan menghindari kartu yang tidak perlu,” tambahnya.

Dalam suasana konferensi pers yang santai, Fabio sempat bercanda ketika menanggapi anggapan publik bahwa pemain Borneo FC terlihat lebih tenang dibandingkan tim lain.

“Mereka tenang di lapangan karena tidak mau kena marah saya!” cetusnya sambil tertawa.

Sementara itu, Obi Rivera menyebut kekuatan utama Borneo FC saat ini terletak pada kekompakan tim dan suasana bermain yang positif.

“Coach selalu bilang kita harus enjoy. Permainan kita solid dan berbeda dengan tim lain. Borneo itu solid dan Manyala!” katanya.

Menjelang pertandingan, manajemen dan tim juga mengajak masyarakat Samarinda untuk memenuhi Stadion Segiri dan memberikan dukungan langsung kepada Pesut Etam.

“Soal motivasi, pasti saya ingin mencetak gol apalagi kita main di rumah sendiri. Tapi yang terpenting adalah tim menang. Semoga stadion penuh besok,” harap Obi. (MK)

Penulis: Dimas
Editor: Agus S

PAN Diminta Aktif Gelar Pasar Murah untuk Jaga Daya Beli

0
Zulkifli Hasan, Ketua DPP PAN sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pangan saat diwawancarai usai acara pelantikan PAN Kaltim di Convention Hall Samarinda. (K. Irul Umam/MKN)

SAMARINDA — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menegaskan pentingnya peran kader partai dalam memastikan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pangan dan pertanian.

Hal itu disampaikan Zulhas usai menghadiri acara Simphoni Kemenangan pelantikan Ketua DPW dan DPD PAN se-Kalimantan Timur di Convention Hall Samarinda, Sabtu (25/4/2026).

Menurutnya, kader PAN harus hadir di tengah masyarakat dan membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi petani maupun nelayan.

“Kita diberi tugas untuk mengentaskan 30 persen rakyat yang tertinggal, yaitu petani. Pupuk tidak boleh terlambat, irigasi harus bagus, dan harga gabah harus terus dicek,” ujarnya.

Ia menyebut harga gabah saat ini sudah berada di atas Rp6.500 per kilogram dan harus dijaga agar tetap stabil demi melindungi kesejahteraan petani.

Selain itu, Zulhas juga menyoroti pelaksanaan program makan bergizi gratis yang menurutnya harus dijaga kualitasnya, mulai dari proses pengolahan hingga standar higienitas dan kandungan gizi.

Di sisi lain, ia menekankan pentingnya keberadaan koperasi desa (Kopdes) sebagai penyangga ekonomi masyarakat, terutama saat harga komoditas mengalami penurunan.

“Kalau harga gabah atau ikan turun, koperasi desa harus menjadi pembeli. Nanti juga jadi supplier untuk program pemerintah,” katanya.

Menurut Zulhas, menjaga stabilitas harga bahan pokok menjadi tantangan besar yang kini dihadapi pemerintah. Ia mengaku mendapat arahan langsung dari Presiden agar harga sembako tidak mengalami kenaikan.

“Ini tugas berat, harga sembako tidak boleh naik, kalau bisa justru turun,” tegasnya.

Karena itu, ia meminta seluruh kader PAN aktif menggelar pasar murah dengan melibatkan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga pelaku usaha untuk menjaga daya beli masyarakat.

Tak hanya bicara soal pangan, Zulhas juga menunjukkan optimisme terhadap masa depan PAN di Kalimantan Timur. Ia menilai peluang PAN menjadi kekuatan politik utama di daerah tersebut terbuka cukup besar.

“Insya Allah, PAN nanti jadi pemenang di Kaltim,” tutupnya. (MK)

Penulis: K. Irul Umam
Editor: Agus S

Pemkot Balikpapan Diapresiasi atas Stabilitas Pertumbuhan Ekonomi

0
Wakil Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, saat menerima penghargaan National Governance Awards (NGA) 2026 kategori Pertumbuhan Ekonomi. (Istimewa)

JAKARTA — Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, meraih penghargaan National Governance Awards (NGA) 2026 dalam kategori Economic Growth atau Pertumbuhan Ekonomi. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara “National Governance Awards: Sinergi Nusantara Untuk Indonesia Emas” yang digelar di Grand Ballroom The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kota Balikpapan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang dinilai stabil dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam keterangannya, Rahmad Mas’ud menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterima. Ia menegaskan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat Balikpapan.

“Penghargaan ini bukan semata untuk saya, tetapi untuk seluruh warga Kota Balikpapan yang telah menjaga kondusivitas daerah. Berkat kolaborasi dan kerja sama semua pihak, pertumbuhan ekonomi di Balikpapan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya usai menerima penghargaan.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari upaya pemerintah kota dalam menjaga iklim investasi, memperkuat sektor unggulan daerah, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Acara National Governance Awards diselenggarakan Metro TV dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah yang jatuh setiap 25 April. Ajang ini memberikan penghargaan kepada kepala daerah dan pemerintah daerah yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi, tata kelola pemerintahan yang baik, serta dampak nyata bagi pembangunan.

Presiden Direktur Metro TV, Arief Suditomo, mengatakan penghargaan tersebut dihadirkan sebagai bentuk apresiasi terhadap pemerintah daerah yang mampu memberikan inspirasi melalui kinerja nyata.

