Beranda blog Halaman 301

Borneo FC Tutup Slot Asing, Gelandang Timnas Suriah Mohammad Anez Siap Perkuat Lini Tengah

0
Gelandang bertahan asal Suriah, Mohammad Anez, saat berlatih di Lapangan Loa Bakung. (Instagram: Borneo FC)

SAMARINDA — Borneo FC Samarinda resmi menuntaskan komposisi pemain asing jelang putaran kedua BRI Super League. Klub berjuluk Pesut Etam itu mengumumkan bergabungnya gelandang bertahan tim nasional Suriah, Mohammad Anez, sebagai rekrutan asing terakhir untuk menghadapi paruh musim yang krusial.

Kehadiran Anez menegaskan keseriusan Borneo FC Samarinda menjaga konsistensi performa di papan atas klasemen. Manajemen klub menilai tambahan tenaga di sektor tengah menjadi kebutuhan strategis untuk menjaga keseimbangan permainan, terutama menghadapi jadwal padat dan intensitas kompetisi yang meningkat.

Melalui pernyataan resmi klub, Borneo FC menyampaikan sambutan khusus kepada pemain berusia 27 tahun tersebut.

“Marhaban, kekuatan Borneo FC Samarinda di putaran kedua Super League bertambah dengan kedatangan gelandang timnas Suriah, Mohammad Anez. Selamat datang di keluarga besar Pesut Etam,” tulis manajemen klub.

Anez datang dengan bekal pengalaman internasional yang solid. Ia tercatat sebagai pemain reguler tim nasional Suriah dan memiliki jam terbang kompetitif di level klub Asia Barat. Sebelum berlabuh ke Indonesia, Anez memperkuat Al-Ahed, salah satu kekuatan utama di kasta tertinggi Liga Lebanon.

Bersama Al-Ahed, Anez mencatatkan 10 penampilan dengan kontribusi dua assist. Peran utamanya sebagai gelandang bertahan dinilai mampu memberi perlindungan ekstra bagi lini belakang sekaligus menjadi penghubung awal transisi serangan Borneo FC.

Masuknya Anez membuat persaingan di sektor tengah Pesut Etam semakin ketat. Ia akan bersaing sekaligus melengkapi komposisi gelandang yang telah lebih dulu dihuni nama-nama seperti Kei Hirose, Rivaldo Pakpahan, dan Juan Villa, dengan dukungan pelapis Ikhsanul Zikrak, Dwiky, serta Ahmad Agung.

Dengan kedalaman skuad yang semakin merata, tim pelatih Borneo FC kini memiliki lebih banyak opsi rotasi tanpa harus mengorbankan kualitas permainan. Kehadiran Anez juga membuka kemungkinan variasi skema taktik, khususnya dalam menjaga stabilitas permainan saat menghadapi lawan-lawan berat di putaran kedua.

Publik Samarinda kini menanti, seberapa cepat Mohammad Anez mampu beradaptasi dengan tempo cepat dan karakter permainan Borneo FC, serta apakah ia bisa langsung memberi dampak pada laga-laga awal paruh musim. (MK)

Editor: Agus S

Ditolak Warga, Perusahaan Siap Relokasi Lokasi Proyek

0

Penolakan warga terhadap aktivitas perusahaan di salah satu wilayah Bontang berujung pada opsi pemindahan lokasi. Pihak perusahaan menyatakan kesiapan untuk mencari lokasi baru demi menjaga kondusivitas dan menghormati aspirasi masyarakat setempat.

Pembaca Setia Radar Bontang!

Ingin tahu kabar terkini dari Koran Digital Radar Bontang?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.radarbontang.com

📱 Versi Mobile
https://digital.radarbontang.com/rb3feb2026/mobile/

Radar Bontang – Aktual & Terpercaya!

