Beranda blog Halaman 340

Gempur Rokok dan MMEA Ilegal, Bea Cukai Samarinda Selamatkan Rp2,2 Miliar Kerugian Negara Sepanjang 2025

0
Kepala Kantor Bea Cukai Samarinda, Tribuana Wetangterah, menunjukkan barang-barang ilegal hasil penindakan di wilayah Samarinda, Mahakam Ulu, Kutai Kartanegara, dan Kutai Barat. (Dimas/MKN)

SAMARINDA — Peredaran barang ilegal di wilayah Samarinda dan sekitarnya digempur habis. Sepanjang 2025, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Samarinda mencatat nilai barang hasil penindakan mencapai Rp4,35 miliar, dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp2,2 miliar.

Capaian tersebut melonjak tajam dibandingkan tahun sebelumnya. Bea Cukai Samarinda mencatat peningkatan penyelamatan potensi kerugian negara sebesar 61 persen dibandingkan 2024. Dari sisi kuantitas, jumlah penindakan juga meningkat 4 persen secara tahunan, dengan total 423 kali penindakan sepanjang tahun.

Kepala Kantor Bea Cukai Samarinda, Tribuana Wetangterah, menyebut komoditas ilegal yang paling dominan ditindak masih berasal dari Barang Kena Cukai (BKC), khususnya rokok tanpa pita cukai.

“Sepanjang 2025, kami melakukan 402 penindakan di bidang cukai. Barang bukti yang berhasil ditegah berupa 1.939.120 batang rokok ilegal dan 2.563 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA) ilegal,” ujar Tribuana dalam keterangannya, Rabu (14/1/2026).

Tak hanya berhenti pada penyitaan, Bea Cukai Samarinda juga memperkuat penegakan hukum melalui jalur pidana dan administrasi. Dari sisi pidana, satu perkara cukai telah diputus oleh Pengadilan Negeri Samarinda, dengan vonis dua tahun penjara serta denda lebih dari Rp245 juta kepada pelaku.

Sementara itu, melalui pendekatan ultimum remidium atau pemidanaan sebagai upaya terakhir, sebanyak 11 kasus pelanggaran diselesaikan melalui sanksi administrasi. Total denda administrasi yang berhasil ditagih mencapai Rp902.024.000. Langkah ini dinilai efektif untuk memberikan efek jera sekaligus mengoptimalkan pemulihan penerimaan negara.

Tribuana menegaskan, keberhasilan penindakan tidak lepas dari sinergi antarinstansi penegak hukum serta peran aktif masyarakat. Informasi dari warga, menurutnya, kerap menjadi pintu masuk utama untuk membongkar jaringan peredaran barang ilegal.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus menjadi mitra Bea Cukai Samarinda dengan melaporkan indikasi peredaran rokok ilegal di lingkungan sekitar. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga penerimaan negara dan melindungi konsumen dari barang-barang yang tidak terjamin keamanannya,” tutup Tribuana. (MK)

Editor: Agus S

Petugas DLH Balikpapan Temukan Jasad Bayi Laki-Laki Tersangkut di DAS Ampal

0
Jasad bayi laki-laki yang ditemukan petugas DLH Balikpapan di sekitar Rumah Pompa Air.

BALIKPAPAN — Aktivitas rutin pembersihan saluran air berubah mencekam. Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan menemukan jasad bayi laki-laki tersangkut di jaring kotoran di belakang Rumah Pompa Air, kawasan Stal Kuda, Balikpapan Selatan, Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 08.00 Wita.

Salah seorang petugas DLH, Tajudin, mengungkapkan bahwa penemuan itu terjadi saat dirinya bersama rekan-rekan membersihkan saluran DAS Ampal seperti biasa. Awalnya, mereka hanya mencium bau menyengat dari arah aliran air.

“Kita kan tiap hari bersihkan saluran ini. Memang tadi itu agak ada aroma bau bangkai. Kami kira itu bangkai ayam atau apalah, karena sering kan. Tapi tadi itu ternyata ada jasad bayi,” ujarnya dengan nada terkejut.

Menyadari temuan tersebut, Tajudin langsung melaporkannya kepada relawan setempat. Laporan itu kemudian diteruskan ke pihak kepolisian hingga petugas datang ke lokasi.

“Kami laporkan aja. Setelah itu ada Pak Polisi dari Polres yang datang memeriksa kemudian diamankan dan dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.

Di lokasi kejadian, sejumlah warga menduga jasad bayi tersebut masih tergolong baru. Dugaan itu menguat lantaran jasad bayi masih terlihat memiliki tali pusar, sehingga diperkirakan baru saja dilahirkan sebelum akhirnya ditemukan di saluran air.

Sementara itu, Pamapta II Polresta Balikpapan, Ipda Wisnu Apriadi, membenarkan adanya temuan jasad bayi tersebut. Ia menyebutkan bahwa pihak kepolisian langsung melakukan evakuasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Dan selanjutnya akan kita lakukan penyelidikan terkait jasad ini,” ujarnya singkat.

Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap identitas bayi serta pihak yang bertanggung jawab atas kejadian memilukan itu. Aparat mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait agar segera melapor guna membantu proses penyelidikan. (MK)

Editor: Agus S

Menteri PU Dody Sebut Investor Tak Perlu Ragu Tanam Modal di IKN, Prabowo Beri Dukungan Penuh

0
Menteri Dody mengakhiri kunjungan kerja di IKN dengan menanam pohon Bungur di Plaza Bhinneka Tunggal Ika. Ia menegaskan investor tak perlu ragu berinvestasi di IKN. (Dok. OIKN)

NUSANTARA — Pemerintah kembali mengirimkan sinyal kuat kepada para investor untuk menanamkan modal di Ibu Kota Nusantara (IKN). Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan IKN mendapatkan dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto, sehingga tidak ada alasan bagi investor untuk bersikap ragu.

Pernyataan tersebut disampaikan Dody di penghujung kunjungan kerjanya ke kawasan IKN, Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Selasa (13/1/2026). Ia memastikan pemerintah berkomitmen menjadikan IKN siap berfungsi sebagai ibu kota politik Indonesia.

“Kepada para investor, saya sampaikan agar tidak ragu lagi. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh agar IKN benar-benar siap dan berfungsi sebagai ibu kota politik,” tegas Dody.

Menurutnya, untuk menjaga kepercayaan investor, seluruh proses pembangunan di IKN akan dijalankan dengan prinsip tepat waktu, berkualitas, efektif, dan efisien. Kementerian PU, kata Dody, akan bekerja sesuai tugas dan kewenangan untuk memastikan infrastruktur strategis dibangun secara optimal.

Ia menegaskan, pembangunan IKN tidak berhenti dan tetap berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. “Pembangunan terus dikerjakan,” ujarnya singkat namun tegas.

Kunjungan kerja Dody ke IKN juga sejalan dengan agenda Presiden Prabowo yang meninjau langsung progres pembangunan bersama sejumlah menteri. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Dody turut melihat perkembangan beberapa proyek utama di kawasan inti pusat pemerintahan.

Di hari terakhir kunjungannya, Menteri Dody menanam pohon Bungur di Plaza Bhinneka Tunggal Ika bersama jajaran Otorita Ibu Kota Nusantara, yang dipimpin oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, mantan Menteri PUPR.

IKN Terima Lima Investor Baru

Di tengah tantangan dan penyesuaian ritme pembangunan, minat investasi di IKN tetap bergerak. Pada 9 Januari 2026, Otorita IKN menandatangani tujuh Perjanjian Pemanfaatan Tanah dan Pengalokasian Lahan Aset Dalam Penguasaan (ADP) serta akta notarial bersama lima investor baru di Kantor Balai Kota Otorita IKN.

Kelima investor tersebut adalah PT Bahagia Bangunnusa, PT Rangga Ekapratama, PT Fajar Maju Berkarya Gilang, PT Batara Maduma Prospernusa, serta PT Haidir Griya Karya dari Asatu Corporation.

