Beranda blog Halaman 310

Beasiswa Kutim Tetap Berjalan Meski Anggaran Menyusut

0
Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi. (Ramlah/Radar Bontang)

SANGATTA – Pemerintah Kutim menegaskan bahwa program beasiswa daerah tak boleh berhenti. Walaupun saat ini di tengah kondisi tekanan fiskal.

Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, memastikan beasiswa tetap menjadi program prioritas pada tahun anggaran berjalan, meski pemerintah daerah harus melakukan penyesuaian belanja.

“Program beasiswa akan tetap jalan dan tetap jadi prioritas kami, walaupun ada penyesuaian nantinya,” tegas Mahyunadi.

Ia mengakui, peluang pengurangan anggaran masih terbuka seiring kondisi keuangan daerah yang terus dicermati. Menurunnya kemampuan fiskal membuat pemerintah harus lebih selektif dalam menentukan skala prioritas.

“Kita lihat keadaan nanti. Kalaupun harus dikurangi, ya mau diapa lagi,” ujarnya.

Meski demikian, Mahyunadi menegaskan beasiswa Tuntas merupakan kewajiban pemerintah daerah yang harus direalisasikan setiap tahun. Program ini disebut sebagai bentuk komitmen Pemkab Kutim dalam menjaga akses pendidikan bagi masyarakat, terutama bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

“Yang menjadi kewajiban kita tiap tahun itu yang beasiswa tuntas,” katanya.

Sementara itu, untuk beasiswa stimulan, Mahyunadi mengisyaratkan kemungkinan adanya penyesuaian. Program tersebut dinilai lebih fleksibel dan dapat mengalami perubahan mengikuti kondisi fiskal daerah.

“Kalau stimulan, mungkin mengalami sedikit gejolak,” pungkasnya.

Penyesuaian anggaran dilakukan menyusul berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat. Kendati demikian, Pemkab Kutim menegaskan sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama, sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Kejari Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Korupsi Bimtek Dishub Bontang

0

Kejaksaan Negeri Bontang menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi kegiatan bimbingan teknis di Dinas Perhubungan Kota Bontang. Penetapan ini menandai babak baru pengusutan perkara yang menyedot perhatian publik.

Pembaca Setia Radar Bontang!

Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Bontang?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.radarbontang.com

📱 Versi Mobile
https://digital.radarbontang.com/rb29jan2026/mobile/

Radar Bontang – Aktual & Terpercaya!

Bahlil Paparkan Arah Energi Prabowo: Kedaulatan BBM, Ketahanan Stok, hingga Nuklir

0
Bahlil Lahadalia saat dilantik menjadi Ketua Harian Badan Energi Nasional (DEN). (Sumber: YT Setpres RI)

JAKARTA — Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menetapkan empat agenda besar sebagai fondasi kebijakan energi nasional ke depan. Arah itu ditegaskan langsung Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN) Bahlil Lahadalia usai dilantik di Istana Negara, Rabu (28/1/2026).

Menurut Bahlil, kebijakan energi di era Prabowo diletakkan pada prinsip dasar kedaulatan negara, ketahanan pasokan, kemandirian produksi, hingga target swasembada energi nasional.

“Presiden menegaskan, kedaulatan energi tidak boleh diintervensi oleh pihak mana pun,” kata Bahlil kepada wartawan.

Agenda kedua yang menjadi perhatian serius adalah penguatan ketahanan energi nasional. Saat ini, daya tahan pasokan energi Indonesia masih berada di kisaran 21 hari. Angka tersebut dinilai belum ideal untuk negara sebesar Indonesia.

“Ketahanan energi kita masih 21 hari. Ini akan kita tingkatkan menjadi 30 hari, lalu tiga bulan. Karena itu kita akan membangun storage atau fasilitas penyimpanan energi,” jelasnya.

Fokus ketiga, lanjut Bahlil, adalah mendorong kemandirian energi. Ia mengakui ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM) masih sangat tinggi.