Dukung Keberlanjutan Swasembada Pangan, Pupuk Indonesia Resmikan Modernisasi Pabrik Tertua Pupuk Kaltim

0
Dukung Keberlanjutan Swasembada Pangan, Pupuk Indonesia Resmikan Modernisasi Pabrik Tertua Pupuk Kaltim
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) saat meresmikan Revamping Ammonia Pabrik-2 sebagai bagian dari program revitalisasi industri pupuk nasional. (Ist)

BONTANG – PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui anak usahanya PT Pupuk
Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) meresmikan Revamping Ammonia Pabrik-2 sebagai bagian dari program
revitalisasi industri pupuk nasional. Melalui langkah strategis peremajaan pabrik ini, Pupuk Indonesia Group dapat meningkatkan efisiensi energi dan memperkuat keandalan operasi pabrik guna menjaga keberlanjutan swasembada pangan.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi mengatakan bahwa modernisasi Pabrik-2 Pupuk Kaltim mampu menurunkan konsumsi gas sebesar 4 MMBtu per ton amonia atau lebih dari 10% dari kondisi sebelumnya. Peningkatan efisiensi tersebut membuat produksi amonia sebagai bahan baku pupuk
menjadi lebih hemat biaya dan mampu mengurangi emisi karbon sebanyak 110.000 ton CO2 per tahun.

“Modernisasi pabrik ini merupakan cerminan visi besar negara dalam membangun kemandirian industri
pupuk sebagai fondasi keberlanjutan swasembada pangan, sebuah visi yang terus kami lanjutkan hingga
hari ini,” ujar Rahmad.

Pupuk Indonesia bersama Pupuk Kaltim memulai proyek Revamping Ammonia Pabrik-2 pada November 2023 terhadap pabrik yang telah beroperasi sejak 1984 tersebut. Selama ini, Pabrik-2 Pupuk Kaltim
menjadi salah satu tulang punggung produksi perusahaan dengan kapasitas tahunan mencapai 595 ribu ton amonia dan 570 ribu ton urea per tahun.

Dukung Keberlanjutan Swasembada Pangan, Pupuk Indonesia Resmikan Modernisasi Pabrik Tertua Pupuk Kaltim

Modernisasi dilakukan melalui penggantian peralatan utama, meliputi pembaruan proses di shift converter, Ammonia Converter, dan CO2 removal system yang mampu meningkatkan efisiensi dan keandalan pabrik. Pabrik ini kini didukung otomatisasi dan digitalisasi sistem kontrol melalui penerapan Distributed Control System (DCS), yang memungkinkan pengendalian proses lebih akurat, pemantauan
real-time, serta meningkatkan keandalan operasi dan kemudahan analisis gangguan. Secara keseluruhan,
peremajaan ini mampu memperpanjang umur teknis pabrik hingga 15 tahun ke depan.

Revamping dapat terlaksana berkat dukungan Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2025 yang mempercepat program revitalisasi industri pupuk nasional melalui skema subsidi pupuk yang lebih
adaptif, sehingga memberi ruang bagi Pupuk Indonesia memodernisasi pabrik.

Selain Revamping Ammonia Pabrik-2, dalam lima tahun ke depan perusahaan menargetkan peremajaan dan pembangunan 6 pabrik lainnya, seperti Revitalisasi Pusri 3B, pengembangan NPK Phonska VI Petrokimia Gresik, Pabrik
Amurea PIM III, serta Kawasan Industri Pupuk (KIP) Fakfak.

“Revamping Ammonia Pabrik-2 merupakan proyek pertama yang diresmikan dari tujuh komitmen revitalisasi dan penguatan industri pupuk yang akan dijalankan Pupuk Indonesia Group hingga tahun
2029,” kata dia. (Adv/rls)

Editor: Yusva Alam

MBG, Cek Kesehatan Gratis, hingga Sekolah Digital: Prabowo Pamer Dampak Nyata Program Prioritas

0
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan arahan dalam acara Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Setpres RI)

JAKARTA — Pemerintah menegaskan arah pembangunan nasional tidak lagi berhenti pada jargon kebijakan, tetapi bergerak pada hasil yang bisa diukur dan dirasakan langsung rakyat. Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemeriksaan Kesehatan Gratis (CKG), serta pemerataan pendidikan telah menjadi motor ganda: meningkatkan kualitas hidup sekaligus menggerakkan ekonomi nasional.

Penegasan itu disampaikan Prabowo saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026). Di hadapan kepala daerah se-Indonesia, Presiden memaparkan capaian konkret yang menurutnya menjadi fondasi transformasi kesejahteraan nasional.

Prabowo menekankan, seluruh program prioritas dirancang saling terhubung—bukan kebijakan parsial. Negara hadir untuk memenuhi kebutuhan dasar rakyat, sekaligus membangun mesin ekonomi yang berkelanjutan melalui penguatan sumber daya manusia.

