Beranda blog Halaman 521

Pupuk Kaltim Porwada 2025: Sambut Semangat Wartawan dan Sportivitas Tanpa Batas

0
Kontingen PWI Kutai Barat dilepas menuju Porwada Kaltim 2025. Foto: Istimewa

ADA suasana berbeda di Kota Bontang pekan ini. Ratusan wartawan dari berbagai daerah di Kalimantan Timur (Kaltim) datang, bukan untuk meliput, tapi untuk bertanding dalam ajang Pupuk Kaltim Porwada 2025 yang digelar pada 17–19 Oktober.

Saya salut atas kerja keras pengurus PWI Bontang di bawah komando Suriadi Said, bersama seluruh panitia di Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) yang dipimpin Aidil Kundara. Sejak setahun lalu, mereka sudah mempersiapkan diri sebagai tuan rumah. Mulai dari menyusun proposal, mencari sponsor, menyiapkan arena pertandingan, hingga menata teknis pelaksanaan. Semua dijalankan dengan semangat kebersamaan. Tanpa pamrih.

Tidak mudah menggelar acara sebesar ini. Apalagi Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) bukan sekadar lomba olahraga, tetapi juga ajang silaturahmi dan seleksi menuju tingkat nasional, Porwanas.

Kontingen PWI Penajam Paser Utara dilepas secara resmi menuju Porwada Kaltim 2025. Foto: Istimewa
Kontingen PWI Kutai Timur bersiap berangkat ke Porwada Kaltim 2025. Foto: Ramlah

Hal yang paling menentukan tentu dukungan dana dan fasilitas. PT Pupuk Kaltim menunjukkan komitmen besar sebagai sponsor utama, sementara Pemkot Bontang memberikan dukungan penuh di semua lini. Kolaborasi keduanya menjadi penopang utama keberhasilan ajang ini. Karena itu, Porwada 2025 resmi mengusung nama Pupuk Kaltim Porwada 2025 sebagai wujud sinergi antara insan pers, pemerintah daerah, dan dunia industri.

Menjelang pelaksanaan, semangat tampak menyala di seluruh daerah. Kontingen dari Kutai Barat, Kutai Timur, hingga Penajam Paser Utara dilepas secara resmi oleh pemerintah daerah masing-masing. Seragam baru dikenakan dengan bangga. Bendera PWI dikibarkan tinggi, dan yel-yel penuh semangat menggema di setiap halaman kantor bupati. Dari Berau hingga Balikpapan, suasana sama: antusias dan optimistis. Semua ingin membawa pulang prestasi, tapi lebih dari itu, ingin membawa nama baik daerah dan menjaga kehormatan profesi wartawan.

Ada sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan: futsal, bulu tangkis, tenis meja, atletik, catur, domino, e-sport, biliar, dan jurnalistik. Sebanyak 260 wartawan dari sembilan kabupaten/kota ikut serta. Samarinda datang dengan kontingen terbanyak, disusul Bontang sebagai tuan rumah.

Porwada ini bukan hanya soal menang atau kalah. Ini tentang solidaritas. Di lapangan futsal atau di meja biliar, tidak ada lagi sekat antar media. Semua satu semangat: menjaga sportivitas dan mempererat persaudaraan. Wartawan yang biasanya bersaing di ruang redaksi, kini bahu-membahu di arena olahraga.

Porwada ini juga menjadi ajang promosi bagi Kota Bontang. Wartawan dari seluruh Kaltim akan menulis, memotret, dan membawa pulang kesan baik tentang kota ini. Itu nilai tambah yang tak ternilai.

Sebagai bagian dari keluarga besar PWI, saya bangga. Porwada 2025 membuktikan bahwa insan pers bukan hanya pandai menulis, tetapi juga bisa menjadi teladan dalam semangat kerja sama dan sportivitas.

Selamat datang di Bontang, rekan-rekan wartawan se-Kaltim. Mari bertanding dengan semangat dan bersahabat. Karena di balik setiap keringat dan tawa di lapangan, ada pesan yang ingin kita tunjukkan: pers yang kuat lahir dari kebersamaan.

Oleh: Agus Susanto, S.Hut., S.H., M.H.
Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah PWI Kaltim

Baru Saja Dilantik, 39 PPPK Paruh Waktu Diamankan Satpol PP Diduga Bolos Kerja

0
Satpol PP dan BKPSDM setelah melakukan dialog dengan PPPK. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Satpol PP mengamankan 39 PPPK Paruh Waktu usai Wakil Wali Kota Bontang mendapatkan laporan dari warga ada ASN bergerombol di salah satu cafe d Jalan Ahmad Yani, Kamis (16/10/2925) siang.

Kepala Satpol PP, Ahmad Yani menjelaskan sebenarnya terdapat 41 orang terlibat, namun dua orang merupakan pekerja lapangan. Diketahui para PPPK tersebut baru saja pulang dari pelantikan di lapangan Bessai Berinta Lang-lang.

“Kami bawa mereka ke sini sekaligus sosialisasi, apalagi mereka bukan TKD lagi, mereka sudah termasuk ASN,” terangnya.

Mereka bersama-sama berdialog di rumah rapat Satpol-PP didampingi langsung oleh Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Kabid Penilaian Kinerja, Penghargaan, Dokinfo, dan Fasilitasi Profesi ASN BKPSDM, Arif Supriyadi menjelaskan bahwa jam kerja mereka telah tertuang dalam Perwali nomor 23 tahun 2025 yang menetapkan bahwa dalam seminggu ASN harus memenuhi 37,5 jam.

Adapun forum PPPK paruh waktu, Mahfud menjelaskan bahwa pelatikan dilaksanakan pada hari Kamis dimana tidak ada konsumsi yang dapat diberikan. Untuk itu, para PPPK perlu membeli makan dan minum setelah pelantikan dilaksanakan.

“Kan habis panas hujan itu di lapangan, apalagi tadi ada yang sedang hamil, mereka hanya perlu membeli makan dan minum untuk dibungkus,” pungkasnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Lelang Jabatan Sekda Belum Diumumkan, Nama-nama Ini Sudah Santer Dibicarakan

0
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Ist)

BONTANG — Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menanggapi soal jadwal lelang jabatan Sekda, yang bakal kosong dalam waktu dekat ini. Namun begitu ia memilih irit bicara.

“Kan ada seleksinya. Nanti aja dilihat. Enggak usah buru-buru,” ucapnya singkat.

Meski proses resmi belum dibuka, sejumlah nama sudah ramai diperbincangkan di lingkungan ASN.

Beberapa di antaranya adalah Kepala DPK Retno Febri Aryanti, Kepala DKP3 Ahmad Aznem, Kepala Disdamkartan Amiluddin, Kepala Kesbangpol Deddy Haryanto, eks Kepala BPKAD Sony Suwito Adicahyono, Kepala BKPSDM Sudi Priyanto, Kepala DLH Heru Triatmojo, dan Kepala Dinsos dr Toetoek Pribadi Ekowati.

Nama-nama itu dinilai punya rekam jejak mumpuni dan pengalaman panjang di pemerintahan.

Menanggapi dinamika tersebut, Aji Erlynawati berharap penggantinya kelak bisa membawa semangat baru bagi ASN di Kota Taman.

“Calon Sekda itu tidak cukup hanya memenuhi syarat administratif seperti eselon II dan usia di bawah 56 tahun. Yang paling penting adalah integritas, jiwa pelayanan, dan semangat membangun Kota Taman,” ujarnya.

Penulis/Editor: Yusva Alam

Warga Jatuh di Jembatan Guntung, Lurah: Sudah Diimbau dan Ada Alternatif Tapi Masih Pilih yang Lama

0
Proses pembongkaran jembatan. (Dok kelurahan Guntung)

BONTANG — Insiden terjatuhnya warga saat melintasi jembatan kayu kecil di Jalan Dewa Dewa RT 14 Kelurahan Guntung, Kamis (16/10/2025) pagi ditanggapi Lurah Guntung, Denny Febrian.

Dijelaskannya, insiden tersebut terjadi karena warga masih menggunakan jembatan lama, padahal pemerintah telah membangun jembatan alternatif berupa Bailey.

Menurutnya, Pemkot Bontang telah menyediakan jembatan Bailey sebagai jalur alternatif sementara menuju jalan utama. Namun, sebagian warga masih memilih melintas melalui jembatan kayu yang sempit dan rapuh tersebut.

“Jembatan Bailey-nya sudah dibangun dan bisa digunakan. Hanya saja, karena jalan menuju ke sana masih tanah dan dalam proses peningkatan, sebagian warga masih melintas di jembatan kecil itu,” jelasnya.

“Kita sudah imbau dan bahkan sudah tutup, tapi ternyata masih ada yang lewat,” imbuhnya.