“National Governance Awards lahir dari keyakinan bahwa di tengah berbagai tantangan, harus ada panggung terhormat untuk mengapresiasi pemerintah daerah yang tidak hanya bekerja, tetapi juga menginspirasi,” katanya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menilai NGA dapat menjadi motivasi bagi para kepala daerah untuk terus meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat.

“Ajang ini menjadi penyemangat bagi kepala daerah untuk tetap bekerja optimal dalam melayani masyarakat, meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan,” ujarnya.

National Governance Awards menilai kinerja pemerintah daerah berdasarkan sejumlah sektor strategis, antara lain pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, tata kelola pemerintahan, pertumbuhan ekonomi, hingga kepemimpinan strategis.

Melalui penghargaan ini, praktik-praktik terbaik dari berbagai daerah diharapkan dapat menjadi inspirasi nasional sekaligus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (MK)

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

Mudyat Noor Tekankan Peran Strategis KAHMI di Tengah Masyarakat

0
Foto bersama usai pembukaan Musda IV KAHMI dan Forhati Kota Samarinda di Hotel Puri Senyiur. (Dimas/Media Kaltim)

SAMARINDA — Bertempat di Hotel Puri Senyiur, Bupati Penajam Paser Utara (PPU) sekaligus Ketua KAHMI, Mudyat Noor, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) IV KAHMI dan Forhati Kota Samarinda, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Wali Kota Samarinda, jajaran Presidium KAHMI Provinsi Kalimantan Timur, serta berbagai tokoh masyarakat lainnya.

Dalam keterangannya, Mudyat Noor menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme peserta yang hadir dalam agenda tersebut. Ia berharap Musda tidak hanya menjadi seremoni pergantian kepengurusan, tetapi juga melahirkan pemimpin baru yang mampu membawa organisasi lebih progresif.

“Alhamdulillah, agenda hari ini adalah mengesahkan Musda KAHMI dan Forhati Kota Samarinda yang keempat. Pesertanya cukup ramai. Harapan kita, Musda ini menghasilkan pemimpin baru yang mampu membawa kemajuan bagi organisasi ke depannya,” ujarnya.

Mudyat juga menanggapi arahan Wali Kota Samarinda terkait pentingnya peran strategis organisasi di tengah masyarakat. Menurutnya, KAHMI dan Forhati harus mampu bertransformasi dan tidak hanya terjebak dalam kegiatan rutin tahunan.

Ia menilai organisasi alumni HMI tersebut harus memainkan fungsi kontrol sosial yang nyata, sejalan dengan latar belakang para anggotanya yang berasal dari berbagai bidang, mulai dari politik, bisnis, hingga pemerintahan.

“Kami ingin KAHMI dan Forhati menjadi wadah untuk menularkan ide-ide yang membawa kemajuan. Bukan hanya organisasi yang melaksanakan rutinitas seperti halalbihalal atau kurban saja, tapi benar-benar menjadi penggerak dan kontrol di berbagai bidang,” tegasnya.

Melalui Musda IV ini, KAHMI dan Forhati Samarinda diharapkan mampu memperkuat kontribusi organisasi dalam pembangunan daerah serta menghadirkan gagasan-gagasan strategis bagi masyarakat.

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Creative Night Market Kembali Digelar di Jalan Cut Nyak Dien

0

Pembaca Setia Radar Bontang!

Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Bontang? Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.radarbontang.com

👉 Versi Mobile
https://digital.radarbontang.com/rb25apr2026/mobile/

Sofyan Hasdam Ingatkan Generasi Muda Bontang: Tingkatkan Literasi dan Hati-hati Menyebarkan Informasi

0
Ketua Komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam saat lomba poster dan video. (Ist). 

BONTANG – Ketua Komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam, memberikan wejangan kepada para peserta Lomba Desain Poster dan Video Pendek se-Kota Bontang 2026, terkait pentingnya budaya literasi serta kehati-hatian dalam bermedia sosial.

Dalam sambutannya, ia menyoroti fenomena masyarakat yang kerap membagikan informasi tanpa membaca secara utuh. Menurutnya, kebiasaan tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman hingga berujung pelanggaran hukum, khususnya terkait Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Kita harus menjadi bangsa pembaca. Jangan sampai karena malas membaca informasi secara utuh, lalu terprovokasi dan terjerat hukum,” tegas Andi Sofyan, Sabtu (25/4/2026) di Auditorium Tiga Dimensi.

Selain itu, dirinya turut menyinggung pesatnya perkembangan teknologi di era digital saat ini, termasuk kehadiran Kecerdasan Buatan (AI), yang bahkan telah mampu membantu diagnosis medis. Untuk itu, generasi muda diharapkan dapat memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif.

“Anak-anak generasi sekarang hidup di era kemajuan teknologi. Oleh karena itu, jadilah generasi yang bijak bermedia sosial dan manfaatkan gawai untuk hal-hal yang kreatif,” tambahnya.

Lomba ini diikuti sebanyak 69 peserta dari tingkat SMP dan SMA/sederajat se-Kota Bontang. Para peserta menampilkan berbagai karya kreatif yang mengangkat tema, etika digital dan teknologi.

“Lewat ajang ini, sangat diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga cerdas dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital,” ungkapnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan piala dan hadiah kepada para pemenang, yang dinilai telah menunjukkan kreativitas luar biasa dalam karya mereka.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam