Beranda blog Halaman 277

Rp6 Juta per Hari, Tapi Bisa Dihentikan Sewaktu-Waktu

0
Aktivitas memasak di dapur SPPG. (Dok. BGN)

JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa insentif sebesar Rp6 juta per hari untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak diberikan secara otomatis, melainkan bergantung pada kualitas layanan yang disediakan.

Direktur Manajemen Risiko Pemenuhan Gizi BGN, Rufriyanto Maulana Yusuf, menyampaikan bahwa insentif tersebut dapat langsung dihentikan jika fasilitas SPPG tidak memenuhi standar operasional yang telah ditetapkan.

“Hak mitra atas insentif Rp6 juta ini akan seketika hangus manakala fasilitas SPPG terklasifikasi dalam status gagal beroperasi atau tidak tersedia,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Menurutnya, insentif tersebut merupakan bentuk perlindungan finansial bagi mitra pelaksana dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, pemberiannya tetap disertai pengawasan ketat dengan mekanisme disiplin yang tegas.

BGN menerapkan prinsip “no service, no pay”, yang berarti tidak ada layanan maka tidak ada pembayaran.

“Logika operasionalnya jelas, tiada layanan maka tiada pembayaran,” tegasnya.

Sejumlah kondisi yang dapat menyebabkan insentif dihentikan antara lain kualitas air yang tidak steril dan terkontaminasi bakteri E. coli, sistem pengolahan limbah yang tidak memadai, kerusakan alat pendingin, hingga belum terpenuhinya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi dari Dinas Kesehatan.

Jika kondisi tersebut terjadi, maka fasilitas dinyatakan tidak memenuhi standar kesiapan operasional dan insentif langsung dihentikan pada hari yang sama.

“Maka pada hari itu juga, insentif Rp6 juta langsung dihentikan,” jelasnya.

Dengan kebijakan ini, BGN berharap seluruh SPPG dapat menjaga konsistensi kualitas layanan, terutama dalam aspek kebersihan, keamanan pangan, dan kesiapan operasional.

Rufriyanto juga mengakui bahwa pelaksanaan program MBG masih membutuhkan penyesuaian, khususnya dalam aspek operasional. Meski demikian, skema kemitraan dinilai tetap penting dalam mendukung keberlangsungan program tersebut. (MK)

Pewarta: Fajri
Editor: Agus S

NasDem Permudah Rekrutmen, Anak Muda Didorong Masuk Politik

0
Logo Partai NasDem (Int).

SAMARINDA – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kalimantan Timur (Kaltim) mulai menyusun strategi politik menghadapi Pemilu 2029 dengan fokus pada regenerasi kader, khususnya dari kalangan anak muda.

Ketua DPW Partai NasDem Kaltim, Celni Pita Sari, menegaskan bahwa partainya membuka ruang lebih luas bagi generasi muda, terutama generasi Z, untuk terlibat aktif dalam dunia politik.

Menurutnya, pola rekrutmen kader ke depan dibuat lebih fleksibel dan tidak lagi dibebani persyaratan yang rumit, selama calon memiliki kapasitas serta kemauan untuk berkembang.

“Kalau memang potensial, tentu akan kita bantu. Termasuk hal-hal yang dibutuhkan untuk mendukung mereka masuk ke politik,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Selain menyasar anak muda, NasDem Kaltim juga tetap membuka peluang bagi figur potensial dari berbagai latar belakang, baik kader petahana, tokoh eksternal, hingga figur dari partai lain.

Dari sisi organisasi, Celni memastikan seluruh struktur partai di daerah mulai bergerak menyiapkan tahapan verifikasi administrasi. Langkah ini dilakukan lebih awal sesuai arahan DPP untuk memastikan kesiapan menghadapi agenda politik mendatang.

Untuk target politik, NasDem Kaltim menargetkan mempertahankan bahkan meningkatkan posisi di parlemen. Di tingkat DPRD provinsi, partai menargetkan tetap berada di jajaran pimpinan dewan.

Sementara itu, di Kota Samarinda, capaian kursi yang ada saat ini juga menjadi target untuk dipertahankan.

Dalam kesempatan tersebut, Celni juga memberi sinyal arah politik pribadinya pada Pemilu 2029. Setelah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, ia membuka kemungkinan untuk maju ke tingkat provinsi.

“Karena ini periode terakhir saya di DPRD Kota, kemungkinan nanti maju ke provinsi,” katanya.

Sebagai penguatan internal, DPW NasDem Kaltim juga menjadwalkan sejumlah agenda konsolidasi pada Mei hingga Juni mendatang. Agenda tersebut meliputi bimbingan teknis, sosialisasi kepartaian, hingga pelantikan pengurus DPD kabupaten/kota se-Kaltim.

Kegiatan konsolidasi ini rencananya akan dipusatkan di Samarinda atau Balikpapan dengan melibatkan perwakilan dari 10 kabupaten/kota sebagai bagian dari penguatan mesin partai menuju Pemilu 2029. (MK)

Pewarta: K. Irul Umam
Editor: Agus S

Paser Pastikan Venue Siap Sebelum November 2026

0
Venue yang sedang proses pembangunan di komplek olahraga Gor Sadurengas.

PASER – Pemerintah Kabupaten Paser memastikan seluruh pembangunan venue Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) akan rampung sebelum pelaksanaan pada November 2026 mendatang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Paser yang juga Ketua KONI Paser, Katsul Wijaya, menegaskan progres pembangunan terus dikebut agar seluruh fasilitas pertandingan dapat selesai tepat waktu.

“Terkait pembangunan venue masih terus kita kejar dan ditargetkan rampung sebelum jadwal pelaksanaan atau sebulan sebelumnya, yakni Oktober,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Ia juga menepis kekhawatiran terkait kemungkinan keterlambatan pembangunan akibat isu penundaan Porprov maupun kebijakan efisiensi anggaran. Menurutnya, pembangunan venue tetap berjalan aman karena telah masuk dalam perencanaan anggaran sebelumnya.

“Meski sempat ada isu penundaan dan efisiensi anggaran, pembangunan venue dipastikan tidak terdampak karena sudah teranggarkan. Jadi tinggal pelaksanaan saja nanti,” jelasnya.

Lebih lanjut, Katsul menyampaikan bahwa kebijakan efisiensi anggaran pada 2026 difokuskan pada kegiatan yang tidak menjadi prioritas utama. Sementara program wajib seperti Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan program prioritas kepala daerah tetap diamankan.

“Kegiatan yang masuk dalam SPM tidak boleh diabaikan. Begitu juga dengan program prioritas kepala daerah, salah satunya Porprov ini. Semua itu kita amankan, yang diefisienkan kegiatan di luar itu,” tegasnya.

Sebagai bentuk keseriusan menjadi tuan rumah, Kabupaten Paser juga telah meluncurkan maskot Porprov beberapa waktu lalu. Langkah ini menjadi simbol kesiapan daerah dalam menyukseskan ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

“Ini adalah bentuk keseriusan kita sebagai tuan rumah,” pungkasnya. (MK)

Pewarta: Nash
Editor: Agus S

Atap Dibongkar, Penutupan RM Tahu Sumedang Disebut Tanpa Paksaan

0
RM Tahu Sumedang di Km 50 yang ditutup mandiri oleh pengelola, asetnya mulai perlahan dibongkar. (Atmaja Riski/Media Kaltim).

NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan bahwa penutupan Rumah Makan (RM) Tahu Sumedang di Km 50 Jalan poros Balikpapan–Samarinda dilakukan secara sukarela oleh pemilik usaha, setelah melalui proses diskusi bersama pihak Otorita.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara, Troy Pantouw, menyampaikan bahwa langkah penutupan dan pemasangan pagar seng di area usaha merupakan bentuk kesadaran dari pemilik.

“Otorita IKN menyambut baik langkah yang ditempuh oleh pemilik Rumah Makan Tahu Sumedang untuk menutup dan memasang pagar pada lokasi usahanya secara sukarela setelah melakukan diskusi bersama Otorita IKN,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Menurut Troy, keputusan tersebut mencerminkan itikad baik pelaku usaha dalam mendukung upaya pemulihan kawasan Hutan Konservasi Bukit Soeharto yang memiliki peran penting terhadap keseimbangan lingkungan di wilayah delineasi IKN.

Ia menegaskan, penertiban kawasan tidak semata-mata berfokus pada penegakan aturan, tetapi juga menjadi bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.

“Pendekatan yang dilakukan tetap mengedepankan komunikasi dan humanisme, serta membuka ruang dialog bagi seluruh pihak yang terdampak,” jelasnya.

Keterangan serupa juga disampaikan warga sekitar, Daeng Santo, yang merupakan koordinator juru parkir di lokasi tersebut. Ia membenarkan bahwa pemilik usaha sempat dipanggil untuk berdiskusi dengan pihak Otorita IKN bersama perangkat RT setempat.

“Beberapa waktu owner memang dipanggil ke Otorita IKN. Setelah itu, singkatnya, lalu ada penutupan lokasi menggunakan pagar seng,” ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lapangan, proses pembongkaran bangunan mulai dilakukan. Bagian atap seng rumah makan terlihat sudah dilepas, menandai tahapan lanjutan dari penutupan operasional.

Langkah ini diharapkan menjadi bagian dari penataan kawasan yang lebih tertib sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan IKN yang tetap memperhatikan aspek lingkungan. (MK)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

SH (54) Diciduk, Diduga Edarkan Sabu dari Rumah

0
Tersangka dan barang bukti yang berhasil diamankan polisi. (Istimewa)

TENGGARONG – Peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara (Kukar), berhasil diungkap aparat kepolisian. Seorang pria berinisial SH (54) ditangkap di rumahnya setelah kedapatan menyimpan puluhan paket sabu siap edar.

Penangkapan dilakukan di Dusun Ketenug, Desa Perdana, Kamis (2/4/2026) sore. Dari lokasi tersebut, petugas menemukan 36 bungkus plastik kecil dan satu bungkus ukuran sedang dengan berat kotor mencapai 8,05 gram.

Kapolsek Kembang Janggut, AKP Dedi Supriyanto, menjelaskan pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang resah terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan pemantauan intensif.

“Berawal dari laporan masyarakat yang resah akan seringnya terjadi transaksi narkoba di wilayah Dusun Ketenug,” ujarnya.

Setelah memastikan adanya aktivitas yang mengarah pada peredaran narkotika, polisi langsung melakukan penggerebekan di sebuah rumah kayu berwarna biru muda yang diduga menjadi lokasi transaksi.

Saat penggerebekan berlangsung, tersangka SH ditemukan berada di dalam kamar. Petugas kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti sabu yang disimpan dalam tas hitam.

Selain sabu, polisi juga mengamankan barang bukti lain berupa uang tunai sebesar Rp550 ribu, timbangan digital, sendok takar plastik, plastik klip kosong, serta satu unit ponsel yang diduga digunakan untuk transaksi.

“Setelah melakukan pemantauan, tim bergerak melakukan penggerebekan,” jelas AKP Dedi.

Saat ini, tersangka telah diamankan di Mapolsek Kembang Janggut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mengembangkan kasus guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) atau Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Narkotika dengan ancaman hukuman berat.

Polisi menegaskan akan terus menindak tegas peredaran narkotika di wilayah Kukar dan mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam membantu pengungkapan kasus ini. (MK)

Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Agus S

Kios Mangkrak Disorot, Penyewa Diminta Kembalikan

0
Tangga Arung Square yang belakangan terus menjadi sorotan. (Ady/MKN)

TENGGARONG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Kartanegara mulai menyusun langkah strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan kios di kawasan Tangga Arung Square yang dinilai belum berjalan maksimal.

Langkah ini diambil setelah adanya laporan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar terkait banyaknya kios yang tidak ditempati, bahkan diduga dialihkan kepada pihak lain tanpa izin.

Kepala Kejari Kukar, Tengku Firdaus, menyebut pihaknya saat ini masih melakukan pemetaan persoalan secara menyeluruh dengan melibatkan bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

“Keluhan ada beberapa kios yang tidak ditempati, dan ada juga informasi disewakan kembali,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menghambat pemanfaatan aset daerah yang seharusnya memberikan nilai ekonomi bagi pemerintah dan masyarakat.

Kejari menegaskan, tahap awal penanganan akan mengedepankan pendekatan persuasif. Penyewa yang tidak mampu mengelola kios diminta untuk mengembalikannya agar bisa dimanfaatkan pihak lain.

“Kalau memang tidak mampu, kembalikan. Kita masih mengedepankan persuasif,” tegasnya.

Selain itu, Kejari juga akan mengundang instansi terkait untuk memperoleh gambaran menyeluruh sebelum menentukan langkah lanjutan.

Firdaus menilai, persoalan ini membutuhkan koordinasi lintas sektor agar solusi yang dihasilkan bersifat komprehensif dan tepat sasaran.

Sebagai langkah lanjutan, Kejari Kukar juga menyiapkan pembentukan tim percepatan investasi dan pemulihan aset guna mendorong optimalisasi pemanfaatan aset daerah.

Meski demikian, Kejari tidak menutup kemungkinan adanya pelanggaran dalam pengelolaan kios, terutama terkait dugaan penyewaan kepada pihak ketiga yang berpotensi melanggar kontrak.

“Kalau memang ada indikasi itu, bisa kita telusuri dan berpotensi menjadi tindak pidana korupsi,” ujarnya.

Kejari menegaskan perannya lebih pada pendampingan, sementara pengelolaan aset tetap menjadi kewenangan pemerintah daerah.

Firdaus berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara baik tanpa harus berujung pada proses hukum, namun penyewa tetap diminta mematuhi aturan yang berlaku.

“Tapi kalau bertahan, ya harus siap dengan konsekuensi hukumnya,” pungkasnya. (MK)

Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Agus S

Tanki Oksigen Meledak, Bengkel di Km 24 Porak-Poranda

0
Kondisi truk tanki Samator dan bengkel Hino pasca ledakan.

BALIKPAPAN — Ledakan hebat terjadi di bengkel Hino Kilometer 24, Karang Joang, Balikpapan Utara, Jumat pagi sekitar pukul 06.30 Wita. Sebuah truk tanki milik Samator yang tengah terparkir dilaporkan meledak dan menyebabkan kerusakan parah pada bangunan bengkel.

Pantauan di lokasi menunjukkan atap dan dinding bengkel mengalami kerusakan signifikan. Material bangunan seperti seng dan puing-puing berserakan akibat kuatnya ledakan.

Meski tidak menimbulkan kebakaran, kepulan asap putih sempat terlihat membumbung tinggi sesaat setelah kejadian, memicu kepanikan warga sekitar.

Saksi mata sekaligus petugas keamanan, Rahmat Rizal, mengaku suara ledakan terdengar sangat keras.

“Kejadian itu sekitar jam enam lebih. Saya sempat syok lihat asap tebal, lalu langsung melapor ke RT dan diteruskan ke Bhabinkamtibmas,” ujarnya.

Ia juga menyebut kondisi bengkel saat kejadian dalam keadaan sepi karena hari libur, sehingga tidak ada aktivitas pekerja di dalamnya.

Informasi di lapangan menyebutkan, truk tersebut telah berada di bengkel selama sekitar satu minggu untuk proses perbaikan.

“Ledakannya keras, sampai atap terangkat,” tambahnya.

Petugas dari Polsek Balikpapan Utara segera mendatangi lokasi dan mengamankan area. Tim Inafis Polresta Balikpapan juga melakukan olah tempat kejadian perkara untuk menyelidiki penyebab pasti ledakan.

Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol M. Rezsa, memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

“Mobil tanki milik Samator ini bermuatan liquid oksigen dan terjadi ledakan pada kendaraan tersebut,” jelasnya.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dengan melibatkan uji laboratorium forensik guna memastikan sumber ledakan.

Hingga saat ini, kerugian materiil akibat peristiwa tersebut masih dalam proses pendataan. (MK)

Pewarta: Aprianto
Editor: Agus S

Dukung Pemulihan Pasca Bencana, PKT Proaktif Salurkan Rp100 Juta Bagi Korban Kebakaran Berebas Tengah

0

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melalui program PKT Proaktif, salurkan bantuan Rp100 Juta bagi korban kebakaran di Jalan Veteran, Gang Intan RT 21, Kelurahan Berebas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan. Kepedulian sosial itu diserahkan Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim Anggono Wijaya kepada perwakilan korban, Kamis (2/4/2026).

Diungkapkan Anggono, bantuan ini wujud komitmen perusahaan bagi masyarakat, sekaligus menegaskan peran Pupuk Kaltim sebagai agen pembangunan yang senantiasa hadir dan responsif terhadap kondisi sosial di Kota Bontang. Dimana ada 17 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban sekaligus terdampak pada peristiwa tersebut, sehingga Pupuk Kaltim merasa terpanggil untuk turut meringankan beban para korban.

PKT Proaktif dirancang sebagai instrumen perusahaan untuk merespons kebutuhan masyarakat secara cepat, adaptif, dan berdampak langsung dalam menyikapi kondisi yang terjadi. Program ini pun bagian dari semangat keberlanjutan perusahaan, yang menempatkan masyarakat sebagai mitra utama pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan bersama.