“Hari ini kita masih impor BBM kurang lebih 30 juta kiloliter per tahun, baik solar maupun bensin. Ini tidak bisa dibiarkan terus,” ujarnya.

Sementara fokus keempat adalah mewujudkan swasembada energi secara bertahap. Target ini, kata Bahlil, bukan sekadar slogan, melainkan agenda jangka menengah hingga panjang yang disiapkan pemerintah.

“Semua dilakukan bertahap. Ujungnya adalah swasembada energi,” tegasnya.

Terkait pengembangan energi nuklir, Bahlil memastikan pemerintah telah memiliki peta jalan yang lengkap. Saat ini, prosesnya telah memasuki tahap lanjutan berupa penjajakan kerja sama internasional.

“Roadmap sudah selesai. Sekarang kita masuk tahap kerja sama dengan negara dan organisasi terkait. Itu hampir rampung juga,” ungkapnya.

Meski demikian, Bahlil menegaskan pengembangan energi nuklir tetap membutuhkan payung hukum berupa Peraturan Presiden (Perpres) yang saat ini masih dalam proses penyusunan.

“Perpres-nya sedang diproses. Mudah-mudahan bisa cepat,” pungkasnya. (MK)

Editor: Agus S

Lonjakan PHK Awal Tahun, Distransnaker Kukar Tangani 15 Sengketa Tenaga Kerja

0
Ilustrasi PHK di Kukar (Istimewa)

TENGGARONG — Kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali mencuat di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada awal 2026. Sepanjang Januari saja, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kukar telah memediasi 15 perkara perselisihan hubungan industrial, mayoritas berkaitan dengan pemenuhan hak pekerja pasca PHK.

Mediator Hubungan Industrial Distransnaker Kukar, Desak Nyoman Ardaningsih, menyebut sebagian besar laporan yang masuk berasal dari pekerja yang menuntut hak normatifnya, terutama pekerja dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

“Rata-rata mereka datang karena haknya belum dibayarkan setelah PHK. Itu yang paling banyak kami tangani,” ujar Desak, Kamis (29/1/2026).

Ia menjelaskan, latar belakang PHK yang dimediasi cukup beragam. Mulai dari dugaan mangkir kerja, penolakan mutasi, hingga berakhirnya kontrak tanpa penyelesaian hak secara tuntas. Seluruh kasus tersebut ditangani melalui mekanisme mediasi sesuai ketentuan hubungan industrial.

Dalam prosesnya, sebagian perkara telah rampung dengan Perjanjian Bersama (PB) antara pekerja dan perusahaan. Sementara beberapa kasus lainnya masih berada pada tahap anjuran, dan sisanya masih dalam proses mediasi aktif.

“Kalau mediasi berhasil dan kedua pihak sepakat, kami buatkan Perjanjian Bersama. Tapi kalau tidak ada titik temu, maka kami keluarkan anjuran tertulis,” jelasnya.

Desak menambahkan, sesuai prosedur, perselisihan hubungan industrial sejatinya diawali dengan perundingan bipartit di internal perusahaan. Namun, tidak sedikit perusahaan yang gagal atau tidak menjalankan mekanisme tersebut, sehingga Distransnaker harus turun tangan memfasilitasi pertemuan.

Tingginya jumlah kasus di awal tahun ini mencerminkan dinamika ketenagakerjaan di Kukar yang masih cukup rentan. Sebagai gambaran, sepanjang 2024 lalu, Distransnaker Kukar menangani lebih dari 100 kasus perselisihan hubungan industrial.

“Kami berharap mediasi bisa menjadi jalan tengah yang adil, agar hak pekerja terpenuhi dan konflik tidak berlarut-larut,” pungkas Desak. (MK)

Editor: Agus S

Akses Utama Warga Terancam Putus, Jembatan Kayu Desa Sebuntal Kian Membahayakan

0
Kondisi jembatan rusak di Desa Sebuntal (Istimewa)

TENGGARONG — Warga Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, berada dalam situasi genting. Jembatan kayu yang menjadi satu-satunya akses penghubung desa dengan wilayah luar kini berada dalam kondisi rusak parah dan mengancam keselamatan pengguna jalan.

Jembatan yang diperkirakan telah berusia lebih dari 60 tahun itu mengalami kerusakan serius dalam sepekan terakhir. Sejumlah papan penyangga mulai lapuk dan amblas, membuat warga khawatir jembatan sewaktu-waktu bisa roboh. Saat ini, bahkan kendaraan roda dua pun sudah jarang berani melintas.

“Rusaknya sudah sekitar satu minggu ini. Sekarang kondisinya makin parah, motor saja warga sudah takut lewat,” ujar Jumarni, warga setempat, Kamis (29/1/2026).

Ia menjelaskan, kendaraan roda empat sudah tidak memungkinkan melewati jembatan tersebut. Warga yang memiliki mobil terpaksa memarkir kendaraan di seberang, lalu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki untuk masuk ke desa.

Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas sehari-hari masyarakat. Akses distribusi hasil kebun, kebutuhan pokok, hingga layanan pendidikan dan kesehatan terancam terganggu apabila jembatan benar-benar tak bisa dilalui.

Upaya darurat sempat dilakukan warga secara swadaya melalui gotong royong. Beberapa bagian jembatan diperbaiki seadanya agar sepeda motor masih bisa lewat. Namun perbaikan itu hanya bersifat sementara dan tidak menyentuh akar persoalan.

“Kami gotong royong supaya motor masih bisa lewat, tapi itu hanya sementara. Tidak kuat kalau terus dipakai,” kata Jumarni.

Pemerintah desa diketahui sudah meninjau langsung kondisi jembatan. Namun hingga kini belum ada kepastian waktu terkait perbaikan permanen atau pembangunan ulang jembatan yang lebih layak dan aman.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan, mengingat jembatan tersebut merupakan urat nadi kehidupan desa. Jika akses ini terputus, Desa Sebuntal berpotensi terisolasi sepenuhnya.

“Harapan kami sederhana, jembatan ini segera diperbaiki. Karena ini satu-satunya jalan keluar masuk desa,” tutup Jumarni.(MK)

Editor: Agus S

Serap Gabah Petani Lokal, Bulog Paser Jaga Bantuan Pangan dan Tekan Harga Beras

0
Operasi pasar oleh Bulog Kanca Paser. (Nash)

PASER — Perum Bulog Kantor Cabang (Kanca) Paser memaksimalkan hasil serapan gabah petani lokal sebagai penopang utama program bantuan pangan sekaligus instrumen stabilisasi harga beras di pasaran. Strategi ini dinilai efektif menjaga ketersediaan stok dan menahan gejolak harga di Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara (PPU).

Sepanjang 2025, Bulog Kanca Paser menyalurkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 416,6 ton dan minyak goreng 83.120 liter untuk dua wilayah kerjanya. Rinciannya, Kabupaten Paser menerima 180,6 ton beras dan 36.120 liter minyak goreng, sementara PPU memperoleh 236 ton beras dan 47 ribu liter minyak goreng.

Kepala Bulog Kanca Paser, Muhammad Mukhlis, menjelaskan bantuan pangan tersebut menyasar keluarga tidak mampu dengan alokasi 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng per keluarga. Untuk komoditas beras, seluruhnya bersumber dari cadangan pangan yang berasal dari program penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) petani lokal.

“Beras bantuan pangan yang kami salurkan berasal dari hasil petani lokal. Ini bagian dari upaya kami memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujar Mukhlis, Kamis (29/1/2026).

Ia menambahkan, meskipun penyerapan gabah ditujukan untuk Cadangan Beras Pemerintah (CBP), pemanfaatannya bersifat fleksibel sesuai penugasan. Stok tersebut dapat dialokasikan sebagai bantuan pangan atau dijual sebagai beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) medium untuk meredam kenaikan harga di pasar.

“Fungsinya bisa disesuaikan. Bisa menjadi bantuan pangan, atau menjadi beras SPHP medium untuk menekan harga saat terjadi kenaikan,” jelasnya.

Dengan total serapan gabah mencapai sekitar 13.000 ton pada 2025 dan penyaluran bantuan beras yang baru 416,6 ton, Bulog Kanca Paser masih memiliki cadangan yang cukup besar. Stok tersebut disiapkan untuk kebutuhan lanjutan, baik sebagai cadangan pangan pemerintah maupun intervensi pasar melalui SPHP.

“Cadangan masih aman. Ini menjadi penyangga jika harga beras naik atau saat diperlukan penyaluran bantuan,” pungkas Mukhlis. (MK)

Editor: Agus S

Portal Jembatan Mahulu Dipasang Lebih Cepat, Sopir Logistik Protes: “Sembako Bisa Rusak!”

0
 Jembatan Mahakam Ulu setelah dipasang portal berukuran 2,45 meter berwarna kuning. (Dimas/MKN)

SAMARINDA — Pemasangan portal pembatas di Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu), Kamis (29/1/2026) pagi, memicu ketegangan di lapangan. Kebijakan yang diberlakukan lebih awal dari jadwal sosialisasi membuat puluhan kendaraan angkutan berat tertahan dan memantik protes para sopir logistik.

Pantauan Mediakaltim.com di lokasi, portal dipasang sekitar pukul 10.30 WITA. Padahal, informasi yang diterima para pengemudi sebelumnya menyebutkan penutupan baru dimulai pukul 12.00 WITA. Selisih waktu sekitar satu setengah jam itu berdampak langsung pada distribusi barang, terutama kebutuhan pokok.

Adi Suryo, sopir angkutan sembako, mengaku kecewa karena kendaraannya tertahan tepat di mulut jembatan meski telah menghitung waktu tempuh dari pelabuhan peti kemas.

“Kami sudah hitung waktu perjalanan. Harusnya jam 10.30 masih bisa lewat. Tapi sampai di sini portal sudah terpasang. Kalau sembako rusak, jangan salahkan sopir, ini karena aturannya berubah mendadak,” keluh Adi.

Ia menyoroti risiko keterlambatan distribusi terhadap komoditas sensitif seperti telur dan bahan pangan segar lainnya yang mudah rusak dan berpotensi memicu kenaikan harga di pasar.

“Kami ini cari makan harian. Anak saya empat masih sekolah semua. Kalau distribusi tersendat begini, yang paling terdampak ya sopir,” ujarnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim, Yusliando, menjelaskan bahwa percepatan pemasangan portal dilakukan karena pertimbangan keselamatan. Kondisi Jembatan Mahulu dinilai rawan setelah tiga kali mengalami tabrakan kapal dalam waktu satu bulan.

“Rekan-rekan dari PU sangat khawatir. Selama belum ada uji lanjutan, keamanan jembatan belum bisa dijamin jika dilintasi kendaraan berat. Karena itu penutupan dipercepat demi keselamatan bersama,” jelas Yusliando.

Sebagai langkah mitigasi, Dishub Kaltim menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas, di antaranya:
– Kendaraan berat dialihkan melintasi Jembatan Mahakam IV (Jembatan Kembar).
– Jam operasional terbatas, jembatan hanya dibuka pukul 22.00–05.00 WITA dengan sistem buka-tutup.
– Kantong parkir disiapkan di kawasan Palaran dan Jalan Sutami bagi kendaraan yang menunggu giliran melintas.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUPR-Pera Kaltim, Muhammad Muhran, mengatakan pihaknya akan segera melakukan uji dinamik dan Non-Destructive Test (NDT) ulang untuk memastikan kondisi struktur jembatan.

“Tabrakan ketiga ini membuat kami tidak berani mengambil risiko. Untuk sementara hanya kendaraan roda empat ke bawah yang diizinkan melintas. Sabtu nanti tim uji dijadwalkan datang untuk memeriksa ulang pondasi dan struktur,” ungkap Muhran.

Ia menegaskan, pemasangan portal bersifat sementara. Jika hasil pengujian dalam sepekan ke depan menyatakan jembatan aman, maka akses kendaraan berat akan dibuka kembali.

“Jembatan Mahulu ini urat nadi ekonomi Samarinda. Kami minta semua pihak bersabar agar tidak terjadi risiko yang lebih besar,” pungkasnya. (MK)

Editor: Agus S

Tabrakan di Margasari Loa Kulu, Bus dan Minibus Travel Terlibat Kecelakaan, 12 Penumpang Dilarikan ke RS

0
Kondisi mini bus travel usai kecelakaan (Istimewa)

TENGGARONG — Kecelakaan lalu lintas melibatkan sebuah bus perusahaan dan minibus travel terjadi di Dusun Margasari, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (29/1/2026) pagi. Insiden tersebut menyebabkan 12 penumpang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan Indomaret Margasari, saat arus lalu lintas cukup padat. Benturan melibatkan Bus Isuzu Elf bernomor polisi KT 7679 KA dengan Mitsubishi Canter KT 7088 MU.

Kanit Reskrim Polsek Loa Kulu, IPDA Andik Fitriadi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, para korban yang sebagian besar merupakan penumpang minibus travel, termasuk beberapa anak-anak, mengalami luka ringan.

“Total ada 12 orang penumpang yang mengalami luka ringan. Seluruhnya sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Andik saat dikonfirmasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kecelakaan diduga terjadi akibat pengemudi bus Isuzu Elf kurang menjaga jarak aman. Saat itu, Mitsubishi Canter di depannya berhenti karena terhalang iring-iringan kendaraan lain, sementara bus dari belakang tidak sempat mengantisipasi.

“Diduga pengemudi Elf kurang fokus dan tidak menjaga jarak, sehingga menabrak kendaraan di depannya,” jelas Andik.

Akibat benturan tersebut, bagian depan Isuzu Elf mengalami kerusakan cukup parah dengan estimasi mencapai 40 persen, sedangkan Mitsubishi Canter mengalami kerusakan sekitar 20 persen di bagian belakang.

Meski insiden sempat menimbulkan kepanikan di lokasi, pihak perusahaan transportasi bergerak cepat menangani para korban. Seluruh biaya pengobatan penumpang ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan, termasuk pemberian kompensasi tambahan.

“Permasalahan ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Perusahaan bertanggung jawab penuh atas biaya perawatan korban dan tidak ada persoalan lanjutan,” tegas Andik.

Pihak kepolisian mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan umum dan perusahaan, agar selalu menjaga konsentrasi serta jarak aman saat berkendara demi mencegah kecelakaan serupa terulang kembali.(MK)

Editor: Agus S

Hari Gizi Nasional, Otorita IKN Dorong Ketahanan Pangan Keluarga Lewat Pasar Murah dan Edukasi Gizi

0
Otorita IKN menyelenggarakan Operasi Pangan Murah (OPM) dan penyuluhan penganekaragaman pangan bagi Kader PKK dan Posyandu di Kantor Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, pada Selasa (27/1/2026).

NUSANTARA — Peringatan Hari Gizi Nasional di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) diisi dengan langkah konkret. Otorita IKN menggelar Operasi Pangan Murah (OPM) sekaligus penyuluhan penganekaragaman pangan bagi kader PKK dan Posyandu se-Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Selasa (27/1/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Kecamatan Sepaku ini tidak hanya bertujuan menekan harga pangan agar tetap terjangkau, tetapi juga memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya konsumsi pangan beragam dan bergizi seimbang di tingkat keluarga.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Otorita IKN bersama Sekretariat Kerja Bersama (SKB) Bank Indonesia IKN dan Pemerintah Kecamatan Sepaku. Sejumlah pihak turut terlibat, di antaranya Dharma Wanita Persatuan (DWP) Otorita IKN serta Grup IV Komando Pasukan Khusus (Kopassus), yang ikut mendukung agenda ketahanan pangan dan pencegahan stunting di wilayah IKN.