Di sektor pangan dan gizi, program MBG disebut berkembang pesat. Tak hanya berdampak pada perbaikan asupan gizi, MBG juga menciptakan ekosistem ekonomi baru di tingkat lokal.

“Hari ini MBG sudah menjangkau sekitar 60 juta penerima. Target kita paling lambat Desember 2026 mencapai 82 juta orang. Saat ini sudah ada 22.275 dapur atau SPPG yang beroperasi, dan 13.829 lainnya masih dalam tahap penilaian,” ujar Prabowo.

Ia mengungkapkan, dari sekitar 22 ribu dapur yang sudah berjalan, tercipta hampir satu juta lapangan kerja baru. Setiap dapur rata-rata mempekerjakan sekitar 50 orang, mulai dari juru masak, pengelola logistik, hingga tenaga distribusi.

“Ini bukan sekadar program bantuan. Ini mesin ekonomi rakyat,” katanya.

Pada sektor kesehatan, Presiden menyebut pemeriksaan kesehatan gratis sebagai lompatan besar dalam sejarah layanan kesehatan nasional. Program ini memungkinkan masyarakat mengakses layanan deteksi dini tanpa hambatan biaya.

“Sebanyak 70 juta rakyat Indonesia sudah menjalani pemeriksaan kesehatan gratis. Ini pertama kalinya dalam sejarah bangsa kita,” ungkapnya.

Sementara itu, di bidang pendidikan, pemerintah mengklaim serius mengikis ketimpangan kualitas antarwilayah. Distribusi sarana pembelajaran berbasis teknologi dilakukan hingga ke daerah terpencil.

“Hingga saat ini, 282.180 sekolah sudah menerima interactive flat panel. Hampir semua sekolah, termasuk di pulau terluar dan daerah pegunungan, kini memiliki sarana pembelajaran digital,” kata Prabowo.

Menurutnya, pemerataan pendidikan menjadi kunci agar anak-anak Indonesia, di mana pun berada, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

Di luar sektor sosial, Presiden juga menyinggung langkah strategis penguatan ekonomi jangka panjang melalui konsolidasi aset negara. Seluruh aset tersebut kini dikelola dalam Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sebagai sovereign wealth fund nasional.

“Kita satukan kekuatan aset negara dalam satu manajemen dengan nilai sekitar 1,04 triliun dolar AS,” jelasnya.

Prabowo menutup arahannya dengan menegaskan bahwa pemerintah akan terus bekerja disiplin dan terukur. Seluruh kebijakan—mulai dari gizi, kesehatan, pendidikan, hingga pengelolaan aset—ditujukan untuk satu tujuan: memastikan kesejahteraan tidak hanya tumbuh, tetapi juga dirasakan secara adil oleh seluruh rakyat Indonesia. (MK)

Editor: Agus S

Prabowo Tegaskan Swasembada Pangan dan Energi sebagai Fondasi Transformasi Nasional

0
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan arahan dalam agenda Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Setpres RI)

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto memaparkan arah besar pembangunan nasional melalui strategi transformasi bangsa yang menempatkan peningkatan kualitas hidup rakyat sebagai tujuan utama.

Strategi tersebut diarahkan untuk membangun Indonesia sebagai negara modern yang sejahtera, tanpa terjebak pada ambisi simbolik menjadi negara berpendapatan tinggi seperti negara-negara maju di Barat.

“Kita tidak bermimpi menjadi negara high income. Kita tidak bercita-cita hidup seperti Norwegia atau Kanada. Yang kita inginkan sederhana, rakyat kita hidup layak. Makan cukup dan sehat, kesehatannya terjamin, anak-anak bisa sekolah dengan baik, dan memiliki penghasilan yang memadai,” ujar Presiden Prabowo saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Presiden menjelaskan, arah pembangunan tersebut dijalankan melalui kerangka besar delapan misi Asta Cita, 17 program prioritas nasional, serta sejumlah program hasil terbaik cepat yang dirancang untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Dalam kerangka itu, Prabowo menegaskan bahwa kemandirian pangan dan energi menjadi pilar utama yang tidak bisa ditawar.