Disebutkan, tahun 2026 nanti pemerintah akan merealisasikan pembangunan jembatan permanen.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Persiapan 99 Persen, Ini Dia Venue Pupuk Kaltim Porwada 2025

0
Pupuk Kaltim Porwada 2025 siap dimulai Jumat besok. (Ist)

BONTANG – Perhelatan Pupuk Kaltim Pekan Olahraga Wartawan (Porwada) 2025 akan dimulai Jumat (17/10/2025). Ketua Panitia Pelaksana, Adiel Kundhara mengatakan persiapan sudah mencapai 99 persen. Bahkan beberapa venue pertandingan telah disiapkan perlengkapan penunjang.

“Khusus untuk upacara pembukaan di Pendopo Rujab Wali Kota juga sudah matang. Pelaksanaan Pupuk Kaltim Porwada berlangsung 17-19 Oktober, kata Adiel.

Beberapa pengisi acara juga sudah dipastikan untuk memeriahkan kegiatan tersebut. Mulai dari aspek hiburan hingga penyambutan untuk kontingen dari sembilan daerah lain se-Kaltim.

“Beberapa kontingen juga telah mengabarkan terkait tempat menginap untuk kegiatan porwada ini. Komunikasi tetap kami bangun secara intensif,” ucapnya.

Rencananya, 260 wartawan se-Kaltim akan berada di Bontang selama perhelatan Pupuk Kaltim Porwada 2025. Adapun sembilan cabor akan dipertandingkan dalam ajang akbar bagi insan wartawan ini.

Cabor futsal akan diikuti oleh tujuh kontingen. Mulai dari tuan rumah Bontang, Balikpapan, Kutai Timur, dan Kukar yang masuk dalam grup A. Sementara di grup B diisi Samarinda, Berau, dan PPU. Dua terbaik tiap grup akan melaju ke babak semifinal.

“Cabor futsal akan dimainkan di Lapangan FA, Jalan Pattimura,” ucapnya.

Bergeser ke cabor bulutangkis akan memainkan empat nomor tanding. Berupa tunggal putra, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Pertandingan akan berlangsung selama dua hari di GOR Amariq. Cabor ini akan memperebutkan empat medali emas, empat perak, dan empat perunggu.

Cabor tenis meja dilangsungkan di Pelabuhan Loktuan. Dua nomor disajikan yakni tunggal dan ganda putra. Cabor catur dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor BNNK Bontang. Nomor tanding yang diperebutkan yakni cepat dan kilat.

Cabor domino juga memainkan dua nomor yakni berdikari dan berpasangan. Atlet cabor domino akan bertanding di Lamin Kodim 0908/BTG. Beralih ke cabor e-sport akan dilaksanakan di Pendopo Rujab Wali Kota. Mulai dari nomor tanding e-Football perorangan, e-football pasangan, PUBG, dan MLBB.

Atlet atletik dari sembilan kontingen akan berlangsung di Stadion Bessai Berinta. Kuli tinta yang menekuni cabor biliar bakal bertanding di Focus Arena. Dua nomor dipertandingkan yakni bola 8 dan 9. Terakhir yakni jurnalistik. Tiga nomor yang dibuka yaitu karya tulis, fotografi, dan videografi.

“Khusus jurnalistik tidak ada pembatasan jumlah atlet yang berlaga. Karena ini yang biasanya dilakukan oleh wartawan. Venuenya nanti dipilih oleh Pupuk Kaltim selaku sponsor utama perhelatan ini,” pungkasnya. (Rls)

Editor: Yusva Alam

Warga Jatuh Saat Melintas, Jembatan Kayu di Guntung Dibongkar

0
Proses pembongkaran jembatan (Dok kelurahan Guntung)

BONTANG — Seorang warga dilaporkan terjatuh saat melintasi jembatan kayu kecil di Jalan Dewa Dewa RT 14 Kelurahan Guntung, Kamis (16/10/2025) pagi. Insiden tersebut terjadi karena warga masih menggunakan jembatan lama, padahal pemerintah telah membangun jembatan alternatif berupa Bailey.

Lurah Guntung, Denny Febrian, menjelaskan jembatan kayu itu awalnya merupakan akses lama menuju area perkebunan warga. Namun, karena kondisinya tidak layak dan berisiko, pemerintah sudah menutupnya sejak beberapa waktu lalu.

“Jembatan itu memang sudah lama digunakan warga menuju kebun. Tapi kalau untuk kendaraan bermotor, sebenarnya tidak layak. Kita sudah imbau dan bahkan sudah tutup, tapi ternyata masih ada yang lewat,” ujar Denny.