“Melalui PKT Proaktif, Pupuk Kaltim berupaya memastikan kehadiran perusahaan tidak hanya tercermin dari kontribusi di sektor industri dan ekonomi, tapi juga melalui langkah nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi darurat dan bencana,” ungkap Anggono, saat penyerahan bantuan secara langsung di lokasi kebakaran.

Dijelaskan Anggono, Pupuk Kaltim sebelumnya juga menyalurkan ratusan paket makanan, sebagai respon cepat untuk pemenuhan kebutuhan pokok harian para korban. Termasuk pakaian layak pakai yang dihimpun karyawan beserta keluarga besar perusahaaan, yang juga disalurkan langsung ke lokasi kejadian.

Hal ini bagian dari langkah proaktif perusahaan untuk hadir secara sigap saat situasi darurat, sekaligus memastikan korban mendapat dukungan awal sambil menunggu proses penanganan dan pemulihan lanjutan.

“Dengan dukungan lanjutan ini, kami harap dapat membantu proses pemulihan pasca kejadian, sekaligus dorongan semangat bagi para korban untuk bangkit dan memulai kembali kehidupan dengan lebih baik,” kata Anggono.

Anggono pun memastikan Pupuk Kaltim akan terus hadir memberi manfaat nyata dengan lebih signifikan, sebagai bentuk keberpihakan perusahaan dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama. Melalui langkah ini, Pupuk Kaltim menegaskan perusahaan bukan sekadar entitas industri, tapi bagian dari ekosistem sosial yang memiliki tanggung jawab untuk tumbuh bersama masyarakat.

“Komitmen inilah yang terus dijaga Pupuk Kaltim, agar manfaat kehadiran perusahaan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, khususnya di Kota Bontang,” tambah Anggono.

Mewakili Pemkot Bontang, Plt Camat Bontang Selatan, Hatamuddin, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pupuk Kaltim bagi warganya. Kata dia, bantuan ini sangat dibutuhkan para korban maupun yang terdampak kebakaran. Sesuai koordinasi antara Perusahaan dengan pihak Kecamatan, bantuan dibagi dalam tiga klasifikasi yakni korban pemilik rumah, penyewa dan terdampak. Hal ini disesuaikan dengan prioritas penanganan untuk pemulihan kondisi pascabencana.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pupuk Kaltim yang peduli dengan warga kami sejak awal kebakaran. Bantuan kali ini kami pastikan disalurkan sesuai sasaran bagi seluruh korban maupun yang terdampak,” tutur Hatamuddin.

Senada, Ketua RT 21 Misidianto, pun menyebut bantuan perusahaan sangat berarti bagi para korban, terlebih Pupuk Kaltim telah hadir sejak awal kejadian melalui penyaluran makanan hingga pakaian. Dirinya menilai langkah tersebut mencerminkan komitmen Pupuk Kaltim sebagai mitra masyarakat, yang senantiasa hadir saat situasi sulit dan butuh dukungan bersama.

“Semoga ini menjadi berkah dan amal jariyah bagi seluruh karyawan serta keluarga besar Pupuk Kaltim. Kami hanya bisa mendoakan yang terbaik bagi perusahaan,” kata Misidianto.

Salah satu korban pemilik rumah, Yati, mengaku sangat bersyukur adanya bantuan Pupuk Kaltim. Mengingat kondisi rumahnya yang hangus di bagian belakang, butuh perbaikan segera agar bisa kembali ditempati seperti semula. Apalagi dengan keterbatasan ekonomi, dia sebelumnya hanya bisa pasrah dan berharap ada kepedulian untuk membantu perbaikan huniannya tersebut.

“Alhamdulillah ada Pupuk Kaltim yang bantu, sehingga rumah kami bisa segera diperbaiki. Ini sangat berarti bagi kami sekeluarga,” ucap Yati. (ADV)

Paskah Aman, Ratusan Personel Disiagakan di Gereja

0
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar saat memeriksa Gereja Katedral Santa Maria Penolong Abadi Samarinda. (Foto: Dimas/Media Kaltim)
SAMARINDA – Polresta Samarinda mengerahkan sebanyak 600 personel gabungan untuk mengamankan rangkaian ibadah Paskah 2026. Pengamanan dilakukan sejak Kamis Putih, Jumat Agung, hingga puncak perayaan Paskah pada Minggu mendatang.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, menegaskan bahwa seluruh gereja di Samarinda dipastikan mendapatkan pengamanan agar umat Nasrani dapat beribadah dengan aman dan nyaman.
“Kami memastikan akan selalu hadir memberikan pelayanan dan pengamanan. Seluruh gereja di Samarinda dipastikan ada anggota yang berjaga,” ujarnya saat meninjau salah satu gereja, Jumat (3/4/2026).
Meski pengamanan dilakukan secara menyeluruh, kepolisian memberikan perhatian khusus pada empat gereja besar dengan jumlah jemaat signifikan, yakni Gereja Katedral Santa Maria Penolong Abadi, Gereja Immanuel, Gereja Santo Lukas di Jalan A. Yani, serta Gereja HKBP di Jalan Merak.
Sebagai langkah preventif, Polresta Samarinda juga melibatkan personel Brimob untuk melakukan sterilisasi di sejumlah lokasi ibadah.
“Sterilisasi sudah dilakukan oleh Batalyon B Sat Brimob Polda Kaltim. Setelah dinyatakan aman, baru dilakukan penempatan personel pengamanan,” jelasnya.
Selain itu, kepolisian juga menjalin komunikasi intensif dengan pengurus gereja terkait jadwal misa dan kebaktian, guna memastikan distribusi personel berjalan efektif di setiap titik pengamanan.
Kapolresta berharap pengamanan berlapis ini dapat memberikan rasa aman bagi umat dalam menjalankan ibadah dengan khidmat tanpa gangguan.
Ia juga mengapresiasi peran serta pengurus gereja yang kooperatif dalam mendukung kelancaran pengamanan di lapangan.
Dengan kesiapan personel dan koordinasi lintas pihak, Polresta Samarinda memastikan seluruh rangkaian ibadah Paskah tahun ini berlangsung aman, tertib, dan kondusif. (MK)
Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Cekcok Parkir Berakhir Penikaman, Pelaku Dibekuk

0
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar saat menggelar press conference beberapa pekan lalu. (Dimas/Media Kaltim)

SAMARINDA – Aksi penikaman brutal akibat konflik lahan parkir terjadi di Samarinda pada Rabu (1/4/2026) malam. Dua pelaku yang terlibat dalam insiden tersebut berhasil diringkus aparat kepolisian setelah sempat mencoba melarikan diri.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, mengungkapkan bahwa kedua pelaku berinisial KA (Khoirul) dan S alias Badak ditangkap di lokasi berbeda dalam waktu yang berdekatan.

Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan dari Unit Jatanras Polresta Samarinda, Unit Reskrim Polsek Samarinda Ulu, Polsek Samarinda Kota, serta didukung Jatanras Polda Kaltim.

“KA diamankan di Jalan Kemuning, Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang sekitar pukul 20.45 Wita. Sementara S alias Badak ditangkap satu jam kemudian di Jalan Poros Samarinda–Bontang saat hendak melarikan diri,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, insiden tersebut dipicu konflik antara dua kelompok juru parkir liar yang berebut lahan parkir, ditambah adanya dendam pribadi.

Perselisihan memuncak saat kedua kelompok bertemu dan terlibat cekcok mulut sebelum pelaku mengeluarkan senjata tajam dan menyerang korban.

“Pelaku menganggap korban sering mengganggu dan menyebabkan kehilangan barang di area parkir mereka,” jelas Hendri Umar.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi juga mengandalkan rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku. Pakaian yang dikenakan saat penangkapan identik dengan yang terekam di lokasi kejadian.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa dua parang dengan panjang 30 cm dan 20 cm, satu sangkur sepanjang 15 cm, serta pakaian yang digunakan saat kejadian.

Akibat serangan tersebut, dua korban mengalami luka berat dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS Dirgahayu Samarinda.

“Kondisi korban cukup memprihatinkan dan membutuhkan perawatan serius,” tambahnya.

Kini kedua pelaku telah ditahan di Polsek Samarinda Ulu dan dijerat pasal penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan luka berat, dengan ancaman hukuman penjara berat.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk menghindari konflik serupa dan menyerahkan persoalan hukum kepada aparat, guna mencegah terjadinya tindak kekerasan di ruang publik. (MK)

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S