“Kalau diringkas, fondasi pertama kita jelas: swasembada pangan. Tidak ada alternatif. Kalau kita ingin merdeka dan sejahtera, produksi pangan harus terjamin dan bisa dinikmati seluruh rakyat. Swasembada pangan adalah syarat mutlak dan pilar utama strategi kita,” tegas Presiden.

Selain pangan, Presiden juga menempatkan swasembada energi sebagai elemen kunci dalam menjaga kedaulatan dan keberlanjutan pembangunan nasional. Pemerintah, kata Prabowo, terus mendorong optimalisasi seluruh potensi energi nasional agar Indonesia tidak bergantung pada pasokan dari luar negeri.

“Swasembada energi itu wajib. Ada yang bertanya, apakah bisa? Bisa. Kita sudah hitung dan kita punya kelebihan yang luar biasa,” katanya.

Lebih jauh, Prabowo menekankan bahwa kemandirian pangan dan energi harus diikuti dengan perombakan struktur ekonomi nasional, terutama pola aliran uang yang selama ini bergerak dari desa ke kota, lalu ke ibu kota dan ke luar negeri. Menurutnya, arus tersebut harus dibalik agar manfaat pembangunan dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput.

“Swasembada energi dan pangan harus diikuti perubahan aliran ekonomi. Uang tidak boleh terus mengalir keluar desa. Kita balikkan, salah satunya melalui program makan bergizi gratis. Anak-anak kita harus makan cukup,” ujarnya.

Presiden menegaskan bahwa transformasi bangsa yang tengah dijalankan pemerintah bukan semata soal pertumbuhan angka ekonomi, melainkan tentang membangun fondasi kemandirian dan keadilan sosial.

Dengan pangan dan energi yang kuat, Prabowo optimistis Indonesia mampu melangkah maju sebagai bangsa yang berdaulat, sejahtera, dan berdaya saing tanpa meninggalkan rakyat kecil. (MK)

Editor: Agus S

Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Balikpapan, Sejumlah Pohon Tumbang dan Jalan Tergenang Air

0
Genangan air di kawasan Jalan Beller yang membuat jalan jadi macet.

BALIKPAPAN — Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Balikpapan pada Selasa (3/2/2026) sore mengakibatkan sejumlah pohon tumbang serta genangan air di beberapa titik ruas jalan. Kondisi tersebut sempat mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas, namun berangsur normal setelah dilakukan penanganan oleh petugas gabungan bersama masyarakat.

Personel Pamapta Polresta Balikpapan, Ipda Yunus Setiawan, mengatakan berdasarkan laporan di lapangan, sedikitnya terdapat tiga titik pohon tumbang. Dua di antaranya berada di wilayah Balikpapan Utara dan Balikpapan Selatan. Pohon-pohon tersebut sempat menutup sebagian badan jalan dan menghambat mobilitas warga.

“Alhamdulillah, penanganan pohon tumbang berjalan lancar. Kami dibantu berbagai unsur, termasuk masyarakat sekitar yang ikut bergotong royong melakukan pembersihan,” ujar Ipda Yunus.

Selain pohon tumbang, genangan air juga dilaporkan terjadi di kawasan Jalan Beller. Petugas melakukan pemantauan serta penanganan guna mencegah genangan berkembang menjadi banjir yang lebih luas, mengingat tingginya intensitas hujan saat itu.

Cuaca ekstrem tersebut turut berdampak pada kepadatan arus lalu lintas, terutama di jalur menuju dan dari arah pusat kota. Kepadatan terjadi akibat badan jalan yang tergenang air. Petugas kemudian melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional serta memberikan imbauan kepada pengendara, khususnya pengguna sepeda motor.

Pengendara yang kendaraannya dinilai tidak memungkinkan melanjutkan perjalanan diminta untuk berbalik arah guna menghindari kemacetan dan potensi kecelakaan.

“Kami mengingatkan pengendara agar tidak memaksakan diri. Jika kendaraan tidak memungkinkan melanjutkan perjalanan, sebaiknya putar balik agar tidak menghambat arus lalu lintas,” jelasnya.

Arus lalu lintas yang sempat tersendat berasal dari dua arah utama, yakni dari pusat kota dan dari arah sebaliknya. Pengaturan dilakukan secara bertahap hingga kondisi lalu lintas kembali normal tanpa penumpukan berkepanjangan.