Menurutnya, Pemkot Bontang telah menyediakan jembatan Bailey sebagai jalur alternatif sementara menuju jalan utama. Namun, sebagian warga masih memilih melintas melalui jembatan kayu yang sempit dan rapuh tersebut.

“Jembatan Bailey-nya sudah dibangun dan bisa digunakan. Hanya saja, karena jalan menuju ke sana masih tanah dan dalam proses peningkatan, sebagian warga masih melintas di jembatan kecil itu,” jelasnya.

Pasca insiden pagi tadi, pemerintah bersama warga langsung menutup dan membongkar jembatan kayu agar tidak lagi digunakan.

“Hari ini kita bongkar untuk mencegah kejadian serupa. Tahun 2026 nanti pemerintah akan merealisasikan pembangunan jembatan permanen,” kata Denny.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

6 Posisi Kadis Masih Kosong, Pemkot Umumkan Pejabat yang Berhasil Lolos Seleksi Administrasi

0
Ilustrasi. (Ist)

BONTANG – Sebanyak 30 pejabat berhasil lolos dalam seleksi administrasi, guna mengikuti tahap selanjutnya. Hasil seleksi ini untuk mencari 6 posisi kepala dinas yang sedang kosong saat ini.

Hasil seleksi administrasi itu disampaikan melalui Surat Panitia Seleksi Nomor 19/Pansel-JPTP.Bontang/2025 yang ditandatangani oleh Ketua Pansel, Aji Erlynawati, tertanggal 14 Oktober 2025 lalu.

Dimana ada sekitar kurang lebih 30 pejabat yang telah memenuhi syarat administrasi ini, nantinya bakal memperebutkan 6 kursi Kadis dengan jabatan:

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Negara
Kepala Badan Pendapatan Daerah
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
Kepala Dinas Perhubungan

Untuk seleksi selanjutnya, yaitu penulisan makalah akan berlangsung di Senin (20/10/2025) sekitar pukul 09.00 Wita hingga selesai, yang berlokasi di Graha Taman Praja, Bontang Lestari.

Sedangkan untuk uji kompetensi manajerial berlangsung di Selasa-Rabu, 28-29 Oktober 2025, sekitar pukul 07.30 Wita hingga selesai, yang berlokasi di Assessment Center Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, Kota Balikpapan.

Terakhir, di presentasi makalah dan wawancara akhir akan berlangsung tepat di 10-19 Oktober 2025 mendatang, sekitaran pukul 07.30 Wita hingga selesai, yang bertempat di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Kota Bontang.

Nama-nama pejabat yang telah lolos dalam seleksi administrasi bisa dilihat dalam link berikut:
https://ppid.bontangkota.go.id/news/7f616043-5a98-420e-ad37-57ad25602306/pengumuman-kelulusan-seleksi-administrasi-dan-pemanggilan-tahapan-seleksi-terbuka-pengisian-jabatan-pimpinan-tinggi-pratama-di-lingkungan-pemerintah-kota-bontang-tahun-2025

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Wali Kota Resmi Lantik 1.424 PPPK Paruh Waktu

0
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat melantik PPPK Paruh Waktu, di Stadion Lang-Lang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni secara resmi melantik 1.424 tenaga honorer menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai PPPK Paruh Waktu, Kamis (16/10/2025), di Stadion Bessai Berinta.

Saat sambutan, Neni menyampaikan bahwa pengangkatan ini adalah bentuk dari upaya perjalanan panjang bagi Tenaga Kerja Daerah (TKD) yang sudah lama bekerja, bahkan sampai bertahun-tahun.

Saat pelantikan berlangsung Neni juga berpesan, jika pegawai yang dulunya berstatus hanya sebagai honorer, kini memiliki kejelasan dalam menjalankan tugas-tugasnya.

“Kita ini pelayan bagi masyarakat, maka jalani tugas-tugas ini dengan ikhlas dan sepenuh hati,” ucapnya.

Neni juga menambahkan, dalam perjuangan pengangkatan PPPK Paruh Waktu ini, sangat tidak lah mudah, yang dimana Pemkot Bontang sudah beberapa kali melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Latih Keberanian Siswa, TK ABA 8 Gelar Outing Class Tangkap Ikan Mas

0
Kegiatan siswa-siswi TK ABA 8 saat kegiatan outing class di sekolah SD Kreatif Muhammadiyah 2 Bontang. (Ist).

BONTANG – TK ABA 8 menggelar outing class atau pembelajaran di luar kelas. Hal ini untuk melatih keberanian para peserta didik. Salahsatu aktivitasnya, dengan kegiatan menangkap ikan mas di dalam kolam.

