Beranda blog Halaman 271

38 Perusahaan Tambang di Kutim Masih Minim Realisasi PPM

0
Ilustrasi Aktivitas Tambang Batu Bara di Kutim. (AI)

SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, menyoroti minimnya realisasi Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dari perusahaan tambang yang beroperasi di wilayahnya. Dari sekitar 38 perusahaan tambang di Kutim, disebutnya hanya satu yang konsisten menggelontorkan dana besar untuk PPM sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Pernyataan itu dilontarkan Mahyunadi dengan nada tegas. Ia menilai, kontribusi perusahaan terhadap daerah belum sebanding dengan aktivitas eksploitasi sumber daya alam yang terus berjalan.

“Ada sekitar 38 perusahaan tambang di Kutim, mohon maaf kalau salah. Kita berharap semuanya bisa mengeluarkan PPM-nya, bukan hanya satu saja,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran industri tambang seharusnya memberi dampak nyata bagi masyarakat. Bukan hanya pada sektor pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh kebutuhan sosial yang mendesak.

“Bukan hanya pembangunan yang dibutuhkan masyarakat. Masih ada warga kurang mampu yang membutuhkan bantuan, termasuk perbaikan rumah tidak layak huni dan dukungan sosial lainnya. Itu yang harus kita maksimalkan,” tegasnya lagi.

Mahyunadi menekankan, PPM tidak boleh sekadar formalitas administrasi. Program tersebut bisa diwujudkan dalam bentuk pembangunan infrastruktur oleh perusahaan maupun bantuan dana yang nantinya dikelola tim yang ditunjuk pemerintah agar tepat sasaran.

“Program pemberdayaan masyarakat bisa berupa pembangunan yang dilaksanakan perusahaan maupun bantuan dana yang nantinya dikelola oleh tim yang ditunjuk pemerintah untuk disalurkan kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap seluruh perusahaan tambang di Kutim menjalankan kewajiban sosialnya secara merata. Sebab, menurutnya, jika sumber daya alam terus diambil, maka komitmen untuk menyejahterakan masyarakat juga harus berjalan beriringan.

“Jangan sampai yang menikmati hasilnya hanya perusahaan. Masyarakat juga harus merasakan manfaatnya,” tutupnya.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Penataan Pasar Ramadan Terkendala Tak Ada Lahan Gratks

0
Salah Satu Pasar Ramadan di Gang Simono, Sangatta Utara, nampak menggunakan area jalan. (Ramlah/Radar Bontang)

SANGATTA – Penataan atau relokasi Pasar Ramadan di wilayah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tahun ini dipastikan tak mudah. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim mengakui terkendala lahan dan anggaran.

Fungsional Ahli Madya Disperindag Kutim, Benita, blak-blakan menyebut pihaknya ingin pasar lebih tertib. Namun persoalan klasik selalu muncul: lahan gratis.

“Yang kita cari itu tempat yang gratis. Gratis dalam arti pedagang tidak dipungut biaya apa pun. Pertanyaannya, ada enggak lahan seperti itu?,” sebut Benita saat dikonfirmasi, Sabtu (21/2/2026).

Menurutnya, Disperindag tak bisa bergerak sendiri. Penataan harus melibatkan camat, UPT Pasar, kepala desa hingga asosiasi pedagang. Tanpa koordinasi, kebijakan berisiko memicu polemik.

Salah satu opsi yang sempat mencuat adalah kawasan Town Hall. Namun lokasi tersebut dikelola yayasan sehingga perlu izin dan administrasi khusus. Konsekuensinya, pedagang harus membayar sewa tempat.

“Kalau mereka masuk ke Town Hall, mereka bayar. Sementara keuntungan pedagang itu tidak besar. Omzet Rp200 ribu, untung bersih mungkin Rp50 ribu. Kalau harus bayar tempat, belum tentu menutup biaya hari itu,” bebernya.

Alternatif lain seperti lapangan sepak bola pun tak sepenuhnya gratis. Tenda, fasilitas, hingga penunjang lain tetap membutuhkan biaya. Bahkan lokasi folder yang selama ini digunakan juga tetap menimbulkan beban, misalnya untuk penggunaan air dan fasilitas umum.

Benita juga mengingatkan risiko jika seluruh pedagang dipusatkan di satu titik. Persaingan akan makin ketat, sementara daya beli masyarakat belum tentu mampu menyerap seluruh dagangan.