Secara umum, situasi Kota Balikpapan pada petang hari dilaporkan berangsur kondusif. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera melaporkan kejadian darurat agar dapat ditangani secara cepat dan tepat. (MK)

Editor: Agus S

Ketika Pulang Tak Pernah Tiba: Kisah Surianti, Istri Korban Penikaman di Gunung Mangga

0
Surianti (pakaian merah muda), istri WP, korban penikaman di Gunung Mangga, Senin, 5 Januari 2026. (Hadi Winata/MKN)

SAMARINDA – Air mata Surianti jatuh perlahan. Wajahnya menyimpan lelah, duka yang belum usai, sekaligus kecemasan menanti kepastian hukum. Ia adalah istri dari WP, korban penikaman yang meregang nyawa di Jalan Otto Iskandardinata, Gunung Mangga, Kecamatan Sambutan, Samarinda.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Senin, 5 Januari 2026. Siang hari yang seharusnya berjalan biasa berubah menjadi hari paling gelap bagi Surianti dan keluarganya. Di tengah keramaian jalan, WP tergeletak bersimbah darah akibat luka tusukan tepat di ulu hati. Lebih memilukan, saat tubuhnya tak lagi berdaya, pelaku disebut masih melayangkan tendangan.

Beberapa jam sebelum kejadian, tak ada firasat buruk. WP sempat mengantar istri dan anaknya ke tempat cukur rambut—rutinitas sederhana seorang kepala keluarga.

“Dia sempat bawa kami potong rambut sama anaknya,” ucap Surianti lirih.

Usai mengantar mereka pulang, WP kembali keluar rumah untuk bekerja. Sejak saat itu, ia tak pernah kembali.

Duka Surianti berlapis. Saat tragedi terjadi, ia tengah mengandung besar. Fokusnya kala itu bukan pada proses hukum, melainkan pada suaminya yang terbaring tak bernyawa.

“Waktu itu saya hamil besar, jadi tidak fokus ke pelaporan. Saya fokus ke almarhum,” tuturnya.

Alih-alih menyiapkan kelahiran dengan sukacita, Surianti justru berdiri di depan pusara. Kini, anak mereka telah lahir—seorang penerus yang seharusnya tumbuh dalam pelukan ayahnya.

“Tidak pernah dia bermasalah. Saya tanya teman kerjanya, bosnya, tidak pernah,” katanya sambil terisak.

Surianti tak menuntut apa pun selain keadilan. Ia berharap hukum ditegakkan setegak-tegaknya agar luka itu tidak semakin menganga saat ia membesarkan anak-anaknya seorang diri.

“Harapan kami, pelaku dihukum sesuai perbuatannya dan keadilan benar-benar ditegakkan,” ujarnya.

Di tengah duka yang belum kering, Surianti bersama kuasa hukumnya, Kadek Indra, mendatangi Polresta Samarinda untuk menanyakan perkembangan penanganan perkara.

“Hingga saat ini proses penyelidikan masih berlangsung. Kedatangan kami untuk menanyakan sejauh mana perkembangan perkara ini,” kata Kadek Indra.

Ia mengungkapkan, sejauh ini polisi baru menetapkan satu orang tersangka. Namun, berdasarkan keterangan tersangka dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), terdapat potensi keterlibatan pihak lain.

“Tersangka yang sudah diamankan menyebutkan adanya keterlibatan pihak lain,” ujarnya.

Keyakinan tersebut diperkuat oleh informasi keluarga, termasuk rekaman video yang beredar. Dalam video itu, diduga pelaku tidak hanya satu orang.

“Jika dilihat dari video, terlihat jelas pelaku lebih dari satu. Namun kami sepenuhnya menyerahkan pengungkapan perkara ini kepada kepolisian,” tambahnya.

Surianti berharap penyelidikan dilakukan secara menyeluruh agar semua pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban hukum. Ia percaya, keadilan—meski datang perlahan—pada akhirnya akan tiba. (MK)

Editor: Agus S

Ketum Gekrafs Nilai IKN Ruang Tumbuh Baru Ekonomi Kreatif Nasional

0
Kawendra Lukistian (memegang mikrofon) saat berdiskusi di kantor Otorita IKN. (Istimewa/MK)

NUSANTARA – Ketua Umum DPP Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs), Kawendra Lukistian, menilai Ibu Kota Nusantara (Ibu Kota Nusantara/IKN) di Kalimantan Timur dapat menjadi ruang tumbuh baru bagi kebudayaan dan ekonomi kreatif nasional.