TK ABA 8 menunjuk sekolah SD Kreatif Muhammadiyah 2 sebagai sekolah yang akan dikunjungi dalam kegiatan outing class kali ini. Outing class ini melibatkan 70 siswa, dimana terdiri dari 20 anak Kelompok Bermain (KB) dan juga 50 anak dari TK A dan B.

Kepala Sekolah SD Kreatif Muhammadiyah 2 Bontang, Ika Bonita membeberkan, TK ABA  telah menyediakan kurang lebih 70 ekor ikan mas yang nantinya akan anak-anak tangkap di kegiatan tersebut.

“Jadi bagi anak-anak yang ikut dalam kegiatan menangkap ikan, nantinya mereka pulang pun juga membawa ikan, dimana setiap satu siswa mendapatkan satu ekor ikan mas. Jadi semuanya dapat bagian masing-masing,” ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (15/10/2025).

Kegiatan untuk anak TK A dan B terbagi menjadi tiga kelompok, ada yang di bagian panahan, sebagiannya di outbond dengan tantangan zigzag, tiarap, serta naik jaring, dan juga ada di kegiatan bela diri dengan menendang pecing.

“Iya untuk siswa KB-nya kami arahkan langsung ke kolam belakang, untuk kegiatan menangkap ikan. Kalau siswa TK-nya kegiatan outbond. Tapi sebelumnya, mereka semua senam terlebih dahulu. Ini kegiatan bukan yang pertama kalinya, sekolah kami menerima kedatangan anak TK,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini tak hanya membantu anak-anak untuk menguatkan keberanian dalam segala hal, akan tetapi kebahagiaan dan keceriaan yang timbul dari anak-anak yang merasakannya, sebagai salah satu tanda bahwa guru berhasil membuat anak-anak bahagia saat belajar.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, menambah keberanian anak-anak untuk dirinya sendiri. Terlebih lagi ada kepuasan tersendiri ketika mereka berani dan tak takut, itu menjadi pengalaman mereka yang luar biasa,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Syukuran HUT ke-26 Kota Bontang, Wali Kota Neni: Mari Jadikan Bontang Rumah yang Selalu Kita Rindukan

0
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni didampingi Wakil Wali Kota Agus Haris, Ketua DPRD Andi Faizal Sofyan Hasdam, dan jajaran Forkopimda saat prosesi pemotongan tumpeng HUT ke-26 Kota Bontang. Foto: Istimewa

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menggelar acara syukuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kota Bontang di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Selasa (15/10/2025). Suasana berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.

Acara tersebut dihadiri jajaran pejabat tinggi daerah, di antaranya Wakil Wali Kota Agus Haris, mantan Wali Kota periode 2001–2011 Andi Sofyan Hasdam, Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam beserta istri, Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, pimpinan perusahaan, perbankan, hingga Ketua RT se-Kota Bontang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi aktif dalam pembangunan kota. Ia menegaskan bahwa kemajuan Bontang merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat.

“Usia 26 tahun bukanlah waktu yang singkat. Banyak perubahan positif yang sudah kita rasakan. Mari kita jadikan Bontang bukan sekadar tempat tinggal, tetapi rumah yang selalu kita rindukan bersama,” ujar Neni.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bersama jajaran Pemkot dan tamu undangan berpose usai acara syukuran HUT ke-26 Kota Bontang di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota. Foto: Istimewa

Ia juga menegaskan komitmen Pemkot untuk terus memperkuat pembangunan di berbagai sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pelestarian lingkungan. Langkah tersebut menjadi bagian dari visi besar menjadikan Bontang sebagai kota jasa dan industri yang maju, hijau, dan berkelanjutan.

Acara syukuran ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Wali Kota bersama jajaran Forkopimda sebagai ungkapan rasa syukur. Momentum tersebut juga dirangkai dengan penyerahan bantuan tiga unit kendaraan operasional dari Bank BSI, Bank BRI, dan Bank BTN sebagai bentuk dukungan terhadap kinerja pemerintahan daerah.

Sebagai simbol regenerasi dan tanggung jawab warga muda, Wali Kota turut menyerahkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) secara simbolis kepada empat pelajar yang genap berusia 17 tahun.

Syukuran HUT ke-26 ini menjadi pengingat bahwa Bontang telah tumbuh dari kota industri menjadi kota modern yang menempatkan kebersamaan dan pelayanan publik sebagai fondasi utama pembangunan.

Pewarta: Dwi S
Editor: Agus S