Para investor ini akan mengembangkan beragam sektor usaha, mulai dari kawasan kuliner dan niaga, perkantoran, hingga fasilitas olahraga beserta sarana pendukung lainnya. Masuknya investor baru ini dinilai memperkuat optimisme bahwa IKN tetap memiliki daya tarik ekonomi jangka panjang, seiring komitmen pemerintah pusat dalam mengawal pembangunannya. (MK)

Editor: Agus S

Rahmad Mas’ud Tegaskan Program Pemkot Wajib Terasa Manfaatnya bagi Warga

0
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud. (ist)

BALIKPAPAN — Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menegaskan arah pembangunan Kota Balikpapan harus berpijak pada satu ukuran utama: manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Ia menekankan, keberhasilan program pemerintah tidak ditentukan oleh banyaknya kegiatan atau laporan, melainkan oleh dampak nyata di lapangan.

Penegasan itu disampaikan Rahmad saat memberikan arahan kepada jajaran organisasi perangkat daerah (OPD). Ia mengingatkan seluruh aparatur agar bekerja secara profesional, tuntas, dan dilandasi keikhlasan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Berbuat saja yang baik. Ukurannya sederhana, apakah manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga. Program harus berjalan dengan baik dan menyentuh langsung masyarakat Kota Balikpapan,” ujarnya, Rabu (14/1/2026).

Rahmad menilai, program pemerintah sering kali terlihat rapi dalam perencanaan dan pelaporan, namun belum tentu menjawab kebutuhan warga. Karena itu, ia meminta seluruh OPD menggeser orientasi kerja dari sekadar rutinitas administratif menuju pelayanan publik yang konkret dan berdampak.

Menurutnya, aparatur pemerintah tidak boleh bekerja setengah-setengah. Setiap kebijakan harus dipastikan tuntas hingga manfaatnya dirasakan masyarakat, bukan berhenti di atas kertas.

“Kerja yang benar, kerja yang baik, dan kerja dengan ikhlas. Mengabdi dengan ikhlas, bekerja dengan tuntas. Itu yang selalu saya tekankan kepada seluruh jajaran,” jelasnya.

Selain kualitas kerja individu, Wali Kota juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas OPD. Ia menegaskan, banyak program strategis daerah tidak bisa dijalankan oleh satu dinas saja, melainkan membutuhkan sinergi antarlembaga agar hasilnya optimal dan tepat sasaran.

“Banyak dinas yang terlibat di dalamnya. Itulah mengapa kita libatkan semua unsur terkait. Kita libatkan agar program ini benar-benar menyentuh masyarakat dan berjalan sesuai dengan yang kita harapkan,” tambahnya.

Rahmad menegaskan, keterlibatan lintas OPD bukan sekadar pembagian tugas formal, tetapi bentuk tanggung jawab bersama untuk memastikan setiap kebijakan pemerintah menjawab persoalan riil di lapangan. Dengan koordinasi yang kuat, pemerintah daerah diyakini mampu merespons kebutuhan warga secara lebih cepat dan efektif.

Ia berharap seluruh jajaran Pemkot Balikpapan terus menjaga integritas, semangat kerja, dan komitmen pelayanan publik. Menurutnya, keberhasilan pembangunan kota sangat ditentukan oleh kesungguhan aparatur dalam menjalankan amanah.

“Tujuan kita satu, menghadirkan program yang memberi manfaat nyata, membawa kebaikan, dan meningkatkan kesejahteraan warga Balikpapan,” tutupnya. (MK)

Editor: Agus S

Fasilitas Olahraga Aktif Mampu Hidupkan Geliat UMKM

0

Pemanfaatan fasilitas olahraga secara aktif dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat. Aktivitas olahraga yang rutin digelar membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk tumbuh, sekaligus menjadikan kawasan publik lebih hidup dan produktif.

Pembaca Setia Radar Bontang!

Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Bontang?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.radarbontang.com

📱 Versi Mobile
https://digital.radarbontang.com/rb14jan2026/mobile/

Radar Bontang – Aktual & Terpercaya!

Tuan Rumah Tak Mau Gagal, Atlet Paser Digenjot Jelang Porprov Kaltim 2026

0
Cabang olahraga andalan Paser pada Porprov mendatang. (Nash)

PASER — Menyandang status tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur ke-VIII 2026, Kabupaten Paser tak ingin sekadar sukses penyelenggaraan. Sejak jauh hari, fokus diarahkan pada kesiapan atlet. Latihan fisik dan penguatan mental di tiap cabang olahraga (cabor) kini digenjot untuk memastikan Paser tampil kompetitif di arena sendiri.

Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Paser, Abdul Rasyid, menyebut pembinaan atlet sebenarnya telah berjalan sejak 2025. Berbagai cabor aktif mengikuti kejuaraan, baik di dalam maupun luar daerah, termasuk Pra-Porprov atau Babak Kualifikasi (BK) sebagai pintu masuk Porprov.

“2025 kemarin masing-masing sudah mengikuti pra Porprov atau BK. Hanya saja kita belum merekapitulasi berapa nomor lomba yang diikuti masing-masing cabor,” kata Abdul Rasyid saat dihubungi, Rabu (14/1/2026).

Ia menjelaskan, rekapitulasi jumlah nomor lomba masih dalam tahap inventarisasi. Proses ini ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan dan akan menjadi bahan penting dalam Rapat Kerja (Raker) KONI Paser yang segera digelar.

“Insyaallah dalam waktu dekat kami (KONI Paser) akan menggelar Raker, bisa jadi (nomor lomba) menjadi salah satu topik pembahasan dalam rapat nanti,” ujarnya.

Menatap perhelatan Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur VIII yang dijadwalkan berlangsung November 2026, Abdul Rasyid menaruh harapan besar. Status tuan rumah, menurutnya, harus menjadi pemantik semangat atlet untuk melampaui prestasi Porprov sebelumnya.
“Kalo untuk target kita di porprov nanti, saya berharap kita bisa masuk di tiga besar lah, mudah-mudahan bisa tercapai dengan dukungan berbagai pihak,” tambahnya.

Namun demikian, pembinaan atlet masih menghadapi satu kepastian krusial: anggaran. Sejumlah cabor mengusulkan pemusatan latihan (Training Center/TC), termasuk rencana TC di luar daerah. Kepastian pendanaannya, kata Rasyid, masih menunggu keputusan dari Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Paser.

Ia menyebut mekanisme penyaluran anggaran tahun ini belum ditetapkan, apakah tetap melalui hibah ke KONI seperti tahun sebelumnya atau dikelola langsung oleh Disporapar.
“Kami belum tahu secara pasti karena itu kewenangan Disporapar selaku pengelola anggaran. Yang jelas, kami tetap mengusulkan. Nanti setelah pagu anggaran untuk KONI jelas baru kami susun RAB-nya,” jelas Abdul Rasyid.

Dengan persiapan yang terus dipercepat dan koordinasi lintas pihak, Paser bertekad tak hanya menjadi tuan rumah yang baik, tetapi juga penantang serius di papan atas Porprov Kaltim 2026. (MK)

Editor: Agus S

Polisi Amankan Terduga Peredaran Narkotika di Sebuntal, Belasan Gram Sabu Diamankan

0
BB yang diamankan polisi. (Dok Polres Bontang)

BONTANG – Di hari yang sama, Polsek Marangkayu kembali mengamankan seorang terduga penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 18.30 WITA.

Terduga berinisial M. (40) diamankan di RT 23 Desa Sebuntal. Dari lokasi tersebut, petugas menyita barang bukti narkotika diduga sabu dengan total berat bruto 12,26 gram, yang terdiri dari satu bungkus seberat 11,90 gram dan satu poket seberat 0,36 gram, berikut barang bukti lainnya yang terkait tindak pidana itu.