“Kalau ditumpuk di satu tempat, persaingan otomatis tinggi. Daya beli masyarakat belum tentu cukup untuk semuanya,” katanya.

Ia justru menilai pola pedagang yang tersebar di sejumlah titik seperti Teluk Lingga, Sangatta Utara, Sangatta Selatan hingga kawasan perumahan lebih realistis. Selain mendekatkan pedagang dengan pembeli, pola ini juga dinilai mampu mengurangi potensi kemacetan.

“Kalau tersebar, warga belanja di sekitar tempat tinggalnya saja. Tidak perlu jauh-jauh karena jualannya hampir sama,” tambahnya.

Di sisi lain, kesiapan pedagang juga jadi pertimbangan. Banyak yang sudah menyiapkan bahan baku dan perlengkapan. Relokasi mendadak dikhawatirkan memicu penolakan.

“Kalau dipaksakan, bisa ribut. Mereka mungkin lebih memilih jualan di depan rumah karena lebih praktis. Tidak semua pedagang punya kendaraan untuk angkut barang,” ungkapnya.

Benita menegaskan, bukan berarti Disperindag lepas tangan. Namun setiap kebijakan harus matang dan mempertimbangkan dampak sosial-ekonomi.

“Kalau ada dana dan ada lahan, ayo. Tapi kita juga harus memikirkan dampaknya. Jangan sampai terkesan memaksakan kehendak dan memberatkan masyarakat kecil,” pungkasnya.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

SMA Unggul Garuda Resmi Ditetapkan, Fokus Cetak SDM Sains dan Teknologi

0
Dokumen Peraturan Presiden Nomor 116 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan SMA Unggul Garuda. (Foto: Kemensetneg)

JAKARTA – Pemerintah resmi menetapkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 116 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Garuda yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 20 November 2025.

Perpres tersebut menjadi dasar hukum pembentukan SMA Unggul Garuda sebagai strategi peningkatan kualitas pendidikan menengah guna menyiapkan sumber daya manusia unggul di bidang sains dan teknologi.

Dalam regulasi itu disebutkan, SMA Unggul Garuda merupakan satuan pendidikan menengah yang menyelenggarakan pendidikan unggul dan inklusif untuk menghasilkan lulusan dengan kompetensi tinggi di bidang sains dan teknologi serta mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik.

Penyelenggaraan SMA Unggul Garuda bertumpu pada tiga pilar utama. Pertama, pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi peserta didik dari berbagai latar belakang daerah dan sosial ekonomi. Kedua, penguatan sekolah sebagai inkubator pemimpin melalui pembentukan karakter dan kepemimpinan generasi masa depan. Ketiga, peningkatan prestasi akademik serta pengabdian kepada masyarakat melalui pendidikan berbasis sains dan teknologi.

Pelaksanaan SMA Unggul Garuda berada di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dengan dua skema, yakni SMA Unggul Garuda Baru dan SMA Unggul Garuda Transformasi.

SMA Unggul Garuda Baru merupakan sekolah yang dibangun dari awal dan dikelola langsung pemerintah pusat dengan kurikulum mengacu pada standar nasional pendidikan serta dilengkapi kurikulum pengayaan. Seleksi peserta didik dilakukan secara nasional melalui jalur beasiswa dan jalur reguler, dengan mempertimbangkan kemampuan akademik, latar belakang ekonomi, dan asal geografis.

Sementara itu, SMA Unggul Garuda Transformasi merupakan penguatan terhadap SMA atau MA yang telah ada dan memenuhi kriteria tertentu, seperti berlokasi di Indonesia, berakreditasi A, serta memiliki prestasi tingkat regional, nasional, atau internasional. Sekolah yang masuk skema transformasi akan mendapatkan pengayaan berupa peningkatan kapasitas manajemen, kompetensi guru dan tenaga kependidikan, serta pembinaan khusus bagi siswa.

Perpres juga mengatur mekanisme pemantauan dan evaluasi yang dilakukan minimal enam bulan sekali oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi guna memastikan kualitas dan keberlanjutan program.

Dari sisi pembiayaan, penyelenggaraan SMA Unggul Garuda dapat bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun sumber lain yang sah dan tidak mengikat.

Kebijakan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat fondasi sumber daya manusia Indonesia, khususnya di bidang sains dan teknologi, sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas. (MK)

Editor: Agus S

Wabup Mahulu Pastikan Stunting Masuk Prioritas Pembangunan 2027

0
Wakil Bupati Mahakam Ulu, Suhuk ketika menghadiri Pramusrenbang di Balai Pertemuan Ida’ang Bulan, Kecamatan Long Bagun. //dok-Istimewa.

UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu melalui Kecamatan Long Bagun menggelar Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pramusrenbang) Tematik Stunting dengan tema “Menuju Percepatan Penurunan Stunting Terpadu RPJMD 2025–2029” di Balai Pertemuan Ida’ang Bulan, Rabu (18/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Wakil Bupati Mahakam Ulu, Suhuk, yang juga menjabat Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (T3PS). Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam penanganan stunting akan menjadi bagian penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

“Penanganan stunting menjadi prioritas utama pemerintah daerah di bawah kepemimpinan yang baru. Komitmen kita kuat untuk menurunkan stunting. Karena itu saya hadir langsung untuk mendengar apa saja kendala yang dihadapi masyarakat,” ujar Suhuk.

Menurutnya, forum Pramusrenbang Tematik Stunting menjadi ruang strategis untuk memetakan persoalan riil di lapangan sehingga solusi yang dirumuskan benar-benar tepat sasaran.

“Kita turun langsung supaya tahu kendalanya di mana, sehingga ke depan kita bisa fokus dalam pembahasan dan penanganannya,” katanya.

Ia menjelaskan, hasil forum tersebut akan menjadi bahan penting dalam penyusunan RKPD serta pembahasan anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Tahun 2027. Pendataan yang akurat dari tingkat kampung hingga kecamatan menjadi langkah awal yang dinilai sangat menentukan keberhasilan program.

“Kita minta pendataan betul-betul dari kampung ke kampung sampai ke tingkat kecamatan, supaya nanti kita bisa fokus dalam penanganannya,” tegasnya.

Suhuk juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tanpa ego sektoral. Ia mengakui kondisi geografis Mahakam Ulu sebagai wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) menjadi tantangan tersendiri, ditambah faktor alam, ekonomi, dan lingkungan.

“Memang tantangannya banyak, tapi kita tidak putus asa. Kita akan terus berjuang untuk melepaskan Mahakam Ulu dari stunting,” ujarnya.

Upaya penanganan, lanjutnya, akan dilakukan secara bertahap melalui edukasi kepada ibu hamil, perbaikan lingkungan, peningkatan asupan gizi, serta pelibatan aktif seluruh OPD terkait.

“Kalau kita semua bergandeng tangan dan bergerak bersama, saya yakin stunting di Mahakam Ulu bisa kita atasi,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk proaktif melaporkan jika menemukan indikasi stunting di lingkungan sekitar agar dapat segera didata dan ditangani. Selain itu, perhatian diarahkan pada generasi muda, terutama untuk menekan angka pernikahan dini yang dinilai turut berkontribusi terhadap kasus stunting.

“Anak-anak remaja kita harus menjaga pergaulan dan merencanakan masa depan dengan baik, supaya kita bisa mencegah stunting sejak dini,” tutupnya.

Melalui Pramusrenbang Tematik Stunting ini, pemerintah daerah berharap terbangun komitmen bersama dan langkah konkret dalam percepatan penurunan stunting demi mewujudkan generasi Mahakam Ulu yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (MK)

Editor: Agus S

Prabowo Nyatakan Komitmen Two-State Solution, Indonesia Siap Terlibat Misi Gaza

0
Presiden Prabowo Subianto memberikan keterangan pers kepada awak media di Washington DC. (BPMI Setpres)

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan optimisme terhadap perkembangan upaya kemanusiaan dan perdamaian di Gaza saat memberikan keterangan pers di Washington DC, Kamis (19/2/2026). Ia menilai sejumlah kemajuan telah dicapai, terutama dalam distribusi bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Gaza.

“Ya, Alhamdulillah tadi berjalan dengan baik, lancar ya. Kita lihat kemajuan-kemajuan yang sudah dicapai,” ujar Presiden.

Menurutnya, aliran bantuan makanan dan kebutuhan dasar masyarakat Gaza saat ini berada pada tingkat tertinggi dibandingkan periode beberapa tahun terakhir.

“Sementara saya kira aliran bantuan makan, kebutuhan rakyat Gaza saya kira tertinggi selama beberapa tahun. Jadi makan cukup, kebutuhan-kebutuhan lain mengalir deras,” lanjutnya.

Meski demikian, Presiden mengingatkan bahwa proses menuju perdamaian tetap menghadapi berbagai tantangan serius.

“Nampaknya sangat serius ya. Tadi walaupun kita bertekad untuk ini berhasil, karena ini memberi harapan, perdamaian. Walaupun tadi saya juga dalam statement singkat saya, saya juga ingatkan banyak kesulitan, masih di depan banyak hambatan, rintangan, obstacles,” ucapnya.

Prabowo menegaskan komitmen Indonesia bersama negara-negara Muslim lainnya untuk terus mendorong tercapainya perdamaian berkelanjutan bagi rakyat Palestina.

“Tapi ya, kita harus bertekad untuk mencapai keberhasilan demi rakyat Palestina. Kita tentunya komit, tadi beberapa negara-negara Muslim semua menegaskan komitmen kita untuk benar-benar mencapai lasting peace,” tegasnya.

Ia kembali menekankan bahwa solusi dua negara merupakan satu-satunya jalan realistis untuk mewujudkan perdamaian jangka panjang di kawasan tersebut.

“Bagi kita the real, the only long lasting solution is a two-state solution,” ujar Presiden.

Dalam konteks kontribusi internasional, Indonesia menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam misi stabilisasi dan perdamaian yang tengah dipersiapkan komunitas global. Presiden menyebut kemungkinan kelompok awal dapat diberangkatkan dalam satu hingga dua bulan mendatang.

“Mungkin, ya kelompok-kelompok advance, mungkin tidak lama lah, mungkin 1–2 bulan ini,” ungkapnya.

Ia juga mengonfirmasi bahwa Indonesia diminta menempati posisi Wakil Komandan dalam struktur misi perdamaian tersebut.

“Ya, mereka minta kita jadi Deputy Commander,” kata Prabowo.

Komitmen tersebut menegaskan konsistensi politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif, berorientasi pada kemanusiaan, serta mendukung terciptanya perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Timur Tengah. (MK)

Editor: Agus S

600 Honorer Mahulu Belum Terakomodir P3K, DPRD Datangi BKD Kaltim

0
Ketua DPRD Mahakam Ulu, Devung Paran saat audiensi bersama BKD Provinsi Kaltim di Samarinda membahas tenaga Non-ASN yang belum terakomodir dalam skema P3K 2025. (Dok. Istimewa)

UJOH BILANG – Komisi II DPRD Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) melakukan audiensi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Timur di Samarinda, Rabu (18/2/2026), guna memperjuangkan nasib tenaga Non-Aparatur Sipil Negara (Non-ASN) yang tidak terakomodir dalam skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Tahun 2025, baik penuh waktu maupun paruh waktu.

Audiensi tersebut dihadiri Ketua DPRD Mahulu Devung Paran, Ketua Komisi II Gohen Merang Sapulete, anggota Komisi II Idam Tanyit, Kerawing Lawing, Videlis Tekwan Kuway, serta Sekretaris Dinas Kesehatan Mahulu dr. Berce Tenda. Dari pihak BKD Kaltim hadir Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD Yuli Fitryanti beserta jajaran.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Mahulu Gohen Merang Sapulete menyampaikan harapan agar terdapat solusi regulatif bagi tenaga honorer yang belum masuk dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN), sehingga tetap memiliki peluang untuk diakomodir sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Melalui audiensi ini, DPRD Mahakam Ulu menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi tenaga honorer yang belum terakomodir dalam skema P3K, dengan tetap berpedoman pada ketentuan peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Mahulu Devung Paran menegaskan bahwa skema P3K paruh waktu dihadirkan pemerintah sebagai solusi penataan pegawai Non-ASN untuk mencegah pemberhentian massal. Namun, masih adanya ratusan honorer yang belum terakomodir menjadi perhatian serius DPRD.

Menurutnya, terdapat hampir 600 tenaga honorer di Mahulu yang belum masuk dalam skema P3K Tahun 2025. Rinciannya sekitar 420 orang berasal dari Dinas Pendidikan, 67 orang dari Dinas Kesehatan, dan sisanya dari berbagai lembaga struktural lainnya.

“Ini menjadi tanggung jawab moral kami untuk memperjuangkan mereka. Kami berharap ada kebijakan yang bisa mengakomodir tenaga Non-ASN yang selama ini telah mengabdi,” tegasnya.

DPRD Mahulu memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan instansi terkait agar tenaga honorer yang belum terakomodir tetap mendapatkan kejelasan status dan perlindungan sesuai regulasi yang berlaku. (MK)

Editor: Agus S

Selama Ramadan, Jam Sekolah Dipangkas dan Tugas Diringankan

0
Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik.

BALIKPAPAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan memastikan seluruh satuan pendidikan telah menerima surat edaran resmi terkait pengaturan jadwal pembelajaran dan masa libur selama Ramadan 1447 Hijriah.

Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik, menyampaikan surat edaran tersebut menjadi pedoman bagi sekolah, orang tua, dan peserta didik dalam menyesuaikan kegiatan belajar mengajar selama bulan suci.

“Seluruh sekolah sudah kami kirimkan surat edaran resmi. Di dalamnya diatur secara jelas kapan pembelajaran aktif berlangsung, kapan masa libur dimulai, dan kapan siswa kembali masuk sekolah setelah Ramadan,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Ia menjelaskan, pembelajaran pada awal Ramadan tetap berjalan dengan penyesuaian durasi jam pelajaran agar tidak membebani siswa yang menjalankan ibadah puasa. Sekolah juga diminta tidak memberikan tugas yang memberatkan.

“Kami mengatur supaya ritme belajar tetap ada, tetapi tidak memberatkan. Jam belajar disesuaikan dan sekolah diminta tidak memberikan tugas yang membebani siswa,” tegasnya.

Menjelang akhir Ramadan hingga Idulfitri, siswa akan memasuki masa libur sesuai kalender pendidikan yang telah ditetapkan. Namun demikian, sejumlah sekolah tetap merancang kegiatan seperti Pondok Ramadan, pesantren kilat, kajian keagamaan, serta aksi sosial tanpa tambahan pekerjaan rumah.

Selain penyesuaian akademik, Disdikbud juga mengarahkan agar pembelajaran selama Ramadan lebih menekankan penguatan karakter dan nilai spiritual. Sekolah didorong mengintegrasikan kegiatan keagamaan dalam agenda pendidikan.

“Ramadan bukan sekadar jeda akademik. Ini momentum pembinaan karakter. Biarkan anak-anak fokus pada pembelajaran yang bermakna dan ibadahnya,” tambah Irfan.

Disdikbud juga menggerakkan program sedekah jariah Ramadan di lingkungan sekolah sebagai bagian dari pendidikan karakter, agar siswa terbiasa berbagi dan peduli terhadap sesama.

Ia berharap kebijakan ini mampu menciptakan suasana belajar yang seimbang antara capaian akademik dan pembentukan karakter, sehingga Ramadan menjadi momen pendidikan yang lebih bermakna bagi siswa di Balikpapan. (MK)

Editor: Agus S

Indonesia–AS Sepakat Tarif Nol Persen, Ribuan Produk RI Tembus Pasar Amerika

0
Indonesia–AS teken perjanjian dagang, 1.819 produk RI bebas tarif nol persen. (BPMI Setpres)

JAKARTA — Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat resmi menyepakati Perjanjian Perdagangan Timbal Balik yang memberikan fasilitas tarif nol persen bagi 1.819 produk Indonesia di pasar Amerika Serikat.

Kesepakatan bertajuk Toward a New Golden Age for the US–Indonesia Alliance itu ditandatangani di Washington DC, Kamis (19/2/2026), oleh perwakilan kedua negara sebagai bagian dari penguatan kemitraan ekonomi strategis.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, ribuan pos tarif tersebut mencakup sektor pertanian dan industri strategis, mulai dari minyak sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, karet, hingga komponen elektronik termasuk semikonduktor dan komponen pesawat terbang.

“Dalam ART ini ada 1.819 pos tarif produk Indonesia baik itu pertanian maupun industri. Antara lain minyak sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, karet, komponen elektronik termasuk semikonduktor, komponen pesawat terbang yang tarifnya adalah nol persen,” ujarnya.

Produk tekstil dan apparel juga memperoleh fasilitas serupa melalui skema tariff rate quota (TRQ), yang memungkinkan ekspor dengan tarif nol persen dalam batas kuota tertentu.

“Tentunya ini memberikan manfaat bagi empat juta pekerja di sektor ini. Dan kalau kita hitung dengan keluarga ini sangat berpengaruh terhadap 20 juta masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Sebagai prinsip timbal balik, Indonesia membuka tarif nol persen untuk sejumlah komoditas utama asal Amerika Serikat, khususnya gandum dan kedelai sebagai bahan baku pangan. Pemerintah memastikan kebijakan tersebut tidak menambah beban masyarakat.

“Masyarakat Indonesia membayar nol persen untuk barang yang diproduksi dari soyabean ataupun wheat dalam hal ini, noodle ataupun dalam bentuk tahu dan tempe. Jadi masyarakat kita tidak dikenakan beban tambahan biaya untuk bahan baku yang kita impor dari Amerika Serikat,” jelas Airlangga.

Dalam konteks multilateral, kedua negara juga sepakat tidak mengenakan bea masuk atas transaksi elektronik sesuai komitmen di forum WTO. Pengaturan transfer data lintas batas akan dilakukan terbatas dan tetap mengikuti regulasi nasional, termasuk perlindungan data konsumen.

Pemerintah Indonesia turut menerapkan strategic trade management guna menjaga keamanan perdagangan dan mencegah penyalahgunaan kerja sama untuk kepentingan di luar tujuan damai.

Perjanjian ini akan berlaku 90 hari setelah proses hukum domestik diselesaikan, termasuk konsultasi dengan DPR RI. Kesepakatan juga dapat disesuaikan melalui persetujuan tertulis kedua negara.

“Dalam perjanjian ini tujuannya juga untuk mencapai Indonesia emas, sehingga perjanjian ini juga disebut sebagai new golden age bagi Indonesia maupun Amerika Serikat itu sendiri,” katanya.

Ia menegaskan, perjanjian tersebut murni berfokus pada kerja sama perdagangan dan tidak mencakup isu non-ekonomi seperti pertahanan, keamanan, maupun geopolitik kawasan.

“Amerika sepakat untuk mencabut pasal-pasal yang non kerja sama ekonomi, antara lain terkait pengembangan reaktor nuklir, kebijakan Laut Cina Selatan, serta pertahanan dan keamanan perbatasan, sehingga murni ART kita adalah terkait dengan perdagangan,” pungkasnya. (MK)

Editor: Agus S

Pasar Ramadan Segiri Dibuka, Andi Harun: Ini Identitas Kota Tepian

0
Wali Kota Samarinda Andi Harun meresmikan Pasar Ramadan Segiri 2026 di kawasan GOR Segiri, Jumat (20/2/2026). (Dim/MKN)

SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, secara resmi membuka Wisata Belanja Ramadan 1447 H/2026 M di kawasan GOR Segiri, Jumat (20/2/2026) sore. Kehadiran pasar musiman ini kembali menjadi penanda kuat tradisi Ramadan di Kota Tepian.

Dalam sambutannya, Andi Harun menyampaikan rasa syukur karena masyarakat kembali dipertemukan dengan bulan suci. Ia menegaskan, Pasar Ramadan di GOR Segiri bukan sekadar ruang transaksi ekonomi, melainkan bagian dari sejarah dan budaya yang telah melekat di Samarinda.

“Tidak berlebihan kalau saya katakan, Ramadan di Samarinda tanpa Pasar Ramadan di GOR Segiri itu rasanya tidak lengkap. Ini sudah menjadi cerita yang tidak bisa lagi dihapus, di-delay, apalagi dikaburkan,” ujarnya di hadapan pelaku UMKM dan tamu undangan.

Ia menyebut pelaksanaan tahun ini terasa lebih istimewa karena didukung infrastruktur yang semakin baik pascarevitalisasi kawasan GOR Segiri pada 2025 lalu. Area yang lebih tertata dan nyaman diharapkan mampu meningkatkan daya tarik pengunjung sekaligus mendorong perputaran ekonomi pelaku usaha kecil.

“Sekarang areanya lebih nyaman, variasinya lebih banyak, dan yang paling utama, ini menjadi sarana silaturahmi kita di bulan yang penuh barokah,” tambahnya.

Dalam suasana yang santai, Andi Harun juga mengingatkan agar acara tidak dibuat terlalu formal. Ia bahkan meminta hadirin yang terpapar terik matahari untuk memundurkan kursi agar lebih nyaman, menegaskan bahwa inti kegiatan adalah kebersamaan dan silaturahmi.

Selain menjadi pusat ekonomi kerakyatan, Pemkot Samarinda memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat edukasi digitalisasi transaksi. Bekerja sama dengan Bank Indonesia, Himbara, serta Bank Kaltimtara, penggunaan sistem pembayaran non-tunai melalui QRIS kembali digencarkan.

“Kita jadikan momentum ini sebagai sarana edukasi implementasi digital payment. Agar warga Samarinda tidak gugup menghadapi transformasi global yang begitu cepat. Kita ingin masyarakat masuk ke dalam sistem itu dengan cerdas,” tegasnya.

Menurutnya, meskipun budaya transaksi tunai masih kuat, pergeseran menuju sistem pembayaran digital akan terus berlangsung seiring perubahan pola konsumsi masyarakat.

Pembukaan Pasar Ramadan Segiri 2026 turut dihadiri jajaran camat dan lurah se-Kota Samarinda, Kabag Kesra, tokoh agama, serta perwakilan perbankan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung geliat ekonomi Ramadan. (MK)

Editor: Agus S

Efek Deal RI–AS, Rupiah Naik Tipis di Tengah Tekanan Dolar Global

0
Ilustrasi rupiah dan dolar AS di tengah penguatan tipis nilai tukar pada perdagangan Jumat (20/2/2026). (Sumber: Istockphoto)

JAKARTA — Nilai tukar rupiah ditutup menguat tipis pada perdagangan Jumat (20/2/2026) di tengah penguatan dolar Amerika Serikat dan sentimen global yang cenderung berhati-hati.

Rupiah tercatat naik 6 poin ke level Rp16.888 per dolar AS, setelah sebelumnya sempat menguat hingga 25 poin dari posisi pembukaan. Pada penutupan perdagangan sebelumnya, mata uang Garuda berada di level Rp16.894 per dolar AS, menunjukkan pergerakan yang relatif stabil.

Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, mengatakan penguatan dolar AS dipicu oleh risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Januari.

“Risalah FOMC memperkuat pandangan bahwa pemotongan suku bunga jangka pendek tidak mungkin terjadi. Hal itu membuat dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah tetap stabil,” ujar Ibrahim dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/2/2026).

Ia menjelaskan nada risalah tersebut cenderung hawkish meski tetap berhati-hati dalam merespons dinamika ekonomi global. Kondisi itu membuat pelaku pasar kembali menahan ekspektasi terhadap peluang penurunan suku bunga dalam waktu dekat.

Data ekonomi Amerika Serikat yang lebih baik dari perkiraan turut menopang penguatan dolar AS. Klaim pengangguran awal tercatat turun menjadi 206 ribu untuk pekan yang berakhir 14 Februari, jauh di bawah proyeksi 225 ribu dan realisasi sebelumnya 229 ribu.

Survei Manufaktur The Fed Philadelphia juga meningkat menjadi 16,3 pada Februari dari sebelumnya 12,6. Angka tersebut melampaui ekspektasi pasar di level 8,5.

“Data ekonomi AS yang optimis semakin menguatkan dolar AS dan menambah tekanan pada harga emas,” katanya.

Dari sisi eksternal, pasar juga mencermati peningkatan ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Laporan media internasional menyebut militer AS tengah mempersiapkan kemungkinan serangan terhadap Iran.

Presiden AS Donald Trump bahkan memberi tenggat waktu 10 hingga 15 hari untuk tercapainya kesepakatan nuklir dengan Iran.

“Risiko geopolitik terkait ketegangan AS–Iran tetap tinggi, apalagi Presiden Donald Trump memberi batas waktu 10 hingga 15 hari untuk tercapainya kesepakatan nuklir,” jelas Ibrahim.

Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari kesepakatan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat. Pemerintah kedua negara menandatangani dokumen Implementation of the Agreement toward New Golden Age US–Indonesia Alliance di Washington DC.

Kesepakatan tersebut mencakup 11 nota kesepahaman, pembentukan dewan ekonomi permanen, penurunan tarif ribuan produk, serta komitmen pembelian energi dan pesawat.

“Perjanjian ini bisa menjadi katalis positif bagi ekonomi Indonesia karena mencakup penurunan tarif, pembentukan dewan ekonomi permanen, serta komitmen pembelian energi dan pesawat,” ujarnya.

Untuk perdagangan Senin mendatang, rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif dengan potensi berada di kisaran Rp16.880 hingga Rp16.910 per dolar AS. (MK)

Editor: Agus S