Menurut Kawendra yang juga anggota DPR RI Komisi VI, konsep IKN yang modern dan futuristik sangat selaras dengan semangat pengembangan ekonomi kreatif dan budaya di Indonesia.

“Di sini harus ada pusat ekonomi kreatif dan kebudayaan, tentunya untuk mendukung ekosistem IKN. Karena saya lihat, semuanya sudah sangat menggambarkan konsep ekonomi kreatif dan budaya,” ujar Kawendra saat berdiskusi di City Hall Balai Kota IKN, Senin (2/2/2026).

Kawendra bersama kolega yang berkunjung ke IKN pada 30 Januari 2026 menyampaikan, pembangunan pusat kebudayaan dan ekonomi kreatif tidak boleh dimaknai sekadar sebagai simbol. Lebih dari itu, keberadaannya harus menjadi instrumen strategis untuk mendorong inovasi, kreativitas, serta memperkuat diplomasi budaya Indonesia di tingkat global.

Gagasan tersebut mendapat sambutan positif dari Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono. Basuki menilai, konsep yang diusulkan dapat diwujudkan secara konkret dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah sekitar IKN.

“Saya sangat sepakat membangun pusat kebudayaan dengan masukan dari Mas Kawe agar lebih implementatif dan bernuansa ekonomi. Nantinya ini bisa menjadi Pusat Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif,” jelas Basuki.

Sebagai informasi, Otorita IKN saat ini telah mengeksekusi sebagian gagasan tersebut dengan menetapkan tiga pemenang sayembara desain Pusat Kebudayaan Nusantara (PKN) beberapa hari lalu. Tahapan selanjutnya adalah menentukan bagian dari ketiga desain tersebut yang dapat segera dibangun dalam waktu dekat, salah satunya berupa concert hall.

Ke depan, kawasan ini diharapkan menjadi panggung besar bagi seniman, kreator, dan pelaku ekonomi kreatif untuk menampilkan karya mereka, sekaligus memperkuat posisi IKN sebagai venue baru kebudayaan Indonesia yang mampu dikenal lebih luas di kancah global. (MK)

Editor: Agus S

ESDM Kaltim Turun ke Berau, Tambang Dekat Sungai Kelay Jadi Fokus Pengawasan

0
Kepala Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Timur, Bambang Arwanto, bersama tim dan perwakilan perusahaan saat kunjungan ke PT Supra Bara Energi. (istimewa)

SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperketat pengawasan aktivitas tambang batubara di Kabupaten Berau. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Timur, Bambang Arwanto, melakukan kunjungan lapangan ke area tambang milik PT Supra Bara Energi (PT SBE) yang berada di Desa Rantau Panjang dan Pagar Bukur, Kecamatan Sambaliung dan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Jumat (30/1/2026).

Peninjauan ini dilakukan menyusul meningkatnya perhatian publik terhadap potensi risiko ekologis akibat aktivitas penambangan yang berdekatan dengan Sungai Kelay, salah satu sumber air utama bagi masyarakat Berau. Pemerintah daerah menilai perlindungan sungai dan keselamatan warga harus menjadi prioritas utama.

Bambang Arwanto menjelaskan bahwa secara kewenangan, perizinan, pembinaan, dan pengawasan teknis PT SBE berada di bawah Kementerian ESDM RI. Namun demikian, pemerintah provinsi tetap memiliki tanggung jawab untuk memastikan kegiatan pertambangan di daerah berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan ancaman bagi masyarakat.

“Kami melakukan koordinasi dan peninjauan lapangan untuk memastikan seluruh arahan Kepala Inspektur Tambang Kementerian ESDM telah dijalankan perusahaan. Ini penting untuk menjamin keselamatan warga dan menjaga lingkungan sekitar,” ujar Bambang saat dikonfirmasi, Selasa (3/3).