Kapolsek Marangkayu, AKP Muh Rizal membenarkan hal tersebut dan menegaskan bahwa seluruh proses penanganan perkara dilakukan sesuai ketentuan hukum acara pidana yang berlaku.

“Kami mengamankan terduga beserta barang bukti untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut. Penanganan perkara ini dilakukan secara profesional dan menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah sebagaimana diatur dalam KUHAP baru”.

Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman dan pengembangan perkara guna menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain serta melengkapi administrasi penyidikan sesuai prosedur hukum yang berlaku. (Rls)

Editor: Yusva Alam

Polisi Amankan Pria Diduga Miliki Paket Sabu 1.75 Gram di Desa Sebuntal

0
Ilustrasi sabu. (Ist)

BONTANG – Unit Reserse Kriminal Polsek Marangkayu Polres Bontang mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 18.00 WITA. Pengungkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika di wilayah tersebut.

Tim telah mengamankan seorang terduga berinisial AS (37) di Jalan Samratulangi RT 01 Desa Sebuntal. Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa 1 paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto sekitar 1,75 gram, berikut BB lainnya yang terkait dengan tindak pidana itu.

Kapolsek Marangkayu, AKP Muh. Rizal membenarkan pengungkapan tersebut dan menegaskan bahwa seluruh proses penanganan perkara dilakukan sesuai ketentuan hukum acara pidana yang berlaku.

“Kami menindaklanjuti informasi dari masyarakat dan melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan terduga AS beserta barang bukti. Penanganan perkara ini tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah sebagaimana diatur dalam KUHAP baru,” ujar Kapolsek. (Rls)

Editor: Yusva Alam

Geledah Pria di Bontang Baru, Polisi Temukan 28 Plastik Klip Sabu

0
Barang bukti yang berhasil diamankan polisi. (Dok Humas Polres Bontang)

BONTANG — Satuan Reserse Narkoba Polres Bontang menindaklanjuti informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di wilayah Kelurahan Bontang Baru. Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 22.30 Wita, Tim berhasil mengamankan seorang terduga berinisial AJS (24).

Dari hasil penggeledahan, tim menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika, di antaranya 28 plastik klip berisi kristal putih dengan berat bruto sekitar 9,58 gram yang diduga berisi sabu, perlengkapan yang diduga digunakan untuk penyalahgunaan narkotika, dua unit telepon genggam, serta sejumlah uang tunai.

Kasat Resnarkoba, AKP Larto menyampaikan bahwa pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat.

“Terhadap yang bersangkutan telah dilakukan pengamanan dan penyitaan barang bukti, selanjutnya dilakukan proses penyidikan sesuai ketentuan KUHAP dengan tetap menjunjung asas praduga tidak bersalah”.

Dalam perkara ini, penyidik menerapkan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, serta Pasal 609 ayat (1) huruf a KUHP, dengan ketentuan penyesuaian pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026. Penyidikan masih berlangsung guna pengembangan lebih lanjut.(rls)

Editor: Yusva Alam

Bidik Prestasi Lebih Tinggi di Porprov Paser 2026, KONI Bontang Tancap Gas Sejak Dini

0
Ilustrasi. (AI)

BONTANG – Target melampaui capaian Porprov sebelumnya membuat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bontang tak ingin menunggu waktu. Meski Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-VIII 2026 di Kabupaten Paser masih sekitar 11 bulan lagi dan dijadwalkan berlangsung pada November 2026, persiapan sudah mulai dimatangkan sejak sekarang.

Langkah awal ini ditempuh demi memastikan prestasi Kota Bontang meningkat dibanding Porprov ke-VII 2022 di Kabupaten Berau, di mana kontingen Bontang mengoleksi total 57 medali.

Ketua KONI Bontang, Jamaluddin. (Dwi S/Radar Bontang)

“Untuk Porprov kali ini, harus bisa lebih dari yang kemarin. Kalau sebelumnya kita memperoleh 57 medali, di Porprov ini targetnya harus melampaui capaian tersebut,” ujar Ketua KONI Bontang, Jamaluddin.