Direktur Ketahanan Pangan Otorita IKN, P. Setia Lenggono, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan berbasis keluarga. Menurutnya, peran kader PKK dan Posyandu sangat krusial sebagai agen perubahan di masyarakat.

“Hari ini kita tidak hanya menyediakan pangan murah, tapi juga berbagi pengetahuan tentang penganekaragaman pangan. Harapannya, ibu-ibu kader bisa menjadi motor penggerak dalam mengatasi stunting, khususnya di wilayah Sepaku,” ujar Lenggono.

Dari sisi DWP Otorita IKN, Elita Indrajit menyampaikan pesan Penasihat DWP Otorita IKN, Kartika Basuki Hadimuljono. Ia menegaskan komitmen DWP untuk terus hadir mendampingi masyarakat di sekitar IKN.

“Kami mendorong agar peran DWP semakin aktif berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan keluarga,” ungkap Elita.

Sementara itu, Kepala SKB BI IKN, Syachman Perdyner, menilai Gerakan Pangan Murah sejalan dengan peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas harga. Menurutnya, keterjangkauan pangan merupakan salah satu kunci menjaga kesejahteraan sosial masyarakat.

“Kegiatan ini mendukung stabilitas harga pangan. Ini sejalan dengan komitmen kami bersama pemerintah daerah untuk mendorong kesejahteraan masyarakat di kawasan IKN,” jelas Syachman.

Dalam Operasi Pangan Murah tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Mulai dari beras, telur, gula, minyak goreng, hingga gas elpiji dan bahan pangan lainnya disediakan oleh sejumlah tenant yang terlibat.

Otorita IKN menegaskan, pembangunan Ibu Kota Nusantara tidak semata soal infrastruktur fisik. Keterjangkauan pangan, peningkatan kualitas gizi, serta penguatan ketahanan pangan keluarga menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing di masa depan. (MK)

Editor: Agus S

Pekerja Tewas Terjepit Ekskavator Saat Bongkar Muat Kapal di Pelabuhan Semayang

0
Suasana kecelakaan kerja di Pelabuhan Semayang Balikpapan, pada Rabu malam. (Istimewa)

BALIKPAPAN — Insiden kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan Pelabuhan Semayang, Balikpapan. Seorang pekerja dilaporkan meninggal dunia setelah terjepit alat berat saat proses pemuatan di atas Kapal Motor (KM) Madani Nusantara, Rabu (28/1/2026) malam.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 21.55 WITA, ketika aktivitas bongkar muat kendaraan dan barang tengah berlangsung. Salah satu muatan berupa ekskavator diduga bergerak tidak terkendali saat proses naik ke atas kapal.

Dalam kondisi tersebut, korban berada di area sempit di sekitar alat berat. Ekskavator yang bergerak maju dan mundur membuat korban terjepit di antara badan alat berat dan bagian kapal, hingga mengalami luka fatal.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold Kumontoy membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, korban meninggal dunia di lokasi akibat tekanan hebat dari alat berat.

“Korban terjepit antara ekskavator dan badan kapal saat proses pemuatan. Dari pemeriksaan awal, korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian,” ujar Jerrold, Kamis (29/1/2026).

Usai menerima laporan, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Semayang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan awal. Penanganan kasus kemudian dilimpahkan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Balikpapan guna penyelidikan lebih lanjut.

Jerrold menyebut, hingga kini penyidik telah memeriksa lima orang saksi. Mereka terdiri dari operator ekskavator, tiga kru kapal, serta satu perwakilan dari pihak kapal.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk mengetahui secara rinci kronologi kejadian dan mendalami kemungkinan adanya kelalaian dalam penerapan prosedur keselamatan kerja,” jelasnya.

Selain itu, polisi masih mendalami identitas korban serta berkoordinasi dengan pihak keluarga. Sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan proses bongkar muat juga telah diamankan untuk kepentingan penyidikan.

Kapolresta Balikpapan mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam aktivitas kepelabuhanan agar lebih disiplin menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

“Kecelakaan kerja seperti ini tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran agar tidak terulang,” pungkasnya.(MK)

Editor: Agus S