Selain menyoroti aspek lingkungan, kunjungan tersebut juga difokuskan pada pemenuhan standar keselamatan kerja dan keselamatan masyarakat di sekitar tambang. Pemerintah ingin memastikan tidak ada aktivitas penambangan yang berpotensi membahayakan warga, khususnya yang bermukim di sepanjang aliran Sungai Kelay.

Dalam peninjauan lapangan, tim Dinas ESDM Kaltim memeriksa langsung kondisi lereng tambang, sistem pengelolaan air, serta langkah-langkah pengamanan yang diterapkan perusahaan. Pemerintah menegaskan setiap kegiatan pertambangan wajib mengedepankan prinsip kehati-hatian, keberlanjutan lingkungan, dan kepatuhan terhadap regulasi nasional.

Melalui pengawasan ini, Dinas ESDM Kaltim berharap kepercayaan publik tetap terjaga dan potensi konflik lingkungan di sekitar Sungai Kelay dapat diminimalkan melalui kontrol yang ketat dan berkelanjutan.

Bambang menambahkan, pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan aktivitas tambang di wilayah tersebut serta berkoordinasi dengan Kementerian ESDM apabila ditemukan potensi pelanggaran atau risiko yang mengancam keselamatan publik.

“Kami ingin kegiatan ekonomi tetap berjalan, tetapi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan tidak boleh dikorbankan,” tegasnya. (MK)

Editor: Agus S

ESDM Kaltim Awasi Ketat Tambang Berau, PT Bara Kelay Mandiri Perkuat Lereng dan Target Tutup Void 2026

0
Kepala Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Timur, Bambang Arwanto, bersama tim dan perwakilan perusahaan saat meninjau kondisi lapangan di Sungai Kelay.

SAMARINDA — Pengamanan lingkungan dan keselamatan di kawasan tambang batubara Berau menjadi sorotan. PT Bara Kelay Mandiri (BKM) mempercepat penguatan lereng dan penutupan lubang bekas tambang (void) menyusul evaluasi lapangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Timur. Pemerintah daerah menegaskan, langkah teknis harus memastikan keselamatan warga sekaligus menjaga badan sungai di sekitar area operasi.

Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto, menyatakan serangkaian tindakan mitigasi telah diterapkan perusahaan untuk menekan risiko geoteknik dan hidrologi. Fokus utama diarahkan pada stabilitas lereng bukaan tambang dan pengendalian air.

“Penguatan lereng dilakukan melalui grouting dan sistem drainase. Ini krusial untuk mengurangi potensi pergerakan tanah dan melindungi lingkungan serta masyarakat sekitar,” ujar Bambang.

Di sisi teknis, BKM menerapkan grouting—injeksi semen ke dalam massa tanah—dengan kedalaman lubang mencapai 600 meter di sisi timur pit. Metode ini berfungsi sebagai penahan gerakan tanah dan meningkatkan kestabilan lereng guna meminimalkan potensi longsor.

Perusahaan juga membangun drain hole untuk menurunkan tingkat kejenuhan material pada dinding bukaan. Sistem tersebut mengendalikan aliran air dan tekanan hidrostatik di lereng, sehingga risiko keruntuhan struktur tanah dapat ditekan.

Seiring penguatan lereng, proses penutupan void dilakukan bertahap. Hingga kini, elevasi area tambang telah naik sekitar 40 meter—setara ±2,6 juta BCM overburden yang ditimbunkan. Namun, untuk penutupan menyeluruh masih dibutuhkan tambahan ±10 juta BCM overburden.

Pemprov Kaltim menargetkan penutupan rampung sesuai rencana pada Agustus 2026. “Kami terus memantau progresnya agar tidak ada lagi void tersisa dan area tambang menjadi lebih aman,” kata Bambang.

Pada tahap akhir, BKM menargetkan penutupan mencapai level pertama -90 mdpl di seluruh pit, lalu dinaikkan hingga +5 mdpl dengan lebar ±500 meter sebagai penguatan bekas bukaan. Skema ini memastikan backfilling 100 persen sehingga tidak ada lubang terbuka yang tertinggal.

Manajemen BKM menegaskan komitmen menjalankan pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, serta patuh pada seluruh ketentuan keselamatan dan perlindungan lingkungan yang berlaku. Pemerintah daerah menegaskan pengawasan akan terus dilakukan hingga seluruh target keselamatan dan pemulihan terpenuhi. (MK)

Editor: Agus S