Untuk mencapai target tersebut, KONI Bontang akan melakukan seleksi ketat terhadap cabang olahraga (cabor) yang benar-benar memiliki potensi dan peluang meraih medali. Hal ini seiring bertambahnya jumlah cabor di Kota Bontang.

“Pastinya kita berangkatkan cabor yang memiliki peluang medali. Ini bukan lagi ajang mencari pengalaman, tetapi pertandingan untuk benar-benar siap bertanding. Kita lihat perkembangan dan peningkatan atlet, kalau layak dan berpeluang, pasti kita berangkatkan,” tegasnya.

Ajukan Anggaran Rp7 Miliar

Persiapan awal yang dilakukan KONI Bontang adalah mengusulkan anggaran sebesar Rp7 miliar. Anggaran tersebut difokuskan untuk pemenuhan kebutuhan atlet, mulai dari perlengkapan dari atas hingga bawah, termasuk biaya akomodasi dan transportasi.

“Ini untuk anggaran belum terkonfirmasi, karena masuk di anggaran perubahan. Soalnya pertandingannya berlangsung di November 2026. Dari anggaran Rp7 miliar ini, sekitar Rp5 miliar untuk keberangkatan beserta atribut, sedangkan Rp1 miliar untuk biaya training center (TC),” beber Jamaluddin.

Besaran anggaran itu diajukan karena KONI Bontang menargetkan mengirim 56 cabang olahraga dari total 63 cabor yang akan dipertandingkan di Kabupaten Paser.

Dorong Pemkot Naikkan Bonus Atlet

Selain persiapan teknis dan anggaran keberangkatan, KONI Bontang juga mendorong adanya kenaikan bonus bagi atlet berprestasi dibandingkan Porprov sebelumnya.

Jamaluddin menilai peningkatan bonus menjadi faktor penting untuk menjaga motivasi atlet yang akan bertanding membawa nama daerah. Menurutnya, bonus bukan semata soal nominal, melainkan bentuk penghargaan atas kerja keras, disiplin latihan, dan prestasi yang diraih atlet.

“Harapannya di Porprov 2026 ini ada kenaikan. Kalau sebelumnya atlet tunggal menerima Rp50 juta, kami berharap bisa naik menjadi Rp60 juta per orang,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (30/12/2025).

Dengan rencana peningkatan bonus tersebut, KONI Bontang memperkirakan kebutuhan anggaran bonus berada di kisaran Rp15 miliar. Perhitungan ini didasarkan pada target perolehan medali dari sekitar 56 cabang olahraga yang direncanakan diberangkatkan mewakili Kota Bontang.

“Kami melihat komitmen pemerintah daerah cukup kuat dalam mendukung olahraga. Mudah-mudahan ini bisa menjadi penyemangat tambahan bagi atlet Bontang untuk meraih prestasi terbaik di Porprov 2026 Paser,” pungkasnya.

Coret 7 Cabor, Fokus 56 Cabang Olahraga

KONI Bontang juga memastikan tidak seluruh cabang olahraga akan diberangkatkan ke Porprov 2026 di Kabupaten Paser. Dari total 63 cabor yang dipertandingkan, tujuh cabor diputuskan tidak ikut serta karena dinilai sudah tidak aktif.

Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan evaluasi internal terhadap keaktifan kepengurusan serta pembinaan atlet di masing-masing cabang.

“Dari 63 cabor, ada tujuh yang tidak kita berangkatkan. Kepengurusannya sudah tidak aktif, begitu juga pembinaan atletnya,” ujar Jamaluddin saat ditemui beberapa waktu lalu.

Dengan kebijakan tersebut, KONI Bontang hanya akan memberangkatkan 56 cabang olahraga dengan jumlah atlet sekitar 650 orang. Adapun cabor yang dipastikan tidak ikut antara lain anggar, MMA, selam, ski air, e-sport, serta dua cabang lainnya yang belum disebutkan secara rinci.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam